POLRES CIAMIS KAWAL DAN BERI PENGAMANAN PELAKSANAAN VAKSINASI DI SMP NEGERI 2 CIJEUNGJING

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Jajaran Kepolisian Resor Ciamis kemarin melaksanakan pengamanan kegiatan vaksinasi dalam rangka percepatan herd immunity di lingkungan SMP Negeri 2 Cijeungjing, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. (02/09)

Pengamanan yang dilaksanakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cijeungjing Bripka Iskandar Handoko ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman baik bagi peserta maupun tim vaksinator dalam memberikan suntik vaksin.

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., melalui Kapolsek Cijeungjing, seluruh personel ikut mensukseskan program vaksinasi, dengan melakukan pengamanan dan monitoring pelaksanaan vaksinasi, baik yang diselenggarakan Polri maupun Pemerintah Daerah melalui Puskesmas.

“Pengamanan yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar ini salah satunya untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 2 Cijeungjing berjalan lancar dan aman, “terang Kapolsek. 

Selain itu, imbuhnya pengamanan juga untuk memastikan agar tidak timbul kerumunan yang mengakibatkan menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Kapolsek berpesan kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta menyukseskan program vaksinasi guna mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan vaksin ini aman serta halal. 

Bagi yang sudah di vaksin, Kapolsek minta agar tetap selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti menjalankan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan)

Kapolsek mengatakan, vaksin ini dibaratkan seperti helm yang berfungsi hanya mengurangi fatalitas apabila terjadi kecelakaan tetapi supaya terhindar dari kecelakaan maka harus mengikuti aturan prokes. Juga berbanyak ibadah dan berdoa agar  pembelajaran  secara tatap muka para peserta didik pun bisa terus  dilaksakan.

“Yang penting kita harus mengedepankan protokol kesehatan, berbanyak zikir dan berdoa agar  covid 19 hilang  dan ekonomi masyarakat  pun kembali  normal, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)




DALAM SE PEMKAB PANGANDARAN NOMER 443, DISEBUT PEMBUKAAN OBJEK WISATA MERUPAKAN UJI COBA

PANGANDARANNEWS.COM – Surat Edaran (SE) Nomor 443/2558/BPBD/2021 yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Pangandaran tanggal 2 September 2021 adalah yang melandasi dibukanya obyek wisata di Pangandaran.

Dalam SE tersebut disebutkan, dibukanya objek wisata hari ini sebagai uji coba pembukaan destinasi wisata di masa Pandemi Covid-19 dan dibuka secara bertahap dengan memperhatikan protokol kesehatan, dengan ketentuan yang berlaku dan para pelaku usaha wisata juga menandatangani fakta intergritas, dengan pembatasan pengunjung setiap harinya maksimal hingga 25 persen dari kapasitas daya tampung. 

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata, dalam SE tersebut juga dirinci jumlah pengunjung yang bisa masuk ke tiap-tiap obyek wisata setiap harinya, seperti Pantai Pangandaran 10 ribu pengunjung per harinya, Batuhiu 1,5 ribu, Karapyak 3 ribu, Batukaras 3 ribu, Green Canyon 750 pengunjung dan Madasari 1 ribu per hari. Dan saat di lokasi obyek wisata pengunjung juga wajib menunjukan hasil vaksin maksimal minimal dosis 1 dan tes swab PCR atau rapid tes antigen.

”lumnya kami juga sudah bertemu Pa gubernur terkait rencana obyek wisata Pangandaran akan dibuka kembali dengan penerapan prokes yang ketat, ”terang Jeje kepada sejumlah wartawan di kantornya.(2/9).

Ia juga mengatakan semuanya baik pelaku usaha wasita atau pun wisatawan itu sendiri harus taat pada aturan apa yang ditulis dalam SE tersebut, karena jika ada 10 persen lebih pelaku usaha wisata melanggar prokes, maka akan ditutup kembali. 

”Jadi untuk kepentingan bersama, prokes dan lain-lain harus dipatuhi,” tegasnya. (PNews)


KAPOLRES PIMPIN GELAR BHABINKAMTIBMAS DI JAJARAN POLRES TASIKMALAYA KOTA

AKBP ASZHARI KURNIAWAN: “Bhabinkamtibmas yang bertugas adalah  Kapolrinya di tingkat Desa atau Kelurahan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Polri menjadi alat negara berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.

Demikian disampaikan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si, saat memimpin apel gelar pasukan Bhabinkamtibmas di Jajaran Polres.(2/9)

Dikatakan Asvhari, Bhabinkamtibmas atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat merupakan ujung tombak Polri dalam  Harkamtibmas. 

“Semua Bhabinkamtibmas yang bertugas adalah  Kapolrinya di tingkat Desa atau Kelurahan," tegas Aszhari.

Untuk itu, lanjutnya, setiap Bhabinkamtibmas diharapkan dapat mempedomani Peraturan Kapolri tentang fungsi dan perannya seperti yang tertuang dalam Peraturan Kapolri (Perkap) No.7 Tahun 2021.

Aszhari menyebut, Bhabinkamtibmas juga diharapkan dapat meningkatkan kembali kegiatannya, seperti Anjangsana kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda secara door to door dan deteksi dini. 

“Sehingga dapat menghimpun Informasi, pendapat dan masukan dari masyarakat tentang tugas-tugas Kepolisian, “ucap Aszhari.

Sementara Kasat Binmas AKP H. Iwan., S.I.P.,  menambahkan, jumlah Bhabinkamtibmas yang membawahi 112 Desa dan 69 Kelurahan ada di 19 Polsek jajaran wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota berjumlah 181 anggota. (ANWARWALUYO)


DI MASA PANDEMI NELAYAN PESISIR LEGOKJAWA GELAR HAJAT LAUT SECARA SEDERHANA DAN IKUTI PROKES

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat aula tempat pelelangan ikan (TPI) Desa Legokjawa, masyarakat nelayan Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran tahun ini menggelar upacara hajat laut dilaksanakan secara sederhana. Dalam acara pun dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, bagi yang tidak mematuhi akan diberikan teguran, dan jika masih melanggar maka panitia pun tidak aka memberikan izin masuk ke acara.

Menurut Ketua Rukun Desa Legokjawa Uhan Ruhandi, hajat laut ini merupakan ungkapan rasa sukur   para nelayan atas rijki dalam usahanya di laut denganhasil tangkapan ikan yang melimpah.

“Hajat laut ini sudah aa sejak dulu karena yang sudah dilaksanakan turun temurun para nelayan, ” terang Uhan.(2/9)

Tapi karena sekarang pada masa pandemi covid-19, maka kata Uhan, acara pun digelar dengan sangat sederhana seperti ada beberapa tradisi yang mengundang kekerumunan terpaksa tidak dilaksanakan. Dan acara hajat laut tahun ini lebih difokuskan pad acara keagamaan, diantaranya menggela r doa’ bersama dan pengajian atau siraman rohani bagi masyarakat.

“Kami juga melaksanakan baksi sosial dengan membagikan sembako dan uang paceklik untuk 60 nelayan yang diserahkan langsung oleh rukun nelayan, “imbuhnya. (PNews)


KADIN PANGANDARAN GAET BJB UBAH BURUH TANI JADI PENGUSAHA TANI

PANGANDARANNEWS.COM –  Sektor pertanian merupakan penyumbang PDRB terbesar di Kabupaten Pangandaran sehingga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pun terus mendorong para petani dan pengusha yang bergerak di sektor pertanian.

Demikian disampaikan Ketu Kadin Kabupaten Pangandaran Yayan Sugiantoro saat menghadiri launching program penanaman porang serta penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bank BJB Pangandaran dengan PT Joglosemar Karangsari Makmur di Dusun Sidahurip, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. (2/9)

"Dengan angka 23,41 % pertanian menjadi penyumbang terbesar PDRB dibanding dengan sektor lainnya, “jelas Yayan.

Kadin Pangandaran senidiri kini memiliki terobosan baru dalam rangka mensuksekan sektor pertanian karena mayoritas masyarakat Kabupaten Pangandaran merupakan petani.

Menurutnya ada dua persoalan yang belum terpecahkan dalam menjalankan aktivitas bertani, pertama, bisa menanam tapi tidak bisa menjual dan kedua petani bisa menjual tapi tidak bisa menanam.

Petani juga selalu dihadpkan dengan para tengkulak ketika akan menjual hasil pertaniannya, sehingga petani tidak pernah bertemu langsung dengan pembeli sehingga tengkulak pun dengan mudah mempermainkan harga.

"Untuk mengatasi hal ini maka kami membuat kerjasama antara Kadin Pangandaran dengan perbankan dan pembeli atau eksportir," kata Yayan.

Dijelaskan Yayan, Kadin Pangandaran menggalang petani untuk melakukan produksi dengan Perbankan melalui permodalan BJB, dan  PT Joglosemar Karangsari Makmur sebagai perusahaan ekspor pertanian. Rangkaian antara petani dan Kadin menggaet perbankan dan eksportir sehingga yang tadinya buruh tani menjadi pengusaha tani.

Kini melaui peran Kadin dan BJB untuk penanaman porang sudah mampu memutarkan nilai uang sebesar Rp30 miliar untuk 158 petani.

Saat diminta komentarnya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sangat mengapresiasi gagasan yang dilakukan Kadin Pangandaran.

"Sebelum ini saya hanya melantik pengurus Kadin saja tapi sekarang Kadin Pangandaran memiliki terobosan-terobosan yang sangat luar biasa dalam pemberdayaan petani," kata Jeje.

Bupati juga berpesan kepada Kadin Pangandaran, bisnis porang di Pangandaran merupakan komoditas baru, dan yang harus menjadi catatan Kadin bahwa ukuran kesuksesan petani bukan dari besarnya nilai tukar tetapi bagaimana caranya hasil bumi yang dikelola petani menjadi nilai tambah bagi petani sendiri.

"Di masa pandemi sekarang keuangan dan perekonomian tidak stabil, tapi Kadin, BJB dan PT Joglosemar Karangsari Makmur berani melakukan terobosan, ini sangat luar biasa," imbuh bupati.

Menurut bupati, terobosan yang dinilai nekad itu tentunya sudah memiliki perhitungan matang sehingga semua pihak kini dihadapkan antara kesuksesan dengan ketidakpastian karena kondisi pandemi Covid-19 ini.

"Semoga program kerjasama yang digagas pihak-pihak terkait ini bisa berjalan lancar dan bisa menjadikan kekohnya perekonomian masyarakat Pangandaran," tegas bupati. (PNews)


3 SEPTEMBER WSIATA PANGANDARAN DIBUKA, SEJUMLAH PELAKU WISATA DI BATUKARAS MENGAKU SIAP PATUHI PROKES

PANGANDARANNEWS.COM – Seharo menjelang rencana dbuka kembali obyek wisata, bertempat di gedung bertempat di Islamic Center Cijulang Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menggelar audens dengan sejumlah pelaku usaha wisata yang ada di wilayah Kecamatan Cimerak, Parigi dan Cijulang.(2/9)

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pangabdaran Ase Noordin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Camat Cijulang, Camat Cimerak, Danramil dan Kapolsek setempat, bupati membahas perkembangan, keadaan penanganan serta upaya pencegahan penyebaran covid dan rencana pembukaan seluruh wisata.

"Insaalloh seluruh obyek wisata di Pangandaran akan dibuka hari jumat tanggal 3 september 2021, tapi kita lakukan secara bertahap hanya menerima kunjungan wisatawan 25 persen dulu, "kata bupati.

Bupati juga menegaskan, ada ketentuan-ketentuanyang harus ditaati bersama, diantaranya seluruh pelaku wisata, karyawan hotel dan restoran harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan harus sudah divaksin dan untuk yang belum divaksin tidak boleh usaha atau berjualan di lokasi wisata.

Dan apabila ketentuan tersebut tidak ditaati atau diabaikan, apabila 10 persen lebih pelaku usaha tidak menerapkan prokes, maka kata bupati pihanya akan menutup kembali.

Dan untuk memantau kesehatan pengunjung imbuh bupati, Pemkab Pangandaran akan melakukan vaksinasi secara acak. 

Dalam pertemuan tersebut, para pelaku wisata pun berjanji untuk memauhi ketentun yang sudah ditentukan pemda, seperti pakai masker dan mengikuti vaksinasi covid-19.

“Tentu kami bersedia untuk tetap menerapkan prokes secara ketat, karena ini memang untuk kepentingan kita semua, “ungkap salah seorang pelaku usaha dari destinasi Pantai Batukaras. (PNews)


400 WARGA SUKARAJA IKUTI VAKSINASI DOSIS KE 1

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di gedung Serbaguna SMPN 1 Sukaraja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, UPTD Puseksmas Kecamatan Sukaraja melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 bagi Siswa/siswi SMPN 1 Sukaraja, yang turut dihadiri Kapolsek Sukaraja Iptu Puryono, Camat  kecamatan Sukaraja, yang di wakili Kesra Andi Rustandi, SP. MP. Kepala Puskesmas, UPTD Puskesmas Sukaraja H.Memed Supendi.A.MK.,SKM, Kasatgas Covid -19 Sukaraja H.Ceceng Bastari, S.Kep.Ners, Surveilance Efidemiologi Cecep Sirojul Anwar SKM, Kepala SMPN 1 Sukaraja Hj.Dida Nurhayati,.S.Pd,.M.Pd, Kasie Pol PP Kecamatan Sukaraja Muhsin, Kanit Babinmas Aipda Dedi Mulyana dan Ketua Karangtaruna Sukaraja Angga Setiawan.

Kepala UPTD Puseksmas Kecamatan Sukaraja sekaligus penanggung jawab Kegiatan, H.Memed Supendi.A.MK.,SKM, menjelaskan, gelar vaksinasi jenis sinovac dosis ke 1 ini dipimpin Kordinator Imunisasi Vasksinasi Puskesmas Sukaraja Lusi Kritlian.AM.Keb beserta 41 tenaga kesehatan (nakes) lainya dengan dan dihadiri 400 orang, dengan rincian 17 orang dinyatakan tidak lolos screening.

“Dan 383 orang dinyatakan lolos Screening dan dilakukan vaksinasi, “terang Memed.

Setelah di lakakukan Vaksinasi, kata Memed, para peserta dihimbau oleh Koordintor vaksinasinato agar tidak meninggalkan ruangan terlebih dahulu selama 15 Menit untuk mengetahui reaksi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Dan hasilnya tidak ditemukan kejadian KIPI sehingga para peserta vaksin pun langsung diberikan kartu vaksin untuk mengikuti vaksinasi tahap berikutnya, “imbuh Memed.(ENDAH-ANWARWALUYO)




CSR BPR ARTA GALUNGGUNG DAN PENGUSAHA TASELA BANTU PERBAIKI RUMAH TISNA JADI LAYAK HUNI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemkab Tasikmalaya memberikan bantuan stimulan dan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) BPR Arta Galunggung dan tambahan berupa material bangunan dari salah seorang aktivis kemanusiaan sekaligus pengusaha yang cukup ternama di Tasik Selatan, H Kokom, untuk memperbaiki rumah Tisna di Desa Karangnunggal Kecamatan Karangnunggal.(1/9)

Menurut salah seorang aktivis kemanusiaan, Iwan Prabu, bantuan tambahan dari aktivis kemanusiaan ini sangat membantu sekali pasalnya bantuan dari Pemerintah Kabupaten dan BPR Arta Galunggung hanya sebagai Dana Stimulan saja, sehingga untuk kekurangannya diupayakan ada para agnia yang peduli seperti H Kokom ini dan gotongroyong warga lainnya.

“Saya ucapkan terimakasih pada Bupati Tasikmalaya leading sektor BPR Arta Galunggung yang telah mengabulkan permohonan kami untuk membantu warga Desa Karangnunggal yang rumah nya sudah tidak layak huni,” ucapnya.

Hal senada diksampaikan penerima bantuan, Tisna, ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah peduli, khususnya pada Pemkab Tasikmalaya, aktivis kemanusiaan,  BPR Arta Galungung dan H Kokom yang telah membantu perbaikan rumah sehingga kini menjadi rumah lauak huni.

“Terimakasih juga kepda semua pihak dan warga sekitar tepat tinggal saya yang sudahikut bergotongroyong memperbaki rumah saya, “ungkap Tisna. (ANWARWALUYO)


POLRES TASIKMALAYA BERHASIL UNGKAP KASUS PERDAGANGAN DAN EKSPOLITASI ANAK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS –Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus perdagangan dan anak kploitasi seks yang terjadi di Bogor pada tanggal 11 Agustus lalu dan Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya juga berhasil menangkap seorang pelaku, setelah sebelunya mengamankan empat pelaku lain. ((31/08)

Pelaku bernama Dimas Prasetio (DP) diamankan di kawasan Cikeusal, Tasikmalaya, selasa (31/08/21), pria ini ternyata turut menjual korban untuk ekploitasi seks di Kabupaten Tasikmalaya sebelum dijual ke wilayah Bogor, dalam kasus ini korban anak usia 14 tahun warga Kecamatan Tanjungjaya dipaksa untuk melayani sejumlah pria dengan tarif Rp.75 ribu hingga Rp. 200 ribu rupiah.

Menurut pengakuan tersangka, ia menjual korban pada seorang laki-laki hidung belang bernama Ucok dengan harga Rp 75 ribu, dan dari harga tersebut pelaku mengaku mendapat bagian Rp20 ribu.

“Tapi jika dibawa ke Bogor mah saya gak tau, saya juga pernah jual bukan korban ini saja tapi ada tiga lagi dari Garut, “pengakuan pelaku saat dihadapan penyidik.

Modus yang dilakukan pelaku biasanya ia menawarkan korban melalui aplikasi pertemanan serta pesan whatsapp ke beberapa orang yang ia kenal, dan setelah harga disepakati pelaku pun akan mengantarkan korban ke tempat yang disepakati.

Kasat reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Haryo Prasetio Seno menyatakan kasus ini merupakan pengembangan perdagangan manusia yang diungkap di Kawasan Bogor, tetapi dar keterangan yang diterima dari pelaku ia hanya menjual korban di Kabupaten Tasikmalaya.

Darikasus kasus tersebut polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, telefon genggam serta bukti chating transaski pelaku dengan lelaki hidung belang. 

“Sebelumnya kami juga sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus Perdaganan anak ini,  masing masing bernama Hari, Selly, Kamaludin dan Lukcy, “terang Haryo.

Haryo menyebut, akibat perbuatanya, tersangka terancam undang undang TPPO dan Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan tiga hingga 15 tahun penjara. (ANWARWALUYO)


JUMLAH REMAJA DI KABUPATEN PANGANDARAN IKUTI VAKSINASI, TERCATAT PALING TINGGI DI JAWA BARAT

PANGANDARANNEWS.COM - Capaian vaksinasi untuk remaja hampir 40 % di Kabupaten Pangandaran menjadikan paling tinggi di Jawa Barat, dan masyarakat umum yang rentan terpapar covid-19 justru baru mencapai 22%, untuk dosis kesatu sudah mencapai 30,80% dan dosis dua mencapai 17 %. dan capaian hariannya sudah mencapai sekitar 3-4000an.

Dengan capaian harian tersebut bupati berharap sampai bulan Desember 2021 mendatang  vaksinasi di Pangandaran akan mencapai 80% dari jumlah sasaran sekitar 344 ribu orang.

"Untuk vaksin dosis satu untuk masyarakat sudah mencapai sekitar 104 ribu orang,  sehingga masih kurang sekitar 240 ribu, dan jika dibagi 3.000 orang saja per harinya paling sampai 70 harian untuk dosis satunya, sehingga untuk dosis kedua sekitar akan tercapai sekitar bulan November atau Desember," kata bupati, usai memantau pelaksanaan vaksinasi  siswa di SMKN 1 Pangandaran, yang turut dihadiri Dandin 0613 Ciamis, Kapolres Ciamis, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran. (28/8)

Dari pantauan pelaksanan gebyar vaksinasi merdeka Covid-19 diikuti siswa SMKN 1 Pangandaran, hampir seluruh peerta didik sangat antusias untuk melakukan vaksinasi covid-19, tercatat ada sekitar 450 siswa yang ikut divaksin.(PNEWS)


BUPATI BANDUNG PUJI KEBERHASILAN PROGRAM KESEHATAN DAN PENDIDIKAN GRATIS DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam kunjungan kerjanya ke Pangandaran beberapa waktu lalu, Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna mengatakan ini dalam rangka menjaring informasi terkait pelayanan kesehatan yang dilakukan Pemkab Pangandaran, khususnya di RSUD Pandega, serta berbagai program yang ada Pangandaran.(28/8)

Saat diterima Bupati Pangandaran H jeje Wiradinata di RSUD Pandega, Dadang juga menyebut program yang difokuskan serta keberpihakan pada masyarakat diKabupaten Pangandaran perkembangan sangat pesat.

Pangandaran luar biasa, karena ia pun tahu persis perjalanan Kabupaten Pangandaran yang baru akan menginjak usia 9 tahun ini, sehingga bukan tidak mungkin bisa mendahului kabupaten lain, dan ada beberapa program Pemkab Pangandaran yang nantinya akan menjadi rujukan untuk diterapkan di Kabupaten Bandung,

“Pokoknya Pangandaran is the best,” ungkapnya.

Dadang juga mengatakan, RSUD ini dibangun dalam waktu relatif singkat ini juga menjadi perhatiannya dan hebatnya lagi imbuh Dadang masyarakat yang akan berobat baik ke rumahsakit atau puskesmas jangan sampai ditolak, ini yang luar biasa.

Bukanhanya program kesehatan saja, Bupati Bandung pun juga sangat tertarik program pendidikan yang ada di Kabupaten Pangandaran, karena biaya pendidikan untuk siswa SMA Rp 0 alias gratis, serta pemda pun mampu memberikan beasiswa bagi anak pangandaran masuk perguruan tinggi STIT NU dan Unpad.

“Beasiswa masuk SMA beasiswa masuk perguruan tinggi  ini merupakan komitmen kejasama yang luar biasa, ” imbuhnya.

Menangggapi hal tersebut, Bupati Pangandaran menyampaikan, semua program-program tersebut merupakan terobosan dan menjawab keinginan masyarakat.

 “Kami sangat sadar, kedua hal tersebut merupaka kebutuhan dasar masyarakat sehingga lahirlah program-program itu,” jelasnya. (PNews)


WABUP PANGANDARAN BERI BANTUAN PADA WARGA KORBAN KEBAKARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan kemarin meninjau rumah korban kebakaran milik Kirman warga RT  3, RW 2,  Dusun Bangunsari, Desa Karangkamiri, Kecamatan Langkaplancar, setelah sehari sebelumnya wakil bupati juga mengunjungi rumah milik Adah yang hancur tertimpa pohon kelapa pada malam hari sekitar Pukul 20.00 WIB 1 bulan yang lalu.

Kebakaran yangterjadi sekitar jam 13.00 tanggal 29 agustus lalu ini diduga akibat korsling listrik, dan saat kejadian  kebetulan istri pak kirman) lagi kerja di sawah tak jauh dari rumahnya, sedangkan Pa kirman lagi kerja di bengkel di dekat jalan, jadi kosong tak ada orang,” tambahnya.

Dari pantauan di lapangan rumah hancur tak tersisa. Selain memantau pada kesempatan tersebut Wabup Pangandaran juga menyerahkan bantuan sembako.

Kepada keluarga korban Wail Bupati mengucapkan turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa dan mudah-mudahan keluarga korban diberi kesabaran serta ketabahan.

“Ini musibah, dan mudah-mudahan kita selalu dihindarkan dari segala musibah, “ungkap wabup. (PNews)


PEMKAB PANGANDARAN BATALKAN RENCANA NAIKAN HARGA TIKET MASUK OBJEK WISATA

Bupati Pangandaran: “Pedagang yang belum divaksin tidak boleh jualan di lokasi wsiata

PANGANDARANNEWS.COM – Rencana untuk menaikan harga tiket masuk obyek wisata akhirnya dibatalkan Pemkab Pangandran, pembatalan tersebut setelah Bupati Pangandran H Jeje Wiradinata menghadiri rapat tindaklanjut instruksi Mendagri tentang PPKM Level 4,2,3 di Jawa-Bali dengan para pelaku usaha wisata di Hotel Pantai Indah. (1/9)

Menurut Bupati, semula rencana menaikan harga tiket ini merupakan salahsatu upaya agar tidak terjadi lonjakan saat objek wisata di Pangandaran dibuka, namun walau rencana ini batal wisatawan tetap harus mematuhi aturan yang diterapkan seperti mematuhi protokol kesehatan dan lainnya selama berada di kawasan wisata.

"Besok hari jumat tanggal 3 september 2021 seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran akan dibuka kembali, “jelas bupati.

Namun, menurut bupati, pembukaan objek wisata ini masih bersyarat, diantaranya hanya dibuka sebanyak 25 persen dari daya tampung wisatawan, hotel dan restoran pun dibatasi maksimal hanya 50 persen dan semua ini akan dilakukan secara bertahap.

Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata
Bupati menambahkan, tapi rencana untuk menaikan harga tiket masuk dibatalkan dan masih berlaku harga normal.

Lebih jauh bupati menyampikan, ada beberapa sarat yang harus dipatuhi para pelaku wisata dan wisatawan, antara lain  melaksanakan protokol kesehatan 3M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, baik pelaku usaha sudah melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Untuk wisatawan diharuskan membawa kartu vaksinasi dan  jika tidak membawa kartu vaksin, wisatawan bisa menunjukkan bukti telah melaksanakan vaksinasi dengan memperlihatkan sertifikat vaksinasi.

Jika pelaku wisata terbukti 10 persen tidak menaati prokes, maka, kata bupati, obyek wisata pun akan ditutup kembali, dan bagi yang tidak mau divaksin dan tidak menaati prokes jangan berharap bisa jualan di di lokasi wisata.

“Ini semua bertujuan untuk melindungi masyarakat dan mengakhiri pandemi,” tegasnya. (PNews)


RESMI DIBUKA TANGGAL 3 SEPTEMBER, BUPATI PANGANDARAN AJAK PELAKU USAHA WISATA PATUHI PROKES

PANGANDARANNEWS.COM – Hari jumat beso tanggal 3 september 2021 seluruh obyek wisata Pangandaran akan resmi dibuka kembali walau pada awal pembmbukaan ini wisatawan masih harus dibatasi sekitar 25 % saja serta hunian hotel dan rstoran  tidak melebihi 50 % saja. 

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dalam  Rapat Tindaklanjut Instruksi Mendagri RI tentang PPKM Level 4,3,2 di Jawa dan Bali yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Sekda Kabupaten Pangandaran,  Danramil, Kapolsek, Ketua PHRI serta pelaku wisata di Wilayah Pangandaran dan Karapyak bertempat di Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran.  (1/9)

”Rencana membuka kembali obyek wisata ini sudah saya laporkan ke Gubernur Jawa Barat dan dibahas dalam rapat bersama Forkopimda, “jelas Jeje.

Tapi Jeje mengakui, masih ada beberapa hal yang harus dilaksanakan oleh seluruh pelaku wisata agar wisata di pangandaran tetap dibuka, diantaranya pertama ia meminta kepada seluruh pelaku usaha wisata agar tetap mematuhi prorokol kesesehatan, seperti menggunakan masker, dan yang kedua seluruh pelaku wisata juga harus sudah melaksanakan vaksinasi agar tidak menjadi media penyebaran virus covid-19. Karena jika semua ini tidak dipatui, maka pihaknya pun tidak segan-segan untuk menutup kembaliwisata Pangandaran. 

Tapi jika didapati diatas 10 persen tidak mematuhi protokol kesehatan, tak memakai masker, tidak di vaksin  wayahna kami tutup kembali, dan saya tegaskan pedagang yang belum divaksin jangan jualan  di pantai, tegasnya.

Sementara untuk mengantisipasi membeludak pengunjung serta terjadinya penumpukan di pantai pangandaran, Jeje menyebut, pihaknya akan dilakukan beberapa langkah, seperti penyekatatan (delay) di beberapa titik untuk memperlambat wisatawan masuk dan mengatur pada jam-jam padat pengunjung dengan melakukan penyekatan di pantai barat dan pantai timur.

“Intinya kami akan melakukan rekayasa di lapangan untuk menghindari penumpukan wisatawan di satu titik, “kata Jeje.

Masih di tempat yang sam, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia( PHRI)  Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Pangandaran yang sudah berusaha keras untuk membuka kembali obyek wisata, dan berharap mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar.

Dengan mengikuti saran yang disampaikan pemerintah seperti penerapan protokol kesehatan, Agus berharap semua pelaku usaha wisata tetap patuh pada ketentuan yang berlaku agar pembukaan obyek wsiata bisa di pertahankan.

“Dan kepada keluarga PHRI atau pelaku usaha lainnya yang ada di obyek mari bersama-sama untukikut bertanggung jawab karena ini untuk kepentingan bersama, ”ucap Agus. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN