Gelar Tour Sekolah, Dandim 0625/Pangandaran Bagikan Kaos Kaki ke Siswa SD dan SMP

PANGANDARANNEWS.COM - Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.IP, memimpin langsung melaksanakan kegiatan Tour Sekolah dengan membagikan kaos kaki kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah teritorial Kodim 0625/Pangandaran.(14/10/24) 

Seperti diketahui, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kodim 0625/Pangandaran untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat khususnya kalangan pelajar. 

Kepada sejumlah awak media Dandim menyampaikan, dalam tour ini ia berkesempatan mengunjungi beberapa sekolah di wilayah tersebut termasuk sekolah-sekolah di daerah terpencil yang seringkali kurang mendapatkan perhatian.

"Kegiatan ini bukan hanya untuk memberikan kaos kaki saja tetapi juga untuk memberikan motivasi agar para pelajar lebih disiplin dan peduli terhadap kesehatan serta kebersihan diri mereka," ujar Dandim.

Saat membagikan kaos kaki Dandim juga berinteraksi langsung dengan para siswa dan memberikan arahan terkait pentingnya pendidikan dan nasionalisme serta menekankan, disiplin dan kebersihan adalah bagian dari upaya mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini siswa-siswi akan lebih semangat dalam belajar, menjaga kebersihan serta mampu menjadi individu yang disiplin baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, Dandim berharap bisa terjalin kerjasama yang baik antara Kodim 0625/Pangandaran dan pihak sekolah.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda yang disiplin, sehat, dan cinta tanah air," imbuhnya.***

Sempat Tertunda, Hari Ini Tiga Pimpinan Definitp DPRD Pangandaran Ditetapkan

PANGANDARANNEWS.COM - Tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran definitif Asep Noordin dari PDIP sebagai (Ketua), M Taufiq (wakil ketua) dan Dede Sutiswa Nataatmaja (wakil ketua), siang tadi dilantik dan diambil sumpahnya.(14/10/24)

Pelantikan ini sempat ditunggu-tunggu pasalnya sempat molor cukup lama, sejak pelantikan anggota DPRD pada Agustus lalu.

Usai dilantik, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada berbagai pihak terutama ke PDI Perjuangan yang telah memberikan rekomendasi kepadanya sebagai Ketua Definitif DPRD Pangandaran.

"Jabatan ini bukan hanya sebagai ketua saja tetapi merupakan amanah dari rakyat sebagai bentuk tanggunjawab atau responsibilty terhadap bangsa negara khususnya Kabupaten Pangandaran," ungkapnya.

Dia menyebut siap bersama pemerintah daerah untuk memajukan Kabupaten Pangandaran, dan untuk ini ia pun mohon doa restu agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

Asep menjelaskan penyebab turunnya rekomendasi untuk ketua definitip sangat lama karena ada dinamika politik yang terjadi saat ini.

"Kondisinya pun demikian namun kita juga melakukan upaya komunikasi dengan partai, tidak hanya PDIP tapi juga dengan Golkar dan Gerindra," akunya.

Ia menambahkan, perlu adanya pertimbangan dan tahun politik sekarang ini menjadi salah satu terlambat turunnya rekomendasi tersebut.

"Tidak hanya Pangandaran tapi secara menyeluruh," jelasnya.

Asep juga mengatakan, penetapan pimpinan yang memang terkesan lamban ini dipastikan tidak akan mempengaruhi program-program di daerah.

"Saya kira tidak akan mengganggu secara signifikan," tegasnya.(hiek)

PJs Bupati Pangandaran Buka Kejuaraan Antar Kampung KEMENPORA RI Tahun 2024

PANGANDARANNEWS.COM - Pjs Bupati Pangandaran Drs. Beni Bahtiar, M.S.I, siang tada membuka Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) KEMENPORA RI Kabupaten Pangandaran Tahun 2024, bertempat di lapangan Ragasana, Dusun Ciokong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sudamulih.(14/10/24)

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Forkopinda, Beni Bahtiar menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Kejuaraan Tarkam KEMENPORA yang kembali digelar di Kabupaten Pangandaran untuk kali keduanya.

Beni mengatakan, Kejuaraan Tarkam KEMENPORA tahun 2024 ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar terus aktif berolahraga serta meningkatkan pencapaian dalam pengelolaan olahraga di masyarakat.

"Mari kita dukung, ayo berolahraga," ungkapnya. 

Tak hanya itu, menurut Beni, kejuaraan Tarkam KEMENPORA juga memiliki tujuan untuk mencakup seluruh elemen masyarakat di 100 titik di kabupaten dan kota di Indonesia.

Seperti diketahui, lanjut Beni, Kabupaten Pangandaran sendiri merupakan titik ke-6 dalam rangkaian pelaksanaan kejuaraan ini.

"Kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan langsung Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar pertandingan olahraga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Beni juga berharap, dari kegiatan ini akan lahir bibit-bibit atlet potensial yang nantinya bisa berkompetisi di level nasional, sehingga seluruh peserta bisa menampilkan permainan terbaiknya karena siapa tahu salah satu dari kalian bisa menjadi atlet berprestasi di tingkat nasional. 

"Selamat bertanding jaga selalu sportivitas dan fairplay," tegasnya.

Sementara Komandan Distrik Militer (Dandim) 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.IP, yang turut menghadiri menyampaikan pesannya agar seluruh jajaran, termasuk Koramil, Polsek, dan Pemerintah Kecamatan serta masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kejuaraan ini. 

Kejuaraan Tarkam KEMENPORA RI tahun 2024 ini, kata Dandim, diharapkan menjadi ajang positif yang memupuk semangat kebersamaan melalui olahraga dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga di Kabupaten Pangandaran dan kepada para official Dandim juga mengingatkan agar selalu mematuhi aturan permainan dan menjaga suasana kondusif. 

"Saya berharap turnamen ini berjalan lancar dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fairplay," ucap Dandim.***


.

Terkait Kesalahan Cetak Poster Visi-Misi Paslon, Ini Penjelasan KPU Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Dugaan adanya kesalahan cetak pada alat peraga sosialisasi poster salah satu pasangan calon Bupati-wakil Bupati, KPU Pangandaran segera menyampaikan klarifikasi dan penjelasan. 

Seperti disampaikan Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, kesalahan tersebut ini terjadi saat proses pencetakan poster dan bukan karena unsur kesengajaan.

"Dan saat sudah diperbaiki dengan dilakukan cetak ulang, selanjutnya poster yang salah ditarik untuk dimusnahkan," jelas Muhtadin.(11/10/24)

Muhtadin memastikan kesalahan cetak tersebut bukan karena ada unsur kesengajaan, karena kesalahan cetak ini  terjadi saat proses pencetakan dimana desain dari poster tersebut ada kata-kata yang hilang dari rangkaian kata visi di salahsatu paslon saat proses edit menjelang cetak.

Ia menyebut, pihaknya pun segera memperbaiki kesalahan tersebut dan dilakukan cetak ulang yqnh kemudian langsung distribusikan kembali.

Menurutnya, alat peraga sosialisasi yang dicetak KPU Pangandaran berupa plyer/selebaran, brosur, famplet dan poster, semuanya inib merupakan produk KPU Pangandaran yang digunakan sebagai sarana  sosialisasi kepada masyarakat.

Untuk bahan sosialisasi, kata Muhtadin, pencetakan plyer/selebaran, brosur, famplet dan poster ini digunakan untuk memberikan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat.

Ia juga mengatakan, terkait kesalahan ini tentu akan menjadi evaluasi, dan dipastikan KPU Pangandaran tetap menjaga netralitas dan integritasnya dengan baik.

"Kami pastikan netralitas dan integritas kami tetap terjaga, selebihnya mari kita sukseskan pilkada serentak 2024 sebagai sarana edukasi dan wisata politik demokrasi, ayo ke TPS nanti hari Rabu 27 Nopember 2024,” pungkasnya.(hiek)

Dinas Kehutanan wilayah VI Tasikmalaya Bersama Pemdes Kadipaten Laksanakan Program Jumat Menanam

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Salah satu upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan, Pemerintah Desa Kadipaten kecamatan Kadipaten bekerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan wilayah VI Tasikmalaya, melaksanakan program “Jumat Menanam”, bertempat di blok Sampalan.(11/10/24)

Di sela-sela kegiatan, Kepala Desa Kadipaten Cecep Agah Nagoya kepada PNews menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sekitar.

"Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang turut serta dan mendukung program Jumat Menanam dari dinas Kehutanan ini, terutama untuk kelompok tani binaan desa kami yaitu gembel kreatif," ucapnya. 

Cecep mengatakan, Kelompok Gembel Kreatif ini merupakan kelompok tani binaan Desa Kadipaten yang menerima program ketahanan pangan dari anggaran Dana Desa (DD).

Cecep mengaku bersyukur karena kelompok tani saat ini berjalan baik dengan menanam kopi dan jeruk serta diharapkan kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan yang berkelanjutan, sehingga tidak hanya bermanfaat untuk generasi saat ini tetapi juga bagi generasi mendatang.

Selain itu, kata Cecep, pihaknya juga berharap pemerintah kabupaten, provinsi ataupun pusat bisa terus mendorong program ini secara berkesinambungan dengan saling mendukung. 

"Sehingga kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang pun nantinya dapat terlaksana dengan baik," imbuhnya. 

Ditempat yang sama, Penyuluh Kehutanan dari Cabang Dinas Kehutanan wilayah VI Tasikmalaya, Endas mengungkapkan, untuk kegiatan Jumat Menanam yang dilaksanakan di blok Sampalan desa Kadipaten pada hari ini, pihaknya menanam jenis pohon kayu Manglid dan  Jeruk Limo.

Ia bersyukur karena kegiatan ini sudah bejalan bukan hanya kali ini saja namun sudah laksanakan di beberapa blok, sehingga diharapkan adanya kontribusi dari berbagai pihak untuk pengadaan bibit terutama bibit kayu kayuan ataupun mangga.

"Mari kita berkontribusi untuk penghijauan lingkungan sebagaimana yang telah di jelaskan dalam edaran gubernur dalam program Jumat Menanam," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, untuk berkontribusi dalam bibit ini tentunya dalam Surat Edaran (SE) Gubernur juga sudah dijelaskan, diantaranya melaksanakan pernikahan, ulang tahun, lukus sekolah, naik pangkat dan jabatan ataupun dalam memperpanjang pajak kendaraan silahkan berkontribusi dengan bibit tanaman.

Untuk pelaksanaan Jumat Menanam di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, jelas Endas, hari ini sudah dilaksanakan di Kecamatan Kadipaten, Salawu, Cikatomas, Jatiwaras dan Kecamatan Purabaratu Kota Tasikmalaya, yang merupakan wilayah binaan cabang dinas kehutanan wilayah VI Tasikmalaya.

Ia berharap, dengan Program “Jumat Menanam” ini kedepannya dapat memberikan pendapatan tambahan bagi masyarakat apalagi yang mengelola dan masyarakat terus bisa berkontribusi dengan penanaman untuk kedepannya.

"Karena cuaca saat ini sudah berubah apalagi pada musim kemarau, dengan penanaman bibit tanaman ini dapat berdampak positif pada kehidupan masyarakat," pungkasnya.(anwarwaluyo)

FORWAPI Kecam Keras Aksi Penganiayaan Terhadap Wartawan di Kota Banjar

PANGANDARABNEWS.COM/TASIKNEWS - Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) mengecam keras aksi tindakan penganiayaan yang menimpa  seorang Jurnalis dari tabloid Pamor Yulianto, yang terjadi di Kota Banjar. (09/20/24)

Seperti disampaikan Ketua FORWAPI, Halim Saepudin, kekerasan pada jurnalis tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta menjadi duka mendalam bagi seluruh profesi di jurnalis.

"Saat kejadian Yulianto sedang menjalankan tugasnya sebagai jurnalis yang notabene dilindungi undang-undang, malah menjadi korban penganiayaan oleh oknum tertentu," ungkap Halim.

Halim menjelaskan, insiden ini tentunya menjadi sorotan sesama satu profesi karena peran Jurnalis sebagai pilar demokrasi dalam memberikan informasi yang objektif dan bebas dari tekanan.

Menurutnya, FORWAPI juga akan mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.

"Kami tidak bisa mentolerir tindakan kekerasan terhadap wartawan karena tugas wartawan adalah melaporkan fakta dan informasi kepada masyarakat bukan menjadi target kekerasan," tegasnya.

Selain itu, kata Halim, FORWAPI juga mengajak seluruh insan pers untuk tetap bersatu dan menjaga solidaritas dalam menghadapi ancaman kekerasan yang kerap mengintai profesi jurnalistik serta berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan semua pihak bisa lebih menghargai tugas jurnalis dalam menjalankan fungsinya.

"Dalam melaksanakan tugas, jurnalis tentunya akan mentaati dan mempedomani pada undang-undang PERS tahun 1999, dimana pada Bab III Pasal 7 ayat 2 Wartawan memiliki dan mentaati kode etik jurnalistik," jelasnya.(anwarwaluyo)

Banyak Berita Hoaks, Terkait Mega Trus Sebaiknya Masyarakat Ikuti Info BMKG

PANGANDARANNEWS.COM -  Terkait beredarnya informasi tentang potensi Megathrust yang membuat resah masyarakat, pihak BMKG menegaskan bahwa informasi tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar ilmiah yang valid.

Seperti ditulis di laman situs resmi BMKG, sebagai lembaga resmi pemerintah mempunyai tugas memantau aktivitas gempa bumi serta memberikan peringatan dini tsunami, BMKG selalu menyampaikan informasi yang berdasarkan data ilmiah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pihak BMKG juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang bersumber dari pihak-pihak yang tidak resmi dan tidak bertanggung jawab serta memastikan untuk mendapatkan informasi yang valid mengenai gempa bumi, tsunami, dan potensi bencana lainnya hanya dari BMKG.

Tak hanya itu, pihak BMKG juga menyarankan agar masyarakat selalu merujuk pada sumber resmi seperti website BMKG atau aplikasi mobile Info BMKG.

BMKG mengingatkan, masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat dalam penanganan bencana serta tidak perlu panik pada berita yang belum jelas kebenarannya.
(sumber, BMKG)

Lomba Burung Berkicau "Piala Dandim 0625/Pangandaran Cup I, Warnai HUT ke-79 TNI

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di Dusun Wonoharjo Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran, masih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0625/Pangandaran menggelar turnamen lomba burung berkicau bertajuk "Piala Dandim 0625/Pnd Cup I". (06/10/24)

Di depan para peserta kontes Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.IP pun langsung untuk membuka acara tersebut, dan secara simbolis menyerahkan piala kepada para pemenang lomba sebagai bagian dari perayaan HUT TNI yang ke-79.

Dalam sambutannya Dandim menyampaikan, TNI khususnya Kodim Pangandaran bersama para penggemar burung berkicau sengaja melaksanakan kegiatan lomba ini. 

Kegiatan ini, ujar Dandim, tentunya akan sangat bermanfaat untuk menyejukkan hati serta menghilangkan stres setelah beraktivitas dengan mendengarkan kicauan burung. 

"Kegiatan ini sekaligus untuk memeriahkan HUT TNI ke-79. Semoga TNI selalu ada bersama rakyat dan selalu di hati rakyat," ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa hobi memelihara burung berkicau kini tidak lagi hanya menjadi milik kaum bangsawan atau mereka yang berkecukupan secara finansial, seperti jaman dulu. Namun sekarang memelihara burung bersuara merdu ini sudah menjadi hobi yang diminati berbagai kalangan masyarakat. 

Selain sebagai sarana relaksasi dan pelepas stres, hobi ini juga memiliki potensi usaha yang menjanjikan.

Turnamen ini tidak hanya sekedar kompetisi, tetapi, kata Dandim, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan burung kicau khususnya di Kabupaten Pangandaran.

"Saya berharap burung-burung ini tidak mengalami kepunahan, dan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi pariwisata lokal," imbuhnya.***


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Sejumlah Anggota Kodim 0625/Pangandaran Terima Korp Raport Kenaikan Pangkat

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di Lapangan Paraduta Siliwangi, Jl. Raya Parigi - Cigugur, Cintakarya, Kecamatan Parigi, jajaran Kodim 0625/Pangandaran menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dipimpin Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0625/Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.IP.(01/10/24). 

Usai upacara, acara pun dilanjutkan dengan Korp Raport kenaikan pangkat anggota Kodim untuk periode 1 Oktober 2024.

Dalam amanatnya Dandim menyampaikan, kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan atas prestasi kerja, dedikasi, dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh seluruh prajurit di lingkungan TNI.

 "Saya ucapkan selamat kepada seluruh anggota yang memperoleh kenaikan pangkat dan perlu dicatat, kenaikan pangkat ini bukanlah sesuatu yang diberikan begitu saja melainkan hasil penilaian pimpinan atas kinerja dan dedikasi yang telah anda diberikan," kata Dandim.

Untuk periode kenaikan pangkat 1 Oktober 2024, Dandim menyebut, ada satu Pama (Perwira Menengah) yang naik pangkat dari Kapten menjadi Mayor (penghargaan) yaitu Mayor Inf Jamino.

Selain itu, ada 15 Bintara yang naik pangkat termasuk dari Pelda ke Peltu, Serka ke Serma, Sertu ke Serka, dan Serda ke Sertu.

Dan kenaikan pangkat ini juga diterima oleh beberapa prajurit Tamtama, di antaranya satu orang naik dari Kopda ke Koptu, satu orang dari Praka ke Kopda, satu orang dari Pratu ke Praka, dan satu orang dari Prada ke Pratu.

Dandim juga berharap kenaikan pangkat ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam rangka kemajuan satuan.

"Saya berharap dengan kenaikan pangkat ini para prajurit akan lebih bersemangat dan berkomitmen dalam melaksanakan tugas khususnya demi kemajuan Kodim 0625 Pangandaran," tegasnya.***


Warga Tugu Raja Ramai-Ramai Tolak pembangunan Rumah Duka RS TMC Kota Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sejumlah warga Kelurahan Tugu Raja Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, siang tadi melakukan aksi penolakan terkait pembangunan Rumah Duka yang dibangun oleh RS TMC di Jalan KH Lukmanul Hakim diatas tanah 1260 m² dengan luas bangunan 924,60 m² yang selama ini menjadi polemik di masyarakat pasalnya pembangunan yang saat ini sedang berjalan mendapatkan aksi penolakan dari warga sekitar Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Warga juga menuntut transparansi terkait dengan perijinan karena dalam pembangunan rumah duka ini sempat terjadi penolakan dari warga pada tahun 2019 lalu,

tapi anehnya seiring waktu berjalan pembangunan tersebut kembali dilaksanakan tanpa ada sosialisasi lagi kepada masyarakat sekitar.

Menurut kordinator aksi, Devi, aksinya ini untuk silaturahmi sekaligus ingin mengetahui ijin pembangunan rumah duka ini, karena sebagian warga tidak mengetahui masalah pembangunan ini.

Disoal sosialisasi sebelum dilaksanakan pembangunan, Devi mengatakan, sosialisasinya disampaikan tapi  ke warga lain atau orang orang tertentu.

"Jadi kebanyakan warga di sini banyak yanh tidak mengetahui,” ucap Devi.(30/09/24)

Devi menyebut, atas nama warga ia pun mempertanyakan ijin serta menuntut pemberhentian sementara pembangunan rumah duka sambil menungg pengkajian terkait perijinannya.

Dan jika pembangunan kembali berjalan, menurutnya, akses keluar masuk pintu di belakang (Jl.Lukmanul Hakim) supaya ditutup dan hanya menggunakan akses jalan dari Jl. Hz Mustofa.

Masih di tempat yang sama, warga lainnya, Asep mengungkapkan, selama ini pihak RS TMC tidak transparan dalam pembangunan Rumah Duka ini, salah satunya tidak dipasangnya spanduk pembangunan.

Padahal, kata Asep, pembangunan ini bergesekan dengan masalah keyakinan masyarakat dan sangat sensitif ada gejolak sosial di masyarakat.

"Tidak ada pemberitahuan sama sekali dan tidak ada sepanduk di sini sedang dibuat rumah duka, kami jadi bertanya-tanya, ada apa ini?,” ucap Asep.

Harusnya terang dia, RS TMC datang ke masyarakat dengan memperlihatkan ijin, karena dasar dari membuat ijin itu adalah ijin dari warga samping kiri, kanan, depan dan belakang.

Tapi kenyataannya ke warga yang paling dekat pun tidak ada sosialisasi untuk pembuatan rumah duka ini, dan ini sangat disayangkan.

Asep juga mengatakan, saat pihak TMC dalam pertemuan di kelurahan m berkomitmen akan memberhentikan sementara proses pembangunan, tapi kenyataannya tetap membangun.

"Saya juga heran kenapa sebagian tokoh masyarakat yang tadinya menolak kini seolah olah diam," imbuhnya.

(anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN