Label 4

Tampilkan postingan dengan label Syiar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syiar. Tampilkan semua postingan

Pembangunan Irigasi di Sinar Tanjung Rampung, Petani Harapkan Lanjutan Tahap Berikutnya

PANGANDARANNNEWS.COM/BANJARNEWS – Pembangunan saluran irigasi melalui Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Desa Sinar Tanjung Kecamatan Pataruman Kota Banjar, telah selesai dikerjakan dengan kualitas yang baik. 

Program yang disalurkan melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan dilaksanakan oleh Oprasional Pemeliharaan (OP) dengan melibatkan kelompok penerima manfaat desa ini, meliputi dua lokasi yaitu Panjang Barat dan Dusun Sinar Galih.

Seperti disampaikan Ketua P3A Ohiem, pihaknya mengaku bersyukur karena target pekerjaan seluruhnya selesai tanpa kendala apapun. 

"Alhamdulillah pekerjaan berjalan lancar dan sudah selesai, ini berkat kerjasama yang apik seluruh penanggung jawab di lapangan," ujarnya.(11/12/25)

Sementara Kepala Desa Sinar Tanjung Asep Sugiarto menegaskan, program ini sangat penting bagi masyarakat terutama para petani yang mengandalkan aliran irigasi untuk produksi pertanian.

Menurutnya, atas nama pemerintah desa ia pun berterima kasih karunia berkat adanya pembangunan ini aliran air menjadi lebih lancar sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat.

Asep menambahkan, pemerintah desa akan terus mengajukan kebutuhan lanjutan agar pembangunan infrastruktur pertanian ini dapat dituntaskan secara bertahap. 

"Masih ada beberapa titik yang membutuhkan perbaikan, sehingga kami akan terus berupaya mengusulkan agar pembangunan tahap berikutnya bisa direalisasikan," imbuhnya.

Meskipun sudah selesai, kata Asep, warga dan Gapoktan Sindang Bagja yang diwakili Sarwan dan Jajang menyampaikan bahwa kebutuhan irigasi masih cukup besar. 

Menurut mereka, masih diperlukan pembangunan lanjutan sekitar 700 meter lebih untuk menjangkau area pertanian yang belum tersentuh tahap pertama. Masyarakat berharap pemerintah melalui BBWS dan OP dapat kembali menyalurkan program lanjutan agar infrastruktur irigasi di Desa Sinar Tanjung dan Sinar Galih terpenuhi secara menyeluruh.(tito)

 


Lurah Banjar Minta Oknum UPZ Kembalikan Potongan Bantuan Baznas

PANGANDATANNEWS.COM/BANJARNEWS  - Sebanyak 94 penerima manfaat bantuan modal usaha mikro dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjar Jawa Barat mengalami pemotongan dana sebesar Rp100 ribu per orang oleh oknum dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) setempat, pemotongan ini dilakukan dengan alasan untuk infak meski ternyata tidak sesuai dengan kebijakan resmi Baznas.

Para penerima manfaat yang seharusnya menerima bantuan sebesar Rp 1 juta per orang pun, mengaku keberatan dengan pemotongan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Lurah Banjar Sukmana membenarkan adanya pemotongan tersebut dan telah mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini dan pihak kelurahan telah memanggil oknum yang terlibat dan meminta agar uang yang telah dipungut segera dikembalikan kepada penerima manfaat.

Sukmana mengatakan, pihaknya sudah koordinasikan dengan pihak Baznas dan oknum yang melakukan pemotongan pun sudah dipanggil.

"Kami meminta uang yang dipungut itu segera dikembalikan kepada yang berhak," ujar Sukmana. (10/03/25).

Kasus ini pun tentunmenjadi perhatian, karena bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pelaku usaha mikro dalam meningkatkan ekonomi mereka. Dan dengan pemotongan di luar kebijakan resmi ini tentunya dapat merugikan penerima manfaat, yang sangat bergantung pada dana tersebut.

Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai sanksi yang akan diberikan kepada oknum yang terliba, namun pihak Baznas Kota Banjar telah memastikan bahwa kebijakan resmi mereka tidak membenarkan adanya pemotongan dana bantuan dalam bentuk apa pun.

Warga dah penerima manfaat pun berharap, semoga kasus ini dapat segera diselesaikan secara transparan dan tidak terulang di masa mendatang.(tito)

Tolak Penundaan Pengangkatan P3K, Massa Lakukan Demo di Kota Banjar

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sejumlah tenaga honorer di Kota Banjar turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa menolak kebijakan penundaan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), aksi ini dipicu oleh surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang menunda proses pengangkatan P3K.

Massa aksi menilai kebijakan ini melanggar Undang-Undang Nomer 20 Tahun 2023 pasal tentang Apara tur Sipil Negara (ASN), khususnya Pasal 26 yang menyebutkan bahwa tenaga honorer berhak diangkat sebagai ASN.

Menurut kordinator aksi, Sarif Mubarok, penundaan ini tidak sesuai dengan amanat undang-undang Pasal 26 yanh jelas-jelas menyebutkan bahwa tenaga honorer harus diangkat. 

"Kami menuntut pemerintah segera merealisasikan janji pengangkatan P3K tanpa ada penundaan," tegas Sarif.(10/03/25)

Dalam aksi yang berlangsung damai ini para demonstran membawa berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutan mereka, mereka juga mendesak pemerintah untuk segera mencabut kebijakan penundaan dan memberikan kejelasan mengenai nasib tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

Selain itu, massa juga menyoroti ketidakpastian yang mereka alami akibat kebijakan ini. Banyak tenaga honorer yang sudah lolos seleksi P3K, namun hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai status mereka.

Mereka juga berharap pemerintah tidak mengabaikan perjuangan tenaga honorer, karena banyak dari mereka yang sudah bekerja bertahun-tahun bahkan puluhan tahun mengabdi untuk negara. 

"Penundaan ini hanya menambah ketidakpastian bagi kami," imbuh salah seorang peserta aksi.

Aksi demonstrasi ini mendapat perhatian dari masyarakat sekitar, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah terkait tuntutan para tenaga honorer tersebut, dan massa aksi pun berencana akan terus menyuarakan tuntutan mereka hingga ada kejelasan mengenai pengangkatan P3K.(tito)

Hujan Deras Tak Surutkan Jajaran Polresta Banjar Bagikan Takjil Gratis Untuk Warga

PANGANDARSNNEWS.COM/BANJARNEWS – Di tengah hujan yang mengguyur Kota Banjar jajaran Kepolisian Resor (Polres) Banjar tetap semangat menggelar aksi berbagi takjil gratis kepada masyarakat dalam rangka bulan suci Ramadan 1446 H, Kegiatan sosial ini berlangsung di Simpang 3 Tugu Pahlawan, Kota Banjar. (09/03/25)

Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., memimpin langsung pembagian takjil bersama pejabat utama, para perwira, serta personel Polres Banjar. Mereka turun ke jalan untuk membagikan puluhan paket takjil kepada pengguna jalan, pengendara motor, pejalan kaki, hingga warga sekitar yang melintas.

Kepada sejumlah awak media Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat terutama mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

"Semoga takjil yang kami bagikan bisa bermanfaat bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan berbuka," ujar Tyas.

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan warga pun sangat mengapresiasi kepedulian Polres Banjar, terutama karena dilakukan di tengah hujan. 

Warga mengaku merasa terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis, terutama bagi yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Selain berbagi takjil, jajaran Polresta Banjar juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadan.

"Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif selama Ramadan ini," imbuh Tyas.

Kegiatan ini, kata Tyas, rencananya akan terus berlangsung selama bulan Ramadan di berbagai lokasi di wilayah hukum Polres Banjar. 

"Dengan adanya aksi sosial ini diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta bisa meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat," ucapnya. (tito)

Dugaan Pungli di Kemenag Kota Banjar Masih Belum Ada Titik Terang

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar hingga kini masih belum menemui kejelasan, laporan yang diajukan oleh Poros Sahabat Nusantara (POSNU) Kota Banjar melalui surat audiensi pada 5 Februari 2025 belum mendapatkan jawaban pasti dari pihak terkait.

Ketua POSNU Kota Banjar, Muhlison menyayangkan lambannya respons dari Kemenag Kota Banjar dalam menindaklanjuti dugaan tersebut hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah benar terjadi praktik pungli atau tidak.

"Kami sudah melayangkan surat audiensi sejak 5 Februari lalu tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan, kami berharap pihak Kemenag Kota Banjar segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat," ujarnya. (07/03/25)

Dugaan pungli di Kemenag Kota Banjar ini, kata Muhlison, telah memicu perhatian publik sehingga sejumlah pihak pun mendesak agar investigasi dilakukan secara transparan dan cepat untuk menghindari ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Muhlison menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan akan terus mendesak agar dugaan ini segera ditelusuri dan diungkap secara transparan.

"Jika memang ada praktik pungli, maka harus ada tindakan tegas," imbuhnya.

Muhlison juga mengatakan, saat ini publik berharap Kemenag Kota Banjar segera memberikan penjelasan dan mengambil langkah konkret agar isu ini tidak berlarut-larut. Kejelasan dari pihak terkait sangat penting untuk menjaga integritas lembaga dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, dan masyarakat pun masih menunggu langkah tegas dari pihak berwenang untuk memastikan kebenaran laporan yang telah diajukan.

Dan seperti diketahui, hingga berita ini diterbitkan, Kemenag Kota Banjar belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan penyelidikan dugaan pungli tersebut. (tito)

Tanggapi Adanya Isyu Pungli, Ini tanggapan Kamenag Kota Banjar

Kamena Kota Banjar  Vikri
PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Menanggapi isu adanya pungutan liar (pungli) yang mencuat baru-baru ini, Kepala  Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar H.Vikri menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari praktik pungli maupun gratifikasi.

Ia mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika ada pejabat di lingkungan Kemenag Kota Banjar yang terbukti melakukan pungli.

Sudah ada aturan yang jelas, yaitu Keputusan Kepala Kemenag Kota Banjar Nomor 001 Tahun 2025 yang mengatur pencegahan pungutan liar dan gratifikasi," terang Vikri dalam pernyataannya releasenya.(08/03/25)

Sebagai langkah awal menurutnya pihaknya akan melakukan investigasi internal melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang bertugas mengumpulkan bukti dan memeriksa pihak yang diduga terlibat, dan jika memang terbukti tentu sanksi tegas pun akan diberikan.

Ia menjelaskan, hukumannya jelas yaitu sanksi disiplin sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021. Jika pelanggaran tersebut masuk kategori korupsi, maka pelaku harus berhadapan dengan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Namun, selain penindakan upaya pencegahan juga menjadi fokus utama, oleh karena itu Kemenag Kota Banjar berencana menggencarkan sosialisasi terkait layanan gratis di Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, lembaga diniyah, pesantren, serta kantor Kemenag sendiri.

Selain itu, imbuhnya, sistem pelaporan akan diperkuat melalui berbagai jalur, seperti UPG, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ombudsman.

Pihaknya juga mengajak agar masyarakat berani melaporkan jika menemukan pungli, jangan takut karena Kemenag pastikan akan menindaklanjuti setiap laporan dan Vikri juga menekankan bahwa membangun budaya kerja yang bersih dan melayani adalah prioritas utama. 

“Jika kita ingin keberkahan dalam bekerja, jangan tergoda dengan hal-hal yang melanggar aturan dan kami ingin Kemenag Kota Banjar tetap dipercaya oleh masyarakat,” pungkasnya. (tito)

Kepala Kemenag Sebut Akan Tindak Tegas Terkait Dugaan Pungli di Kemenag Kota Banjar

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan izin operasional Madrasah Diniyah di lingkup Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar mencuat ke publik, padahal Kepala Kemenag Kota Banjar Ahmad Fikri telah menegaskan bahwa proses perizinan tersebut seharusnya diberikan secara gratis tanpa pungutan sepeser pun.

Ahmad Fikro menambahkan, pengurusan izin operasional madrasah diniyah itu tidak dipungut biaya alias gratis.

"Jika ada pihak yang meminta uang dalam proses ini, maka itu melanggar aturan," kata Ahmad Fikri saat dikonfirmasi, beberapa waktu lalu. (06/03/25).

Menurutnya jika dugaan pungli ini terbukti, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan yang berlaku. 

"Kami akan tindak tegas sesuai dengan sanksi yang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah," ujarnya.

Ahmad Fikri juga meminta masyarakat terutama pengelola Madrasah Diniyah untuk segera melaporkan jika menemukan atau mengalami praktik pungli dalam pengurusan izin operasional, dan ia juga mempersilakan untuk melaporkan kepadanya jika ada oknum yang meminta uang. 

"Kami akan melakukan investigasi dan memastikan tindakan tegas pada pelaku," tegasnya.

Sejauh ini, kata Ahmad Fikri, dugaan pungli di lingkungan Kemenag Kota Banjar masih dalam tahap pengumpulan bukti dan pihaknya memastikan serta berkomitmen untuk menegakkan aturan dan menjaga integritas layanan publik di lingkup Kemenag.

Ia mengaku kasus ini menjadi perhatian publik pasalnya Madrasah Diniyah memiliki peran penting dalam pendidikan keagamaan, dan dengan adanya dugaan pungli ini tentu kepercayaan masyarakat terhadap Kemenag bisa terganggu. 

Oleh karena itu, ucapnya, transparansi dan penindakan tegas terhadap oknum yang terlibat diharapkan dapat menjadi solusi untuk memastikan layanan publik berjalan sesuai aturan.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap praktik pungli dan tidak segan melaporkannya agar sistem perizinan tetap berjalan dengan transparan dan sesuai prosedur," katanya. (Tito)



Kejari Banjar Terima Aspirasi LSM, Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Terus Berjalan

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar menerima aspirasi dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mendesak percepatan penuntasan kasus dugaan korupsi tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar,  Pertemuan ini berlangsung di kantor Kejari Kota Banjar dengan dihadiri perwakilan LSM Aksioma, Forum Reformasi Dinasti Banjar (FRDB), Lentera dan Jalapaksi.(27/02/25)

Dalam dialog tersebut pihak Kejaksaan diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Akhmad Fakhri, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Indra Sumarno, serta tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus). Pertemuan berlangsung tertib dengan pengamanan dari Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kasi Intel Kejari Kota Banjar, Akhmad Fakhri menegaskan, kasus dugaan korupsi ini masih dalam tahap penyidikan, saat ini pihaknya terus mendalami perhitungan kerugian negara bersama Inspektorat dan mengumpulkan alat bukti. 

"Intinya kami pastikan proses hukum tetap berjalan,” kata Akhmad.

Hal senada disampaikan Kasi Datun Indra Sumarno, yang menegaskan komitmen Kejaksaan dalam menangani kasus ini. “Kami pastikan proses hukum dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur. Dugaan korupsi tunjangan dewan periode 2017–2021 tetap menjadi fokus utama kami,” ujar Indra.


Sementara itu, Presiden Aksioma, Akhmad Dimyati, meminta Kejaksaan segera menetapkan tersangka jika bukti yang dikumpulkan sudah cukup. “Kami berharap Kejaksaan segera mengambil langkah konkret agar kasus ini tidak berlarut-larut,” tegasnya.


Ketua FRDB Kota Banjar, Soedrajat Argadireja, juga menyampaikan dukungan agar proses hukum berjalan transparan dan cepat. “Kami ingin melihat adanya langkah nyata dalam penanganan kasus ini agar kepercayaan publik terhadap hukum tetap terjaga,” ujarnya.

Pertemuan ini berjalan kondusif dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan untuk memastikan kelancaran proses penyampaian aspirasi, dan Kejaksaan pun berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat demi penegakan hukum yang adil dan transparan. (tito)

HUT ke-22 Kota Banjar Berjalan Hambar, Warga Tak Rasakan Kemeriahan

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kota Banjar pada tahun 2025 meninggalkan kesan hambar bagi masyarakat. Tanpa konsep yang matang, perayaan yang seharusnya menjadi pesta rakyat justru terasa sepi dan kurang meriah.

Beberapa warga mengungkapkan kekecewaannya karena tidak ada acara yang benar-benar mengundang partisipasi masyarakat luas.  Hiburan atau festival yang biasanya terkesan gebyar  tapi tahun ini terasa biasa saja. Tidak ada yang spesial,” kata Rina, salah seorang warga Banjar.

Hal senada juga disampaikan oleh Yudi, warga lainnya, yang mengaku tidak merasakan euforia ulang tahun kota seperti tahun-tahun sebelumnya. “Saya bahkan tidak tahu kalau ini perayaan HUT Kota Banjar , tidak ada pengumuman yang jelas soal acara HUT kota Banjar untuk masyarakat,” ujarnya.

Minimnya konsep yang matang diduga menjadi penyebab utama kurangnya antusiasme masyarakat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya seperti kegiatan, bazar UMKM, dan pawai budaya, perayaan tahun ini terasa kurang terorganisir.

Salah satu pedagang di sekitar Alun-Alun Kota Banjar juga mengaku tidak melihat peningkatan pengunjung selama perayaan. “Biasanya kalau ada acara besar, dagangan saya ikut laris. Tapi sekarang, biasa saja. Seperti tidak ada perayaan,” kata Ujang, seorang penjual makanan kaki lima.

Hingga berita ini ditulis, pihak Pemerintah Kota Banjar belum memberikan penjelasan resmi terkait konsep perayaan tahun ini. Warga berharap ke depan, HUT Kota Banjar dapat dirayakan dengan lebih meriah dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat agar benar-benar menjadi pesta rakyat.(Tito)

Festival Kirab Budaya Hari Jadi Kota Banjar Sukses Digelar, Puluhan Peserta Tampilkan Tradisi Terbaik

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Festival Kirab Budaya Janur ke-5 sukses digelar dengan meriah dengan menampilkan beragam kesenian dan adat dari berbagai daerah, dan ini membuktikan bahwa semangat melestarikan budaya tradisional semakin berkobar di Kota Banjar Jawa Barat. 

Tahun ini festival diikuti 30 peserta, yang berasal dari berbagai kelurahan dan desa di Kota Banjar. Dan tak hanya itu, acara pun semakin semarak dengan kehadiran lima bintang tamu dari Kabupaten Ciamis yang turut menampilkan pertunjukan budaya khas daerah mereka.

Festival Kirab Budaya Janur telah menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat, dan kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda serta mempererat kebersamaan antarwarga.

Sepanjang kirab para peserta mengenakan pakaian adat dan membawa berbagai atribut khas yang mencerminkan identitas budaya mereka, Aarak-arakan berlangsung dengan penuh antusiasme sert disambut hangat oleh warga yang memadati rute festival. Berbagai pertunjukan seni, seperti tarian tradisional, musik daerah, dan atraksi budaya lainnya, turut mewarnai perhelatan ini.

Salah satu peserta, Yanti, ia mengaku bangga bisa turut serta dalam festival ini karena ingin menunjukkan bahwa budaya kita tetap hidup dan harus terus dilestarikan.

"Semoga festival ini terus berlanjut dan semakin besar ke depannya," ujarnya.(24/02/25)

Sementara itu, salah seorang panitia penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran acara. 

"Antusiasme masyarakat luar biasa dan ini membuktikan bahwa budaya lokal masih memiliki tempat di hati kita semua," ucapnya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, menurutnya, Festival Kirab Budaya Janur diharapkan bisa terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata budaya di Kota Banjar. 

"Ajang ini bukan sekadar hiburan tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan kearifan lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi," imbuhnya. (Tito)

Wujudkan Sinergi Untuk Kepentingan Rakyat, TNI Ajak Elemen Masyarakat Kota Banjar Rutin Berdiskusi

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Komandan Rayon Militer (Danramil) 1313 Banjar Kapten Inf Sumadi, melaksanakan program sholat subuh berjemaah keliling ke tiap Dewan Keluarga Mesjid (DKM) sekaligus untuk melaksanakan  diskusi santai TNI dengan elemen masyarakat.

Di depan masyarakat Danramil menyampaikan, kegiatan ini akan dijadwalkan secara berkelanjutan guna memperkuat hubungan dan sinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Diskusi bersama para tokoh masyarakat sangat penting. Kami ingin ini berlangsung secara kontinyu," ujar Danramil saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(21/01/25)

Ia menegaskan TNI lahir dari rakyat dan bertugas sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, dan TNI bersifat netral dan tidak terlibat dalam politik praktis dan hal ini menjadi dasar kuat bagi TNI untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

"TNI murni berada di tengah masyarakat karena TNI tidak berpolitik, fokus kami adalah menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah," jelasnya.

Melalui kegiatan diskusi santai, menurutnya, TNI berharap dapat menyerap aspirasi langsung dari masyarakat serta merespons berbagai tantangan yang dihadapi di lingkungan sekitar. Keterlibatan tokoh masyarakat dinilai penting sebagai jembatan komunikasi antara TNI dan masyarakat

"TNI siap mendengarkan dan bekerja sama dengan masyarakat. Kami percaya, dengan komunikasi yang baik, segala permasalahan bisa dicari solusinya bersama," tambah Danramil.

Kami berharap mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Sinergi yang solid diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan stabilitas wilayah. (Tito)

Penanaman Jagung serentak 1 Juta Hektar di Kota Banjar Berjalan Sukses

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Program penanaman jagung serentak yang melibatkan Polri, Kementerian Pertanian (Kementan), Perhutani, Inhutani dan petani swadaya berhasil dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kota Banjar.

Kegiatan ini mencakup area total seluas 1 juta hektar dengan 40 ribu hektar, diantaranya berada di Jawa Barat. 

Khusus di Kota Banjar, penanaman dilakukan di RW 02 dan RW 09, Dusun Tembung Kerta, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, dengan luas sekitar 1 hektar.

Selain dihadiri langsung Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, kegiatan yang digelar pada selasa tanggal 21 januari 2025 ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Sudarsono dan Supriatna dan Asisten Daerah (Asda) 3 yang mewakili Penjabat (PJ) Wali Kota Banjar.

Dalam sambutannya Kapolres Kota Banjar menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan pangan, khususnya tanaman jagung," kata Kapolres.

Masih di tempat yang sama, Wali Kota terpilih, Sudarsono menyampaikan apresiasinya kepada para petani yang berpartisipasi secara swadaya, dan ia juga berharap program ini menjadi momentum untuk meningkatkan kemandirian pertanian di Kota Banjar. 

"Jagung adalah komoditas penting, dan pogram ini tidak hanya berfokus pada hasil tetapi juga pemberdayaan petani,” ujarnya.

Program ini disambut antusias masyarakat, terlihat dari tingginya partisipasi petani.

Menurut salah seorang petani, Eot (60), ia mengaku merasa bersyukur atas program ini dan merasa sangat terbantu dengan program ini. 

"Semoga hasil panen nanti membawa kesejahteraan bagi semua,” ungkapnya.

Program penanaman jagung serentak ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan nasional, dan dengan kolaborasi yang solid program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.(Tito)

Timbulkan Bau Tak Sedap, Warga Keluhkan Genangan Air Di Simpang Empat Jarum Kota Banjar

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Genangan air yang selalu muncul saat musim hujan di simpang empat Jarum Kota Banjar, telah menjadi masalah serius bagi warga sekitar pasalnya selain lama surut juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga.

Warga sekitar pun sering mengeluh, karena bau tidak sedap dari genangan air ini tentu mengganggu kenyamanan mereka. 

Tak hanya itu, menurur seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, Jeni, air yang menggenang dalam waktu lama memicu kekhawatiran akan munculnya penyakit seperti demam berdarah atau infeksi kulit akibat nyamuk dan bakteri.

"Setiap kali hujan air pasti menggenang di sini dan bau busuknya dari genangan itu membuat kami merasa tidak nyaman, harusnya ini menjadi perhatian dan segera mencari solusi," ujar Jeni.(20/01/25)

Jeni menyebut, genangan air ini diduga terjadi akibat buruknya sistem drainase di wilayah tersebut akibat saluran air yang tersumbat sampah atau sedimen sehingga menjadi penyebab utama lambatnya air surut. 

"Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini sebelum dampaknya semakin meluas," kata Jeni.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat di hubungi melalui WhatsAppnya hingga berita ini diturunkan masih belum terhubung, malah saat di hubungi Wartaotonomi Hand phonenya sempat aktiv sementara di hubungi ke Dua kali Hand phonenya malah tidak aktif lagi. 

Padahal, warga meminta adanya tindakan yang lebih konkret dan cepat. Mereka mengharapkan pemerintah daerah tidak hanya membersihkan saluran air, tetapi juga memperbaiki infrastruktur drainase secara menyeluruh agar genangan tidak lagi menjadi masalah berulang.

Permasalahan ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan saluran air yang efektif, khususnya di daerah dengan intensitas hujan tinggi. Langkah preventif seperti edukasi tentang kebersihan lingkungan dan perawatan rutin drainase juga perlu digalakkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, warga berharap Perempatan Jarum dapat terbebas dari genangan air yang mengganggu keseharian masyarakat.(tito)

AKBP Danny Yulianto serahkan Kepemimpinan Polres Banjar kepada AKBP Tyas Puji Rahadi.

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS  --Proses pergantian kepemimpinan di Polres Banjar resmi dilaksanakan pada (15/1) dengan serah terima jabatan dari Kapolres Banjar yang lama, AKBP . Danny Yulianto kepada  AKBP Tyas Puji Rahadi. Acara yang digelar di halaman Mapolres Banjar ini dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingmungan Polres, Empat Kapolsek dan seluruh anggota Polres Banjar.

Dalam sambutannya, AKBP. Danny Yulianti berharap agar AKBP Tyas Puji Rahadi dapat melanjutkan program-program kepolisian yang telah ada dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga berpesan untuk terus menjaga hubungan yang baik dengan berbagai pihak, baik itu masyarakat maupun instansi terkait, demi menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sementara itu, AKBP Tyas Puji Rahadi mengungkapkan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan dan siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. "Saya akan terus berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Banjar serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," ujar Tyas.

Serah terima jabatan ini menjadi simbol perubahan dalam kepemimpinan Polres Banjar, yang diharapkan dapat membawa dampak positif dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dengan semangat baru, diharapkan kepemimpinan AKBP Tyas dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat Banjar.

Seperti di ketahui sebelumnya AKBP Danny Yulianto menjabat Kapolres Banjar,Polda Jabar berpindah ke Kapolres Metro Jakarta Pusat menduduki jabatan Waka Polres, sementara AKBP Tyas Puji Rahadi adalah Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.Metro Jaya  berpindah jadi Polres Banjar. (Tito)

Atap Ruang Rapat Bocor, Paripurna Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar terganggu

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS -  Ruang Rapat Singa Perbangsa gedung DPRD mendadak ricuh pasalnya atap gedung bocor jelang digelarnya rapat paripurna penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Insiden tersebut terjadi ketika hujan deras mengguyur wilayah Banjar, sehingga air pun masuk mengguyur di beberapa titik dan membasahi area ruang rapat.

Para anggota dewan dan tamu undangan yang sudah hadir pun tampak terganggu dengan kondisi tersebut, malah terlihat beberapa kursi dan meja pun digeser untuk menghindari air hujan termasuk kursi dan meja yang sudah di sediakan untuk tamu Forkopimda Kota Banjar.

Dengan situasi seperti ini, terpaksa jalannya rapat pun menjadi kurang kondusif meskipun tetap dilanjutkan.

Bocornya atap gedung yang menjadi pusat kegiatan legislatif ini memicu kritik dari berbagai pihak, dan sejumlah anggota DPRD pun menyoroti pentingnya perawatan dan pemeliharaan fasilitas gedung agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Selain mengganggu jalannya rapat, kejadian ini juga menjadi sorotan publik. Tidak sedikit beberapa tamu undangan pun mempertanyakan kelayakan fasilitas gedung pemerintahan yang seharusnya representatif dan nyaman untuk digunakan.

Menanggapi hal ini Ketua DPRD H.Dadang Kalyubi mengatakan, bocornya bangunan ini karena faktor usia.

"Gedung ini dibangun Tahun 2009s,  sudah hampir 16 tahun jadi pantas kalau sudah ada sedikit kerusakan," ujarnya.(10/01/25)

Namun, kata Dadang, insiden ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan demi kelancaran aktivitas pemerintah. (Tito)

Eko Pradana Utama Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kota Banjar

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Eko Pradana Utama resmi  dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, Rabu(8/1/2025). Eko menggantikan H. Sudarsono  yang sebelumnya mengundurkan diri dari kursi DPRD karena maju dalam pemilihan Wali Kota Banjar dari Partai Golkar.

Pelantikan Eko berlangsung di ruang sidang DPRD Kota Banjar dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Dadang R Kalyuby. Dalam sambutannya, Ketua DPRD menyampaikan bahwa pelantikan ini dilakukan sesuai mekanisme penggantian antarwaktu (PAW). 

"Kami harap saudara Eko dapat menjalankan amanah dengan baik, serta melanjutkan program dan tugas yang ditinggalkan oleh H. Sudarsono," ungkapnya.

H. Sudarsono sendiri terpilih sebagai Wali Kota Banjar dalam pemilu yang digelar akhir tahun lalu. Langkahnya mengundurkan diri dari DPRD sesuai dengan aturan bahwa anggota dewan yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah wajib mundur dari jabatannya.

Usai dilantik, Eko Pradana Utama menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras demi masyarakat Banjar. "Saya akan melanjutkan perjuangan dan aspirasi rakyat yang selama ini diperjuangkan oleh Pak Sudarsono. Tugas ini adalah tanggung jawab besar yang harus saya emban dengan sepenuh hati," ucapnya kepada awak media.

Dengan pelantikan ini, DPRD Kota Banjar kembali memiliki jumlah anggota lengkap untuk menjalankan tugas legislatif demi kemajuan daerah. (Tito)

Gelar Kalaborasi Budaya Islam, Kemenag Banjar Gaungkan Toleransi Antar Umat Beragama

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengedepankan toleransi tetapi juga harus bisa menciptakan kolaborasi budaya antara komunitas Islam dan non-Islam, langkah ini dianggap sebagai upaya strategis untuk mempererat hubungan antar umat beragama sekaligus merayakan keragaman budaya di Kota Banjar.

Demikian disampaikan Kepala Kemenag Kota Banjar, H.Ahmad Fikri Firdaus dalam acara Kolaborasi budaya Islam dan non islam, bertempat di Graha Banjar Idaman (GBI) pada jumat malam.(03/01/25)

Ahmad juga menekankan terkait pentingnya membangun hubungan yang tidak hanya didasari penghormatan tetapi juga kerja sama aktif dalam berbagai aspek kehidupan, seperti seni, pendidikan, hingga kegiatan sosial karena kolaborasi ini merupakan tahap lebih lanjut dari toleransi. 

"Dengan kolaborasi, kita tidak hanya saling menghormati perbedaan tetapi juga bersatu untuk menciptakan sesuatu yang lebih baik bersama-sama," ujarnya.

Kegiatan Kalaborasi budaya yang di laksanakan Komunitas Islam dan Non Islam ini, menurutnya, telah dirancang sebagai langkah awal dan salah satu contoh sukses yang menjadi sorotan adalah pagelaran seni yang melibatkan tarian Islami dan tarian tradisional dari masyarakat non-Islam yang berhasil menarik perhatian dan pujian masyarakat.

Ia berharap, kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal di Kota Banjar dalam membangun hubungan harmonis antarumat beragama melalui pendekatan budaya. 

"Kita harus menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk menciptakan kebersamaan," tambahnya.

Kegiatan yang diinisiasi Kemenag ini ternyata mendapat sambutan positif dari masyarakat Kota Banjar, dan meraka berharap kolaborasi lintas budaya dapat terus berkembang.

"Kegiatan kolaborasi lintas budaya ini mampu membawa semangat persatuan yang lebih erat diantara umat beragama," ucap salah seorang warga. (tito)

Polres Banjar Musnahkan Miras dan Knalpot Brong Hasil Operasi 2024

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Jajaran Polres Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban masyarakat. Pada Selasa (31/12), Polres Banjar melalui Satuan Narkoba dan Satuan Lalu Lintas memusnahkan ratusan barang bukti berupa minuman keras (miras) dan knalpot brong hasil operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tahun Anggaran 2024.

Operasi yang digelar selama beberapa pekan terakhir ini bertujuan menekan potensi gangguan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi puluhan liter miras berbagai merek dan ratusan knalpot brong yang disita dari pelanggar lalu lintas.

Kapolres Banjar, AKBP Danny Yulianto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan suasana kondusif di wilayah hukum Polres Banjar. "Miras adalah salah satu penyebab utama tindak kriminal, sedangkan knalpot brong mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat. Pemusnahan ini kami harapkan menjadi efek jera bagi pelanggar," ujarnya.

Pemusnahan barang bukti dilakukan secara terbuka di halaman Polres Banjar dengan disaksikan oleh sejumlah pihak, termasuk perwakilan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran miras ilegal atau pelanggaran lain yang meresahkan.

Polres Banjar berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya penegakan hukum demi menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. (Tito)

Kemenag Kota Banjar Gelar Peringatan Amal Bhakti Ke 79 Dengan Tema, Umat Rukun Menuju Indonesia Emas

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar menyelenggarakan peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-79 dengan tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas", kegiatan ini dibuka langsung oleh PJ Wali Kota Banjar H Soni Harison, bertempat di wahana Situ Leutik Desa Cibeureum Kecamatan Banjar.(31/12/24)

Acara tersebut turut dihadiri Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto, Perwakilan Kejari , tokoh masyarakat, pemuka agama dan perwakilan lintas instansi pemerintah. 

Dalam sambutannya, PJ Wali Kota Banjar H Soni Harison menegaskan terkait pentingnya kerukunan antar umat beragama sebagai fondasi mencapai visi Indonesia Emas 2025.

Kemajuan bangsa ini, kata Soni, tidak hanya diukur dari aspek ekonomi atau teknologi tetapi juga dari harmonisasi kehidupan sosial. 

"Kerukunan umat beragama adalah kunci untuk menciptakan Indonesia yang damai dan sejahtera,” kata Soni.

Dalam peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-79 tahu ini, juga dimeriahkan dengan kegiatan jalan santai serta pembagian hadiah yang dilaksanakan di akhir kegiatan. 

Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan, seperti diungkapka salah satu peserta, Elis Suryati, acara ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga kerukunan, terutama di tengah perbedaan yang ada.

"Saya berharap peringatan Hari Amal Bhakti ini dapat mempererat hubungan antar umat beragama dan memotivasi masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik," ungkapnya.(Tito)

Pos Keamanan Nataru 2025 Polres Banjar Dicek Kapolda Jabar

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr Ahmad Wiyagus , melakukan kunjungan kerja ke Wilayah Hukum Polda Jabar teoatnya ke Polres Banjar pada  Sabtu (28/12). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan sinergitas dengan berbagai pihak terkait menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda meninjau Pos Keamanan Nataru yang terletak di Alun-alun Banjar. Ia disambut langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto dan didampingi sejumlah perwakilan dari Pemerintah Kota Banjar, seperti Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes).

Kapolda melalui Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas di lapangan. “Kesiapan Pos Keamanan sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Nataru. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah, dan stakeholder lainnya harus terus terjaga,” ujar Danny.

Selain memantau kesiapan pos, Kapolda juga mengapresiasi upaya kolaborasi yang telah dilakukan oleh semua pihak. Ia berharap pengamanan di wilayah Banjar berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Pos Keamanan Nataru 2025 di Banjar diharapkan dapat menjadi pusat koordinasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Tito)

 

Advertisert

Cube Test