Dukung Program Penguatan Fungsi Penyuluh Agama, Bupati Pangandaran Diganjar PAI Award 2024

PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Kabupaten Pangandaran H. Jeje Wiradinata beberapa waktu lalu mendapatkan penghargaan dan dianugerahkan sebagai kepala daerah yang telah berpartisipasi mendukung Program Penguatan Fungsi Penyuluh Agama dan Pembentukan Kampung Moderasi Beragama,  dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bagian  Kesra Sekretariat Daerah (setda) Kabupaten Pangandaran H. Usep Ependi, S.Pd., M.Pd, mewakili Bupati Pangandaran pada acara Penyuluh Agama Islam Award Tahun 2024, bertempat di El Hotel, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (21/8/24)

Saat dikonfirmasi, Usep Ependi membenarkan, Penyuluh Agama Islam (PAI) Award 2024 merupakan langkah Kementerian Agama (Kemenag) dalam memberi apresiasi dan memperkuat peran strategis PAI.

Acara tahunan ini, kata Usep, tidak hanya menjadi ajang penghargaan bagi kinerja penyuluh agama tetapi juga menjadi momentum dalam menemukan dan mengembangkan praktik-praktik terbaik (best practice) yang dapat dijadikan landasan untuk merencanakan langkah-langkah ke depan.

"PAI Award 2024 merupakan ajang penghargaan dengan 8 kategori yang berfokus pada prestasi penyuluh agama Islam," jelas Usep.(24/08/24)

Kategori-kategori tersebut, terang Usep, meliputi Peningkatan Literasi Al-Qur’an, Pendampingan Kelompok Rentan, Kesehatan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Penegakan Hukum, Pelestarian Lingkungan, Metode Penyuluhan Baru dan Penguatan Moderasi Beragama.(hiek-std)

Banyak Destinasi Yang Bisa Dikunjungi, Jadi Salah Satu Daya Tarik Wisata Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Tak hanya wisata pantai saja yang diburu wisatawan yang datang, namun sejumlah destinasi (tujuan) wisata lainnya yang ada di Kabupaten Pangandaran kini sudah dikenal dan menjadi tujuan pengunjung.

Selain wisata pantai Karapyak di Kecamatan Kalipucang, Tanjung Cemara di Desa Sukaresik Kecamatan Sukaresik, pantai Batuhiu di Desa Ciliang Kecamatan Parigi, pantai Bojongsalawe Kecamatan Parigi, pantai Batukaras Kecamatan Cijulang hingga pantai paling barat pantai Madasari di Kecamatan Cimerak, ada juga wisata lainnya selain wisata laut. Sebut saja, obyek wisata Citumang di Desa Bojong Kecamatan Parigi, Green Canyon di Kecamatan Cijulang, Santirah di Desa Selasari Kecamatan Parigi, Sungai Ciwayang di perbatasan Kecamatan Cigugur-Parigi dan masih banyak lagi obyek wisata lainnya.

Banyaknya destinasi wisata ini tentu menjadi pilihan wisatawan yang datang ke Pangandaran, bahkan tren wisata kuliner pun kini sudah menjadi buruan para penikmat makanan berbahan baku sea food.

Spot-spot pusat jajanan cemilan  dengan olahan hasil laut pun banyak tersaji di kios-kios yang ada di kawasan pantai timur, tepatnya di sekitar Tepat Pelelangan Ikan (TPI) dan tempat lainnya.

Menurut salah seorang warga Desa Pananjung, Yanyan Hendrayana, sekarang sudah saatnya daerah atau desa-desa di Kabupaten Pangandaran yang mempunyai potensi wisata   lebih dikembangkan, karena dengan infrastruktur yang ada ini dimungkinkan potensi wisata tersebut bisa lebih dieksplore.

Dimulai oleh pemerintahan desa dengan melibatkan warga, kata Yanyan, lokasi wisata itu bisa dikemas dengan tetap mempertahankan ciri khas dan kearifan lokal yang ada di masing-masing desa.

"Saya berharap khasanah pariwisata di Pangandaran semakin kaya dan bisa layak jual," ungkapnya.(30/08/24)

Ia menambahkan, Pemkab Pangandaran bisa membantu dengan ikut mempromosikan obyek wisata yang ada di desa ini, sehingga ada sinergitas yang khusus mengurus pariwisata baik di tingkat desa hingga ke pemerintah daerah.

Jika sudah demikian, pada ujungnya m pemberdayaan warga pun akan tercipta baik para pemuda yang menjual jasa menjadi pemandu, ibu-ibu dengan olahan makanan produksi rumahan dan potensi lainnya untuk mendukung keberadaan obyek wisata yang ada di desa.

"Saya membayangkan ke depan, trent wisata pedesaan ini akan menjadi tujuan utama wisatawan di Pangandaran," ucapnya.

Yanyan mengaku, selama ini memang yang menjadi andalan Pangandaran ini wisata pantai. Padahal jika dikemas dengan baik, bukan tidak mungkin ada harmonisasi antara wisata pantai, sungai, wisata minat khusus dan varian wisata lainnya dengan dimulai dari desa.(hiek)

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Leuwikeris Senilai Rp3,5 Trilyun Di Perbatasan Tasik-Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Presiden Joko Widodo dengan didampingi Pejabat Bupati (Pj) Ciamis Engkus Sutisna dan Bupati Tasikmalaya Ade Sigianto, melakukan kunjungan sekaligus untuk meresmikannBendungan Leuwikeris yang berlokasi di Desa Ancon Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya.(29/8/24).

Kedatangan Jokowi beserta Ibu Negara Iriana dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono sekitar pukul 11.15 WIB, turut disertai pula pejabat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya. 

Kehadiran para petinggi negara ini menandai momen bersejarah pembangunan infrastruktur Bendungan Leuwikeris yang terletak di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis ini juga ditandai dengan pemasangan replika kujang, senjata tradisional khas Jawa Barat yang melambangkan kekuatan dan kebudayaan lokal.

Di depan para undangan yang hadir Jokowi menyampaikan,  hari ini sengaja datang untuk meresmikan Bendungan Leuwikeris serta modernisasi dan rehabilitasi daerah irigasi di Provinsi Jawa Barat.

"Dan ini juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur yang mendukung berbagai kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Jokowi menyebut, pembangunan Bendungan Leuwikeris ini menelan anggaran terbesar selama masa jabatannya sebagai Presiden, mencapai Rp 3,5 triliun.

Bendungan ini merupakan bendungan dengan biaya paling besar dibandingkan bendungan lain yangada, karena biasanya biaya pembangunan bendungan berkisar antara Rp800 miliar hingga Rp1,5 triliun saja.

Jokowi berharap bendungan ini akan mampu memberikan manfaat multifungsi yang signifikan, termasuk sebagai sumber air baku, penyedia air irigasi, pengendalian banjir, serta pembangkit listrik. Dan harapan ini menunjukkan betapa pentingnya proyek ini bagi perkembangan wilayah sekitarnya.

Dia juga mengatakan, Bendungan Leuwikeris dirancang untuk mengairi daerah irigasi seluas 11.200 hektare, dengan kapasitas tersebut diharapkan para petani di wilayah ini akan merasakan manfaat yang besar dari peningkatan kapasitas irigasi yang disediakan oleh bendungan ini.

Selain itu, imbuhnya, keberadaan bendungan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di kawasan ini serta bisa mengurangi risiko banjir yang kerap melanda.

"Bendungan ini juga akan menjadi sumber energi terbarukan melalui pembangkit listrik yang ada," tandasnya.(anwarwaluyo)


Dengan Jargon Melesat Pasangan Citra-Ino Yakin Menang Di Pilkada Pangandaran 2024

PANGANDARANNEWS.COM – Dengan diantar ribuan relawan dan simpatisan sekitar jam 14.00 WIB, Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran H Citra Pitriyami dan H Ino Darsono resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran.(29/08/24)

Pasangan Citra-Ino yang tampak kompak dengan memakai setelah kemeja putih dan celana hitam serta keduanya pun nampak mengenakan selendang batik khas Kabupaten Pangandaran, datang diantar Ketua DPC PDIP Pangandaran H Jeje Wiradinata, pengurus, kader dan simpatisan partai berlambang banteng tak ketinggalan juga penyanyi top Cakra Khan yang merupaka adik kandung Citra turut mengantarkan pasangan ini. 

Usai penyerahan berkas  yang dinyatakan KPU telah memenuhi syarat, dalam konfrensi Pers, Citra mengaku selama ini dianggap tidak mempunyai kemampuan untuk mengurus tata kelola pemerinatahan.

Padahal, menurutnya, pengalaman 5 tahun duduk di DPRD membuat dirinya yakin dan mampu untuk memenuhi apa yang diinginkan masyarakat.

“Saya bersama rekan anggota DPRD lainnya kan sering bertemu langsung masyarakat, sehingga aspirasi serta keinginan masyarakat tersebut insaalloh saya pahami, “ucapnya.

Dengan jargon Melesat, yang artinya Melanjutkan Lebih Pesat, Citra yakin akan memenangkan Pilkada Kabupaten Pangandaran yang akan dilaksanakan pada 27 Nopemebr 2024 mendatang.

“Tanggal 15 September mendatang saya pun akan segera mengajukan pengunduran diri dai DPRD,” jelasnya.(Tn-Isis)






Pasloh H. UJANG ENDIN INDRAWAN-Dadang Solihat (HUDANG) Siap Kami Siap Menjadi Lokomotif Perubahan Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Diantar ribuan massa pendukungnya, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Buparti Kabupaten Pangandaran yang memiliki jargon “Hudang” (H Ujang Endin Indrawan-Dadang Solihat) sekitar jam 16.00 WIB datang ke  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran untuk melakukan pendaptaran.(29/08/24)

 Seperti diketahui, sebelumnya berangkat ke KPU paslon  Ujang Endin dan Dadang Solihat menggelar Deklarasi Pemenangan yang dilaksanakan di alun alun Parigi yang turut dihadiri Sekretaris DPP PPP dan Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya Kh Asep Maosul Affandi, Tokoh Presedium Pemekaran Kabupaten Pangandaran Supratman, Tokoh NU Den Hilal, Tokoh Masyarakat Jaka Purnama (Sentot), H Ikin, sejumlah Ormas islam, LSM, dan para pimpinan 12 partai politik pendukung serta sekitar sekitar 2000 orang simpatisan.

Di depan ribuan masa pendukung, dalam orasinya H Ujang Endin Indrawan menyampaikan, pihakanya akan menjadi pelaku sejarah dan pelopor majunya kesejahteraan seluruh masyarakat Pangandaran.

Menurutnya, jika ada perubahan dan dengan didukung 12 partai politik, relawan, para tokoh ulama dan masyarakat tak terlewat juga tokoh pemuda, ia yakin pasangan Hudang akan menang.

“Kita harus bersatu mengerahkan pikiran  dan tenaga untuk mencapai kemenangan ini," ucapnya. 

Ia juga menjelaskan, nama pasangan Hudang ini dari bahasa sunda yang bisa diartikan dengan bangun, artinya ayo bangun dan segera bangkit untuk menuju terciptanya Pangandaran sejahtera bagi semua.

Sementara ketua DPC PKB Pangandaran Jalaludin mengajak masyarakat agar bisa memenangkan Pasangan Ujang Endin dan Dadang Solihat menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran. 

Tokoh Presidium Pangandaran, Supratman menambahkan, kehadiran paslon Ujang Endin dan Dadang Solihat ini diharapkan selaras dengan yang dicita cita awal pemekaran Pangandaran, yaitu perubahan. 

Ia juga mengundang masyarakat untuk datang berdiskusi di rumahnya bila masih ada masyarakat yang masih ragu dengan makna perubahan.

 “Mari kita dukung pasangan calon Ujang Endin dan Dadang Okta menjadi Bupati dan wakil Bupati Pangandaran, tentu untuk sebuag perubahan, "tegasnya. (harisfirdaus)


KPU Pastikan Dua Paslon Maju Di Pilkada Pangandaran 2024

PANGANDARANNEWS.COM - Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, hanya dua pasangan calon (paslon) yang mendaptar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2924 di Kabupaten Pangandaran.

Seperti diketahui sebelumnya dikabarkan Ade Ruminah akan ikut mencalonkan diri melalui partainya Golkar, namun di saat-saat terakhir masa pendaftaran paslon ia mengundurkan diri dari pencalonan.

Hasil pantauan, pada hari terakhir tahapan pendaptaran paslon tanggal 29 agustus 2024 paslon Citra Pitriyami-Ino Darsono yang didukung partai politik PDI Perjuangan, PAN, Perindo dan Demokrat sekitar jam 14.00 mendatangi kantor sekretariat KPU Pangandaran yang berlokasi di Dusun Ciokong Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih untuk melakukan proses pendaftaran.

Pada hari yang sama, sekitar jam 14.00 WIB paslon Ujang Endin Indrawan-Dadang Solihat yang didukung partai PKB, Golkar, Gerindra, PKS, PPP, PBB, Hanura, Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Gelora dan Partai Umat, mendatangi KPU untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada Kabupaten Pangandaran yang akan digelar tanggal 27 Nopember 2024.

Usai menerima kedua paslon dalam waktu yang berbeda, Ketua KPU Pangandaran Muhtadin kepada awak media menyampaikan, proses tahapan pendaftaran paslon yang dibuka sejak tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024 jam 23.59 WIB akhirnya hanya dua paslon yang melakukan pendaftaran.

Muhtadin mengatakan, pihaknya juga memastikan bahwa dokumendasi persyaratan yang diserahkan langsung kedua paslon, telah lengkap dan diterima KPU.

Selanjutnya, jelasnya, kedua paslon akan melakukan tes kesehatan yang akan dilaksanakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

"Kenapa tes kesehatan ini harus ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, karena rumah sakit terdekat sarana kesehatannya kurang lengkap," terang Muhtadin.(29/08)

Muhtadin menambahkan, usai semua dokumen diterima selanjutnya akan dilakukan spesifikasi hingga kedua Paslon ini akan ditetapkan pada tanggal 22 Agustus 2024 mendatang.(hiek)

Dua Paslon Bupati-Wakil Bupati Pangandaran Pastikan Lalukan Pendaftaran Di Hari Terakhir Pendaftaran

PANGANDARANNEWS.COM - Hingga memasuki hari kedua tanggal 28 Agustus 2024 tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran,  belum tampak terlihat yang datang ke kantor sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran yang berlokasi di Dusun Cikangkung Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih.(28/08/24)

Menurut Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, diperkirakan hanya ada dua calon yang baru akan melakukan pendaftaran pada esok hari (29/08), sekitar jam 14.00 dan jam 16.00 WIB.

Ia menambahkan, pihaknya akan menerima para paslon ini dengan proses yang sudah dipersiapkan oleh KPU.

"Diantaranya, paslon ini akan kami sambut dengan upacara adat dan lainnya," terangnya.

Disoal ada berapa paslon yang akan mendaptar, Muhtadin menyebut, paling tidak sampai hari ini hanya ada dua paslon yang sudah terkonfirmasi KPU.

Dan dari informasi yang disampaikan secara lisan oleh partai politik ke KPU, kata Muhtadin, paslon yang akan mendaftar antara lain Ujang Endin Indrawan-Dadang Solihat dan paslon Citra Fitriyami-Ino Darsono.

"Untuk pendaptaran di hari terakhir besok akan dimulai mulai jam 8.00 sampai jam 23.59," imbuhnya.(hiek)

Aliansi Umat Islam Pangandaran Temui Kapolres Bahas Perda Peredaran Miras

PANGANDARANNEWS.COM- Sebagai daerah wisata Kabupaten Pangandaran perlu melakukan upaya dan proses dalam menghadapi perbaikan di masyarakat, terutama terkait peredaran minuman keras (miras).

Demikian disampaikan Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K  M.H, saat menerima silaturahmi perwakilan Aliansi Umat Islam Kabupaten Pangandaran, bertempat di kantor SatKabtimas Polres Pangandaran. (2708/24)

Kapolres mengaku sangat senang serta menyampaikan apresiasi kepada perwakilan Aliansi Umat Islam Pangandaran yang sudah berkenan memberikan masukan, karena Polri sangat membutuhkan informasi dari masyarakat terkait tugas dan wewenang dengan keamanan dan ketertiban umum termasuk peredaran miras ini.

"Ini tugas kita bersama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak miras ini, dan tugas ini memang sangat berat bagi kita semua," kata Kapolres.

Namun walau pun dihadapkan dengan tugas berat ini, menurutnya, tugas ini bisa menjadi ladang amal kebaikan sehingga pihaknya akan menindaklanjuti masukan ini serta akan mengintruksikan kepada anggota.

"Namun kami juga akan bertindak sesuai aturan kewenangan kami," jelasnya.

Kapolres juga menyebut, dalam melaksanakan tugas tersebut Polri juga perlu mengikutsertakan TNI dan masyarakat agar terjalin sinergitas dan kebersamaan.

Seperti diketahui, sebelumnya Aliansi Umat Islam beberapa waktu yang lalu meminta kepada para wakil rakyat di DPRD dan dinas terkait untuk menindak lanjuti Perda peredaran miras di Pangandaran khususnya di lokasi wisata mengingat lokasi wisata ini sangat bersinggungan dengan penduduk, lembaga keagamaan dan pendidikan.

Sementara menurut kordinator Aliansi Umat Islam Pangandaran, Iman Nugraha, janji yang pernah disampaikan institusi tersebut kurang memuaskan karena pada audensi sebelumnya yang digelar di aula DPRD ada keputusan bahwa dinas terkait akan menindaklanjuti Perda peredaran miras ini.

Namun kata Iman, ternyata hal tersebut kurang memuaskan karena masih terdapat beberapa pedagang yang secara terang-terangan  memperjualbelikan miras.

Dan saat, imbuh Iman, aliansi datang bersilaturahmi dengan Kapolres baru untuk menindaklanjuti Perda tersebut mengingat kepolisian sebagai ujung tombak stabilitas keamanan di masyarakat.

"Dan kami merasa bangga karena Kapolres kita memiliki semangat yang sama dengan kami," tandasnya.
(harisfirdaus)

Sebuah Kebanggaan Pemdes Dan Masyarakat, Desa Gunungsari Masuk Nominasi Terbaik 1 se-Kab. Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebuah kebanggaan dan raya syukur saat ini dirasakan masyarakat dan Pemerintah Desa Gunungsari Kecamatan Cikatomas, karena raihan prestasi menjadi nominasi 1 desa terbaik di tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

Saat dijumpai PNews di ruang kerjanya, Kepala Desa Gunungsari Irfan adri Nugrah menyampaikan, pihaknya harus siap siaga karena tidak menutup kemungkinan Desa Gunungsari akan menjadi desa kunjungan Study Tiru dari desa lain karena banyak hal yang bisa dipelajari.

"Kami sendiri kedepannya tentu  akan terus berusaha untuk meningkatakan serta mempertahankan apa yang sudah diperoleh serta memberikan yang terbaik selama ini," ungkap Irfan.(26/08/24)

Ia juga menyebut, hal ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pada Pemerintahan di Desa sesuai dengan tupoksi masing-masing serta memotivasi agar lebih profesional dan juga berinovasi di dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

"Dari 9 desa, Gunungsari berhasil meraih peringkat pertama," ucapnya.

Keberhasilan ini tentunya karena dukungan semua elemen yang ikut serta mensukseskan kegiatan ini. Dan untuk itu atas nama Pemerintah Desa Gunung sari, Irfan pun mengucapakan terimakasih atas segala perjuangan yang telah dilakukan selama ini. 

"Mudah-mudahan Pemdes Gunungsari bisa tetap memberikan yang terbaik dari yang terbaik," imbuhnya.(anwarwaluyo)


 

Masuk Tahapan Pendaftaran, Tidak Ada Paslon Bupati-Wakil Bupati Pangandaran Daptar Di Hari Pertama ?

PANGANDARANNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran hari ini melakukan gladi bersih untuk persiapan dimulainya tahapan pendaptaran pasangan calon UI (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, bertempat di Kantor KPU Pangandaran di Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih.(26/08/24)

Dalam konfrensi pers, Ketua KPU Muhtadin yang didampingi Kabag Ops Polres Pangandaran, Personil Kodim 0625/Pangandaran dan Pemda Kabupaten Pangandaran yang diwakili Satpol PP dan Dinas Perhubungan, menyampaikan, semua persiapan untuk pendaptaran paslon ini sudah dikoordinasikan dengan semua stake holder.

Muhtadin mengatakan, semua persiapan dari mulai kedatangan paslon hingga penerimaan berkas pencalonan yang akan diserahkan paslon, semuanya sudah terjadwal dan terkondisikan.

Ia menjelaskan, untuk penyerahan berkas pencalonan yang diperbolehkan masuk ruangan antara lain, paslon, dua orang tim, ketua partai pengusung, sekitar 10-12 orang saja.

"Sementara rombongan pengiring lainnya dipersilahkan duduk di luar ruangan yang sudah kami sediakan," ucapnya.

Ia memastikan paslon harus memberitahu KPU satu hari menjelang pendaftaran, dan ini dimaksudkan agar KPU bisa melakukan persiapan-persiapan.

"Karena paslon ini akan kami sambut dengan upacara adat dan lainnya," ungkapnya.

Disoal apakah dipastikan besok hari sudah ada paslon yang mendaftar, ia mengaku belum bisa memastikannya karena hingga gladi bersih ini usai digelar belum ada satu paslon pun yang menghubungi KPU.

"Tapi walau pun demikian intinya KPU sudah siap menerima pendaftaran paslon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran mulai tanggal 27 besok hingga tanggal 29 Agustus mendatang," tegasnya.(hiek)

 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 4

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");