PANGANDARAN NEWS

PANGANDARAN NEWS

SEBUAH RUMAH DI JANGRAGA JADI KORBAN MALING SAAT PEMILIKNYA TARAWEH

PANGANDARANNEWS.COM – Sekitar jam 19.30 WIB malam jumat kemarin (07/04) seorang warga di Rt 44 Rw 11 Dusun Pangasinan Desa Jangraga Kecamatan Mangunjaya, Miad (55), menjadi korban maling.

Menurut korban, saat kejadian ia sedang melaksanakan shalat taraweh di masjid dekat rumahnya, dan ketika pulang Miad kaget karena barang-barang di rumahnya dalam keadaan berantakan dan pintu jendela jebol ada titik yang dibobol namun kedua jendela sebelah barat gagal sementara satu jendela berhasil dibobol.

 “Say baru sadar, rumah saya telah dijarah maling karena sejumlah barang barang raib dari tempatnya, “terang Miad.(08/04)

Miad menjelaskan, barang-barang yang berhasil digondol maling tersebut diantaranya Laptop Lenovo, Hand phone vivo 1718, Hp redmix 5a dan 2 bu

HIMPUNAN PEDAGANG TAMAN PASAR PANANJUNG KEMBALI BERIKAN SANTUNAN UNTUK ANAK YATIM

PANGANDARANNEWS.COM - Himpunan pedagang taman pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran kembali memberikan santunan bagi anak-anak yatim di sekitar Desa Pananjung dan sekitarnya.(07/04)

Momentum Ramadhan 1443 kali ini bebeda dengan Ramadhan sebelumnya, jika pada Ramadhan tahun yang lalu santunan diberikan kepada 10 anak-anak yatim maka kali ini mencapai 15 anak dan nominalnya pun lebih meningkat.

Menurut ketua himpunan, Ujang acara seperti ini sudah berlangsung beberapa kali sebagai respon kepedulian para pedagang kepada kaum dhuafa, termasuk anak-anak yatim.

"Kegiatan ini sudah menjadi agenda para pedagang untuk sedikit menyisihkan uangnya untuk membantu mereka yang membutuhkan, walau pun dilaksanakan hanya satu kali dalam setahun  sekali tetapi ini momentum yang tepat di bulan yang penuh berkah ini dengan berbagi rezeki," jelasnya.

Kata Ujang, jumlah anggota himpunan ini ada 35 lebih pedagang dan semuanya ikut andil dan mendukung dalam kegiatan ini. 

Ujang dan seluruh pedagang berharap acara seperti ini bisa terus dilaksanakan serta semakin meningkat jumlahnya, diharapkan kegiatan di bulan ramadhan ini bisa menjadi agenda tetap himpunan pedagang.  

“Bahkan kalau bisa untuk ke depannya dapat menyentuh aspek lainnya, ya bertahap demi kebaikan bersama," ungkapnya.

Selain memberikan santunan kegiatan ini juga diselingi acara tausiyah dari mubaligh untuk mberikan kecerahan kepada para wali anak -anak yatim dan para pedagang sekalipun berbarengan dengan hiruk pikuk suasana keramaian. (harisfirdaus)


124 KPM DESA SARIMUKTI TERIMA BLT-DD TAHAP 1, 2 DAN 3 TAHUN 2022

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di gedung olahraga sebanyak 124 Keluarag Penerima Manfaat (KPM) dari 6 kedusunan di Desa Sarimukti Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, hari ini  menerima penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun 2022 untuk tahap 1, 2 dan 3 untuk penyaluran bulan Januari, Pebruari dan Maret 2022. (07/04) 

Dengan disaksikan langsung Kepala Desa Sarimukti Edi Laksana, Pendamping Desa Riswandi, Bhabinsa Serka Henris Rismawan, Bhabinkamtibmas Aipda E. Suryana, masing-masing KPM dalam BLT DD ini menerima Rp. 900.000 yang terinci Rp. 300.000 perbulan.

Saat diwawancara Kades Sarimukti Edi Laksana yang lebih akrab dipanggil Abah Barjah, menyampaikan, pihaknya merasa bangga dan senang karena di bulan Ramadhan ini bisa membuat warga tersenyum bahagia. 

“Dengan adanya bantuan ini setidaknya beban ekonomi warga bisa sedikit teringankan bahkan bantuan tersebut sebagian bisa dijadikan modal untuk berdagang di bulanRamdhan ini, “terang Edi.

Tentunya Edi juga berharap bantuan uang sebesar Rp. 900.000 bisa dipakai untuk kebutuhan-kebutuhan yang bermanfaat dan sesuai dengan arahan dan komitmen awal penerima diharuskan warga yang betul-betul belum tersentuh bantuan apapun.

”Atas nama warga saya mengucapkan terimakasih pada pemerintah pusat yang sudah meringankan beban ekonomi warga di pedesaan, “imbuh Edi. (anwarwaluyo)


BUPATI PANGANDARAN: “SAAT KECIL SAYA, TAMAT PUASA 1 BULAN PENUH SAYA DIBERI HADIAH 7-UP”

Bupati Kab. Pangandaran, H Jeje Wiradinata

PANGANDARANNEWS.COM
 - Ini kisah Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata menjalankan ibadah puasa ramdhan saat kecil dulu.

Jeje yang berlatar belakang  hidup di tengah keluarga nelayan saat bermain pada masa anak-anaknya dulu tidak jauh dari kehidupan pantai, seperti berenang, memancing atau mengail udang di kali dengan alat sederhana dari lidi dan benang dari serat daun pisang yang dibuat melingkar di ujung lidi untuk mengait mata udang, atau bermain ke taman Cagaralam Pananjung.

Ia mengaku sebagai anak nelayan keluarganya tergolong kurang mampu sehingga Jeje kecil saat itu pun hanya bisa bermain dengan permainan anak kebanyakan di kampung.  

“Hanya itulah permainan saat kecil saya, dan di saat bulan puasa saya ngabuburit dengan cara memancing, berenang atau lainnya, “ujarnya.(07/04)

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata merupakan kepala daerah di Jawa Barat yang memiliki latar belakang sebagai nelayan. Profesi itu digelutinya sebelum berkiprah di dunia politik dengan menjadi anggota DPRD Ciamis lalu Bupati Pangandaran.

Ada yang khas saat menunggu adzan maghrib saat masa kecilnya menjalankan puasa ramadhan, kata Jeje saat kecil dulu belum ada gadget dan jam tangan pun masih menjadi barang mewah yang jarang dimilki anak-anak. Maka untuk melihat isarat memasuki waktu adzan maghrib biasanya saat itu akan berpatokan dengan melihat segerombolan kelelawar yang terbang dari arah Cagaralam.

“Jadi saat saya di pantai dan melihat kelelawar sudah keluar dari hutan Cagaralam saya pun segera pulang karena bertanda sebentar lagi waktu adzan maghrib tiba, “terangnya.

Jeje juga mengatakan, ada kebiasaan orangtua dulu jika anaknya tamat menjalani puasa 1 bulan penuh, maka ketika hari lebaran akan mendapat hadian minuman bersoda 7-up, sandal baju atau hadiah lainnya.

“betapa senangnya saya mendapat minuman 7-up, karena saat itu minuman tersebut terbilang mahal, “imbuhnya. (PNews) 


PELAYANAN YANG BARU BISA DILAKUKAN DI POLRES PANGANDARAN, SALAH SATUNYA SPKT

PANGANDARANNEWS.COM – Seperi ditulis di sebuah media online, kini Polisi Resort (Polres) Pangandaran sudah mulai beroperasi di wilayah hokum Kabupaten Pangandaran usai memisahkan dari Kabupaten Ciamis. 

Dengan menempati eks gedung Sekretariat (setda) di Parigi, jajaran Polres Pangandaran pun siap melayani dan mejaga keamanan dan ketertiban masyarakat.  

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, SH, SIK kepada awak media di ruang kerjanya. (06/04)

Sedangkan ke depan untuk Markas Komando (Mako) Polres Pangandaran akan menempati lahan seluas 50.000 meter persegi bertempat di Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran, dan rencananya akan mulai dibangun tahun 2023.

Kapolres juga mengatakan, untuk saat ini pelayanan yang ada di Polres Pangandaran belum berjalan sepenuhnya karena pejabat strukturalnya masih baru dan personilnya masih terbilang kurang, begitu juga anggota di tiap-tiap Polsek pun masih kurang.

“Untuk pelayanan SIM Keliling dan Samsat kita masih ke Ciamis," uajrnya.

Kapolres menjelaskan pelayanan yang baru bisa dilakukan di Polres Pangandaran yaitu Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sehingga Polres Pangandaran baru bisa menerima laporan kehilangan, laporan Polisi dan izin kegiatan masyarakat. Tapi untuk pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) kata Kapolres saat ini bisa dilakukan di Polsek Pangandaran yang beralamatkan di Jl. Merdeka No.175, Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran.

Khusus untuk Kecamatan Mangunjaya, imbuhnya, saat ini pelayanannya masih ke Polsek Padaherang, padahal wilayah tersebut cukup luas sehingga dibutuhkan tambahan personil di Polsek Padaherang yang saat ini sedang diajukan. 

"Kami telah ajukan hal ini ke Polda Jabar," pungkasnya. (PNews)

DADAHA MASIH TETAP JADI TEMPAT PAPORIT NGABUBURIT WARGA KOTA TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Ngabuburit dikenal sebagai kegiatan menunggu waktu berbuka puasa di setiap bulan suci Ramadan dan masyarakat biasanya ngabuburit dilakukan di tempat-tempat yang ramai dan nyaman untuk dikunjungi bersama teman maupun keluarga.

Seperti masyarakat Kota Tasikmalaya, warga di Kota Santri ini setiap sore akan tumpah ruah di lapang Dadaha untuk ngabuburit sambil berburu makanan takjil yang biasanya ada hamper di semua sudut lokasi ngabuburit.

Setiap  bulan ramadhan Dadaha selalu jadi tempat poporit untuk ngabuburit, warga setiap sore mulai berbondong-bondong membawa anak-anak, remaja, hingga, dewasa dan orang tua pun mendatangi lapang Dadaha, tidak terkecuali warga yang sengaja datang ngabuburit sambil nafkah.

Terlihat anak-anak bermain bola, naik kuda-kudaan, mobil-mobilan, balon, sedangkan para remaja dan orang dewasa terlihat hanya duduk-duduk sambil canda tawa.

Salah seorang pengunjung, Icha (19) warga Kelurahan Tugujaya mengungkapkan ia dan warga lainnya  memilih Dadaha sebagai tempat ngabuburit karena dekat dengan pusat perbelanjaan, karena selain Dadaha juga nyaman untuk tempat ngabuburit.

“Hampir setiap sore saya ngabuburit kesini, sekalian untuk membeli makanan untuk bekal takjil, “ungkapnya.(06/04)

Hal senada dikatakan seorang ibu yang membawa dua orang anaknya menuturkan, selain untuk ngabuburit Dadaha juga jadi tempat bermain anak-anaknya.

Walau pun datang hampir setiap hari menurut ibu muda asal Indihiyang ini baik ia atau pun anak-anaknya tak pernah merasa bosan. Karena selian bulan ramadhan ia sering membawa anak-anaknya datang ke Dadaha, khusunya saat akhir pekan.

Salah seorang petugas parkir, Andi dan salah seorang pedagang makanan, Atep asal Kawalu, mereka mengatakan datangnya bulan ramadhan selalu membawa berkah baginya. 

“Lumayan di bulan suci ini kami bisa menambah penghasilan, “ungkapnya. (anwarwaluyo)


SETELAH DUA TAHUN TIDAK DISELENGGARAN, BAZAR RAMADHAN DI ALUN-ALUN CIJULANG KEMBALI DISERBU WARGA BERBURU TAKJIL

PANGANDARANNEWS.COM – Setelah beberapa tahun tidak dilaksanakan karena pandemic covid-19, kini Bazar Ramadan di Alun-alun Cijulang, Desa/Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran kembali digelar yang tiap harinya dibuka mulai jam 16.00 WIB.

Warga pun menyambut antusias sehingga dari berbagai daerah mendatangi ke Bazar Ramadan ini untuk berburu takjil.  

Seperti disampaikan salah seorang pengunjung Asti (30) warga Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, menurutnya ia merasa rindu dengan suasana bazar ini yang 2 tahun belakang ini tidak diselenggarakan karena dlam kondisi pandemi.

“Warga Cijulang dan sekitarnya biasanya datang ke bazar ini untuk berburu takjil seperti biji salak caramel, kolak pisang, candil dan makanan khas bulan ramadahan lainnya, “ujarnya.*6/04)

Sementara salah seorang pedagang, Lilis (18) mengatakan, biasanya dalam waktu satu jam dagangan yang ia jual sudah habis terjual.

“Setiap hari saya menyiapkan sekitar 50 cup kolak biji salak, Alhamdulillah dagangannya saya selalu dimintai pengunjung, “ucap Lilis.

Tak hanya makanan tradisional saja, ternyata di Bazar ini jenis makanan lain seperti makannan sipa saji burger, hotdog, baso aci, cireng, cimol, dan jajanan berbahan aci lainnya juga tersedia, pun laris manis. (PNews)


GELAR TARAWEH KELILING MUSPIKA DI DESA KERTASARI AJAK WARGA PERKUAT SILAHTURAHMI SERTA TETAP DISIPLIN PATUHI PROKES

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Memasuki hari ketiga di bulan ramadhan ini Muspika Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya dan pemerintah Desa Kertasari mengadakan kegiatan Taraweh Keliling (Tarling) di masjid DKM Mesjid Al Hidayah Dusun Rancabogo Desa Kertasari Kecamatan Cipatujah, (5/4)

Hadir dalam kegiatan tarling tersebut, Danramil 1225/Cipatujah Kapten Inf A Saleh, perwakilan dari Pemerintah Kecamatan Cipatujah dan Polsek Cipatujah, Kades kertasari Yopik Solihat, unsur terkait lainnya, lembaga desa dan tokoh masyarakat setempat.

Selain melaksanakan sholat Isya berjamaah dan ibadah shalat Taraweh dalam kegiatan Tarling ini digelar pengajian dan silahturahmi unsur muspika, pemdes dengan masyarakat.

Seperti disampaikan Kades Kertasari Yopik Solihat, atas nama Pemdes beserta warga ia menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan silahturahim muspika karena sudah berkenan hadir bersilaturahmi dengan warga.

“Seperti diketahui kegiatan tarling ini ramadhan tahun lalu sempat dihentikan akibat pandemi covid 19, “ujar Yopik.

Walau saat ini dilakukan pelonggaran berkegiatan, namun kata Yopik pihaknya tetap berharap masyarakat disiplin dalam menjalankan prokes karena pandemi covid 19 masih ada.

“Terimakasih semoga kegiatan taraweh keliling ini dapat memberi manfaat positif bagi terjalinya ukhuwah islamiyah dan penguatan silahturahmi semua pihak,”ujar Yopik.

Sementara Danramil 1225/Cipatujah Kapten Inf A Saleh mengatakan, atas nama Muspika menyampaikan salam silahturahmi kepada warga Desa Kertasari, dan sesuai kesepakatan tim muspika kegiatan Tarling ini dilaksanakan di sejumlah desa sesuai jadwal yang telah disepakati.

Dalam kesempatan tersebut Danramil juga menyampaikan sejumlah informasi dan himbauan, seperti  tetap jaga kondusifitas, kamtibmas dan kedisiplinan dalam melaksanakan prokes Covid 19.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kekompakan, kondusifitas dan kamtimbas dilingkungan masing- masing.

“Semoga berkah bulan ramadhan ini bisa tetap menjalin silaturahmi serta memperat tali siraturahmi, “ucapnya. (anwarwaluyo)


SAAT MENGAYUH SEORANG BECAK ASAL JALAN BENDA KOTA TASIK MENDADAK PUSING DAN MENINGGAL DUNIA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Seorang pria paruh baya meninggal mendadak saat sedang mengayuh becak di Jalan BKR Kelurahan Tawangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.(04/04)

Korban diketahui bernama Suhaya (59), tukang becak warga Jalan Benda, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang.

Seperti disampaikan Kapolsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota Ipda Wawan Setiawan, saat korban mengayuh becak tiba-tiba mendadak pusing kemudian menepi ke pinggir jalan, dan menurut saksi Ema saat diperiksa keadaan korban ternyata sudah tidak bernyawa. Selanjutnya Polsek Tawang dan Inafis Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota membawanya ke kamar mayat RSUD Dr. Soekardjo untuk pemeriksaan medis.

Masih keterangan Ipda Wawan, setelah  dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan Tim Inafis hasilnya tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan dan keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi.

“Korban pun langsung dibawa untuk dimakamkan oleh pihak keluarga, “ujar Ipda Wawan. (anwarwaluyo-hms)


TINGKATKAN MINAT KE PERGURUAN TINGGI JADI BAHASAN PEMDA PANGANDARAN DENGAN UNSOED

Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran
PANGANDARANNEWS.COM – Untuk lebih meningkatkan dunia pendidikan dan sumber daya manusia (SDM)  kebali Pemkab Pangandaran bekerjasama dengan Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah membahas rencana perguruan tinggi tersebut bisa hadir di Pangandaran.

Rencana hal ini beberapa waktu lalu dibahas oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata bersama Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan dan didampingi para Asisten Daerah, kepala OPD dan Kabag di lingkup Pemkab Pangandaran dengan pihak Unsoed yang dihadiri Rektor Prof. Dr. Ir. Suwarto, M. Sc, dan jajarannya, bertempat di sebuah rumah makan sea food di kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran. (2/04)

Usai pertemuan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada awak media mengatakan, saat ini lulusan  SLTA sederajat asal pangandaran yang melanjutkan ke perguruan tinggi masih rendah, bupati juga  menyadari ketika awal menjadi Bupati Pangandaran APK perguruan tinggi di Kabupaten Pangandaran masih rendah yaitu 856.

“Salah satu penyebabnya adalah faktor ekonomi, “ungkap bupati.

Untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi tentu menjadi beban ditambah biaya kehidupan yang besar, sehingga yang bisa melanjutkan kejenjang pendidikan tinggi hanya yang memiliki banyak uang.

Tapi jika ada universitas di Pangandaran lanjut bupati tentu biaya pendidikan pun bisa ditekan, seperti sewa kos rumah karena bisa dari rumah sendiri. 

“Dan untuk itu mempermudah akses keperguruan tinggi bagi masyarakat menjadi hal penting, dan hal ini tentu menjadi perhatian pemda untuk lebih meningkatkan dan pengembangan sektor pendidikan, “ imbuhnya. (PNews)


DPRD PANGANDARAN RAIH PREDIKAT TERBAIK PENGELOLAAN JDIH SE-JAWA BARAT

PANGANDARANNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin sast diminati komentarnya terkait penghargaan atas Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sekretariat DPRD Pangandaran menjadi yang terbaik se Provinsi Jawa Barat, menyampaikan penghargaan ini merupakan rangkaian dari penetapan Desa/Kelurahan sadar hukum oleh Provinsi Jawa Barat, dan pemberian penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Hukum dan Ham yang di wakili oleh Kepala Pusat JDIH Nasional di Bandung.

“Saya sangat berterimakasih kepada Sekretariat DPRD yang telah mendapatkan penghargaan tersebut, tentu ini akan membawa nama daerah memiliki nilai lebih dari kabupaten-kota lain, ungkap Asep. (31/03)

Asep juga berpesan agar pengelolaan JDIH ini harus terus disempurnakan dalam upaya mempercepat optimalisasi JDIH sebagai portal pencarian dokumen hukum dan basis data, karena melalui JDIH ini masyarakat dimana saja, kapan saja akan dimudahkan mengakses dokumen hukum dengan lengkap, akurat juga terpercaya.

Bahkan, imbuh Asep,  seluruh dokumen di DPRD sejak DPRD Pangandaran berdiri bisa tersusun dengan baik, tertib dan berkesinambungan.

“Penghargaan JDIH terbaik ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil penilaian JDIH Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Tahun Anggaran 2021," jelas Asep. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN :”DI KAWASAN WISATA PANTAI PANGANDARAN BELUM ADA FASILITAS UNTUK DISABILITAS”

Ketua DPRD Pangandaran, ASEP NOORDIN
PANGANDARANNEWS.COM - Bandung - Trotoar di kawasan wisata pantai Pangandaran hingga saat ini masih belum ramah bagi penyandang disabilitas sehingga ke depan bisa lebih diperbaiki.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, saat diminta komentarnya terkait penataan obyek wisata.

Menurut Asep, ia berharap agar Pemkab Pangandaran bisa memperhatikan wisatawan disabilitas yang berkinjung ke Pantai Pangandaran, karena mereka pun punya hak sama seperti sehingga fasilitas untuk disabilitas juga harus disiapkan.

“Seperti tersedia fasilitas di taman di Pangandaran Sunset atau tempat lainnya, bagaimana caranya agar akses untuk kursi roda bisa lebih dipermudah masuk kesana, “ucap Asep. (31/.03)

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari mengakui, fasilitas penunjang disabilitas belum terpenuhi.

Disoal anggaran untuk pembangunan saran prasarana tersebut, Tonton mengatakan belum ada dan ke depan baru akan diajukan untuk penuhi fasilitas penyandang disabilitas.

Toton menjelasnya sebenarnya kewenangan pembangunan fasilitas bagi disabilitas itu ada di  Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pangandaran, termasuk untuk penambahan fasilitas di taman dan trotoar.

Namun untuk taman dan trotoar tersebut, imbuhnya harus meminta pemanguannya ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran.

 "Untuk pengurusan taman Pemda sudah menyerahkan ke dinas terkait Lingkungan Hidup dan Kebersihan, “jelasnya. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN ASEP NOORDIN DIDAMPINGI KETUA KONI SAMBUT KEDATANGAN ATLET SURFING

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin  didampingi Ketua dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pangandaran menyambut kedatangan atlit surfing asal Batukaras Kecamatan Cijulang, Gilang Edward (17) yang berhasil raih juara 1 Liga Surfing Indonesia (LSI) di Pantai Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. 

Dalam even tersebut atlit suyrfing asal Kabupaten Pangandaran Gilang ada pada divisi Junior Boys papan shortboard yang dilaksanakan LSI pada 11-13 Maret 2022 lalu.

Seperti disampaikan Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, Gilang Edward meraih poin akhir dengan hasil 8,27 dari heat 1 sampai 4 sehingga mampu mengalahkan peselancar asal Bali Made Nesa dari Pantai Sanur dengan perolehan tipis 8,00, dan pada urutan ketiga ada Westen Hirst dari Lakey Peak, Nusa Tenggara Barat dengan perolehan nilai 7,67.

"Gilang unggul pada papan selancar shortboard junior boys dan membawanya pada posisi teratas, "terang Asep. (16/03)

Prestasi Gilang ini kata Asep tentu membawa harum Kabupaten Pangandaran di tingkat nasional, dan diharapkan Gilang bisa terus meraih prestasi.

Hal senada dikatakan Ketua KONI Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana, menurutnya ia sangat apresiasi pada prestasi yang telah ditorehkan Gilang yang berhasil pada posisi 1 surfing di LSI.

Disoal prestasi atlit peselancar Pangandaran, Agus berharap akan lahir lebih banyak lagi bibit-bibit peselancar sehingga nantinya akan terus bermunculan atlit terbaik asal Kabupaten Pangandaran.

"Semoga prestasi yang telah diraih Gilang ini menjadi motivasi rekan-rekannya karena prestasinya sudah tingkat nasional, bahkan internasional," tegasnya. (PNews)


AKIBAT KORSLETING, ASRAMA SANTRI PONDOK PESANTREN RIYADLUL MUTAFAHHIMIN DI SUKARAJA DILALAP SI JAGO MERAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung berlantai 2 asrama dan ruang belajar khusus untuk santri laki-laki Pondok Pesantren Riyadlul Mutafahhimin  terjadi di Kampung Cisumur RT/RW, 021/07 Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 15:30 Wib hari kemarin (01/04) telah mengakibatkan hangusnya bangunan 2 lantai yang merupakan asrama dan ruang belajar yang ditempati santri laki-laki yang bersebelahan dengan asrama santriwati.

Seperti keterangan dari anggota Polsek Sukaraja Polres Tasikmalaya Aiptu Undang, saat kejadian asrama pondok pesantren Riyadlul Mutafahhimin dalam keadaan kosong, sehingga musibah kebakaran pun tidak menelan korban jiwa maupun luka, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 350 juta.

Undang menjelaskan, dari keterangan beberapa saksi kepulan asap nampak dari lantai atas asrama, karena pengaruh tiupan angin kencang akhirnya api membesar dan melalap bangunan.

Petugas pemadam kebakaran segera mengerahkan 2 mobil pemadam kebakaran yang dibantu Babinsa dan anggota Polsek Sukaraja, INAFIS Polres Tasikmalaya, RPBD Kecamatan Sukaraja, tim TAGANA Kabupaten Tasikmalaya serta masyarakat sekitar pun berjibaku selama 1 jam mengendalikan api agar tidak menjalar ke gedung asrama santriwati yang ada disebelahnya.

"Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik, namun demikian penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan," terangnya.

Ketua Korlap RPBD Kecamatan Sukaraja Asep Sahidin menambahkan, setelah mendpat laporan timnya punlangsung meluncur ke tempat kejadian dan menerjunkan pasukan damkar yang dibantu Tagana INAFIS berusaha memadamkan api dan mengevaluasi barang yang masih bisa di selamatkan.

Hal senda diksampaikan tim TAGANA Kabupaten Tasikmalaya Erwin, pihaknya langsung melakukan pendataan terkait kerugian akibat musibah kebakaran ini yang ditaksir mencapai Rp.350 juta serta mencatat alamat lokasi kebakaran, membantu untuk memadamkan api sampai benar-benar dinyatakan padam total. (HERMAN-PNEWS)


 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 4

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN