Warga Keluhkan Padamnya Lampu PJU Di Sejumlah Kawasan Kota Tasik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sejumlah warga mengeluhkan kondisi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik di Kota Tasikmalaya yang rusak, bahkan ada yang sudah tidak berfungsi.

Seperti di kawasan olahraga Dadaha, Cilembang, jalan swaka, jalan urug, gunung putri dan sejumlah lokasi lainnya, tampak lampu PJU sudah tidak terang lagi.

Seperti disampaikan salah seorang warga Dadaha, Adi (40), ia mengaku khawatiran karena padamnya lampu PJU ini sudah berlangsung lama sehingga suasana jalan di kawasan tersebut pun gelap gulita saat malam hari.

“Kami sangat khawatir karena banyak anak-anak dan pengunjung ataupun yang melintasi jalan ini," ucapnya.(13/04/25)

Kondisi gelap di jalan ini, menurut Adi tentu akan rawan kecelakaan juga rawan kejahatan karena suasana jalan yang gelap ini.

“Di sini sering terjadi kecelakaan karena jalan belokan, kalau lampunya mati, bahaya bisa meningkat,” jelasnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Asep, hal ini sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan ke pihak Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan.

Asp menyebut, ia yang sering berkendara di malam hari harus ekstra hati-hati dan khawatir terjadi tindakan kriminal.saat melintas di jalan yang gelap tersebut.

"Kami sebenarnya sudah melaporkan bahwa lampu PJU di sepanjang jalan Kawalu padam, namun hingga kini belum ada tindakan," jelas Asep.

Asep berharap, melalui pemberitaan di media yang memberitakan hal ini Pemkot Tasik segera merespon apa yang menjadi keluhan masyarakat khususnya terkait padamnya lampu PJU.

Sayang saat Pangandaran News akan minta tanggapan ke Dinas Perhubungan, kepala dinas kebetulan sedang tidak ada kantor.(anwarwaluyo)


Warga Lokal Harus Bayar Masuk Objek Wisata, Bupati Pangandaran Sebut Itu Aturan Lama

PANGANDARANNEWS.COM - Saat libur Idul Fitri 1446 H beberapa waktu lalu, warga lokal yang ingin masuk objek wisata mulai ditarik retribusi karcis masuk. Hal ini tentu menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat luas, sehingga kebijakan tersebut pun menimbulkan pro-kontra di masayarakat.

Saat diminta tanggapannya, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda). Namun hal itu menjadi dilematis dan masyarakat pun terkaget-kaget saat harus membayar karcis masuk objek wisata, karena tidak terbiasa

Citra mengaku bingung, karena tidak mungkin juga jika petugas di pintu masuk harus memeriksa KTP satu-satu apalagi saat kondisi macet.

"Namun saya pun harus tegas karena ada orang pribumi yang memanfaatkan situasi ini," katanya, beberapa waktu lalu.

Ia menyebut, dengan tegas harus menerapkan Perda yang menyatakan bahwa setiap yang  masuk objek wisata harus membayar retribusi termasuk warga lokal.

Ia juga menyampaikan, kadang-kadang warga lokal ini ada yang menjadi calo yang membawa wisatawan kedalam dengan berbagai alasan padahal mereka tidak saling mengenal.

Akibat kebijakan ini, katanya, tentu akan mendapat penolakan serta dinamikanya sangat luar biasa sehingga ia pun sempat menerima hujatan dari netizen.

Ia menegaskan, apa yang ia lakukan semua ini tentu untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

Dan terkait kebijakan penarikan retribusi karcis wisata kepada warga lokal, menurutnya, pihaknya akan berkomunikasi dengan DPRD Kabupaten Pangandaran.

Ia menambahkan, dalam perda yang sudah ada tersebut, aturan penarikan retribusi terhadap warga lokal ini tidak hanya sebatas di hari libur saja.

"Nanti apakah ada diskon atau bagaimana, hal ini akan saya komunikasikan dulu dengan DPRD," imbuhnya.(hiek)

Tak Kalah Dengan Obyek Wisata Lainnya, Libur Lebaran Pantai Sindangkerta Pun Diserbu Wisatawan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kawasan obyek wisata Pantai Sindangkerta di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, beberapa waktu lalu tampak dibanjiri wisatawan untuk menikmati libur hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Pantai Sindangkerta yang berlokasi di selatan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya ini masih menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai daerah, baik libur akhir pekan atau pun libur hari besar lainnya.

Seperti disampaikan Ketua Kompepar Kecamatan Cipatujah, wawan Gunawan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Sindangkerta saat momen libur lebaran mengalami peningkatan. 

Pengunjung yang datang pun, kata Wawan, berasal dari berbagai daerah seperti Ciamis, Kota Banjar dan Kota-Kabupaten Tasikmalaya.

"Peningkatan jumlah pengunjung yang datang dimulai sejak H+1 lebaran sampai dengan hari ini," ucapnya.(07/04/25)

Wawan menyebut jumlah kedatangan pengunjung puncaknya terjadi pada hari Sabtu (5/4/2025), dalam satu harinya mampu mencapai ribuan orang.

Disoal terkait keamanan dan pengamanan terhadap wisatawan yang datang, Wawan memastikan, pihaknya sudah menyediakan petugas yang rutin patroli dan memberikan arahan sekaligus himbauan kepada pengunjung yang datang agar mematuhi aturan yang diberlakukan.

Wawan mengatakan, Pantai Sindangkerta sekarang sudah menjadi salah tujuan wisata favorit bagi saat libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Sejak H+2 hingga H+7 ratusan pengunjung memadati kawasan pantai untuk menikmati liburan bersama keluarga maupun teman.

Dari waktu ke waktu, menurut Wawan, kunjungan ke pantai Sindangkerta ini selalu meningkat signifikan setiap tahunnya.

"Alhamdulillah tahun ini pun ramai, lonjakan wisatawan terjadi sejak hari kedua Lebaran," imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan pihaknya pun terus berupaya menambah fasilitas di khusunya di kawasan pantai agar pengunjung bisa bertambah betah dan nyaman saat menikmati liburannya.

"Ada juga pengunjung yang datang kesini pulang berlibur dari Pangandaran," katanya. (anwarwaluyo)


  

Akibat Hujan Deras, sejumlah Ruas Jalan Di Kota Tasik Terendam

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Akibat curah hujan tinggi sore tadi hingga menjelang malam, beberapa ruas jalan di Kota Tasikmalaya terendam air hingga sulit dilalui kendaraan roda dua.(28/03/25)

Hasil pantauan PNews di lapangan, tampak air menggenangi badan jalan di depan Pasar Cikurubuk, jalan Mangkubumi, jalan HZ Mustofa tepatnya di depan Asia Plaza, air merendam badan jalan hingga beberapa senti meter ini akibat buruknya drainase. 

Padahal menurut informasi perbaikan drainase inisudah dilakukan, namun entah kenapa air malah tambah tidak mengalir.

Salah seorang warga, Beni, mengaku miris dengan kondisi ini dan berharap pemerintah Kota Tasikmalaya segera mengatasinya. 

"Banyak kendaraan roda dua terjebak banjir hingga mogok," ucapnya.

Sebenarnya, kata Beni, baik permasalahan banjir atau pu  sampah harus menjadi perioritas Pemkot Tasik dengan wali kota yang baru terpilih.

"Semoga ke depannya ada penataan kota yang lebih optimal dari wali kota, sehingga persoalan sampah dan banjir yang setiap tahun terjadi ini bisa ada solusinya.(anwarwaluyo) 


 

Kemacetan Dan Kepadatan Jelang Lebaran Jadi Potret Klasik Kota Tasik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, beberapa tampak sudah terjadi kepadatan di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Tasik, dan mulai ramai dikunjungi masyarakat.

Seperti di Jalan HZ Mustofa, Pasar Wetan, Cihideung dan di lokasi lainnya para pedagang tampak berjejer memadati trotoar jalan.

"Ini sudah menjadi pemandangan biasa, apalagi menjelang lebaran," ungkep sorang ibu rumah tangga, Rini, sambil asik memilih-milih barang yang akan dibelinya.(27/03/25)

Malah, imbuh Rini, sekarang diperparah dengan para pedagang makanan musiman yang biasa berdagang pada momen-momen tertentu saja, salah satunya moment lebaran.

Rini menyebut tak hanya trotoar saja yang menjadi lapak pedagang ini bahkan hingga ke bahu jalan saling berdempetan dengan lokasi parkir kendaraan, dan tentu ini sangat mengganggu para pejalan kaki.

"Mau jalan di trotoar sudah penuh di bahu jalan pun sama, sehingga walau berbahaya keserempet kendaraan terpaksa saya berjalan agak ke tengah," terangnya.

Rini mengatakan, karena para pedagang makanan ini meluber ke bahu jalan dan pejalan kaki terpaksa berjalan pun agak ke tengah akibatnya tak jarang laju kendaraan pun tersendat sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

Hal senada dikatakan pengunjung lainnya, Rizky, menurutnya, sejatinya trotoar itu diperuntukan bagi pejalan kaki dan bahu jalan untuk lokasi parkir. Namun alih fungsi di Kota Tasik ini memang sudah terjadi sejak dulu, sudah beberapa kali ganti kepala daerah terkesan kondisi ini "dipertahankan".

"Apalagi di depan pusat perbelanjaan Maya Sari, ada beca, delman dan angkutan kota yang ngetem sembarangan, jadi komplit menjadi simpul-simpul kemacetan," kata Rizky.

Menurutnya ia pun paham para pedagang ini sedang mencari nafkah untuk keluarganya, namun sayang dalam usahanya ini terkadang mereka merebut hak para pejalan kaki karena trotor dijadikan lapak untuk berjualan.

Dikatakan Rizky, melalui Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemkot Tasik seharusnya bisa hadir dalam masalah ini untuk melakukan penertiban dengan solusi yang bijak, misalnya menyediakan lokasi alternatif bagi mereka.

Rizky mengaku ia sebagai warga akan merasa lebih senang jika kondisi ini ditata ulang, dengan konsep para pedagang tetap bisa berjualan dan penataan kota pun semakin asri dan nyaman.

"Mungkin itu harapan pada tanah yang jadi tempat dimana saya dilahirkan dan dibesarkan," pungkasnya.(anwarwaluyo)

Undang Sejumlah Media, Aquarium Indonesia Pangandaran Sosialisasikan Program Menarik Libur Idul Fitri

penulis: haris pirdaus

25/03/25

PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang libur panjang Hari Raya Iedul Fitri 1446 tanggal 31 Maret 2025 mendatang, manajemen Aquarium Indonesia Pangandaran mengajak insan media untuk mensosialisasikan program program yang akan diselenggarakan pihak aquarium.

Aquarium Indonesia Pangandaran yang terletak di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, kini terus meningkatkan daya tarik wisatawan agar wisatawan tertarik berkunjung ke aquarium Indonesia Pangandaran ini.

Sejumlah ekstraksi pun disiapkan, seperti penampilan hadroh dan memukul beduk di dasar air dan beberapa acara yang menarik untuk dinikmati para pengunjung.

Seperti disampaikan pihak manajemen Aquarium Indonesi Pangandaran, Daffa Ariyo, ia mengaku pihaknya telah mempersiapkan beberapa rangkaian acara yang akan menampilkan atraksi yang bertemakan hari raya Idul Fitri, seperti hadroh yang dilakukan dalam aquarium dan lainnya.

Program yang tengah kami persiapkan ini dimaksudkan agar dapat menarik masyarakat tertarik berkunjung sambil menikmati berbagai atraksi, sehingga diharapkan dengan sosialisasi program ini minat masyarakat lebih meningkat.

 "Kami menargetkan seribu pengunjung dapat menikmati hari liburanya dengan berkunjung kesini," ucapnya.(25/03/25)

Untuk Kenyamanan Penumpang, Sejumlah Awak Bus Diperiksa Dinas Kesehatan Pangandaran

penulis: hiek

24/03/25

PANGANDARANNEWS.COM - Sejumlah sopir bus di terminal Tipe B Kabupaten Pangandaran siang tadi mejalani pemeriksaan kesehatan dan juga tes urine, hal ini untuk memastikan para awak bus ini tidak menggunakan zat terlarang.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pangandaran,dr Rina Veriany, pihaknya melakukan cek para sopir ini.anatara lain, kondisi tubuh, tensi tekanan darah, gula darah, kolesterol dan tes narkoba.

"Kami menggunakan enam parameter dalam pengecekan dan tes narkoba ini," terangnya.(24/03/25) 

Dengan adanya tes kesehatan ini, Rina juga ingin memastikan apakah para sopir dan kondektur benar-benar siap untuk berangkat dan tidak terpengaruh oleh obat-obatan terlarang sehingga perjalanan pun akan lancar, aman dan tidak rentan terhadap kecelakaan lalulintas.

"Untuk tes narkoba sendiri kami tidak memerlukan waktu lama dalam mendapatkan hasilnya, tes urin langsung keluar hasilnya," jelasnya.

Ia menegaskan, jika kondisi tubuh supir dan kondektur tidak sehat maka dilarang untuk berangkat. Apalagi jika ditemukan mengonsumsi narkoba, para awak bis ini juga harus berurusan dengan polisi.

"Kalau tekanan darah normalnya 120, kalau usia 40 keatas, misalkan 130, itu masih dianggap wajar," ujarnya.

Dalam peaksanaan tes ini, Rina mengatakan, tidak ditemukan yang mengkonsumsi obat terlarang atau narkoba.

Bupati Pangandaran Ajak Forkopimda Ikuti Panen Raya di Farmers Field Day

penulis: hiek

24 Maret 2025

PANGANDARANNEWS.COM – Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami bersama Kapolres AKBP Mujianto, Dandim 0625 Indra Mardianto serta jajaran pejabat daerah lainnya turun langsung ke sawah untuk panen raya dalam acara Farmers Field Day (FFD) yang digelar Blok Kandang Menjangan, Desa Sukahurip Kecamatan Pangandaran. (24/03/25)

Di tengah kegiatan, Kepala Dinas Pertanian Pangandaran, Yadi Gunawan mengatakan, FFD bertujuan meningkatkan produksi padi melalui demplot atau lahan percontohan.

Dengan cara ini, jelas Yadi, petani bisa melihat langsung teknik pertanian yang lebih efisien dan menerapkannya di lahan masing-masing. Dan ini bukan sekadar panen biasa, tapi bagian dari edukasi untuk petani. 

"Dengan metode yang lebih baik hasil panen pun bisa lebih optimal,” kata Yadi.

Yadi menyebut, hasilnya pun sudah terlihat nyata di tahun 2024 Pangandaran mencatat surplus padi sebesar 101.946,6 ton.

Di Kecamatan Sidamulih produktivitas padi mencapai 82,26 kuintal per hektare, petani juga menggunakan varietas unggulan seperti Hibrida Terlin dan Mapan yang terbukti mampu meningkatkan hasil panen.


Sementara Bupati Citra Pitriyami mengaku ia sangat mengapresiasi kerja keras para petani dan berharap mereka terus berinovasi, dan ini awal yang bagus buat petani Pangandaran. 

Yang penting, kata bupati, petaninya jangan susah diatur karena pemerintah sudah berusaha memberikan yang terbaik.

"Dengan adanya panen raya ini kami juga berharap sektor pertanian di Pangandaran semakin maju sehingga kesejahteraan petani pun terus meningkat," ungkapnya.


Serunya Ngabuburit Dan Berburu Takjil Di Alun-Alun Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Bagi sebagian warga kota Ciamis, alun-alun Raflesia yang terletak di jantung kota adalah tempat favorit untuk bersantai.

Biasanya pada sore hari menjelang malam, alun-alun ini akan dipenuhi warga yang ingin bersantai baik bersama keluarga atau pun teman.

Di bulan ramadhan, alun-alun ini pun berubah menjadi tempat ngabuburit atau berburu takjil makanan pembuka puasa yang banyak dijajakan para pedagang  di kawasan ini.

Selain berburu takjil, tidak sedikit warga yang datang bersama keluarga menikmati permainan seperti deldom (delman mini yang ditarik seekor domba), wahana trampoline, mobil remot, otopet, belajar melukis dan lainnya.

Salah seorang pengunjung Dani (38) yang datang bersama keluarganya mengaku sangat senang menyaksikan anak-anaknya bermain sambil menunggu adzan magrib.

Menurutnya, alun-alun Ciamis ini menjadi tempat satu-satunya yang selalu ia kunjungi bersama keluarga baik pada hari-hari biasa terlebih lagi saat bulan ramadhan.

"Sabil ngabuburit kami pun tak lupa membeli takjil untuk buka puasa," ucapnya.(22/03/25)

Kadang-kadang, kata Dani, ia pun langsung berbuka puasa disana karena memang jajanan aneka makanan banyak dijual para pedagang di pinggir alun-alun.

"Jajanan disini sangat komplit, mulai dari makanan ringan, minuman hingga nasi dan lauk pauknya juga ada," imbuhnya.

Dani menyebut kondisi yang tertata rapih dan bersih membuat alun-alun Ciamis ini sangat nyaman untuk tempat bersantai, bahkan untuk para remaja tidak sedikit menjadikan alun-alun ini untuk lokasi poto selfi untuk diposting di sosial media.

Selain warga Ciamis, menurutnya, banyak juga yang datang dari luar kota, seperti dari Tasik, Kawali, Banjar dan daerah lainnya.

"Alun-alun ini memang sudah menjadi kebanggan warga Ciamis," ujarnya.(anwarwaluyo)





Hindari Kecelakaan Di Musim Hujan, Hati-Hati Pasang Tenda Di Pinggir Jalan

PANGANDARANNEWS.COM - Seorang pengendara motor jatuh tersungkur akibat tertimpa tenda yang terbang tertiup angin,  ini terjadi di kawasan jalan raya Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.(22/03/25).

Menurut Aris, pengendara motor tersebut, saat ia tengah memicu kendaraannya di jalan tiba tiba tertimpa tenda yang terbang ke tengah jalan.

"Jelas saya pun kaget dan tak bisa menghidar, ucapnya.

Akibat kejadian tersebut ia pun mengalami luka kecil dan motor yang ditumpanginya pun sedikit mengalami kerusakan, seperti plat nomor dan stang motor.

Aris mengatakan ia hanya bisa pasrah idak atas kecelakaan ini, namun ia berharap pemasangan tenda di pinggir jalan hendaknya memperhatikan unsur keselamatan.

Mengetahui hal tersebut pemilik tenda tersebut, dealer Honda Netral mengaku ikut kaget dan tak menyangka tenda miliknya jatuh menimpa pengendara.

"Saat itu angin begitu kencang sehingga menerbangkan tenda ini," terang Wili, salah seorang penanggungjawab dealer tersebut.

Wili mengaku ikut merasa prihatin dan pihaknya pun akan bertanggung jawab atas kejadian itu. (harispirdaus)




 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN