LAGI, AKIBAT TELAT DIANGKUT TUMPUKAN SAMPAH GANGGU KEINDAHAN KOTA TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Lagi, hingga tadi malam tumpukan sampah liar di Jalan HZ Mustofa  tepatnya di simpang empat Nagarawangi Kota Tasikmalaya dikeluhkan warga pasalnya selain mengganggu pandangan mata juga meinmbulkan aroma tak sedap yang menyengat.

Menurut warga sekitar sudah sering sampah tersebut terlambat diangkut oleh petugas kebersihan hingga terjadi penumpukan.

“Padahal momen hari jadi Kota Tasik ke 20 ini seharusnya tidak terjadi hal seperti ini, “ujarnya.(31/10)

Ia mengatakan, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk Pemkot Tasik agar permasalahan sampah tidak menjadi masalah serius yang terus menerus terulang.

“Jika kondisi kota tertata dari tumpukan sampah, maka keindahan kota yang menjadi harapan semua warga pun kan tercipta, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)



PMII STITNU AL-FARABI PANGANDARAN GELAR MASA PENERIMAAN ANGGOTA BARU KE-IX

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di aula kampus, Komisariat Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran Gelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA)  ke-IX yang dilaksanakan selama dua hari, dan dibuka langsung oleh wakil ketua STITNU Al Farabi Pangandaran, Ade Samsudin. (30/10)

ketua Pelaksana Maba Ujang Sirojul Fauzi, di depan peserta Mapaba menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen yang telah berperan dalam mensukseskan kegiatan MAPABA ke 9 ini.

Dalam kegiatan  yang mengusung tema "Mencetak kader intelektual untuk melanjutkan perjuangan cita cita bangsa" ini dihadiri peserta Mapaba antara lain dari STITNU Al Farabi Pangandaran, PSDKU UNPAD Pangandaran dan Universitas Galuh Ciamis.

Sementara Ketua Komisariat STITNU Al Farabi Pangandaran Yusup Sidik mengatakan kaderisasi menjadi hal wajib yang harus dilakukan seluruh pengurus komisariat PMII karena ini merupakan organisasi kaderisasi, dan mapaba merupakan gerbang awal untuk bergabung menjadi keluarga besar PMII. 

Sekitar tahun 2015 pengurus komisariat PMII STITNU Al Farabi sah menjadi komisariat Definitif di Pangandaran dan sampai hari ini sudah sekitar enam tahun terus melakukan kaderisasi dan melahirkan ratusan kader PMII di Pangandaran.

Yusup menambahkan, sudah empat regenerasi kepemimpinan di PMII STITNU Al Farabi Pangandaran berhasil sembilan kali menggelar Mapaba. 

“Setiap tahun kami selalu menyelenggarakan kaderisasi formal Mapaba hal ini menandakan kaderisasi di STITNU Al Farabi Pangandaran terus berjalan, “terang Yusup.

Kepada calon anggota baru Yusup juga berpesan agar menjadikan Mapaba ini sebagai salah satu rangkaian persiapan untuk melangkah lebih jauh dalam mengarungi dunia pergerakan, dan pasca Mapaba ini harus sudah memiliki tekad yang kuat untuk memulai langkah yang harus ditempuh seorang kader. 

Karena, kata Yusup, tekad ini menjadi salah satu modal awal untuk senantiasa terus mendorong diri dan jiwa untuk bergerak dan menghadapi tantangan dan rintangan, baik yang ada dalam diri sendiri ataupun tantangan di organisasi serta pada kehidupan sehari-hari.

Mapaba ini menurut Yusup baru jenjang kaderisasi awal karena kedepannya ada Pelatihan Kader Dasar (PKD), Pelatihan Kader Lanjut (PKL) dan Pelatihan Kader Nasional (PKN).

“Itu baru kaderisasi formalnya, belum lagi kaderisasi non formal dan informalnya, maka sahabat sahabat harus kuat tekadnya dulu sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, “ucap Yusup.

Seluruh kader harus terus memupuk diri dengan keilmuan agar bisa mencapai target  yang sudah dipersiapkan, baik target secara individu ataupun target organisai.

“Saya ucapkan, selamat bergabung dan bersama sama untuk berproses meningkatkan skill dan intelektual di organisasi kaderisasi kita, PMII, “pungkas Yusup. (PNews)


BELUM ADA PENATAAN AREA PARKIR, KOMPLEK DADAHA TAK MEMBERIKAN RASA NYAMAN PADA WARGA

PANGANDARANNEWS.OM/TASIKNEWS - Pemandangan arus lintas pagi hari di komplek Dadaha Kota Tasikmalaya terlihat macet total karena kini hampir setiap hari minggu pagi kendaraan yang melintas di kawasan tersebut selalu tersendat, bahkan tak hanya kendaraan roda empat saja sejumlah sepeda motor pun ikut terhenti.

Ada dugaan kemacetan terjadi karena lebar jalan yang semakin makin sempit pasalnya area parkir melebar ke badan jalan dan lokasi parkir pun terkesan sembarangan dan bukan pada tempanya, 

“Sudah saatnya Pemkot Tasik menyediakan lahan khusu untuk parkir sehingga jalan pun tidak semakin sempi karena dipegunakan sebagai lahan parkir, “ujar seorang pengunjung, agus. (31/10)

Agus mengatakan, selain arus jalan dari satu arah sejumlah pengendara pun terkadang tidak sabar dan tidak au antri sehingga akhirnya harus saling serobot dan berhenti di jalan, dan karena  berebut jalur maka arus lalu lintas pun tersendat.

Tak jarang setiap minggu pagi tampak antrean kendaraan trjadi mulai dari komplek Dadaha hingga  simpang empat.

Menurut Agus sebenarnya jalan tersebut hanya khusus untuk kendaraan roda dua saja dan bukan untuk lahan parkir dan lapak pedagang, namun kondisi seperti ini seolah dibiarkan padahal jalan dikomplek dadaha ini sanggat sempit. Dan tampak petugas parkir pun hanya menarik retribusi saja tanpa ikut mengatur alur kendaraan disana.

Agus menyayangkan kawasan Dadaha yang kerap jadi tempat rekreasi keluraga atau lokasi berolahraga belum tertata.

“Psdahal warga wajib mendapatkan kenyamanan di area publik ini, “tetasnya. (ANWARWALUYO)


WALAU BERADA PADA PPKM LEVEL 1 PEMKAB PANGANDARAN TERUS SOSIALISASIKAN PROKES

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM - Buapati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata dalam setiap kesempatan selalu mengatakan, membuka obyek wisata di tengah kondisi pandemi covid-19 merupakan  hal yang sulit, sehigga ia selalu mengajak baik pelaku usaha wisata, wisatwan dan masyarakat lainnya agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Saya tidak bosan menghimbau agar semua mematuhi prokes, dan yang penting tetap gunakan masker,” kata Jeje saat memimpin rapat evaluasi protokol kesehatan bersama para pelaku usaha dan seni di hotel Krisna Beach Pangandaran.(29/30)

Selain menjaga kesehatan masyarakat menjadi perioritas utama pemerintah, kata Jeje juga untuk  memberikan kepercayaan baik pada pemerintah provinsi maupun pusat. Karena jika objek wisata Pangandaran aman dan taat prokes  tentu lepercayaan dari wisatawan pun semakin kuat untuk berwisata ke Pangandaran.

Sebenarnya imbuh Jeje, untuk memaksa agar masyarakat memakai masker bisa ia membuat peraturan bupati (perbup), namun sejauh ini ia menghimbau dengan cara persuasif.

"Saya bersama Wakil Bupati serta pejabat lainnya hingga saat ini terus memantau pelaksanaan vaksinasi di 10 kecamatan, "ucapnya

Jeje menyebut, untuk update capaian vaksinasi berdasarkan aplikasi p-care, untuk Dosis 1 mencapai 74,20 persen dan Dosis 2 mencapai 36,28 persen dan untuk lansia mencapai 77,76 persen, dan saat ini Kabupaten Pangandaran berada PPKM level 1.

Ia menambahkan, pihaknya saat tetap fokus di objek wisata, bagaimana mengantisipasi terjadinya kerumunan dengan melakukan penguraian.

"Dan kami pun terus mensosialisasikan penggunaan masker kepada pengunjung dan para pelaku usaha wisata, "pungkasnya. (PNews)

LAPANG PACUAN KUDA LEGOKJAWA PANGANDARAN KEMBALI JADI ARENA KEJURNAS SERI ll


PNGANDARANNEWS.COM –Lapang pacuan kuda Legokjawa di Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran kembali menjadi tempat diselenggarakannya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri ll, tapi karena digelar saat pandemi covid-19, kegiatan pun berlangsung tanpa penonton.(30/10)

Petugas keamanan pun sigap  mengantisipasi penonton yang datang dari luar wilayah, bahkan petugas pun melakukan penyekatan di sejumlah titik seperti di simpang tiga Desa Legokjawa, jembatan menuju arena, jembatan di Dusun Cidadap dan di area aekitar lapangan untuk menjaga  agar yang tidak berkepentingan tidak memasuki arena pacuan.

"Yang boleh masuk ke arena pacuan hanya yang menggunakan seragam dan sticker dari panitia, "terang salah aeorang petugas.

Ia mengaakan penyekatan ini merupakan salah satu bentuk antisipasi terjadinya kerumunan di area Pacuan Kuda untuk antisipasi penyebaran corona di penghelatan lemurnas ini. (PNews)

ATASI BANJIR YANG KERAP TERJADI DI DESA CIAWI PEMKAB TASIK LAKUKAN PENGERUKAN LUMPUR DAN TUMPUKAN SAMPAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Akibatkan mulut goa yang tersumbat sedimen lumpur dan tumpukan sampah di Dusun Ciputat Desa Ciawi Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, bertahun-tahun puluhan rumah warga serta ruas jalan utama pun selalu terendam genangan air.

Untuk menantisipasi masalah tersebut Kepala Desa Ciawi, Iman Surohiman melalui Pemerintahan Kecamatan Karangnunggal menghadirkan Alat berat dari Tim BPBD Pemkab Tasikmalaya yang bekerja sama dengan Tim Ekspedisi Pencinta Alam TCC (Tasikmalaya Capping Community) untuk upaya penanggulangan sementara banjir langganan yang terjadi di Dusun Ciputat jika turun hujan deras.

Karena penanggulangannya tidak mungkin dilakukan dengan cara manual maka Tim BPBD pun  membawa alat berat untuk memperlebar mulut goa dengan cara mengeruk sedimen serta sampah yang manyumbat di dalam perut goa.(27/10)

Sekmat Karangnunggal Dedi Mulyana, Sip.,MSI, saat memantau jalannya pekerjaan tersebut mengatakan, dalam penanggulan ini perlu gotong-royong dan kerja sama yang baik dari semua pihak, terutama respon masyarakat itu sendiri.

“Dan tentunya proses pengerukan ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhap masyarakatnya, ”ucap Dedi. (ANWARWALUYO)


PEMKAB PANGANDARAN AKAN LAKUKAN MERGER BPR BKPD PANGANDARAN DAN CIJULANG

PANGANDARANNEWS.COM – Tidak lama lagi Perusahan Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat BKPD milik Pemkab Pangandaran di sektor perbankan akan melakukan merger dengan menyatukan BPR BKPD Cijulang dan BPR BKPD Pangandaran.

Menurut Direktur Utama BPR BKPD Pangandaran, Aang Ismail, secara teknis ada di konsultan yang akan memproses merger ini, dan pihak BPR sendiri bertugas hanya memberikan data-data yang diperlukan sebagai salah satu kelengkapan persaratan merger.

Dan hasil pertemuan terakhir, kata Aang, BPR, Sekda, Kabag Ekonomi Setda Pangandaran dan Dewan Pengawas, hampir 90  persen sudah lengkap dan hanya tinggal menunggu Rencana Bisinis Bank (RBB) bulan oktober 2021.

“Dan rencananya merger ini harus dilaksanakan tahun ini, “kata Aang saat ditemui PNews di ruang kerjanya (27/10)

Aang menjelaskan, tahapannya pada bulan nopember harus sudah masuk ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dievaluasi apakah persaratannya sudah lengkap atau belum, baik secara fisik atau pun sistem.

Aang menambahkan, dalam proses merger ini ada tiga institusi yang terlibat di dalamnya, diantaranya Pemerintah Daerah yang akan bertugas terkait aturan (perda), Perusahaan (BPR BKPD) menyediakan data-data yang diperlukan. 

“Dan konsultan betugas mengurus tahapan merger ini yang selanjutnya akan diserahan ke OJK, “terang Aang.

Disoal Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan berugas setelah merger dilakukan Aang mengatakan, hingga saat ini masih mencukupi karena sebelum ijin merger keluar, sesuai kewenangannya direksi  pun harus sudah menunjuk untuk jabatan kepala cabang.

Setelah merger, lanjut Aang, nantinya BPR BKPD mempunyai satu Kantor Cabang Utama (KCU) di Pangandaran dan dua Kantor Cabang (KC( yang berkedudukan di Ciamis dan di Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, dengan kantor pusat tetap masih di kantor sekarang di Jalan Merdeka Kecamatan Pangandaran.

Aang juga menjelaskan, kepada nasabah yang sekarang ada di BPR BKPD Cijulang atau Ciamis, setelah merger langsung menjadi nasabahan kantor cabang sesuai dimana awal bertransaksi, baik nasabah kredit ataupun simpanan.

“Walau pun nantinya bisa bertransaksi di kantor cabang mana saja karena sudah bisa dilakukan secara on line, “jelasnya lagi. (PNews)


MUSPIKA CIPATUJAH LAKUKAN MONITORING KE SEJUMLAH TITIK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Beberapa hari lalu Kapolsek Cipatujah Polres Tasikmalaya Iptu bersama Muspika Kecamatan Cipatujah, Camat Kecamatan Cipatujah  Darya S.ip, Danramil Koramil 1225 Cipatujah Kapten Inf. A.Saleh Rokhmadi, SH, Kapala Desa Bantarkalong H. Yani, Kepala Desa Darawati Ayi,  NH,.Kapala Desa Padawaras, Yayan Siswandi, SE,. Kapala Desa Kertasari Yopik Solihat, melaksanakan kegiatan  monitoring pembangunan infrastruktur pendukung program upland, disejumlah lokasi, diantaranya Desa Bantarkalong, Desa Darawati, Desa Padawaras dan Desa Kertasari.(25/10)

Dalam kesempatannya tersebut Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, S.H. mengatakan, pembangunan jalan ini hendaknya dirawat serta bisa optimal dalam pemanfaatannya oleh masyarakat. 

Rokhmadi menambahkan, umpanyan jalan  ini  diperuntukkan hanya untuk roda dengan beban terbatas tapi karena ketidak tahuan dipakai operasi kendaraan R4 dengan beban berlebih sehingga otomatis  jalan pun akan mudah rusak dan ini akan merugikan warga pemakai jalan lainnya.

“Dan satu hal lagi, semoga jalan ini dirawat secara rutin agar manfaatnya bida dirasakan dalam waktu lama oleh masyarakat," imbuhnya. (ANWARWALUYO)



MULAI 1 NOPEMBER 2021 KANTOR BUPATI DAN SETDA PEMKAB PANGADARAN AKAN PINDAH KE KOTA BARU DI DESA CINTAKARYA

PANGANDARANNEWS.COM  - Tinggal beberapahari lagi rencananya Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pangandaran akan menempati gedung baru di komplek perkantoran kota baru di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran saat mengikuti acara Maulud Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke 9 bertmpat di kantor setda baru.(26/10)

Kata bupati, rencanannya kator setda dan kantor bupati akan pindah pada tanggal 1 nopember 2021 mendatang, dan untuk saat ini baru kantor Setda dan Bappeda yang sudah mengisi perkantoran baru dan rencananya untuk kantor dinas lain direncanakan akan menyusul tahun depan.

Bupati menyebut perkantoran baru ini merupakan bagian dari seluruh pembangunan ibu kota baru, juga sekarang sedang dibangun berbagai fasilitas dan penunjang seperti alun-alaun, jalan dan infrastruktur lainnya.

Bupati juga mengatakan, total anggaran untuk membangun alun-alun dan bangunan perkantoran ini hingga Rp 30 Miliar dengan rincian diantaranya untuk alun-alun saja sebesar Rp 18 Miliar.

Sementara untuk pembangunan jalan akses menuju ibukota baru akan diperlebar dengan anggaran Rp 70 Miliar.

"Jalan yang ada sekarang pun sudah bagus hanya kurang lebarr saja," imbuhnya. (PNews)



DIKERJAKAN SECARA SWADAYA, WARGA DUSUN MANGKABAYA DESA MANDALAJAYA GOTONG-ROYONG BANGUN GAPURA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kemajuan teknologi aupun eradaban tak melunturkan budaya gotong-royong sebagai jati diri bangsa, karena ia sudah menjadi kearifan lokal masyarakat.

Seperti yang diperlihatkan masyarakat Dusun Mangkabaya Rt 02 Rw 05 Desa Mandalajaya Kecamatan Cikalong Kabuaten Tasikmalaya, merela dengan suka rela menyisihkan penghasilaannya untuk membangun gapura di yang ada di wilayahnya.

Seperti dituturkan Ketua Rw 05 Emi yang didampingi Ketua Rt 02 Muslih, untuk pembangunan gapura ini ia tidak mengajukan bantuan pada pemerintah dn hanya cukup dari hasil patungan yang dilakukan warga setempat. 

“Warga disini  iuran dari kantong pribadinya masing-masing, dan pembangunan gapura ini memang sudah direncanakan sejak dulu karena gapura yang ada kini sudah rusak, " ungkapnya.(26/10)

Menurut Muslih, warganya enggan hanya untuk membangun sebuah gapura harus mengandalkan bantuan pemerintah tapi, karena warga sepakat untuk bahu-membahu membangun gapura ini secara swadaya.

“Dan berkat kekompakan warga kini gapura pun bisa terwujud, “kata Muslih. (AMIRSARIPUDIN)


INI SAMBUTAN BUPATI DALAM RAPAT PARIPURNA HARI JADI KABUPATEN PANGANDARAN KE 9

Jeje Wiradinata:”Kabupaten Pangandaran Bagian dari Perpres nomor 87 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Jabar Dengan Total Anggaran Rp 39,14 trilyun

PANGANDARANNEWS.COM - Hari ini merupakan acara puncak peringatan hari jadi Kabupaten Pangandaran (milangkala ka 9), serangkaian kegiatan dalam peringatan tahun 2021 ini dilaksanakan dengan cara sederhana pasalnya dalam kurun dua tahun ini peringatan dilaksanakan dalam kondisi pandemi covid-19 sehingga pelaksanaannya pun dibatasi, seperti ziarah ke makam para pejuangan pemekaran, upacara di alun-alun Parigi, doa' bersama dan rapat paripurna di gedung DPRD serta esok harinya digelar peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di gedung Setda baru di komplek perkantoran Pemkab Pangandaran di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.(25/10)

Pada rapat paripurna yang dihadiri beberapa undangan seperti Forkopinda, Wakil Gubernur Jawa Barat H. Uu Ruzhanul Ulum, Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Ciamis,  pejabat daerahlingkup Kabupaten Pangandaran dan tamu perwakilan dari kabupaten-kota lainnya, dalam sambutannyaBupati Pangandaran menyampaikan beberapa paparan terkait Kabupaten Pangandaran dalam usianya yang ke 9.

Kata bupati, ada beberapa indikator dampak dari pandemi covid-19 ini, diantaranya laju pertumbuhan ekonomi (LPE) terus meningkat dari tahun 2013 sebesar 4,94 % dan tahun 2019 sebesar 5,96 %, tapi di tahun 2020 terjadi kontraksi sebesar -0,0546. Namun meskipun demikian kontraksi tersebut masih lebih baik apabila dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Kemudian indeks pembangunan manusia (IPM) dari tahun 2013 hingga tahun 2019 terus meningkat, namun di tahun 2020 terjadi penurunan dari 68,21 menjadi 68,06. Persentase kemiskinan di Kabupaten Pangandaran pada tahun 2015 hingga tahun 2019 terus menurun, akan tetapi pada tahun 2020 terjadi kenaikan dari 7,71 % menjadi 8,99%. Angka pengangguran terbuka pada tahun 2020 sebesar 5.08 % meningkat dari tahun sebelumnya, namun peningkatan tersebut masih berada di bawah peningkatan angka pengangguran terbuka di seluruh kabupaten/kota se - Provinsi Jawa Barat. Dan kondisi fiskal Kabupaten Pangandaran menurun pada tahun 2021, apabila dilihat dari realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. progres PAD pada tahun 2015 terealisasi Rp 64,51 milyar, tahun 2016 Rp 66,39 milyar, tahun 2017 Rp 83,60 milyar, tahun 2018 Rp 111,22 milyar, tahun 2019 114,81 milyar rupiah, tahun 2020 Rp 105,28 milyar dan di tahun 2021 sampai dengan tanggal 13 oktober 2021 terealisasi sebesar Rp 95,28 milyar atau 63,52 persen..

“Demikian juga beberapa rencana pembangunan di tahun 2020 dan 2021 terhambat akibat dampak pandemi covid-19 yang menuntut refokusing anggaran, diantaranya pembangunan jalan lintas pesisir, pembangunan pusat pemerintahan dan pembangunan lainnya, “kata bupati.

Demikian juga dalam kegiatan non fisik, aparatur sipil negara tidak diperkenankan melakukan perjalanan dinas keluar daerah dan biaya makan minum rapat-rapat diperketat bahkan hibah dan bantuan kepada masyarakat, insentif untuk kader dan lain sebagainya terjadi efisiensi yang luar biasa, dan kata bupati, pimpinan anggota DPRD pun dengan berat hati diminta untuk mengikuti ritme efisiensi dan refokusing anggaran.

“Atas kejadian ini semua, saya sebagai penanggungjawab atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Pangandaran dari hati yang paling dalam memohon maaf kepada seluruh masyarakat kabupaten pangandaran atas kondisi yang terjadi di luar kemampuan yang diakibatkan pandemi covid-19, tapi saya tetap optimis karena tidak ada benang kusut yang tidak bisa diurai dan tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, “imbuhnya.

Terlepas dari semua itu, kata bupati pihaknya masih bersukur karena pada momentum hari jadi ini ke 9 tahun 2021 ini berdasarkan inmendagri nomor 53 tahun 2021 tanggal 19 oktober 2021 Kabupaten Pangandaran berhail masuk kategori PPKM level 1 diantaran 27 kabupaten/kota di jawa barat. dan berdasarkan sumber data dari tim satgas covid-19 kabupaten pangandaran, progres capaian vaksinasi dosis 1 per tanggal 22 oktober 2021 sudah mencapai 254.160 orang atau 73,8 % sehingga sejak tanggal 18 oktober 2021 sampai sekarang, pangandaran berstatus zona hijau, tidak ada kasus baru baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang isoman/isoter.

Bupati menyebut, keberhasilan-keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari sejumlah kebijakan yang di lakukan, seperti memperkuat layanan kesehatan, kampanye protokol kesehatan (prokes) yang masif, serta mobilisasi pejabat dan ASN untuk mensukseskan percepatan vaksinasi. Bupati bersama Wakil Bupati Pangandaran, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Dandim 0613 ciamis, Kapolres ciamis, Ketua Pengadilan Negeri Ciamis, Ketua Pengadilan Agama Ciamis, Ketua MUI Kabupaten Pangandaran, Ketua MUI kecamatan dan desa, tenaga medis, kepala desa, TNI/POLRI terlibat langsung di tengah masyarakat memberikan edukasi, pengawasan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi yang menjadi komponen penting penanggulangan pandemi covid19.

“ini semua merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas serta rasa kebersamaan dari semua pihak, “ucapnya.

Bupati juga mengatakan membuka pariwisata di tengah pandemi merupakan sebuah keputusan yang dilematis, namun kondisi ini berhasil ditangani dengan baik karena hal tersebut dibuktikan dengan tidak terjadinya penularan klaster wisata. Dan kondisi ini merupakan gambaran bahwa kinerja pemerintah yang fokus terhadap penanganan, penanggulangan, penekanan perkembangan dan pengentasan covid-19 mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat, relawan dan stakeholders.

Bupati mengatakan, sebagai umat beragama tentu harus yakin bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan, setelah tanjakan pasti ada jalan menurun, habis gelap terbitlah terang.

“Insyaallah dengan memohon petunjukNya juga dengan kerja keras dan kerja cerdas kita pasti lewati masa-masa sulit ini, bencana adalah cobaan dan Allah tentu akan mencoba kita sekalian sesuai dengan kemampuan kita mengatasi cobaan itu, “ttutur bupati.

Masih kata bupati, dalam Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2021 tentang percepatan pembangunan kawasan Rebana dan kawasan Jawa Barat bagian selatan yang telah diundangkan tanggal 10 september 2021 lalu, Kabupaten Pangandaran merupakan bagian dari Perpres tersebut dan  mendapat alokasi yang cukup signifikan dengan total anggaran sebesar 39,14 trilyun, dan ini  rinciannya,  

1. Pembangunan jalan tol gedebage-tasikmalayacilacap segmen 2 (tasikmalaya-cilacap) dengan anggaran 30,24 trilyun. perencanaan pada tahun 2021-2024 dan pelaksanaan pada tahun 2025-2027.

2. Pembangunan dan peningkatan Jalur Tengah Selatan (JTS) Jawa Barat, dengan anggaran 1,74 trilyun, perencanaan tahun 2021-2024 dan pelaksanaan tahun 2025-2028.

3. Pelebaran Jalan Lingkar Tengah Pangandaran, dengan anggaran 240 milyar perencanaan tahun 2022-2023 dan pelaksanaan tahun 2024-2025. 

4. pelapisaan jalan akses Pelabuhan Pangandaran dengan anggaran 88 milyar perencanaan tahun 2022-2023 dan pelaksanaannya di tahun 2024 2026. 

5. Reaktivasi rel Kereta Api Banjar-Cijulang, dengan anggaran 3 trilyun perencanaan tahun 2022-2004 dan pelaksanaan tahun 2025-2030.

6. Pembangunan Terminal tipe A Pangandaran, dengan anggaran 75 milyar perencanaan tahun 2022 dan pelaksanaan tahun 2023-2024.

7. Pengembangan pelabuhan penyeberangan Majingklak, dengan anggaran 35 milyar perencanaan tahun 2022 dan pelaksanaan tahun 2023-2024.

8. Pengembangan Bandar Udara Nusawiru, dengan anggaran 500 milyar pelaksanaan tahun 2022-2024

9. Pembangunan tempat pemrosesan akhir (TP) sampah Bojongsari, dengan anggaran 50 milyar pelaksanaan tahun 2022-2024.

10. Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perkotaan Pangandaran, dengan anggaran 50 milyar perencanaan tahun 2022 dan pelaksanaan tahun 2023-2024

11. Pembangunan instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (PLT) Purbahayu, dengan anggaran 30 milyar perencanaan tahun 2022 dan pelaksanaan tahun 2023.

12. Penataan kawasan kumuh, dengan anggaran 30 milyar perencanaan tahun 2023 dan pelaksanaan tahun 2024-2025.

13. Penanganan banjir di Kabupaten Pangandaran (sungai Cikembulan, sungai Cijulang-Cijalu, kawasan pertanian Padaherang), dengan anggaran 475 milyar perencanaan tahun 2022-2023 dan pelaksanaan tahun 2024-2025.

14. Pembangunan breakwater pantai  timur Pangandaran, dengan anggaran 180 milyar perencanaan tahun 2022 dan pelaksanaan tahun 2023.

15. Pembangunan Daerah Irigasi Parigi, dengan anggaran 176 milyar perencanaan tahun 2022-2023 dan pelaksanaan tahun 2024-2026.

16. Pembangunan desa digital, dengan anggaran 833 juta pelaksanaan tahun 2022-2024.

17. Pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Batukaras, dengan anggaran 122 milyar pelaksanaan tahun 2022-2024.

18. Pengembangan Kawasan Tambak Udang, dengan anggaran 160 milyar pelaksanaan tahun 2022-2024.

19. Pengadaan sarana penangkapan ikan, dengan anggaran 60 milyar perencanaan tahun 2021 dan pelaksanaan tahun 2022-2024.

20. Destinasi wisata Kabupaten Pangandaran (Desa Budaya Cikalong, Pantai Madasari, Geopark Pangandaran), dengan anggaran 103 milyar perencanaan tahun 2022 dan pelaksanaan tahun 2023-2024.

21. Pengembangan Desa Wisata, dengan anggaran 40 milyar

22. Pembangunan creative center, dengan anggaran 21 milyar perencanaan tahun 2021 dan pelaksanaan tahun 2022-2025. (PNews)

















PERINGATI HARI LAHIR TAHUN INI, PADEPOKAN PUSAKA RAGA SUKMA TASIKMALAYA GELAR BAKTI SOSIAL DAN KHITANAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Padepokan Pusaka Raga Sukma bersama Kujang Kencana OYAG, dan Yayasan Sunda Ngahiji siang tadi mengadakan acara khitanan masal di Situ Cibeureum Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, dengan tema Urang Bakal Ningkatkeun Rasa Kebersamaan Sareng Silaturahmi Dina Seni Budaya Sareng Agama. (24/10)

Padepokan Pusaka Raga Sukma yang beralamat di Cibangun Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya yang berdiri tahun 2019, pada setiap hari ulang tahunnya selalu mengadakan bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim. Namun penyelenggaraan tahun ini yang seharusnya dilaksanakan di bulan Agustus karena situasi pandemi Covid-19 baru bisa terlaksana sekarang atas kerjasama dengan Kujang Kencana OYAG dan Yayasan Sunda Ngahiji dalam rangka mempererat tali silaturahmi.

Hadir dalam acara ini perwakilan dari padepokan, dan tidak hanya dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya saja melainkan dari luar daerah se priangan Timur seperti Cirebon, Kuningan, Sumedang, Ciamis, Pangandaran, Garut dan undangan lainnya.

Sesepuh/Pendiri Padepokan Pusaka Raga Sukma Abdul Hamid yang akrab dipanggil Pak Emim, kepada awak media  mengatakan, acara ini dihadiri hanya perwakilan karena sebagian mengikuti acara kesundaan di tempat lain.

“acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat talisiratuhrami serta meningkatkan seni budaya sunda agar tidak hilang ditelan zaman, “ucapnya.

Di Padepokan Pusaka Sukma Raga ini, kata Emin, yang diutamakan seni Pencaksilat, pengajian, tawasyulanyang biasa dilaksanakan setiap malam jum’at, dan silaturahmi ke pesantren –pesantren.

Untuk Pencaksilat dan Silat Jaipong secara umum dilaksanakan di sekolah dan secara tradisional untuk anak-anak, sedangkan kunjungan ke pesantren-pesantren bertujuan untuk mengikat ulama dan kiyai dan para jawara bersatu, artinya Kiyai untuk berceramah dan jawara ada di belakang untuk budaya kesundaan.

Dalam acara ulangbtahun ini lanjut Emin ada 10 anak yang dikhitan dan 1 orang diberi santunan, dan semuanya berasal dari Wilayah Kota Tasikmalaya.

Emin juga berharap kedepannya kegiatan ini bisa lebih meningkat sehingga anak-anak bisa mengambil makna dari kegiatan hari ini untuk saling bersatu dan utamanya dari fungsi sosial.  

 “Alhamdulillah dengan adanya padepokan Pusaka Raga Sukma serta dan OYAG bersatu bisa meminimalisir kenakalan remaja karena disini anak-anak diarahkan pada kegiatan positif alahsatunya dengan pengajian, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)



WALAU SUDAH BERADA PADA LEVEL 1 PEMKAB PANGANDARAN TERUS LAKSANAKAN VAKSINASI

PANGANDARANNEWS.COM – Walau sudah di tas 70 persen dan masuk pada PPKM level 1, Pemkab Pangandaran terus mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi.

Kali ini Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan dengan didampingi dr. Erisanti spesialis Penyakit Dalam dari RSUD Pandega berkunjung ke beberapa pondok pesantren untuk meninjau langsung proses vaksinasi serta memberikan edukasi terkait pentingnya program vakksinasi, salah satunya di Yayasan Assifa Kecamatan Padahrang.(24/10)

Kunjungan pimpinan daerah ke pondok pesantren tersebut juga dihadiri kepala SKPD, Plt Camat Padaherang, Pemdes Padaherang, UPTD PKM Padaherang, Kapolsek dan Koramil 1318 Padaherang beserta pimpinan pondok pesantren As-Syifa.

Kepada awak media bupati menyampaikan vaksinasi ini menjadi sebuah upaya pemerintah untuk melindungi warganya dalam mempersempit penyebaran covid 19.

“Kita harus memahami kondisi situasi yang terjadi saat ini, “ungkapnya.

Sementara dr. Erisanti dalam paparannya mengatakan, pentingnya vaksinasi untuk masyarakat ini pada intinya untuk meningkatkan herd imunity (kekebalan komunal) (Tn)


SEJUMLAH SISWA SD DI KABUPATEN PANGANDARAN IKUTI LOMBA PASANGGIRI SASTRA SUNDA

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di SD 1 Babakan Kecamatan Pangandaran, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran melaksanakan kegiatan lomba pasanggiri sastra sunda yang diikuti siswa-siswi SD se-Kabupaten Pangandaran.

Seperti disampaikan Ketua penyelenggara Maman Hermana SPd MM, ada 7 mata yang dilombakan, seperti ngadongeng, tembang pupuh, aksara sunda borangan, maca sajak dan lomba lainnya yang dikemas Lomba Pasang giri bahasa sunda ini dalam Festival Tunas Bahasa Ibu.

“Kegiatan ini merupakan agenda Dinas Pendidikan propisnsi Jawa Barat bekerja sema sengan disdik Kabupaten Pangandaran, “jelas Maman.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam sambutannya mengatakan, diharapkan kegiatan lomba ini bisa menanamkan budaya sunda pada anak usia dini.

“Saya berharap kegiatan seperti ini harus tetap dipertahankan dan Insya Alloh ke depan akan digendakan kembali, “ucap bupati. (Tn)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN