MEMASUKI MINGGU KE III RAMADHAN, HARGA-HARGA DI PASAR PANANJUNG MASIH STABIL

PANGANDARAN-Diperkiraka harga-harga sembilan bahan pokok (sembako) dalam transaksi jual-beli di Pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangadaran, hingga 2 minggu ke depan bahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri  relatif akan stabil.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, saat melakukan kunjungan ke pasar tersebut didampingi Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, Tedi Garnida.(20/5)

Menurut Adang, meski ada beberapa jenis komoditi yang mengalamai kenaikan, seperti buah-buahan karena permintaannya mengalami peningkatan.

“Diharapkan kondisi ini bisa bertahan hingga H min 3 sampai H plus 7 setelah lebaran. “ungkapnya.

Dikatakan Adang, sebaran harga sembako ini memang tidak sama terjadi di seluruh pasar tradisional yang ada di Kabupaten Pangandaran. Contohnya, harga sebuah komoditi tertentu di pasar Cijulang tentunya tidak sama dengan di Pasar Kalipucang.

“Hal tersebut bisa terjadi karena mungkin  untuk jenis barang tersebut Pasar Kalipucang lebih dekat jaraknya ke daerah penyuplay, sehingga kost untuk transportasi pun bisa berkurang. “jelas Adang.

Sementara untuk harga beras, kata Adang lagi, hingga saat ini tidak ada kenaikan, karena perbedaan harga lebih disebabkan ada sekitar 13 jenis beras tentunya dengan harga berbeda pula yang beredar di pasaran.

Malah, lanjut Adang, berdasarkan rekapitulasi beberapa harga kebutuhan terjadi penurunan dibanding pada tanggal 16 mei lalu, seperti bawang putih yang tadinya Rp. 58 ribu per kilo menjadi Rp. 35 ribu per kilonya, cabai merah, turun dari Rp 49 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram, cabai keriting juga mengalami penurunan, dari Rp 28 ribu per kilogram menjadi Rp 25 ribu.


Begitu juga harga gula pasir yang tadinya Rp. 12 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogramnya, sementara untuk komoditas lainnya seperti minyak goreng, daging ayam, telur, bawang merah dan beras, relatif stabil.

"Mudah-mudahan harga-harga tersebut terus stabil hingga nanti pasca idul fitri. “

Sementara menurut seorang pedagang buah-buahan, Ujang (36), harga berbagai jenis buah hampir semuanya mengalami kenaikan. Diantaranya, buah naga harga sebelum bulan puasa Rp 7.500 per kilogram, sekarang terjadi kenaikan beberapa kali lipat, mmenjadi Rp 28 ribu per kg.

Begitu juga dengan harga buah-buhan lainnya, kata Ujang, seperti Jeruk jenis kino, yang tadinya Rp 20 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 40 ribu, mangga jenis cengkir,  semula harganya Rp 18 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram.

“Selain jenis buah-buahan tersebut, terjadi juga kenaikan pada makanan khas takjil seperti kolang-kaling dan ubi manis, karena minat pembelinya  memang sangat tinggi, sehingga kemungkinan harga ini bisa bertahan  sampai lebaran,"kata Ujang. (PNews)

Related

berita 4136132511357943917

Posting Komentar

emo-but-icon

item