Isi Kegiatan Hari Juang TNI-AD, Kodim 0625/Pangandaran menggelar Karya Bakti Pembersihan Sungai

PANGANDARANNEWS.COM - Masih dalam rangkaian alam memperingatan Hari Juang TNI-AD Ke-79 tahun 2024, Kodim 0625/Pangandaran  menggelar Karya Bakti Pembersihan Sungai Cibojong yang berlokasi di Dusun Bojong, RT 03/RW 07, Desa Bojong, Kecamatan Parigi. (14/12/2024).

Kegiatan ini pembersiahan sungai Bojong ini lqngsung dipimpin Danramil 2501/Parigi, Kapten Inf Margono, sesuai arahan dari Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.IP.

Kepada sejumlah wartawan Kapten Inf Margono menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD pada kelestarian lingkungan sekaligus upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat.

Melalui Karya Bakti ini, kata Margoni, TNI tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan namun juga untuk menunjukkan semangat gotong-royong dan kebersamaan dengan masyarakat.

"Dan oartisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat ini mencerminkan kepedulian bersama terhadap lingkungan,” kata Margono.

Ia mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi dampak buruk saat musim hujan, seperti banjir serta mencegah penyebaran wabah penyakit.

“Tumpukan sampah dan rumput liar di aliran sungai menyebabkan pendangkalan. Jika tidak dibersihkan, hujan deras berpotensi membuat air meluap hingga mengancam permukiman warga,” jelasnya.

Margono juga mengaku senang karena kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar, sehingga kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara berbagai pihak dapat memberikan dampak positif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini juga menurutnya, merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat agar bisa terus menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini hubungan harmonis antara TNI dan rakyat bisa semakin kuat serta lingkungan yang bersih dan sehat dapat terwujud, khususnya untuk masyarakat di sekitar Sungai Cibojong

"Dan TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga mampu berperan aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan ini,” tegasnya. ***

Bantu Urus Akta Kelahiran Warga Pangandaran Warnai Peringatan Hari Juang TNI AD Ke-79

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam rangkaian peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-79 yang bertemakan “TNI AD Berjuang Bersama Rakyat”, Kodim 0625/Pangandaran melaksanakan bakti sosial layanan bantuan pembuatan akta kelahiran bagi warga, bertempat di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pangandaran, yang berlokasi di Jalan Pananjung No. 412, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran.(13/12)24) 

Di sela-sela kegiatan kepada awak media Danramil 2504/Pangandaran, Kapten Arh Sarwono, sebanyak 20 warga memanfaatkan layanan ini.

Program ini, kata Sarwono, bertujuan untuk membantu masyarakat terutama mereka yang selama ini menghadapi kendala dalam pengurusan dokumen kependudukan.

Selain sebagai wujud sinergitas, imbuh Sarwono, kegiatan ini juga sebagai bentuk bakti TNI kepada rakyat.

"Akta kelahiran merupakan salah satu dokumen penting yang menjadi hak setiap warga negara, dan kami ingin membantu masyarakat yang selama ini belum memilikinya atau kesulitan untuk mengurusnya,” kata Sarwono.

Ia.menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI AD untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta memberikan manfaat langsung kepada mereka. 

Atas nama Kodim 0625/Pangandaran, Sarwono juga berharap kegiatan ini dapat membantu warga untuk mendapatkan hak administrasi kependudukan yang lebih baik serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya memiliki dokumen resmi seperti akta kelahiran.

"Melalui aksi ini, TNI AD menunjukkan semangat kebersamaan dengan rakyat sesuai tema Hari Juang TNI AD 2024, sekaligus mempererat hubungan antara institusi pertahanan negara dan masyarakat," ucapnya.***

Untuk Refreansi Pembahasan KUA PPAS Banggar DPRD Pangandaran Lakukan Kunjungan Ke DPRD Cilacap dan Banyumas Jawa Tengah

PANGANDARANNEWS.COM  Sebanyak 20 tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pangandaran  beberapa waktu lalu melakukan studi banding  Banyumas dan Cilacap ke Jawa Tengah 

Diketahui, padal saat itu sedang hangat-hangatnya isyu defisit anggaran di Pemkab Pangandaran. 

Sekretaris DPRD Pangandaran Yayat Kiswayat membenarkan, banggar DPRD Pangandaran sedang melakukan agenda studi banding ke Banyumas dan Cilacap untuk melihat referensi KUA PPAS di daerah kunjngannya tersebut.

“Para anggota DPRD itu akan melihat referensi KUA PPAS Kabupaten Banymas dan Cilacap yang sudah melakukan penetapan,” terang Yayat.(11/09)

Kata Yayat, dari hasil kunjungan ini nantinya bisa dijadikan perbandingan atau referensi dalam opembahsan KUA PPAS di Kabupaten Pangandaran.

“Mufdah-mudahan dari kunjungan ini banyak informasi yang bisa digali dan bisa dimanfaatkan disini,” imbuhnya.

Saat diminta komentarnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, mengaku bahwa Pemkab Pangandaran tahun 2023 sedang mengalami defisit sebesar Rp 351 M, sehingga berbagai upaya pun  dilakukan untuk menutupi kekurangan anggaran tersebut salah satunya berutang ke pihak ketiga.

"Defisit anggaran tahun 2023 kita Rp 351 miliar, namun meski demikian sejumlah proyek infrastruktur di Pangandaran sudah hampir selesai 100 Persen,” ungakp bupati.(hiek)




DPRD Kabupaten Pangandaran Tetapkan 4 Raperda Inisaitif DPRD Menjadi Perda

PANGANDARANNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran mengesahkan empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD, diantaranya Raperda tentang penyediaan, penyerahan dan pengelolaan sarana prasarana utilitas umum perumahan, kemudian Raperda tentang  pendataan dan pemanfaatan tanah terlantar, Raperda pendidikan dan wawasan kebangsaan, yang terakhir adalah Raperda tentang pennyelenggaraan dan Raperda penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengaku bersukur karena tahun ini semua Raperda inisiatif DPRD tersebut bisa ditetapkan menjadi sebuah Peraturan Daerah (Perda).

“Rencana kedepanya Perda yang disahkan ini bisa menjadi penguatan dalam menjalani roda pemerintahan daerah, karena seluruh perda ini sangat krusial dan penting," kata Asep. (8/11)

Semua Perda ini, kata Asep, sudah sesuai dengan Undang-Undang yang telah ada dan tidak bertabrakan sehingga bisa membagi kewengan apa yang harus dilakukan pemerintah daerah, provinsi dan juga pusat.

Asep menjelaskan, ada beberapa Perda inisitaif tersebut ada juga hasil komunikasi dengan masyarakat atau menyerap aspirasi mereka, tentu ini hasil kajian situasi dan kondisi yang ada serta disesuasikan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Dan Perda tersebut juga harus memenuhi syarat dengan muatan-muatan lokal, empat buah raperda yang telah ditetapkan ini harus menjadi sebuah prioritas," ucapnya.

Dalam perda perda tentang  pendataan dan pemanfaatan tanah terlantar, menurutnya, juga ada penepatan Tim Terpadu Penertiban Kawasan Tanah Terlantar yang diektuai oleh Bupati Pangandaran, ini mengingat banyak persoalan pertanahan yang berkaitan dengan perkebunan, kehutanan, HGU, HGB. 

“Dengan adanya perda ini diharapkan bisa menuntaskan persoalan itu," tegasnya.

Asep berharap dengan pengaturan pengaturan ini tentunya masyarakat Pangandaran bisa lebih berdaya dan sejahtra. Seperti Perda yang berkaitan dengan reforma agraria itu, diharapkan juga bisa menjadi pengembangan wilayah dan nantinya investor pun harus meenyesuaikan dengan perencanaan pemerintah daerah.

“Pembangunannya  harus sesuai dengan rencana tata ruang yang sudah ditetapkan, kemudian menyelesaikan konflik-konflik yang berkaitan dengan reforma agraria itu sendiri," tegasnya.(hiek)




DPRD Pangandaran Gelar Paripurna dan Lantik PAW Tata Sutari-Yayat Ruhiyat

PANGANDARANNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran ini  belum lengkap pasalnya dua anggota DPRD yaitu Citra Pitriyami dari fraksi PDI Perjuangan telah mengundurkan diri karena mencalonkan diri menjadi Bupati, sedangkan H. Idi dari fraksi Gerindra telah meninggal dunia.

Untuk melengkapi jumlah pimpinan dan anggota DPRD sebanyak 40 orang, maka hari ini DOPRD Pangandaran menggelar rapat paripurna untuk malantik Pergantian Antar Waktu (PAW) Raden Tata Sutari menggantikan Citra Pitriyami dan Yayat Ruhiyat menggantikan Almarhum H. Idi.  

Demikian dikatakan Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin H. M.M kepada sejumlah awak media usai memipin Rapat Paripurna pengucapan sumpah janji Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD masa jabatan 2024-2029 di Gedung DPRD Pangandaran, bertempat di ruang rapat paripurna. (25/11/24)

“Proses PAW ini merupakan bagian dari mekanisme demokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, PAW ini juga bertujuan untuk menjaga kelancaran pelaksanaan tugas DPRD dalam mewakili aspirasi masyarakat dan mengawal pembangunan daerah.

Masih di tempat yanga sama Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses PAW dan berharap anggota baru dapat berkontribusi secara maksimal. 

Semua tidak ada yang tahu apa yang digariskan oleh Allah SWT karena  semua rahasia Allah, begitu juga dengan Raden Tata Sutari yang menggantikan Citra Pitriyami karena maju di Pilkada dan Yayat Ruhiyat menggantikan H. Idi karena beberapa waktu lalu telah berpulang ke Rahmatuloh.

“Tentunya kami menyambut baik kehadiran anggota DPRD baru ini, semoga ke depan bisa lebih memperkuat sinergitas antara eksekutif dan legislatif,"katanya. (hiek)


Jelang Pilkada, Ketua DPRD Pangandaran Himbau Masyarakat Jangan Golput

Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin mengajak masyarakat Pangandaran untuk tetap bisa menjaga kondisifitas menjelang Pilkada yang akan digelar pada tanggal 27 November mendatang.

Berbeda pilihan, menurutnya merupakan hal  biasa dalam berdemokrasi, namun ia menghimbau agar perbedaan pilihan ini tidak menjadi jangan jadi ajang permusuhan.

“Sebagai pimpinan DPRD saya mengajak kepada measyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya pada hari Rabu tanggal 27 nopember mendatang, karena nasib Pangandaran ada di tangan masyarakat,” ungkapnya.(25/11/24)

Asep mengatakan, baik tidaknya Kabupaten Pangandaran kedepan juga tergantung pada masyarakatnya, dan diharapkan pada tanggal 27 Nopember nanti mampu menciptakanb pimpinan  Pangandaran sesuia apa yang diharapakan masyarakat,

Ia mengaku tidak berharap masyarakat Kabupaten Pangandaran melakukan aksi tidak memlih atau tidak menyalurkan hak pilihnya (golput), karena suara masyarakat salah satu instrumen berdemokrasi.

"Semoga tahapan dari kampanye sampai nanti pencoblosan berjalan dengan baik," ujarnya.

Hal senada disampaikan  Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, ia mengajak masyarakat Kabupaten Pangandaran untuk menyalurkan hak suaranya sebagai penentu Pangandaran kedepan.

“Saya sendiri akan mencoblos di kampung halama saya di Desa Kecamatan Pangandaran, tepatnya di TPS 002,” jelasnya.(hiek)

 

 

 


Pemkab dan DPRD Tandatangani Kesepakatan Propemperda Kabupaten Pangandaran Tahun 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Pjs. Bupati Pangandaran Drs. Benny Bachtiar, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Penetapan Kesepakatan Propemperda Kabupaten Pangandaran Tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran. (22/11/2024)

Propemperda merupakan pedoman dan pengendali penyusunan peraturan daerah, sehingga dipandang penting untuk menjaga agar produk peraturan perundang-undangan di daerah tetap berada dalam kesatuan sistem hukum nasional.

Rapat Paripurna ini dilaksanakan atas adanya kesepakatan Pemerintah Kabupaten Pangandaran dengan DPRD Kabupaten Pangandaran terkait Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2024 yang terdiri dari 3 (tiga) buah Raperda usulan pemerintah daerah dan 4 (empat) buah Raperda inisiatif DPRD.

Pjs. Bupati Pangandaran Drs. Benny Bachtiar, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dasar pemikiran dan pertimbangan diusulkannya 3 (tiga) buah Raperda inisiatif pemerintah daerah yaitu sebagai berikut.

1. Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, yang mana 

Perda ini menjadi prioritas pemerintah daerah untuk masuk ke dalam program pembentukan Perda tahun 2025 karena diamanatkan langsung oleh peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan menjadi dokumen perencanaan daerah untuk 5 (lima) tahun kedepan.

2. Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

Raperda ini berdasarkan ketentuan Pasal 3 ayat (1) dan ayat (2) Permendagri Nomor 7 Tahun 2023 yang mengamanatkan kepada pemerintah daerah untuk membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah atau BRIDA yang nantinya akan digabungkan dengan BAPPEDA sehingga terdapat nomenklatur daerah baru yaitu BAPPERIDA.

3. Raperda tentang Pembangunan Indsutri Kabupaten Tahun 2025-2045

Raperda ini akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, serta pihakpihak terkait lainnya dalam kegiatan perindustrian di Kabupaten Pangandaran. 

Melalui perda ini, kita harapkan akan tercipta ekosistem industri yang sehat dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan manfaat yang positif bagi Kabupaten Pangandaran.

Adapun 4 (empat) buah Raperda inisiatif DPRD dalam Propemperda Tahun 2025 terdiri dari :

1. Raperda tentang Pemerintahan Desa;

2. Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda Nomor 11 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa;

3. Raperda tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja Melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan; dan

4. Raperda tentang Perseroan Terbatas Bank Perekonomian Rakyat Bank Karya Produksi Desa Pangandaran.

"Pada prinsipnya kami mendukung dan mengapresiasi inisiatif tersebut untuk dapat dijadikan sebagai payung hukum dan pedoman guna mendukung pelaksanaan otonomi daerah, menjadi solusi atas persoalan daerah, serta memberikan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat di Kabupaten Pangandaran "katanya".

Kesepakatan ini ditandai dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Pangandaran dengan DPRD Kabupaten Pangandaran.

Hadir pada rapat paripurna tersebut Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Unsur Forkopimda Kabupaten Pangandaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Daerah, Kepala Instansi Vertikal, Kepala BUMN/BUMD, serta Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran.***


Gelar Reses Perdananya anggota DPRD Pangandaran Hendra Lesmana Jaring Aspirasi Warga kalipucang

PANGANDARANNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hendra Lesmana beberapa waktu lalu melaksanakan reses masa persidangan I tahun 2024 bertempat di sejumlah tempat di Kecamatan Kalipucang, seperti BCB English Course Desa Kalipucang, Yayasan Al-Qomariah, dan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hizam di Desa Tunggilis. (14/11/2024)

Di sela-sela pertemuan dengna masyarakat kepada PNews  Hendra mengatakan, reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan mempererat hubungan antara DPRD dengan masyarakat di Daerah Pemilihan III (Kecamatan Kalipucang dan Pangandaran).

“Reses ini akan memperkuat kemitraan DPRD dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta peningkatan tata kelola pemerinatahan daerah,” ucapnya

Selain itu kata Hendra, kegiatan ini juga diharapkan mampu menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat untuk memberikan pertanggungjawaban moral dan politis sebagai wakil rakyat sekaligus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program-program pemerintah daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024,salah satunya dengan meninjau langsung beberapa lokasi di Dapil Pangandaran III.

Ia juga berharap agar usulan dan masukan dari hasil reses ini dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah yang diusulkan melalui DPRD.

“Semoga apa yang disampaikan masyarakat dapat terakomodasi dalam program atau kegiatan pada satuan kerja terkait dalam APBD Tahun Anggaran 2025 mendatang,”  imbuhnya. (hiek)


Cegah Radikalisme dan Separatisme, Kodim 0625/Pangandaran Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Dan Keutuhan NKRI

PANGANDARANNEWS.COM  Kodim 0625/Pangandaran hari ini menggelar kegiatan Pembinaan Komunikasi Sosial (Komsos) Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme, bertempat di Makodim 0625/Pangandaran, Jalan Raya Parigi - Cigugur, Cintakarya, Kecamatan Parigi.(04/12/24)

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Dandim 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.IP serta dihadiri Pasi ter, Danramil 2503, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kabupaten Pangandaran ini merupakan bagian dari Program Kerja Kodim dengan mengusung tema, “Membendung Radikalisme dan Separatisme Melalui Karakter Generasi Muda Bangsa”.

Dalam sambutannya Dandim Indra Mardianto menegaskan kegiatan ini sebagai upaya memberikan pemahaman mendalam mengenai makna Pancasila kepada seluruh elemen masyarakat, serta untuk menyoroti pesatnya perkembangan teknologi digital yang dapat memicu tumbuhnya paham-paham radikal dan separatis.

Menurutnya, radikalisme yang berkembang di tengah masyarakat merupakan ancaman nyata bagi bangsa dan negara sehingga upaya pencegahan menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa.

”Dan Komsos ini merupakan bagian dari Program TNI AD yang bertujuan untuk membendung paham radikalisme dan separatisme di Indonesia" ungkap.Dandim.

Dandim menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Kodim 0625/Pangandaran dengan Ormas dan LSM di wilayah Kabupaten Pangandaran serta mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas dan keutuhan NKRI melalui semangat kebersamaan dan pemahaman nilai-nilai kebangsaan.

Ia menyebut, pesatnya perkembangan teknologi digital dapat memicu tumbuhnya paham-paham radikal dan separatis di tengah masyarakat, dan ini merupakan ancaman nyata bagi bangsa dan negara sehingga upaya pencegahan pun menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa.

"Kami berharap Komsos ini akan mampu meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya radikalisme dan separatisme, sekaligus memperkuat persatuan khususnya di wilayah Pangandaran," ucap Dandim.***


 

Hasil Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 KPU Pangandaran Pasangan Citra-Ino Unggul 51,7%

PANGANDARANNEWS.COM.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran menggelar pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Tahun 2024, bertempat ball room Hotel Pantai Indah Pangandaran.(02/12/24)

Dalam.wawancaranya dengan para awak media, Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin menyampaikan, rapat pleno rekapitulasi hasil telah selesai dilaksanakan berjalan lancar, aman dan tanpa kendala dari mulai pembukaan sampai dengan penutupan.

"Kami bersyukur semua proses rekapitulasi perhitungan suara sesuai ketentuan PKPU dan Pedoman Teknis, berjalan dengan aman dan lancar" ungkapnya. 

Mekanisme pelaksanaan rapat pleno ini, kata Muhtadin,  dimulai dengan melakukan rekapitulasi dari masing-masing kecamatan yang dibacakan dalam pleno terbuka lalu dianalisis serta meminta tanggapan dari para peserta rapat pleno yang dipimpin langsung ketua KPU.

Muhtadin mengatakan, dari hasil rapat pleno rekapitulasi perolehan suara tersebut diperoleh rincian untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 

Pasangan Calon Hj.Citra, antara lain pasangan calon.(paslon) nomer urut satu Pitriyami H.Ino Darsono mendapatkan 132.007 suara (51,7%) dan paslon nomer urut dua  H. Ujang Endin Indrawan - H. Dadang Solihat mendapatkan 123.231 suara (48,3%), dengan jumlah suara sah 255.238 suara. 

Sementara hasil pleno penghitungan suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, imbuhnya,  masing-masing Pasangan Calon Acep Adang Ruhiat dan Gitalis Dwi Natarina 26.953 suara (10,7%), Jeje Wiradinata dan Ronald Surapradja 58.513 suara (23,3%), Akhmad Syakhu dan Ilham Akbar Habibi 24.541 suara (9,8%), Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 141.450 suara (56,3%), dengan jumlah suara sah pemilihan gubernur dan wakil gubernur 251.457 suara. 

Ia menambahkan, untuk capaian partisipasi pengguna hak pilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 262.171 pemilih (78,4%) dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 262.080 pemilih (78,4%).

"Alhamdulillah tingkat partisipasi pemilih ini sesuai dengan target KPU Pangandaran yang menargetkan minimal 77,05%," terang Muhtadin. 

Dengan hasil ini Muhtadin menyebut,  KPU Kabupaten Pangandaran menegaskan proses rekapitulasi telah dilakukan dengan transparansi dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dan untuk hasil rekapitulasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, kata Muhtadin, pihaknya akan segera diteruskan ke tingkat provinsi untuk di rekap di KPU Provinsi Jawa Barat.

"Dan ini merupakan bagian dari tahapan lanjutan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2024" ucapnya. 

Muhtadin juga tidak lupa menyampaikan terimaksih kepada semua pihak, seperti Pemerintah Daerah, TNI-POLRI, seluruh Stakholter terkait dan seluruh jajaran Badan Adhok PPK PPS dan KPPS atas seluruh proses tahapan pilkada 2024 yang berlangsung aman tertib dan lancar.

Menurutnya, proses yang telah berlangsung ini tentu menjadi salah satu bukti kesuksesan dalam penyelenggaraan pilkada yang aman, tertib, dan transparan di Kabupaten Pangandaran.

"Untuk ini semua kami ucapkan terimaksih kepada semua pihak." pungkasnya.***

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN