SAAT MELAUT SEORANG NELAYAN PANGANDARAN MENINGGAL TERTUSUK MONCONG CROANG

PANGANDARAN-Seorang nelayan Pangandaran asal Desa Babakan Dusun Kalapatiga RT.4/RW.9 Kecamatan-Kabupaten Pangandaran, Andri (32), harus meregang nyawa akibat bagian lehernya tertusuk moncong ikan croang yang dikenal sangat agresif, pukul 3.00 dini hari tadi. (11/1/19)

Menurut Kepala Dusun Kalapatiga, Jayusman, kejadiannya saat itu korban sedang mencari ikan di laut, ketika sedang di atas perahu tiba-tiba saja seekor ikan croang dengan kecepatan tinggi melompat ke atas perahu dan tepat mengenai leher korban, hingga korban mengalami luka parah karena lehernya terpanggang moncong ikan croang yang panjang dan tajam.

“Mungkin ikan tersebut akan  mengejar cahaya. “terang Jayusman.

Masih kata Jayusman, korban pun langsung dilarikan ke Puskesmas Pangandaran untuk mendapat pertolongan.

“Tapi sayang, mungkin karena lukanya terlalu parah dan korban banyak mengeluarkan darah sehingga nyawanya pun tidak dapat tertolong. “terang Jayusman. (PNews)

WARGA TASIK KELUHKAN HILANGNYA FUNGSI TROTOAR UNTUK PEJALAN KAKI

TASIK NEWS-Dengan mengatasnamakan “masyarakat kecil”, terkadang orang lupa pada kepentingan dan hak orang lainnya. Berjualan di trotoar jalan yang berfungsi untuk pejalan kaki, seakan menjadi hak para pedagang kaki lima untuk menggelar dagangannya, padahal sejatinya trotoar dibangun untuk pejalan kaki.

Sudah menjadi pemandangan sehari-hari hampir di seluruh kota, trotoar tersebut memang sudah beralih fungsi sering dijadikan alternatif bagi pedagang kaki lima untuk berdagang.

Adanya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 45, definisi trotoar adalah salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas. Pada pasal 131 diatur bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan dan fasilitas lain, napaknya nampaknya tidak cukup untuk membuat para pedagang takut melanggar pemakaian trotoar. Sedangkan di PP 34 Tahun 2006, pelarangan penggunaan trotoar disebutkan juga dalam pasal 34 ayat (4) yang mengatakan, trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki. Hampir di sepanjang jalan depan mesjid Agung Kota Tasikmalaya hingga ke jalan H.Z. ustofa yang merupakan pusat perekonomian dan jantung kota, kini trotoar sudah kehilangan fungsi untuk para pejalan kaki, karena seluruhnya sudah dipenuhi lapak-lapak pedagang.

Seperti diungkapkan seorang warga yang enggan ditulis namanya, menurutnya, untuk berjaan di atas trotoar sudah tidak ada ruang, dan berjalan di pinggir jalan pun tidak bisa karena digunakan area parkir sepanjang jalan.

“Walau terkadang riskan, terpaksa saya berjalan hampir di tangah jalan. “ungkapnya.(9/1/19)

Masih menurutnya, mungkin sekarang bukan lagi saatnya untuk saling menyalahkan, karena dari dulu aturannya sudah jelas, tinggal sekarang semua menyadari serta melupakan ego pribadi.

Jika para pedagang tersebut mengatakan, berjualan merupakan hak setiap orang dalam usaha, tapi jangan lupa dalam hak tersebut pedagang juga sudah merampas hak yang lainnya, hak pejalan kaki untuk menikmati fasilitas berjalan. 

“Saya tidak mau suu’dzon, jika sering terdengar dari lapak-lapak pedagang tersebut ada oknum yang diuntungkan, “ungkapnya lagi.

Ia menambahkan, mungkin tidak terlambat jika pemkot segera mengevaluasi kembali penataan kota, agar kesemerawutan ini tidak semakin parah.

“Mungkin pemkot bisa membuat regulasi khusus terkait penataan kota sekaligus untuk memfungsikan kembali trotoar. “pungkasnya. (ANWAR W)

GELIAT DESA CUKUPA LEWAT SEKTOR WISATA DAN PRODUK UNGGULAN KAMPUNG BAMBU

TASIK NEWS-Menggali potensi yang ada di pedesaan mungkin tidak akan pernah habis jika masyarakat dan pemerintahan desa setempat bersama-sama betul-betul bisa memanfaatkan baik sumber daya alam (SDA) atau pun Sunber Daya anusia (SDM) yang ada.

Seperti yang dilakukan masyarakat dan Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Dengan semangat kebersamaan terus menggenjot baik pada sektor wisata atau ekonomi kreatif warga yang bisa terus dioptimalkan hingga menjadi andalan pendapatan masyarakat. Salah satunya dengan kegiatan Capturing Dalam Program Inovasi Desa sebagai Kampung Bambu.

Menurut Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadi yang didampingi Ketua TPID, Apip, , Pendamping Desa, Suryana, Endah dan sejumlah muda-mudi yang tergabung dalam komunitas Kaliber (Kalapaciung Lingkungan Bersatu). kini pemerintahan desa bersama masyarakat sedang menggenjot potensi wisata yang ada di desa.

“Kami melibatkan langsung masyarakat pada kegiatan ini. “ungkap Yudha.(7/1/19)

Masih kata Yudha, Program Inovasi Desa merupakan pendampingan yang dilakukan untuk mendorong pemanfaatan dana desa lebih berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, dan program ini yang baru berjalan selama dua tahun ini  diinisiasi Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyrakat Desa (PPMD).

Yudha juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setingi-tingginya pada seluruh eleen masayarakat Desa Cikupa yang telah bersinergi baik dengan pemdes untuk memajukan destinasi wisata melalui Kampung Bambu ini sebagai Program Inovasi Desa.

“Capturing Dalam Program Inovasi Desa merupakan salah satu langkah dalam proses penangkapan pengetahuan inovatif untuk menghasilkan dokumen pembelajaran bagi masyarakat. “kata Yudha lagi.

Sementara Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa Kecamatan Karangnunggal, Apip, berharap dengan adanya Inovasi desa ini kedepannya potensi produk unggulan yang ada di galeri Kampung Bambu ini mendapatkan perhatian dan pemasaran dari Pemda, sehingga pada ujungnya dari semua kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

Kerajinan Bambu Cikupa, kata Apip, bisa menjadi produk andalan dan menjadi salah satu program unggulan inovasi desa serta bisa menjadi motivasi  desa-desa lainnya.

“Mari kita kembangkan potensi  yang ada di Desa Cikupa, sehingga bisa menjadi  desa percontohan. (ANWAR W-UDI R)

SEORANG PENSIUNAN GURU SD MENINGGAL DUNIA SETELAH TERTABRAK SEPEDA MOTOR

TASIK NEWS-Seorang pensiunan guruwarga Parungkadongdong Rt 8 Rw 04 Desa Sirnajaya Kecamatan Sukaraja , Tati Nurhayati (69) nyawanya tidak dapat ditolong, saat sedang menunggu angkutan umum di Jalan raya Parungkadongdong Desa Sirnajaya Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya (8/1/19), tertabrak sepeda motor yang dikendarai Y yang akan mengurus administrasi kependudukan ke Dunas kependudukan dan Catatan Sipil.

Menurut keluarga korban, Endah Laelani, korban sempat dibawa ke ke Puskesmas Sukaraja untuk mendapatkan pertolongan, tetapi nyawa tak lagi bisa tertolong.

“Korban bermaksud pergi ke Rumah Sakit TMC untuk cek kesehatan dengan menggunakan angkutan umum. “terangnya. (ANWAR W)

KABAR DUKA, PIMPINAN PONDOK PESANTREN RIYADDLUL MUTAFAHHIMIN TELAH WAFAT

TASIK NEWS-Suasana duka terasa masih menyelimuti keluarga besar  Pondok Pesantren Riyaddlul Mutafahhimin di Dusun Cisumur Desa Margalaksana Kecaatan Sukaraja kabupaten Tasikmalaya, pasalnya pimpinan pondok pesantren tersebut, Almukarom KH.Memet Jamaluddin, telah wafat.

Pendiri Pondok Pesantren Riyaddlul Mutafahhimin wafat setelah sebelumnya sakit hingga harus dirawat dan meninggal di Rumah Sakit JasaKartini Kota Tasikmalaya, sekitar pukul 02:30 wib.(6/1-19)

Ucapan turut berbelasungkawa pun datang dari berbagai elemen dan masyarakat luas, baik yang datang langsung ke rumah duka atau melalui account media sosial. Gtidak heran karena semasa hidupnya KH.Memet dikenal sebagai tokoh agama terkemuka yang selalu santun pada setiap orang sehingga menjadi panutan masyarakat dan santrinya.

“Beliau sudah banyak melahirkan ulama dan anak-anak bangsa untuk dididik menjadi untuk penerus perjuangan di jalan Allah. “ungkap salah seorang santrinya. (Tim PNews)

BUPATI PANGANDARAN LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GEDUNG PC NU

PARIGI-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata meletakan batu pertama pembangunan gedung PC NU Kabupaten Pangandaran di atas tanah seluas 37 bata dengan ukuran 25 M × 9 M, di Dusun Sucen, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi. (6/1/2019)

Dalam sambutannya, bupati, menyampaikan, nantinya gedung ini merupakan pusat komado dan mempunyai peran yang sangat strategis.

Jikalau dulu PC NU mengalami kesulitan tempat pengurus bekerja, padahal kegiatan yang dilaksanakan sangat banyak, karena kondisi sekretariat belum bagus di sebuah rumah kontrakan, kata bupati, mudah mudahan dengan dibangunnya gedung secretariat ini menjadi tempat yang strategis untuk membina umat dan menjadi pusat komando kendali oprasi NU.

“Sesuai visi-misi Kabupaten Pangandaran menjadi tujuan wisata dunia, diharapkan pola kebijakanpun NU dapat diarahkan salahsatunya pada pembinaan umat. “kata bupati.

Menjadi tujuan wisata dunia, menurut bupati, salah satu kebijakan pemda menmepatan salah satu kebjikan untuk kemaslahatan pembinaan umat, antara lain dengan program Pendidikan Berkarakter, Ajengan Masuk Sekolah, Pangandaran Mengaji serta tetap menjalin kerjasamma yang harminis dengan alim ulama.

Hal ini, masih kata bupati, untuk kepentingan membentengi akhlak masyarakat dari derasnya budaya yang masuk ke pangandaran.

“Untuk itu pemerintah dinggap perlu untuk selalu meningkatkan kerjasamanya dengan alim ulama, salah satunya  dengan memasukan ajengan ke DKM-DKM yang belum ada ustadznya.

Sementara menurut ketua PC NU Pangandaran, sejak PC NU Kabupaten Pangandran dibentuk, memang belum mempunyai kantor sekretariat.

“Sekretariat ini penting, karena selain merupakan simbol organisasi, disamping untuk  urusan seputar dakwah dari sini juga diharapkan akan muncul pembinaan umat. "ujarnya.(PNews)

DESA CIKUPA DIPILIH MAHASISWA UNSIL TASIK JADI LOKASI KKN

TASIK NEWS-Bertempat di aula desa, Pemerintah Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, menyambut sejumlah mahasiswa dari berbagai program study Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, di Aula Kantor Desa, Sabtu, (05/01)

Kehadiran para Mahasiswa ini dalam rangka Melaksanakan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan berlangsung selama kurang lebih 30 hari kedepan atau satu bulan, terhitung dari tanggal 05 Januari sampai dengan tanggal 07 pebruari 2019.

Ketua KKN 41 Unsil Tasikmalaya, Agus Muhidin di hadapan perangkat desa, menyampaikan, mahasiswa yang akan mengikuti KKN sebananyak 18 orang, 6 mahasiswa dan mahasiswi.

“Nantinya kami akan memebrikan pelatihan yang erat kaitannya dengan pendidikan sesuai tema yang kami usung. “ujarnya.

Masih DI tempat yang sama, Sekretaris Desa Cikupa, atas nama warga dan pemerintahan desa, mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa/i yang akan menyelenggarakan KKN yang nantinya akan dijadikan bahan untuk memenuhi salah satu persaratan kuliah sesuai komfetensi dan disiplin ilmu yang dimiliki.

“Terimakasih kepada adik-adik mahasiswa dari Unsil yang telah memberikan kepercayaan pada kami untuk melaksanakan KKN disini, inilah desa kami dengan segala kelebihan dan kekurangnnya, sedkali lagi saya ucapkan terimakasih. “ungkap sekdes. (ANWAR)

WALAU PAD 2018 TERCAPAI 80 %, TAPI JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN KE PANGANDARAN MENINGKAT

PANGANDARAN-Kejadian tsunami selat sunda telah membawa dampak pada kunjungan wisatawan pantai hampir di seluruh Pulau Jawa, tidak terkecuali wisata Pangandaran.

Seperti dikatakan Kepala Dinas pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, H. Undang Sohbarudin, menurutnya, setiap tahun arus wisatawan ke Pangandaran pada masa libur natal dan tahun baru selalu diserbu wisatawan. Pesona dan keindahan pariwisata Pangandaran sudah menjadi magnet bagi pengunjung yang ingin menghabiskan malam penggantian tahun dengan menikmati obyek-obyek wisata yang ada di Pangandaran.

“Hampir bisa dipastikan setiap libur natal dan tahun baru terjadi kemacetan karena banyaknya pengunjung. “ungkap Undang.(5/1-19)

Masih kata Udang saat dihubungi lewat telapon celullernya, dari menurunya kunjungan wisatawan, dengan sendirinya untuk capaian target PAD juga terpengaruh.

“Tahun 2018 ini kami hanya bisa mencapai 80 % dari dari target Rp 25 milyar. “terang Undang.

Tapi walau pun target PAD tidak tercapai, kata Undang, dari jumlah kunjungan wisatawan ada kenaikan, pada tahun 2017 ada 2.919.083 dan pada tahun 2018 sebesar 4.083.474 pengunjung.

Diakui Undang, dampak dari kejadian tsunami selat sunda memang sangat berpengaruh sekali, apalagi kejadiannya berbarengan dengan datangnya musim liburan natal dan tahun baru, dimana pada seson itu biasanya ada penambahan signifikan untuk PAD.  

“Walau pun kami sudah mengatakan, Pangandaran aman untuk dikunjungi, tapi masyarakat tetap merasa takut pergi berwisata ke pantai. “imbunya. (hiek)

PISAH SAMBUT KOMISONER KPUD PANGANDARAN PERIODE 2015-2018 DAN PERIODE 2018-2023

PARIGI - Acara pisah sambut anggota KPUD Kabupaten Pangandaran periode 2015-2018 dan 2018-2023 bertempat di salah satu vila di Kecamatan Parigi, berlangsung hidmat walau tidak dihadiri oleh ketua KPUD Pangandaran  periode tahun 2015-2018,  Wiyono budi santosa yang kebetulan ada kepentingan keluarga.

Hadir pada acara tersebut, seluruh PPK se-Kabupaten Pangandaran, bawaslu dan Kepala Kesbangpolinmas.

Dalam samburannya Ketua KPUD Pangandaran periode 2018-2023, Muhtadin, mengatakan, acara ini merupakan silaturahmi antara anggota KPU yang sudah habis masa tugasnya dengan anggota KPU yang akan segera melaksanakan tugas jelang pemilu 2019 yang akan datang.

"Atas nama pengurus KPU, kami sangat mengapresiasi semua kegiatan yang telah dilaksanakan  KPUD  periode 2015-2018. “kata Muhtadin.(4/1-19)

Menurut Muhatadin, kinerja KPUD sangat luar biasa dan bisa menjadi contoh untuk seluruh oengurus KPUD periode masa bakti 2018-2023.

“Pa Wiyono Budi Santosa dalam melaksanakan seluruh tugas sudah bekerja maksimal, saya berharap walau pun nanti sudah tidak bertugas lagi tapui  jangan putus tali silaturahim, " katanya.

Muhtadin juga berharap, kedepan timnya dapat bekerja dengan baik apalagi dalam menghadapi Pemilu Tahun 2019 yang akan datang.

" Semoga kami bisa melaksanakan tugas ini dengan baik dan lancar menyelenggarakan  emilu legislatif dan pemilihan prsiden dan wakil presiden. " tambahnya. (AGE)

KEBAKARAN HANGUSKAN RUMAH SEORANG WARGA DI JALAN KALANGSARI KOTA TASIK

TASIK NEWS-Sebuah kebakaran terjadi sekitar jam 11.45 di rumah milik alm. Ening yang berlokasi  di Jalan Kalangsari Rt 01 Rw 04 Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.(4/1-19)

Menurut saksi mata, Abah Eko, belum diketahui pasti sumber kebakaran dari mana, karena saat si jago merah melelap rumah, listrik masih menyala.

“Tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah langsung keluar ketika meihat asap hitam di rumahnya. “tutur Abah Eko.

Dan beberapa saat api pun bisa dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran berhasil mengevakuasi kobaran api yang menghabiskan rumah Ening.

“Walau pun jalan menujun lokasi kebakaran terbilang sulit, tapi pasukan pemadam kebakaran bisa sigap dan langsung mamadamkan kobaran api. “terang Abah Eko. (ANWAR W)

PEMDA PANGANDARAN HIBAHKAN TANAH SELUAS 2,4 H KE KEMENAG

PARIGI-Pemerintah Kabupaten Pangandaran menghibahkan tanah seluas 2.4 H untuk pembangunan kantor Kementrian Agama (kemenag) yang diserahkan terimakan langsung Wakil Bupati Pangandaran  H Adang Hadari ke Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran Dr. H. Cece Hidayat, M.Si serta disaksikan  Ketua DPRD Kab Pangandaran H. Iwan M Ridwan, S.Pd, M.Pd dan ketua MUI, usai pelaksanaan Upacara Hari Amal Bhakti ke 73 Kementrian Agama RI, di alun-alun Parigi. (3/1-19)

dalam sambutannya Kepala Kantor Kemenag Pangandaran, Dr. H. Cece Hidayat, menyampaikan, hibah tanah tersebut nantinya akan diperuntukan untuk beberapa bangunan, seperti kantor kemenag, MTs Negeri Pangandaran.

“Sementara eks gedung KUA yang sekarang nantinya akan di gunakan untuk kegiatan agama lainya KUA akan pindah ke lokasi baru sekitar SMA muhamadiyah "terang Cece.

Selain hibah tanah, kata Cece, pihaknya membarikan apresiasi pada pemkab Pangandaran, karena pada tahun anggaran 2018 lalu sekitar sudah mengelontorkan Rp 23 miliar untuk peningkatan pendidikan karakter yang diterima langsung sekolah-sekolah yang ada di lingkup kemenag.

Dana tersebut, kata Cece,  diantaranya dialokasikan pada program Ajengan Masuk Sekolah  (AMS), sebesar Rp 5,2 milyar, Pangandaran Mengaji Rp 8.3 miliar, pesantren kilat Rp 1,5 Miliar, Bantuan pembangunan/ rehabilitas bagi pondok pesantren  masjid dan madrasah sebesar Rp 8 miliar serta roda dua untuk MUI kecamatan se-Kabupaten pangandaran.

“Saya juga berterimakasih karena Pemkab pangandaran juga di tahun 2019 ini akan memberikan insentif pada 650 orang guru madrasah non PNS dengan alokasi dana sekitar Rp. 3,5 miliar. “imbuhnya.

Seperti diketahui, pengembangan pendidikan karakter di pangandaran di gulirkan sejak kepemimpina Bupati-Wakil Bupati Pangandaran depinitif, H Jeje Wiradinata dan H Adang Hadari, dengan tujuan untuk membentengi ahlak para peserta didik Pangandaran dari pengaruh budaya asing. (PNews)

WARGA MUNCANG PERTANYAKAN PEMBANGUNAN TANPA PAPAN INFORMASI

TASIKNEWS- Sejumlah pembangunan yang di danai Dana Desa (DD) tahun 2018 di Desa Muncang Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya menjadi sorotan masyarakat setempat, pasalnya pekerjaan semi Hotmik ke lokasi Susunan Sindangjaya tanpa papan proyek atau papan informasi. Rabu (02-01-2019).

Menurut warga, tak hanya di lokasi tersebut, pembangunan kantor BPD Muncang tak terlihat ada papan keterangan apa pun.

"Seharusnya sesuai aturan, saat akan dimulai pekerjaan papan proyek atau papan informasi harus dipasang agar masyarakat tahu jumlah anggaran sehingga masyarakat pun bisa ikut mengawasi. “ujar salah seorang warga, yang enggan ditulis identitasnya.(02/1-19)

Plang informasi proyek, menurutnya, bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjan dengan transparan karena pemasangan plang papan proyek tersebut juga tertuang dalam aturan.

“Dan tentunya keterbukaan dan transparansi ini di mulai sejak pelaksana pembangunan mendapat rekomendasi pekerjaan sesuai aturan di pasang di badan jalan. ”imbuhnya. (ANWAR W)

WAKIL BUPATI PANGANDARAN AJAK ASYARAKAT UNTUK TETAP MENJAGA KEBERSAMAAN

PARIGI-Ada enam sasaran strategis program Kementerian Agama telah digariskan, meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, harmoni sosial dan kerukunan umat beragama, ualitas pelayanan keagamaan, akses layanan pendidikan, mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama.

Demikian sambutan Menteri Agama RI yang dibacakan Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang hadari pada sambutannya saat memimpin upacara Hari Amal Bhakti Kementrian Agama RI yang ke 73 di alun-alun Parigi.(3/1-19)

Dalam upacara yang dihadiri Ketua DPRD Kab Pangandaran H. Iwan M Ridwan SPd, MPd beserta anggota, Kepala Kemenag Dr. H cece Hidayat MSi, ketua MUI Kabupaten Pangandaran,  Kepala SKPD, camat dan tamu undangan lainnya, adang juga mengatakan, enam sasaran tersebut harus tercermin dalam program kerja pusat dan daerah.

“Di samping itu, pembinaan toleransi dan kerukunan antar-umat beragama, pengembangan moderasi beragama dan pembangunan akhlak bangsa perlu disuarakan lebih nyaring di ruang-ruang public. “kata wabup.

Toleransi beragama, kata wabup, dapat dimaknai sebagai sikap menghormati dan menghargai atas perbedaan yang ada.. Sementara moderasi beragama merupakan upaya untuk mewujudkan pemahaman dan pengamalan agama yang moderat, yang terhindar dari bentuk pemahaman dan praktek keagamaan yang berlebih-lebihan dan ekstrem.

Adapun pembangunan akhlak, lanjutnya, merupakan aspek yang sangat fundamental sebagai pilar utama keadaban bangsa, agar tidak tercerabut dari fitrah kemanusiaan. Berdirinya Kementerian Agama berfungsi untuk menjaga dan memelihara, sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat kian naik peringkat, agar tetap dan terus terjaga kerukunan hidup antar umat beragama yang kian rekat yang pada gilirannya kualitas kehidupan keagamaan segenap bangsa makin meningkat

Wabup menambahkan, sejalan dengan tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama tahun ini, Jaga Kebersamaan Umat, wabup pun mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama, apalagi di tahun politik sekarang ini, senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok, golongan dan kepentingan.

"Kami juga kepada semua elemen masyarakat, mari jaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa serta selalu menjaga segala ujaran, perilaku, dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara, kita hindari dan kita jauhi saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati, dan saling melukai hati antar sesama anak negeri" ajaknya. (PNews)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN