Dandim 0612/Tasikmalaya Tutup Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa di Desa Sundakerta


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) HCR di Dusun Cijoho Desa Sundakerta  Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Raden Hendra Sukamdijibrata,S.IP, beserta anggota TNI lainnya melaksanakan Penutupan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa tahun 2023.(30/07)

Selain Dandim, kegiatan ini juga turut dihadiri Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto,S.IP,  Kapolresta Tasikmalaya AKBP Sayeb Zainal Abidin, S.I.K, SH, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya fraksi Gerindra H Cecep Ruhimat, Kasdim 0612/ Tsm Mayor Inf Deni Zaelani Mutaqin,A.Sos, Perwakilan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya Kapten Lek. Rahmat, Asda 1 Setda Kab Tasikmalay Drs Nana, Kadis PMD Kabupaten Tasikmalaya Drs Yayat Sudrajat, Sekban Kesbangpol Ida, Sekdis PMD Tasikmalaya Unang Arifin, S.Pd, Camat Sukahening Ucu Mulyana, S.I.P), Danramil 1206/Cisayong Kapten Inf Andri Mulyono, Kapolsek Cisayong  (AKP Iwan, Kepala Desa Sundakerta dan tamu undangan lainnya. 

Untuk diketahui, sejumlah kegiatan tersebut antara lain, sasaran f isik berupa pembuatan TPT, pembangunan Pos Yandu 1 unit dan perehaban RTLH 10 unit.

Sedangkan untu non fisik, diantaranya penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air, penyuluhan pengetahuan masyarakat bidang Kesehatan dan pengerahan tenaga kerja.

Dalam kegiatan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa tahun 2023, Kodim 0612/Tasikmalaya menurunkan personil, Pokko BSMS dan SST Kodim 0612/TSM 30 orang

Sementara tenaga kerja swadaya masyarakat terdiri dari Muspika Kecamatan Sukahening, Linmas Desa Sundakerta, OKP, Organisasi dan masarakat  Desa Sundakerta yang bekerja bergiliran.


Di depan tamu undangan yang hadir, Dandim 0612/Tasikmalaya dalam sambutannya merasa bersyukur karena proses serta dinamika program BSMSS di wilayah Kodim 0612/Tasikmalaya dari tahun ke tahun semakin menunjukkan hasil yang memuaskan serta hasilnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Berbagai hasil pembangunan sarana fisik ini, kata Dandim, tentu dapat mendorong perkembangan desa secara umum pasalnya semua pencapaian ini tentunya karena adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah m dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program bsmss tahun lalu, menurut Dandim, menunjukkan hasil yang semakin positif bahkan senantiasa dapat melebihi pencapaian target kegiatan pokok termasuk pula dalam efisiensi pembiayaan. 

"Keberhasilan ini dapat yentu bisa kita raih berkat adanya sinergis ikatan kebersamaan serta adanya dukungan swadaya masyarakat yang sangat tinggi sehingga program Bsmss menjadi salah satu penting dalam konteks pembangunan nasional kita," ucap Dandim.

Dengan penutupan program BSMSS tahun 2023 di Desa Sundakerta Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya ini, Dandim juga berharap mekanisme pembangunan yang akan dibangun melalui model kemanunggalan agar dijadikan salah satu modal dasar masyarakat dalam rangka melaksanakan pembangunan di kawasan pedesaan.

Ia juga berharap adanya tindak lanjut dari berbagai pihak khususnya satuan kerja perangkat daerah terkait di semua tingkatan pemerintah, demikian pula kepada masyarakat Desa Surakarta dengan penutupan pelaksanaan program BSMSS berarti pekerjaan harus lebih ditingkatkan lagi.

"Saya berharap masyarakat semakin mampu untuk membangun wilayah secara mandiri karena dengan kemandirian merupakan letak keberhasilan pembangunan bangsa," imbuhnya.

Semantara dalam m sambutannya Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah turut membantu kodim 0612/Tsm, karena tanpa dukungan dan bantuan masarakat kegiatan ini tidak mungkin sukses. 

Bupati mengatakan, dari kegiatan ini ambil sisi baiknya, antara lain jangan saling menjelekkan, jaga silaturahmi dan kebersamaan serta jangan sampai hilangnya sipat gotong-royong karena titik kebersamaan ini jangan sampai terputus.

"Saya bangga dengan TNI, dan mudah mudahan keringat kerja kita akan menjadi ladang ibadah kita semua," ujar bupati. (udirustandi-anwarwaluyo)

Pastikan Penyalurannya, Anggota DPRD Jabar, Ijah Hartini Pantau Program Rutilahu Di Mangunjaya


PANGANDARANNEWS.COM
- Peran pemerintah sangatlah diharapkan untuk membantu mewujudkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat salah satunya kebutuhan papan (rumah tinggal), namun dalam pelaksanaan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ini perlu diawasi bersama.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari fraksi PDI Perjuangan, Hj Ijah Hartini saat mengunjungi penerima program Rutilahu di Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, bertempat di aula Desa Sukamaju.(31/07)

Kepada awak media Ijah mengatakan, kunjungan ini salah satu bentuk tanggungjawab anggota DPRD hususnya komisi IV yang membidangi program ini.

Ia menjelaskan, saat ini dalam proses tahapan pemberian HOK, dan ia mendapat undangan dari Kordinator Pasilitator Penyaluran Bantuan Rutilahu (Korpas) untuk memonitor pembangunan Rutilahu, dan sejauh mana proses dan nilai kemanfaatannya dengan budget Rp20 juta yang telatif jauh dari cukup.


Ijah juga berharap dengan membaiknya kondisi keuangan atau APBD di Jawa Barat, kedepan pagu anggarannya pun bisa bertambah, sehingga tidak memberatkan swadaya.

"Kan kasian juga masyarakat, tapi alhamdulilah walaupun pagunya tidak cukup dengan dana stimulan sebesar itu, semangat masyarakat memang luar biasa," kata Ijah.

Bantuan rutilahu ini, terang Ijah, didistribusikan sejak tahun 2019-2023 di Kabupaten Pangandaran sebanyak 2.940 unit dengan nilai Rp53,5 Milyar, untuk tahun 2023 sendiri ada 220 unit yang tersebar di 11 desa.

"Termasuk sekarang yang ada di Desa Sukamaju ada 20 unit dengan jumlah bantuannya Rp 20 juta per unitnya," jelasnya.

Sementara menurut Ketua KORPAS, Dede Rahmat, di 2023 ini tercatat t
ada 11 desa yang tersbar di 6 kecamatan dengan jumlah 220 220 unit.

"Dan semuanya sudah disalurkan, dan ini hari terakhir penyaluran di Desa Sukamaju, terangnya.(Tn)

Kades Cikupa Sebut, Perangkat Desa Harus Punya Semangat Kerja Tinggi


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Komitmen dan disiplin pegawai merupakan salah satu unsur suksesnya sebuah instansi atau organisasi untuk menciptakan kinerja yang tangguh, dan tentu hal ini berdampak positif pada sebuah kesuksesan.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Yudha Heryadi, saat memimpin apel pagi di halaman kantor desa.

Di depan perangkat Desa Cikupa, Yudha menyampaikan, menempatkan komitmen dan disiplin harus menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter seluruh perangkat desa. 

"Ini menjadi penting, karena kesuksesan tidak akan datang begitu saja tanpa kerja keras dan keseriusan kita," ungkapnya.(31/07)

Kedisiplinan dan komitmen bersama untuk selalu memahami serta menerapkan visi-misi Desa Cikupa dalam rangka pelayanan prima kepada masyarakat, kata Yudha, wajib dijalankan seluruh perangkat.


Saat ditemui di ruang kerjanya, kepada PNews, Yudha mengatakan, Desa Cikupa saat ini selalu menerapkan disiplinan dalam dalam menjalankan tugasnya, baik disiplin kerja atau pun siplin waktu. Dan ini semata untuk mewujudkan pelayanan yang baik pada warga desa.

"Pada setiap apel senin pagi saya selalu menyampaikan hal ini untuk penyemangat dan dalam rangka meningkatkan etos kerja seluruh perangkat," imbuhnya.(anwarwaluyo)

Berharap Diberi Kemudahan Dalam Pemilu 2024, KPU Pangandaran Gelar Doa Bersama


PANGANDARANNEWS.COM
- Sudah menjadi agenda rutin  Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat dan daerah untuk memohon agar seluruh rangkaian pemilu bisa berjalan lancar tanpa kendala apa pun, salah satunya dengan melakukan berdoa' bersama.

Seperti yang dilaksanakan KPU Kabupaten Pangandaran, bertempat di aula sekretariat seluruh komisioner dan dan jajaran sekretariat KPU menggelar doa bersama yang dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

Kepada awak media Ketua KPU Pangandaran Muhtadin mengatakan, kegiatan ini sudah merupakan agenda rutin baik di KPU pusat maupun daerah.

Selain merupakan bentuk ikhtiyar doa untuk kesuksesan pemilu 2024, kata Muhtadin kegiatan ini juga merupakan satu satu bentuk kepedulian KPU pada warga di lingkungan sekretariat.

"Kegiatan ini juga untuk membuktikan bahwa KPU sebagai penyelenggara pemilu akan teeus membangun kepedulian ini pada lingkungan sekitar kita," ucap Muhtadin.(29/07)

Muhtadin berharap kegiatan ini bisa memberikan keberkahan dan manfaat, apalagi
penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 waktunya sudah semakin dekat.

Khususnya bagi KPU Pangandaran, ia berharap bisa diberikan kelancaran serta kemudahan dalam menjalankan seluruh agenda tahapan penyelenggaraan Pemilu yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024.

"Mudah-mudahan Tuhan selalu memberikan kelancaran serta keselamatan untuk kita semua, aamiin," ungkapnya.(hiek)

Kabar Gembira, Kini RSUD Pandega Dilengkapi Dokter Spesialis Gigi


PANGANDARANNEWS.COM
-  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Kabupaten Pangandaran saat ini terus  berkomitmen untuk mendekatkan pelayanan kesehatan pada seluruh masyarakat, salah satunya melalui Klinik Gigi yang siap memberikan pelayanan untuk yang membutuhkan kesehatan gigi.

Klinik Gigi di RSUD Pandega ini dikola oleh dua dokter spesialis, dokter gigi spesialis penyakit mulut dan dokter gigi spesialis kesehatan gigi anak.

Seperti disampaikan beberapa waktu lalu oleh Direktrur RSUD Pandega Pangandaran Dr. dr. Hj Titi Sutiamah MM, pelayanan kesehatan yang disediakan antara lain pencabutan gigi untuk anak-anak dan dewasa, konsultasi kesehatan gigi, penambalan gigi permanen atau sementara, scaling dan perawatan saluran akar gigi.

“Untuk spesialis kesehatan gigi anak, dari usia anak hingga usia 18 tahun," terang Titi.(25/07)

Sementara untuk dokter gigi spesialis penyakit mulut, kata Titi, biasanya menangani pasien dewasa yang mengalami kerusakan gigi, seperti berlubang, infeksi gusi dan lainnya.

Dengan adanya fasilitas kesehatan gigi di RSUD Pandega, Titi beeharap masyarakat dapat meningkatkan kesehatan gigi serta mendapatkan informasi seputar perawatan gigi dan mulut. Karena si klinik ini masyarakat juga bisa mencegah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya. Seperti kanker mulut, pendarahan gusi dan bau mulut.

Titi menyebut, untuk informasi, Klinik Gigi di RSUD Pandega Pangandaran ini, buka setiap Senin-Sabtu sedangkan untuk spesialis kesehatan gigi anak pada hari Senin -Jumat dan untuk spesialis penyakit mulut praktik pada hari Sabtu.

Dan unutuk pelayanan pengobatan ke Klinik Gigi ini, menurutnya bisa menggunakan BPJS Kesehatan maupun asuransi kesehatan lainnya yang sudah bekerjasama dengan RSUD Pandega Pangandaran.

“Jadi bagi masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan gigi bisa langsung datang ke RSUD Pandega melakukan pendaftaran mulai dari jam 07.00 sampai jam 11.00 WIB,” imbuhnya. (hiek)

Salut ! Wujud Kepedulian Pada Almamater, Sejumlah Alumi Bantu SMK Putra Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Kepedulian pada dunia pendidikan sudah menjadi kewajiban semua, karena di dalamnya ada niat luhur untuk mencerdaskan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, berdaya guna dan berdaya saing.

Saat ini kontribusi dari masarakat sangat dibutuhkan untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai edukasi yang ada di masarakat, sehingga dunia pendidikan pun tetap menjadi salah satu periorita dalam kehidupan.

Demikian disampaikan penasihat Alumi SMK Putra Pangandaran Prof. DR. H Dudung Indra Ariska, SH, MH, saat menghadiri acara reuni SMK Putra (dulu SMEA-red) Pangandaran angkatan tahun 1979-1990, bertempat di ruang kelas SMK Putra Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran.(28/07)

Kata Dudung, berkumpulnya ia dan teman-teman alumni ini selain untuk tetap memelihara tali silaturahmi juga sebagai wujud kepedulian pada sekolah tempat menimba ilmu beberapa tahun lalu.

"Saya bersama teman-teman merasa senang jika dapat membantu apa yang menjadi kebutuhan SMK Putra saat ini," ungkap Dudung.

Meski saat ini belum optimal, kata Dudung, ia berusaha dengan teman-teman alumni lainnya untuk bisa berkontribusi pada sekolah dimana dulu ia dan teman-temannya menuntut ilmu.

Dudung menyebut, baik secara pribadi atau pun atas nama ikatan alumni SMK Putra Pangandaran berkeinginan untuk turut serta memberikan motivasi pada dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Pangandaran, hususnya melalui SMK Putra.


Pada kesempatan yang baik ini, imbuh Dusung, ia mengetuk hati pada semua, saat ini ada beberapa sarana seperti mushala, toilet dan ruang kelas yang harus segera mendapat perbaikan.

"Dan ini tentu membutuhkan uluran tangan dari kita semua sebagai wujud kepedulian kita, untuk sekolah kita," ucap Dudung.

Hal senada disampaikan Ketua Alumni SMK Pangandaran, Dede Koharudin, SPd, MPd, kepada para peserta didik yang sekarang sedang menuntut ilmu di SMK Putra hendaknya jangan berkecil hati, karena sudah terbukti banyak lulusan SMK Putra yang berhasil meraih sukses baik sebagai pengusaha atau pun menjadi pejabat di pemerintahan.

"Dan buat rekan-rekan alumni, mari kita bergandeng tangan wujudkan kepedulian kita pada almamater kita, SMK Putra," ujar Dede.

Sementara saat berbicara di depan para alumni, Kepala SMK Putra Pangandaran, Neni Siti Rohani SP,d menuturkan, saat ini jumlah seluruh siswa ada 571 yang menempati 22 ruang kelas, ditambah gasilitas lain sepert 1 ruangan labolatorium, musola, Lapang basket dan toilet.

"Jumlah ASN hanya satu orang saya saja, sementara tenaga pengajar dan pegawai Tata Usaha merupakan tenaga honor," terang Neni.

Neni mengaku sangat senang dan terharu karena para alumni telah menunjukan secara nyata kepeduliannya dengan membantu memperbaiki beberapa ruang kelas, mushala dan toilet.

"Atas nama sekolah dan keluarga besar SMK Putra saya ucapkan terima kasih, Insalloh saya akan manfaatkan amanah ini semata untuk keperluan sekolah," ucapnya.

Neni juga menuturkan, pada tahun-tahun sebelumnya selain mendapat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMK Putra Pangandaran juga mendapatkan anggaran pendidikan dari Kabupaten Pangandaran, namanya Pangandaran Hebat (Pahe) yang disalurkan melalui Pemrov Jawa Barat.

"Jumlah nominalnya sebesar Rp 1 juta per siswa per tahun," terang Neni.

Namun sayang, menurut Neni, sejak tahun 2019 lalu dana Pahe tersebut tersendat tak lagi diterima, sementara penggunaan dana BOS hanya bisa digunakan untuk rehab ringan saja, dan saat itu pihak sekolah pun berkomunikasi dengan komite sekolah untuk mencari jalan untuk mengganti
anggaran sekolah dari Pahe.

"Komite pun saat itu sepakat untuk mencari dana talang dari orangtua siswa, dengan catatan setelah nanti ada pencairan Pahe akan dikembalikan lagi," jelasnya. (hiek)

Warga Karangnunggal Ikuti Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 391


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Camat Karangnunggal, Agus Sutisna, S.Sos., M.S.I memimpin langsung Upacara pembukaan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang dihadiri jajaran dari Pemerintahan Kecamatan, TNI/Polri, Pemerintah Desa, kelembagaan yang ada di Desa, seluruh Institusi, Ormas, LSM, Orsos, lintas Tokoh agama dan undangan lainnya, yang dilaksanakan di lapangan Desa Cikukulu.(26/07)

Sebagai Inspektur Upacara Agus Sutisna pun berkesempatan membacakan amanat Bupati Tasikmalaya yang menyampaikan, dengan dilaksanakannya penyambutan Hari Jadi Tasikmalaya di tiap kecamatan ini tidak hanya sebatas seremonial saja, namun ini merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa memiliki semangat membangun dan bangkit bersama di berbagai sektor pembangunan, baik pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan, keAgamaan dan yang lainnya sesuai dengan tema ” Walagri Bagja Waluya.

“Mari kita bangkit bersama dengan semangat bersama untuk Tasikmalaya dan Kecamatan Karangnunggal khususnya yang lebih baik dan maju di berbagai sektor pembangunan”, ajaknya.

Kegiatan ini juga menjadi rangkaian seluruh kegaiatan, seperti lomba kudapan makanan non beras, senam Germas, lomba jampana serta penampilan berbagai seni tradisional yang dimiliki warga Kecamatan Karangnunggal yang disuguhkan dengan meriah. 

Seperti diketahui, dalam menyambut Hari Jadi Tasikmalaya ke-391 tahun 2023 ini, khususnya di Kecamatan Karangnunggal sebelumnya sudah dipersiapkan oleh 14 se- Kecamatan Karangnunggal.


Usai upacara setiap desa pun menampilkan kreasi seni, pawai jampana yang diikuti seluruh kepala desa dan ibu kades PKK dengan mengikuti senam Herakan Masyarakat Sehat (Germas), tak ketinggalan Desa Cikupa yang dipimpin langsung oleh kepala desanya, Yudha.

Kepada PNews, di sela sela kegiatan Yudha menyampaikan, di momen Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 391, mudah-mudahan Tasikmalaya semakin dewasa dan bisa lebih mensejahterakan masyarakatnya.

"Baik di sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan dan budaya hususnya adat sunda," ungkap Yudha.(anwarwaluyo)

Masuki Musim Tangkap, Selama 6 Bulan Hasil Ikan Laut Nelayan Pangandaran Capai Rp 10 Miliar


PANGANDARANNEWS.COM
- Sudah beberapa bulan terahir tangkapan ikan nelayan di Kabupaten Pangandaran mengalami peningkatan, karena saat ini sudah memasuki musim tangkap.

Seperti disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangadaran, Mega, hasil tangkap ikan nelayan kini meningkat drastis sejak bulan Mei 2023.

Seperti diketahui, ujar Mega, pada April lalu hasil tangkapan turun drastis tercatat hanya 29,8 ribu kilogram dan di bulan Mei sebanyaj 74.8 ribu kilogram saja.

"Sementara pada awal tahun, hasil tangkapan mencapai 84.5 ribu kilogram kemudian Februari turun hingga 49.7 ribu kilogram dan di bulan Maret naik kembali menjadi 63,8 kilogram," terang Mega.(27/07)

Dari seluruh jumlah tangkapan tersebut tercatat sebesar Rp 2,2 Miliar, Februari Rp 1,2 Miliar,  Maret naik Rp 1,5 Miliar, dan pada bulan hanya Rp 701 juta, kemudian di bulan Mei terjadi kenaikan lagi menjadi Rp 2,1 Miliar. Lalu disusul pada bulan Juni hasil tangkapan naik drastik menjadi 139.855 ribu kilogram. Dengan pendapatan mencapai Rp 2,6 Miliar, sehingga total tangkapan selama 6 bulan mencapai 442.547 ribu kilogram atau setara dengan Rp 10,617 Miliar.

Mega menyebut pluktuasi hasil tangkapan ini disebabkan cuaca yang tidak menentu, apalagi pada medio bulan April terjadi cuaca buruk.

"Pada Juni juga sebenarnya terjadi cuaca buruk, namun tidak lama," jelasnya.

Dan siklus musiman juga, menurutnya menjadi faktor utama, dimana antara Maret dan April adalah masa pailit dalam menangkap ikan.

"Dan dimulai pada bulan Juni mulai masuk panen," imbuhnya.

Sementara menurut salah seorang nelayan, Asep Kusnandar (40), mengaku hasil tangkapan saat ini memang sudah mengalami kenaikan.

"Mungkin karena saat ini sudah kemarau," ucapnya singkat. (hiek)

SMK Parunponteng Rebut Dua Medali Dalam Ajang Pencaksilat Unper Cup 2023


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
 - SMK Paruponteng Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih dua juara dalam ajang pencak silat Unper Cup 2023, satu medali emas putra putri dan satu medali perunggu putra.

Dalam lomba Pencak Silat yang diadakan selama dua hari ini,
Tim Pencak Silat SMK Negeri Parungponteng berhasil menjadi juara setelah berhasil mengalahkan beberapa lawan  dengan perolehan juara satu putri dan juara tiga putra.

Kedua siswa yang meraih juara mengaku senang bisa mendapat juara serta bisa membawa nama baik sekolah tempatnya menimba ilmu, dan prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bersama.

“Kami senang sekali akhirnya bisa meraih juara satu dan dapat mengalahkan lawan dari sekolah-sekolah lainnya," ucapnya.(24/07)

Mereka juga sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pembimbing dan pelatih yang sudah memberikan support dan latihan-latihan sebelum mengikuti event ini.

Hal senada disampaikan humas SMK Parungponteng
mengaku sangat bangga siswa siswinya berhasil menjadi juara dalam ajng Unper open 3, juara 1 tanding putra dan juara ke 3 tanding putri.

"Prestasi juara juara 1 Pencak Silat ini diraih oleh Muhamad adrian kelas XII TKJ," terang Asep.

Sementara Kepala SMK Parungponteng, Asep Taryudin, S.Pd, M.Pd, berkesempatan pengalungan  medali kepada siswa yang telah berprestasi dalam kegiatan lomba pencak silat Unper CUP 2023, bertempat di halaman sekolah.

"Teruslah tingkatkan prestasi serta raihlah cita cita kalian," ucapnya. (anwarwaluyo)

Jadi Kebanggaan Warga, Pangandaran Dipilih Jadi Tempat Peringatan Harganas ke 39 Tingkat Provinsi


PANGANDARANNEWA.COM
- Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata merasa bersyukur pasalnya Kabupaten Pangandaran kembali dijadikan tempat pelaksanaan event-event besar Provinsi Jawa Barat, salah satunya Peringatan Hari Keluarga Naaional (Harganas) ke 39 tingkat provinsi yang dilaksanakan di taman Paamprokan kawasan pantai pamugaran.(26/07)

Kata Jeje, hal ini tentu menjadi momentum bagi masarakat Pangandaran dan Jawa Barat untuk lebih menghargai arti sebuah keluarga, dengan membentuk keluarga yang bahagia sehingga anak-anak bisa bertumbuh dengan baik dan menjadi tunas muda harapan bangsa. 

"Di usianya yang relatif masih muda, 10 tahun, diharapkan Kabupaten Pangandaran segera bisa mensejajarkan diri dengan kabupaten-kota lainnya di Jawa Barat," ungkap Jeje.(hiek)





Dikenal Kerukunan Warganya, Desa Cintakarya jadi Kampung Moderasi Beragama di Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran baru-baru ini melaunching Kampung Nusantara Desa Cintakarya Kecamatan Parigi sebagai kampung moderasi beragama di Kabupaten Pangandaran, terpilih Desa Cintakarya sebagai Kampung Moderasi Beragama karena desa ini dikenal dengan keberagaman etnis, budaya, dan agama yang ada di masarakatya. 

Seperti dilansir dari situs resmi Kemenag Pangandaran, menurut Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran H. Ujang Sutaryat, indeks kerukunan umat di Jawa Barat tidak akan mengalahkan Jawa Tengah dan Jawa Timur karena belum terbiasa bergaul dengan yang berbeda suku dan agama.

“Dan hari ini kita lihat sungguh luar biasa, di Desa Cintakarya warga bisa hidup rukun berdampingan dengan yang berbeda-beda suku bangsa dalam satu kawasan," ungkap Sutaryat.(26/07)

Selain Desa Cintakarya, kata Sutaryat, sebelumnya sebagai pilot project Desa Maruyungsari di Kecamatan Padaherang juga segera akan dicanangkan menjadi kampung moderasi beragama.

Masih di tempat yang sama, Camat Parigi Nana Sukarna, dalam sambutannya mengatakan, selain menjadi role model kampung moderasi juga dinobatkan sebagai kampung KB, kampung zakat dan kampung toleransi.

Nana menambahkan, tentu ini menjadi kebanggaan karena Desa Cintakarya berhasil menjadi role model kampung moderasi beragama.

"Sebelumnya Desa Cintakarya juga ditetapkan sebagai kampung KB dan kampung nusantara,” ujarnya.

Dengan dilaunchingnya kampung moderasi oleh Kementerian Agama, Nana berharap hal ini dapat memperkuat sikap toleransi yang selama ini sudah terbangun dengan baik.

Nana menambahkan, mudah-mudahan setelah Desa Cintakarya dilaunching menjadi kampung moderasi beragama ini bisa memperkuat sikap saling menghormati, menghargai dan bekerjasama sehingga bangsa ini menjadi damai.

"Kedamaian ada ketika kita mau menerima perbedaan,” ucapnya.

Sementara menurut salah seorang Praktisi Multikultural, Ai Nurhidayat, apa yang dilakukan di kampung nusantara saat ini relevan dengan dokumen Abu Dhabi tahun 2019 yang menjadi rujukan di Kementerian Agama, yaitu persaudaraan manusia untuk perdamaian dunia dan hidup berdampingan.

Apa yang dilakukan oleh Kemenag saat ini, imbuh Ai, ini sudah selaras dengan dokumen persaudaraan, karena bukan hanya Menterinya dan Kepala Kemenag yang berbicara dan  sekarang secara institusi Kementerian Agama sudah sangat selaras dengan dokumen persaudaraan umat manusia.

"Saya berharap dengan dilaunchingnya kampung moderasi beragama, diharapkan mampu membawa peradaban baru dengan sisi moderat yang mengubah tata peradaban menjadi lebih dialogis dan harmonis," kata Ai.(hiek)


Pemdes Dan Warga Penyiaran Ikut Meriahkan HUT Kabupaten Tasik Ke 391


PANGANDARANNEWS.COM/-TASIKNEWS
- Jelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 391, Pemdes Penyiaran Kecamatan Cikalong rencananya setelah melaksanakan upacara akan dilanjutkan dengan beberapa kegiatan yang melibatkan langsung masarakat.

Seperti disampaikan Kepala Desa Penyiaran, Jumli, rangkaian kegiatan tersebut merupakan kontribusi serta wujud ucapan terimakasih masarakat Desa Penyiaran.

"Mudah-mudahan di Hari Jadinya yang ke 391 Kabupaten Tasikmalaya semakin maju dan masarakatnya pun semakin sejahtera," ungkapnya.(25/07)
(anwarwaluyo)

Sambut HUT Kabupaten Tasik Ke 391, Desa Kawungading Siapkan Sejumlah Lomba


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Menyambut  momen Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 391 Desa Cikawuding Kecamatan Cipatujah saat ini sedang melakukan persiapan-persiapan, mulai kegiatan penilaian gapura,  dan kegiatan lainnya, termasuk kegiatan seni budaya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cikawungading, Muhtarom, hingga hari H tanggal 26 Juli untuk pelaksanaan upacara sesuai kebijakan bupati untuk peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ini dilaksanakan di  kecamatan masing-masing.

"Pada momen ini kita bisa mengenang para pejuang pendahulu kita sehingga bisa terwujudnya Kabupaten Tasikmalaya," ungkap Muhtarom.(24/07)

Beberapa waktu lalu, ujar Muhtarom, mulai penataan dengan penanaman pohon-pohon hingga sekarang sudah tampak hijau dan tahun depan mulai masuk ke penataan desa dengan rencana membuka kawasan wisata baru.

Ia juga berharap Kabuaten Tasikmalaya bertambah dewasa dan masyarakatnya semakin cerdas, apalagi di era digital seperti sekarang ini.

"Di usianya yang ke 391  semoga Kabupaten Tasikmalaya lebih maju lagi, baik di bidang ekonomi, kesehatan, pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumberdaya alam," pungkasnya.(anwarwluyo)

24  7 2023

Camat Karangnunggal Berharap Di Momen HUT Kabupaten Tasik Ke 391 Banyak Kemajuan Bisa Dicapai


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Pelaksanaan  berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 391 akan disesuaikan dengan pedoman teknis yang disampaikan di tingkat kabupate, dimulai pada tanggal 26 akan dilaksanakan upacara kemudian setelahnya ada lomba-lomba yang diikuti oleh seluruh desa yang ada di wilayah Kecamatan Kecamatan Karangnunggal.

Hal ini disampaikan  Camat Karangnunggal, Agus, saat ditemui PNews di ruang kerjanya. (24/07) 

Agus berharap dalam momen HUT Kabupaten Tasikmlaya ke 391 ini lebih bersemangat dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Tasikmalaya khusus di  Kecamatan Karangnunggal.

"Alhamdulillah roda perekonomian masyarakat sudah mulai membaik, mulai beraktivitas seperti biasa semula pasca pandemi covid," ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Agus, di bidang infaktutur, kesehatan dan pendidikan bisa terus meningkat meskipun masih ada  jalan yang belum terealisasi sekitar 30-40 km yang hingga saat ini lah dalam kondisi rusak namun tidak parah dan masih bisa dilalui kendaraan baik roda dua atau pun empat.

"Khususnya jalan dari Desa Sarimukti Kujang yang menghubungkan ke Desa Cidadap, kondisinya cukup parah tapi kita sudah mengusulkan lewat musrembang," ucap Agus 

Agus juga berharap  mudah-mudahan tahun depan secara bertahap kondisi jalan tersebut bisa diperbaiki baik melalui program Pemkab Tasik, Pemprov Jabar atau pun pemerintah pusat.

"Dan khusus di Kecamatan Karangnunggal masarakatnya semakin cerdas, kreatif dan inovatif," imbuh Agus. (anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN