AKBP Danny Yulianto serahkan Kepemimpinan Polres Banjar kepada AKBP Tyas Puji Rahadi.

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS  --Proses pergantian kepemimpinan di Polres Banjar resmi dilaksanakan pada (15/1) dengan serah terima jabatan dari Kapolres Banjar yang lama, AKBP . Danny Yulianto kepada  AKBP Tyas Puji Rahadi. Acara yang digelar di halaman Mapolres Banjar ini dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingmungan Polres, Empat Kapolsek dan seluruh anggota Polres Banjar.

Dalam sambutannya, AKBP. Danny Yulianti berharap agar AKBP Tyas Puji Rahadi dapat melanjutkan program-program kepolisian yang telah ada dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga berpesan untuk terus menjaga hubungan yang baik dengan berbagai pihak, baik itu masyarakat maupun instansi terkait, demi menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sementara itu, AKBP Tyas Puji Rahadi mengungkapkan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan dan siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. "Saya akan terus berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Banjar serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," ujar Tyas.

Serah terima jabatan ini menjadi simbol perubahan dalam kepemimpinan Polres Banjar, yang diharapkan dapat membawa dampak positif dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dengan semangat baru, diharapkan kepemimpinan AKBP Tyas dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat Banjar.

Seperti di ketahui sebelumnya AKBP Danny Yulianto menjabat Kapolres Banjar,Polda Jabar berpindah ke Kapolres Metro Jakarta Pusat menduduki jabatan Waka Polres, sementara AKBP Tyas Puji Rahadi adalah Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.Metro Jaya  berpindah jadi Polres Banjar. (Tito)

Dengan Bantuan Pemerintah Pusat, SDN 1 Babakan Pangandaran Segera Jadi Sekolah Percontohan

PANGANDARANNEWS.COM - SDN 1 Babakan yang berlokasi di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran bakal menjadi sekolah percontohan modern serta menjadi sarana wisata edukasi, usai mendapat penataan serta pembangunan dengan anggaran sebesar Rp 5 miliar dari pemerintah pusat. 

Seperti disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, hal ini masih bisa dikembangkan dengan membangun sarana pendukung lainnya.

Kata Asep, lahannya masih ada, dan ini bisa digunakan untuk sarana-sarana pendukung baik untuk seni budaya atau pun  olahraga.

"Sehingga SD Babakan 1 bisa dijadikan sekolah percontohan dan destinasi wisata," kata Asep.(13/01/25)

Menurut Asep bukan hanya infrastruktur, perangkat di SD Babakan 1 ini seperti guru dan kepala sekolah juga sudah disiapkan sehingga sekolah ini bisa dijadikan SD percontohan dan bukan hanya destinasi, tapi juga menghasilkan generasi yang cemerlang dan berkualitas.

"Dan kami di DPRD akan berdikusi dengan Pemkab Pangandaran dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk membahas lebih lanjut soal sekolah percontohan ini," ucapnya.

Masih di tempat yang sama Kepala SDN 1 Babakan Dedi Setiadi menjelaskan, dengan adanya pembangunan sekolah percontohan ini nantinya wisatawan yang datang ke Pangandaran tidak hanya ke pantai atau wisata alam lainnya namun bisa berwisata pendidikan di SDN 1 Babakan. 

Dedi menyebut, tidak hanya oleh pemerintah pusat tapi SD 1 Babakan ini dari sisi kegiatan nantinya akan dipantau langsung oleh UPI Bandung, seperti masalah kekurangan tenaga pendidikan, hingga masalah alat pembelajaran siswanya. 

"Soal ini bisa komunikasi langsung ke UPI Bandung yang sudah melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Meskipun saat ini sekolahnya yang bakal menjadi percontohan, namun Dedi juga berharap ke depan akan muncul sekolah percontohan lain dengan kualifikasi yang cukup baik.

Saat ini, terang Dedi, di SS 1 Babakan ini muridnya terbanyak dengan jumlah kelas ada 18 dan satu kelasnya rata-rata ada 25 siswa, kelas 1 ada 27 siswa. 

"Total siswa kami ada sekitar 470 dan tenaga pengajarnya ada 25 guru, semua ASN dan tinggal 4 guru yang masih honor,” jelasnya.(hiek)

Siap Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Kapolda Jabar Resmikan Gedung Baru Polres Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.H., M.M., secara resmi meresmikan Markas Komando (Mako) Polres Pangandaran yang terletak di Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran, dan peresmian ini menandai tonggak penting dalam meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat Kabupaten Pangandaran.(10/01/25)

Pembangunan Mako Polres Pangandaran berdiri di atas tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran seluas 5 hektar (50.000 m²), dengan dukungan tambahan berupa 18.812 m³ urugan tanah dan 3.474 m² granit.

Proyek pembangunan ini memanfaatkan anggaran APBN sebesar Rp 25 miliar dan telah selesai dalam waktu singkat, dimulai sejak tanggal 29 Mei 2024 hingga selesai pada 8 Desember 2024.  

Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata menyampaikan apresiasinya kepada Kapolda Jabar dan seluruh pihak yang mendukung pembangunan tersebut.

Menurut bupati,  peresmian Mako Polres Pangandaran ini diharapkan bisa memberikan semangat baru bagi jajaran kepolisian dalam melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat Pangandaran.

"Saya berharap sinergitas Forkopimda yang selama ini sudah terjalin baik bisa semakin baik lagi," kata bupati.

Masih di tempat yang sama, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, dalam sambutannya menekankan, gedung baru ini bukan hanya sebagai fasilitas fisik tetapi simbol komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. 

Kapolda juga berharap, infrastruktur baru ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Tantangan di Pangandaran sebagai daerah wisata unggulan tentu memerlukan kerja sama aktif antara kepolisian dan masyarakat,” ujar Kapolda.  

Selain itu, imbuhnya, peran Polres Pangandaran semakin optimal dalam menghadapi tantangan wilayah karena Pangandaran menjadi tujuan wisata utama di Jawa Barat yang kini semakin diperhitungkan secara nasional.  

Kapolda.menjelaskan, gedung baru Mako Polres Pangandaran memiliki luas 3.300 m² dengan fasilitas modern termasuk pelayanan publik seperti pembuatan SKCK, pelaporan kehilangan, dan konsultasi hukum. Fasilitas lainnya meliputi ruang tahanan dengan standar keamanan tinggi, ruang kerja personel, ruang konferensi, serta pos penjagaan. 

Barak Dalmas juga tersedia untuk mendukung tugas operasional personel, didukung area parkir luas yang memadai untuk masyarakat dan personel kepolisian.  

Dengan kehadiran Mako baru ini, Kapolda juga berharap.masyarakat Pangandaran dapat merasakan kemudahan akses pelayanan kepolisian yang lebih modern, cepat dan transparan. 

"Hal ini tentu sejalan dengan visi Polri untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pelayanan terbaik," ujar Kapolda.

Sementara Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., menyampaikan, pihaknya mengajak masyarakat untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan Polri. 

"Bangunan ini milik bersama, digunakan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ungkapnya. ***



Akibat Kurang Pasokan, Harga Cabai Rawit Di Pasar Pangandaran Alami Kenaikan

PANGANDARANNEWS.COM - Saat ini harga cabai rawit di pasaran alami kenaikan, hingga mencapai Rp100-120 ribu.

Seperti disampaikan salah seorang pemilik rumah makan di area SPBU di jalan Merdeka Pangandaran, ia mengaku sudah beberapa hari ini tidak menyediakan sambal.

"Hari ini harga cabai rawit di Pasar Pananjung Rp 100 ribu, malah kemarin sampai Rp120 ribu per kilo," ungkapnya.(10/01/25)

Menurut salah seorang pedagang di pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran, Muin, harga cabai rawit ini hampir tiap hari naik-turun. Dan ini akibat pasokan kurang, sehingga harga jual di pasar pun jadi mahal.

"Kemarin Rp120 ribu, sekarang turun lagi menjadi Rp100 ribu per kilonya," terangnya.

Sementara menurut salah seorang petani cabai rawit di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi, Kasut, kelangkaan cabai rawit ini akibat beberapa petani gagal panen.

Ia menjelaskan, akibat cuaca yang tidak menentu kadang panas kadang hujan membuat tanaman cabai rawit terkena jamur patek.

"Jamur patek ini membuat cabai rawit hitam busuk sebelum dipanen," katanya.

Ada beberapa jenis cabai rawit yang biasa ditanam petani, diantaranya Sigantung yang bentuk cabainya panjang, Ori 212 dengan bentuk cabainya buntet, Kaliber, Simadun dan Roket.

"Dan yang paling rentan kena jamur patek ini cabai jenis Sigantung," terangnya.

Ia menyebut saat ini hanya bisa panen paling banyak 15 kilo gram, padaha biasnyal dari kebunnya paling sedikit ia mampu memanen 80 kg hingga 1 kwintal.

"Pasokan cabai rawit ke Pangandaran sendiri biasanya dari petani Kediri dan Wonosobo Jawa Tengah," imbuhnya.(hiek)

Atap Ruang Rapat Bocor, Paripurna Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar terganggu

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS -  Ruang Rapat Singa Perbangsa gedung DPRD mendadak ricuh pasalnya atap gedung bocor jelang digelarnya rapat paripurna penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Insiden tersebut terjadi ketika hujan deras mengguyur wilayah Banjar, sehingga air pun masuk mengguyur di beberapa titik dan membasahi area ruang rapat.

Para anggota dewan dan tamu undangan yang sudah hadir pun tampak terganggu dengan kondisi tersebut, malah terlihat beberapa kursi dan meja pun digeser untuk menghindari air hujan termasuk kursi dan meja yang sudah di sediakan untuk tamu Forkopimda Kota Banjar.

Dengan situasi seperti ini, terpaksa jalannya rapat pun menjadi kurang kondusif meskipun tetap dilanjutkan.

Bocornya atap gedung yang menjadi pusat kegiatan legislatif ini memicu kritik dari berbagai pihak, dan sejumlah anggota DPRD pun menyoroti pentingnya perawatan dan pemeliharaan fasilitas gedung agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Selain mengganggu jalannya rapat, kejadian ini juga menjadi sorotan publik. Tidak sedikit beberapa tamu undangan pun mempertanyakan kelayakan fasilitas gedung pemerintahan yang seharusnya representatif dan nyaman untuk digunakan.

Menanggapi hal ini Ketua DPRD H.Dadang Kalyubi mengatakan, bocornya bangunan ini karena faktor usia.

"Gedung ini dibangun Tahun 2009s,  sudah hampir 16 tahun jadi pantas kalau sudah ada sedikit kerusakan," ujarnya.(10/01/25)

Namun, kata Dadang, insiden ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan demi kelancaran aktivitas pemerintah. (Tito)

KNPI Datangi DPRD Pertanyakan Rencana Pembelian Mobdin Bupati-Wakil Bupati Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pangandaran, siang tadi me datangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk melakukan audiensi terkait pengadaan mobil dinas (Mobdin) Bupati dan Wakil Bupati.(09/01/25)

Usai auden, kepada awak media perwakilan KNPI Pangandaran Rizki Fazri Gunawan mangatakan, pihaknya menanyakan urgensi pengadaan mobdin tersebut.

"Kami menanyakan hal ini kepada DPRD, kenapa pengadaan mobdi  itu disetujui," ucapnya.(9/1/2025).

Kata Rizki, KNPI juga meminta kejelasan mengenai persetujuan tersebut mengingat kondisi keuangan Pemda Pangandaran saat ini cukup memprihatinkan.

Pihaknya berharap hasil audiens ini bisa menjadi salah satu pertimbangan, apakah itu bisa diundur pengadaanya setelah kondisi keuangan membaik.

"Atau bisa saja nilainya bisa diturunkan dari Rp 1,2 miliar menjadi Rp 500 juta, misalnya," terangya.

Pihaknya juga mengakui kalau Bupati dan Wakil Bupati terpilih memang perlu fasilitas transportasi untuk menunjang kinerja mereka, namun dalam keadaan seperti ini membuat perasaan masyarakat terlukai karena pembelian mobdin ini bukan sebuah prioritas atau urgent.

"Kami akan kembali melakukan audiensi jika pengadaan ini nantinya jadi direalisasi," tegas Rizki.

Sementara saat menerima peserta audiens Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengatakan, pengadaan mobdin ini sudah diatur dalam Undang-Undang, bukan hanya Bupati dan Wakil Bupati tapi juga pimpinan DPRD.

Asep mengaku hal ini positif, ketika ada warga masyarakat atau siapa pun menanyakan pengadaan mobdin ini, dan DPRD pun wajib menerima aspirasi tersebut.

Ia juga menyampaikan aturan dan juga kajian terkait pengadaan mobdin baru agar semuanya paham dan melihat pengadaan mobdin ini secara makro, jangan secara parsial.

"Kami tentu akan menyampaikan apa yang jadi aspirasi dan keluhan dari KNPI terkait pengadaan mobdin baru bupati dan wakil bupati terpilih ini," kata Asep.(hiek)

Eko Pradana Utama Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kota Banjar

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Eko Pradana Utama resmi  dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, Rabu(8/1/2025). Eko menggantikan H. Sudarsono  yang sebelumnya mengundurkan diri dari kursi DPRD karena maju dalam pemilihan Wali Kota Banjar dari Partai Golkar.

Pelantikan Eko berlangsung di ruang sidang DPRD Kota Banjar dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Dadang R Kalyuby. Dalam sambutannya, Ketua DPRD menyampaikan bahwa pelantikan ini dilakukan sesuai mekanisme penggantian antarwaktu (PAW). 

"Kami harap saudara Eko dapat menjalankan amanah dengan baik, serta melanjutkan program dan tugas yang ditinggalkan oleh H. Sudarsono," ungkapnya.

H. Sudarsono sendiri terpilih sebagai Wali Kota Banjar dalam pemilu yang digelar akhir tahun lalu. Langkahnya mengundurkan diri dari DPRD sesuai dengan aturan bahwa anggota dewan yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah wajib mundur dari jabatannya.

Usai dilantik, Eko Pradana Utama menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras demi masyarakat Banjar. "Saya akan melanjutkan perjuangan dan aspirasi rakyat yang selama ini diperjuangkan oleh Pak Sudarsono. Tugas ini adalah tanggung jawab besar yang harus saya emban dengan sepenuh hati," ucapnya kepada awak media.

Dengan pelantikan ini, DPRD Kota Banjar kembali memiliki jumlah anggota lengkap untuk menjalankan tugas legislatif demi kemajuan daerah. (Tito)

Capaian PAD Kabupaten Pangandaran Dari Sektor Pajak Daerah Tahun 2024 Lewati Target 9,17 Persen

PANGANDARANNEWS.COM - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pajak tahun 2024 lalu, mengalami pertumbuhan dibanding tahun sebelumnya.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Pajak Daerah Lainya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Asep Rusli, pertumbuhan pajak daerah sepanjang tahu 2024 mencapai 9,17 persen.

Sementara pada tahun 2023 lalu, kata Asep, pendapatan dari pajak mencapai Rp 76 Miliar.

"Dan di tahun 2024 mencapai Rp 83 Miliar, sehingga ada selisih pemasukan Rp 6,9 Miliar atau naik 9,17 persen," kata Asep.(07/01/25)

Asep.menjelaskan, kenaikan pendapatan ini diantaranya dari sektor pajak hotel, pajak restoran, pajak penerangan jalan, pajak air tanah, PBB dan BPHTB.

Untuk realisasi pajak hotel di 2024, terang Asep, mencapai Rp 21 Miliar, pajak restoran Rp 9 Miliar, pajak penerangan jalan Rp 18 Miliar, pajak air tanah Rp 527 juta, PBB Rp 16 miliar dan BPHTB Rp 13 Miliar sehingga total realisasi PAD dari sektor pajak tahun 2024 mencapai Rp 83 Miliar.

Asep menambahkan, sementara targer untuk tahun 2025 ini sebesar Rp 110 miliar, dan tentunya dengan andalan dari pajak hotel, PBB dan lainya.

Namun untuk realisasi pajak hotel di tahun 2024, Asep mengaku, tidak mencapai target yang ditetapkan, capaiannya sebesar Rp 25 Miliar dan pajak penerangan jalan ditargetkan Rp 21 Miliar.

"Pajak yang mencapai target hanya dari pajak air dan tanah saja, dengan realisasinya Rp Rp 527 juta dari target Rp 444 juta, atau 118 persen," imbuhnya.(hiek)

Hari Ini Tiga Ribu Paket Makan Bergizi Gratis Dibagikan di Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Pendistribusi Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pangandaran sejak hari ini tanggal 6 Januari 2025 sudah dimulai, dan sekitar 3.009 paket makanan pun dibagikan kepada siswa di semua jenjang.

Seperti disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Darso, untuk gelombang pertama program Makan Bergizi Gratis dibagikan di dua desa di Kecamatan Cijulang.

Untuk sementara, kata Darso, paket makanan gratis ini didistribusan ke kelompok belajar (Kober) atau PAUD, TK, SD, SMP dan SMA di tiga desa di Kecamatan Cijulang.

"Dengan sasaran 3.001 siswa," terangnya.(06/01/25)

Menurut Darso, pihaknya berharap program ini bisa membuat siswa jauh lebih sehat, jauh lebih pintar dan tidak ketinggalan oleh negara lain.

Darso.menjelaskan, menu makanan untuk Makan Bergizi Gratis ini diantaranya nasi, telur rebus, tumis tempe, daging ayam goreng dan buah jeruk,  sementara minumannya para siswa membawa sendiri.

Saat diminta tanggapannya, siswi SDN 1 Margacinta Asyifa mengatakan, porsi Makan Bergizi Gratis itu membuatnya cepat kenyang karena sudah sarapan terlebih dahulu.di rumah.

Biasanya ia juga mengaku bawa uang untuk jajan saat sedang jam istirahat, dan sebelum berangkat sekolah ia juga makan dulu di rumah.

"Saya sudah biasa jajan di warung atau di tukang jajanan yang ada di sekitar sekolah," akunya.(hiek)





Kepala Desa Di Kabupaten Pangandaran Pertanyakan Bankeusus yang Tidak Kunjung Cair

Ada Rencana Pemkab Oangandaran Beli Mobil Baru Oprasional Buati-Wakil Bupati Baru ?

Gedung Setda Pangandaran
PANGANDARANNEWS.COM - Sejumlah kepala desa di Kabupaten Pangandaran mempertanyakan Bantuan Keuangan Khusus (Bankeusus) ke desa dari Pemkab Pangansdaran yang sudah 3 tahun lebih belum juga cair lagi, bankeusus tersebut awalnya disebut Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa ( TPAPD) lalu kemudian Peraturan Bupatinya diganti sehingga sekarang berubah menjadi Bankeusus.

Seperti disampaikan Kepala Desa Campaka Kecamatan Cigugur saat dihubungi lewat sambungan telpon, benkeusus atau TAPD ini sudah tidak dibayarkan selama 39 bulan.

"Tepatnya sejak tahun 2022 lalu, sekitar 39 bulanan yang belum dibayarkan," ucapnya pada wartawan salah satu media cetak. (05/01/25)

Pada tahun 2024, imbuhnya, Bankeusus pernah dibayarkan sebanyak dua kali.

"Padahal janji pak Bupati saat itu akan dibayar enam bulan di tahun 2024," jelasnya.

Menurutnya saat ini para kepala desa masih menunggu jawaban kapan Bankeusus cair lagi, termasuk pihaknya juga meminta kepada APDESI agar melakukan komunikasi dengan bupati untuk menanyakan masalah ini.

"Namun sayang hingga saat ini tidak ada jawaban," imbuhnya.

Ia juga mengatakan, jika tahun ini Pemkab Pangandaran berencana untuk pengadaan mobil dinas baru untuk bupati dan wakil bupati terpilih. 

"Kalau benar informasi ini tentu saja cukup mengecewakan kami," ujarnya.

Ia berharap Pemkab Pangandaran bisa lebih diprioritaskan para perangkat desa, khususnya soal hak-hak mereka, karena memang aturanya di Bankeusus, juga ada.

"Jadi kalaupun benar akan membeli mobil baru, ya tolong hak-hak kami pun dibayarkan karena kepala desa juga ikut membantu membangun Pangandaran," tegasnya.

Saat hal ini dikonfirmasi ke Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pangandaran, Idi Kurniadi, ia membenarkan memang sampai saat ini bankeusus ini belum ada lagi pembayaran.

"Iya sekarang Bankeusus memang belum ada lagi pembayaran," ucapnya singkat.

Disoal informasi pengadaan Mobdin baru bupati-wakil bupati terpilih, hal tersebut merupakan Dokumen Pengadaan Anggaran (DPA) Sekretariat Daerah (Setda) Pangandaran.

"Mungkin yang lebih bisa menjawab Kabag Umum di setda karena beliau KPA-nya," jelasnya.

Sementara saat dihubungi lewat saluran Whatsapp, Kabag Umum Setda Pangandaran Aep Haris menyampaikan, pengadaan kendaraan operasional bupati dan wakil bupati ini tertuang dalam APBD 2025 murni dan untuk pembelanjaan atau tidaknya tentu ini dengan melihat kemampuan anggaran kedepan.

"Kendaraan operasional bupati dan wakil bupati yang ada saat ini sendiri sudah berumur 10 tahun," tulisnya.(hiek)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN