Petani Kapolaga Di Lima Kecamatan Kabupaten Pangandaran Terima Bantuan Sejumlah Alat Pertanian

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Sekretariat Nasional Badan Usaha Milik Petani Korwil Provinsi Jawa Barat Dusun Sidahurip RT - 02 / RW - 05 Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Kelompok Petani Kapolaga menerima empat jenis bantuan dari pemerintah yang akan disebar di 16  Desa di 5 kecamatan. Dari lima kecamatan tersebut, diantaranya Kecamatan Cimerak,  Cijulang, Parigi, Cigugur dan Kecamatan Langkaplancar. Bantuan yang terdiri dari 4 jenis, diantaranya Mesin Potong rumput, Mesin Spayer, Pupuk Organik Cair, NPK non Subsidi, bersumber dari APBD Tahun anggaran 2022. 

Dalam acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri Hj. Ida Nurlaela Wiradinata mewakili Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Kepala Dinas Pertanian Sutriaman beserta jajaranya dan ratusan petani kapolaga se-Kabupaten pangandaran. 

Usai menyerahkan bantuan, Kepala Dinas Kabupaten Pangandaran Sutriaman menyampaikan, bantuan-bantuan seperti ini memang sudah ditunggu petani, dan walaupun belum maksimal tapi tentu sangat membantu untuk kebutuhan di lapangan" ungkapnya.

Menurutnya pola budidaya kapolaga di Kabupaten Pangandaran sudah muncul pada kegiatan-kegiatan budidaya kapol sehingga diharapkan sektor ini pemasaran hasil panennya bisa lebih di kuatkan. 

"Mungkin BUMP atau koperasi diharapakn bisa menjadi fasilitator kesulitan atau menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan, "ungkapnya. (19/12)

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tirta Galih, Suryadi, menurutnya ia sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran atas perhatian khususnya pada petani kapol. 

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi motivasi agar ke depannya petanbi Kapol Pangandaran  lebih maju. " katanya. (bill)


Geliat Pembangunan Di Desa Margalaksana Disambut Antusias Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya yang berlokasi Jalan Tambakbaya - Cipicung Dusun Tambakbaya dan Dusun Pasangrahan merupakan jalan yang menghubungkan antara Desa Margalaksana Kabupaten Tasikmalaya dan Kelurahan Tanjung Kota Tasikmalaya, sehingga jalan tersebut menjadi jalan alternatif bagi warga yang hendak ke Kota Tasikmalaya, begitu sebaliknya. Pembangunan jalan ini memang sudah diprogramkan untuk pembangunan infrastruktur jalan semi hotmix oleh Pemerintah Desa karena jalan tersebut sangat dibutuhkan warga. 

Perbaikan jalan ini tentu disambut antusias warga, pasalnya jalan tersebut sering dilalui dan tidak sedikit warga meluapkan kegembiraannya dengan memposting poto jalan tersebut di beberapa sosial media. 

Saat dijumpai PNews di ruang kerjanya, Kepala Desa Margalaksana Jaja Hidayat S.Pd.i mengatakan,  program pembangunan infrastruktur jalan yang saat ini dalam tahap pengerjaan memang sangat dibutuhkan warga karena ini untuk menunjang semua sektor mulai dari perekonomian, pertanian serta kelancaran beraktivitas warga yang menjadi pengguna jalan tersebut.

“Semua pembangunan yang kami laksanakan ini dapat dicapai dan diwujudkan berkat peran serta semua warga dan Pemerintah Desa, "ungkap Jaja. (18/12)

Jaja mengatakan, pembangunan ini juga untuk mewujudkan program yang telah ditentukan pemerintah pusat serta sesuai komitmen pemerintah agar mengalokasikan Dana Desa (DD) yang dikucurkan ke Desa Margalaksana tepat sasaran dan penerapan secara baik dan maksimal sesuai anggaran yang ada.

Dan semua, kata Jaja juga selaras dengan apa yang diamanatkan Undang-Udang Desa No 6 Tahun 2014 dan PP No 60 Tahun 2014, yang mengamanatkan DD ini diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. 

“Dua hal ini harus seimbang karena pembangunan infrastruktur dapat juga mendukung pembangunan apa saja di masyarakat, "imbuhnya.

Jaja menambahkan, dan untuk tahun ini Pemerintah Desa Margalaksana mengalokasikan DD tahap 3 tahun 2022 ke infrastruktur jalan,  untuk memaksimalkan volume pengerjaan ini juga anggarannya ditambah dari Penghasilan Asli Desa (PADes).

Selain jalan yang dibangun dengan perbaikan, menurut Jaja Pemdes Margalaksana juga membangun sarana pendidikan untuk meningkatkan sumberdaya manusia, DD ini sudah dialokasikan yang direalisasikan dengan kegiatan yang dalam tahap pengerjaan dan sudah sesuai perencanaan yang terurai dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Jaja juga berharap, mudah-mudahan Desa Margalaksana bisa lebih maju sesuai komitmen baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya agar tahun ke tahun semakin lebih baik.

“Dalam hal pembangunan ini tentu kami juga butuh kerjasama semua aparatur desa, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh masyarakat, Para Alim Ulama, Kepemudaan, ormas dan media agar semua bisa bekerja dengan baik tanpa kendala, “pungkasnya. (amirsaripudin)


Syukuran dan Doa Bersama Awali Pembukaan Akuarium Indonesia Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang masa liburan sekolah, natal dan tahun baru, Aquarium Indonesia Pangandaran yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Cikidan Desa Babakan Kabupaten pangandaran adakan soft louncing.(17/12)

Bangunan PIAMARI akuarium Indonesia pangandaran diketahui belum 100% rampung pengerjaan, namun atas tuntutan dari masyarakat kini akuarium raksasa sudah di buka dan mulai bisa di nikmati para wisatawan.

Terlihat dari beberapa bangunan yang masih dalam proses pengerjaan hingga akses jalan menuju lokasi masih belum layak di gunakan para pengunjung.

Seperti disampaikan Kepala Badan Riset dan SDM kelautan Perikanan Kementrian KKP Indonesia, ia mengakui saat ini belum ada perubahan yang signifikan namun karena tuntutan masyarakat yang ingin berkunjung kesini, maka akuarium pun mulai dibuka.

Dikatakan Nyoman, untuk grand louncing diperkirakan akhir bulan maret 2023 atau awal bulan april mendatang yang akan dihadiri langsun oleh Mentri Kelautan dan Perikanan beserta Susi Pudjiastuti selaku inisiator pembangun PIAMARI pada waktu itu.

"Saat grand louncing nanti,  bapak-bapak dan ibu-ibu akan melihat perubahan-perubahan yang benar-benar akan menyajikan nuansa akuarium laut terbesar di Indonesia" katanya.

Untuk saat ini, kata Nyoman, memang belum ada perubahan yang, dan baru ada kolam sentuh, akuarium air tawar yang begitu panjang dan akuarium air laut.

Ia menambahkab, misi dari pembangunan akuarium PIAMARI masih tetap sama, memberikan edukasi dan menjadi daerah wisata dan daerah konservasi untuk masyarakat.

"saya kira ini masih tetap sama sesuai dengan misi yang direncanakan awal, " jelas Nyoman.

Nyoman mengatakan, dan untuk oprasianalisai akuarium ini tentu memerlukan dukungan semua pihak, seperti dukungan dari Pemda Pangandaran serta semua kementerian diharapkan juga turut berperan sehingga nantinya akuarium ini bisa menjadi penggerak ekonomi bagi kemajuan pariwisata di Pangandaran.

Nyoman juga mengatakan, untuk kedepanya Akuarium Indonesia Pangandaran akan dilengkapi dengan digitalisasi yang menyajikan informasi ikan atau ekosistem yang semuanya berbasis touch screen. Sehingga pengunjung yang datang tinggal menyentuh layar yang ada di sini.

"Dan pengunjung pun langsung dapat memperoleh informasi lengkap terkait ikan-ikan yang disajikan di akuarium ini, "jelas Nyoman.

Dilokasi yang sama Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, namun saat ini sebelum grand louncing semua sudah bisa dinikmati.

Jeje menjelaskan, biaya untuk tiket berpariatif yaitu pada hari sabtu dan minggu sebesar Rp 50ribu.

"Tapi khusus untuk warga Pangandaranalau saya minta subsidi, "ucap Jeje. (Bill)

Aquarium Indonesia Pangandaran Gelar Acara Sukuran dan Doa Bersama

Jeje Wiradinata: "Untuk pengunjung Asal Pangandaran, Ada Subsidi Untuk Pembelian Tiket"


PANGANDARANNEWS.COM
- Setelah terhenti sejak pembangunanya di tahun 2018  kini aquarium piamari yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Cikidang di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, telah bertranspormasi menjadi Aquarium Indonesia Pangandaran yang sekarang mulai dibuka untuk umum.

Pembukaan atau soft opening Aquarium Indonesia Pangandaran ini ditandai dengan digelarnya acara sukuran dan doa' bersama tanggal 16 sesember 2022 yang dihadiri perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PUPR, Bupati Pangandaran bersama Forkopinda Kabupaten Pangandaran serta sejumlah anak yatim.

Dalam sambutannya Kepala Badan Riset dan SDM kelautan perikanan Kementrian KKP Indonesia, doktor i Nyoman Radiarta, menyampaikan,  pengelolaan aset Piamari menjadi Aquarium Indonesia Pangandaran ini diserahkelolakan sepenuhnya kepada pihak ke 3, perusahaan bernama Tridaksa Banyu Raksa yang berkedudukan di jakarta.

"Perusahan ini nantinya yang akan menjadi pengelola aquarium terbesar se Indonesia ini, "ujar Nyoman.

Diakui Nyoman, saat ini jenis ikan yang ada di akuarium memang belum kumplit, tapi pihak pengelola terus akan menata serta melengkapinya hingga nanti pada bulan Maret 2023 dilakukan grand opening yang akan dihadiri langsung Menteri Kalautan dan Perikanan.

Selain menyediakan aneka sepesies satwa laut, ucapnya, dengan membeli tiket seharga Rp 50 ribu, di Aquarium Indonesia Pangandaran pengunjung bisa bersantai bersama keluarga.

Tak hanya aquarium, disini juga dilengkapi ini dengan sarana hotel yang terletak di bangunan lainnya.

"Tentu ini akan menambah kenyamanan pengunjung, karena selain bisa melihat aneka satwa laut juga menikmati suasana alam pantai Pangandaran, "imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, keberadaan Aquarium Indonesia Pangandaran ini tentunya bisa melengkapi destinasi wisata yang ada di pangandaran.

Akuarium ini juga diharapkan bisa menjadi wahana hiburan masyarakat serta bisa menjadi khasanah ilmu pengetahuan bagi para pelajar untuk menambah wawasan terkait kemaritiman, karena Aquarium ini akan menjadi obyek wisata edukasi.

"Dan husus untuk pengunjung asal Pangandaran pemda berjanji akan memberi subsidi sehingga tiket tanda masuk pun bisa terjangkau masarakat, " kata Jeje. (hiek)

Ketua Divisi KPU Pangandaran Ikuti Bintek Penggunaan Aplikasi SILON


PANGANDARANNEWS.COM - Beberapa hari lalu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Andis Dedi, Kasubbag Teknis Parhumas, Waluyo beserta Operator menghadiri Bimbingan Teknis penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SILON) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilihan Umum tahun 2024 yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Barat bersama KPU kabupaten/Kota di Jawa Barat. (15/12). 

Kegiatan ini dibuka langsung Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Rifgi Alimubarok dan dipandu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Barat, Endun Abdul Hag. Turut hadir Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar, Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat, Undang Suryatna Anwar, Ketua Divisi Perencanaan, Nina Yuningsih, dan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Achmad Syaifudin Rahadhian beserta jajaran sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya Rifgi berpesan, diharapkan para Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat, dan Operator Sistem Informasi Pencalonan (SILON) KPU Kabupaten/Kota yang hadir untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan dalam proses tahapan verifikasi administrasi bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilihan Umum tahun 2024. (PNews/KPUPND)


STITNU Al-Farabi Pangandaran Lepas Wisudawan Ke 4 tahun 2022


pangandarannews.com - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al-Farabi Kabupaten Pangandaran melaksanakan kegiatan pelepasan wisudawan dan wisudawati Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di Aula Kampus STITNU Al-Farabi.(14/12)

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua STITNU, Drs. Asep Saepurrohman S.Pd.,M.M, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Ahmad Hapidin, S.H., M.Pd, Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Yayat Hidayat, S.Pd.I., M.Pd.I, Ketua Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Imas Masitoh, S.Pd.I., M.Pd, Ketua Ikatan Alumni STITNU Al-Farabi Pangandaran, Soleh Hidayat, S.Pd, seluruh ketua Organisasi STITNU Al-Farabi Pangandaran, dan seluruh wisudawan tahun 2022. 

Menurut Ketua BEM STITNU Ujang Sirojul Fauzi, Kegiatan ini merupakan bentuk wadah silaturahim mahasiswa dengan kampus setelah selesai melakukan kewajibannya. 

Kegiatan ini juga, kata Ujang, merupakan momentum istimewa bagi sahabat-sahabat mahasiswa akhir yang akan diwisuda, karena merupakan akhir dari proses selama 4 tahun lamanya.

"Pasca lulus bukan berarti putus hubungan dengan kampus, tapi harus memiliki kecintaan lebih terhadap almamater dengan menjaga nama baik lulusan” Ujarnya.

Ditempat yang sama Ketua IKA STITNU Soleh Hidayat, S.Pd, menyaampaikan, antara alumni STITNU tidak boleh memutuskan komunikasi dengan kampus, dan ini harus dijadikan sebagai jembatan awal untuk mensosialisasikan kampus dan menjadikan STITNU sebagai kawah candradimuka untuk terciptanya ilmuwan-ilmuwan yang mampu menyongsong kemajuan khususnya di Kabupaten Pangandaran. 

Soleh mengatakan, ada ratusan alumni STITNU Al Farabi Pangandaran yang tersebar di tiap desa di Kabupaten Pangandaran, dan ini tentu menjadi salah satu kekuatan untuk menciptakan tata peradaban Kabupaten Pangandaran yang lebih maju.

"Saya berharap lembaga berkenan memberikan spirit, arahan dan memberikan perintah kepada alumni tentang apa yang harus kita lakukan untuk kampus STITNU Al-Farabi dan Kabupaten Pngandaran ini, " ungkapnya.

Sementara dalam sambutannya Ketua STITNU Al-Farabi Pangandaran Drs. Asep Saepurrohman menyampaikan, lulusan STITNU harus ikut serta dalam sosial kemasyarakatan dan bisa menjadi agen sekaligus leader dalam membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar dan mampu tumbuh walaupun ditanam ditanah yang tandus.

Soleh menegaskan, kedepan STITNU memasuki tahapan akreditasi dan akan melakukan penambahan prodi baru, target 2024 akreditasi B  dan penambahan prodi baru bisa terealisasi, dan 2027  menjadi universitas.

"Sekarang kalian sudah bukan mahasiswa lagi tapi sudah menjadi sarjana, semoga ilmu yang kalian dapat dari STITNU bisa bermanfaat karna selama 4 tahun tidaklah mudah untuk mencapai titik ini, "pungkasnya.(yusupsidik)

Pengusaha Cafe Tuntut Kejelasan Pemda Pangandaran Usai Usahanya Ditutup


PANGANDARANNEWS.COM - Para pengusaha yang bergerak di sektor hiburan (cafe) yang pada beberapa waktu lalu tempat usahanya ditutup Pemda Kabupaten Pangandaran, kembali mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran untuk

meminta kejelasan nasib mereka kedepanya, apakah bisa buka kembali jika menempuh izin terlebih dahulu.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata beberapa waktu lalu, empat hiburan malam atau cafe yang ditutup ini terindikasi mepakukan praktek maksiat, diantaranya prostitusi.

Semnetara menurut perwakilan pengusaha cafe Ujang Bendo, pihaknya memberi waktu selama 6 hari kepada DPRD dan pemerintah untuk memberi jawaban terkait ketidakkepastian nasib pengusaha cafe yang usahannya ditutup ini. 

"Karena saya sudah mencoba untuk membuat model perizinan bagi usaha cafe ini, sudah disampaikan tadi, "ucapnya. (14/12).

Namun menurutnya, model perizinan tersebut belum tentu diterima atau tidak, dan ini tergantung musyawarah dengan Pemkab Pangandaran diterima atau tidaknya.

Ia menjeaskan, perizinannya sendiri mengacu pada Perda Nomor 12 tahun 2015 soal perizinan, jadi setelah ditempuh perizinan ini akan seperti apa.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pangandaran Adang Sudirman membenarkan ada sejumlah pengusaha cafe yang meminta kepastian jika usaha mereka akan ditutup permanen.

"Yang mereka tanyakan, kalau mau ditutup permanen apa solusi bagi mereka, kalau ditutup sementara kapan dibukanya, " jelas Adang.

Adang sendiri mengaku tidak bisa memberikan jawaban terkait hal tersebut dan pihaknya saat ini hanya menampung aspirasi saja.

Ia menambhkan, dalam enam hari kedepan Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran akan berkoordinasi dengan pemda untuk membahas hal ini. Dan DPRD pun kini sedang membahas beberapa rancangan peraturan daerah (Perda) yang berkaitan dengan izin usaha hiburan malam. Seperti, Raperda penyelenggaran izin berusaha, Raperda tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan, Raperda tentang bangunan gedung, raperda tentang perubahan kelima atas perda No 31 Tahun 2016 tentang perbentukan susunan perangkat daerah, raperda tentang perubahan atas peraturan daerah no 15 Tahun 2022 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol.(PNews)

Pemkab Ciamis Beri Subsidi Harga Sembako Pada Kegiatan Pasar Murah

Kabid Perdagangan, Asep Sulaeman

pangandarannews.com/ciamisnews - Sesuai arahan presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 bahwa setiap daerah agar mengalokasikan dua persen Dana Alokasi Uinum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk mengantisipasi kemungkinan potensi kenaikan harga di daerah, Pemda Kabupaten Ciamis melalui Dinas Koperasi Perdagangan UMKM (Dindagkop UMKM) pun menggelar Operasi Pasar Murah Bersubsidi. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan terdampak kenaikan harga BBM dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-harinya serta sebagai strategi dalam mengantisipasi kenaikan harga bahan-bahan pokok menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Seperti disampaikan Kepala Bidang (kabid) Perdagangan di Disdagkop UMKM Ciamis, Asep Sulaeman, kegiatan pasar murah ini dilaksanakan di 8 kecamatan, diantaranya Kecamatan Cikoneng  Sindangkasih, Cihaurbeuti, Panjalu, Cipaku, Cidolog, Tambaksari dan Kecamatan Lakbok, yang selanjut dari seluruh kecamatan tersebut akan langsung disalurkan ke 72 desa.

Kata Asep  ada 18.932 paket komoditi, dan setiap paketnya terdiri dari 5 kg beras premium, 1 liter minyak goreng kemasan, 1 kg gula pasir dan 1 kg tepung terigu.

"Penyediaan paket komoditi dan pendistribusiannya dilaksanakan bekerjasama dengan Perum Bulog Cabang Ciamis, "terang Asep, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(12/12)

Dalam Operasi Pasar Murah Bersubsidi ini Pemkab Ciamis telah mensubsidi harga komoditi senilai Rp. 56.625,- per paketnya, sehingga masyarakat memperoleh harga yang lebih murah dari harga yang beredar di pasar.

Asep juga berharap Operasi Pasar Murah Bersubsidi dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangka serta dapat menjaga daya beli masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.

"Dengan adanya pasar murah bersubsidi diharapkan bisa membantu masyarakat khususnya untuk memenuhi sembilan bahan pokok, "imbuhnya. (anwarwaluyo)

Terkait Keluhan Keluarga Pasien di Media Sosial, Ini Penjelasan Direktur RSUD Kota Banjar


PANGANDARANNEWS.COM /BANJARNEWSMBANJARNEWS
-berita di media sosial terkait ketidaknyamanan pelayanan dokter psikiater di RSU kota banjar, Direktur RSU Kota Banjar, dr. Agus Budiana Ekaputra menyampaikan permohonan maaf khususnya kepada keluarga Sajidin.

"Mudah-mudahan kejadian ini bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan kami terhadap siapa pun pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan di RSUD Banjar, "ucap Agus, kepada sejumlah awak media.(12/12)

Seperti diketahui kejadian ini mencuat saat Sajidin (33) mengungkapkan kekesalannya terkait peayanan salah seoranh dokter RSUD Banjar saat  melakukan chek up (6/12), di media sosial. Saat itu Sajidin menggeserkan kursi dari tempat biasanya hingga membuat dokter psikiater meneriaki petugas medis untuk menggeserkan kursinya ke tempat semula. 

Sebenarnya saat itu, kata Agus, tindakan tersebut hanya untuk menjaga jarak atau sosial distancing dan tidak ada maksud untuk meneriaki pasien dan keluarga pasien. 

"berteriak itu mungkin bukan meneriaki bapak sajidin karena yang saya tau meja dokter dan perawat sangat jauh jadi kalau untuk memanggil pelan takutnya tidak terdengar, " jelas Agus.

Menurutnya mungkin ini hanya miss komunikasi karena baik Sajidin atau dokter yang melayani saat itu. 

Terkait tidak memberinya waktu atau kesempatan kepada pasien dalam menyampaikan keluhanya, Agus menjelaskan, hal ini harus dirkomunikasikan dulu dengan dokter Diyah yang saat itu bertugas melayani Sajidin.

Menurut Agus, mungkin secara teknis pelayanan dirasa sudah cukup dan mungkin pertimbangannya masih banyak pasien yang harus dilayani.

Jika saat itu dokter tidak memberi waktu kepada keluarga pasien, terang Agus, mungkin pemeriksaan sudah cukup dan sudah menulis resep,  makanya ini sepertinya terjadi miss komunikasi.

Tapi apa pun ini, melihat peristiwa ini agus meminta maaf atas ketidaknyamanan keluarga pasien dan ia meminta kepada semua masyarakat diharapkn mau berkolaborasi untuk meningkatkan kembali pelayanan RSUD Kota Banjar. 

"Saya meminta kepada masyarakat, media, pasien dan keluarga pasien bisa membantu kami memberi masukan agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal, "pungkasnya. (bill)

Pelepasan Tenaga Pendidik Kecamatan Jatiwaras Masuki Masa Purna Yuda, Berjalan Haru

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di Gedung PGRI, pelaksanaan pelepasan tenaga pendidik yang habis masa kerja nya (Purna Yuda) di Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya yang dihadiri para guru se-Kecamatan Jatiwaras, berjalan Hidmat. (13/12)

Dalam sambutannya Ketua PGRI Jatiwaras Suyana Spd M.M Pd menuturkan, ia bersukur pelepasan 26 orang tenaga pendidik dan kepala sekolah yang memasuki masa purna tahun ini berjalan hidmat dan lancar.

“Dan saya sebagai ketua PGRI mengucapakan terimakasih kepada rekan-rekan yang telah ikut serta pengabdian menjadi tenaga pendidik di Kecamatan Jatiwaras ini yang telah memberikan ilmu kepada anak-anak didik kami, “kata Suyana.

Hal senada disampaikan salah seorang pengajar, Aang Badrussalam Spd SH M.M Pd, kepada rekan-rekan tenaga pengajar yang saat ini memasuki masa purna bhakti, ia mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya mudah-mudahan ilmu yang telah di berikan kepada anak anak didik bermanfaat.

“Paturay tineung warga atikan Kecamatan Jatiwaras yang telah purna Yuda, “ turur nya (anwarwaluyo)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN