Melalui Siaran Langsung Di Radio RIM, Dandim 0625/Pangandaran Sampaikan Informasi Pendaftaran Calon Tamtama TNI AD

PANGANDARANNEWS.COM – Kodim 0625/Pangandaran beberapa waktu lalu menggelar siaran langsung di Radio RIM 91,5 FM terkait pendaftaran Calon Tamtama TNI Angkatan Darat (AD), dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardiyanto Subroto, M.IP menegaskan bahwa proses pendaftaran calon anggota TNI Angkatan Darat ini tidak dipungut biaya alias gratis

Dandim juga menekankan, TNI AD saat ini membuka kesempatan luas bagi putra-putra terbaik bangsa untuk bergabung tanpa adanya pungutan biaya apapun.

"Pendaftaran ini terbuka dan gratis dan kami ingin memberikan peluang yang sama bagi semua anak bangsa untuk menjadi bagian dari TNI AD," ucap Dandim.(24/01/25)

Dan siaran langsung ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda di Kabupaten Pangandaran yang berminat mengabdikan diri kepada negara melalui TNI.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk turut menyosialisasikan informasi ini, sehingga tidak ada pihak yang terjebak dalam praktek percaloan atau pungutan liar.

Kegiatan sosialisasi ini, kata Dandim, merupakan wujud transparansi dan komitmen Kodim 0625/Pangandaran dalam mendukung pelaksanaan rekrutmen TNI AD yang jujur dan profesional.

"Dan diharapkan dengan adanya sosialisasi ini akan semakin banyak pemuda Pangandaran yang termotivasi untuk mengikuti seleksi dengan semangat dan integritas tinggi," imbuhnya.***

Kepala SDN Poponcol Ingin Siswanya Terus Ukir Prestasi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Berbagai kegiatan perlombaan yang sudah berhasil dijuarai oleh siswa siswinya di tingkat kecamatan pada tahun 2024 lalu, diantaranya perlombaan FTBI dan Kesenian.

Demikian disampaikan Kepala SD Negri Poponcol, Desa Giriwangi, Kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya, Elis Tarmayati S.pd, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(24/01/25)

Elis mengatakan, dan salah satu perlombaan yang berhasil diraih ole siswanya tersebut, antara lain, lomba Pupuh juara 2(dua) Putra atas nama Kenzo Satria dan lomba Barongan juara 2 (dua) juga atas nama Kenzo Satria

Elis mengaku sangat senang , karena dengan sejumlah prestasi yang telah diperoleh siswanya telah mampu mengharuman nama SD Negri Poponcol.

Sementara untuk perlombaan barongan putri, kata Elis, hanya bisa masuk uara 6 yang diraih oleh Rosa Rosalina.

"Untuk Bintara putri tingkat kecamatan juara 5 atas nama Alifa dan lomba ngadongeng juara 2 atas nama Hilya," kata Elis.

Elis menegas kan, agar murid-muridnya semakin rajin dalam belajar dan terus sehingga kedepannya bisa lebih baik lagi dan bisa mengikuti perlombaan tingkat provinsi.

"Kami berharap semoga untuk tahun depan para siswa bisa mengikuti setiap perlombaan bukan hanya di tingkat kecamatan, kalau bisa hingga ke tingkat kabupaten bahkan ke tingkat provinsi," imbuhnya. (hermawan)

          

Pastikan Pelayanan Terbaik, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan RI Tinjau RSUD Pandega Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk memastikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, beberapa waktu lalu Dewan Pengawas BPJS Kesehatan RI melakukan kunjungan langsung ke RSUD Pandega Pangandaran. (16/01/25)

Kegiatan ini menjadi momen strategis untuk mengamati pelayanan yang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan sekaligus mempererat sinergi antara kedua pihak.

Fokus pada Kolaborasi dan Kualitas Pelayanan

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pengawasan, tetapi juga kesempatan untuk berbagi wawasan dalam rangka meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Dewan Pengawas menekankan pentingnya kolaborasi solid antara RSUD Pandega Pangandaran dengan BPJS Kesehatan sebagai pondasi utama dalam memberikan pelayanan yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Komitmen Menuju Pelayanan Lebih Baik

Melalui kunjungan ini, BPJS Kesehatan dan RSUD Pandega menunjukkan komitmennya untuk terus bergerak menuju peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Langkah-langkah inovatif diharapkan dapat dilakukan untuk memberikan pengalaman kesehatan terbaik bagi peserta, khususnya di wilayah Pangandaran.

Kegiatan ini menjadi pengingat penting bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan medis, tetapi juga membangun kepercayaan dan kenyamanan masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan. ***(hiek)

 

Melalui Program Mapay Pandega RSUD Pandega Pangandaran Tingkatkan Pelayanan Dialogis

PANGANDARANNEWS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan meluncurkan program Mapay Pandega (Manajemen Sapa Pandega). Program ini dirancang untuk mendekatkan manajemen rumah sakit dengan pasien melalui dialog langsung yang terbuka dan membangun. 

Beberapa waktu lalu saat Direktur RSUD Pandega, dr. Hj. Titi Sutiamah, MM, langsung memimpin pelaksanaan program ini, manajemen rumah sakit pun menyapa pasien dengan mendengarkan keluhan dan menerima masukan untuk perbaikan layanan. 

"Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pasien benar-benar dipahami dan melalui dialog langsung ini kami pun bisa mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki agar layanan RSUD Pandega semakin optimal," kata Titi. (09/01/25)

Mapay Pandega bukan sekadar program keliling biasa, namun kata Titi, program ini juga memberikan kesempatan bagi pasien untuk menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada pihak rumah sakit tanpa harus melalui prosedur formal yang 

“Sering kali pasien merasa kesulitan menyampaikan keluhan melalui jalur resmi, dan dengan pendekatan ini mereka merasa lebih nyaman karena didengar langsung oleh manajemen," ujar salah seorang staf RSUD Pandega yang terlibat dalam kegiatan tersebut. 

Titi menegaskan, masukan dari pasien adalah elemen penting dalam evaluasi pelayanan RSUD Pandega karena setiap keluhan dan masukan dari pasien akan dijadikan bahan perbaikan. 

"Jadi ini bukan hanya sekadar program formalitas tetapi bagian dari komitmen kami Untuk terus meningkatkan layanan," tegasnya. 

la memastikan, Mapay Pandega akan terus dilakukan secara konsisten dan program ini akan menjadi bagian dari budaya pelayanan RSUD Pandega sehingga dipastikan masyarakat Pangandaran mendapatkan layanan kesehatan terbaik.

Titi juga berharap melalui program ini RSUD Pandega dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat, dan pendekatan humanis serta dialogis ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Pandega sebagai penvedia layanan kesehatan yang berkualitas. 

Kepercayaan masyarakat, kata Titi, tidak bisa diraih dengan mudah namun harus dengan konsistensi dan pelayanan yang tulus.

"kami yakin bisa menjadi pilihan utama masyarakat Pangandaran," tegas Titi lagi.

Menurutnya, program ini juga memberikan peluang bagi manajemen untuk memahami kebutuhan pasien secara langsung sehingga pihak rumah sakit dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pelayanannya sekaligus mencari solusi yang lebih tepat sasaran. 

Ke depan, RSUD Pandega berencana mengembangkan cakupan Mapay Pandega tidak hanya fokus pada pasien di rumah sakit, namun program ini juga akan mencakup kunjungan ke masyarakat melalui layanan kesehatan keliling. 

Dan pihaknya memastikan pelayanan RSUD Pandega tidak hanya dirasakan di rumah sakit, tetapi juga menjangkau masyarakat yang berada di pelosok.

Dengan Mapay Pandega, imbuh Titi, RSUD Pandega Pangandaran menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. 

"Melalui dialog langsung dengan pasien kami berusaha memahami kebutuhan masyarakat sekaligus terus berbenah demi menjadi rumah sakit pilihan utama di wilayahnya," ujarnya.

Sementara salah satu pasien, Siti (40), mengungkapkan kepuasannya setelah mengikuti dialog tersebut. 

Ia mengaku merasa dihargai, karena dokter sendiri yang mendengarkan keluhannya. 

"Biasanya, hal seperti ini sulit saya sampaikan," ucapnya.(hiek)


Untuk Permudah Pasien RSUD Pandega Pangandaran Gunakan Inovasi Asinpari, Baca Penjelasannya

RSUD Pandega
PANGANDARANNEWS.COM – Untuk memberikan pelayanan yang cepat dan nyaman bagi para pasiennya khususnya pengguna BPJS manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran terus berinovasi, salah satu inovasi andalannya adalah Anjungan Mesin Pendaftaran Mandiri (Asinpari) sebuah solusi modern untuk mengurangi waktu antrean di bagian pendaftaran.

Seperti disampaikan dalam unggahan di media sosial resmi RSUD Pandega, Asinpari dirancang untuk mempercepat proses administrasi pasien BPJS yang sudah memiliki rujukan dan mengambil antrean melalui aplikasi mobile JKN.

“Pasien BPJS yang akan berobat ke RSUD Pandega dan sudah memiliki rujukan hanya perlu menunjukkan aplikasi JKN kepada petugas di Asinpari,” terang salah seorang manajemen RSUD Pandega.(09/01/25)

Cara menggunakan Asinpari sangat mudah dan cepat, terlebih dengan bantuan petugas yang siap membantu setiap saat. 

Berikut prosesnya, pasien memperlihatkan aplikasi JKN kepada petugas lalu petugas memandu pasien untuk melakukan check-in termasuk memindai barcode pada Asinpari dan proses ini melibatkan pemindaian wajah dan sidik jari untuk verifikasi identitas. Setelah selesai, pasien dapat mencetak bukti pendaftaran. Bukti tersebut menjadi akses untuk langsung menuju lantai tiga, tempat klinik tujuan berada, dan menunggu giliran pelayanan.

Hal yang Perlu Diperhatikan, manajemen RSUD Pandega memberikan beberapa tips penting agar proses berjalan lancar diantaranya, pastikan handphone memiliki kuota data dan sinyal yang baik.

Sesuaikan tingkat kecerahan layar handphone.

Arahkan QR Code dari aplikasi JKN ke scanner Asinpari dengan posisi yang tepat.

Jam Operasional dan Jadwal Kunjungan

RSUD Pandega juga mengingatkan pasien untuk datang pada waktu yang telah ditentukan:

Senin – Kamis: Hingga pukul 11.00 WIB.

Jumat: Hingga pukul 10.00 WIB.

Sabtu: Hingga pukul 10.30 WIB.

Inovasi ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi pelayanan RSUD Pandega Pangandaran sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memanfaatkan fasilitas kesehatan BPJS.***


Siswa SDN Tamansari Kota Tasikmalaya Berhasil Juarai Sejumlah Perlombaan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Beberapa siswa SD Negeri Tamansari Kelurahan Tamansari Kecamatan TamansariKota Tasikmalaya berhasil meraih sejumlah predikat juara di bidang olahraga, diantaranya juara 1  lomba renang putri tingkat Kota Tasikmalaya atas nama Septiani,  juara 1 tingkat kecamatan lomba Barongan atas nama Syaira dan Juara 1 cabang atletik tingkat Kecamatan dan juara 1 lomba pencak silat, keduanya atas nama Tania.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala SD Negeri Tamansari, Atik Atikah, S.Pd mengaku merasa bersukur dan senang karena prestasi-prestasi siswa tersebut bisa mengharumkan nama sekolah.

"Prestasi ini pun sekaligus menjadi kebanggaan kami," kata Atik.(21/01/25)

Ia juga menekankan, anak didiknya untuk lebih tekun lagi belajar serta mengikuti setiap perlombaan sehingga bisa tercapai apa yang diinginkan baik oleh sekolah mau pun orangtua siswa.

"Saya berharap prestasi yang telah dicapai ini bisa berlajut hingga ke tingkat provinsi," ucapnya.(hermawan)


Wujudkan Sinergi Untuk Kepentingan Rakyat, TNI Ajak Elemen Masyarakat Kota Banjar Rutin Berdiskusi

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Komandan Rayon Militer (Danramil) 1313 Banjar Kapten Inf Sumadi, melaksanakan program sholat subuh berjemaah keliling ke tiap Dewan Keluarga Mesjid (DKM) sekaligus untuk melaksanakan  diskusi santai TNI dengan elemen masyarakat.

Di depan masyarakat Danramil menyampaikan, kegiatan ini akan dijadwalkan secara berkelanjutan guna memperkuat hubungan dan sinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Diskusi bersama para tokoh masyarakat sangat penting. Kami ingin ini berlangsung secara kontinyu," ujar Danramil saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(21/01/25)

Ia menegaskan TNI lahir dari rakyat dan bertugas sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, dan TNI bersifat netral dan tidak terlibat dalam politik praktis dan hal ini menjadi dasar kuat bagi TNI untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

"TNI murni berada di tengah masyarakat karena TNI tidak berpolitik, fokus kami adalah menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah," jelasnya.

Melalui kegiatan diskusi santai, menurutnya, TNI berharap dapat menyerap aspirasi langsung dari masyarakat serta merespons berbagai tantangan yang dihadapi di lingkungan sekitar. Keterlibatan tokoh masyarakat dinilai penting sebagai jembatan komunikasi antara TNI dan masyarakat

"TNI siap mendengarkan dan bekerja sama dengan masyarakat. Kami percaya, dengan komunikasi yang baik, segala permasalahan bisa dicari solusinya bersama," tambah Danramil.

Kami berharap mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Sinergi yang solid diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan stabilitas wilayah. (Tito)

Warga Desa Kujang Berharap Pemkab Tasik Perbaiki Jalan Pasir Kujang

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kerusakan jalan  Pasir Kujang di Desa Kujang Kecamatan Karangnungal Kabupaten Tasikmalaya banyak menuai keluhan masyarakat, karena infrastruktur jalan ini bagi masyarakat merupakan sarana vital untuk kegiatan sehari-hari.

Berbagai kerusakan jalan, seperti banyak batu kerikil besar dan tidak diaspal menimbulkan tersendatnya mobilitas warga karena kendaraan harus melambatkan laju dengan kecepatan antara 5 – 20 km/jam.

Tak jaran di waktu jam sibuk menimbulkan antrian kendaraan panjang karena harus melambatkan laju kendaraan, ditambah dengan kendaraan dengan tonase berat membuat pengendara lain jengkel sehingga sering terjadi “rebutan” jalur.

Sekitar 7 kilo meter kondisi jakan rusak berat berdampak antrian hampir 1 km, terutama saat para siswa pulang dari sekolah.

Salah seorang warga Andri (60) mengatakan, ia.mengaku jadi terganggu dengan kondisi seperti ini saat biasa melakukan perjalanan Tasik Selatan menuju Desa Cidadap dengan menggunakan kendaraan pribadi.

"Dari Tasik Selatan menuju desa Cidadap  bisa memakan waktu hingga 6 jam, karena ketersendatan jalan akibat jalan rusak perjalanan," ungkapnya.(21/01/25)

.
Selain menghambat kegiatan menjadi lebih lama karena waktu menempuh, kata Andri, kerusakan jalan juga menimbulkan kerugian karena kendaraan menjadi rusak.

Andri juga menuturkan seringkali ditemui kendaran berat mengalami patah as roda karena melindas lubang, begitu pula kendaraan sepeda motor.

Ia juga mempertanyakan, sejauh mana perhatian Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pada kondisi jalan ini.

"Tolong Pa bupati jangan tutup mata, kami minta peehatiannya," imbuhnya.(anwarwaluyo)

Penanaman Jagung serentak 1 Juta Hektar di Kota Banjar Berjalan Sukses

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Program penanaman jagung serentak yang melibatkan Polri, Kementerian Pertanian (Kementan), Perhutani, Inhutani dan petani swadaya berhasil dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kota Banjar.

Kegiatan ini mencakup area total seluas 1 juta hektar dengan 40 ribu hektar, diantaranya berada di Jawa Barat. 

Khusus di Kota Banjar, penanaman dilakukan di RW 02 dan RW 09, Dusun Tembung Kerta, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, dengan luas sekitar 1 hektar.

Selain dihadiri langsung Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, kegiatan yang digelar pada selasa tanggal 21 januari 2025 ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Sudarsono dan Supriatna dan Asisten Daerah (Asda) 3 yang mewakili Penjabat (PJ) Wali Kota Banjar.

Dalam sambutannya Kapolres Kota Banjar menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan pangan, khususnya tanaman jagung," kata Kapolres.

Masih di tempat yang sama, Wali Kota terpilih, Sudarsono menyampaikan apresiasinya kepada para petani yang berpartisipasi secara swadaya, dan ia juga berharap program ini menjadi momentum untuk meningkatkan kemandirian pertanian di Kota Banjar. 

"Jagung adalah komoditas penting, dan pogram ini tidak hanya berfokus pada hasil tetapi juga pemberdayaan petani,” ujarnya.

Program ini disambut antusias masyarakat, terlihat dari tingginya partisipasi petani.

Menurut salah seorang petani, Eot (60), ia mengaku merasa bersyukur atas program ini dan merasa sangat terbantu dengan program ini. 

"Semoga hasil panen nanti membawa kesejahteraan bagi semua,” ungkapnya.

Program penanaman jagung serentak ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan nasional, dan dengan kolaborasi yang solid program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.(Tito)

Timbulkan Bau Tak Sedap, Warga Keluhkan Genangan Air Di Simpang Empat Jarum Kota Banjar

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Genangan air yang selalu muncul saat musim hujan di simpang empat Jarum Kota Banjar, telah menjadi masalah serius bagi warga sekitar pasalnya selain lama surut juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga.

Warga sekitar pun sering mengeluh, karena bau tidak sedap dari genangan air ini tentu mengganggu kenyamanan mereka. 

Tak hanya itu, menurur seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, Jeni, air yang menggenang dalam waktu lama memicu kekhawatiran akan munculnya penyakit seperti demam berdarah atau infeksi kulit akibat nyamuk dan bakteri.

"Setiap kali hujan air pasti menggenang di sini dan bau busuknya dari genangan itu membuat kami merasa tidak nyaman, harusnya ini menjadi perhatian dan segera mencari solusi," ujar Jeni.(20/01/25)

Jeni menyebut, genangan air ini diduga terjadi akibat buruknya sistem drainase di wilayah tersebut akibat saluran air yang tersumbat sampah atau sedimen sehingga menjadi penyebab utama lambatnya air surut. 

"Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini sebelum dampaknya semakin meluas," kata Jeni.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat di hubungi melalui WhatsAppnya hingga berita ini diturunkan masih belum terhubung, malah saat di hubungi Wartaotonomi Hand phonenya sempat aktiv sementara di hubungi ke Dua kali Hand phonenya malah tidak aktif lagi. 

Padahal, warga meminta adanya tindakan yang lebih konkret dan cepat. Mereka mengharapkan pemerintah daerah tidak hanya membersihkan saluran air, tetapi juga memperbaiki infrastruktur drainase secara menyeluruh agar genangan tidak lagi menjadi masalah berulang.

Permasalahan ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan saluran air yang efektif, khususnya di daerah dengan intensitas hujan tinggi. Langkah preventif seperti edukasi tentang kebersihan lingkungan dan perawatan rutin drainase juga perlu digalakkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, warga berharap Perempatan Jarum dapat terbebas dari genangan air yang mengganggu keseharian masyarakat.(tito)

 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 4

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");