Direktur RSUD Pandega Pangandaran Sebut Pihaknya Dukung Penuh Program Kesehatan Melesat

Direktur RSUD Pandega Pangandaran Titi Sutiamah.
PANGANDARANNEWS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran menyatakan dukungan penuh terhadap program inovatif "Kesehatan Melesat" yang baru saja diluncurkan oleh Bupati Pangandaran, karena program ini dinilai sebagai terobosan luar biasa dalam upaya mendekatkan dan mempermudah akses layanan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Pangandaran.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Pandega Pangandaran Dr. dr. Hj. Titi Sutiamah, MM. Saat mendampingi Bupati Pangandaran Hj Citra Pitriyami, SH dalam acara louncing program Kesehatan Mel;esat, bertempat di komplek RSUD Pandga.(9/06/25)

Titi mengatakan, RSUD Pandega telah menyiapkan berbagai sarana penunjang demi menyukseskan program tersebut. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah implementasi sistem pendaftaran online untuk layanan publik.

Pada program Kesehatan Melesat ini, kata Titi, masyarakat bisa memperkirakan waktu kedatangan sesuai nomor antrean karena mereka tidak perlu lagi datang sejak pagi hanya untuk mendapatkan nomor antrean.

Namun demikian, imbuhnya, saat ini masih ada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem ini sehingga pihak rumah sakit mengajak media dan berbagai pihak untuk turut serta dalam mengedukasi masyarakat agar mulai beralih ke layanan digital tersebut.

Selain efisiensi waktu, Titi menyebut, RSUD Pandega juga menargetkan waktu tunggu layanan kurang dari 60 menit untuk pasien umum, sementara untuk pasien dengan kebutuhan khusus seperti tindakan medis lanjutan atau pemeriksaan penunjang akan membutuhkan waktu lebih lama tergantung pada jenis pelayanan.

“Untuk pasien seperti perawatan gigi atau pemeriksaan laboratorium kimia tertentu, memang membutuhkan waktu lebih panjang karena prosesnya tidak bisa instan,” jelasnya.

Dan untuk menunjang aksesibilitas, menurutnya, RSUD Pandega juga telah menyiapkan layanan mobil penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi darurat atau kebutuhan khusus. Layanan ini ditujukan bagi pasien dengan penurunan kesadaran, penderita stroke, disabilitas berat, ibu hamil dalam kondisi gawat darurat, serta korban kecelakaan.

Melalui berbagai upaya tersebut, RSUD Pandega berharap kehadirannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta menjadi bagian penting dari perubahan besar dalam sistem layanan kesehatan di Pangandaran.

"pada intinya, layanan ini bertujuan agar pasien yang memiliki keterbatasan tetap bisa mendapatkan layanan medis secara cepat, aman dan manusiawi," ujarnya.(hiek)


Program Kesehatan Melesat, Pemkab Pangandaran Sediakan Layanan Mobil Jemputan Khusus Pasien, Catat 13 Nomor Hotlinenya


penulis, hiek

PANGANDARANNEWS.COM – Usai membuka louncing program Kesehatan Melesat, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, menyampaikan, program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih merata dan responsif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dan salah satu inovasi utama dalam program ini, kata bupati, kehadiran Layanan Mobil Jemputan Khusus Pasien yang dirancang untuk membantu warga yang mengalami kesulitan datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Bupati juga menyebut, mobil ambulan jemputan ini disiapkan khusus bagi masyarakat kurang mampu serta pasien dengan kondisi tertentu seperti penurunan kesadaran, stroke, lumpuh, penyandang disabilitas, ibu hamil, hingga pasien dalam kondisi gawat darurat.

"Jadi program Kesehatan Melesat ini hadir untuk memastikan tidak ada lagi warga Pangandaran yang masih kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena kendala transportasi atau kondisi fisik," tegasnya, saat peluncuran program di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu.(10/06/25)

Bupati menambahkan, Pemkab Pangandaran mendorong masyarakat yang membutuhkan layanan ini untuk segera menghubungi Puskesmas terdekat di wilayah masing-masing. Dan dengan sistem koordinasi yang cepat, diharapkan layanan penjemputan dapat menjangkau pasien secara efisien dan tepat waktu.

Menurutnya, program Kesehatan Melesat mendapat apresiasi dari berbagai kalangan termasuk tenaga medis dan tokoh masyarakat, karena selain mendekatkan layanan program ini juga dinilai mampu memperkuat sistem rujukan medis darurat di tingkat desa dan kecamatan.

“Dan dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Program Kesehatan Melesat diharapkan menjadi tonggak baru dalam mewujudkan Pangandaran yang lebih sehat, inklusif dan sejahtera,”.

BERIKUT NOMOR HOTLINE LAYANAN MOBIL JEMPUTAN KHUSUS PASIEN "PROGRAM KESEHATAN MELESAT"

RSUD Pandega Pangandaran - 085975212230

Puskesmas Pangandaran - 085285082323

Puskesmas Kalipucang - 085220561932

Puskesmas Mangunjaya - 0265-3181001

Puskesmas Cijulang - 085285091880

Puskesmas Legokjawa - 082298500509

Puskesmas Langkaplancar - 085352282679

Puskesmas Cigugur - 082319393059

Puskesmas Cimerak - 082130757484

Puskesmas Cikembulan - 085285091880

Puskesmas Sidamulih - 085320284843

Puskesmas Selasari - 082113576119

Puskesmas Jadikarya - 081395253600

Puskesmas Padaherang – 0811230363

Puskesmas Parigi - 082126120808

Puskesmas Sindangwangi - 085864451837

Puskesmas Parigi - 082126120808

Puskesmas Sindangwangi - 085864451837




Warga Tasik Selatan Sudah Lama Keluhkan Kondisi PJU Arah Ke Cipatujah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sejumlah  pengendara yang melintas dari arah Tasikmalaya selatan ke Kecamatan Cipatujah  mengeluhkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak menyala di beberapa titik, bahkan tidak ada sama sekali.

Seperti di Jalan  Raya Cipatujah, di jalur ini sudah sering terjadi kecelakaan akibat lampu penerangan jalan tidak ada.

Seperti disampaikan salah satu pengendara warga setempat, Adi, keluhan ini sebenarnya sudah disampaikan ke Pemkab Tasikmalaya namun hingga saat ini belum ada tanggapannya.

"Semoga program Wabub, Tasik caang cepat terleasi,"ungkapnya.(11/06/25)

Ia mengatakan, jalanPropinsi ini sudah bertahun-tahun tidak ada penerangan dan kerap terjadi kecelakaan pasca tidak adanya lampu penerangan di jalan tersebut.

“Semenjak lampu di sini tidak menyala.sudah beberapa kecelakaan terjadi, ada yang tabrakan, ada juga yang jatuh sendiri bahkan ada yang menabrak motor yang masuk ke parit karena sepanjang kondisi jalan gelap," ujarnya. 

Hal senada disampaikan warga lainnya, Cecep, lampu penerangan jalan yang tidak menyala di beberapa titik jalan di sepanjang JalanPropinsi  sangat berdampak bagi masyarakat dan pengguna Jalan.

Menurutnya,lampu jalan sudah lama rusaknya padahal fungsi lampu jalan ini sangat bagus, selain keamanan tentu membantu warga yang pulang beraktivitas saat malam hari.

"Semoga mudahan program  BupatiTasikmalaya Cecep Asep,  program Tasik caang cepat terleasi," katanya.(anwarwaluyo)


..

Setelah Beberapa Lama Kosong, Camat Mangunjaya Lantik Pjs Kades Sindangjaya

PANGANDARANNEWS.COM- Pasca di berhentikannya Kepala Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran beberapa waktu yang lalu warga merasa lega, pasalnya Camat Mangunjaya Softan Tanjung siang tadi resmi melantik PJ Sementra Kepala Desa Sindangjaya Aka Zakaria SPd. MPd.(11/06/25)

Usai pelantikan Camat Kecamatan Mangunjaya Softan Tanjung mengaku lega karena sekarang Desa Sindangjaya sudah mempunyai kades walau pun Pj sementara.

"Asa bucat bisul," katanya.

Dengan adanya Pj sementara ini, Sofyan berharap penjabat yang dilantik akan mampu merubah tatanan pemerintahan desa ke arah yang lebih baik.

Disoal berapa masa jabatan Pj sementara ini, menurut Softan, sampai dengan dipilihnya kepala desa difinitif.

"Ya sampai Desa Sindangjaya melaksanakan Pilkdes," jelasnya. 

Masih di tempat yang sama, Pj sementara Kades Sindangjaya Aka Zakaria dalam sambutannya menyampaikan, baginya jabatan ini merupakan sebuah pengorbanan karena bagaimanapun jabatannya saat ini di kecamatan eselon IV B. 

"Sekarang saya menjadi PJ ini sebagai bentuk penyelamatan anggaran pembangunan Bagi masyarakat Desa Sindangjaya, karena kalau tidak ada PJ dengan sendirinya anggaran akan tersendat dan tidak akan melaksanakan pembangunan," ungkapnya.

Aka menambahkan, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat ia tentu harus transfaran dalam pengelolaan anggaran sehingga setiap kegiatan akan pihaknya akan mempublikasikan lewat jejaring sosial.

"Saya mohon doa dan dukungan dari semuanya, semoga saya bisa bekerja sesuai harapan warga," ucapnya.(Tn)

Program Selasa Bersih Desa Sindangasih, Tingkatkan Pentingnya Kebersihan dan Keindahan lingkungan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kegiatan Selasa Bersih di Desa Sindangasih Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya merupakan kegiatan membersihkan lingkungan sekitar kantor desa di Dusun Sinagar dan lokasi lainnya, termasuk membersihkan rumput, menebang ranting pohon, dan membersihkan selokan.

Selain untuk lebih meningkatkan kesadaran terkait kebersihan, kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif dari perangkat desa dan warga setempat ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan menguatkan semangat gotong royong, 

Kepala Desa Sindangasih, Tedi Ruslan, S,Kep, menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari masyarakat sekitar, dan diharapkan selasa bersih ini juga dapat menjadi tradisi yang terus dilaksanakan.

Kegiatan Selasa Bersih tersebut dilakukan di sekitar kp sinagar kantor desa, dimulai dengan membersihkan rumput yang telah tumbuh di sekitar area kantor.

Dengan semangat gotong royong, para perangkat desa dan warga setempat ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Selain membersihkan rumput dan menebang ranting pohon, tim yang terdiri dari kepala desa, perangkat desa dan masyarakat juga melakukan pembersihan selokan yang menjadi jalur pembuangan air serta membersihkan selokan dari sampah dan material lainnya yang dapat menyumbat aliran air.

Tedi mengatakan, upaya ini bertujuan untuk mencegah terjadinya genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya penyakit dan juga menghindari banjir saat musim hujan tiba.

Tedi juga menyampaikan pentingnya kegiatan  Selasa Bersih ini dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan.

 "Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan dengan menjaga kebersihan lingkungan tentu kita turut menjaga kesehatan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat," ungkapnya.

Melalui inisiatif seperti ini, menurut Tedi, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan akan semakin tumbuh di masyarakat karena kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara perangkat desa dan masyarakat serta menguatkan semangat gotong royong dalam membangun desa yang lebih baik.

Ia juga berharap, kegiatan Selasa nyunda  Bersih ini akan menjadi tradisi yang terus dilaksanakan dan tentunya Pemdes Sindangasih berkomitmen untuk terus memperhatikan dan mengedukasi sesuai arahan Gubernur Jabar harus menjaga kebersihan lingkungan, ngurus lembur metata kota.

"Semoga langkah kecil ini dapat memberikan dampak besar dalam menciptakan desa yang bersih, sehat, dan nyaman," kata Tedi.

Atas warga dan pemdes Sindangasih, Tedi juga me yamoaikan selamat atas dikantiknya Bupati wakil Bupat Tasikmalaya Cecep Asep,  semoga bisa terwujud jalan kasep mulus di Kabupaten Tasikmalaya.(anwarwaluyo)


 

Tingkatkan Pelayanan Pada Warga, Hari Ini Bupati Pangandaran Luncurkan Program Kesehatan Melesat

PANGANDARANNEWS.COM, Bertempat di komplek RSUD Pandega, Bupati Kabupaten Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, SH meresmikan peluncuran program Pelayanan Kesehatan Melesat.(10/06/25)

Program ini merupakan salah satu inovasi layanan kesehatan yang cepat dan responsif, dan ini menjadi komitmen Pemkab Pangandaran untuk menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan tanpa ribet. Cukup daftar online, dan pelayanan bisa selesai dalam waktu maksimal 60 menit.

Selain bupati, acara ini juga turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Dede Sutisna, Sekretaris Daerah Kusdiana, anggota DPRD Sri Rahayu dan Tata Sutari, Kapolres pangandaran Mujianto, Camat se-Kabupaten Pangandaran,93 kepala desa, Kepala Dinas Kesehatan Yadi Sukmayadi dans seluruhKepala SKPD.

Dalam sambutannya Bupati Pangandatan menyampaikan, dalam kondisi gawat darurat atau pasien tidak perlu menunggu kelengkapan administrasi.

 “Yang penting selamatkan nyawa dulu, administrasi bisa menyusul,” tegasnya.

Kata bupati, program ini juga menyediakan layanan jemput pasien, khusus bagi penderita stroke atau lumpuh yang tidak memungkinkan datang sendiri ke fasilitas kesehatan. Dan dipastikan setiap warga, tanpa terkecuali bisa mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan cepat.(hiek)

Klinik Orthopaedi dan Traumatologi Kini Jadi Salah Satu Layanan Unggulannya RSUD Pandega Pangandaran


penulis, hiek

10 Juni 2025

PANGANDARANNEWS.COM – RSUD Pandega Pangandaran terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, dan salah satu layanan unggulannya Klinik Orthopaedi dan Traumatologi. Klinik ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang mengalami berbagai masalah tulang, sendi, otot, maupun cedera akibat kecelakaan atau aktivitas berat lainnya.

Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi merupakan tenaga medis profesional yang memiliki keahlian khusus dalam menangani gangguan sistem muskuloskeletal, yaitu sistem yang mencakup tulang, sendi, otot, ligamen, dan saraf.

Di RSUD Pandega Pangandaran layanan ini ditangani langsung oleh dokter berpengalaman, dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.OT, yang siap memberikan solusi terbaik bagi pasien melalui diagnosis yang tepat dan tindakan medis yang sesuai.

Klinik Orthopaedi dan Traumatologi menangani berbagai jenis keluhan dan gangguan kesehatan. Beberapa di antaranya adalah cedera akibat kecelakaan, kekerasan, atau aktivitas olahraga yang menyebabkan patah tulang maupun dislokasi.

Klinik ini juga menangani gangguan pada area lutut, seperti nyeri atau peradangan sendi, serta gangguan persendian lain, termasuk dislokasi dan kaku sendi.

Selain itu, pasien dengan kelainan tulang bawaan, osteoporosis, tumor tulang, hingga kanker tulang juga bisa mendapatkan pemeriksaan dan penanganan di klinik ini. Gangguan tulang belakang seperti skoliosis, atau gangguan saraf di area tangan seperti carpal tunnel syndrome, menjadi bagian dari cakupan layanan.

Tak hanya itu, infeksi tulang dan sendi, serta nyeri pada tumit dan pergelangan kaki juga termasuk dalam lingkup pelayanan klinik ini.

Salah satu keunggulan dari Klinik Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran adalah keterbukaan layanan terhadap berbagai jenis jaminan kesehatan.

Pasien dapat berobat menggunakan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, maupun asuransi kesehatan lainnya yang bekerja sama dengan rumah sakit.

Pelayanan Klinik Orthopaedi dan Traumatologi dijadwalkan setiap hari kerja bersama dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.OT, mulai hari Senin hingga Jumat. Dan ontuk memudahkan pasien dalam mendapatkan layanan, RSUD Pandega Pangandaran membuka pendaftaran dengan waktu yang cukup fleksibel.

Jadwal pendaftaran pasien dibuka mulai Senin hingga Kamis pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Sementara pada hari Jumat, pendaftaran dimulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Sedangkan untuk hari Sabtu, pelayanan tersedia dari pukul 07.00 hingga 10.30 WIB.

Dengan fasilitas yang lengkap, dokter yang kompeten, serta kemudahan dalam akses layanan melalui berbagai jenis jaminan kesehatan, Klinik Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran siap menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan tulang dan sendi.

Jangan tunda untuk memeriksakan kondisi Anda. Segera konsultasikan keluhan tulang dan sendi Anda di Klinik Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran, dan dapatkan penanganan profesional dari dokter spesialis terpercaya.


Untuk Suksesnya Program Kesehatan Melesat, Bupati Pangandaran Sebut Akan Banyak Ngantor di RSUD Pandega

Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, SH

tayang: Selasa, 10 Juni 2025 penulis: hiek

PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami mengatakan akan lebih banyak berkantor di RSUD Pandega Pangandaran, langkah itu dilakukan bertujuan untuk menyukseskan Program Kesehatan Melesat.

Dalam Simulasi yang dilaksanakan hari selasa (10/06/25) diperlihatkan bagaimana tata cara menangani pasien dalam program ini, salah satunya saat ambulans yang datang membawa satu pasien ke ruangan IGD RSUD Pandega Pangandaran. Dan pasien tersebut langsung ditangani tim medis dan dokter di RSUD Pandega, lalu mengecek kondisi pasien secara cepat.

Bupati Pangandaran dengan didampingin anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Sekda, Direktur RSUD Pandega, dan sejumlah pejabat lainnya pun berkesempatan menyaksikan langsung simulasi tersebut.

Saat wawaancara dengan sejumlah awak media, bupati mengatakan, rujukan pasien darurat dari puskesmas ke RSUD Pandega tidak harus menunggu lama karena administrasi bisa dilakukan  menyusul.

Disoal rujukan pasien dari RSUD Pandega ke luar daerah, menurut bupati, pihaknya akan upayakan pasien betul-betul dirawat terlebih dahulu.

"Itu juga jika memang pasien harus dirujuk dan di kita tidak punya dokter spesialis atay lainnya, dan  itu pun kita akan koordinasi ke beberapa rumah sakit, sdsan kami akan mencari mana rumah sakit yang responsnya lebih cepat," jelasnya.

Selain itu, kata bupati, Program Kesehatan Melesat ini merupakan pelayanan kurang dari 60 menit dengan terlebih dahulu mendaftar secara online. Artinya, sebelum datang ke Puskesmas atau RSUD pasien terlebih dahulu daftar secara online sehingga nanti si pasien sudah tahu akan diperiksa jam berapanya.

“Nah sejak masuk kemudian diperiksa dan ngambil obat itu tidak lebih dari 60 menit," tegasnya.

Bupat juga mengajak tim pelayanan kesehatan dan pejabat lainnya untuk mendukung dan menyukseskan Program Kesehatan Melesat.

"Jadi, mulai hari ini saya juga akan banyak ngantor di RSUD Pandega Pangandaran," imbuhya.

 

 

 

 

Gempa Pangandaran Tadi Malam Terasa Hingga Cilacap Dan Kebumen, Ini Penjelasan BMKG

PANGANDARANNEWS.COM - Seperti rilis yang dikuarkan oleha Badan  Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi getaran gempa bumi dengan magnitudo 5,0 yang terjadi di wilayah tenggara Pangandaran, Jawa Barat pada Senin pukul 23.55 WIB tanggal 9 Juni 2025, dirasakan hingga ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, seperti Kabupaten Cilacap dan Kebumen.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, parameter gempa terkini menunjukkan magnitudo 5,0," terang Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Selasa dini hari.

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,09 derajat Lintang Selatan dan 108,71 derajat Bujur Timur, atau berjarak sekitar 49 kilometer arah tenggara dari Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan kedalaman 70 kilometer.

BMKG menyatakan, gempa tersebut merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng dengan mekanisme pergerakan oblique thrust atau geser naik dan berdasarkan hasil pemetaan guncangan BMKG gempa ini menimbulkan guncangan dengan intensitas III MMI di wilayah Pangandaran.

Ia memaparkan, guncangan gempa dengan skala II–III MMI juga dirasakan di wilayah Tasikmalaya dan Cilacap, Garut, Banyumas, Kebumen di Jawa Tengah.

"II-III MMI atau guncangan dirasakan nyata di dalam rumah dan seolah-olah ada truk yang melintas," katanya.

Hingga rilis ini diturunkan, BMKG saat ini belum menerima ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Daryono menambahkan, hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan pihaknya juga mencatat bahwa setidaknya sampai dengan pukul 00.20 WIB belum terdeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan, namun ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Kami menghimbau agar masyarakat menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, dan pastikan rumah atau bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa atau tidak mengalami kerusakan yang membahayakan sebelum kembali masuk ke dalamnya," ucapnya.***


Dari Mesjid untuk Masyarakat, Qurban Syar’i dan Transparansi Di Mesjid Jami’ Al-Furqon

PANGANDARANNEWS.COM- Pelaksanaan ibadah qurban di Mesjid Jami’ Al-Furqon, Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, menjadi contoh nyata sinergi umat dalam menjalankan ibadah yang tidak hanya memenuhi syariat tetapi juga sarat nilai sosial. 

Dalam kegiatan qurban yang menyembelih empat ekor sapi berukuran besar dari partisipasi aktif masyarakat di empat RT yang ada di sekitar masjid, sejak pagi hari warga sudah berkumpul dan menggemakan takbir menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Menurut Imam Mesjid Jami’ Al-Furqon, Ustadz Haris Firdaus, keberhasilan pelaksanaan qurban tahun ini terletak pada keterlibatan semua unsur dengan semangat gotong royong. 

Tak hanya dalam teknis penyembelihan, tetapi juga dalam pengemasan dan distribusi daging qurban yang dibagikan secara merata kepada warga yang membutuhkan.

"Kepanitiaan qurban di Masjid Al-Furqon tidak hanya dijalankan oleh pengurus masjid, tetapi melibatkan jamaah dan masyarakat sekitar secara langsung," terang Haris.(07/06/25)

Haris mengatakan, proses penyembelihan dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat Islam, mulai dari pemilihan hewan qurban yang sehat dan cukup umur hingga pelaksanaan penyembelihan yang diawali dengan doa dan takbir. Dan setiap langkah diusahakan mengikuti adab Rasulullah SAW, karena selain aspek keagamaan panitia juga menjunjung tinggi nilai sosil serta memastikan daging qurban tersalurkan secara adil kepada warga sekitar terutama keluarga yang secara ekonomi belum mampu berqurban sendiri.

Ia menyebut, transparansi menjadi nilai penting yang dijaga panitia dalam kegiatan ini, dan shohibul qurban tidak hanya menyerahkan hewan tetapi turut dilibatkan dalam proses penyembelihan dan pembagian. 

Panitia memberikan laporan terbuka mengenai jumlah dan distribusi daging qurban serta dokumentasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, hal ini dimaksudkan untuk membangun kepercayaan dan memperkuat rasa serta saling menghargai antara pemberi dan penerima qurban.

"Kegiatan qurban di Mesjid Jami’ Al-Furqon tahun ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan ibadah dapat berjalan secara syar’i sekaligus membangun harmoni sosial," ujar Haris.

Ia menambahkan, sinergi antara pengurus masjid, jamaah, dan masyarakat menunjukkan bahwa nilai keislaman sejati tidak hanya terletak pada ibadah ritual tetapi juga dalam menjaga amanah, transparansi, dan kepedulian terhadap sesama. 

"Kami berharap model seperti ini dapat ditiru oleh komunitas lain dalam memaknai qurban sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah dan memperluas manfaat ibadah kepada masyarakat luas," tegasnya. (hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN