Sejak Tahun 2022, Kabupaten Pangandaran Sepenuhnya Terapkan Merdeka Belajar


PANGANDARANNEWS.COM
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran mengapresisasi kepada tenaga pengajar yang sudah menerapkan merdeka belajar, hal ini  disampaikan langsung oleh Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat menghadiri

Malam Penganugerahan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Bagi Satuan Pendidikan di Kabupaten Pangandaran Tahun 2023, bertempat di Hotel Laut Biru.(13/12)

Di depan ribuan guru dan tenaga kependidikan, bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya karena di Kabupaten Pangandaran kini telah menerapkan kurikulum merdeka belajar saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) kepada para siswa.

"Sangat luar biasa, karena dengan kurikulum merdeka belajar ini akan mampu meningkatkan kualitas belajar, para peserta didiknya," ucap bupati.


Bupati mengatakan, guru harus menjadi suri tauladan bagi para siswanya sehingga guru mempunyai peran penting dalam mencerdaskan juga memajukan bangsa ini.

"Secara pribadi saya sangat menghormati peran para guru dalam dunia pendidikan," imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran Darso mengatakan, Hari Guru Nasional bukan sekedar seremonial namun ia juga memberikan apresiasi kepada guru TK di Pangandaran serta menjadikan motivasi untuk teman-teman guru, kepala sekolah, pengawas untuk meningkatkan pendidikan di Pangandaran.

"Penghargaan yang diserahkan kepada para guru ini mulai dari jenjang PAUD TK-kober, SD dan SMP," terang Darso.

Apresiasi guru ini, kata Darso,  merupakan implementasi dari kurikulum merdeka yang selama ini dicanangkan dari kementerian langsung Kemendikbud.

Ia menambahkan, kurikulum merdeka sudah diterapkan di Kabupaten Pangandaran sejaktahun 2022-2023,  walaupun ini baru beberapa sekolah.

"Dan Alhamdulillah untuk tahun ajaran 2023-2024 sudah semua sekolah melaksanakan kurikulum merdeka," katanya. CC

Ia mengakui banyak tantangan dalam menerapkan kurikulum merdeka di Pangandaran, mungkin karena ini hal baru. Namun ketika dilaksanakan dengan maksimal di setiap sekolah, ternyata bisa diterapkan.

"Jumlah sekolah yang sudah menerapkan kurikulum merdeka, 287 SD dan 54 SMP," jelasnya.

Sementara Ketua PGRI Kabupaten Pangandaran Dodi Djubardi, mengatakan, atas nama seluruh guru dan tenaga kependidikan menyampaikan terimakasih kepada bupati dan Kepala Dinas Pendidikan yang telah memberikan ruang seluas-luasnya kepada seluruh guru pengajar untuk bisa berkontribusi pada pembangunan daerah khususnya di bidang dunia pendidikan.

Dengan tersedianya fasilitas belajar dan kesejahteraan guru, menurut Dodi, ini tentu sangat membantu aktivitas guru dalam proses mengajar.

"Sekali lagi, atas nama seluruh guru dan tenaga kependidikan kami menyampaikan terima kasih pada pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran," ujarnya. (hiek)

Related

Pendidikan 104564273804573722

Posting Komentar

emo-but-icon

item