Disdikpora Pangandaran Sukses Gelar Sanlat Ramadhan 1444 H Untuk Siswa Kelas 7


PANGANDARANNEWS.COM
-Pesantren Ramadhan 1444 H yang rencananya akan dilaksanakan di awal ramadhan, akhirnya terealisasi pada pertengahan bulan Ramadhan. Namun pesantren Ramadhan atau sanlat (pesantren kilat) kali ini berbeda dengan kegiatan yang biasa dilaksanakan, karena tahun ini selain hanya siswa kelas 7 juga siswa diinapkan selama tiga hari di pondok atau lembaga pesantren terdekat.

Dari 4400 siswa siswi kelas 7 di Kabupaten Pangandaran, setiap siswa diwajibkan untuk  ikut serta dalam kegiatan pondok pesantren yang disebar di setiap pondok di  masing-masing wilayah yang berdekatan dengan sekolah. Dan setiap pondok bervariatif menampung para siswa-siswi sesuai kafasitasnya, ada yang hanya 60 hingga ada yang lebih dari seratus siswa.

Dari 4400 siswa setiap siswa diwajibkan untuk ikut serta dalam kegiatan pondok pesantren. Mereka disebar di setiap pondok di  masing-masing wilayah yang berdekatan dengan sekolah.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Agus Nurdin kepada PNews. 

Kata Agus, dengan adanya kegiatan ini Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran berharap pondok pesantren bisa merespon positif sehingga Disdik berharap ada peran MUI yang akan ikut mempasilitasi kegiatan ini.

Agus berharap anak-anak kelas 7 yang dipondokkan ini dapat pengetahuan dan mendapat pengalaman agar bisa mempengaruhi anak untuk memiliki kebiasaan yang baik.

"Dan tentunya juga ada semangat untuk mencintai ilmu dan mau konsisten sholat yang lima waktu," ucap Agus (15/04)

Agus juga berharap agar anak-anak juga dapat berakhlak  baik, namun hal ini tentunya tidak serta merta dengan waktu yang singkat.

"Namun paling tidak banyak hal baik bisa diambil oleh si anak, " ujarnya. (harisfirdaus)

Pada Acara Silaturahmi Ramadhan Bupati Pangandaran Ajak Ulama Perkuat Karakter Bangsa


PANGANDARANNEWS.COM-
Bertempat di Gedung Islamic Center, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar acara siraturahmi dengan para alim ulama yang dihadiri sekitar 300 orang.(16/4)

Selain dihadiri para pejabat  kegiatan ini juga turut dihadiri Ketua MUI Kabupaten Pangandaran, Direktur Utama RSUD pandega, Dr Titi dan Direktur utama PDAM Pangandaran, Ir. Agus St.

Mewakili pemda, Kepala Bagian Kesra Serda Pangandaran H usep Ependi, menyampaikan harapannyab agar ada dampak yang lebih baik dari semakin baiknya silaturahmi pemda dengan para alim ulama untuk memperkuat karakter bangsa.

Atas nama pemda, ia berharap dengan adanya silaturahmi para ulama ini tentunya dapat memperkuat karakter bangsa khususnya di kabupaten Pangandaran.

Sementara dalam sambutannya Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengungkapkan  pentingnya memahami bahwa agama harus sejalan dengan negara sebagai satu kesatuan, dan ia juga meminta kepada para alim ulama di kabupaten Pangandaran ini agar menegurnya jika ada hal yang dinggap kurang baik.

"Apabila ada hal-hal yang kurang baik menurut para ulama terkait pemerintahan saya meminta tolong tegurlah kami," ungkapnya.

Jeje mengaku, pembangunan infrastruktur sudah dirasa cukup berhasil, tetapi disisi lain membangun umat agar lebih baik masih belum optimal.

"Saya anggap yang belum adalah membangun umat menjadi hijrah kepada yang lebih baik." imbuhnya.

Bupati juga menyampaikan tentang isu yang ramai saat ini di masyarakat yerkait minuman beralkohol (minol) yang hingga saat ini Perdanya sedang digodog.

Bupati mempersilahkan kepada MUI untuk menghimbau langsung ke para penjual miras agar tidak menjualnya secara benas, karena walau pun Pangandaran daerah wisata yang tidak akan terlepas dari minuman beralkohol, namun harus bisa mengemasnya sehingga tidak menjadi benturan dengan para ulama.

Bupati menyebut saat ini masih banyak hal yang belum tercapai, terutama janji kepada para ulama.

"Namun saya akan berusaha menepati itu walaupun saat ini anggaran pemerintahan di Pangandaran sedang kritis," pungkasnya.(harisfirdaus)

Alun-alun Kota Ciamis Jadi Spot Bermain Keluarga Di Malam Ramadhan


PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS
- Kawasan taman alun-alun Ciamis terus diperbaiki dan juga ditata sehingga membuat taman tersebut semakin nyaman dan indah dipandang, terlebih ketika saat malam hari saat warna-warni lampu ikut menghiasi taman yang berlokasi di tengah kota ini.

Di bulan ramadhan tak sedikit masyarakat datang dan bermain di alun-alun ini, saat usai tarawih.

Menurut seorang pemilik odong-odong, pengunjung yang tak hanya warga Ciamis saja tapi ada yang dari Tasik dan lainnya.

"Alhamdulillah saat bulan puasa penghasilan pun bisa bertambah," ujarnya.(15/04)

Seorang pengunjung asal Tasikmalaya, Ade Hera, menuturkan, hampir setiap malam di bulan ramadhan ini selain dikunjungi warga Ciamis banyak juga yang datang dari Kawali, Ranncah, Panawangan.

Ade mengaku merasa senang ketika melihat alun-alun Kota Ciamis ini sekarang banyak sekali perubahan dan juga perbaikan, sehingga lebih indah dan nyaman, terlebih sekarang ada lampu hias yang bertuliskan ‘asmaul husna’ di sekeliling taman.

Hal senada disampaikan pengunjung lainnya, Risma, ia yang datang ke alun-alun Ciamis dengan keluarga pada malam minggu lalu mengaku betah dan nyaman saat main dengan anak-anaknya.

"Alun-alun Ciamis  ini jadi tempat paporit kami," ucapnya. (anwarwaluyo-udirustandi)

Dalam Kegiatan Safari Ramadhan Danramil 1205/Rajapolah Dan Muspika Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kondusifitas


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Danramil 1205/Rajapolah Kapten czi Rohadi bersama Muspika Rajapolah melaksanakan kegiatan safari ramadhan & tarawih keliling (tarling ) tingkat Kabupaten Tasikmalaya, bertempat di Masjid Al Qhazali Dusun Sukamulya  Desa Sindangraja Kecamatan Jamanis.(15/04)

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tasikmalaya yang diwakili Asisten Daerah (Asda) II bidang Perekonomian  dan Pembangunan, Danramil 1205/Rajapolah Kapten czi Rohadi, Unsur MUI kabuatwn Tasikmalaya, DMI, Forum Pesantren, LPTQ, BKPRMI, BAZNAS, Camat Jamanis, Kapolsek Jamanis, Ketua MUI Kecamatan Jamanis, Kepala Desa se-Kecamatan Jamanis, UPTD Puskesmas, Babinsa Desa Sindangraja, Bhabinkamtibmas desa Sindangraja dan Ketua DKM Masjid Al Qhazali kec.jamanis

Dalam kesempatan tersebut Danramil 1205/Rajapolah Kapten czi Rohadi memberikan apresiasi atas partisipasi warga Sindangraja yang telah mampu menjaga stabilitas keamanan dengan baik.

”Saya ucapkan terimakasih kepada muspika dan tokoh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Kecamatan Jamanis sehingga tetap kondusif,” ungkap Danramil. 

Usai melaksanakan shalat taraweh kegiatan pun dilanjutkan dengan memberikan karpet 2 buah, uang pembinaan untuk DKM Masjid Al Qhazali senilai Rp10 juta, pembagian sembako berupa minyak , beras, mie instan dan makanan ringan kepada warga masyarakat yang kurang mampu dan anak yatim. 

Danramil mengatakan, melalui tarawih pihaknya juga mengajak masyarakat agar selalu bersatu dan jangan terpecah belah antar sesama.

“Marilah kita selalu bersyukur dengan apa yang diberikan Allah, sekecil apapun itu," ujarnya.(anwarwaluyo)

Jelang Hari Raya Lebaran Pemkot Banjar Salurkan Bantuan Cadangan Pangan


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Wakil Wali Kota Banjar H. Nana Suryana Spd.M.H, bertempat di halaman gudang Bulog Banjar beberapa hari lalu melaksanakan penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk bantuan pangan 2023.(13/04)

Dalam sambutannya Nana menyampaikan, launcing bantuan pangan dari pemerintah ini merupakan kegiatan dalam bentuk sinergisitas pemerintah pusat, pemerintah Daerah, Bulog dan PT Pos Indonesia.

Kata Nana pihaknya menyambut baik atas terlaksananya kegiatan penyaluran cadangan pangan ini karena ini sangat bermanfaat untuk masyarakat.

Bantuan beras ini, kata Nana, diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). yang tercatat di Kota Banjar ada 17.506 KPM sebagai penerima bantuan pangan berupa beras ini. Dan setiap KPM akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilo gram selama tiga bulan, dari bulan maret hingga mei 2023.

"Mudah-mudahan bantuan ini tepat sasaran," ucapnya.

Nana mengatakan, untuk penyaluran bantuan akan dilaksanakan oleh PT Pos  supaya tidak terjadi berdesakan
dan diharapkan dalam penyaluran dapat berjalan baik dan lancar sesuai rencana.

"Seperti biasa penyaluran kita lakukan per kelurahan dan Desa, dengan diatur waktu penyalurannya agar tidak berdesakan dan lebih terjangkau petugas Pos," ucanya. (tito s)

Sat Reskrim Polres Pangandaran Tangkap Dua Pelaku Rudapaksa Anak Dibawah Umur


PANGANDARANNEWS.COM
- Sat Reskrim Polres Pangandaran mengamankan dua orang terduga pelaku rudapaksa terhadap anak dibawah umur berinisial WN (30) dan WS (26) di kediamannya masing-masing.(12/04)

Di depan sejumlah awak media, Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, S.H, S.I.K membenarkan pihaknya  berhasil mengamankan 2 orang terduga pelaku rudapaksa terhadap anak dibawah umur yang terjadi di salah satu penginapan di Kecamatan Parigi serta barang bukti pakaian yang digunakan korban saat kejadian.

Modus operandi yang digunakan, terang Kapolres, pelaku mencekoki korban dengan minuman keras lalu saat tidak sadarkan diri pelaku pun  melancarkan aksi bejadnya.

"Kedua pelaku merupakan warga Kecamatan Langkaplancar," jelas Kapolres.


Dengan adanya pengungkapan kasus tersebut, Kapolres Pangandaran mengimbau agar masyarakat segera melaporkan apabila terjadi tindak pidana apapun sehingga Polres Pangandaran bisa langsung menindaklanjuti laporan kejadian tersebut dengan segera.

"Masyarakat bisa melapor melalui WA HotLine Polres Pangandaran 08112442110, kami siap melayani 24 jam", ungkap Kapolres.(PNews)

Berikut Ini Sejumlah Jalur Alternatip Yang Bisa Dilewati Wisatawan Menuju Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Tersedia sejumlah jalur alternatif untuk mudik atau berlibur ke Kabupaten Pangandaran, terutama jalur dari arah selatan selatan dan utara.

Seperti disampikan Kasatlantas Polres Pangandaran AKP Asep Nugraha, wisatawan atau pun pemudik dari arah Ciamis atau Banjar bisa mengambil arah melalui Cigayam di Kecamatan Banajarsari Kabupaten Ciamis, dan jalur ini juga bisa untuk arus balik.

Namun, kata Asep, untuk pengendara yang mengambil jalur Cigayam ini disarankan sebaiknya tuntuk perjalanan malam hari karena di jalur ini penerangan jalan umum (PJU) masih kurang.

"Namun kita usulkan ke pemda agar ada penambahan penerangan," ucapnya.(13/04)

Sementara untuk wisatawan dan pemudik dari arah Tasikmalaya, menurut Asep, ada 3 jalur alternatip, bisa lewat Sindangsari Kecamatan Cimerak, Cikatomas dan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.

"Selain 3 jalur tersebut, imbuh Asep, ada juga jalur alternatif lain lewat Kecamatan Langkaplancar yang bisa langsung ke Tasikmalaya lewat Gunung Singkup.

"Jalur ini juga bisa digunakan para wisatawan," ungkapnya.

Asep juga mengatakan hingga saat ini belum ada tanda-tanda kepadatan arus di jalur utama maupun di jalam alternatif.

"Diperkirakan untuk arus wisatawan sendiri akan terjadi pada H+1," jelasnya.

Sementara menurut salah seorang warga Desa Selasari Kecamatan Parigi, Endang Sungkara (45), saat ini jalan alternatif dari Cigayam sudah sangat bagus untuk dilewati.

"Dibanding melalui jalur utama, jarak tempuh ke Jalur Cigayam lebih dekat," ucapnya.(hiek)

Tahun ini Tenaga Honorer di Pemkab Pangandaran Tak Terima THR ?


PANGANDARANNEWS.COM
Untuk tahun ini diperkirakan tidak akan ada Tunjangan Hari Raya (THR) bagi tenaga honorer di Pemerintah Daerah  Kabupaten Pangandaran.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, THR untuk tahun ini diberikan hanya untuk ASN saja, itu pun hanya 50 persen atau seluruhnya berjumlah sekitar Rp 2,5 Miliar saja.

"THR ini untuk ASN ini diberikan sebelum lebaran, sebelum cuti," ungkap bupati.(10/04)

Bupati mengatakan, pada tahun sebelumnya 4 ribu tenaga honorer ini mendapat THR sebesar Rp 600 ribu, yang bersumber dari APBD.

Sementara saat dihubungi via
WhatsApp, Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar membenarkan tahun tidak akan ada THR untuk tenaga honorer atau Non ASN.

"Dan untuk THR ASN sendiri jumlah nominal tepatnya saat ini masih dihitung bersama sekretaris daerah, "jelasnya.(hiek)

Rapat Paripurna DPRD Dan Pemda Pangandaran Bahas Raperda Pajak Dan Retribusi Daerah


PANGANDARANNEWS.COM
- Beberapa hari lalu bertempat di gedung DPRD, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.(10/04)

Seperti dirilis di laman Prokopim Kabupten Pangandaran, pada paripurna tersebut pemda dan DPRD Pangandaran membahas terkait sisi pajak daerah terdapat restrukturisasi dan integrasi 5 jenis pajak seperti pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak hotel, pajak restoran dan pajak hiburan, dijadikan 1 jenis pajak menjadi pajak barang dan jasa tertentu.

Selain itu juga terdapat 2 jenis tambahan pajak yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, Opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Sedangkan pada sisi retribusi terdapat rasionalisasi pemangkasan beberapa jenis retribusi, seperti retribusi jasa umum yang semula berjumlah 15 jenis menjadi 5 jenis, retribusi jasa usaha yang semula berjumlah 11 jenis menjadi 10 jenis dan retribusi perizinan tertentu yang semula 5 jenis menjadi 3 jenis. (PNews)

Sat Reskrim Polres Pangandaran Berhasil Amankan Dua Pelaku Penganiayaan di Desa Cintakarya


PANGANDARANNEWS.COM
- Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran berhasil amankan dua orang terduga dua pelaku  penganiayaan/kekerasan berinisial HD (33) dan DH (47)  di kediamannya masing-masing.(10/04)

Saat dikonfirmasi Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, S.H, S.I.K, membenarkan pihaknya sudah mengamankan 2 orang pelaku penganiayaan/kekerasan secara bersama-sama terhadap orang yang terjadi di pinggir jalan Nyalindung Dusun Karangmulya Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.

Hidayat menuturkan, kronologis kejadiannya pada hari Minggu tanggal 9 April 2023 sekira pukul 19.48 Wib korban berinisial SS (40) mendapat telepon dari pelaku HD (33) untuk menanyakan keberadaan korban. Setelah itu kemudian pelaku bersama rekannya DH (47) menghampiri korban yang sedang berada di pinggir jalan Nyalindung Dusun Karangmulya Desa Cintakarya Parigi, setelah bertemu terjadi perdebatan lalu korban dianiaya oleh kedua pelaku.


Keributan tersebut, kata Hidayat, dilerai oleh Kades Cintakarya yang datang ke tempat kejadian bersama beberapa warganya, lalu membawa korban ke Puskesmas Parigi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres.

"Kedua pelaku yang merupakan warga Kecamatan parigi
berhasil kami tangkap  dengan beberapa barang bukti yang diamankan diantaranya 1 pasang sepatu warna hitam dan 1 helai baju yang di pakai korban saat terjadi tindak pidana penganiayaan," jelas Hidayat.

Hidayat menambahkan, pengungkapan kasus penganiayaan ini merupakan tindak lanjut instruksi dari baik Kapolri dan Kapolda yang memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Dengan adanya pengungkapan kejadian tersebut, imbuhnya, ia mengimbau agar masyarakat segera melaporkan apabila terjadi tindak pidana, supaya Polres Pangandaran bisa langsung menindaklanjuti laporan kejadian tersebut dengan segera.

"Laporan tersebut bisa melalui WA HotLine Polres Pangandaran 08112442110, dan tentu kami pun siap melayani selama 24 jam," pungkasnya. (PNews)

Jelang Libur Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Pemkab Pangandaran Gelar Rakor Antisipasi Berbagai Hal


PANGANDARANNEWS.COM
- Diprediksi jumlah kunjungan saat libur idul fitri tahun ini akan meningkat dibanding tahun lalu,  jika tahun lalu sekitar 700 ribuan dalam satu momentum libur hari lebaran maka kemungkinan tahun ini bisa meningkat dua kali lipat.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran saat memimpin Rapat Kordinasi
Persiapan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, bertempat di aula setda.(11/04)

Kata Jeje, saat ini seluruh stakeholder di Kabupaten Pangandaran telah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mengantisipasi lonjakan arus masuk dan keluar dari Kabupaten Pangandaran selama libur hari raya lebaran 1444 H.

"Untuk kendalinya ada di Polres yang berkoordinasi dengan Pemda," kata Jeje.

Keamanan dan kenyamanan, menurut Jeje merupakan faktor penting yang harus diberikan khususnya bagi para wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.

"Terutama antisipasi terjadinya laka laut yang harus mendapat perhatian khusus," imbuhnya.

Jeje juga menekankan agar pengawasan harus ditingkatkan termasuk di pos 5 yang kerap terjadi kecelakaan laut (laka Laut), sehingga dalam hal ini diperlukan sinergitas dan kordinasi yang solid antara Balawista, Polairud dan Pos Angkatan Laut, yang semuanya ini didukung oleh pemda.


Jeje menambahkan, satu hal yang penting lagi, ia tidak menginginkan adanya getok tarif parkir seenaknya, dengan tarif Rp 60-Rp 50 ribu, itu tidak boleh.

"Saya minta agar getok tarif parkir ini ditertibkan karena sangat mengganggu kenyamanan wisatawan," tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Kabag Ops Polres Pangandaran Kompol Dodi Armansyah menyoroti khususnya jalur pesisir pantai lintas Batukaras-Madasari.

Menurutnya, di kawasan tersebut banyak sekali jalan tanjakan curam dan tikungan tajam, sehingga para pengguna jalan harus ekstra hati-hati.

"Dan untuk pintu tiket lebih baik di bawah, jangan sampai ada antrian panjang kendaraan yang dikhawatirkan ada yang tak kuat nanjak lalu mundur," ucapnya.

Sementara dalam rakor tersebut juga dibahas terkait masih minimya penerangan di jalur tersebut, apa lagi di kiri-kanan jalan terdapat jurang yang cukup dalam.(hiek)

Bupati Jeje Wiradinata:Di Pangandaran Akan Dibagun Restoran Mewah


PANGANDARANNEWS.COM
- Terkait wacana pembangunan beach club yang mencuat beberapa waktu lalu, hal tersebut akan teralisasi dengan konsep yang jauh berbeda dengan konsep beach club yang ada di sejumlah daerah wisata. 

Konsep beach club yang nantinya ada di Pangandaran akan lebih ke restoran untuk pengunjung kelas menengah keatas.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, saat wawancara denan sejumlah awak media, usai mengikuti rapat purna di gedung DPRD Pangandaran.(10/04)

"Jadi jauh sekali dengam konsep beach club," kata bupati.

Lokasi untuk restoran menengah keatas itu, jelas bupati, akan lebih refresentatif serta dipastikan tidak ada minuman beralkohol di dalamnya. Pengunjung yang akan masuk pun harus deposit dulu, karena memang incaran beach club ini memang untuk kelas menangah ke atas.

Restoran mewah tersebut, kata Jeje, akan berlokasi di Kecamatan Pangandaran tepatnya dekat Minasari.

"Diperkirakan nilai investasi untuk restoran ini mencapai Rp 15 Miliar," terang Jeje 

Jeje juga memastikan beach club ini akan menjadi tempat santai dan telah disepakati tidak akan ada minuman keras dan lain-lain yang menyebabkan moral umat terganggu.

Jeje juga mengatakan, investor tersebut dari swasta namun  bukan Hotman Paris yang seperti digembar gemborkan dulu.

"Jadi jelas bukan Hotman Paris, dan kemarin saat sosialisasi, DPRD juga diundang," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengatakan, konsep yang ditawarkan investor tersebut lebih ke Restoran Pantai namun nanti tergantung yang memberikan judulnya.

Menurutnya, ramai atau tidaknya restoran itu tergantung bagaimana pelayanan yang ditawarkan, kalau biasa saja bagaimana nanti orang mau deposit.

"Harapan saya sih bisa sangat menarik banyak wisatawan kelas menengah ke atas," ungkapnya.(hiek)

Kodim 0612 /Tasik Bareng Forum Musisi Kota Gelar Ngabunurit Sharing And Caring


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Bertempat di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya Jl Otto Iskandardinata no 11 Kelurahan Empangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, keluarga besar Kodim 0612/Tasik melaksanakan ngabuburit bareng sahring and caring yang dihadiri sekitar 350 kepala keluarga (KK) dengan membagi-bagikan parsel lebaran untuk anak yatim piatu sebanyak 285 orang.

Kegiatan ini langsung dihadiri  Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata, S.I.P. beserta Ibu, Sekdis Dinas sosial Kota Tasikmalaya Sarwono, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PDI Perjuangan H. Muslim, S.Sos.,M.Si), Kadis Sosbudpar Dedi Mulyana  S.STP, Jajaran Pasi Kodim 0612 Tasikmalaya, Ketua Forum musisi peduli Tasikmalaya dan jajarannya, pengusaha Kota Tasikmalaya H Iman dan ratusan anak yatim piatu beserta pendamping.

Dalam sambutannya ketua Forum Musisi Peduli Kota Tasikmalaya, R Atik Suwardi, menyamaikan terimakasih pada semua pihak yang mendukung kegiatan musisi peduli Kota-Kabuapten Tasikmalaya.

"Kami menitipkan 285 paket lebaran kepada Bapak Dandim dan jajarannya untuk disampaikan kepada putra putri yang telah datang, semoga paket lebaran ini menjadi motifasi dan lebih giat belajar serta raihlah cita-cita setinggi tinginya," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kadisporabudpar, pihaknya sangat berterimakasih kepada Dandim yang telah memberikan tempat dan dukungan sehingga terlaksananya kegiatan ini.

"Kami akan terus mensupport dan selalu mendukung aksi sosial ini," ucapnya.

Sementara dalam sambutan Dandim 0612 /Tasikmalaya, menyampaikan, Kodim ini bukan hanya punya Dandim tapi milik seluruh masyarakat. 


Artinya kapan saja jika fasilitas Kodim ini akan digunakan kegiatan anak yatim, menurut Dandim, tentu pihaknya akan mengizinkan.

Seperti dalam kegiatan Ngabuburit Bareng Sahring and Caring bagi bagi parsel lebaran untuk anak yatim piatu diselenggarakan oleh Kodim 0612/Tsm dan Forum Musisi Peduli Kota Tasikmalaya, kata dandim, ini merupakan kegiatan sosial yang ditujukan kepada yatim piatu dengan pemberian parcel lebaran agar menjadikan semangat belajar dengan baik dan lebih giat lagi belajar. 

"Kita juga bagi bagi takjil setiap hari berkolaborasi dengan gandara grop dan HDCI dan lainnya," kata dandim.

Dandim mengatakan, beberapa hari lalu juga Dandim 0612 /Tasikmalaya memggelar pasar murah sembako yang di dalamnya ada UMKM.

"Segala daya upaya yang dilaksanakan di kodim ini semata untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat luas," imbuhnya. (udirustandi-anwarwaluyo)

Babinsa Desa Puspajaya Koramil 1222/Salawu Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an dan Santunan Anak Yatim di Ponpes Darussa'dah


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Menjadi salah satu kedekatan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Desa Puspajaya Koramil 1222/Salawu, Sertu Irwansa, selalu ikut berbaur dalam kegiatan keagamaan di wilayah binaannya,  salah satunya dengan menghadiri Peringatan Nuzulul Qur'an dan Santunan kepada anak yatim di Pondok Pesantren Darussa'dah di Desa Puspajaya Kecamatan Puspahiang Kabupaten  Tasikmalaya. (08/04)

Dalam kegiatan ini selain  Pimpinan Ponpes Darussa'dah Ustadz Yusuf, tampak hadir Ustadz Koko Koswara, Babinsa Desa Puspajaya, Kades Puspajaya, Ustadz Iman para Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda omserta para santri  Darussa'dah dan warga di sekitar ponpes.

Di sela-sela kegiatan, Babinsa Desa Puspajaya Sertu Irwansa mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan memperkuat ikatan tali silaturahmi antara para tokoh, masyarakat dan TNI.

"Peringatan turunnya Al Quran merupakan tonggak sejarah dalam perkembangan agama Islam, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman kehidupan bagi umat  manusia khususnya umat muslim," kata Irwansa.

Masih kata Irwansa, santunan yang diberikan kepada anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian sesama umat sesuai dengan petunjuk Alquran.


Hal senada dikalatakan pimpinan Ponpes Darussa'dah sekaligus sebagai penyelenggara acara, Ustadz Yusuf, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatakan keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus Untuk mengingatkan kembali saat peringatan turunnya Al-Quran.

"Tak hanya itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan silaturahmi serta  ukuwah islamiyah, sehingga diharapkan dapat memperbaiki sikap perilaku insan manusia yang baik," ujar Yusuf. (udirustandi)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN