PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Selain dikenal sebagai area dengan jalur olahraga dan jogging track serta publik, hampir setiap hari Minggu Lapang Dadaha Kota Tasikmalaya juga bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi yang ramai diikuti oleh masyarakat kota Tasikmalaya.
Di taman yang menjadi kebanggaan warga Tasik ini banyak penjual makanan ringan yang menawarkan beragam camilan khas daerah, pengamen yang menghibur pengunjung dengan suaranya, hingga tukang parkir yang membantu mengatur kendaraan agar tidak terjadi kemacetan.
Namun sayangnya, potensi ekonomi yang besar ini belum sepenuhnya dimanfaatkan akibat kurangnya pengelolaan yang optimal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya.
Masyarakat dan pengunjung mengharapkan pihak terkait seperti DPRD Kota dan Pemkot Tasikmalaya dapat mengelola Dadaha dengan lebih baik.
Menurut salah seorang pengunjung Dadaha, Riski, ia mengaku mendukung usulan untuk mengelola Dadaha melalui satu pintu masuk. Sehingga diharapkan tidak hanya membuat area tersebut lebih teratur dan rapi, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi dalam mengelola aktivitas ekonomi yang berjalan.
"Kami menginginkan Dadaha dikelola dengan baik agar area tersebut semakin tertata dan retribusi yang diperoleh dapat masuk ke kas daerah," ujarnya.(08/02/26)
*anwarwaluyo*
