PARIGI-Di obyek wista (ow) Wonderhil Jojogan Kecamatan Parigi, bulan lalu digelar “Festival Alam Seni Budaya Kampung Singkur”. Kegiatan yang diinisiasi Pangandaran Promotion Board bersama management pengelola Wonderhill Jojogan, Kompepar juga didukung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran dan BJB.
Menurut Ketua Panitia Penyelenggara, Ai Nanan Handayani, kegiatan ini dalam rangka untuk mempromosikan destinasi wisata baru, dengan menampilkan seni budaya leluhur termasuk aneka jajanan, kuliner buhun sebagai ciri khas wisata yang mengedepankan kearifan lokal.
Ai menambahkan, event ini diharapkan bisa menjadi kalendar pariwisata tahunan di Kabupaten Pangandaran, karena festival budaya ini melibatkan beberapa jenis seni. Seperti, rampak kendang, lebon, lengser upacara adat, gondang, badud, ronggeng gunng, rampak jaipong, wayang ruat, karinding , reog, eok dan wawacan.
“Untuk kedepan, kegiatan ini akan lebih besar dan semarak serta bisa melibatkan langsung peran serta masyarakat sekitar area wisata. “ungkap Ai.
Bupati pangandaran, H. Jeje Wiradinata dalam sambutannya menyambut gembira serta memberikan apresiasi karena kegiatan ini lahir dari masyarakat.
“Pemkab Pangandaran dalam upaya mewujudkan visi dan misinya memang belum melakukan upaya promosi pariwisata secara fokus, karena kita masih konsentrasi dalam penataan kawasan dan infrastruktur. “kata Jeje.(29/4)
Menurutnya, pemda akan terus mensupport tumbuhnya partisipasi masyarakat, hususnya dalam pengelolaan objek wisata dan harus tetap berorientasi menuju pariwisata yang mendunia.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa ditiru di destinasi lainnya, artinya, masarakat sebagai salah satu stakeholder pariwisata dituntut untuk terlibat langsung serta bisa lebih mengembangkan kreatifitasnya pada dunia wisata. “imbuhnya. (Anton AS)
