Wabup Pangandaran Hadiri Kickoff Sub PIN Polio Di Desa Karangjaladri


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di Posyandu Tunas Harapan Dusun  Astamaya Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Wakil Bupati H. Ujang Endin Indrawan menghadiri kickoff Sosialisasi Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN). (03/04)

Pelaksanaan vaksinasi polio ini dilakukan secara serentak diseluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang dibagi dalam dua putaran, mulai 3 hingga 9 April 2023, dan Sub PIN Polio putaran kedua tanggal 12 Mei 2023.

Di depan undangan yang hadir, dalam sambutannya wabup menyampaikan tentang perlunya kekebalan tubuh bagi anak anak agar tetap sehat.

Apabila ditemukan kasus positif polio, ucap wabup, maka ini bisa dikatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) karena virus polio ini akan menyebar cepat.

Dan untuk mengantisipasi hal ini, menurut wabup, perlu adanya health imunitas dan kekebalan bersama.Artinya,
jika anak-anak balita secara bersama-sama (commural) kekebalan tubuhnya kuat maka virus itu tidak akan menyebar.

“Sekarang apabila masih ada anak-anak yang belum  divaksin maka harus divaksin sampai tanggal 9 april agar terbebas dari polio, dan polio itu adalah penyakit yang menyerang kaki,“ ujar wabup. 


Masih di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, drg. Asep Kemal Pasha, Sp.KGA., M.M menambahkan, vaksinasi polio di Posyandu Tunas Harapan dilakukan terhadap 67 balita dari usia  0-59 bulan.

Asep berharap kepada seluruh warga yang mempunyai balita agar segera di vaksinasi polio sehingga diharapkan KLB yang terjadi di salahsatu kabupaten di jawa barat tidak terjadi di Kabupaten Pangandaran.

Asep juga meminta kerjasama masyarakat untuk membawa anak-anak ke posyandu melaksanakan vaskinasi polio.

"Kita semua selalu berharap  anak-anak kita bisa sehat  dengan tumbuh kembang yang baik sehingga generasi muda kedepan menjadi lebih baik lagi, “pungkasnya. (PNews)

DPRD Pangandaran Segera Undangkan Perda Minol Pada Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan 1444 H


PANGANDARANNEWS.COM
– Tidak lama lagi Peraturan Daerah (Perda) tentang Minuman Beralkohol (Minol) akan segera diundangkan oleh DPRD Pangandaran, yang selanjutnya juga akan segera dibuat turunannya menjadi Peraturan Bupati (Perbup).

Demikian disampaikan Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, saat wawancara dengan sejumlah awak media di gedung DPRD.(03/04)

Kata Asep  Perda Nomor 2 tahun 2022 tentang Minol itu rencananya akan ditandatangani bertepatan pada malam Nuzulul Quran 17 Ramadan 1444 H.

"Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan tahun 2023 ini bertepatan pada tanggal 8 April 2023," terang Asep.

Dikatakan Asep, ke depannya setelah Perda Nomor 2 tahun 2022 tentang Minol ini diundangkan, pihaknya pun segera mensosialisasikan ke masyarakat.

Asep juga sedikit memberikan gambaran, dalam Perda tersebut akan diatur bagaimana warung yang menjual minuman beralkohol salah satunya harus berjarak minimal 1 kilometer jauhnya dari sekolah dan tempat ibadah.

Asep menyebut, ke depannya DPRD juga akan melakukan evaluasi terkait relokasi tempat penjualan yang saat ini tidak sesuai dengan ketentuan. Karena kondisi yang terjadi saat ini warung minuman beralkohol dijual di tempat tidak berjarak 1 kilometer dari sekolah atau masjid.

"Jika sudah dibuat regulasi ini apabila ada protes dari pemilik kios minuman beralkohol karena aturannya sudah jelas," tegas Asep.

Dan untuk menjalankan aturan ini, kata Asep, ada optimalisasi sehingga sehingga diperlukan  sinkronkanisasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP).

Ia juga meminta agar Satpol PP mampu bertindak tegas dalam mengimplementasikan penegakan Perda ini, salah satunya segera menyiapkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil  (PPNS).

Ia menyebut, pelanggaran terkait Perda Minol ini nantinya akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) dan dipastikan akan digelar pengadilan, juga denda. 

"Dan untuk pelanggaran teknis Perda Nomor 2 Tahun 2022 bisa dilakukan di Kabupaten Pangandaran," pungkasnya.(PNews)

Bupati Pangandaran Didampingi Ketua PKK Pantau Kegiatan Vaksin Polio Di Wonoharjo


PANGANDARANNEWS.COM
- Bupati Kabupaten Pangandarn H Jeje Wiradinata ikut memantau kegiatan vaksinasi Polio, bertempat di Posyandu Melati di Dusun Sidomulyo Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran, pelaksanaan PIN dilakukan sebanyak dua putaran, tanggal 3 april dan 15 april 2023. Pelaksanaan PIN Polio di Kabupaten Pangandaran ini dilaksanakan secara serentak ini, dan diharapkan dapat menyasar sekitar 25.400 balita berumur 0-59 bulan.

Dalam sambutannya Bupati Jeje Wiradinata didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pangandaran Ida Nurlaela Wiradinata berkesemptan memberikan vaksin Polio ke sejumlah balita. 

Menurut bupati, dalam rangka upaya mempersiapkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas, maka tentu upaya pemerintah daerah dilakukan banyak hal.


Kata bupati, sudah banyak upaya yang telah dilakukan pemerintah mulai dari kesehatan ibu dan anak ketika sedang mengandung, pemberian makanan tambahan untuk melengkapi ASI agar gizinya terpenuhi, pencegahan stunting dan lain sebagainya. 

"Saya mengajak seluruh pihak terkait untuk mensukseskan pekan imunisasi polio secara serentak di Jawa Barat, termasuk di Pangandaran," ucap bupati.(03/04)

Pada kegiatan ini turut jadir Kepala Dinas Kesehatan, Yadi Sukmayadi dan Camat Pangandaran Deni Ramdani. (PNEWS)

 

Isi Kegiatan Ramadhan, Kodim 0612 Gaet HDCI Tasikmalaya Bagikan Nasi Kotak Untuk Warga


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Mengisis kegiatan ramadhan 1444 H, di hari ke 11 Kodim 0612/Tasikmalaya bersama komunitas motor besar Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Tasikmalaya membagikan 3000 paket nasi kotak kepada warga yang melintas di jalan Otista Kelurahan Empang Sari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya tepatnya di depan Markas Kodim 0612/Tasikmalaya. (02/04)

Seperti disampaikan Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata S.I.P dalam keterangan tertulisnya, dalam kegiatan ini Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama HDCI kota Tasikmalaya berkesempatan membagikan 100 paket nasi kotak untuk dibagikan kepada kaum dhuafa, pengendara sepeda motor, tukang becak, para tukang ojek online dan para juru parkir serta pengguna jalan lainnya yang kebetulan melintas di halaman kantor Kodim 0612/Tasikmalaya.

Dalam kesempatan tersebut Dandim juga mengajak masyarakat untuk lebih terbuka pada organisasi atau komunitas motor seperti HDCI karena komunitas ini tidak melaksanakan kegiatan hidup yang penuh kemewahan atau hedon.

“Kami juga bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, termasuk salah satunya saat ini  membagikan nasi kotak," kata Dandim yang didampingi Ketua HDCI  kota Tasikmalaya H. Ujang bersama rekan rekannya.

Kerjasama Kodim 0612/Tasikmalaya dengan HDCI kota Tasikmalaya ini, kata Dandim,  bukanlah yang pertama kali.  Sudah ada sejumlah kegiatan sosiallainya sepertib bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu dan kegiatan sosial lainnya.

Dandim menambahkan, tentu kedepa kegiatan-kegiatan positif lainnya akan dilakukan bersama khususnya untuk masyarakat Kota Tasikmalaya dan sekitarnya, sehingga dapat menghilangkan image bahwa komunitas motor hanya menimbulkan hal-hal yang negatif.

"Di bulan suci ramadhan yang penuh barokah ini mari kita saling berbagi dengan menyisihkan sebagian rezeki karena sebagian harta kita ada hak anak yatim dan kaum dhuafa," pungkasnya.(anwarwaluyo)

Patroli Gabungan Polres Pangandaran Berhasil Sita Ribuan Botol Miras


PANGANDARANNEWS.COM
- Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, S.H., S.I.K pimpin langsung Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Wilayah Hukum Polres Pangandaran, dengan sasaran tempat-tempat keramaian, tongkrongan serta obyek vital untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(01/4)

Kepada sejumlah wartawan Kapolres menyampaikan, melalui patroli ini diharapkan dapat mencegah gangguan Kamtibmas. 

Dalam patroli ini juga, kata Kapolres, petugas menyampaikan pesan pesan kamtibmas serta menghimbau agar para pemuda yang nongkrong jangan sampai mengkonsumsi miras dan menjauhi narkoba.

"Kami juga  menekankan agar para pemuda tidak menjadikan jalan raya sebagai ajang untuk balap liar karena bisa membahayakan pengguna jalan lainnya," ujar Kapolres.

Dalam patroli tersebut, Kapolres juga menyebut pihaknya berhasil mengamankan 1.264 botol minuman keras dari berbagai jenis dan merk.

"Hasil operasi tersebut sudah kami amankan di Polres Pangandaran," jelasnya. (PNews)

Maraknya Penangkapan Baby Lobster Jadi Penyebab Turunnya Produksi Ikan Di KUD Minasari Pangandaran Tahun Ini


PANGANDARANNEWS.COM
  - Maraknya penangkapan baby lobster oleh nelayan menjadi salah satu penyebab menurunnya produksi tangkapan ikan yang biasanya hasil produksi mencapai Rp30 milyar, sekarang hanya mencapai Rp18 milyar.

Demikian disampaikan Ketua KUD Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata, beberapa waktu lalu saat memimpin Rapat Tahunan Anggota (RAT) bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di kawasan pantai timur Pangandaran.(20/03)

Kepada sejumlah awak media Jeje menuturkan, dalam RAT ini
intinya untuk melakukan evaluasi terkait usaha koprasi  terutama tentang sumber kehidupan dan kesejahteraan anggotanya yakni para nelayan.

Saat ini menurunan produksi bukan terjadi ada nelayan Pangandaran saja, tapi, kata Jeje, terjadi juga pada nelayan Madasari, Legokjawa, Batukaras, Nusawiru di Kecamatan Cijulang, di bojongsalawe Kecamatan Parigi dan pantai Palataragung di Kecamatan Kalipucang.

"Saya kira penyebabnya ini karena para nelayan saat ini ramai-ramai meakukan penangkapan baby lobster," ucap Jeje.

Padahal, imbuhnya, penangkapan ilegal baby lobster itu sangat berpengaruh terhadap ekosistem biota laut, sehingga dengan tidak adanya baby lobster maka rantai makanan biota laut pun terputus yang ahirnya tidak ada ikan yang mau mendekat ke laut Pangandaran.

"Tentu dengan tidak adanya ikan ahirnya para nelayan tidak dapat ikan saat melaut," ungkap Jeje.

Jika ada yang berpendapat keberadaan baby lobster tidak berpengaruh, menurut Jeje, itu anggapan yang salah. Karena logikanya bila nelayan lebih banyak menangkap baby lobster, maka hasil tankapan ikan pun menurun ini dampak langsung karena banyak nelayan yang beralih untuk menangkap baby lobster.

"Sekarang perputaran modal untuk di KUD Minasari hanya mencapai Rp 18 milyar saja, yang biasanya mencapai Rp30 milyar," terangnya.

Menurut Jeje yang juga Bupati Kabupaten Pangandaran, tahun 2023 ini KUD Minasari berencana akan menambah 2 unit usaha baru,  SPBU dan pabrik es, yang diperkirakan memerlukan modal sekitar Rp4 milyar yang rencananya bersumber dari APBD Kabupaten Pangandaran, namun sayang saat ini kondisi APBD Pangandaran sedang "tidak dalam kondisi baik-baik saja".

"Tapi Insaalloh sebelum berahir masa jabatan bupati SPBU dan pabrik es ini diharapkan sudah ada," tegasnya.

Jeje menambahkan, saat ini di KUD Minasari masih ada dana yang belum semuanya tersalurkan, yaitu dana kematian. Dari total Rp 600 juta baru terpakai Rp71 juta, karena tahun ini memang tidak ada anggota yang meninggal.(hiek)

Wakil Bupati Tasik Sapa Warganya Dalam Kegiatan Jumling Ramadhan

Wabup Tasik, Cecep Nurul Yakin

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Saat kunjungannya dalam kegiatan Jumat Keliling (jumling) ke Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik, Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan saat ini ia fokus karena masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

PR tersebut, kata Cecep, diantaranya penataan alun-alun dan pasar Ciawi serta revitalisasi pasar Singaparna yang rencananya akan dipindahkan ke Kecamatan Padakembang.

"Jadi kalau ada yang bertanya apakah saya akan maju di Pilkada mendatang, saat ini saya masih fokus pada tugas dan pekerjaan sekarang," ungkapnya.(31/03)

Cecep mengatakan, dalam safari bulan ramadhan ini ia juga rajin mendengar dan merasakan langsung apa yang menjadi persoalan di masyarakat.

Setiap ia datang ke daerah dalam safari Ramadhan, menurutnya ia sengaja tidak memberitahukan sebelumnya karena kedatangannya tidak mau merepotkan siapa pun.

Namun kata Cecep, pembangunan infrastruktur satu persatu saat ini sudah terealisasi walau diakui masih belum merata.

"Insaalloh kami akan upayakan  pembangunannya bisa selesai sebelum tahun 2024," tegasnya.(anwarwaluyo)



Dirjen Industri Kecil Menengah Gelar Seminar Tantangan Usaha Di Era Digital, Di Kabupaten Tasikmalaya


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dengan mengusung tema "Seminar Mengahadapi Tantangan Dan Peluang Di Era Digital Bagi Industri Kecil Di Tasikmlaya",

Direktorat Jendral Industri Kecil Menengah Dan Aneka Industri dibawah naungan Menteri Per industrian Republik Indonesia, mengadakan seminar yang dihadiri 100 anggota Kader Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Perjuangan Di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya bertempat di Hotel Santika Jalan Yuda Negara No 57 Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.(30/03)

Acara tersebut turut dihadiri komisi 7 DPR RI Doni Maryadi Oekon, Kordinator Direktorat IKM Pangan Budi Harnot, Kepala Dinas Koprasi UMKM Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Ridwan.S.IP. Sekjen DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya H.Aep Sarypudin.SH.MH.

Dalam sambutannya Aep Sarypudin menyampaikan, terkait adanya tantangan dalam Usaha Kecil Dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tasikmalaya.

Aep mengatakan agar pelaku UMKM bisa menggunakan handpone untuk dijadikan alat promosi usaha dan menjadikan  motivasi bagi masyarakat, khususnya yang ikut acara ini sehingga menjadi maju serta bisa merubah ekonomi yang lebih baik.

Sementara Direktur IKM Yedi Sabaryadi mengatakan, untuk perubuhan IKM ada 110 ribu wirausaha yang ada di Kabupaten Tasikmalaya yang memanfaatkan media digital, seperti aplikasi Shopi, Lazada dan lainnya.

Yedi berharap dengan kegiatan ini bisa mengimbangi  perubahan perekonomian di  Kabupaten Tasikmalaya yang sangat luas seperti ada Tasik Utara dan Tasik Selatan.

"Semoga seminar ini bisa bermanfaat dalam tantangan dan peluang usaha di era digital ini," ucap Yedi. (anwarwaluyo)

Diduga Api Berasal Dari Korsleting Listrik, Bengkel dan Rumah Di Cijulang Habis Dilalap Si Jago Merah


PANGANDARANNEWS.COM
- Sebuah bengkel dan rumah milik Ejen (50) di Dusun Binangun Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang milik Ejen (50), hangus dilalap si jago merah.

Seperti disampaikan Kepala Dusun Binangun, Tedi, bengkel tersebut penuh dengan onderdil, oli dan juga ban, sehingga api dengan mudah terbakar ruangan dan isinya.

"Kejadiannya terjadi pada pukul 07 : 15, dan api pertama terlihat berkobar dari atap, bangunan dan saat kejadian penghuni rumah sedang tidak ada di lokasi," jelas Tedi. (30/3).

Saat itu warga sekitar pun langsung kaget dan berusaha memadamkan api, namun api terus menyala dari ruangan bengkel menjalar ke rumah karena bangunannya memang menyatu sehingga api pun dengan mudah hampir membakar seluruhnya.

Masih kata Tedi, mengetahui kejadian tersebut warga pun langsung melapor ke Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar), dan mobil damkar baru sampai lokasi sekitar pukul 07.30 WIB dengan jarak waktu 15 menit dari awal kejadian.

Saat ditemui di lokasi Kasi Pencegahan Kebakaran Damkar Satpol PP Pangandaran Arif Wijaya mengatakan, dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek listrik. 

Dan saat kejadian, penghuni sedang tidak ada di rumah sehingga diperkirakan api dari korsleting listrik tersebut menyambar oli yang mudah terbakar.

"Kerugian katanya ditaksir sampai Rp 1 Miliar," ungkapnya.(hiek)

Jelang Buka Puasa Hari Ke 8 Kodim 0612/Tasik Bagi-Bagi Takjil Untuk Warga


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Jelang buka puasa di hari ke 8 bulan ramadhan 1444 H, Kodim 0612/Tasikmalaya membagikan takjil gratis untuk masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa yang kebetulan melintas di jalan 

Otista no.11 Kelurahan Empangsari Kecamatan Tawang, depan Makodim 0612/Tasikmalaya. (30/03)

Masyarakat pun mengaku senang menerima makanan takjil yang dibagikan oleh anggota kodim kepada warga, seperti para pemulung, tukang ojek online, tukang parkir dan masyarakat lainnya yang kebetulan melintas di sepanjang jalan Otista.

Seperti disampaikan salah seorang warga, menurutnya ia  merasa terbantu sekali dengan adanya kegiatan bagi-bagi takzil ini bahkan masyarakat sekitar pun sangat bersyukur dengan adanya giat ini

"Saya sangat senang, mudah-mudahan kegiatan ini tak dilaksankan hanya hari ini saja," ungkap salah seorang juru parkir.

Salah seorang anggota Kodim 0612/Tasikmalaya, kepada PNews menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu serta berbagi rezeki dan kebahagiaan untuk masyarakat Kota Tasikmalaya kurang mampu.

"Selain itu giat ini juga tentunya agar TNI bisa berbaur dan menyatu tengah tengah masyarakat," ucapnya.(anwarwaluyo)

Polres Pangandaran Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi


PANGANDARANNEWS.COM
-Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak yang disubsidi oleh pemerintah, yang dilakukan dua pelaku berinisial RA (29) dan AS (44).

Kedua pelaku tersebut diamankan tanggal 27 Maret 2023 saat tengah melakukan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di Dusun karangsari Desa kondangjajar Kecamatan Cijulang.

Dalam keterangannya Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, S.H, S.I.K menjelaskan, pada kejadian ini pelaku disangkakan dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga yang disubsidi pemerintah dengan modus

kedua terduga pelaku membeli BBM jenis Pertalite dari SPBU seharga  Rp10 ribu/liter dan menjualnya kepada masyarakat sebesar Rp13 ribu/liter.

"Hal itu sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 Undang - undang No. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah dirubah Pasal 40 angka 9 UU No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja," ungkapnya.(28/03)

Hidayat pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM subsidi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri yang memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, dan berdasarkan instruksi tersebut anggota Polres Pangandaran pun rutin melakukan patroli di wilayah hukum guna melakukan pengawasan.

Kemungkinan adanya penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di masyarakat ini, menurut Hidayat, karena ingin mendapatkan keuntungan pribadi.

Dengan adanya pengungkapan kasus ini, Hidayat mengimbau agar masyarakat tidak menyalahgunakan surat dari pemerintah mengenai pelonggaran pembelian BBM menggunakan jerigen di SPBU dengan tidak diperjualbelikan dengan harapan mendapatkan keuntungan pribadi.

"Kami minta masyarakat agar tidak menyalahgunakan pelonggaran pembelian BBM dengan jerigen, sebab hal itu tentu menyalahi aturan dan kami pastikan akan melakukan penindakan hukum," tegasnya.

Sementara Kasat Reskrim AKP Luhut Sitorus, S.H, M.H menambahkan, pelaku merupakan warga Kecamatan Langakaplancar dengan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan, diantaranya 2 unit mobil pick up warna putih dengan 25 jerigen BBM jenis Pertalite dgn Volume 875 liter dan 30 jerigen BBM jenis Pertalite dgn Volume 1.020 liter. (PNews)


Polres Pangandaran Cek Kesiapan Jalan Lintas Baru Pantai Batukaras-Madasari


PANGANDARANNEWS.COM
- Diprediksi liburan Hari Raya Idul Fitri 1444 H arus lalu lintas ke Pangandaran khususnya ke sejumlah destinasi wisata akan terjadi kepadatan, sehingga diperlukan persiapan-persiapan khusus salah satunya untuk mengurai simpul kemacetan di beberapa titik.

Demikian disampaikan  Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat S.H.,S.I.k, saat didampingi Kasat Lantas AKP Asep Nugraha S.H.,M.H, ketika mengecek kesiapan jalur arus wisata Pantai Pangandaran termasuk pengecekan jalur baru yang menyambungkan antara dua obyek wisata pantai Batukaras dan Madasari.(28/03)

Kepada sejumlah awak media Hidayat menjelaskan, seperti yang telah disampaikan bagaimana rekayasa arus lalu lintas di dalam jalur wisata pantai Pangandaran, Polres Pangandaran akan memberikan plang himbauan yang bertuliskan "untuk bus dilarang melewati jalur  baru yang menyambungkan antara Pantai  Batukaras dan Pantai Madasari".

"Selain melakukan pengecekan jalur baru, anggota  juga bersiaga di seluruh jalur mudik," ujar Hidayat.

Seluruh anggota juga kata Hidayat, nantinya ersonel diploting di beberapa titik untuk menjaga dan melayani pemudik baik yang menggunakan kendaraan roda dua atau pun empat.

"Sejumlah rambu lalu lintas dan plang pun akan kami pasang sehingga baik pemudik mau pun wisatawan tidak kesasar," imbuhnya. (PNews)

Program Budi Daya Ikan Nila Jadikan Peluang Usaha Warga Desa Tobongjaya


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Beberapa waktu lalu Pemerintah Desa  Tobongjaya Kecamatan cipatujah Kabupaten Tasikmalaya menggelontorkan anggaran dana desa (DD) tahun 2022 untuk budidaya ikan nila dalam program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi warga. 

Seperti disampaikan Kepala Urusan (kaur) Keuangan Desa Tobongjaya, Sandi, menurutnya desanya menganggarkan program ketahanan pangan  pembelian bibit ikan.

Selain itu, kata Sandi, DD tahun lalu juga dianggarkan untuk membenahi infrastruktur seperti tahun-tahun sebelumnya, karena ada kebijakan pemerintah pusat dari keseluruhan dana yang diterima desa 40% untuk bantuan langsung tunai. 

Namun untuk dana ketahanan pangan, imbuh Sandi, setiap desa wajib menganggarkannya, dengan begitu pihaknya un membeli bibit ikan nila dengan harapan budidaya ikan ini berhasil.

*Jika nantinya berhasil, selain untuk swasembada gizi perekonomian desa akan tumbuh lebih baik," ucapnya.(27/03)

Sandi mengatakn, program pemerintahan pusat harus secara bersama menuntaskan stunting dan Desa Robongjaya siap menjalankan program itu dengan pemenuhan gizi lewat budidaya ikan seperti ini.

Dan ini juga, menurutnya, bisa menjadi contoh baik untuk masyarakat bahwa budidaya ikan bisa menghasilkan dan menumbuhkan ekonomi desa.

Ia menambahkan, pihaknya pun telah melakukan monitor pelaksanaan program ketahan pangan berupa bantuan bibit perikanan.

Sandi juga menjelaskan, dalam budi daya ikan nila ini dari 5 kg bibit membutuhkan pakan 100 kg hingga masa panen 3 bulan.

Sandi mengaku pihaknya merasa bersukur karena  dengan program ketahanan pangan budidaya nila ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena telah mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat Desa Tobongjaya.

Hal senada disampaikan Ketua Tani Desa Tobongjaya, Dede, ia sangat berterimakasih kepada Pemerintah Desa Tobongjaya yang telah membuat program ketahanan pangan serta menumbuhkan ekonomi masyarakat dengan budi daya ikan nila.

"Mudah-mudahan program ini juga bisa membuka lapangan kerja baru," ungkapnya. (anwarwaluyo)

Bupati Pangandaran Resmikan Jembatan Penghubung Antar Wilayah Yang Sudah 9 Tahun Terisolir


PANGANDARANNEWS.COM
 – Warga di Dusun Pamuntuan Desa Kersaratu Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran mengaku senang karena sekarang sudah bisa menikmati jembatan penghubung antar wilayah,  setelah cukup lama terisolir terkendala sarana jalan dan jembatan akses ke wilayahnya.

Jembatan tersebut pun beberapa waktu lalu langsung diresmikan oleh Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata, yang didampingi Ketua DPRD, Camat Sidamulih dan masyarakat sekitar

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, hampir 9 tahun warga disini terisolir lantaran tidak adanya akses transportasi.

Jembatan Pamuntuan ini, ungkap bupati, merupakan jembatan yang menghubungkan dua perkampungan yang sebelumnya akses dari kedua wilayah ini terputus. Dan adanya pembangunan jembatan tersebut, diharapkan akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan pendidikan warga.

"Jembatan ini sebenarnya berlokasi di jalan perkampungan sehingga pembangunanya ada di Pemerintahan Desa,"ungkap bupati.(23/03)

Namun demikian bupati menyebut, Pemkab Pangandaran ikut membantu untuk membangun jembatan tersebut agar pendidikan dan perekonomian warga di Dusun Pamuntuan, Desa Kersaratu, Kecamatan Sidamulih bisa berjalan dengan baik.

"Dan kedepannya pemda juga akan membantu untuk membangun jalan sekitar beberapa ratus meter akses menuju menuju jembatan," imbuhnya.

Sementara atas nama masyarakat, Camat Sidamulih Megi Parlumi menyampaikan, di Dusun Pamutuan terdapat dua perkampungan yang hampir sembilan tahun terisolir karena adanya aliran sungai.

Kata Megi, ada 5 RT dengan jumlah warga 30 Kepala Keluarga (KK) yang sering terisolir ketika musim penghujan karena air sungai meluap sehingga warga di dusun tersebut khususnya anak-anak sekolah terpaksa meliburkan diri karena tak bisa menyebrangi luapan air sungai.

Tak hanya anak sekolah, menurut Megi, aktivitas warga juga menjadi terganggu sehingga lebih memilih berdiam diri di rumahnya menunggu air sungai kembali surut dan dapat dilalui.

"Dengan dibangunnya jembatan tentu ini bisa berdampak pada peningkatan mutu pendidikan serta lanju pekonomian warga disini," ungkapnya.

Atas nama warga, Megi juga tidak lupa menyampaikan terimakasih kepada Pemda Pangandaran yang telah membantu pembangunan jembatan penghubung dua perkampungan yang sudah 9 tahun terisolir inj.(hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN