Masa Jabatan Bupati-Wakil Bupati Pangandaran Akan Berakhir Saat Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih ?

PANGANDARANNEWS.COM - Masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan kemungkinan akan memasuki masa pensiun pada tanggal 20 Februari 2025 mendatang.

Seperti disampaikan Kepala Bagian Pemerintah Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pangandaran Saptari, hal tersebut mengacu pada waktu pelantikan Bupati-Wakil.Bupati Pangandaran Pangandaran yang baru terpilih.

Rencana pelantikan bupati-wakil bupati terpilih, kata Saptari, direncanakan tanggal 20 Februari yang akan dilaksanakaj secara serentak di ibu kota Jakarta.

"Sehingga Pa Jeje dan Pa Ujang Endin pun habis masa jabatannya pada tanggal tersebut," terang Saptari saat ditemui PNews di tempat kerjanya. (04/02/2025)

Saptari menyebut, saat ini pihaknya tinggal menunggu perubahan revisi Perturan Presiden Nomor 80 tahun 2024 tentang jadwal pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

Ia menjelaskan, dalam perpres tersebut awalnya pelantikan dilaksanakan pada tanggal 7 dan 10 Februari 2025, namun saat ini belum terbit Perpres baru yang mengatur lebih lanjutnya.

Namun Saptari mengaku hingga saat ini pihaknya belum tahu bupati dan wakil bupati Pangandaran terpilih nantinya akan dilantik oleh siapa, apakah oleh gubernur atau menteri dalam negeri.

Di tempat terpisah, salah seorang Komisioner KPU Kabupaten Pangandaran Maskuri Sudrajat  mengatakan, keputusan sela Perselisihan Hasil Pemilu Pilkada Pangandaran sudah ditetapkan. Dan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah dicabut oleh pasangan 02,  dan keputusan sela sudah dilaksanakan jadi tinggal penetapan bupati dan wakil bupati terpilih.

"Sementara untuk pelaksanaan penetapannya sendiri tinggal menunggu petikan salinan MK dan surat dari KPU RI," terangnya.(hiek)

Untuk Daptar Ke My Pertamina Jadi Pangkalan LPG 3 Kg, Masyarakat Harus Kantongi Dulu NIB

PANGANDARANNEWS.COM - Kementerian ESDM saat ini menyarankan kepada warung atau pengecer yang biasa menjual Liguefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram mulai tanggal 1 Pebruari 2025 untuk menjadi sub penyalur/pangkalan setelah mempunyai Nomer Induk Berusaha (NIB) untuk sarat pendaptaran ke My Pertamina, dengan terlebih dulu meminta surat rekomendasi dari desa atau kelurahan untuk menjadi pangkalan.

Saat diminta konfirmasi, Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perdagangan UMKM dan Koperasi Kabupaten Pangandaran, Supendi membenarkan seluruh pengecer yang biasa menjual gas elpiji ukuran 3 kg untuk menjadi pangkalan.

"Mereka diberi waktu satu bulan untuk menjadi pangkalan," kata Supemdi.(04/02/25)

Namun Supendi mengaku, hingga saat ini pihaknya belum menerima secara resmi bagaimana teknisnya terkait hal ini.

Ia menambahkan, untuk Harga Eceran Terendah (HET) gas ukuran 3 kg untuk keperluan rumah tangga dan pelaku UMKM di Kabupaten Pangandaran ini sudah diatur oleh Peraturan Bupati (Perbup) nomer 510.23/Kpts.224-Huk/2017.

Supendi mengatakan, jika saat ini di sejumlah daerah terjadi antrian panjang dalam pembelian gas LPG 3 kg, itu dikarena pangkalan tidak berani menyuplai ke warung-warung pengecer setelah ada kebijakan dari Kementerian ESDM tersebut.

"Namun di Pangandaran sendiri tidak terjadi hal itu," jelasnya.(hiek)

Disaksikan Gubernur Terpilih Jabar, Bupati Pangandaran Kukuhkan Pengurus DKD Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Didasari dari sebuah pengkajian sebagai orang sunda yang meyakini ternyata masih banyak budaya dan filosofi  yang ada di Pangandaran, dan ini menjadi khasanah kekayaan budaya daerah yang harus dijaga dan dirawat.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata saat menghadiri pengukuhan kepengurusan Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kabupaten Pangandaran masa bakti tahun 2025-2030, bertempat di taman Paamprokan kawasan pantai Pamugaran.(31/01/25)

Jeje mengatakan, kekayaan filosofi tersebut diantaranya jika sekarang menjaga laut harus dibuatkan dulu regulasi atau aturannya namun kalau dulu orang hanya dengan mengatakan pamali maka laut  sudah bisa terjaga dengan sendirinya.

Sama halnya kalau sekarang untuk membuat gudang padi pemerintah harus mengelontorkan anggaran besar, tapi orang tua dulu sudah mempunyai leuit (tempat menyimpan padi) di setiap rumahnya.

Malam ia mengaku sangat gembira karena kegiatan ini bisa dihadiri Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi, dan kedatangannya ini membuktikan kecintaannya ke Pangandaran.

"Padahal beliau dilantik, tapi beliau mau nyempetin ke Pangandaran untuk menghadiri acara ini," imbuh Jeje.

Dalam acara ini selain dihadiri Bupati-Wakil Bupati Pangandaran, juga turut dihadiri sejumlah pejabat seperti Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi, anggota DPR RI Ida N Wiradinata, Ketua dan anggota DPRD Pangandaran, Kapolres, Dandim 0625 Pangandaran, Kepala SKPD dan tamu undangan lainnya serta ribuan masyarakat.

Usai menyaksikan pelantikan jajaran pengurus DKD Pangandaran, dalam sambutannya Dedi Mulyadi menyampaikan, ia mengaku bangga karena melihat ternyata di Pangandaran segalanya ada.

Namun menurut Dedi, kekayaan budaya dan kesenian daerah yang ada di Pangandaran ini akan tidak punya arti apa-apa jika alamnya tidak terjaga atau tidak terpelihara.

"Sebaliknya jika alamnya terjaga lestari tentu budayanya pun akan tetap terawat," kata Dedi.

Dedi menekankan siapa pun tidak boleh ada yang merusak alam Pangandaran, karena sejatinya manusia itu hidup dengan dan dari alam. Dan alam ini bukan warisan namun titipan, sehingga titipan ini suatu saa besok lusa akan ditanyakan oleh anak-cucu.

Selain bisa menjaga alam, kata Dedi, jika masyarakat Pangandaran ingin menghidupkan pariwisata tentu bukan hanya sekedar dihitung dari jumlah kunjungan wisatawan yang datang.

"Kita pun harus punya peraturan daerah salah satunya terkait desain hotel, kantor pemerintah dan lain-lain yang disesuaikan ciri khas Pangandaran," jelas Dedi.(hiek)


 

 

Melalui Siaran Langsung Di Radio RIM, Dandim 0625/Pangandaran Sampaikan Informasi Pendaftaran Calon Tamtama TNI AD

PANGANDARANNEWS.COM – Kodim 0625/Pangandaran beberapa waktu lalu menggelar siaran langsung di Radio RIM 91,5 FM terkait pendaftaran Calon Tamtama TNI Angkatan Darat (AD), dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardiyanto Subroto, M.IP menegaskan bahwa proses pendaftaran calon anggota TNI Angkatan Darat ini tidak dipungut biaya alias gratis

Dandim juga menekankan, TNI AD saat ini membuka kesempatan luas bagi putra-putra terbaik bangsa untuk bergabung tanpa adanya pungutan biaya apapun.

"Pendaftaran ini terbuka dan gratis dan kami ingin memberikan peluang yang sama bagi semua anak bangsa untuk menjadi bagian dari TNI AD," ucap Dandim.(24/01/25)

Dan siaran langsung ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda di Kabupaten Pangandaran yang berminat mengabdikan diri kepada negara melalui TNI.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk turut menyosialisasikan informasi ini, sehingga tidak ada pihak yang terjebak dalam praktek percaloan atau pungutan liar.

Kegiatan sosialisasi ini, kata Dandim, merupakan wujud transparansi dan komitmen Kodim 0625/Pangandaran dalam mendukung pelaksanaan rekrutmen TNI AD yang jujur dan profesional.

"Dan diharapkan dengan adanya sosialisasi ini akan semakin banyak pemuda Pangandaran yang termotivasi untuk mengikuti seleksi dengan semangat dan integritas tinggi," imbuhnya.***

Kepala SDN Poponcol Ingin Siswanya Terus Ukir Prestasi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Berbagai kegiatan perlombaan yang sudah berhasil dijuarai oleh siswa siswinya di tingkat kecamatan pada tahun 2024 lalu, diantaranya perlombaan FTBI dan Kesenian.

Demikian disampaikan Kepala SD Negri Poponcol, Desa Giriwangi, Kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya, Elis Tarmayati S.pd, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(24/01/25)

Elis mengatakan, dan salah satu perlombaan yang berhasil diraih ole siswanya tersebut, antara lain, lomba Pupuh juara 2(dua) Putra atas nama Kenzo Satria dan lomba Barongan juara 2 (dua) juga atas nama Kenzo Satria

Elis mengaku sangat senang , karena dengan sejumlah prestasi yang telah diperoleh siswanya telah mampu mengharuman nama SD Negri Poponcol.

Sementara untuk perlombaan barongan putri, kata Elis, hanya bisa masuk uara 6 yang diraih oleh Rosa Rosalina.

"Untuk Bintara putri tingkat kecamatan juara 5 atas nama Alifa dan lomba ngadongeng juara 2 atas nama Hilya," kata Elis.

Elis menegas kan, agar murid-muridnya semakin rajin dalam belajar dan terus sehingga kedepannya bisa lebih baik lagi dan bisa mengikuti perlombaan tingkat provinsi.

"Kami berharap semoga untuk tahun depan para siswa bisa mengikuti setiap perlombaan bukan hanya di tingkat kecamatan, kalau bisa hingga ke tingkat kabupaten bahkan ke tingkat provinsi," imbuhnya. (hermawan)

          

Pastikan Pelayanan Terbaik, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan RI Tinjau RSUD Pandega Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk memastikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, beberapa waktu lalu Dewan Pengawas BPJS Kesehatan RI melakukan kunjungan langsung ke RSUD Pandega Pangandaran. (16/01/25)

Kegiatan ini menjadi momen strategis untuk mengamati pelayanan yang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan sekaligus mempererat sinergi antara kedua pihak.

Fokus pada Kolaborasi dan Kualitas Pelayanan

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pengawasan, tetapi juga kesempatan untuk berbagi wawasan dalam rangka meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Dewan Pengawas menekankan pentingnya kolaborasi solid antara RSUD Pandega Pangandaran dengan BPJS Kesehatan sebagai pondasi utama dalam memberikan pelayanan yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Komitmen Menuju Pelayanan Lebih Baik

Melalui kunjungan ini, BPJS Kesehatan dan RSUD Pandega menunjukkan komitmennya untuk terus bergerak menuju peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Langkah-langkah inovatif diharapkan dapat dilakukan untuk memberikan pengalaman kesehatan terbaik bagi peserta, khususnya di wilayah Pangandaran.

Kegiatan ini menjadi pengingat penting bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan medis, tetapi juga membangun kepercayaan dan kenyamanan masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan. ***(hiek)

 

Melalui Program Mapay Pandega RSUD Pandega Pangandaran Tingkatkan Pelayanan Dialogis

PANGANDARANNEWS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan meluncurkan program Mapay Pandega (Manajemen Sapa Pandega). Program ini dirancang untuk mendekatkan manajemen rumah sakit dengan pasien melalui dialog langsung yang terbuka dan membangun. 

Beberapa waktu lalu saat Direktur RSUD Pandega, dr. Hj. Titi Sutiamah, MM, langsung memimpin pelaksanaan program ini, manajemen rumah sakit pun menyapa pasien dengan mendengarkan keluhan dan menerima masukan untuk perbaikan layanan. 

"Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pasien benar-benar dipahami dan melalui dialog langsung ini kami pun bisa mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki agar layanan RSUD Pandega semakin optimal," kata Titi. (09/01/25)

Mapay Pandega bukan sekadar program keliling biasa, namun kata Titi, program ini juga memberikan kesempatan bagi pasien untuk menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada pihak rumah sakit tanpa harus melalui prosedur formal yang 

“Sering kali pasien merasa kesulitan menyampaikan keluhan melalui jalur resmi, dan dengan pendekatan ini mereka merasa lebih nyaman karena didengar langsung oleh manajemen," ujar salah seorang staf RSUD Pandega yang terlibat dalam kegiatan tersebut. 

Titi menegaskan, masukan dari pasien adalah elemen penting dalam evaluasi pelayanan RSUD Pandega karena setiap keluhan dan masukan dari pasien akan dijadikan bahan perbaikan. 

"Jadi ini bukan hanya sekadar program formalitas tetapi bagian dari komitmen kami Untuk terus meningkatkan layanan," tegasnya. 

la memastikan, Mapay Pandega akan terus dilakukan secara konsisten dan program ini akan menjadi bagian dari budaya pelayanan RSUD Pandega sehingga dipastikan masyarakat Pangandaran mendapatkan layanan kesehatan terbaik.

Titi juga berharap melalui program ini RSUD Pandega dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat, dan pendekatan humanis serta dialogis ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Pandega sebagai penvedia layanan kesehatan yang berkualitas. 

Kepercayaan masyarakat, kata Titi, tidak bisa diraih dengan mudah namun harus dengan konsistensi dan pelayanan yang tulus.

"kami yakin bisa menjadi pilihan utama masyarakat Pangandaran," tegas Titi lagi.

Menurutnya, program ini juga memberikan peluang bagi manajemen untuk memahami kebutuhan pasien secara langsung sehingga pihak rumah sakit dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pelayanannya sekaligus mencari solusi yang lebih tepat sasaran. 

Ke depan, RSUD Pandega berencana mengembangkan cakupan Mapay Pandega tidak hanya fokus pada pasien di rumah sakit, namun program ini juga akan mencakup kunjungan ke masyarakat melalui layanan kesehatan keliling. 

Dan pihaknya memastikan pelayanan RSUD Pandega tidak hanya dirasakan di rumah sakit, tetapi juga menjangkau masyarakat yang berada di pelosok.

Dengan Mapay Pandega, imbuh Titi, RSUD Pandega Pangandaran menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. 

"Melalui dialog langsung dengan pasien kami berusaha memahami kebutuhan masyarakat sekaligus terus berbenah demi menjadi rumah sakit pilihan utama di wilayahnya," ujarnya.

Sementara salah satu pasien, Siti (40), mengungkapkan kepuasannya setelah mengikuti dialog tersebut. 

Ia mengaku merasa dihargai, karena dokter sendiri yang mendengarkan keluhannya. 

"Biasanya, hal seperti ini sulit saya sampaikan," ucapnya.(hiek)


Untuk Permudah Pasien RSUD Pandega Pangandaran Gunakan Inovasi Asinpari, Baca Penjelasannya

RSUD Pandega
PANGANDARANNEWS.COM – Untuk memberikan pelayanan yang cepat dan nyaman bagi para pasiennya khususnya pengguna BPJS manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran terus berinovasi, salah satu inovasi andalannya adalah Anjungan Mesin Pendaftaran Mandiri (Asinpari) sebuah solusi modern untuk mengurangi waktu antrean di bagian pendaftaran.

Seperti disampaikan dalam unggahan di media sosial resmi RSUD Pandega, Asinpari dirancang untuk mempercepat proses administrasi pasien BPJS yang sudah memiliki rujukan dan mengambil antrean melalui aplikasi mobile JKN.

“Pasien BPJS yang akan berobat ke RSUD Pandega dan sudah memiliki rujukan hanya perlu menunjukkan aplikasi JKN kepada petugas di Asinpari,” terang salah seorang manajemen RSUD Pandega.(09/01/25)

Cara menggunakan Asinpari sangat mudah dan cepat, terlebih dengan bantuan petugas yang siap membantu setiap saat. 

Berikut prosesnya, pasien memperlihatkan aplikasi JKN kepada petugas lalu petugas memandu pasien untuk melakukan check-in termasuk memindai barcode pada Asinpari dan proses ini melibatkan pemindaian wajah dan sidik jari untuk verifikasi identitas. Setelah selesai, pasien dapat mencetak bukti pendaftaran. Bukti tersebut menjadi akses untuk langsung menuju lantai tiga, tempat klinik tujuan berada, dan menunggu giliran pelayanan.

Hal yang Perlu Diperhatikan, manajemen RSUD Pandega memberikan beberapa tips penting agar proses berjalan lancar diantaranya, pastikan handphone memiliki kuota data dan sinyal yang baik.

Sesuaikan tingkat kecerahan layar handphone.

Arahkan QR Code dari aplikasi JKN ke scanner Asinpari dengan posisi yang tepat.

Jam Operasional dan Jadwal Kunjungan

RSUD Pandega juga mengingatkan pasien untuk datang pada waktu yang telah ditentukan:

Senin – Kamis: Hingga pukul 11.00 WIB.

Jumat: Hingga pukul 10.00 WIB.

Sabtu: Hingga pukul 10.30 WIB.

Inovasi ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi pelayanan RSUD Pandega Pangandaran sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memanfaatkan fasilitas kesehatan BPJS.***


Siswa SDN Tamansari Kota Tasikmalaya Berhasil Juarai Sejumlah Perlombaan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Beberapa siswa SD Negeri Tamansari Kelurahan Tamansari Kecamatan TamansariKota Tasikmalaya berhasil meraih sejumlah predikat juara di bidang olahraga, diantaranya juara 1  lomba renang putri tingkat Kota Tasikmalaya atas nama Septiani,  juara 1 tingkat kecamatan lomba Barongan atas nama Syaira dan Juara 1 cabang atletik tingkat Kecamatan dan juara 1 lomba pencak silat, keduanya atas nama Tania.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala SD Negeri Tamansari, Atik Atikah, S.Pd mengaku merasa bersukur dan senang karena prestasi-prestasi siswa tersebut bisa mengharumkan nama sekolah.

"Prestasi ini pun sekaligus menjadi kebanggaan kami," kata Atik.(21/01/25)

Ia juga menekankan, anak didiknya untuk lebih tekun lagi belajar serta mengikuti setiap perlombaan sehingga bisa tercapai apa yang diinginkan baik oleh sekolah mau pun orangtua siswa.

"Saya berharap prestasi yang telah dicapai ini bisa berlajut hingga ke tingkat provinsi," ucapnya.(hermawan)


Wujudkan Sinergi Untuk Kepentingan Rakyat, TNI Ajak Elemen Masyarakat Kota Banjar Rutin Berdiskusi

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Komandan Rayon Militer (Danramil) 1313 Banjar Kapten Inf Sumadi, melaksanakan program sholat subuh berjemaah keliling ke tiap Dewan Keluarga Mesjid (DKM) sekaligus untuk melaksanakan  diskusi santai TNI dengan elemen masyarakat.

Di depan masyarakat Danramil menyampaikan, kegiatan ini akan dijadwalkan secara berkelanjutan guna memperkuat hubungan dan sinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Diskusi bersama para tokoh masyarakat sangat penting. Kami ingin ini berlangsung secara kontinyu," ujar Danramil saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(21/01/25)

Ia menegaskan TNI lahir dari rakyat dan bertugas sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, dan TNI bersifat netral dan tidak terlibat dalam politik praktis dan hal ini menjadi dasar kuat bagi TNI untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

"TNI murni berada di tengah masyarakat karena TNI tidak berpolitik, fokus kami adalah menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah," jelasnya.

Melalui kegiatan diskusi santai, menurutnya, TNI berharap dapat menyerap aspirasi langsung dari masyarakat serta merespons berbagai tantangan yang dihadapi di lingkungan sekitar. Keterlibatan tokoh masyarakat dinilai penting sebagai jembatan komunikasi antara TNI dan masyarakat

"TNI siap mendengarkan dan bekerja sama dengan masyarakat. Kami percaya, dengan komunikasi yang baik, segala permasalahan bisa dicari solusinya bersama," tambah Danramil.

Kami berharap mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Sinergi yang solid diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan stabilitas wilayah. (Tito)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN