Atasi Serangan Hama Padi, Dinas Pertanian Pangandaran Sigap Tanggapi Keluhan Petani Di Kecamatan Mangunjaya

PANGANDARANNEWS.COM - Menanggapi keluhan warga terkait hama tanaman padi yang mulai menyerang, Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran melalui petugas TPH Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Mangunjaya pun turun ke lapangan melakukan monitoring langsung ke areal sawah yang ada di Desa sindangjaya.(21/07/25)

 Para petani pun berharap kehadiran petugas ini bisa membawa solusi bagi mereka dalam melakukan pencegahan hama tanaman padi.

Kepala BPP Kecamatan Mangunjaya Eneng Imas Masriah,S.K.H, dengan didampingi petugas Dinas TPH Provinsi Jawa Barat Ugun Gunawan pun langsung melakukan koordinasi dengan beberapa kelompok pertanian yang ada di wilayah Mangunjaya.

Di sela-sela munjungannya, petugas dinas  TPH Provinsi Jawa Barat Ugun Gunawan  menyampaikan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran beserta jajaran  di bawahnya saat ini langsung turun ke sawah warga untuk menganalisa potensi dampak hama terhadap pertumbuhan padi warga, terutama tanaman padi.

"Dan ini merupakan tugas kami dalam memberikan edukasi kepada masyarakat petani yang ada di wilayah kerja kami," katanya.

Sebelumnya ia pun mengaku sudah memberikan informasi ke grup BPP Kecamatan Mangunjaya sebagai bentuk antisipasi penyebaran hama wereng, ulat serta tikus. 

"Kami berharap para petani di musim panen yang akan datang bisa sukses juga mendapat hasil yang melimpah," ucapnya. (Tn)

Diperkirakan Ini Penyebab Mengapa Udara Saat Ini Sangat Dingin

PANGANDARANNEWS.COM - Di berbagai media sosial (medsos)  beredar sejumlah narasi yang yang memberikan informasi, kenapa akhir-akhir ini kondisi udara dirasakan sangat dingin.

Seperti disampaikan di salah satu medsos, fenomena tak biasanya rotasi bumi diprediksi akan semakin cepat selama bulan Juli dan Agustus 2025 membuat hari-hari di periode tersebut menjadi lebih singkat dari biasanya.

Menurut pengamatan dari lembaga pemantau rotasi Bumi, IERS (International Earth Rotation and Reference Systems Service), 9 Juli 2025 diprediksi akan lebih pendek 1,30 milidetik dari panjang hari normal (86.400 detik). 

Sementara 22 Juli dan 5 Agustus masing-masing akan lebih pendek 1,38 dan 1,5 milidetik.

Fenomena ini dapat diprediksi oleh tronom, tetapi tetap dianggap mengejutkan. Sejak 1972, telah ditambahkan 27 detik kabisat untuk mengkompensasi perlambatan rotasi Bumi.

"Tidak adanya kebutuhan untuk detik kabisat ini tidak terduga," kata Judah.

Levine, fisikawan dari divisi waktu dan frekuensi di National Institute of Standards and Technology.

"Asumsinya adalah Bumi akan terus melambat dan detik kabisat akan terus diperlukan. Jadi fenomena ini sangat mengejutkan," jelasnya.

IERS sendiri akan terus memantau rotasi Bumi seperti biasa dan dapat memastikan seberapa pendek hari-hari di bulan Juli dan Agustus ini.

Fenomena ini bukan kali pertama terjadi, sejak 2020 catatan menunjukkan tren percepatan rotasi Bumi yang belum sepenuhnya bisa dijelaskan. 

Bahkan, pada 2024 tercatat hari terpendek dalam sejarah modern, yang 1,66 milidetik lebih cepat dari biasanya.

Meski Bulan dianggap sebagai penyebab perlambatan rotasi Bumi dalam jangka panjang, ia juga bisa mempercepat rotasi. Semakin dekat posisi Bulan ke ekuator bumi, semakin besar gaya tarik yang memperlambat Bumi.

Hari-hari terpendek ini diprediksi terjadi karena Bulan berada pada jarak maksimum dari ekuator Bumi, demikian dikutip dari IFL Science, Selasa (/7/2025).***


Warga Menyayangkan Mess Pemda Tasikmalaya Di Sindangkerta Kondisinya Kumuh Dan Tak Terurus

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten  Tasikmalaya Jawa Barat yang berlokasi obyek wisata pantai Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya kondisinya sangat memperihatinkan, kumuh dan menyeramkan seperti tidak terurus dan terawat lagi. Mungkin hal akibat dari kurangnya perhatian dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya sebagai pihak pengelola.

Salah seorang warga, Andri mengatakan, padahal mess tersebut merupakan milik Pemda yang ada  di destinasi wisata andala Kecamatan Cipatujah.

Andri menambahkan, terlihat di lokasi mess pemda di Sindangkerta ini kondisi bangunannya kumuh dikarenakan beberapa lampu penerangan yang sudah tidak berfungsi lagi, landscape yang rusak, cat dinding gedung yang sudah pudar dan beberapa kaca jendela yang pecah, sehingga terlihat tidak terawat bagaikan tidak terurus.

"Jika dirawat dan diperbaiki, mess ini akan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tasikmalaya Apalagi posisi Mess Pemdaini sangat strategis, di obyek wisata," ucap Andri.(18/07/25)

Seperti diketahui, selain untuk sarana pelayanan publik dan pegawai negeri, mess ini juga bisa difungsikan menjadi penginapan bagi pengunjung yang berwisata Sindangkerta.

Mess ini juga selalu dipakai kegiatan, seperti acara  O2SN atau kegiatan lainnya.

Saat PNews mencoba konfirmasi ke Dinas Parawisata, sayang menurut salah seorang petugas security Kepala Dinas sedang sakit.

Dan saat Pnews telepon ke sekretaris dinas, telepon selulernya tidak dapat dihubungi.(anwarwaluyo)


Sejumlah Mahasiswa KKN IPB University Kenalkan Inovasi Lumpia Ikan Lele Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Cibenda

oleh: Nur Hifzhul Mawalia Alfath 

PANGANDARANNEWS.COM - Sejumlah mahasiswa IPB University yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, menggelar pelatihan pembuatan lumpia ikan lele yang diikuti ibu-ibu PKK.(17/07/25)

Menurut salah seorang peserta KKN, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi olahan ikan lele sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal. Pasalnya berbeda dengan wilayah lain yang sudah aktif membudidayakan ikan lele, Desa Cibenda justru masih memiliki tingkat budidaya lele relatif minim. 

"Hal inilah yang mendorong kami untuk menginisiasi kegiatan pelatihan olahan ikan sebagai bentuk pengenalan manfaat dan potensi usaha dari sektor perikanan air tawar," ucapnya.

Para mahasiswa juga melihat adanya peluang besar untuk mengembangkan olahan ikan lele, sekaligus memperkenalkan bahwa ikan lele tidak hanya bisa dibudidayakan tetapi juga diolah menjadi produk makanan siap saji yang bernilai ekonomi.

Melalui program ini, para mahasiswa berharap agar masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga bisa melihat potensi ekonomi dari sektor perikanan, baik melalui budidaya maupun pengolahan hasil perikanan. 

Ia menyebut, kegiatan pelatihan yang diikuti ibu-ibu PKK dari beberapa dusun di Desa Cibenda ini bisa belajar langsung cara mengolah daging lele menjadi isian lumpia, teknik memasak lumpia, sampai teknik menggulung lumpia serta diskusi ringan mengenai strategi pengembangan dan pengolahan produk rumahan.

"Diharapkan melalui kegiatan ini bisa menjadi awal tumbuhnya usaha olahan ikan lele yang berkelanjutan di Desa Cibenda," ungkapnya.

Program ini ternyata mendapat sambutan positif dari peserta, salah satunya dari anggota PKK yang  menyampaikan, kegiatan seperti ini memiliki manfaat yang besar karena memberikan keterampilan dan ide baru sekaligus inspirasi untuk kami dalam memulai usaha kecil dari rumah.

Menurutnya, pelatihan ini juga sejalan dengan program-program strategis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) khususnya dalam upaya mendorong diversifikasi produk perikanan, peningkatan konsumsi ikan serta penguatan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis perikanan.

(penulis adalah salah satu peserta KKN IPB)


Catat, Ini Tips Manfaat Senam untuk Diabetes RSUD Pandega Pangandaran

Oleh hiek | Kamis, 12 Juni 2025 

PANGANDARANNEWS.COM – Diabetes yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis, penyakit ini merupakan ancaman kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Penyakit kronis ini ditandai dengan kadar gula darah tinggi yang. Dan jika tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan komplikasi serius. Namun kabar baiknya, diabetes dapat dicegah dan dikelola melalui perubahan gaya hidup termasuk aktivitas fisik teratur seperti senam.

Seperti disampaikan fisioterapis di RSUD Pandega Pangandaran, Iwan Kartiwan, pentingnya senam sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mencegah dan mengelola diabetes. 

“Senam secara teratur dapat membantu tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin, hormon yang mengontrol kadar gula darah,” jelas Iwan, Kamis (12/06/25)

Kata Iwan, sensitivitas tubuh terhadap insulin akan meningkat dengan senam memungkinkan sel-sel tubuh menyerap glukosa dari darah lebih efisien. Hal ini membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

Berikut manfaat Utama Senam untuk Pencegahan Diabetes

Sementara fisioterapis lainnya di RSUD Pandega Pangandaran Wisnu Fajar menambahkan beberapa manfaat utama senam dalam mencegah diabetes, diantaranya,

1. Meningkatkan Sensitivitas Insulin: Aktivitas fisik membantu otot menggunakan glukosa sebagai energi, mengurangi kebutuhan produksi insulin dalam jumlah besar, dan mencegah resistensi insulin.

2. Menurunkan Berat Badan: Kelebihan berat badan adalah salah satu faktor risiko utama diabetes tipe Senam membakar kalori dan lemak, membantu penurunan berat badan yang sehat.

3. Meningkatkan Massa Otot: Otot adalah pembakar glukosa terbesar dalam tubuh. Senam dapat membantu membangun dan mempertahankan massa otot.

4. Melancarkan Sirkulasi Darah: Aliran darah yang lancar penting untuk mencegah komplikasi diabetes, seperti neuropati dan masalah pada kaki.

5. Mengurangi Stres: Stres dapat memicu peningkatan kadar gula darah. Senam merupakan cara alami untuk meredakan stres dan menjaga keseimbangan hormon.

Jenis Senam yang Direkomendasikan

Wisnu juga merekomendasikan senam intensitas moderat yang dilakukan secara teratur, idealnya lakukan senam aerobik seperti jalan cepat, bersepeda atau senam irama setidaknya 150 menit per minggu yang dibagi menjadi sesi-sesi singkat,

“Saya juga menyarankan agar menambahkan latihan penguatan otot dua hingga tiga kali seminggu,:ungkapnya. 

Berikut beberapa gerakan senam sederhana yang dapat dilakukan di rumah:

Jalan di Tempat: Angkat lutut setinggi pinggul sambil mengayunkan tangan selama 5-10 menit.

Arm Circles (Putaran Lengan): Rentangkan lengan ke samping, lakukan putaran ke depan dan ke belakang.

Leg Lifts (Angkat Kaki): Berdiri tegak dengan pegangan kursi, angkat satu kaki ke samping atau belakang.

Squats (Jongkok): Berdiri dengan kaki selebar bahu, tekuk lutut seperti akan duduk di kursi, pastikan punggung tetap lurus.

Senam Peregangan: Peregangan untuk melenturkan otot-otot besar.

Pesan Penting untuk Masyarakat Pangandaran

Sebelum memulai program senam, terutama jika memiliki riwayat penyakit tertentu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis. “Konsultasi awal penting untuk memastikan jenis dan intensitas senam yang sesuai dengan kondisi fisik individu,” tegas Wisnu.

RSUD Pandega Pangandaran siap memberikan panduan dan edukasi lebih lanjut kepada masyarakat tentang pentingnya aktivitas fisik untuk kesehatan. Dengan menjadikan senam sebagai bagian dari gaya hidup sehat, masyarakat Pangandaran dapat mengambil langkah proaktif untuk mencegah diabetes dan meningkatkan kualitas hidup mereka.***


RSUD Pandega Pangandaran, Tekankan Penanganan Celah Bibir dan Langit-langit Anak bersama Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut

0leh: hiek, 14 Juli 2025

PANGANDARANNEWS.COM – RSUD Pandega Pangandaran kembali mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penanganan celah bibir dan langit-langit (palatoskisis) pada anak. Kegiatan ini dipimpin oleh drg. Rani Septikasari, Sp.BMM, Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial di RSUD Pandega.

Dalam pemaparannya drg. Rani menjelaskan, kondisi celah bibir dan langit-langit merupakan kelainan bawaan yang kerap kali kurang mendapat perhatian serius dari orang tua. Padahal, jika tidak ditangani sejak dini kondisi ini dapat memengaruhi tumbuh kembang anak secara signifikan termasuk kemampuan berbicara, makan, hingga berdampak pada psikologis anak.

Banyak masyarakat yang mengira, kata Rani, anak tidak bisa berbicara dengan jelas hanya karena belum terbiasa padahal bisa jadi karena adanya celah pada langit-langit mulut. 

“Kondisi ini bisa ditangani dengan operasi dan terapi bicara, tentunya dengan dukungan gizi yang baik,” jelas Rani.

Rani mengatakan, keterkaitan antara gangguan pada rongga mulut dan risiko stunting. Anak dengan celah bibir atau gangguan mulut lainnya seringkali mengalami kesulitan makan karena rasa sakit, yang berdampak pada asupan gizi. 

“Kalau gigi sakit, anak cenderung tidak mau makan. Akibatnya, nutrisi tidak terpenuhi dan risiko stunting meningkat,” imbuhnya.

Menurutnya, stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Gejala umum stunting antara lain pertumbuhan fisik yang lambat, kesulitan belajar, kurang fokus, anak sering sakit, berat badan cenderung menurun, dan sifat anak yang lebih pendiam.

Ia menyebut, beberapa faktor penyebab stunting termasuk infeksi yang berulang, kebersihan mulut yang buruk, serta kurangnya perawatan terhadap kondisi kesehatan anak. “Kebersihan gigi dan mulut sangat penting. Infeksi yang berulang dari rongga mulut bisa berkontribusi terhadap stunting.

Dalam upaya pencegahan dan penanganan, RSUD Pandega membuka layanan pemeriksaan dan perawatan untuk anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit. Perawatan ini mencakup operasi untuk mengembalikan fungsi rongga mulut, terapi bicara, serta pemantauan nutrisi secara berkala.

Rani juga mendorong para orang tua agar tidak ragu memeriksakan anak mereka sejak dini jika ditemukan tanda-tanda kelainan pada mulut atau perkembangan yang tidak sesuai usia. 

“Penanganan sejak awal akan memberikan hasil yang lebih optimal,” ujarnya.


Terkait Dugaan Penjualan Pupuk Cair oleh Oknum Kejaksaan, Kejari Kabupaten Tasikmalaya Terima Jumpa Pers FORWAPI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait dugaan penjualan pupuk cair yang diduga melibatkan oknum pegawai kejaksaan, Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) menggelar jumpa pers bersama pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya. (16/07/25)

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kejari Kabupaten Tasikmalaya, Kampung Eor, Jalan Raya Singaparna–Garut tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Boby Muhamad Ali Akbar, SH, MH.

Dalam jumpa pers tersebut, Kasi Intel Boby menyampaikan terima kasih atas perhatian dan inisiatif FORWAPI terkait dugaan adanya oknum yang mengatasnamakan pegawai kejaksaan untuk menjual pupuk cair ke desa-desa di Kabupaten Tasikmalaya.

“Terimakasih kepada rekan-rekan FORWAPI yang sudah hadir dan menyampaikan atensi terkait isu ini, kami sudah melakukan investigasi awal dan dipastikan hingga saat ini tidak ada pegawai atau pimpinan Kejari Tasikmalaya yang terlibat maupun mengatasnamakan kejaksaan dalam dugaan penjualan pupuk cair tersebut,” tegas Boby.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan dengan nomor: B 1478A/M.2.33/Dip.4/07/2025 tertanggal 02 Juli 2025 kepada seluruh jajaran dan pihak desa agar tidak melayani pengkondisian penjualan pupuk cair oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan Kejari.

Dan ini, kata Boby, merupakan upaya preventif Kejari demi menjaga marwah institusi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum dengan tingkat kepercayaan publik yang tinggi. 

"Kami sangat terbuka untuk menerima laporan resmi jika memang ada bukti awal mengenai oknum yang dimaksud,” ujarnya.

Boby mengatakan, pihaknya sangat mendukung program-program pembangunan desa.termasuk program ketahanan pangan melalui program Jaga Desa yang digagas seksi intelijen Kejari.

“Kami ingin dana desa digunakan tepat sasaran tanpa ada intervensi dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum FORWAPI yang didampingi Sekjen FORWAPI Ade Global menyampaikan apresiasi atas sambutan baik dan keterbukaan pihak Kejari dalam menanggapi isu tersebut.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Kejari Tasikmalaya yang telah menerima Forwai dengan baik untuk sharing informasi terkait dugaan ini.

FORWAPI, lanjutnya, akan segera menindaklanjuti arahan dari Kasi Intel untuk menyusun laporan resmi disertai bukti-bukti pendukung, seperti kwitansi, berita acara, dan rekaman hasil investigasi lapangan.

“Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Kejari Tasikmalaya dalam membangun Kabupaten Tasikmalaya yang lebih baik,” ucapnya. (anwarwaluyo)

Peringati Milangkala Ke 47, Pemdes Wonoharjo Gelar Sejumlah Kegiatan

Dede Suprapto
PANGANDARANNEWS.COM - Dalam rangka memperingati Hari Jadi (milangkala) Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran yang 47 Pemdes Wonoharjo menggelar sejumlah kegiatan diantaranya, lombo hampir semua cabang olahraga, pentas budaya dengan menampilkan kesenian lokal, qosidah dan beberapa lomba lainnya.

Menurut Kepala Desa Wonoharjo Dede Suprapto berharap, dengan moment milangkala ini diharapkan menjadi pemicu baik bagi pemdes mau pun untuk seluruh warga.

Dede mengatakan, Milangkala Desa Wonoharjo tahun 2025 ini merupakan yang kedua kalinya sejak ia menjabat kepala desa. 

Milangkala Desa Wonoharjo ini, kata Dede, merupakan inisiatifnya sejak ia menjadi kepala desa.

"Dan ternyata antusias warga sangat luar biasa," ucap Dede, saat ditemui pada final bola boly di lapang Wonoharjo.(15/07/25)

Ia menambahkan, kegiatan milangkala ini terus akan berlanjut  hingga memasuki bulan Agustus bertepatan peringatan Hari Kemerdekaan.

Ia juga menjelaskan, di Pemdes Wonoharjo ini ada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan ada Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) yang menangani peringatan baik itu hari besar Islam atau pun hari besar nasional.

Ia juga mengaku bangga karena seluruh kegiatan yang selama ini dilaksanakan pemerintahan desa selalu didukung masyarakat, bahkan ikut langsung berkontribusi pada seluruh rangkaian kegiatan. Seperti pada penyelenggaraan turnamen voli ini, seluruh panitia yang terlibat bekerja tanpa pamrih.

"Atas nama pemdes saya menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga, baik yang terlibat langsung atau pun tidak langsung," ucapnya.(hiek)




Libas Cigugur, Tim Desa Cibenda Sabet Juara 1 Turnamen Bola Voli Wonoharjo Cup 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan skor 3-0 akhirnya tim bola voli Desa Cibenda Kecamatan Parigi Berhasil meraih juara 1 setelah menaklukan lawannya, Desa Cigugur dan harus puas menempati posisi runer up. Selasa malam (15/07/25)

Pada awal pertandingan, permainan cukup seru dengan diwarnai saling susul point. Namun memasuki babak kedua tampak tim Desa Cibenda semakin mendominasi permainan sementara tim Desa Cigugur pun semakin ketinggalan poin hinggga Tim Desa Cibenda kembali memperoleh kemenangan di babak kedua ini.

Memasuki babak ketiga, tim Desa Cibenda yang sudah meraih dua skor ini pun seakan mendapat semangat untuk bisa merebut tiga skor kemenangan sekaligus.

Akhirnya tim bola bola Desa Cibenda berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0, dan memaksa tim dari Desa Cigugur harus puas pada posisi kedua.

Kepada PNews, Ketua Panitia Penyelenggara Bangbang Turisno menyampaikan, pihaknya sangat puas dengan penampilan seluruh tim yang sudah berpartisipasi dalam turnamen ini karena masing-masing tim sangat menjunjung tingga sportipitas dalam pertandingan.

Bangbang menerangkan, ada 31 tim putri dan 34 putra yang mengikuti turnamen bola boly Wonoharjo Cup tahun 2025 ini.

"Turnamen ini dimulai sejak tanggal 14 juni lalu hingga malam ini final tim putra setelah kemarin malam pertandingan final untuk tim putri," jelasnya.

Seperti diketahui, untuk juara 1 tim putri dimenangkan tim dari Desa Legokjawa Keecamatan Cimerak disusul juara 2 Desa Pangandaran, juara 3 Desa Sukaresi Kecamatan  Sidamulih dan juara keempat diraih tuan rumah, Desa.Wonoharjo.

Bangbang juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi untuk memeriahkan Milangkala Desa Wonoharjo yang ke 47 ini, yang tepatnya jatuh pada tanggal 15 Juni lalu.

"Untuk seluruh juara mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaam," jelasnya.(hiek)


Telan Anggaran Rp 10 Milyar, Pembangunan Area Parkir Eks Pasar Wisata Pangandaran Dibiayai Pihak Ketiga

PANGANDARANNEWS.COM - Lahan eks Pasar Wisata (PW) yang akan digunakan untuk tempat parkir obyek wisata Pangandaran, saat ini masih dalam proses pembenahan.

Rencananya, lahan area parkir yang direncanakan dapat menampung 2500 unit kendaraan di lahan seluas 7 hektar ini rencananya akan dihotmiks dan diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 10 milyar.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Irwansyah, pembangunan area parkir PW ini seluruhnya akan dibiayai pihak ketiga (vendor) sebagai pengelola parkir.

Ia menjelaskan, Rp 8 untuk pembangunan fisik dan Rp 2 milyar lagi dialokasikan untuk sarana IT pemasangan sistem elektronik non tunai.

"Jadi biaya pembangunan parkir eks pasar wisata ini sepenuhnya dari pihak ketiga, bukan dari Pemkab Pangandaran," terang Irwansyah, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(15/07/25)

Ia mengatakan, ke depannya baik kendaraan kecil atau pun bis ini tidak boleh lagi parkir di sepanjang jalan area wisata, seluruh kendaraan harus diparkir di area parkir PW.

"Kecuali kendaraan yang masuk ke hotel parkirnya pasti di tempat parkir yang disediakan hotel," jelasnya.(hiek)



Kapolres Pangandaran Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Polres Pangandaran hari ini menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2025, bertempat di Mako Polres Pangandaran.(14/07/25)

Apel ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pangandaran, KOMPOL Usep Supiyan S.H., M.M., dan dihadiri oleh jajaran Polres Pangandaran, unsur pemerintah daerah, TNI, serta berbagai elemen masyarakat.

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum pelaksanaan operasi yang akan berlangsung di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Operasi Patuh Lodaya 2025 menargetkan penurunan angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, dan fatalitas korban kecelakaan, serta meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan S.I.K., M.H., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan operasi ini sebagai upaya bersama menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Pangandaran. “Kami siap mendukung penuh Operasi Patuh Lodaya 2025 agar tercipta Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam amanat Kapolda Jawa Barat yang disampaikan oleh Wakapolres Pangandaran menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas,  juga mengingatkan perlunya pendekatan humanis dalam penegakan hukum serta memanfaatkan kemajuan teknologi seperti ETLE statis dan mobile untuk mendukung operasi.

Mari kita perkuat upaya preemtif dan preventif dengan penyuluhan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wakapolres.

Operasi ini melibatkan sebanyak 2.002 personel gabungan Polda Jawa Barat dan Polres jajaran, yang akan bertugas melakukan pengawasan dan penindakan pelanggaran lalu lintas secara profesional dan berintegritas, fokus penindakan akan diarahkan pada 7 prioritas pelanggaran lalu lintas,

- Pengendara di bawah umur

- Menggunakan ponsel saat berkendara

- Berbonceng lebih dari 1 orang

- Tidak menggunakan helm SNI dan safety belt

- Pengendara dalam pengaruh alkohol

- Berkendara melawan arus

- Berkendara melebihi batas kecepatan

Kegiatan apel gelar pasukan berjalan dengan aman dan kondusif, menandai kesiapan Polres Pangandaran dalam mendukung suksesnya Operasi Patuh Lodaya 2025 demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. ***

Kades Girikencana Nikmati Kebersamaan Bersama Warga Dalam Kegiatan Bersih-Bersih Lingkungan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kepala Desa Girikencana Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, Robai, terjun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan gotong-royong membersihkan jalan dan selokan yang dipenuhi sampah dan daun kering.(14/07/25)

Kepada PNews, Robai menyampaikan, dirinya bersama warga dengan alat yang dibawa masing-masing dari rumah juga membersihkan rumput liar yang tumbuh hampir di sepanjang jalan di Dusun Lengkongjaya.

"Kalau bersih kan enak dipandang dan akan merasa nyaman," ujarnya.

Robai mengaku senang melihat masyarakat begitu semangat untuk bersama-sama membersihkan kampungnya yang kotor, ada yang kebagian membersihkan selokan, jalan dan tempat lainnya.

Tujuannya kegiatan ini, kata Robai, tentu untuk menciptakan lingkungan bersih, indah dan nyaman. Karena dengan sampah yang berserakan selain terkesan kumuh juga bisa menjadi sumber penyakit.

"Usai kerja gotong royong kami semua menikmati makanan nasi  liwet yang telah di siapkan ibu-ibu yang mendapat bagian untuk memasak, dan kami menikmatinya suasana ini," ungkapnya. 

Usai menikmati makanan Robai pun memberikan pengarahan kepada warga agar membiasakan hidup bersih dan sehat.

Ia juga menyampaikan tasikmalaya terimakasih kepada masyarakat yang begitu antusias ikut bergotong royong membersihkan lingkungan dan area di sekitar mesjid. 

"Kondisi lingkungan yang bersih di tengah masyarakat ini tentu akan membangun rasa kebersamaan di antara masyarakat," imbuhnya (anwarwaluyo)

Mapay Pandega, Wujud Komitmen RSUD Pandega Pangandaran Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

hiek - 14 juli 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Seperti disampaikan pada JurnalMedia beberapa waktu lalu, dalam upaya terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran kembali melaksanakan program unggulannya bertajuk Mapay Pandega atau Manajemen Sapa Pandega. 

Kegiatan ini digelar pada Kamis, 3 Juli 2025, dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Pandega Pangandaran, dr. Liza Octa Ferostina.

Kegiatan Mapay Pandega bukan sekadar rutinitas seremonial, namun merupakan bagian dari strategi manajemen rumah sakit dalam membangun komunikasi aktif dan interaktif antara pihak rumah sakit dan para pasien. 

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Pelayanan Medis bersama tim turun langsung ke sejumlah ruangan rawat inap dan rawat jalan untuk menyapa para pasien dan keluarganya, mendengarkan langsung keluhan, saran, serta harapan mereka terhadap pelayanan di RSUD Pandega Pangandaran.

Menyapa Pasien, Mendengar dengan Hati sehingga suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti kegiatan Mapay Pandega kali ini. Para pasien menyambut baik kehadiran tim manajemen yang secara langsung menanyakan pengalaman mereka selama mendapatkan pelayanan di rumah sakit kebanggaan masyarakat Pangandaran ini.

Beberapa pasien bahkan secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang mereka terima, yang menurut mereka sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, tidak sedikit pula yang menyampaikan masukan terkait kenyamanan fasilitas, kecepatan pelayanan, hingga kebutuhan akan informasi yang lebih jelas mengenai prosedur pengobatan.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Pandega, dr. Liza Octa Ferostina menegaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi setiap masukan dari pasien, baik berupa pujian maupun kritik.

“Kami hadir di tengah pasien untuk mendengar secara langsung suara mereka. Ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi komitmen kami dalam membangun rumah sakit yang berorientasi pada pelayanan prima dan kepuasan masyarakat,” ujar dr. Liza Octa Ferostina dalam keterangannya di akun media sosial Instagram rsud_pangandaran.

Salah satu keunggulan dari kegiatan Mapay Pandega adalah kemampuannya dalam melakukan evaluasi cepat dan responsif. Setiap masukan dari pasien yang bersifat mendesak langsung ditindaklanjuti oleh pihak manajemen, baik dalam bentuk instruksi langsung kepada petugas, pengadaan fasilitas penunjang, maupun peninjauan ulang terhadap alur pelayanan.

Hal ini merupakan bagian dari pendekatan continuous improvement yang diadopsi RSUD Pandega dalam upaya mencapai standar pelayanan kesehatan yang lebih tinggi. 

“Kami tidak ingin ada keluhan yang berulang. Semua harus ditindaklanjuti dengan serius, karena setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan terbaik,” lanjut Kepala Bidang.

Komitmen Menuju Rumah Sakit Berkelas

Selain itu, RSUD Pandega Pangandaran juga memang tengah berbenah diri menjadi rumah sakit rujukan regional yang unggul dan berdaya saing. Peningkatan sumber daya manusia, pembaruan alat medis, serta pengembangan sistem informasi rumah sakit secara digital adalah sebagian langkah strategis yang tengah ditempuh.

Program Mapay Pandega menjadi salah satu instrumen kunci dalam memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan benar-benar selaras dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Dengan menyerap langsung aspirasi dari pasien, pihak rumah sakit dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran, tidak hanya berdasarkan data statistik, tetapi juga berdasarkan pengalaman nyata pasien di lapangan.

Selain itu, pendekatan humanis yang dibangun dalam kegiatan ini juga memperkuat citra RSUD Pandega sebagai institusi kesehatan yang ramah, terbuka, dan peduli terhadap kondisi pasien secara menyeluruh, baik secara medis maupun psikologis.

Apresiasi untuk Sahabat Pandega

Dalam kesempatan tersebut, pihak rumah sakit juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya para pasien dan keluarga, atas kepercayaan yang telah diberikan kepada RSUD Pandega Pangandaran.

“Terima kasih kepada seluruh Sahabat Pandega yang telah memilih dan mempercayakan layanan kesehatan kepada kami. Kepercayaan ini adalah amanah yang akan terus kami jaga dan tingkatkan,” ucapnya.

Tak hanya menyapa pasien, tim Mapay Pandega juga menyempatkan diri berbincang dengan para tenaga medis dan non-medis di lingkungan rumah sakit. Mereka diberikan motivasi dan dorongan untuk terus menjaga semangat pelayanan, disiplin kerja, serta keramahan dalam berinteraksi dengan pasien dan keluarga.

Antusiasme Pasien: Simbol Hubungan yang Kuat

Salah satu pasien rawat inap, Ibu Siti Maryam (56), mengaku terkejut sekaligus senang dengan kunjungan langsung dari pihak manajemen. “Baru kali ini saya dirawat di rumah sakit, dan ada pimpinan rumah sakit datang menyapa kami langsung. Ini luar biasa. Kami merasa lebih dihargai,” ungkapnya.

Senada dengan itu, keluarga pasien lainnya, Bapak Juhana, berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. Menurutnya, pendekatan langsung seperti ini sangat efektif dalam membangun kepercayaan antara pasien dan penyedia layanan kesehatan.

“Ini bukan hanya soal pelayanan medis, tapi juga soal empati. Dengan hadir langsung, pihak rumah sakit menunjukkan bahwa mereka benar-benar peduli,” kata Juhana.

Menuju Layanan Berbasis Human-Centered Care

Kegiatan Mapay Pandega menjadi gambaran nyata dari penerapan human-centered care, yakni konsep pelayanan kesehatan yang menempatkan pasien sebagai pusat dari seluruh proses pelayanan. Dalam konsep ini, aspek emosional, sosial, dan psikologis pasien turut diperhatikan, tidak hanya kondisi fisik mereka.

RSUD Pandega percaya bahwa rumah sakit bukan sekadar tempat menyembuhkan penyakit, tetapi juga ruang pemulihan secara menyeluruh, di mana interaksi yang hangat, lingkungan yang nyaman, dan pelayanan yang responsif menjadi bagian integral dari proses kesembuhan.

Melalui kegiatan Mapay Pandega, RSUD Pandega Pangandaran membuktikan komitmennya dalam mewujudkan layanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga manusiawi. Program ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang partisipatif dan berkelanjutan.***



Catat, Ini Tips Kerja Semangat Pulang Selamat Dari RSUD Pandega Pangandaran

penulis, hiek

11 juli 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja, RSUD Pandega Pangandaran melakukan kampanye “Kerja Semangat, Pulang Selamat”. 

Kampanye yang diposting di media sosial Instagram resmi milik RSUD Pandega ini bertujuan untuk membekali para pekerja dengan tips praktis agar tetap produktif di tempat kerja dan kembali ke rumah dengan selamat, dan melalui unggahan visual yang informatif RSUD Pandega juga menyoroti beberapa poin kunci yang dapat setiap pekerja terapkan mulai dari hal-hal sederhana namun berdampak besar.

Apa Saja Tips Kerja Semangat Pulang Selamat dari RSUD Pandega Pangandaran?

Untuk tetap semangat bekerja dan pulang dengan selamat, fokus pada keseimbangan antara pekerjaan dan istirahat, serta ciptakan lingkungan kerja yang positif. 

Dan berikut tips “Kerja Semangat, Pulang Selamat” dari RSUD Pandega,

Terapkan Pola Hidup Sehat, Pola Kerja Sehat dan Selamat: Fondasi utama untuk tetap semangat dan selamat adalah dengan menjaga pola hidup yang sehat. Ini mencakup asupan gizi yang seimbang, istirahat yang cukup, dan manajemen stres. Pola kerja yang sehat juga berarti menghindari kebiasaan buruk yang dapat membahayakan diri di lingkungan kerja.

Lakukan Pengendalian Risiko Bahaya di Tempat Kerja dengan Disiplin: Keselamatan adalah prioritas. 

Pekerja diimbau untuk selalu disiplin dalam mengidentifikasi dan mengendalikan risiko bahaya di tempat kerja. Penggunaan Alat Pelindung Diri yang sesuai standar, dan bekerja sesuai prosedur operasional standar adalah mutlak untuk mencegah kecelakaan kerja.

Pelihara Kesehatan dengan Rutin Berolahraga, Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang, dan Jaga Kebersihan Diri: Gaya hidup sehat bukan hanya tentang diet, tetapi juga aktivitas fisik. Olahraga teratur membantu menjaga stamina dan kebugaran tubuh. 

Mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga kebersihan diri sangat penting, untuk mencegah penyakit dan infeksi.

Jangan Lupa Cek Kesehatan Berkala untuk Deteksi Dini Penyakit: Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. RSUD Pandega menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala atau medical check-up. 

Deteksi dini penyakit memungkinkan penanganan lebih cepat dan efektif, sehingga tidak mengganggu produktivitas dan kualitas hidup.

“Mulai dari hal simpel, terapkan safety first di mana pun berada!”.

Demikian pesan yang RSUD Pandega sampaikan di akun IG resminya. Hal itu menggarisbawahi, bahwa kesadaran akan keselamatan harus menjadi bagian integral dari setiap aktivitas, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.

Dengan tips ‘Kerja Semangat Pulang Selamat’ ini, RSUD Pandega berharap para pekerja bisa menjalankan aktivitasnya dengan penuh semangat, tetap sehat, dan selalu kembali ke rumah dengan selamat.***

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN