JELANG MILANGKALA KE 8, KABUPATEN PANGANDARA KEMBALI RAIH PRESTASI TINGKAT NASIONAL

PANGANDARANNEWS.COM – Menjelang peringatan Milangkala yang ke 8 pada tanggal 25 oktober mendatang, kembali prestasi berhasil diraih Pemkab Pangandaran. Kali ini penghargaan Anugrah Tanda Kehormatan Swasti Saba Padapa Tingkat Nasional di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 diperoleh karena  Pangandaran berhasil menjadi kabupaten sehat. Penghargaan ini pun langsung diserahkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum kepada Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdan, bertempat di Balai Asri Pusdai Bandung.(29/9)

Usai acara penyerahan penghargaan tersebut, Dani Ramdan, kepada sejumlah wartawan, menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, yang telah bekerja penuh dedikasi untuk pemda.

“Ini merupakan buah dari kinerja Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Adang Hadari beserta jajarannya,”ujarnya.

Seperti diketahui, saat ini bupati dan wakil bupati sedang menjalani cuti karena kepentingan Pilkada, sehingga, kata Dani, penghargaan ini pun ia terima karena saat menjadi Pjs Bupati Pangandaran.

Dani memuji, walau Pangandaran merupakan kabupaten baru yang tahun ini akan memperingati ulang tahun memasuki usianya yang ke 8, namun sudah banyak keberhasilan pembangunan yang telah dicapai, termasukan perolehan sejumlah penghargaan.

“Ini membuktikan Pemkab Pangandaran tidak kalah dengan kabupaten-kota lainnya yang sudah dulu ada, “imbuh Dani.

Selain mendapat  Anugrah Tanda Kehormatan Swasti Saba Padapa Tingkat Nasional, Pangandaran juga mendapat penghargaan lainnya, Juara 1 Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat, yang diwakili SD Negeri 1 Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar.

Di tempat terpisah, dalam sebuah tulisannya di media sosial, Sekdis Pendidikan, Agus Nurdin, menyampaikan terimakasih kepada guru, kepala sekolah, pengawas, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Sekretariat Daerah Pangandaran, pemdes Cimanggu dan Kecamatan Langkaplancar, karena penghargaan ini merupakan hasil dari sinergitas seluruh elemen.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati, Hj. Ida Nurlela yang telah membimbing dan perhatiannya, khsusunya pada SD Negeri 1 Cimanggu, “tulis Agus.

Agus juga mengatakan, penghargaan ini bisa menjadi bukti bahwa sekolah yang berada di tempat “terpencil”, namun karena kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dari seluruh stakeholder, telah berhasil menorehkan prestasi.

“Dan tentu prestasi ini bisa menjadi kebanggaan kita semua, “ujarnya. (PNews)






EVEN SKDG DI MANGUNJAYA AJANG ADU KETANGKASAN DOMBA GARUT

PANGANDARANNEWS.COM-Lapang Desa Mangunjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran yang berlokasi tepat di depan SMAN 1 Mangunjaya, beberapa hari lau (27/9) dipadati warga yang antusia ingin menyaksikan pagelaran Semi Kontes Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG), yang digelar atas prakarsa Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) PAC Mangunjaya, HPDKI DPC Kabupaten Pangandaran, HPDKI DPD Provinsi Jawa Barat, Dinas Peternakan dan Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran.

Menurut salah seorang panitia pelaksana, Capt. Saryono, selain itu juga untuk menjaga persatuan dan kesatuan anak bangsa untuk keutuhan NKRI, melalui SKDG yang dibingkai dengan tema "Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi antar peternak dan Peningkatan Mutu Peternakan, Bersama Peternak Milenial untuk Mewujudkan Peternak dan Mayarakat Sejahtera" ini juga diharapkan bisa menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar peternak, penggemar Domba Garut, pemerintah dan masyarakat. 

Saryono menambahkan, dengan even ini pihaknya berharap tidak ada perpecahan diantara warga dengan latar belakang berbeda, apalagi di musim politik sekarang ini dengan digelar kegiatan ini mudah-mudahan para peternak justru akan lebih termotivasi untuk meningkatkan populasi ternak dan mutu ternak.

“Kegiatan SKDG ini diharapkan juga dapat menciptakan peluang usaha warga setempat, seperti jualan makanan kecil atau lainnya sehingga dagangannya bisa terjual habis, “ujar pria yang berprofesi nahkoda kapal ini.

Sementara Ketua PAC HPDKI Mangunjaya, Kamal mengatakan, SKDG dengan pamilon sebanyak 162 tanding, diikuti 324 ekor domba dari Pangandran dan luar daerah. 

Kamal  berharap, kedepannya kegiatan ini dapat digelar kembali tentunya saat pandemi cobid 19 berakhir, sehingga bisa diikuti lebih banyak lagi peserta baik dari Pangandaran atau pun kabupaten-kota yang ada di Provinsi Jawa Barat.

“Dengan SKDG ini kami juga berharap bisa melestarikan kontes domba-domba yang lebih berkualitas, “tegasnya. (Tn)



KEGIATAN RAKOR KECAMATAN KALI INI SEKALIGUS JADI ACARA PERPISAHAN CAMAT CIHAURBEUTI

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS-Dalam rapat Kordinasi (Rakor) Pemerintah Kecamatan CihaurbeutiKabupaten Ciamis yang dihadiri Camat Cihaurbeuti, Danramil, Kepala KUA, UPT Puskesmas,Tim Penggerak PKK se-Kecamatan Cihaurbeuti, para kepala desa, Ketua MUI, Ketua PGRI, Korwil Pendidikan Kecamatan Cihaurbeuti, Pendamping PKH, TKSK, Pendamping Desa dan Undangan lainya, yang digelar di aula Desa Cihaurbeuti, usai memimpin rakor, Camat Cihaurbeuti, Drs H Erwin Hermawan, kepada sejumlah awak media mengatakan, kegiatan hari ini selain merupakan kegiatan rutin di tingkat kecamatan, rakor kali juga sekaligus untuk menyampaikan sehubungan akan berakhirnya masa kedinasannya.

“Atas nama pribadi atau pun kedinasan saya mohon maaf apabila selama bertugas selama satu tahun ini banyak kata dan tindakan yang kurang berkenan, “ungkapnya.(29/9)

Erwin mengaku, ia sangat berkesan mendapat tugas di Kecamatan Cihaurbeuti walau hanya dalam waktu satu tahun saja tapi mampu melaksanakan seluruh program karena terbangunnya sinergitas seluruh elemen yang ada di Cihaurbeuti.

“Saya berharap  jaga dn tetap pertahankan kekompakan ini serta tingkatkan semangat kebersamaan untuk menuju Cihaurbeuti maju , sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat pada umumnya, “imbuh Erwin.

Sementara mewakili seluruh Pemerinatahan Desa (Pemdes), ketua APDESI Kecamatan Cihaurbeuti, Drs Aon Nurhakim, menilai sosok Camat Erwin merupakan figur seorang pemimpin yang punya dedikasi tinggi, wawasan yang luar biasa, sehingga banyak sekali pelajaran atau pengalaman yang patut diteladani.

“Atas nama seluruh kepala desa, Aon memohon pada Pemkab Ciamis agar penggantinya nanti bisa bekerjasama dengan baik seperti yang selama ini terjalin dengan Camat Erwin.

“Kami juga mohon maaf apabila selama bersama-sama bertugas dengan Pa Erwin banyak kekurangan yang dilakukan pra kepala desa, “pungkasnya. (HADE)


SELAMA 70 HARI MASA KERJA, GUBERNUR JABAR TUGASKAN DANI RAMDAN PJS DI KABUPATEN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu (25/9) Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengukuhkan tujuh Pejabat Sementara bupati/wali kota di daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020. Seluruh Pjs yang akan bertugas menjadi kepala di tiap-tiap daerah pelaksana pilkada serentak tersebut berasal 6  pejabat eselon II, diantaranya Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jabar (BKD) Yerry Yanuar sebagai Pjs Bupati Karawang, Kepala BKD Jabar, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda jabar) Hening Widiatmoko sebagai Pjs Bupati Tasikmalaya, Kalakhar BPBD Jabar Dani Ramdan sebagai Pjs Bupati Pangandaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jabar Bambang Tirtoyuliono sebagai Pjs Bupati Indramayu, Asda bidang Administrasi Setda Jabar Dudi Sudrajat Abdulrahim sebagai Pjs Bupati Cianjur, Kepala DInas Pendidikan Jabar Dedi Supandi sebagai Pjs Walikota Depok 

dan satu orang berasal dari Kepala Biro Hukum Sekertariat Jendral Kemendagri sebagai Pjs Bupati Sukabumi, Gani Muhamad. Dan seluruh Pjs kepala daerah tersebut efektip bertugas mulai tanggal 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020 mendatang seiring dengan tahapan kampanye Pilkada.

Kepada seluruh pejabat yang akan menjadi Pjs, Gubernur Jawa Barat, Ridwan kamil, berpesan, agar bisa memaksimalkan kondusifitas sosial politik selama kampanye pilkada berlangsung.

Ia juga meminta agar setelah pelantikan ini, seluruh pjs melakuKan safari silaturahmi ke forkopimda, ke tokoh pemuda dan semua pemangku kepentingan di wilayah masing-masing serta segera berkordinasi dengan KPUD setempat untuk tetap penerapan protokol kesehatan selama kampanye, sehingga potensi penularan Covid-19 bisa ditekan, terutama pada seluruh tahapan pilkada.

“Saya juga berpesan, tolong juga jaga netralitas ASN jangan sampai terjadi pelanggaran-pelanggaran  dari masalah kecil seperti memberi komentar atau like pada postingan di media sosial atau menunjuka keberpihakan pada salah satu calon, “kata Kang Emil, sapaan akrabnya.

Sementara saat dijumpai awak media, Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdan, usai  memimpin apel pagi untuk yang pertamanya dengan jajaran ASN di lingkup Pemkab Pangandaran, ia yang didampingi istrinya, Ria Sabaria MPd, mengaku senang mendapat kepercayaan gubernur menjadi Pjs bupati di Pangandaran.

“Seminggu sebelumnya saat ditelpon Pa Gubernur awalnya perasaan saya campur aduk, karena diberi tugas menjadi Pjs di Pangandaran, “ujarnya. (28/9)

Dani menuturkan, selama tiga minggu sebelum dilantik ia pun bolak-balik ke Pangandaran dalam rangka kegiatan BPBD, karena saat itu ia juga merangkap jabatan di Plt kepala Disdukcapil.

Biasanya kalau pergi ke Pangandaran, kata Dani, pasti untuk wisata, tapi kali ini saat diberi tugas menjadi Pjs tentu dengan beban tanggungjawab memimpin penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat.

“Saya pun merasa senang mendapat tugas disini dan tentu ini  sekaligus menjadi kebaangaan saya, “ungkapnya lagi.

Menurut Dani, pada masa 70 hri kerja ada 5 fokus selama menjadi Pjs Bupati di Kabupaten Pangandaran, menciptakan pilkada yang damai dan sehat karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 sehingga tidak terjadi klaster penularan, menjaga netralitas ASN agar pilkada berjalan dengan lancar dan ketiga, penanganan Covid-19, apalagi Pangandaran daerah pariwisata, sehingga potensi penularan dari luar pun besar.

“Dan ini menjadi tugas ektra saya selama di Pangandaran, supaya tingkat penularannya rendah, “terangnya.

Dani juga mengatakan, tugas lainnya, seperti penanganan kebencanaan alam apalagi sekarang memasuki musim penghujan, karena bencana banjir dan longsor di Pangandaran potensinya cukup  tinggi dan kegiatan pemulihan ekonomi dan implementasinya harus dari sisa anggaran akhir tahun 2020.

“Sebagai kabupaten paling bungsu di Jawa Barat, Dani menilai kemajuan Kabupaten Pangandaran sangat pesat, dan prestasi-prestasinya ini pun tercatat hingga di Gedung Sate, “pungkasnya. (PNews)


PEMDES SARIMANGGU SALURKAN BLT TAHAP DUA BERSUMBER DARI DD TAHUN 2020

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Pemerintaha Desa Sarimanggu kembali akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT)  yang bersumber dari Dana Desa (DD) untuk Tahap II Bulan ke V  tahun 2020, pada seluruh menerima manfaat di Dusun  Cikukulu, Wargaasih, Cimanggu, Rancasengit, Pojok, Santrijaya, Citapen dan Dusun Cacaban, bertempat di GOR desa.(26/9)

Hadir dalam kegiatan tersebut turut   Bhabinkamtibmas, Tokoh masyarakat, Kepala Dusun , ketua RT dan hak penerima BLT.

Seperti disampaikan Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana S,Ip, penyaluran BLT gelombang kedua ini mudah-mudahan dapat memberi manpaat serta bisa meringkan beban hidup kepada 250 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Indra mengatakan, penyalurkan bantuan sosial berupa BLT ini sesuai yang diinstruksikan pemerintah  pusat, akan disalrkan pada masyarakat yang belum tersentuh bantuan.

“Anggarannya sekitar 20-30 % dari jumlah Dana Desa, “terang Indra. 

Sejumlah warga mengaku senang dan sangat terbantu dengan BLT yang disalurkan melalui desa, dan ini merupakan bentuk  kesungguhan desa dalam pelayanannya kepada warga.

Kata warga, program ini merupakan bentuk nyata kepedulian bahwa pemerintah baik pusat hingga desa untuk benar-benar hadir memberikan solusi kepada masyarakat di tengah kondisi pandemi sekarang ini yang berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

"Alhamdulillah berkat kerjasama pemdes, Pendamping, BPD, Babimsa, Babimas Desa, program BLT DD ini bisa tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran," ucap warga. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


BERSAMA PEJABAT DAN TOKOH LAINNYA, KADES SE-KECAMATAN MANGUNJAYA HADIRI PERPISAHAN PURNABAKTI CAMAT

PANGANDARANNEWS.COM-Purna Bakti bukanlah akhir dari segala aktivitas seseorang dalam bidang yang digelutinya, ia bisa terus berkarya dan bersinergi dalam bidang tersebut namun dalam kondisi, tempat atau jalan yang berbeda.

Demikian disampaikan mantan Camat Mangunjaya Kabpaten Pangandaran, Oos Koswara, dalam acara perpisahan memasuki masa puna bakti per 1 agustus 2020, bertempat di aula kecamatan.(28/9)

 Acara tersebut turut dihadiri Danramil Padaherang, Kapolsek Padaherang, Ketua MUI Mangunjaya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, ketua APDESI dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Mangunjaya.

Tidak terasa, ungkap Oos, genapnya 4 tahun kirang satu bulan selama memimpin Pemerintahan Kecamatan Mangunjaya tidak ada permasalahan apa-apa, dan ini berkat kerjasama yang bagus antara kecamatan dan seluruh pemdes.

“Saya ucapkan terimakasih dan mohon maaf bila selama menjalankan tugas kepemerintahaan ada kesalahan baik itu yang diucapkan atau tindakan, “ucap Oos.

Sementara mewakili seluruh kepala desa, Ketua Apdesi Kecamatan Mangunjaya, Salikin, mengucapkan terimakasihnya karena selama menjabat camat Mangunay selalu membimbing dan mengarahkan pemerintahan desa dalam bidang pemerintahan maupun dalam bidang lainnya.

“Atas nama seluruh pemdes, kami ucapkan terimakasih mudah-mudahan Pa Oos selalu diberi kesehatan, “kata Salikin. (Tn)


APBD TA 2021 KABUPATEN PANGANDARAN FOKUS PADA PEMULIHAN EKONOMI DAN REFORMASI SOSIAL

PANGANDARANNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran beberapa waktu lalu menggelar rapat paripurna untuk penetapan persetujuan bersama DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang  APBD Kabupaten Pangandaran tahun anggaran (TA) 2021 menjadi Peraturan Daerah.(4/9)

Anggota Badan Anggaran (Banggar), Joane Irwan Suwarsa, S.IP.,M.Si, dalam laporanya menyampaikan, Raperda tentang APBD tahun anggaran 2021 merupakan penjabaran dari penandatanganan nota kesepakatan terkait Kebijakan Umum APBD serta PPAS tahun anggaran 2021 antara pimpinan DPRD dengan Bupati Pangandaran pada rapat paripurna DPRD beberapa waktu yang lalu.

Dalam proses pengesahan APBD Kabupaten Pangandaran tahun anggaran 2021, lanjut Joane, banggar telah melakukan serangkaian kegiatan yang diawali  dengan  pembahasan oleh komisi-komisi dengan mitra kerja pada tanggal 8 sampai tanggal 12 september 2020, dan dilanjutkan  pembahasan di banggar dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurutnya,berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemkab Pangandaran dengan DPRD, prioritas pembangunan di Kabupaten Pangandaran di tahun 2021, diantaranya reformasi birokrasi, kualitas lingkungan hidup, kualitas infrastruktur dasar, pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan pariwisata, penurunan resiko bencana, penguatan kearifan lokal, kualitas layanan pendidikan, kesehatan dan pemerintahan, daya saing sumber daya manusia (SDM), peningkatan dan pemerataan kesejahteraan sosial.

Setelah melakukan pengkajian penelitian serta penelaahan secara seksama terhadap Raperda tentang APBD tahun anggaran 2021, maka, lanjut Joane, Raperda APBD tahun 2021 ini akan disesuaikan dengan kondisi saat ini. Dan didasarkan pada isu-isu yang berkembang di masyarakat, menyepakati penyempurnaan dan perbaikan terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2021, dengan ringkasan proyeksi APBD, untuk anggaran pendapatan daerah baik sebelum maupun setelah pembahasan tidak mengalami perubahan, yaitu sebesar Rp1,438.533.776 743.

“Sementara untuk belanja daerah sebelum pembahasan sebesar Rp1,454 trilyun, dan setelah pembahasan sebesar Rp 1.452 trilyun, “terangnya. 

Jo menambahkan, untuk penerimaan pembiayaan daerah baik sebelum maupun sesudah pembahasan tidak mengalami perubahan, yaitu sebesar Rp 20 milyar dan pengeluaran pembiayaan daerah sebelum pembahasan sebesar Rp 4,500 milyar. Dan jumlah pembiayaan netto sebelum pembahasan sebesar Rp15.500 milyar setelah pembahasan sebesar Rp13.500 milyar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam sambutanya mengatakan, berdasarkan struktur APBD tahun anggaran 2021, pendapatan direncanakan sebesar Rp.1,438 triliun, belanja sebesar Rp.1,452 triliun, penerimaan pembiayaan sebesar Rp.20 milyar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 6,5 milyar.

”Seperti yang telah kita ketahui, telaah, bahas dan disepakati bersama, rancangan APBD tahun anggaran 2021 sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2021 yang mengusung tema mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial,” ungkapnya.

Bupati mengatakan, fokus pembangunan pada tahun 2021 diarahkan pada pemulihan industri pariwisata dan investasi, pelayanan kesehatan, perlindungan sosial dan ketahanan bencana. 

Artinya, kata bupati, substansi rancangan APBD Kabupaten Pangandaran tahun anggaran 2021 akan difokuskan pada upaya menjawab isu-isu strategis yang dirumuskan dalam RKPD perubahan tahun 2021 yang telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 60 tahun 2020 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pangandaran tahun 2021. (PNews)


KAPOLRES CIAMIS: “PENGAMANAN PILKADA PANGANDARAN HARUS IKUTI MAKLUMAT KAPOLRI “

PANGANDARANNEWS.COM-Ditemui usai menyaksikan rapat pleno pengambilan nomer urut pasangan calon bupati dan wakil pada Pilkada Kabupaten Pangadaran yang dilaksanakan di Hotel Pantai Indah Timur, Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, S.I.K., M.H, mengatakan, dengan jumlah personil Polri di Jajaran Polres Ciamis, pihaknya akan terus mengawal dan mengawasi seluruh tahapan Pilkada Pangandaran.

“Walau di sisi lain kami juga harus tetap mengawasi kamtibmas di Kabupaten Ciamis, “ungkap Doni.

Dengan perannya di 2 wilayah administratif, Doni yakin, Polres Ciamis tetap bisa mengayomni masyarakat baik yang ada di Kabupaten Ciamis maupun Pangandaran.

“Dari 32 jumlah Polsek, ada 10 polsek yang ada di Kabupaten Pangandaran, “terangnya.

Disoal pengamanan dalam Pilkada Pangandaran, Doni mengatakan, sesuai maklumat Kapolri, 

nomer Mak/3/IX/2020, tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020 tertanggal 21 september 2020, Polres Ciamis tentunya akan mengacu pada maklumat itu dalam pelaksanaan serta pengawalan pilkada.

Doni berharap, semua pihak bisa menahan diri serta tidak membuat aksi yang dapat meresahkan, sehingga pilkad Pangandaran pun bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengevaluasi kondisi di lapangan pada proses tahapan hingga hari H dan pasca pencoblosan.

Doni juga menekankan agar pada saat kampanye nanti tidak ada kerumunan masa dengan jumlah banyak karena dikhawatirkan akan membuat klaster baru penyebaran covid-19.

“Saya juga mengapresiasi KPU Pangandaran, karena pada rapat pleno hari ini tetap menerapkan proltokol kesehatan dengan ketat, “pungkasnya. (hiek)






GELAR RAKERNIS , BAWASLU PANGANDARAN TINGKATKAN PENGAWASAN TAHAPAN KAMPANYE

PANGANDARANNEWS.COM-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran, bertempat di Hotel Sun Inn hari menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) pengawasan tahapan kampanye pada pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran, yang dihadiri seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan staf PHL Panwascam.(24/9)

Menurut salah seorang komisioner Bawaslu Pangandaran, Gaga Abdilah Sihab, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi pengawasan pemilu baik tingkat Kecamatan  maupun desa, serta meningkatkan pengawasan pada tahapan kampanye yang akan dimulai pada tanggal 26 september 2020, sehingga penyelenggaraan pemilu pun dapat terselenggara dengan Langsung, Umum. Bebas dan Rahasia (Luber).

“Juga berjalan dengan jujur dan adil agar mampu mewujudkan pemilu yang berintegritas, “ujarnya.

Sementara Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat,  Zaki Hilmi, lewat media virtual, menyampaikan, kampanye pada pemilu kali ini sedikit berbeda dengan kampanye sebelumnya, seperti yang sudah diatur dalam PKPU nomer 13 tahun 2020 tentang Kampanye di Masa Pandemi.

Dalam pasal 88 C berbunyi, diantaranya ditulis, pasal 1 Partai Politik atau Gabungan Partai Politik,

Pasangan Calon, Tim Kampanye, dan/atau pihak lain dilarang melaksanakan kegiatan lain

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 huruf g dalam bentuk a. rapat umum; b. kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/atau konser musik; c. kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai; d. perlombaan; e. kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah dan/atau f. peringatan hari ulang tahun Partai Politik.

Komisioner Jabar lainnya, Lolly Suhendti, menambahkan, panwascam harus solutif dan tidang membuang-buang waktu pada masa yang padat ini, dan sesuai arahan dari KPU pusat, KPU di derah harus mengikuti aturan yang baru, PKPU nomer 13 tahun 2020. 

“Kita harus selalu siap pada proses yang sedang berlangsung tapi kita juga harus tetap sehat, maanya tetap ikuti prokol kesehatan, “ungkapnya

Lolly juga mengatakan, sebenarnya dalam PKPU nomer 13 ini  tidak terlalu banyak yang berubah, karena atruan ini hanya menguatkan larangan-larangan yang terkait dengan protokol kesehatan. 

Hal senada dikatakan Komisoner KPU Kabupaten Pangandatan, Maskuri Sudrajat, dengan adanya PKPU 13 tahun  2020  yang baru saja di keluarka KPU RI, kampanye pada pemilu kali ini dilarang ada acara rapat umum konser bazar dan lainnya.

“Ini  seperti yang tertuang dalam PKPU 13 pasal 88 C, “jelasnya. (Tn)


MELALUI RAPAT PLENO TERBUKA KPU PANGANDARAN TETAPKAN PASLON JUARA NOMER URUT 1 DAN AMAN NOMER URUT 2

PANGANDARANNEWS.COM-Sehari pasca penetapan calon, KPUD Pangandaran harikembali menggelar rapat plen terbuka untuk menentukan nomer urut pasangan calon (paslon) Pilkada pangandaran tahun 2020, bertempat di Hotel pantai Indah Timur. (24/9)

Melalui pengundian dalam rapat pleno tersebut, Paslon Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan (JUARA) mendapat none urut 1, sedang palon Adang Hadari-Supratman (AMAN) nomer 2.

Usai acara mendapar nomer urut, calon Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata didampingi Calon Wakil Bupati, Ujang Endin Indrawan, menyampaikan rasa sukur karena mendapat nomer pertama untuk mengikuti pilkada Pangandaran yang akan digelar tanggal 9 Desember mendatang.

“Ini merupakan anugerah Tuhan karena sesuai dengan slogan kami, Juara ke 1, “ungkapnya. 

Sementara Ujang Endin Indrawan menambahkan, angka 1 ini juga sesuai dengan keinginannya sejak awal.

“Kami bersukur karena ini merupakan anugerahNya pada kami, “ujar Ujang Endin. 

Sementara beberapa rekan media luput mewancarai pasangan Adang Hadari-Supratman, karena pasangan dengan slogan AMAN ini langsung menuju Hotel Sandaan di kawasan pantai barat dengan seluruh pendukungnya. 

Sementara beberapa rekan media luput mewancarai pasangan Adang Hadari-Supratman, karena pasangan dengan slogan AMAN ini langsung menuju Hotel Sandaan di kawasan pantai barat dengan seluruh pendukungnya. 

Di tempat terpisah, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, mengatakan, penyelenggaraan rapat pleno ini dihadiri hanya beberapa orang saja, diantaranya pasangan calon, Tim sukses dari masing-masing pasangan, bawaslu dan beberapa tamu lainnya, karena memang harus merujuk dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kami juga sengaja memasang monitor besar di luar ruangan rapat agar proses rapat pleno bisa disaksikan tamu lainnya, “terang Muhtadin.(PNews)


ASDA III PEMKAB TASIK BUKA KEGIATAN TMMD KE-109 KODIM 0612/TASIKMALAYA DI DESA MEKARSARI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya tahun ini menjadi lokasi dilaksanakannya Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-109 Kodim 0612/Tasikmalaya. Pembukaan kegiatan TMMD yang dipimpin langsung Dandim 0612/Tsm, Letkol Inf Imam Wicasana dan turut dihadiri Danrem 062 Tarumanagara Garut, Kolonel Inf Muhamad Muchidin,.S.Sos, Asda lll Pemkab Tasikmalaya, Aminudin, Danlanud Wiriadinata, Brigif Raider 13 Galuh, Kapolres Tasikmalaya Kota,i, Kapolres Tasikmalaya,, Supervisor Security PGE Area Karaha, Siswanto, Sr dan seluruh tamu undangan lainnya, ini pun diselenggarakan dengan sederhana dan tetap menggunakan Standarisasi Protokol Kesehatan, bertempat di Gedung Serba Guna Desa Mekarsari. (22/9)

Di depan tamu undangan, Dandim 0612/Tsm, Letkol Inf Imam Wicasana pun menyampaikan laporan kesiapan tugas kegiatan TMMD tahun ini dengan tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri” ini digelar serentak di seluruh Indonesia.

Menurut Imam, sasaran TMMD tahun ini di Desa Mekarsrari, melakukan percepatan pembangunan fisik dan non fisik mulai pengaspalan jalan Kampung Cipurut – Bakom – Torowek sepanjang 2.500 × 2,5 meter, pembuatan Tanggul Penahan Tanah (TPT) sepanjang 100 meter, perehaban jembatan Cikadu 10×4 meter, pemugaran Rumah Tidak Layak Huni 24 Unit, pemugaran MICK 1 unit, pembuatan posyandu 1 unit, kondisi Jalan Kampung Cikadu – Cipurut, pembuatan tanggul penahan tanah TPT dan perehaban jembatan.

Sementara pembangunan non fisik, masih kata Imam, diawali dengan kegiatan bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan DPMDPAKB, pertanian, pendidikan, huku-kamtibmas, narkoba, keagamaan, KB kesehatan, perikanan/peternakan, lingkungan hidup dan kehutanan, PKK, TP/PKK, pelayanan publik dan kependudukan, bahaya teroris serta paham radikal.

“TMMD sejatinya merupakan bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat, mudah-mudahan bakti kami bisa memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya warga Desa Mekarsari, “kata Imam.

Sementara Asda III Aminudin, dalam sambutan Bupati Tasikmalaya, menyampaikan, dengan semangat TMMD Ke 109 ini merupakan wujud gotongroyong untuk membangun karakter dan kemandirian bangsa. 

Karena dalam pelaksanaan TMMD kali ini masih dalam situasi pandemi Covid 19, Aminudin mengingatkan agar mengikuti Protokol Kesehatan. Dan tentunya kegiatan TMMD Ke 109 di Desa mekarsari ini harus memiliki dampak manfaat yang dirasakan masyarakat serta tidak lupa untuk mengajak seluruh masyarakat ikut berperan aktif.

“Dengan mengucapkan Basmalah, kegiatan TMMD) yang ke-109 Kodim 0612/Tasikmalaya di Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten secara resmi saya buka,”ucap Aminudin. (OD-ANWARWALUYO)


MKIA KABUPATEN TASIKMALAYA TEKAN ANGKA KEMATIAN IBU MELAHIRKAN DAN KEMATIAN NEONATAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Mengingat masih tingginya anggka Kematian Ibu (AKI) dan Anak baru lahir, beberapa hari lalu pihak Dinas  Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya melakukan penguatan pada kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) se- Kabupaten Tasikmalaya, dengan tema ” Pemberdayaan Masyarakat dalam Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN)”, bertempat di Hotel Harmoni jalan Rd. Ikik Kota Tasikmalaya.(16/9)

Dalam pemaparannya MERS dan selaku Ketua Panitia, Hj Reti Zia Dwi Kurnia, kegiatan ini pihaknya sengaja menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Heru, yang didampingi Dr. Ratih, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Neng Madinah, Ketua FMM Tasikmalaya dan pemateri lainnya.

Kepada awak media, Reti juga menyampaikan, yang menjadi pertimbangan dilakukannya sosialisasi MKIA ini untuk lebih menguatkan pemahaman petugas di lapangan yang menjadi ujung tombak di dalam upaya mendorong masyarakat dan seluruh stake holder agar bersama-sama ikut berperan dalam percepatan upaya menurunkan angka kematian Ibu dan Anak khususnnya di Kabupaten Tasikmalaya yang dinilai masih tinggi.

“Selain motivator tugas MKIA juga harus  ikut mendampingi petugas kesehatan (Bidan desa) untuk mencatat dan melaporkan ibu hamil di tiap desa agar apapun kejadian di lapangan selalu terpantau dan dapat tertangani dengan cepat, “tegasnya.

Lebih jauh Reti menjelaskan, Indonesia memiliki angka kematian ibu (AKI) melahirkan 359 per 100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi (AKB) 32 per 1.000 kelahiran hidup (SDKI, 2012). Target Millenium Development Goals (MDGs), yakni menurunkan (AKI) menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup dan AKN menjadi 19 per 100.000 pada tahun 2015. Maka diperlukan kerja sama seluruh pihak termasuk keterlibatan dan tanggung-jawab masyarakat dalam menurunkan angka kematian ini. Salah satu pendekatan dalam rangka penurunan Angka Kematian Ibu melahirkan dan Bayi baru lahir adalah melalui penguatan forum masayarakat sipil serta meningkatkan peranan organisasi masyarakat dalam memberikan informasi kepada masyarakat, ibu hamil dan suami. 

Peningkatan persalinan pada fasilitas kesehatan, menurut Reti harus ditangani tenaga terlatih dan terampil, karena hal itu merupakan salah satu cara menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir, maka peranan organisasi masyarakat melalui MKIA sangat penting.

“Angka kematian ibu tahun 2020 sampai bulan Juli sebanyak 16 orang dan angka kematian Neonatal tahun 2020 sampai dengan bulan Juli 2020 sebanyak 96 orang, “jelasnya.

Reti membenarkan, belum tercapainya program pemberdayaan masyarakat dalam penurunan AKI dan AKN, hal ini terjadi karena belum terbangunnya sinergitas dengan baik di lapangan.

“Mudah-mudahan di tahun depan upaya menurunkan tingkat kematian Ibu dan Anak di Tasikmalaya segera tercapai dan sukses mencapai program Emas, “ungkapnya.

Masih di tempat yang sama, menurut petugas dari BKKBN, Septian Pajar Spd Mpd, walau kegiatan berlangsung secara masal namun seleuh peserta tetap mentaati serta mengikuti standar protokoler kesehatan sesuai aturan yang sedang berlaku saat ini.

Dikatakan Septian, kegiatn yang diiikuti banyak lapisan masyarakat ini juga berlangsung sesuaisekejul perencanaan dan terealisasi dengan baik.

Walau di lapangan tidak mau tahu fasilitas dan kantor yang dimilki BKKBN, masyarakat tetap berharap ingin mendapatkan pelayanan sebaik mungkin.

 Sementara peserta perwakilan dari Kecamatan Karangnunggal yang diwakili 2 petugas dari Puskesmas ikut serta dlam kegiatan tersebut.

Dalam keteranga yang disampaikan Kepala Puskesmas Karangnunggal, Dadan Kusnanto, Am., Kl, SKM, kaitan dengan masih tingginya tingkat kematian Ibu baru melahirkan dan Anak yang baru lahir, ia sangat berharap keterlibatan semua pihak secara lintas sektoral untuk mengedukasi dan gencar memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama untuk meningkatkan perhatiannya pada ibu-ibu hamil baik amil normal maupun yang beresiko tinggi (Bumi Resi).

“Ini harus betul-betul tercatat dan mendapat perhatian penuh, jangan sampai terjadi keterlambatan dalam penanganannya, khususnya pada ibu hamil beresiko tinggi, “ungkapnya. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


KEGIATAN KOMSOS KREATIF TW III 2020 KODIM 0612/TASIKMALAYA DORONG PENGRAJIN MENDONG PURBARATU

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Bertemakan “ Membentuk SDM Kreatif, Inovatif Dan Adikatif ”, Kodim 0612/Tasikmalaya bekerjasama dengan CV.Mendong Jaya, bertempat di Kampung Pager Gunung Keluraha Singkup Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, beberapa hari lalu sukses menggelar kegiatan Komsos Kreatif TW. III Tahun Anggaran 2020 yang dibuka langsung Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Imam Wicaksana.(17/9)

Hadir dalam kegiatan tersebut dari Dinas UMKM Perindag Kota Tasikmalaya yang diwakili Kabid Koperasi UMKM,  Uum, Kepala Bank Indonesia Tasikmalaya, Pimpinan CV. Mendong jaya, H. Eje Jaenal Mutaqin, Muspika Kecamatan Purbaratu serta Ketua Karang Taruna Pager Gunung

Dalam sambutannya Dandim 0612/Tasikmalaya menyampaikan, kerajinan mendong sudah lama dikenal masyarakat dan merupakan ikon industri kreatif Tasikmalaya. Mulai dari tikar, tempat pensil, dompet, tempat sampah, toples, tas dan lainnya, namun sayang kerajinan ini sekarang harus bersaing dengan kerajinan berbahan plastik.

Minimnya bahan baku mendong dan profesi sebagai pengrajin anyaman pun tak dilirik anak muda, menurut Imam, kini pemuda lebih memilih jadi kuli bangunan atau bekerja ditoko, sehingga tak ayal industri mendong pun menjadi industri yang nyaris tergerus oleh perkembangan jaman.

“Sekarang ditambah dengan situasi pandemi covid 19 yang mempengaruhi ekonomi global khususnya di kota Tasikmalaya, yang akhirnya membuat para pengusaha pengrajin mendong pun  gagal untuk memasarkan hasil produksinya, “kata Imam.

Dengan diadakannya kegiatan, imbuh Imam, dimaksudkan untuk mewadahi kembali kreatifitas anak muda yang sekaligus menata dan mempercantik lingkungan serta mempunyai nilai positif kepada masyarakat dan lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Imam berharap dengan diadakan kegiatan ini, pihaknya juga hadir beratensi bukan ingin berbisnis, bukan juga mencari tambahan,akan tetapi ingin memberikan manfaat bagi masyarakat Tasikmalaya dengan cara membantu dan mendorong tumbuhnya seperti usaha yang dilakukan Pak H Eje. 

Ia menambahkan, dengan semaiin berkembangnya usaha handycraft ini tentunya Tasik pun akan semakin kuat di sektor perekonomiannya serta akan banyak pihak yang melirik untuk ikut berpartisipasi melestarikan mendong ini, ditambah dengan kehadiran BI, Kadin, Camat, Lurah dan stake holder yang lain, ia yakin usaha kerajinan mendong akan mampu bersaing dengan usaha jenis lainnya.

Esensinya, kata Imam, pihaknya ingin mengajak masyarakat sekitar agar lebih kreatif dalam berinovasi menciptakan kerajinan tangan di wilayah sekitar sehinga usaha yang dijalani H Eje Jaelani saat ini bisa lebih menjadi produktif dan pada gilirannya mampu mempekerjakan masyarakat sekitarnya lebih banyak lagi.

“Mudah-mudahan usaha kerajinan mendong  bisa besaing dengan kerajian berbahan baku plastik karena mendong sudak kenal sejak dulu, “pungkas Imam.(ANWARWALUYO-OD)


KARANGNUNGGAL SIAP LAKSANAKAN PILKADA TASIKMALAYA, LANCAR DAN SUKSES TANPA EKSES

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Menindak lanjuti Sosialisasi Desk Pilkada Serentak di tingkat Kabupaten, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp., MM, saat memimpin langsung rapat tersebut di tingkat Kecamatan didampingi Sekmat,Dedi Mulyana, Sip,MM, sosialisasi Desk Pilkada yang dilaksanakan saat ini merupakan salah satu tahapan dari beberapa tahapan yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya dalam proses pencoblosan secara demokratis.

“Kunci suksesnya pelaksanaan Pilkada adalah tingkat kehadiran masyarakat yang tinggi dalam proses pencoblosan nanti, dengan begitu akan menjadi gaung yang berbeda, ”ujar Asep di depan peserta sosialisasi bertempat di aula kecamatan. (17/9)

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Danramil 1215/Karangnungal,Mayor Inf. Kurniadi, Kanit Binmas Iptu Didi S mewakili Kapolsek, Ketua PPK, Ketua Panwas, para kepala desa beserta BPD, Asep juga menyampaikan, sosialisasi Desk Pilkada ini harus tersampaikan dengan benar agar persentase kehadiran pemilih lebih tinggi sehingga pilkada pun akan lebih berkualitas dan sukses.

Sementara menurut Danramil 1215, Mayor Inf Kurniadi, TNI dan Polri merupakan institusi yang harus berdiri netral dan berfungsi untuk mengawal dan menjaga keamanan untuk terciptanya Pilkada yang demokratis, aman, damai dan sukses tanpa ekses.

“Mari kita sukseskan Pilkada ini, sebab strategi paling utama suksesnya pelaksanaan Pilkada adalah tergantung pada jalinan sinergitas semua pihak,”ujar Kurniadi.

Kanit Binmas Iptu Didi S, menambahkan,Polri juga akan berdiri netral dan turut berkontribusi pada pelaksanaan Pilkada agar bisa tercipta dengan aman dan lancar.

Bahkan tidak hanya itu, kata Didi, pada saat pelaksanaan Pilkada nanti, baik penyelenggara atau pun masyarakat pemilih diwajibkan mengikuti standar protokol kesehatan agar tidak terjadi Klaster baru Covid-19.

Sementara Ketua PPK, Redi dan Ketua Panwas Adang Wahyu, mereka berharap meski pelaksanaan Pilkada kali ini dalam suasana pandemi, mudah-mudahan terlaksana dengan baik, lancar, dan menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat.

“Kai akan selalu melaksanakan tugas sebaik mungkin dan patuh pada amanat undang-undang, agar menghasilkan pimpinan yang berkualitas,”ucapnya. (ENDAH-ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN