2 ORANG PEKERJA TERTIMBUN LONGSOR DI LANGKAPLANCAR

https://www.pangandarannews.com/2016/11/2-orang-pekerja-tertimbun-longsor-di.html
LANGKAPLANCAR-Pengerjaan pelebaran jalan tembus Kabuoaten Pangandaran ke Tasikmalaya via Singkup menuai korban. Dua orang pekerja proyek CV.MA yang sehari-hari bertugas sebagai operator alat berat, Wahid (37) dan kernetnya Abdul Fatah (55) yang tengah mengerjakan pelebaran jalan Singkup Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar tertibun longor batu cadas akibat tebing bekas kerukan beko longsor, senin pagi tadi.(21/11).
Menurut saksi mata, Acum dan aleh warga sekitar, sebenarnya korban tengah beristirahat sambil makan diatas bekonya. Tiba-tiba tanah diatasnya ambruk , Wahid dan Fatah pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat dari atas beko.
“Namun sayang tanah dari longsoran tebing begitu cepat datangnya sehingga dua orang pekerja tadi seketika seluruh tubuhnya tertimbun material tanah dan batu cadas. “ungkap Acum.
Dalam keadaan panik Acum dan Aleh dibantu beberapa warga segera menolong dua orang korban tersebut yang sudah ada dalam timbunan tanah dengan menggunakan cangkul dan peralatan seadanya.
Dituturkan Acum, dibutuhkan kurang lebih setengah jam untuk bisa mengeluarkan korban dari timbunan tanah tersebut karena material batu cadas dan tanah menimbun seluruh tubuh korban.
“Beruntung jiwakedua korban masih bisa diselamatkan.”masih kata Acum
Saat ini kedua korban pun langsung divakuasi dan dibawa ke Pukesmas Langkaplancar dengan kondisi seluruh badanya memar-memar. (Ods)
Menurut saksi mata, Acum dan aleh warga sekitar, sebenarnya korban tengah beristirahat sambil makan diatas bekonya. Tiba-tiba tanah diatasnya ambruk , Wahid dan Fatah pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat dari atas beko.
“Namun sayang tanah dari longsoran tebing begitu cepat datangnya sehingga dua orang pekerja tadi seketika seluruh tubuhnya tertimbun material tanah dan batu cadas. “ungkap Acum.
Dalam keadaan panik Acum dan Aleh dibantu beberapa warga segera menolong dua orang korban tersebut yang sudah ada dalam timbunan tanah dengan menggunakan cangkul dan peralatan seadanya.
Dituturkan Acum, dibutuhkan kurang lebih setengah jam untuk bisa mengeluarkan korban dari timbunan tanah tersebut karena material batu cadas dan tanah menimbun seluruh tubuh korban.
“Beruntung jiwakedua korban masih bisa diselamatkan.”masih kata Acum
Saat ini kedua korban pun langsung divakuasi dan dibawa ke Pukesmas Langkaplancar dengan kondisi seluruh badanya memar-memar. (Ods)