3 Terowongan Di Kecamatan Kalipucang Pernah Jadi Saksi Kejayaan Kereta Api Jalur Banjar-Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Ada tiga terowongan di jalur kereta api menuju Kabupaten Pangandaran yang yang dulu pernah berjaya saat kereta api jurusan Banjar Cijulang masih berjlan, ketiga terowongan yang memiliki ukuran panjang dan tinggi berbeda ini tersebut berada di wilayah Kecamatan Kalipucang.

Pertama,  Terowongan Hendrik, memiliki tinggi 5 meter, lebar 4 meter, dan panjang 106 meter. Mulut terowongan bagian selatan dibangun dengan konstruksi batu kali dan bagian langit terowongan dicor beton. Kemudian terdapat saluran drainase pada kedua sisi terowongan berukuran lebar sekitar 20 centimeter dan dalam 20 centimeter. Terowongan ini digali menembus perbukitan dengan kondisi material bebatuan berupa batu breksi.

Kedua, Terowongan KA Wilhelmina, terowongn ini memiliki panjang 1.116 meter dan termasuk terowongan kereta api terpanjang di Indonesia. Untuk mulut terowongan memiliki lebar 400 cm dengan tinggi 450 cm. Bentuk terowongannya memanjang lurus dan titik cahayanya terlihat jauh jika dari muka pertama masuk. Kemudian, di tengah-tengah terowongan terlihat gelap gulita. 

Dan ketiga terowongan Kereta Api Juliana, terowongan ini memiliki panjang 147 meter dan di bagian tengah, terowongan ini berbelok sehingga membatasi jarak pandang dan bagian atas mulut terowongan berbentuk setengah lingkaran dengan bagian bawah berbentuk persegi.

Menurut Kepala Desa Pamotan Kecamata Kalipucang, Andi Suwandi, terowongan kereta api itu yang satu berada di perbatasan Desa Pamotan dan Desa Kalipucang, satu di wilayah Desa Pamotan, dan satu lagi berbatas dengan Desa Emplak

"Dan yang paling panjang yaitu terowongan Wilhelmina ini kita bisa  pemandangannya langsung ke wisata Pantai Karangnini," jelas Andi, lewat sambungan whats appnya, (24/04/25) 

Jika jalur terowongan kereta api ini direaktivasi, kata Andi, penumpang bisa melihat spot pemandangan alam dan laut yang luar biasa karena, setelah terowongan pasti bisa lihat perbukitan dan tempat wisata Pantai Karangnini.

Andi juga mengaku sangat bersyukur jika kereta api Banjar-Cijulang ini bisa diaktivkan kembali  karena dampaknya tetu bisa menghidupkan perekonomian dan wisata Desa,..

Hal senada disampaikan Camat Kalipucang, Bangi, menurutnya  empat bulan yang lalu tiga terowongan itu sempat disurvei PT KAI dan perwakilan Dirjen darat.

Dan beberapa hari lalu juga, imbuh Bangi, ia bersama sama survei ke ketiga terowongan itu dan satu Eks Stasiun KA.

"Kami juga tentu sangat mendukung karena ini akan menjadikan akses lebih bagus ke Pangandaran, semoga bisa menambah daya tarik wisatawan," kata Bangi.(hiek)






Sudah 4 Bulan TPP ASN Pangandaran Belum Cair, Pemkab Janji Akan Dibayar Satu Bulan Dulu

PANGANDARANNEWS.COM – Dilansir dari berita salah satu media on line, sudah empat bulan ini Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) atau Tunjangan Kerja Daerah (TKD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pangandaran belum juga dibayarkan, Hal ini tentu menjadi beban tersendiri para ASN, karena mereka sangat mengandalkan TPP sebagai sumber penghasilan tambahan di luar gaji pokok.

Tak hanya itu, bagi ASN yang memiliki kewajiban cicilan ke bank keterlambatan ini menjadi persoalan serius pasalnya sebagian besar ASN ini harus merelakan gaji bulanan yang otomatis terpotong untuk membayar angsuran tanpa adanya pemasukan tambahan dari TPP.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pangandaran, Idi Kurniadi mengatakan, saat ini Pemkab Pangandara berencana akan membayarkan TPP untuk satu bulan terlebih dahulu sebagai langkah awal penyelesaian tunggakan.

TPP ini, kata Idi, memang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pangandaran dan  rencananya akan dibayarkan dulu untuk satu bulan.

“Untuk membayar TPP ASN ini Pemkab Pangandara membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar untuk setiap bulannya,” terang Idi.(23/04/25)

Namun sayang, Idi menyebut, tahun lalu Pemkab Pangandaran mengalami kekurangan PAD sebesar Rp 17 miliar sehingga iniberimbas langsung pada tertundanya pembayaran TPP.

PAD tahun ini juga, imbuh Idi, tidak hanya digunakan untuk membayar TPP namun juga memiliki kewajiban lain yang harus dipenuhi  termasuk pembayaran utang kepada pihak ketiga atau penyedia jasa. 

“Dan dalam kondisi keuangan yang terbatas seperti saat ini pemerintah daerah pun harus menetapkan skala prioritas penggunaan anggaran,”ucapnya.

Sementara itu, salah seorang ASN saat diminta tanggapannya mengaku harus putar otak untuk bisa menutupi  kebutuhan setiap bulannya.

Menurut ASN yang enggan ditulis namanya ini, mungkin hampir sebagian gaji ASN ini sudah diagunkan ke bank sehingga untuk menutupi kebutuhan tiap bulannya hanya mengandalkan TPP

“Maff saya tidak mau berkomentar banyak, namun yang pasti apa yang saya rasakan ini dirasakan juga oleh rekan ASN lainnya,”ucapnya.(hiek)


Agar Arus Wiisatawan Lebih Lancar, DPRD Pangandaran Dorong Pembangunan Tol Getaci Juga Perbaiki Jalan Di Kawasan Emplak

PANGANDARANNEWS.COM - Menanggapi rencana pembangunan jalan tol  Gedebage, Tasikmalaya, Cilacap (Getaci itu) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran berharap ada strategi yang harus disiapkan dan dilakukan terkait kondisi jalan raya menuju Pangandaran, salah satu yang menjadi bahasan adalah kondisi jalan raya di kawasan Desa Emplak sampai Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang. 

Seperti dismapaikan Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin lewat pesan whats appnya, di jalur tersebut terjadi penyempitan karena jalannya terlalu berkelok kelok serta banyak tikungan tajam Sehingga bus atau truk yang belok itu harus berhenti jika berpapasan dengan kendaraan besar lain dari arah berlawanan.

"Jadi saran kita, jalan itu diperlebar atau kalau tidak tikungan tikungan berbatu itu bisa disodet," katanya.(24/04/25)

Tentu, menurut Asep, ini bisa menjadi solusi karena ada beberapa daerah yang sudah melakukan, seperti tikungan tajam di jalan raya Cilacap Jawa Tengah di sekitar daerah Patimuan. 

"Disana ada tikungan tajam lalu disodet agar jalannya bisa diluruskan. Sekarang jalannya bagus dan lebar," ujarAsep.

Asep mengatalan, hal tersebut tentu akan membantu akses ke obyek wisata di Kabupaten Pangandaran, karena  kekhawatiran ini manakala jalan tol itu sampai ke Kalipucang tentu  volume arus wisatawan ke Pangandaran akan luar biasa.

"Jadi menurut hemat kami, jalan raya itu harus diperlebar atau diluruskan, untuk ini sebaiknya Pemda Pangandaran harus mulai berkomunikasi dengan kementerian PUPR," imbuhnya.(hiek)




Warga Sindangjaya Datangi Desa Untuk Audens Terkait Limbah Peternakan

PANGANDARANNEWS.COM - Masyarakat Desa Purwasari dan Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran siang tadi mendatangi kantor Desa Sindangjaya, mereka memprotes terkait limbah peternakan ayam yang terletak di perbatasan Kabupaten Pangandaran dan kabupaten Ciamis tepat nya di RT 17 RW 04 Desa Sindangjaya.(23/04/25)

Berawal dari pemberitaan sebuah media masa yang memberitakan dampak aroma tak sedap yang ditimbulkan dari kandang ayam tersebut, sehingga membuat sejumlah warga pun ramai-ramai mendatangi kantor Desa Sindangjaya untuk meminta solusi terkait hal tersebut.

Warga memprotes, karena aroma menyengat yang ditimbulkan dari kotoran dan pakan ayam di dekat pemukiman warga menimbulkan bau tak sedap dan menyebabkan lalat berdatangan.

Dalam aksi yang ditindaklanjuti dengan mediasi oleh pemerintah desa serta disaksikan Camat mangunjaya Sofyan Tanjung, Kapolsek Padaherang, Satpol PP, Babinsa, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabuaten Pangandaran, warga meminta pemilik peternakan pun segera memperbaiki sistem pengolahan limbah.

Salah seorang perwakilan warga, Rido berharap agar perusahaan bertanggung jawab atas dampak polusi air dan udara yang di timbulkan dari kandang hayam tersebut.

"Kami menuntut agar pengelolaan limbahnya harus sesuai SOP, karena dambaknya langsung dirasakan kami," ucapnya.

Terutama kalau malam, kata Rido, pernapasan terasa sesak karena aroma bau yang menyengat hidung dan paru-paru.

"Sekali lagi, kami berharap hal ini segera bisa diatasi," tegasnya.

Sementara salah seorang perwakilan dari perusahaan juga sebagai konsultan, Maman, menyebut, pihaknya bersikap welcome terhadap peserta audien.

Maman mengaku senang karena telah dimediasi oleh pemerintah setempat, dan pihaknya pun kedepan siap untuk melakukan perbaikan.

"Sebenarnya, sebelumnya kami pun sudah melakukan langkah langkah dalam menjaga dampak terhadap lingkungan ini," ujarnya.

Sementara dari hasil auden, perusahaan dan warga akhirnya  disepakati dengan membuat kesepakatan tertulis.(Tn)

Peringati Moment Hari Kartini, Petugas Spbu 34.463.19 Pangandaran Kenakan Kebaya

PANGANDARANNEWS.COM - Ada suasana berbeda di SPBU 34.463.19 YANG TERLETAK DI Jalan Merdeka Pangandaran tepatnya di samping RSUD Pandega, bertepatan dengan Hari  Kartini, sejumlah petugas perempuan tampil anggun mengenakan kebaya saat melayani pelanggannya saat mengisi bahan bakar minyak (BBM).(21/04/25)

Di momen Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini tidak hanya menjadi momen seremonial, namun juga menjadi saat untuk menebar semangat emansipasi dan pelestarian budaya.

Seperti disampaikan Manajer SPBU Pangandaran, Muhammad Apip Triyadi, kegiatan ini merupakan bentuk momen untuk memperingati dan penghormatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, kata Apip, para karyawan SPBU 34.463.19 sengaja mengenakan seragam kebaya dan pakaian pangsi selama dua hari, dan ini sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan Ibu Kartini.

“Penggunaan kebaya ini juga menjadi simbol pelestarian budaya serta wujud apresiasi terhadap kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk di sektor pelayanan,”kata Apip.

Apii mengaku senang karena langkahnya ini ternyata mendapat respon positif dari masyarakat., khusunya pelanggan yang juga merasakan terinspirasi oleh semangat Kartini yang tercermin dalam lingkungan kerja SPBU.

Seperti dikatakan seorang ibu yang sedang mengisi BBM sepeda motornya, menurutnya ia sangat terkesan dengan penampilan para petugas yang yang hari ini mengenakan kebaya

“Semoga wanita Indonesia semakin kuat,” ucapnya.(hiek)


Reaktivasi Jalur KA Banjar–Cijulang Ditarget Rampung Tahun Ini, Ini Penjelasan Wagub Jawa Barat

PANGANDARANNEWS.COM - Upaya pemerintah dalam menghidupkan kembali jalur kereta api (KA) jalur Banjar–Cijulang di Kabupaten Pangandaran menunjukkan progres yang signifikan, jalur rel sepanjang 82 kilometer ini ditargetkan rampung pada tahun 2025 dan kini tengah memasuki tahap penganggaran melalui APBD Perubahan Jawa Barat.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, usai menyaksikan Air Show Pangandaran 2025 di International Beach Strip Susi Air Pangandaran.

“Reaktivasi kereta Banjar-Pangandaran ini merupakan bagian dari lima jalur kereta api yang akan diaktifkan kembali di tahun ini dan progresnya saat ini sedang berjalan,” terangnya. (19/04/25)

Selain Banjar–Cijulang, kata Erwan, ada empat jalur lainnya yang masuk dalam daftar reaktivasi seperti  jalur  Bandung–Ciwidey (37,8 km), Garut–Cikajang (28,2 km), Rancaekek–Tanjungsari (11,5 km) dan Cipatat–Padalarang (17 km). 

Ia menilai, langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menambahkan, keberadaan jalur KA Banjar–Cijulang nantinya tidak hanya mendukung sektor pariwisata tetapi juga memperlancar distribusi hasil laut dari kawasan pesisir selatan Jawa Barat khususnya Pangandaran. Dan dengan diaktifkannya kembali jalur ini, wisatawan lebih mudah ke Pangandaran dan distribusi hasil laut bisa lebih cepat dan efisien.

Disola terkait pembebasan lahan, menurutnya, sebagian besar proses telah rampung terutama di segmen Banjar–Pangandaran sementara untuk segmen Pangandaran–Cijulang saat ini prosesnya masih berjalan.

“Dari Banjar ke Pangandaran sudah tuntas, sementara Pangandaran ke Cijulang masih diproses,” jelasnya.

Erwan menyebut, pembangunan jalur baru dan perbaikan fasilitas rel akan segera dimulai dengan kesiapan fisik jalur yang sudah memadai di beberapa titik, jalur Banjar ke Pangandaran tinggal diaktifkan karena secara fisik sudah siap.

Untuk masalah pendanaannya, Erwan mengaku optimis karena saat ini proses penganggaran sedang dibahas dalam APBD Perubahan 2025. 

“Insyaallah pengerjaannya mulai dilaksanakan setelah ketok palu anggaran di bulan Mei ini, saya berharap target selesai sesuai rencana’ ucapnya.(hiek)


Jadi Satu dari Tiga RS di Jawa Barat Kini RSUD Pandega Pangandaran Miliki Alat Crossmatch Otomatis

Oleh hiek, 20 April 2025 

PANGANDARANNEWS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Kabupaten Pangandaran mencatatkan pencapaian penting dalam layanan kesehatan menjadi satu dari hanya tiga rumah sakit di Jawa Barat yang telah dilengkapi dengan alat crossmatch otomatis, sebuah perangkat canggih untuk memastikan keamanan transfusi darah.

Crossmatch sendiri merupakan prosedur penting yang dilakukan sebelum transfusi darah untuk memastikan kecocokan antara darah donor dan penerima, pemeriksaan ini bertujuan mencegah terjadinya reaksi transfusi hemolitik yaitu kondisi ketika sel darah merah yang ditransfusikan dihancurkan oleh sistem imun penerima, yang dapat berakibat fatal.

Seperti disampaikan Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah, meski jenis pemeriksaan crossmatch cukup beragam namun penggunaan alat otomatis ini masih terbilang sangat terbatas di Jawa Barat.

“Ada beberapa jenis crossmatch namun rumah sakit yang punya alat otomatis hanya ada tiga di Jawa Barat, dan salah satunya adalah RSUD Pandega,” Titi, Jumat (19/04/25).

Titi menjelaskan, jenis-jenis pemeriksaan crossmatch meliputi Major Crossmatch: Serum penerima direaksikan dengan sel darah merah donor, Minor Crossmatch: Serum donor direaksikan dengan sel darah merah penerima dan Computer Crossmatch: Menggunakan sistem elektronik untuk menguji kecocokan darah secara digital.

 Proses crossmatch otomatis di RSUD Pandega sendiri  kata Titi, terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari registrasi pasien, pengambilan labu darah dengan metode FIFO (First In, First Out), pemeriksaan golongan darah, proses sentrifugasi, hingga pengujian dengan alat otomatis.

Kata Titi, hasil dari proses ini sangat akan sangat menentukan jika darah donor dan penerima tidak cocok maka transfusi tidak bisa dilakukan demi menghindari reaksi yang membahayakan nyawa pasien.

“Dengan keberadaan alat ini RSUD Pandega terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan, khususnya dalam bidang transfusi darah yang aman dan efektif,” ucapnya.



Memperingati Hari Dirgantara, 58 Pesawat Kecil Ikut Ajang Pangandaran Air Show 2025

PANGANDARANNEWS.COM  – Bertempat di Beach Strip Pangandaran, sebanyak 58 pesawat kecil  tadi siang ikuti dan memeriahkan ajang Pangandaran Air Show 2025 untuk memperingati Hari Dirgantara yang berlngsung selama dua hari (19–20 April 2025).

Dalam acara tersebut, beragam atraksi seperti joy flight, aksi aerobatik, hingga pertunjukan udara lainnya akan ditampilkan oleh para pilot dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Susi Pudjiastuti sebagai penyelenggara mengatakan, seluruh pesawat yang ikut serta merupakan milik komunitas terbang dan maskapai perintis di tanah air.

Susi menyebuta ada 58 pesawat kecil yang akan melakukan joy flight dan aerobatik, dan semua pilot yang tampil ini sudah berpengalaman yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Susi menambahkan, sementara untuk jenis pesawat yang dipamerkan antara lain Cessna, ultralight aircraft, serta pesawat-pesawat kecil milik flying club lainnya. Dan acara ini terbuka untuk umum, sehingga masyarakat dan wisatawan bisa menyaksikan langsung dari area landasan milik Susi Air.

“Pertunjukan udara ini juga akan dimeriahkan atraksi para penerbang profesional, bahkan termasuk ada yang dari TNI AU,” ungkap Susi.(19/04/25)

Selain berbagai macam atraksi pesawat, kata Susi, Pangandaran Air Show 2025 akan dimeriahkan i atraksi paralayang, paramotor, terjun payung.

“Dan tentunya joy flight bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman terbang langsung,” ucapnya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan yang datang mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.

Kata Erwan, ini acara bagus dan harus jadi agenda tahunan karena  Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata paling indah di Jabar.

“Dan dunia penerbanganini tentu bisa menjadi atraksi baru yang menarik,” ujarnya

Hal senada disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran Citra Pitriyami, ia mengaku sangat mengapresiasi konsistensi pelaksanaan acara ini.

Kegiatan ini, katanya, diharapkan bisa rutin digelar tiap tahun sehingga bisa menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.

Citra juga sangat terkesan, pasalnya dalam acara ini juga melibatkan para pelaku UMKM lokal untuk ikut memamerkan dan menjual berbagai produk kepada peserta dan pengunjung air show.

“Saya bersyukur karena sya lihat banyak UMKM lokal ikut diberdayakan sehingga diharapkan bisa lebih dikenal para pengunjung,” imbuhnya.(hiek)


Terbesar Dan Terluas, food Court Alun-Alun Ciamis Diserbu Masyarakat Pencinta Kuliner

PANGANDARANNEWSCOM/CIAMISNEWS - Setelah dinanti cukup lama, Pusat Kuliner Food Court Alun-alun Ciamis beberapa hari telah dibuka oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Tempat kuliner yang diklaim terbesar ini bakal memanjakan masyarakat, khususnya yang suka jajanan makanan.

Saat pembukaan, tampak masyarakat pun datang membludak mendatangi Food Court yang berlokasi di Alun-alun Ciamis ini.

Ada 106 kios yang dibangun dari anggaran APBD Provinsi Jawa Barat sebesar Rp34,5 miliar ini siap menjual aneka jajanan hingga kuliner khas Ciamis, sehingga tempat ini diharapkan dapat membangkitkan perekonomian Ciamis.

Dari pantauan Pangandaran News pada hari jum'at (18/04/25) usai pulang jumatan, banyak masyarakat tak hanya dari Kabupaten Ciamis saja, namun ada juga pengunjung yang datang dari  Tasik dan Kota Banjar.

Di kios yang berjejer rapih ini aneka.makanan, seperti mulai makanan tradisional, makanan modern, makanan berat, makanan luar negeri, kopi hingga aneka minuman pecel.dan mendoan, dan para pedagang disiini juga sudah menerima pembayaran digital atau cash less (QRIS).

Food Court Alun-alun Ciamis dibangun dengan desain yang estetik dengan dua jembatan yang dilengkapi lampu LED yang menghubungkan antara area taman dengan pusat kuliner, dan jembatan ini ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk berfoto ria.

Seperti diketahui alun-alun Ciamis ini merupakan hasil penataan para PKL yang sebelumnya biasa pedagang ini  mangkal berjualan di kawasan taman, dan setelah penataan ini kini alun-alun Ciamis pun steril dari PKL sehingga pengunjung bisa menikmati suasana taman dengan nyaman.

Saat diminta tanggapannya menurut salah seorang pengunjung, Susan (24) menyampaikan, tempatnya sangat nyaman buat ngopi dan tidak khawatir kalau hujan.

"Pokonya tempatnya sangat representatif untuk tempat kongkow-kongkow sambil menikmati jajanan, " ucapnya.(18/04/25)

Hal senada pun disampaikan salah seorang pedagang, ia mengaku sangat nyaman berjualan di tempat barunya ini karena walau pun hujan ia bisa tetap berjualan tanpa harus takut kehujanan.

Namun ia menyebut masih terdapat kekurangan, seperti kurangan ketersediaan meja dan tempat duduk di area makan. 

"Banyak pengunjung yang sudah pesan tidak kebagian tempat duduk," ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Ciamis, Asep Sulaeman mengatakan, Food Court Alun-alun Ciamis ini merupakan tempat jajanan terbesar dan terluas di Jawa Barat. 

Kata Asep, kawasan ini bisa menjadi yang terbaik dan terindah oleh karena itu pihaknya pun mengajak semua ikut serta dalam menjaga fasilitas.

Asep.mengatakan, Food court ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil dan tentunya menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis.

"Mari kita jaga bersama kebersihan dan kenyamanan tempat ini, sehingga pengunjung pun akan betah saat datang kesini," kata Asep.(anwarwaluyo)

Sejumlah Siswa Dari SD Gugus 2 Erenpalay Ikuti Pentas PAI Tahun 2025

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di SDN 1 Setiawaras Desa Erenpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah siswa hadir untuk mengikuti pembukaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Gugus 2 tahun 2025.(17/04/25)

Seperti disampaikan Ketua Gugus 2, Kurnaningsih, S.Pd., MM.Pd, pada ajang Pentas PAI tahun ini 15 siswa peserta akan mengikuti 7 mata lomba, diantaranya  MTQ, Pidato, Kosidah, Sholat Berjamaah, Kaligrafi, Tahfidz dan Adzan.

Kurnaningsih mengatakan, pada Pentas PAI tahun ini  mengangkat tema, membangun generasi sehat, berkarakter, dan berdaya saing.

Pentas PAI ini, kata Kurnaningsih, merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu dan mengembangkan Pendidikan Agama Islam, pendalaman kandungan Alquran serta penghayatan terhadap seni Islam.

"Namun paya untuk pemahaman dan penghayatan Alquran tidak boleh berhenti sampai di sini, namun harus bisa juga diterapkan pada keseharian siswa baik di sekolah atau pun di rumah," katanya.

Namun menurutnya, kegiatan Pentas PAI yang sangat bagus ini akan menjadi sia-sia apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah-tengah masyarakat, oleh karenanya diperlukan perhatian dan keterlibatan serta tanggung jawab seluruh komponen umat dan pemerintah serta orang tua agar penyelenggaraan Pentas PAI ini memberi manfaat dan pengaruh positif yang dirasakan secara nyata, terukur dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat.

Dengan tema Pentas PAI tahun ini, ia juga berpesan agar para peserta harus menjadi anak-anak soleh dan mampu meningkatkan daya saing dalam era perkembangan teknologi dan informas dan tetap membumi dengan karakter sebagai insan beriman dan bertaqwa.

Ia juha berharap, mudah-mudahan hasil dari kegiatan Pentas PAI ini dapat menambah wawasan, penghayatan dan cinta anak-anak kita terhadap Alquran.

Pada pelaksanaan Pentas PAI tahun, Kurnaningsih menyebut, pihaknya juga melibatkan kalangan professional guna lebih menjamin independensi dan kualitas penilaian. Sehingga dengan terobosan ini ia meyakini siapa pun yang menjadi juara memang layak menyandang predikat juara dan merupakan yang terbaik dari yang baik sehingga nantinya akan mampu bersaing di tingkat  kecamatan hingga  tingkat kabupaten.

“Berlombalah dan jalin silatuhami dengan sesama peserta serta tunjukkan prestasi terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.(anwarwuyo)


 

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN