Label 4

Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Nikmati Hangat Kebersamaan, Forum Sosonoan Alumni MTsN Rarangjami 2 Tasik Angkatan 2003 Gelar Buka Bersama

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami Tasikmakaya 2 angkatan 2003, kembali menyelenggarakan acara buka bersama (bukber) yang menghadirkan puluhan alumni dari berbagai daerah.

Kegiatan yang digagas pengurus forum yaitu Parid Zaelani, Asep Ridwan, Desi, Neng Rika, Emi, dan  Rina ini mendapatkan sambutan hangat, bahkan beberapa alumni dari Sodong yang jauh juga menyempatkan diri untuk hadir setelah sekian lama tidak bertemu.

salah satu tokoh alumni dan perancang acara, Parid Zaelani,  menyampaikan bahwa bukber bukan hanya sekadar berkumpul makan bersama, namun momen berharga ini juga bertujuan untuk menyambung tali persaudaraan yang sudah ada sejak masa sekolah. 

Dalam sesi bagi hadiah yang diselenggarakan, membuat acara semakin seru dan menjadi yang terbaik.

"Mari kita jadikan momentum ini untuk menjaga silaturahmi antar seluruh alumni kami," ungkap Parid.(13/03/26).

Alumnus lainnya, Asep Ridwan menunjukkan kegembiraannya yang luar biasa saat bisa berkumpul kembali dengan teman-teman seangkatan. 

Menurutnua, acara ini sangat menyenangkan sekali bisa kumpul bareng teman alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003. 

"Setelah sekian lama tidak bertemu, acara ini benar-benar memberikan kebahagiaan yang luar biasa," ujarnya penuh semangat.

Lain lagi ungkapan Astri, ia pun menyampaikan rasa bahagianya terutama saat bertemu kembali dengan teman lamanya.

Hal senada disampaikan Viki, salah satu alumni, disini semua teman sahabat tidak ada perbedaan antara alumni satu dengan yang lain di MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003.

Sementara itu, Desi bersama Emi dan Neng Rika melakukan siaran langsung (live) melalui akun TikTok untuk mengabadikan momen tersebut.

Ini, Desi, merupakan moment terindah sekali saat bisa kumpul bareng alumni setelah sekian lama.

Dan tentu acara pun semakin meriah, ketika salah satu alumni berdiri dan menyampaikan pantun khusus untuk seluruh peserta:

Bukber bersama alumni ini adalah saat rame-rame dengan balutan rasa persaudaraan yang erat meski jauh berbeda tempat.

"MTSN Rarangjami 2 jadi pangkal cinta, Silaturahmi kita terus terjaga sampai tua nanti," ujarnya.

Usai pantun itu disampaikan, seluruh ruangan penuh dengan tepukan dan sorakan kegembiraan. 

Sementara Emi asyik menikmati secangkir kopi hitam yang dinikmati bersama hidangan bukber yang lezat, mulai dari lauk pauk khas daerah hingga makanan penutup yang menyegarkan.

Masih di tempat yang sama, Desi sebagai anggota panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk hadir. 

Ia mengaku sangat mengapresiasi rekan panitia serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara, diantaranya EMI, Neng Rika, Ita, Mega, Bu Rina, dan Imas.

Di akhir acara, seluruh Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 juga mengucapkan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.

Hari Raya tiba dengan suka cita yang penuh, Alumni kita berkumpul meski dulu berbeda kelas. Minal aidzin walfaizin kita ucapkan dengan tulus, Mohon maaf lahir batin, semoga kita selalu diberkati.

"Kita sebagai alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 adalah teman yang tidak pernah ada batasan," tandasnya. (@nwarwaluyo)

Fokuskan Ibadah Dan Pembinaan Karakter Siswa, SD Negeri Margajaya Pagerageung Gelar Rangkaian Kegiatan Ramadhan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan kedisiplinan siswa sejak usia dini, SD Negeri Margajaya Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan Ramadhan.

Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa dan guru ini, meliputi tadarus Al-Qur'an berkelompok, sholat Dhuha berjamaah, serta tausiyah Ramadhan.

Menurut Guru PAI di sekolah tersebut, Melinda S.Pd.I, kegiatan yang dilaksanakan di halaman sekolah ini, materi tausiyah difokuskan pada nilai-nilai kebaikan, kesabaran, dan gotong royong. 

"Kegiatan ini tidak hanya memperkuat aspek spiritual, tetapi juga mempererat silaturahmi antara siswa dan guru," terang Melinda.(12/03/26)

Kegiatan Ramadhan ini, kata Melinda, untuk mendekatkan hubungan antar siswa dan guru sekaligus mencerminkan kepribadian siswa yang berkakter berakhlak mulia.

Ia menuturkan, kegiatan ini juga mengajarkan siswa untuk menghormati orang tua, guru, dan teman, serta menjaga kebersihan lingkungan. 

Kebersihan itu bagian dari iman, untuk itu pihaknya pun memberikan edukasi agar siswa tidak hanya baik secara spiritual tetapi juga bisa mencapai prestasi.

"Kegiatan semacam ini sejalan dengan praktik Ramadhan di berbagai sekolah di Kabupaten Tasikmalaya yang juga melaksanakan program seperti pesantren kilat dan kajian agama," terangnya.(@nwarwaluyo)

Gema Ramadhan Kartika Siwi Cipeteh Cipatujah Hadirkan Dua Acara Khusus

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bulan suci Ramadhan menjadi momen penuh berkah bagi komunitas pendidikan dan Pramuka di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dua acara bertajuk "Gema Ramadhan" dari Kwartir Ranting (Kwarcip) Gerakan Pramuka Kartika Siwi Cipeteuh dan "Karnaval Ramadhan: Renting Ciptajaksa" dari Sekolah Dasar (SD) Fajrussalam sukses digelar dengan penuh kehangatan. 

Dalam dua kegiatan ini, juga dihadirkan berbagai aktivitas yang mempererat tali silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta karakter.

Acara ini pun mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah, yang dibuktikan dengan pembagian konten oleh Kepsek Tatang dengan tagline "Il Fajrussalam Ramadhan Tajalla".

Para peserta yang mengenakan seragam Pramuka berwarna coklat dengan syal khas beragam warna berkumpul di ruangan, suasana ini menghadirkan kehangatan dengan dekorasi sederhana namun meriah. 

Mereka duduk tertib menghadap panggung, di mana sejumlah narasumber dan pengurus Kwarcip memberikan sambutan serta membimbing kegiatan yang berlangsung.

Kegiatan yang diselenggarakan ini meliputi ceramah agama tentang pentingnya ibadah di bulan Ramadhan, dan pembagian takjil untuk mempererat hubungan antar peserta serta sesi diskusi tentang penerapan nilai-nilai Pramuka dalam kehidupan sehari-hari dan ibadah. 

Saat dihubungi lewat sambungan telepon seluler, Tatang berharap agar acara Gema Ramadhan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi semua peserta. 

"Terutama dalam mengisi bulan Ramadhan dengan amalan yang baik dan mempererat hubungan antar sesama," ujar Tatang.(11/03/26)

Sementara itu, SD Fajrussalam yang menggelar "Karnaval Ramadhan: Renting Ciptajaksa" yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi. 

Pada acara yang berlangsung di aula sekolah ini, menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengemas nilai-nilai Islami dan budaya lokal dalam berbagai bentuk kreativitas.

Dari cuplikan aktivitas yang diunggah Tatang salam akunnya tagline "Il, terlihat puluhan siswa mengenakan seragam Pramuka yang dipadukan dengan aksesori khas Ramadhan sehingga menghadiri acara dengan penuh khidmat. 

Beberapa kelompok siswa mempersembahkan pertunjukan yang dinanti-nantikan oleh teman sekelasnya, dengan suasana keakraban yang terasa kental di antara mereka.

"Kegiatan ini, ujar Tatang, tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa dan guru tetapi juga untuk mengajarkan pentingnya mengisi bulan Ramadhan dengan amal shaleh serta mengembangkan kreativitas melalui konsep 'renting ciptajaksa'.

"Tujuannya ini untuk mengajak setiap individu untuk menjadi agen kreatif dalam menyebarkan kebaikan," jelas Tatang.

Menurutnya, Ramadhan yang penuh hikmah menjadi momentum tepat untuk menguatkan karakter siswa-siswi.

Pendidikan karakter ini sangat penting, pasalnya,. menurut Tatang, tidak hanya mengajarkan materi pembelajaran tetapi juga nilai-nilai dasar seperti menghormati orang tua dan guru, belajar tatakrama, disiplin, tanggung jawab terhadap lingkungan

"Bahakan menjaga kebersihan dan kesehatan, aebab kebersihan itu bagian dari iman," imbuhnya.

Tatang juga berharap, acara yang berlangsung meriah ini dapat menjadi tradisi tahunan yang semakin memperkaya pengalaman belajar siswa selama bulan suci.

"Sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap agama dan budaya lokal," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

Menilik Kondisi Sekolah Di Pedesaan, SDN Datar Cipatujah Berharap Tahun Ini Ada Perbaikan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Datar yang terletak di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, berada dalam kondisi fisik yang memprihatinkan dan dinilai tidak layak untuk proses belajar mengajar. 

Bangunan yang berusia sekitar 76 tahun tersebut memiliki berbagai kerusakan, seperti langit-langit yang retak dan berlubang.serta beberapa jendela kaca yang pecah.

Meskipun pemerintah kabupaten melalui Dinas Pendidikan telah memberikan bantuan revitalisasi sekolah pada tahun 2025 lalu, ternyata bantuan tersebut hanya menyentuh sebagian kecil dari SDN Datar. 

Menurut seorang guru SDN Datar, Tirta Ganda, S.Pd, secara keseluruhan mungkin kondisi sekolah ini masih jauh dari ideal. Walaupun sejak tahun 2013 masyarakat sudah mengeluhkan kurangnya bantuan pembangunan dan kekurangan meja belajar untuk anak-anak, namun siswa selayaknya berhak mendapatkan fasilitas belajar yang aman dan nyaman. 

"Saya hanya bisa memperbaiki yang ringan-ringan saja, dan tidak bisa melakukan banyak hal," ujar Tirta.(09/03/26)

Tirta juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi sekolah-sekolah yang ada di pedesaan lainnya, yang juga membutuhkan perhatian pemerintah daerah, 

Selain itu, ia juga mengaku heran mengapa sekolah yang sudah hampir 30 tahun tidak mendapatkan perbaikan signifikan dan hanya mendapatkan sedikit bantuan revitalisasi tahun lalu. 

Pihaknya pun berharap, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beserta Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin serta Asep Sopari Al-Ayubi bisa langsung melihat kondisi sekolah tersebut dan mengambil langkah nyata untuk memberikan revitalisasi yang merata.

"Sehingga kembali menjadi tempat belajar yang nyaman kondusif bagi seluruh peserta didiknya," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Jadi Lokasi Ngabuburit, Sejumlah Ruas Di Kota Tasikmalaya Macet

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sejumlah ruas jalan utama di Kota Tasikmalaya mengalami kemacetan menjelang waktu ngabuburit, kondisi kemacetan yang terjadi setiap hari ini terjadi menjelang waktu berbuka puasa dan diperparah oleh aktivitas jualan yang menyebar hingga ke bahu dan pinggir jalan.

Seperti yang terjadi di ruas jalan Lanud, biasanya dapat dilalui dengan lancar menjadi sesak total pada sore hari ini. 

Berbagai jenis kendaraan mulai dari sepeda motor hingga mobil pribadi terpaksa bergerak dengan kecepatan sangat lambat, bahkan beberapa titik mengalami hentian total. Banyak pengendara yang terpaksa turun dari kendaraannya untuk berjalan kaki karena kondisi jalan yang semakin padat.

Selain aliran kendaraan yang banyak menjelang waktu ngabuburit, adanya pedagang yang menjajakan barang dagangannya di pinggir jalan menjadi faktor pendorong terjadinya kemacetan dengan mengurangi ruang gerak kendaraan.

Tenda dan kios sementara yang dipasang pedagang menghalangi sebagian lajur jalan, membuat kendaraan sulit untuk bergerak. Dan kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi menyebabkan insiden kecelakaan karena ruang gerak terbatas dan pandangan pengemudi terganggu.

Seorang pengendara sepeda motor, Risna, menyampaikan keluhannya, boleh saja cari rezeki di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini tapi jangan mengambil bahu jalan. 

"Jalan ini kan untuk kendaraan, bukan untuk jualan," ucap Risna yang mengaku melihat kemacetan serupa setiap sore hari menjelang ngabuburit.(08/03/26)

Risna mengaku khawatir akan terlambat menyambut waktu berbuka puasa serta berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah penanganan yang tepat untuk mengatur lalu lintas dan membatasi aktivitas jualan di area jalan raya terutama pada jam sibuk jelang ibadah puasa.(@nwarwaluyo)

Isi Kegiatan Bulan Ramadhan Penuh Kebaikan, PGRI Cikatomas Berbagi Takjil

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pada hari ke-18 puasa bulan Ramadhan 1447 H, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan (PC) Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kegiatan "Berbagi Takjil" dengan tema "Mari Bersama Menebar Kebaikan dan Berbuka Puasa dengan Penuh Kebahagiaan. 

Kegiatan Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua PC PGRI Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd ini menyasar pengguna jalan lewat dan masyarakat sekitar, termasuk mereka yang sedang dalam perjalanan menuju Cikalong menjelang waktu maghrib.

Kepada Pangandaran News, Nana menyampaikan, berbagi di bulan Ramadhan merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. 

Di bulan Ramadhan yang penuh barokah ini, ia mengajak untuk lebih dekat dengan Allah SWT dan juga dengan sesama manusia. 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menyebarkan kebahagiaan dan membantu teman-teman yang sedang berpuasa," ungkap Nana.(07/03/26k)

Tak hanya itu, beberapa hari sebelumnya pada malam Nuzulul Qur'an PGRI Cikatomas juga telah menyelenggarakan kegiatan serupa dengan membagikan kebaikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang sedang dalam perjalanan. 

"Alhamdulillah, meskipun dilakukan menjelang maghrib di jalan raya, pembagian takjil gratis ini berjalan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat," terang Nana.

Nana mengatakan, kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya digagas oleh PGRI Cikatomas sendiri tapi juga mendapatkan dukungan dari berbagai mitra kerja. Diantara, Baraya Net, CV. Cahaya, CV. Firdaus, R Production, Badan Gizi Nasional, dan Mandala Audio. 

"Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti semangat gotong royong dalam mewujudkan kebaikan bersama di bulan suci," ujarnya.

Atas nama segenap keluarga besar PGRI Cikatomas, ia berharap semoga bulan Ramadhan ini membawa berkah bagi semua.(@nwarwaluyo)

Rapat Internal DPP Forwapi Ramadhan 1447 H, Program MBG Jadi Prioritas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Wartawan Priangan (Forwapi) gelar rapat internal pada bulan Ramadhan 1447 H (2026 M), dengan fokus utama pada pengelolaan sekretariat organisasi serta edukasi bagi seluruh pengurus internal.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Forwapi, Ade Kurnia, secara khusus memberikan materi edukasi yang komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup tata kelola administrasi sekretariat, alur komunikasi internal yang efektif serta standarisasi dokumentasi yang menjadi landasan kerja organisasi.

Tujuan dari edukasi dan pembahasan rapat ini, kata Ade, untuk meningkatkan profesionalisme serta sinergi antar pengurus sekaligus mengoptimalkan peran sekretariat sebagai pusat koordinasi kegiatan Forwapi di wilayah Priangan. 

"Selain itu, juga disepakati langkah-langkah penyempurnaan fungsi sekretariat agar lebih adaptif dengan perkembangan industri pers dan kebutuhan wartawan lokal," kata Ade.(07/03/26)

Ade mengatakan, ia juga menyoroti Program MBG sebagai salah satu prioritas kerja DPP Forwapi. 

"Program ini tentu akan menjadi bagian penting dari upaya organisasi dalam mendukung pengembangan kapasitas wartawan serta memperkuat peran pers dalam masyarakat," tegasnya. (@nwarwaluyo)

 

Warga Nagrog Cipatujah Bosan Dengan Janji Pemerintah, 30 Tahun Jalan Ciranca Masih Tanah Merah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Miris, kondisi jalan penghubung Desa Nagrog dan Desa Bojong Kapol, tepatnya di Jalan Ciranca, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, hingga kini masih belum tersentuh pembangunan dan hanya berupa tanah merah yang berlubuk dan berlumpur saat hujan. 

Kondisi ini telah berlangsung puluhan tahun, bahkan sejak masa kepemimpinan Bupati UU hingga Bupati Ade Sugianto, tanpa ada upaya perbaikan yang serius.

Masyarakat pun merasa belum "merdeka" menikmati akses jalan yang layak, padahal telah melalui beberapa periode kepemimpinan daerah. 

Saat berbincang dengan Pangandaran News pada Jumat (06/03/26) menjelang malam Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan 1447 H, salah satu masyarakat, Asep mengungkapkan harapan besar kepada Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya periode 2026, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Al-Ayubi, agar kasus jalan ini bisa mendapatkan perhatian serius.

Dari informasi yang diperoleh, Jalan Ciranca yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Cipatujah sering menjadi kendala bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Saat musim kemarau, jalan ini berdebu dan berlubuk. Sedangkan jika saat musim hujan menjadi lumpur dan licin, membuat kendaraan sulit melintas.

Menurut Asep, kondisi ini tentu membuat akses ke desa lain jadi sulit. Apalagi bagi kendaraan berat yang membawa barang kebutuhan masyarakat, bahkan untuk sekolah atau berobat ke puskesmas pun sulit dilalui.

"Kita harus berhati-hati agar tidak terjatuh atau kendaraan mogok dan tergelincir,' ujar Asep.(06/03/26)

Asep mengatakan, masyarakat mengaku pernah menyaksikan berbagai program jalan yang digulirkan oleh pemerintah kabupaten sebelumnya. Seperti program Jamu Jalan Mulus, yang kemudian dinilai hanya menjadi jambu janji tanpa hasil nyata. 

Kini muncul program baru, Jalan Kasep Mulus Ngaleser". Dan kembali masyarakat berharap kali ini tidak hanya sekadar nama menarik tetapi dapat memberikan dampak nyata pada perbaikan infrastruktur jalan yang sudah lama ditinggalkan.

Asep menyebut, dudah puluhan tahun masyarakat menunggu. Mulai dari masa Bupati Uu Ruzhanul Ulum hingga Bupati Ade Sugianto,.tidak pernah ada perubahan. 

"Semoga dengan kepemimpinan baru Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi, jalan Ciranca bisa benar-benar diperbaiki," harapnya.(@nwarwaluyo)

 

Warga Kota Tasikmalaya Tadi Malam Penuhi Mesjid Agung Peringati Malam Nuzulul Qur'an

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Ribuan masyarakat Kota Tasikmalaya, tadi malam(06/03/26) berkumpul di Masjid Agung Kota Tasikmalaya untuk merayakan malam peringatan Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah.

Dalam acara yang jatuh tepat pada 17 Ramadhan ini menghadirkan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfaridzi beserta perwakilan dari berbagai instansi strategis, antara lain Kodim Tasikmalaya, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perhubungan.

Suasana khidmat terpancar menyelimuti setiap sudut ruangan utama masjid saat rangkaian acara berlangsung, meliputi shalat tarawih berjamaah, tadarus bersama secara massal, dan tabligh akbar yang penuh makna. 

Banyak keluarga yang datang bersama-sama, mulai dari anak-anak hingga lansia untuk menyimak tabligh akbar dari ustadz ternama yang menyampaikan pesan tentang pentingnya memahami serta mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. 

"Al-Qur'an bukan hanya kitab yang dibaca, tetapi juga pedoman yang harus tetap hidup dalam setiap langkah kita," ujar salah seorang penceramah.

Sementara dalam sambutannya, Wali Kota Viman Alfaridzi mengaku gembira karena peran aktif masyarakat dalam acara keagamaan ini sangat luar biasa.

Kehadiran berbagai pihak dan antusiasme masyarakat ini, menurut Viman, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun Kota Tasikmalaya yang religius, sehat, terhubung, dan cerdas digital.

Viman mengatakan, melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dinas terkait, dan seluruh masyarakat, ia berharap momentum Nuzulul Qur'an ini dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Mulai dari aspek spiritual, kesehatan, infrastruktur perhubungan, hingga pemanfaatan teknologi informasi yang baik," ungkap Viman.

Masih di tempat yang sama, perwakilan Kodim Tasikmalaya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang mampu memperkuat tali silaturahmi dan kesatuan umat.

"Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan dan solidaritas antarumat beragama di Kota Tasikmalaya, serta memperkuat rasa persatuan yang kita miliki," ujarnya.

Di momen lain, Dinas Kesehatan memanfaatkan kegiatan istimewa ini untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan selama bulan Ramadan. Seperti mulai dari pola makan sehat, pengelolaan istirahat yang baik, hingga tips menjaga daya tahan tubuh saat berpuasa. 

"Beberapa petugas kami juga siap memberikan bantuan kesehatan dasar bagi yang membutuhkan," tegasnya.

Sementara Dinas Perhubungan mengaku pihaknya siap menyediakan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat yang ingin menghadiri acara, terutama bagi mereka yang berasal dari luar kawasan pusat kota. 

"Rute angkutan umum juga diperpanjang sementara untuk memudahkan masyarakat pulang setelah acara berakhir," jelasnya.

Tak mau kalah, Dinas Komunikasi dan Informatika pun mendukung penyebaran informasi acara secara luas melalui berbagai kanal digital, mulai dari media sosial resmi pemerintah kota hingga platform berita lokal seperti Pangandaran News

"Kami juga melakukan siaran langsung sebagian acara agar masyarakat yang tidak bisa datang langsung tetap dapat merasakan suasana berkahnya," ucapnya.(@nwarwaluyo)

 


Di Bulan Ramadhan, Alun-alun Sukaraja, Jadi Lokasi Ngabuburit dan Istirahat Favorit Warga Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Di bulan Ramadan, alun-alun Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi tempat favorit bagi warga untuk ngabuburit dan beristirahat.

Kedua aktivitas ini membuat kawasan di sekitar Masjid Agung Sukaraja pun selalu ramai dikunjungi, baik oleh warga lokal maupun mereka yang sedang dalam perjalanan.

Rani, seorang warga Tasikmalaya mengaku, ia dan teman-temannya sering datang ke alun-alun ini untuk membeli ta'jil sebagai bekal buka puasa. Namun, ia juga  mengungkapkan harapan agar pengelolaan kawasan bisa lebih baik. 

"Coba kalau tata rapih bagus, pasti akan lebih menarik pengunjung," ujarnya saat diwawancarai Pangandarannews. (06/03/26)

Selain sebagai tempat ngabuburit, ungkap Rani, alun-alun ini juga menjadi pilihan tepat bagi mereka yang belum sempat pulang menjelang waktu maghrib. Fasilitas ibadah yang ada di lokasi khususnya Masjid Agung Sukaraja, memudahkan pengunjung untuk melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu. 

Hal senada disampaikan Novi asal Karangnungal, yang selalu menjadikan alun-alun Sukaraja sebagai tempat beristirahat setelah dari arah Kota Tasikmalaya. 

Menurut Novi, alun-alun Sukaraja dekat dengan tempat ibadah sehingga walaupun tiba adzan Maghrib di perjalanan bisa sholat maghrib dulu di lokasi ini.

Sementara dari pantauan awak Pangandarannews.com, menunjukkan bahwa alun-alun Sukaraja tidak hanya ramai saat menjelang buka puasa tetapi juga menjadi titik istirahat wajib bagi mereka yang akan bepergian ke arah Karangnungal atau Cipatujah. 

Dan area tempat istirahat yang tersedia pun cukup membantu pengunjung, untuk melepas lelah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.(@mirsaripudin)

Isi Kegiatan Ramadhan, SMK Negeri Parungponteng Dorong Karakteristik Keimanan Siswa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam kegiatan pembelajaran dan keagamaan dalam bulan Ramadhan 1447 H, SMK Negeri Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya menghadirkan serangkaian  dengan fokus utama meningkatkan karakteristik keimanan serta membentuk karakter positif pada seluruh siswa, siswi, guru, dan staf sekolah. 

Kegiatan yang digelar ini meliputi sholat Dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan tausiyah Ramadhan, yang semuanya diintegrasikan dengan nilai-nilai ekologi dalam pengelolaan lingkungan sekolah.

Seperti disampaikan Humas SMK Negeri Parungponteng, Tatang Mansyur, sebagai bagian penting dari rangkaian kegiatan tersebut sekolah menyelenggarakan tausiyah Ramadhan di aula sekolah yang diikuti oleh ratusan peserta. 

Dalam kegiatan ini, terang Mansyur, sebagian besar hadirin mengenakan pakaian berwarna putih dan busana muslim yang sopan.

"Kegiatan ini diharapkan bisa menciptakan suasana khidmat dan penuh kebersamaan, " kata Tatang.(06/03/26)

Tatang juga mengatakan, rangkaian kegiatan Ramadhan ini merupakan bagian dari program tahunan sekolah untuk memperkuat karakter religius siswa. 

Pihaknya berharap melalui tausiyah Ramadhan beserta kegiatan sholat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur'an, seluruh warga sekolah dapat semakin dekat dengan Allah SWT dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai sekolah menengah kejuruan yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Tatang menyebut, SMK Negeri Parungponteng terus berkomitmen mengembangkan potensi siswa secara holistik baik dalam bidang akademik maupun spiritual. 

Tatang menjelaskan, setiap kegiatan yang diadakan pihaknya juga memperhatikan aspek ekologi. Seperti, mengajak siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, menanam tanaman hijau, serta memanfaatkan sampah secara daur ulang sebagai bagian dari pembentukan karakter tanggung jawab sosial.

"Semoga bulan Ramadhan ini membawa berkah, kebaikan, dan kedamaian bagi kita semua," ucapnya.

Sementara dalam ceramahnya salah seorang pemateri menyampaikan tema "Kebaikan dan Kebersamaan dalam Bulan Suci Ramadhan", paparan ini mencakup pentingnya ibadah puasa, sedekah, serta pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari dan hubungan antar sesama. (@nwarwaluyo)

78 Petugas Parkir Kota Tasikmalaya Terima Bingkisan Sembako dari INI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Menjelang dalam Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, sebanyak 78 petugas parkir kota Tasikmalaya menerima bingkisan sembako dan uang tunai dari Ikatan Notaris Indonesia (INI). Kegiatan bakti sosial ini dilakukan kerja sama dengan UPTD Parkir Kota Tasikmalaya dan juga mencakup petugas kebersihan, sebagai bagian dari program yang dilakukan Ikatan Notaris Indonesia setiap bulan Ramadhan untuk berbagi kepada masyarakat.

Kepala UPTD Parkir Kota Tasikmalaya, Uen Haeruman, menyampaikan, INI telah memberikan bingkisan sembako dan uang tunai kepada petugas parkir yang berjaga di jalur HZ Mustofa, mulai dari Pedestrian Cihideung hingga Padayungan.

"Atas nama rekan-rekan semua saya mengucapkan terima kasih kepada Ikatan Notaris Indonesia atas bantuan yang diberikan kepada 78 petugas parkir kota Tasikmalaya," ungkap Uen.(05/03/26)

Dalam kesempatan yang lain Uen juga mengimbau kepada masyarakat Kota Tasikmalaya, untuk tidak membayar parkir kepada pihak yang tidak resmi. 

Ia menegaskan, jangan sekali-kali membayar parkir liar dan silakan minta karcis parkir resmi terlebih dahulu.

"jika tidak ada karcis resmi, maka parkirnya gratis dan tidak perlu dibayar," tegasnya. 

Sementara salah satu petugas parkir, Ari, mengaku senang setelah mendapatkan bingkisan sembako dan uang tunai ini.

"Pemberian ini sangat berarti sekali, kami mengucapkan terima kasih kepada UPTD Parkir Kota Tasikmalaya dan Ikatan Notaris Indonesia atas kepeduliannya," katanya.(anwarwaluyo)

Tiba Bulan Ramadhan, Parkir Liar Pun Menjamur Di Kawasan Ngabuburit Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kawasan favorit warga Tasikmalaya untuk beraktivitas ngabuburit pada bulan suci Ramadhan 1447 H, kini dihadapkan pada persoalan parkir liar yang semakin merajalela. 

Berbagai titik lokasi yang ramai dikunjungi mulai dari kawasan jalan baru (JB) depan Tugu Lapangan Alip hingga sekitar Jalan Nagawangi dan pusat perbelanjaan Ramayana, ditemukan banyak kendaraan yang diparkir secara sembarangan.

Rendi, salah satu pengunjung kawasan JB depan Tugu Lapangan Alip, mengaku, lokasi tersebut menjadi tempat pilihan untuk bersantai dan menunggu adzan Maghrib bersama keluarga atau teman-teman. Namun sayang, keasyikan tersebut terganggu dengan kondisi parkir yang tidak teratur.

Menurut Rendi tempat ini memang pas buat ngabuburit dan nongkrong, tapi sayangnya setiap bulan Ramadhan parkir liar selalu menjamur. 

"Bukan hanya di sini, jalan Nagawangi juga sama padat dengan kendaraan yang diparkir sembarangan," ungkap Rendi.(28/02/26)

Hal senada disampaikan Tedi, warga asal Cirahong, Tedi, ia berharap agar masalah parkir liar ini bisa mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang. 

Kata Tedi, pengaturan parkir oleh petugas yang mengenakan seragam resmi tentu akan memberikan kesan lebih teratur dan profesional.

Tedi menyebut, alangkah baiknya kalau parkirnya diatur dengan benar serta petugasnya menggunakan pakai seragam resmi.

"Tentunya akan terlihat lebih rapi dan resmi, semoga ada tindakan tegas dari instansi terkait," ujarnya, saat ditemui di sekitar kawasan Ramayana.

Sementara dari pengamatan di lapangan menunjukkan, parkir liar tidak hanya mengganggu estetika lingkungan namun juga berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas dan menyulitkan akses bagi masyarakat lainnya yang ingin beraktivitas di kawasan tersebut.(anwarwaluyo)

 

 

Akibat Jalan Licin Berlumpur Di Ciranca Nagrog Cipatujah, Sebuah Mobil Pengangkut Material Terjebak

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sebuah mobil bak angkutan barang mengalami kesulitan saat melintas di Jalan Ciranca Nagrog, Kecamatan Cipatujah, dan terpeleset hingga terjebak dalam lapisan lumpur tebal yang diperparah dengan genangan air yang menghalangi jalannya hingga cukup lama.

Kondisi jalan yang berlumpur, bergelombang dan sering tergenang ini kerap menjadi penyebab utama kendaraan terhambat untuk sampai ke tujuan.

Menurut salah seorang warga setempat, Asep Hilman, masalah jalan di kawasan ini bukan hal baru. 

Asep mengaku sering melihat kendaraan pengangkut barang kesusahan lewat sini, kadang harus menunggu lama atau dibantu oleh warga sekitar agar bisa melanjutkan perjalanan.

"Sudah puluhan tahun kita menikmati jalan lumpur seperti ini," ucapnya.(27/02/26)

Kasus serupa, ungkap Asep, pernah juga terjadi di wilayah Cipatujah pada Juni 2025 lalu ketika jalan licin akibat lumpur dari aktivitas galian tanah sehingga menyebabkan banyak pengendara tergelincir dan mengganggu arus lalu lintas selama beberapa hari.

Asep berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya khususnya kepada Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi, agar daerahnya segera memiliki jalan kasep mulus ngaleser bisa segera terwujud. 

Ia juga berharap kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jangan sampai slogannya seolah-olah tata kota terbalik.

"Kota diurus dengan baik tapi daerah lembur seperti ini justru terlupakan," ungkap Asep.(anwarwaluyo)

 

 

Inilah Potret Para Pejuang Pencari Nafkah Saat Berjuang Di Tanjakan Parigi Cipatujah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Di tengah suasana bulan suci Ramadhan 1447 H, kehidupan masyarakat di Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, khususnya di wilayah Cirengrak, masih dihadapkan pada tantangan kondisi jalan yang jauh dari layak. Salah satu bukti nyatanya adalah di lokasi Tanjakan Parigi, dengan ruas jalan yang sempit, licin serta kemiringan yang sangat curam dan turunan yang tajam di mana para ojeg berperan sebagai "palang pejuang" dalam mencari nafkah.

Potret kondisi jalan yang terlihat dari unggahan pengguna media sosial dengan nama akun budakangon menunjukkan, jalan yang penuh lumpur dan berlubang. 

Bahkan ketika musim kemarau pun, kondisi jalan tidak jauh berbeda. Kendaraan yang membawa barang dagangan atau mengangkut penumpang harus bergerak dengan sangat hati-hati, karena tak jarang harus melaju pelan agar tidak tergelincir atau terbalik di medan yang ekstrem. 

Tim Pantauan Lapangan Pangandarannews.com yang datang langsung ke lokasi jalan tersebut, mengkonfirmasi medan jalan di lokasi tersebut memang benar-benar curam dan menantang.

Encep, salah seorang masyarakat Cirengrak, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi jalan yang sudah lama menjadi beban bagi warga. 

Encep mengaku, ia dan warga lainnya adalah korban Pemberi Harapan Palsu (PHP) Pemerintah kabupaten Tasikmalaya. 

"Jalan belum merdeka, padahal kita butuh akses yang baik untuk mencari nafkah terutama di bulan Ramadhan ini yang kita harapkan bisa lebih mudah beraktivitas," ujarnya.(27/02/26)

Padahal, menurut Encep, masyarakat sudah menjalankan kewajiban sebagai warga negara dengan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 

"Kami juga bayar pajak kok, tapi kenapa pembangunan tidak merata? Kami berharap pemerintah kabupaten Tasikmalaya segera melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di sini," tandasnya.

Encep menyebut, para tukang ojeg yang menjadi tulang punggung transportasi lokal di kawasan tersebut harus bekerja ekstra keras di bulan suci ini. Meskipun jalan penuh tantangan, mereka tetap harus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk menyediakan makanan untuk berbuka puasa dan keperluan ibadah.

Encep mengatakan, kondisi jalan Tanjakan Parigi juga menjadi penghambat potensi ekonomi masyarakat sekitar karena hasil pertanian dan produk lokal sulit didistribusikan dengan lancar ke pasar utama yang pada akhirnya berdampak pada pendapatan warga. 

"Kami masyarakat disini berharap, pemerintah dapat segera menangani permasalahan ini agar aksesibilitas meningkat dan kehidupan mereka menjadi lebih baik," ujarnya.(anwarwaluyo)

Ini Beberapa Lokasi Ngabuburit Warga Tasik, Salah Satunya JB Di Kawasan Lanud

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Selama bulan Ramadhan, setiap sore menjelang Maghrib Jalan Baru (JB) sekitar kawasan Lanud Tasikmalaya menjadi destinasi favorit warga untuk ngabuburit. 

Banyak masyarakat berkumpul di lokasi ini tidak hanya untuk menunggu adzan Maghrib tetapi juga untuk mencari berbagai hidangan ta'jil, Rani, salah satu pengunjung asal Tasikmalaya mengaku sering menghabiskan waktu ngabuburit di sana. 

Menurutny, tempat sangat cocok sekali untuk dijadikan lokasi ngabuburit  nunggu adzan maghrib.

Selain itu ia juga menyebutkan,  banyak warga yang memilih untuk keliling mencari tempat ngabuburit sesuai dengan selera masing-masing.

"Selain disini, di kawasan Dadaha dan Alun-Alun Tasikmalaya juga menjadi tempat ngabuburit lainnya yang ramai dikunjungi oleh masyarakat," ungkapnya.(anwarwaluyo)

 

 

Kolaborasi Apik, Pegiat Sosial Dan Pemdes Cijeungjing Santuni 37 Anak Yatim Piatu

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Para pegiat sosial Desa Cijengjing, Kecamatan Cijengjing, Kabupaten Ciamis melaksanakan kegiatan santunan bagi 37 anak yatim-piatu sebagai penerima manfaat sekaligus acara mungahan, yang digelar di sula desa.(18/02/26)

Menurut Ketua Pegiat Sosial Desa Cijengjing, Cevi Iman, santunan ini diselenggarakan setiap bulan dengan sumber dana berasal dari infak para pegiat sosial.

"Sedikit rezeki ada hak anak yatim-piatu, dua setengah persen hak anak yatim-piatu harus diberikan," ujarnya kepada Pangandarannews.com.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian mungahan tersebut, kata Cevi, bertujuan untuk memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga.

Terpisah, Kepala Desa Cijengjing, Adang, mengaku pihaknya terus sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh para pegiat sosial muda.

Kepedulian mereka, menurut Adang, begitu luar biasa.

"Dan memang benar bahwa dalam harta rezeki kita bukan milik kita semua, tapi ada hak anak yatim-piatu dua setengah persen yang harus diberikan," jelasnya.(anwarwaluyo)

Aduh, Ada Parkir Liar dengan Karcis Palsu di Lapang Dadaha Tasikmalaya ?

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNNEWS - Kawasan Dadaha Kota Tasikmalaya yang kerap menjadi tujuan masyarakat untuk beraktivitas, kembali menuai sorotan warga terkait parkir liar yang ada di lokasi tersebut.

Banyak warga dan pengguna jalan mengeluhkan adanya pungutan liar dengan karcis buatan sendiri yang diberikan oleh pihak tidak bertanggung jawab, sementara penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang parkir tampaknya hanya sebatas aturan di kertas.

Masyarakat sudah cukup terganggu dengan parkir liar ini, apalagi ada yang datang saja lalu memberikan karcis sendiri dan lalu memungut uang secara sewenang-wenang. 

Salah seorang pedang yang biasa berjualan di sekitar lapang Dadaha mengatakan, seharusnya pihak yang berwenang bisa menertibkan hal ini. 

'Tapi kenapa seolah-olah tutup mata ya ?, " ucapnya.(19/02/26).

Dari pengamatan Pangandaran News di lapangan, tampak area parkir liar tersebut banyak digunakan oleh pengendara yang berhenti sementara untuk berbelanja atau mengikuti aktivitas lainnya. Tanpa pengelolaan yang jelas dan penertiban yang konsisten, kondisi ini semakin meresahkan. 

Dan beberapa orang yang mengaku sebagai "pengelola parkir", mereka bahkan berani menggunakan karcis buatan tangan tanpa ada tanda resmi dari pemerintah kota atau badan pengelola parkir yang sah.

Menurut salah seorang pengguna jalan, Siti, menambahkan para "petugas parkir" tersebut tidak bisa menjawab dengan jelas siapa yang menyuruh. Dan mungkin uang yang mereka dapatkan juga tidak masuk ke kas negara, hanya untuk keuntungan pribadi saja. 

"Kita berharap pihak penegak hukum atau dinas terkait segera turun tangan dan tidak lagi mengabaikan masalah ini," ungkapnya.

Selain merugikan negara, imbuh Siti, parkir liar yang tidak teratur juga menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah dan mengganggu akses kendaraan serta pejalan kaki. 

Sebenarnya, imbuh Siti, ia tidak keberatan membayar parkir jika prosesnya resmi dan uang yang dikumpulkan digunakan untuk memperbaiki fasilitas umum. Namun, pungutan liar seperti ini jelas tidak dapat diterima.

"Pungutan liar seperti ini harus segera dihentikan, kita butuh penertiban yang sungguh-sungguh bukan hanya sekedar omongan kosong," ujarnya.(anwarwaluyo)

Masalah Sampah, di Sejumlah Jalan Kota Tasikmalaya Masih Banyak Yang Belum Terangkut

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – kondisi sampah yang belum terangkut ditemukan di beberapa jalan utama Tasikmalaya, antara lain Jalan Swaka, Jalan HZ Mustofa, dan Jalan Kawalu. 

Salah satu masyarakat yang sering melintas di kawasan tersebut, Wawan (37) menyampaikan kekhawatirannya terkait kondisi ini.

Ia mengatakan, tumpukan sampah sudah ada selama 3 hari bahkan sebagian juga tercecer di jalan. 

"Slogan Tasik Kota Resik seharusnya diimbangi dengan pelaksanaan yang optimal," ucapnya.(19/02/26)

Wawan menduga ada berbagai faktor penyebab keterlambatan pengangkutan, seperti keterbatasan armada atau sumber daya atau kendaraan pengangkut yang kurang atau sedang dalam perawatan.

Tak hanya itu, kata Wawan, terjadi peningkatan timbunan sampah di awal Ramadhan akibat aktivitas masyarakat yang lebih banyak sedangkan jadwal pengangkutan yang belum dapat menyesuaikan kondisi lapangan secara real-time.

"Harapan saya, semoga Tasikmalaya yang pernah dapat predikat Adipura justru dikenal sebagai kota banyak sampah," ungkapnya.

Selain mendorong perbaikan dari pemerintah, Wawan juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat.

Menurutnya, kebersihan lingkungan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi tanggung jawab bersama seluruh warga kota Tasikmalaya. 

"Kita juga harus sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan," tegasnya.

Ia juga berharap agar Pemkot Tasikmalaya segera mengambil langkah perbaikan, seperti mengevaluasi sistem pengangkutan, meningkatkan jumlah armada jika diperlukan serta meningkatkan transparansi komunikasi terkait progres penanganan sampah.

"Di sisi lain, seluruh warga juga diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar," imbuhnya.(anwarwaluyo)

 

 

Pokdarwis Dan Pemdes Cimanuk Terus Lakukan Penataan Obyek Wisata Padabumi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pantai Padabumi yang berlokasi dekat dengan Pantai Cimanuk Desa Kalapagenep dan Pantai Karangtawulan, menjadi ikon wisata Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmakaya, saat ini sudah menjadi favorit masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya.

Pantai ini menawarkan hamparan pasir eksotis dengan suguhan pemandangan laut yang dikenal bergelombang cukup tinggi, serta pemandangan muara Sungai Cimanuk. 

Selain menikmati sunset, memancing, dan bersantai, terdapat juga kolam berenang bagi pengunjung. Jalan menuju lokasi pun saat ini sudah beraspal, dan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi atau umum dari Pangandaran (sekitar 3 jam) atau Kota Tasikmalaya.

Tarif retribusi masuk ke Pantai Padabumi juga relatif murah, Rp6.000 per orang sudah termasuk untuk asuransi jiwa. 

Saat ini pengelolaan wisata tersebut dilakukan oleh Pokdarwis Desa Cimanuk, dan sedang disempurnakan guna meningkatkan transparansi pelayanan.

Fasilitas yang tersedia meliputi warung makan dan minuman serta area parkir yang luas, namun meskipun demikian fasilitas seperti toilet dan tempat ibadah masih terbatas dan menjadi perhatian untuk diperbaiki.

Saat momen munggahan beberapa hari lalu, Pantai Padabumi ini pun tampak dipadati menjadi masyarakat yang datang dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan. 

Saat bincang-bincang dengan Pangandaran NEws, Kepala Desa Cimanuk, Anhar menyampaikan, penataan wisata pantai saat ini terus dilakukan untuk kenyamanan wisatawan yang datang. Karena sektor wisata ini diharapkan akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Anhar mengatakan, dalam pengelolaan obyek wisata ini Pokdarwis Desa Cimanuk selalu melakukan koordinasi erat dengan Pemdes, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), embaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta para pelaku usaha lokal untuk membangun kebersamaan dan kemajuan bersama.

 "Alhamdulillah Pantai Padabumi terus kami upayakan penataannya demi kemajuan masyarakat Desa Cimanuk," ungkap Anhar. (17/02/26)


Anhar juga menyampaikan, atas nama Pemerintah Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmakaya dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Cimanuk mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H/2026 M. (anwarwaluyo)

 

Advertisert

Cube Test