PANGANDARAN NEWS

PANGANDARAN NEWS

FK-PKBM Gelar Bintek Peningkatan Kompetensi Pendidik Dan Kependidikan Se Kabupaten Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK- PKBM) Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu menyelenggarakan Bimbingan Teknis (bintek) peningkatan kompetensi pendidik dan kependidikan yang diikuti 12 PKBM  serta melibatkan penyelenggara dan tutor-tutor pendidikan kesetaraan se- Kabupaten Pangandaran. (09/10)

Pada kesempatan pembukaan yang diadakan pada hari Minggu 9 Oktober oktober 2022, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Darso, S.Pd mengungkapkan, PKBM merupakan sebuah tempat atau bengkel bagi setiap kalangan masarakat terbuka untuk bisa tetap belajar dan meningkatkan kependidikanya di PKBM yang ada, dengan ijazah dan kesetaraan yang sah dan di akui oleh pemerintah.  

“Dengan adanya PKBM ini berarti semua ikut serta membantu program pemerintah untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa guna meningkatkan perkembangan dan mutu SDM Indonesia, “ungkap Darso. 

Darso juga mengungkapkan, manfaat yang banyak didapatkan oleh siswa PKBM, diantarnya dapat menurunkan kesenjangan di masyarakat dan diharapakan bisa mencetak kelulusan yang siap bekerja.

Bapak Kabid Disdikpora juga menambahkan, dengan adanya forum Komunikasi pusat  kegiatan  belajar masarakat yang di adakan di Padaherang ini  bisa membantu meningkatkan semangat mengajar, saling bertukar pikir dan meninngkatkan silaturahmi bagi pendidik  dan tenaga kependidikan di kabupaten Pangandaran.

Sementara menurut salah seorang anggota FK- PKBM, Cucun Ruhyat, S. Pd,i  di Kabupaten Pangandaran mempunyai 12 PKBM yang mampu  membantu masarakat guna meningkatkan standart kesetaraan sekolah dengan metode pembelejaran yang fleksibel, seperti metode  pembelajaran Luring/ tatap muka ( diskusi , tanya jawab, ceramah dan lainnya), Daring/ online ( zoom meeting, GCR, G-Form atau Whatsapp)  dan Modul. 

“Masa pembelajaran di PKBM untuk Paket B, terdiri 3 tahun dan juga  3 tahun untuk Paket C, “terang Cucun.

Hal senada dikatakan salah seorang peserta Bimtek kegiatan mengajar untuk tenaga pendidik dan kependidikan, Suryamah, menurutnya banyak sekali manfaat yang didapatkan di PKMB dengan materi dan pokok bahasan yang cangkupannnya lebih Luas. 

ketua F-PKBM Pandu Generasi Indonesia  juga menambahkan, materi pembelajaran di PKBM adalah materi umum yang bisa  meningkatkan skill sehingga mampu bersaing dengan sekolah formal.  

(penulis: Pujianti, S.S, M.Pd- Guru Pengajar SD  Maruyungsari Kecamatan Padaherang)


Ayo Ikuti, Funbike Festival Sport Pangandaran 2022 Dasawarsa Milangkala Kabupaten Pangandaran Ke 10

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam memeriahkan Dasawarsa Milangkala ke 10 Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pangandaran, akan digelar Fun Bike Festival Sport Pangandaran yang merupakan kegiatan sepeda terbesar yang akan dilaksankan di Lapangan Katapang Doyong Pantai Timur pada Minggu 16 Oktober 2022.

Beberapa katagori yang diperlombakan dalam Fun Bike Festival Sport Pangandaran ini, diantaranya sepeda santai, jalan santai, senam sehat dan pentas budaya.

Lomba sepeda ini diinisiasi mantan atlit MTB XC Indonesia juara SEA Games asal Pangandaran Kusmawati Yazid, sementara untuk harga tiket peserta cukup mengeluarkan Rp 65 ribu sekaligus  mendapatkan kaos, kupon dan produk merchandise lainnya.

Selain Kegiatan tersebut, dalam meriahkan Milangkala Kabupaten Pangandaran yang ke 10 ini panitia menyediakan banyak hadiah menarik dari mulai perabot dapur, sepeda, motor hingga gratis pergi umroh.

Kepada awak media, Kusmawati mengajak masyarakat untuk mensukseskan serta mengikuti acara ini, sambil dengan berolahraga peserta juga dapat hadiah.

“Ayo ikuti kesempatan yang baik ini untuk ajang silaturahmi dan piknik ke pantai pangandaran bersama-sama, dan Fun Bike Festival Sport Pangandaran ini dibuka untuk umum baik secara regional maupun nasional, “ujar Kus, sapaan akrabnya.(11/10)

Sementara Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pangandaran Ida Nurlaela Wiradinata mengatakan, Fun Bike Festival Sport Pangandaran ini bukan hanya bisa mengambil hadiahnya tetapi sehatnya, karena even ini juga bisa menjadi ajang sehat bersama seluruh warga Pangandaran.

Ida berharap agar warga Pangandaran bisa ikut andil mengikuti, baik lomba bersepeda jalan santai atau menyaksikan pentas budaya. 

"Mari kita sambut dan bergembira peringatan HUT Pangandaran dengan penuh keceriaan," ujar Ida. (PNews)



SDN Manggungsari Rajapolah Kini Miliki Ruang Perpustakaan Baru dan 2 WC di Lingkungan Sekolah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Manggungsari Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Ucu Siti Romlah Spd, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, menyampaikan terimakasih kepada Pemeritah Daerah Kabupaten Tasikmalaya yang telah memberikan sarana prasarana bangunan Perpustakaan dan 2 WC di SDN Manggungsari.

Ucu mengatakan, pembangunan perpusatakaan dan WC ini sekarang dalam tahap pengerjaan dan  sudah 85 persen tahap pengerjaan.

Dengan adanya ruang baru perpustakaan ini, kata Ucu, para siswa yang berjumlah 143 tentu dapat meningkat semangat membaca di luar mata pelajaran pokok dan dapat meningkatkan prestasi dalam belajar.

“Dan juga dengan adanya WC di sekolah tentu siswa pun bisa meningkatkan kebersihan yang nantinya  bisa dibawa ke lingkungan tempat mereka berada, “ujar Cucu.(11/10)

Hal senada disampaikan ketua Kelompok Masyarakat (pokmas), Tony, pihaknya bersukur dengan kerjasama antara pihak sekolah dan pokmas pengerjaan pembangunan ini sudah hampir selesdai.

Yang mengerjakan bangunan ini pun, ungkap Toni, sengaja direkrut dari warga sekitar sekolah yang memiliki keahlian di bidang bangunan.

“Tujuannya tentu agar ada rasa saling memiliki demi kemajuan pendidikan, dan pengerjaannya pun kami kerjakan sesuai RAB yang telah di tentukan bersama, “ucapnya. (anwarwaluyo)


Pada BBGRM tahun 2022, Wabup Ciamis Buka Gelaran Produk Unggulan Desa Se- Kabupaten

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS –Bertempat di halaman Desa Tanjungmulya, Kecamatan Panumbangan, Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra membuka secara resmi Gelaran Produk Unggulan Desa Se- Kabupaten Ciamis. Acara ini dilaksanakan dalam acara puncak penilaian Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kabupaten Ciamis tahun 2022. (11/10)

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Banjar, Yang Mewakili Kepala Daerah Kabupaten Tasik, Kota Tasik, Kabupaten Majalengka Kabupaten Kuningan, Kabupaten Garut, Kabupaten Pangandaran serta instansi daerah baik Kabupaten maupun Provinsi.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Ciamis menyampaikan, gelaran produk ini merupakan merupakan program akselerasi antara pemerintah Provinsi Jabar dengan Pemkab Ciamis.

Wabup juga berharap agar gelar produk ini tidak dijadikan tujuan utama, sebab sasaran utamanya adalah bagaimana masyarakat dapat hidup dengan potensi ekonomi yang ada di desa masing-masing.

“Sebagian besar masyarakat Ciamis hidup di desa dengan sumber daya alam yang melimpah sehingga tinggal bagaimana keinginan masyarakat untuk menggali potensi yang ada ini, “ungkap wabup.

Dijelaskan wabup menjelaskan, maju tidaknya suatu desa tergantung ada tidaknya inovasi dari pemimpinnya, dan kunci kesuksesan desa adalah bagaimana cara pemimpin dalam melakukan tata kelola desanya tentunya hal ini disesuaikan dengan unggulan desanya masing-masing.

Wabup berpesan agar para kepala desa selalu melakukan inovasi dalam membangun desanya masing-masing.

“Paling tidak ada 5 hal yang harus digarisbawahi dan diperhatikan dalam membangun perekonomian desa, “jelas wabup.

Kelima hal tersebut, kata wabup, diantaranya pembangunan infrastruktur yang baik, menggali potensi desa, mempersiapkan SDM yang berdaya saing, pemanfaatan teknologi dan terakhir membuat program yang berkelanjutan.

“Tapi sayang kebanyakan kita salah langkah dengan membuat program sebagai langkah utamanya, tanpa melihat potensi terlebih dahulu, “imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut wabup juga berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada 27 desa peserta terbaik BBGRM Tingkat Kecamatan di Kabupaten Ciamis, diantaranya kepada Desa Jalatrang (juara 1), Desa Margajaya (Juara 2) dan Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku Banyak menampilkan produk makanan olahan kerajinan tangan, seperti  kopi, kripik ubi dan lainnya. (anwarwaluyo)


Terkait Sejumlah Komentar Penyelenggaraan Pan Asia Hash, Ini Tanggapan Ketua LPNU Kabupaten Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Menanggapi berbagai komentar terkait penyelenggaraan Pan Asia Hash, Ketua LPNU Kabupaten Pangandaran, Iwan Sofa menyampaikan, selaku muslim ia setuju jika alkohol itu haram dan sepakat kalau seluruh masyarakat muslim perlu membentengi dari bahaya alkohol. 

Namun, kata Iwan, dalam konteks bernegara dalam bingkai NKRI tentunya dengan perbedaan agama didalamnya memerlukan jiwa toleran dalam menghadapi berbagai persoalan dan saling memberikan ruang satu sama lain. 

“Tidak semua agama mengharamkan alkohol, maka sudah sewajarnya pemerintah memberikan ruang dengan tanpa mendiskreditkan kelompok atau agama yang lain, “ujar Iwan kepada PNews, lewat sambungan teleponnya.(09/10)

Event Pan Asia Hash (PAH) adalah even yang melibatkan warga dari puluhan negara dengan perbedaan agama didalamnya, dan terkait dengan adanya salah satu rangkaian acara yang diperdebatkan masyarakat, sejauh yang ia ketahui kegiatan tersebut digelar dengan konsep privat, jauh dari penduduk, bukan di area publik dan dengan pengamanan area sedemikian rupa sehingga tidak bisa diakses oleh masyarakat secara umum dan hanya dihadiri oleh peserta yang sudah ditentukan sebelumnya. Dan karena ini hanya untuk komunitas peserta PAH saja maka dalam kegiatannya pun tidak sembarang orang bisa datang dan tempat penyelenggaraannya pun terlokalisir hanya di sekitar area Allur Villa saja, walau ada kegiatan di tempat tersebut, seperti di obyek wisata Karangnini, Karapyak, Cagaralam dan Green Canyon, ini hanya untuk kegiatan olahraga seperti long run dan soft run.

Sebagai kabupaten yang mempunyai visi pariwisata, lanjut Iwan, tentu pemda sudah sewajarnya hadir untuk mensukseskan acara tersebut dengan tujuan mempromosikan pariwisata kepada dunia. sekitar 4000 peserta yang berasal dari 30 negara selain akan berdampak manfaatnya secara langsung kepada para pelaku pariwisata dan berbagai penyedia jasa didalamnya seperti perhotelan, rumah makan, para pedagang, tour guide dan sebagainya.

“Dan saya sendiri sebagai pelaku usaha wisata,  pengelola rumah makan, secara langsung dapat merasakan itu semua, “terangnya.

Iwan menyebut, kegiatan seperti ini juga akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran melalui  pajak dan retribusi yang secara langsung maupun tidak akan berpengaruh kepada kesejahteraan masyarakat.

Dalam situasi saat ini dimana ekonomi dunia sedang tidak stabil dan berdapak pada melemahnya perekonomian dan daya beli masyarakat termasuk di sektor pariwisata, maka menurut Iwan, kegiatan seperti ini diharapkan akan sangat berpengaruh kepada ekonomi masyarakat di Kabupaten Pangandaran.

“Bukan itu saja, ada yang bisa dirasakan langsung masyarakat. Jika diasumsikan seorang peserta PAH membelanjakan uangnya minimal Rp 200 ribu per hari, berapa jika dikalikan selama 3 hari dan berapa jika dikalikan 4000 jumlah wisatawan yang tergabung dalam komunitas PAH ini, “pungkasnya. 

Sementara hasil penelusuran PNews di lapangan, Pan Asia Hash merupakan kegiatan sebuah komunitas yang ada di sejumlah negara yang bersipat untuk menciptakan kegembiraan dan kesenangan seluruh anggota komunitas, sehingga kegiatannya pun bersipat privasi hanya untuk anggota saja.

Tidak hanya itu, peserta yang datang pun sudah melalui skrening harus berusia diatas 20 tahun, sehingga kegiatan PAH ini pun hanya diikuti usia rata-rata di atas 40 tahun.

Karena ini hanya untuk komunitas, maka dalam kegiatannya pun tidak sembarang orang bisa datang. Sehingga tempat penyelenggaraannya pun terlokalisir hanya di sekitar area Allur Villa saja, walau ada kegiatan di tempat tersebut, seperti di obyek wisata Karangnini, Karapyak, Cagaralam dan Green Canyon, ini hanya untuk kegiatan olahraga seperti long run dan soft run.

Sementara kegiatan yang sipatnya "hura-hura" atau pesta, ini hanya dilaksanakan di seputar Allur Villa dan hanya diikuti para peserta saja. Masyarakat umum  tidak diperbolehkan masuk kawasan kegiatan Pan Asia Hash, karena seluruh kegiatan ini untuk dan dilakukan hanya oleh komunitas saja.

Sementara Pemkab Pangandaran secara langsung tidak khusus ada dalam kegitan ini karena Kegiatan PAH ini masuk dalam rangkaian Dasa Warsa Milangkala Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke 10. Dalam penyelenggaraan PAH ini Pemda hanya memberikan pasilitas keamanan, kebersihan, pengaturan kendaraan dan pasilitas tempat untuk lokasi kegiatan olahraga, long run dan soft run.

Pemkab Pangandaran juga tidak mengeluarkan anggaran khusus untuk kegiatan PAH ini, karena seluruh biaya penyelenggaraan ini dibiayai oleh perusahaan grand pangandaran sebagai inisiator PAH. (hiek) 


Bupati Pangandaran Resmi tutup Pan Asia Hash Ke 8, Johor Malaysia Terpilih Jadi Tuan Rumah PAH Tahun 2024

PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata tadi malam sekitar jam 20.00 WIB resmi menutup Pan Asia Hash (PAH) ke 8 tahun 2022, bertempat di kawasan Allur Villa.(09/10)

dalam sambutannya di depan seluruh peserta PAH, bupati menyampaikan terimakasih kepada seluruh peserta Pan Asia Hash yang begitu antusias mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh suka cita dan senang.

"Inilah rumah kami Pangandaran, kami berharap mudah-mudahan anda sekalian bisa datang kembali ke Pangandaran, " ucap bupati.

Bupati mengatakan dan berharap peserta PAH mengabarkan tentang keadaan pariwisata dan keindahan alam Pangandaran kepada teman dan keluarga di negaranya masing-masing, serta mengajak untuk berlibur ke Pangandaran.

Keindahan obyek wisata yang ada di Pangandaran bukan hanya wisata pantai saja, namun kata bupati, banyak destinasi wisata lainnya yang bisa dikunjungi. Begitu juga dengan wisata kulinernya, di Pangandaran tersedia aneka kudapan khas Pangandaran.

Bupati menambahkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran berharap dari para peserta Pan Asia Hash ini juga bisa berinvestasi di Pangandaran, seperti yang dilakukan Grand Pangandaran. 

“Ayo berinvestasi di Pangandaran, baik melalui sektor usaha wisata, UMKM dan sektor lainnya, “ujar bupati.

Sala seorang Panitia Penyelenggara Pan Asia Hash dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Pemda dan khususnya masyarakat Pangandaran, karena dengan keramahan masyarakat ini seluruh peserta PAH merasa nyaman, senang dan menikmati dalam setiap rangkaian kegiatan khusunya pada acara Long Run dan Soft Run yang dilaksanakan di beberapa titik obyek wisata, seperti Pantai Karapyak, Karangnini, Cagar Alam dan Green Canyon.

“Kami sangat berterimaksih pada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah yang telah membantu kelancaran Pan Asia Hash ke 8 tahun 2022 di Pangandaran, “ucapnya.

Sementara setelah dilakukan musawarah oleh seluruh anggota komunitas, Johor Malaysia terpilih menjadi tuan rumah Pan Asia Hash yang akan digelar tahun 2024 mendatang.

"selamat jalan, kita bertemu lagi pada Pan Asia Hash ke 9 tahun 2024 di Johor Malaysia, " imbuhnya. (PNews)


Kadis Kesehatan Pangandaran Angkat Bicara Terkait Suara Musik Senam Yang Gangu Kenyaman Pasien di Puskesmas Kalipucang

Kepala Dinas Kesehatan Pangandaran, Yadi Sukmayadi
PANGANDARANNEWS.COM – Terkait kegiatan senam di halaman Gedung Puskesmas Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran yang sempat membuat keluhan sejumlah pasien seperti diberitakan PNews sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi, S.Kep.,MM melalui saluran teleponnya menanggapi, pihaknya sangat setuju bila kepala Puskesmas Kalipucang berjanji akan mengevalusi dengan mengecilkan volume/suara music senam yang selalu dilaksanakan setiap hari jumat.

“Saya kira keputusan itu sangat bijak, “ungkap Yadi.(07/10)

Yadi juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang sudah menyampaikan keluhanya dan tentunya ini menjadi koreksi buat Dinas Kesehatan khususnya Puskesmas Kalipucang untuk perbaikan kedepanya.

Kegiatan senam pagi di hari jumat, kata Yadi, sudah menjadi kegiatan rutin yang selalu dilakukan di setip Puskesmas karena selain mbisa menyehatkan tubuh senam ini juga merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Karena senam pagi ini juga merupakan bagian kegiatan olahraga yang bermanfaat untuk tubuh manusia.

Yadi juga memastikan untuk kedepanya kegiatan senam atau olahraga lainnya tidak akan akan menganggu kenyamanan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan., dan ia pun akan memastikan dan menyampaikan keluhan dari masyarakat ini kepada Kepala Kepala BLUD Puskesmas Kalipucang supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

"saya akan sampaikan kepada Kepala Puskesmas Kalipucang agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, "ucapnya. 

Tidak lupa Yadi menyampaikan terimakasih kepada media yang telah membantu dinas kesehatan supaya semakin baik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

"Saya sangat berterimakasih pada rekan-rekan wartawan yang sudah menjadi mitra yang baik, yang selalu memberikan support agar kami terus berupaya semakin baik lagi dan lebih baik lagi, " pungkasnya. (bill)


Pan Asia Hash ke 8 Tahun 2022 Hari Ini di Pangandaran

 


PANGANDARANNEWS.COM -Walau cuaca diguyur hujan tapi tak menyurutkan semangat para peserta Pan Asia Hash (PAH) ke 8 untuk mengikuti kegiatan "red run", bertempat di halaman allur vila kawasan pantai barat pangandaran.(06/10)

Konsentrasi peserta pun terbagi di beberapa titik, seperti di panggung utama yang menyajikan pentas musik baik musik tradisional atau pun modern.

Beberapa peserta pun nampak senang mengikuti salah satu kegiatan "red run" dengn rute sekitar lokasi utama kegiatan.

Salah seorang peserta asal Malaysia, Tanabal mengatakan, oa bersama rekan-rekannya merasa senang dan sangat gembira bisa ikut acara pan asia hash di pangandaran.

"sayang cuaca hujan terus jaldi kami belum bisa pergi jauh-jauh untuk menikmati keindahan pantai pangandaran, "ujarnya dengn logat melayu.

Pan Asia Hash ini diikuti ribuan peserta dari berbagai negara, seperti China, Malaysia, Singapura, Norwegia dan negara lainnya.

Menurut salah salah seorang petugas registrasi, hingga jam 12.00 peserta PAH tercatat ada 1930 orang.

"Informasi yang kami terima seluruh peserta yang akan hadir semuanya ada sekitar 3 ribu, "jelasnya. (PNews)

Pasien Di Puskesmas Kalipucang Mengaku Tak Nyaman Dengan Suara Bising Musik Kegiatan Senam Pagi

PANGANDARANNEWS.COM – Sejumlah pasien yang ada di Puskesmas Kecamatan Kalipucang Kbupaten Pangandaran mengaku merasa terganggu dengan suara bising yang bersumber dari kegiatan senam pagi di halaman gedung puskesmas, pasalnya suara musik senam ini sangat hingga terdengar ke dalam ruangan unit gawat darurat (UGD).

Seperti yang viral di media social, namapk dalam sebuah video berdurasi 16 detik terlihat para petugas kesehatan sedang melakukan kegiatan senam pagi di area depan puskesmas kalipucang dengan di iringi suara musik yang cukup keras hingga terdengar ke dalam ruangan, kegiatan senam ini berlangsung pada  hari jumat pagi sekitar jam 07:30 hingga 08:30 WIB. (07/10) 

Seperti disampaikan salah seorang pasien asal Rawa Apu Jwa Tengah, Nur, saat mendengr hingar dari suara music pengantar senam tersebut Nur sedang mengantarkan ayahnya yang terkena penyakit prostak, ibunya menderita vertigo dan adiknya sedang dalam kondisi demam tinggi. 

"Jelas kami sangat terganggu dengan adanya kegiatan senam pagi, karena suaranya begitu keras hingga terdengar ke dalam ruangan,"ungkap Nur, saat dikonfirmasi PNews melalui sambungan telepon. 

Nur meminta kepada pejabat yang berkopeten agar melakukan evaluasi Kegiatan senam yang dilaksanakan di depn gedung Puskesmas, karena seharusnya di area puskesmas ini suasananya harus tenang dan nyaman.

"Tolong hal ini ditindak lanjuti pak... "ucapnya. 

Ia juga merasa bingung, membunyikan musik dengan suara keras ini bisa diijinkan oleh kepala puskesmasnya, hal ini seharusnya dipertimbangkan lagi karena menggangu ketenangan pasien yang sedang berobat. 

“Saya berharap untuk kedepannya Dinas Kesehatan Pangandaran bisa lebih mengedapankan fungsi puskesmas sebagai mana mestinya meningkatkan pelayanan dari pada mengurusi soal senam, "imbuhnya.

Saat diminta komentarnya melalui telepon celullernya, Kepala Puskesmas Kalipucang Sugiharto, mengatakan pihak akan mengecelikan volume suaranya musik senam pagi tersebut.

Sugiharto menambahkan,  kegiatan senam di jumat pagi hanya dilakukan seminggu satu kali yang pegawai puskesmas bersama ibu-ibu kepala desa. 

"Dan siapa saja kalau mau ikutan silahkan naik saja, "ujarnya.

Menurutnya kegiatan senam jumat pagi adalah kegiatan program nasional yang di dalamya ada kegiatan jumat bersih dan jumat sehat. 

"Ini kan sudah jadi program nasional dan pasien juga tidak selamanya disitu, bergantian, " imbuhnya. 

Tapi kendati demikian, ia sangat  beterimakasih kepada pasien/warga yang telah memberi masukan dan ia akan menindaklanjuti untuk kedepanya. 

"Dan memang kalau tidak keras takutnya tidak terdengar soalnya kebanyakan yang ikut senam sudah nenek-nenek paling kedepanya akan di perkecil lagi volume suaranya" pungkasnya.(bill)

Kopi Srikandi Dari Kersaratu Sidamulih Tawarkan Aroma dan Rasa Khas Kopi Robusta

PANGANDARANNEWS.COM - Kopi saat ini tak hanya menjadi kebutuhan tapi juga sudah menjadi gaya hidup, baik di pedesaan maupun perkotaan. Hampir semua kalangan menjadikan kopi sebagai minuman sehari-hari yang mampu menghilangkan kepenatan. 

Sejalan dengan hal tersebutkini peluang pun terbuka untuk menawarkan hasil tanaman petani kopi yang ada di daerah-daerah bahkan di pelosok.

Seperti yang dilakukan petani kopi asal Desa Kersaratu Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, Anih (45), produk kopi dengan merk Srikandi yang dikelola bersama suaminya, memiliki cita rasa serta aroma kopi khas kopi robusta.

Dari kebun miliknya, kini Anih mampu menghasilkan biji kopi 40 ton setiap panennya, per tahun. Dan sebagaian hasil kopi ini ia olah sendiri serta sisanya ia jual ke pengepul yang ada di daerahnya.

“Kami mulai usaha pengolahan kopi ini sejak tahun 2017, “ucap Anih, saat ditemui PNews di stan pada acara Festival Budaya Desa Cikalong.(03/10)

Anih yang beralamat lengkap di Dusun Citamelang Desa Kersaratu ini, omzet penjualannya bisa mencapai 40 kg kopi bubuk per bulannya. 

Ia juga mengatakan, keunggulan kopi produknya ini, diantaranya disamping harganya terjangkau juga rasanya enak, kualitas kopinya sangat baik, produknya higienis dan tampil dalam kemasan menarik.

Anih mengaku, setelah terjadi pandemi covid-19 omzet penjualannya mengalami penurunan, kini rata hanya 2 kg saja per bulannya. Namun ia berharap saat kondisi ekonomi mulai pulih kembali, omzet penjualannya bisa naik kembali.

Dan jika ada pembeli yang berminat dengan kopi hasil olahannya, Anih pun mempersilahka untuk menghubungi langsung dirinya ke nomer 0853 1812 2342.

“Selain dari kebun saya, kopi yang dijual ini juga hasil dari kelompok petani kopi yang ada di Desa Kersaratu, “terangnya. (PNews)


Untuk Menekan Penularan di Masyarakat, RSUD Pandega Pangandaran Lakukan Sosialisasi Pencegahan HIV AIDS

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu Direktur RSUD Pandega Pangandaran melakukan sosialisasi tentang pencegahan penularan HIV AIDS yang dipaparkan oleh nara sumber, dr Irfan Alfatizy dan diikuti oleh 100 orang peserta.

Seperti disampiakan Kepala Bidang Pelayanan Medis dr Liza Octa Ferrostina mengatakan, melaksanakan sosialisasi kesehatan ini menyasar pada pasien rawat jalan dan keluarga penunggu pasien.

Liza mengatakan, masyarakat butuh edukasi terkait kesehatan khususnya penyakit HIV AIDS yang saat ini di Kabupaten Pangandaran mengalami kenaikan.

“Pada tahun 2021 jumlah kumulatif tes HIV AIDS di Pangandaran ada 3.866 orang, dan dari hasil tes yang dilakukan kepada 3.866 orang, 4 menyatakan positif, “terang Liza.(29/09) 

Pada tahun 2022, jelas Lisa, jumlah kumulatif tes HIV AIDS dilakukan kepada 1.883 dan hasilnya ada 52 orang yang positif. Angka kenaikan ini tentu perlu difahami masyarakat, dan pihaknya melakukan sosialisasi cara pencegahan penularan penyakit HIV/AIDS ini.

Kata Liza, selain diberikan edukasi serta pola hidup sehat agar tidak tertular HIV AIDS peserta sosialisasi ini juga perlu diberikan pengetahuan dan wawasan ketika bergaul dengan orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Jangan sampai membedakan ODHA apalagi mengasingkan mereka, bahkan, menurut Liza, kalau bisa masyarakat harus memberi motivasi kepada ODHA serta bisa menjadi teman curhat yang pengertian dan jangan menyinggung perasaannya.

Liza juga mengatakan, HIV AIDS bisa menular selain melalui hubungan badan yang berganti-ganti pasangan  juga penggunaan jarum suntik secara bersamaan. Dan hasil penelitian para pakar, penggunaan jarum suntik bersama kerap dilakukan oleh pengguna narkoba.

Dan cara pencegahan untuk menekan penularan HIV AIDS, ucap Liza, antara lain hindari melakukan hubungan badan sebelum menikah, tidak berganti-ganti pasangan seksual, menggunakan kondom saat berhubungan seksual, menghindari penggunaan narkoba terutama jenis suntik.

Liza menyebut penyandang HIV AIDS di Kabupaten Pangandaran mayoritas dari kalangan Pekerja Seks Komersial (PSK) dan Laki-laki sex Laki-laki (LSL), dan Pemkab Pangandaran saat ini terus melakukan upaya deteksi dini positif HIV AIDS di Puskesmas Parigi, Pangandaran dan Puskesmas Cikembulan.

Sementara kendala dalam deteksi dini HIV AIDS, menurut Liza, antaralain kaum LSL karena beberapa kasus positif baru melakukan tes setelah merasakan gejala. Dan dari hasil pendataan Dinas Kesehatan Pangandaran, tercatat pasien positif HIV AIDS dari PSK dan LSL tahun 2022 di Kecamatan Pangandaran ada 24 kasus yang terdiri LSL 21 orang dan Wanita Pekerja Seksual 3 orang. (PNews)


Merasa Suaranya Tak Didengar Pemdes Karangsari, Apip pilih mengundurkan Diri Dari Ketua RT

PANGANDARANNEWS.COM - Merasa gagal dalam memberikan pelayanan pada masyarakatnya, ketua Rukun Tetangga (RT) Rw 02 Dusun Nagrak Desa Karangsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Apip, mengundurkan diri dari jabatannya karena merasa ia tidak maksimal dalam menjalankan tugas dalam melayani warga.

Menurut Apip atau yang akrab disapa ibro, ia mengaku sudah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua RT 04 lantaran dirinya merasa suaranya tidak di dengar oleh pemerintah desa, dan surat pengunduran diri  yang ia ajukan lengkap dengan tandatangan warga Rt 02r dan pemerintah Desa Karangsari.

Apip mengatakan ia menjabat sebagai ketua RT sekitar tiga tahun namun, dirinya merasa kecewa dengan sikap pemdes yang tidak mendengarnya sehingga ia pun memilih untuk berhenti mengabdi kepada pemerintah. 

"Saya kecewa karena setiap mengajukan aspirasi warga untuk mendapatkan bantuan sosial selalu tidak didengar oleh pemdes, "ucapnya pada PNews. (4/10).

Apip menyebut buat apa menjadi Ketua RT jika suara dari warganya tidak didengar, karena ini akan berdampak pada cemooh dan hujatan warga dikira tidak mengajukan ke desa. Padahal setiap ada pendataan terkait bantuan sosial (bansos) dirinya selalu mendaftarkan warganya yang memenuhi kriteria, namun hasilnya tidak sesuai yang didaftarkan. 

Ia menambahkan, untuk penerima bansos ini warganya terbilang sedikit bila dibandingkan dengan RT lainya, yang menerima BPNT saja di RT 04 hanya ada satu penerima dan BLT DD ada sembilan penerima, kalau dibandingkan dengan wilayah RT lain sangat jauh jumlah penerimanya. 

Namun kata Apip, walau pun ia sekarang sudah tidak menjabat ketua RT, karena kecintaan terhadap lingkunganya ia selalu siap apabila masyarakat membutuhkan bantuannya. 

"Walaupun sudah tidak menjabat sebagai RT namun saya siap jika ada warga yang masih membutuhkan tenaga saya, " pungkasnya. (Bill)


Tradisi Nampaling Warnai Kegiatan Festival Budaya Desa Cikalong 2022

PANGANDARANNEWS.COM – Nampaling merupakan tradisi atau adat dulu masyarakat Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran yang hingga saat ini masih dilakukan warga setempat.

Nampaling, cara warga menangkap belalang saat usai musim panen padi dengan menggunakan alat yang terbuat dari anyaman bambu yang dinamakan tampaling berbentuk kerucut yang disambungkan pada sebuah gagang..

Biasanya nampaling dilakukan di hamparan sawah, beberapa hari setelah musim panen dan dilakukan pada malam hari karena saat malam banyak belalang (simet-sunda) banyak berkeliaran di sawah. Dan hasil tangkapan nampaling, belalang tersebut biasanya dikonsumsi untuk dimakan bersama nasi atau dijual ke pasar.

Kegiatan nampaling tahun ini menjadi rangkaian kegiatan Festival Budaya di Desa Cikalong setelah sempat vakum selama 2 tahun akibat pandemi COVID-19. 

Selain Nampaling, dalam festival budaya tahun ini juga digelar kesenian lainnya, seperti Seni Gondang Buhun, Elok Beluk, Ronggeng Gunung, Ronggeng Amen dan pentas seni lainnya.

Saat ditemui sejumlah wartawan, Kepala Desa Cikalong Ruspendi mengatakan, nampaling merupakan budaya menangkap belalang di sawah yang dilakukan para petani setelah habis panen.

“Tradisi Nampaling sudah dipertahankan sejak ratusan tahun yang lalu dan hingga sekarang masih rutin dilakukan warga, bahkan yang menciptakan alat Tampaling itu warga asli Cikalong, “ungkapnya.(03/10)

Sementara Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata berharap budaya Nampaling ini bisa menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.karena sangat unik dan benar-benar merupakan bentuk kearifan lokal di Desa Cikalong yang hingga saat ini masih terpelihara dengan baik.

“Budaya Nampaling atau menangkap belalang ini masih bertahan selama berpuluh-puluh tahun, “kata bupati. 

Seperti diketahui, Festival Budaya ini sudah menjadi kelender budaya di Desa Cikalong yang biasa diselenggarakan setiap bulan Oktober-September, biasanya setelah Panen Raya. (PNews)


Pemdes Raksajaya Gunakan DD Tahun Untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan Tagog - Raksajaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Peran Pemerintah desa sangat dibutuhkan dalam Pembangunan infrastruktur perbaikan jalan khususnya yang di desa masing-masing dengan menggunakan anggaran yang ada di desa, seperti Dana Desa (DD) sesuai kewenangan. 

Salah satunya seperti yang dilakukan di Desa Raksajaya Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Tagog - Raksajaya yang berada di Dusun Cimencek yang sebelumnya kondisi jalan tersebut rusak parah sekarang diperbaiki dengan memanfaatkan dana desa ( DD) anggran tahun 2022  tahap dua dan tiga. 

Seperti disampaikan beberapa hari lalu oleh Kasi Kesra DEsa Raksajaya, Rudi Hartono, pembangunan atau perbaikan ruas jalan Tagog - Raksajaya sangat penting mengingat jalan tersebut merupakan akses perekonomian dan pertanian warga khsus warga sekitar lokasi. 

Perbaikan jalan ini, kata Rudi, merupakn program lanjutan dari anggran DD tahun anggran 2022 sebesar Rp. 230,038,200 dengan volume pengerjaan 550 m x 3 m x 0,3 m, dengan semi hotmix.

“Ini jelas sangat menguntungkan masayarakat para pengguna jalan karena jalan nanti tersebut bisa lebih  baik dan akan lebih nyaman, “ungkap Rudi.(27/09)

Sementara salah seorang tokoh masyarakat Raksajaya, Mamad (40) mengungkapkan, ia sangat senang dan menyambut baik apa yang dilakukan Pemdes Raksajaya dalam perbaikan jalan ini. 

Kata Mamad, dulu warga dari arah Dusun Raksajaya meliputi warga Kampung Cikole satu, Kampung Citamiang dan Kampung Babakan Lengkong, harus Ekstra hati-hati bila akan melalui jalan ini karena jalan rusak parah dan berlobang hampir di sepanjang jalan.

“Warga pun terpaksa harus putar arah menggunakan jalan lain untuk bisa sampai ketempat tujuan, "ucapnya. (herman)


 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 4

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN