PERDA KTR TAHUN INI DITUNDA DAN MASUK PADA PEMBAHSAN DPRD TAHUN 2019

PARLEMEN-Akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pembahasannya diputuskan untuk ditunda dan akan dibahas lagi tahun depan.

Menurut salah seorang anggota panitia khusus (pansus) pembahasan Perda KTR, Solehudin, sebenanrnya pansus sudah menggelar rapat sinkronisasi dan mengusulkan ke rapat paripurna, tapi akhirnya ditunda.

“Dan tahun ini pansus akan dibubarkan dan dibentuk kembali tahun depan, kemudian akan diusulkan lagi dilakukan pembahasan ulang perda KTR ini, dan ini sudah disepakati,”terang Solehudin.(26/12)

Solehudin menambahkan, kendala paling utama dalam pembahasan perda tersebut untuk penentuan tempat yang akan dijadikan kawasan KTR, karena sampai saat ini pansus belum bisa menentukan apakah kawasan wisata juga akan dijadikan KTR.

“Tapi saya optimis perda KTR akan rampung tahun depan walaupun sekarang menjadi utang pembahasan,  mudah-mudahan saja pansus baru nanti bisa menyelesaikan,”pungkasnya. (PNews)

PEMKAB PANGANDARAN, AHF INDONESIA DAN YAYASAN MATAHATI GENCAR KAMPANYEKAN PENANGGULANGAN HIV/AIDS

PANGANDARAN-Dalam rang memperingati Hari Aids Sedunia 2018, Aids Healthcare Foundation (AHF) mengajak mitranya di Pangandaran, Yayasan Matahati dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran membangun sebuah billboard bermuatan pesan penanggulangan HlV/AIDS untuk alat infomasi kewaspadaan HlV/AIDS.

Pemasangan billboard informasi berukuran 4×6 meter dengan poto Bupati Pangandaran, Jeje eradinata dan Wakil Bupati Adang Hadari sebagai model kampanye kewapadaan HIV/Aids ini berlokasi di kawasan Kampung Turis panati barat Blok Pamugaran Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran diresmikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang diwakili Asisten daerah (asda) II, Ade Supriatna serta dihadiri pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran. (26/12)

Menurut Country Program Manager AHF Indonesia, Riki Febrian, tujuan pembuatan billboard ini untuk menguatkan jangkauan informasi seputar HlV/AIDS ada warga dan wisatawan yang datang ke Pangandaran.

“Sebuah slogan dalam bahasa sunda, raga cara, pariksa samemeh karasa atau periksakan diri debelum terasa gejala, sengaja disisipkan untuk menggugah kesadaran warga agar selalu melakukan tes HIV dan menjadi media infonnasi yang ampuh dan penggugah kesadaran masyarakat. "ujar Riki.

Riki mengatakan, pembangunan billboard kampanye HIV/AIDS merupakan bagian dari komitmen AHF untuk membantu Pemerintah Kabupaten Pangandaran dala menanggulangi HIV/AIDS’. Dan sebelum program pendirian billboard ini pun AHF dan mitra lokalnya di Pangandaran, Yayasan Matahati, telah melakukan peIayanan dalam isu HIV/AIDS di Pangandaran sejak tahun 2017.

Beberapa program AHF lndoensia dan Matahati yang sudah berjalan di antaranya, pendampingan warga positif terinfeksi (ODHA), penyedlaan layanan tes HIV dan ARV, dukungan terhadap advokasi isu HIV/AIDS, serta aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan kampanye HlV/AIDS.

“Dan tentunya billboard ini juga membuktikan keseriusan komitemen Pemkab Pangandaran yang diapresiasi penuh oleh AHF dalam penanggulangan HIV/AIDs. “imbuh Riki

Hal senada dikatakan Manajer Program Vayasan Matahati, Agus Abdullah, sejak beroperasi di Kabupaten Pangandaran, pihaknya engaku sudah menjangkau 72 warga yang terinfeksi HIV, walau jumlah tersebut seperti fenomena puncak gunung es karena masih banyak warga penderita yang membutuhkan pertolongan.

“Untuk itulah kampanye HlV/AIDS ini harus terus dibumikan, termasuk melalui billboard yang sekarang didirikan. ” kata Agus.

Pembuatan billboard oleh AHF Indonesia dan Yayasan Matahati juga membuktikan dukungan nyata pada Pemda dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 40 tahun 2018 tentang pencegehan dan penanggulangan Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV-AIDS).

“Saya berharap kombinasi antara promosi preventif terhadap HlV/AIDS di Pangandaran dan keseriusan komitmen Pemerintah daerah bisa menjadi salah satu elemen terkuat program pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS, Khususnya di Pangandaran. “imbuh Agus.

Sementara Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata dalam sambutan yang dibacakan Asda II Ade Supriatna, menyampaikan, billboad ini merupakan bentuk edukasi terkait HIV/AIDS pada masyarakat. hal ini menjadi penting, karena Dinas Provinsi Jabar melaporkan bahwa seluruh Kabupaten kota se-jabar terdapat potensi HIV/AIDS, dan salah satunya Kabupaten Pangandaran.

“Yayasan mata hati selama 2 tahun ini telah melaksanakan Test and treat HIV/AIDS kepada warga, dan apabila ada masyarakat yang terindikasi HIV/AIDS segera untuk dirujuk ke Puskesmas Parigi,”ujarnya.

Seperti diketahui, lanjut Ade, menurut data dari Dinas Kesehatan Jabar, jumlah kasus HIV/AIDS hingga 2018 di Kabupaten Pangandaran tercatat 74 orang mengidap HIV/AIDS dan yang teregistrasi 50 orang. Sedangkan yang aktif memeriksakan diri sebanyak 35 orang. (Tn)

KETUA KAPUD PANGANDARAN LANTIK SEJUMLAH PPK DAN PPS

PANGANDARAN-Bertempat di Hotel Sinar Rahayu (2-1-18), Ketua KPUD Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, S,HI melantik 20 orang PPK (masing-masing kecamatan 2 orang) dan 8 orang Pengganti Antar Waktu (PAW) Panitia
Pemungutan Suara (PPS). Turut hadir apada acara tersebut Sekda Pangandaran, Mahmud SH, MH, Ketua Bawaslu, Iwan Yudiawan, Ketua Sekretariat KPU Pangandaran Endang Hidayat dan Kepala Satpol PP Pangandaran, Irwansyah.

Dalam sambutannya, Ketua KPU berharap, seluruh PPK yang dilantik hari ini harus menjadi rujukan pemilih di masing-masing Derah Pemilihan (dapil).

Pada Pemilu 2019, kata Muhtadin, ada 5 jenis surat suara, dan PPK harus mengetahui secara detil jumlah pemilih, jumlah TPS serta Jumlah calon legislatif (caleg).
“Seluruh PPK harus paham tugas dan fungsinya sebagai penyeenggara pemilu. “kata Muhtadin lagi.

Sementara itu, Sekda Kab. Pangandaran  menyampaikan, meskipun ditengah perjalanan Pemilu 2019 ada pergantian PPK, ia yakin pelaksanaan pemilu yang dilaksanakan bulan april 2019 ini bisa melaksanakan tugas dengan baik.

"Dulu kita sudah punya pengalaman saat pergantian KPU Ciamis menjadi KPU Pangandaran, apalagi sekarang PPK diantaranya ada yang sudah berpengalaman menjadi PPK dan PPS", ujar Mahmud. (PNews)

DINAS PERTANIAN PANGANDARAN SALURKAN 1500 BIBIT JERUK UNTUK PETANI

MANGUNJAYA-Untuk membantu para petani di daerah, Pemkab Pangandaran melalui Dinas Pertanian memberikan bantuan 1.500 bibit pohon jeruk yang dibagikan ke petani Kecamatan Mangunjaya.

Menurut Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Tina maryana, ada 20 hektar lahan tersebar di seluruh Kabupaten Pangandaran, diantaranya kelompok tani Tunas Harapan 2 Dusun Kersaratu Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya dan 5 kelompok yang ada di lima desa, Desa Kertajaya 6 hektar, Sindangjaya 2 hektar dan Desa mangunjaya 2 hektar.

“Sementara di Desa Sukanagara kecamatan Padaherang seluas 10 hektar. “terang Tina.(18/12)

Tina menambahkan, ada dua jenis bibit yang dibagikan pada para petani, 4 ribu varietas siam dan  10 ribu pohon varietas keprok.

Dengan bantuan bibit ini, kata Tina, diharapkan sektor pertanian mapu mendobrak perekonomian masyarakat, khususnya ekonomi para petani-petani yang ada di pedesaan.

“Lahan pertanian kita sangat luas sehingga dimungkinkan pengembangan sektor pertanian bisa lebih dioptimalkan. “imbuh Tina.

Dikatakan Tina, program ini merupakan partisipasi pemerintah yang bersumber dari bantuan Pemvrop Jabar yang diperuntukan petani Pangandaran. (Tn)

SAMBUT MALAM TAHUN BARU 2019, PEMKAB PANGANDARAN GELAR DZIKIR BERSAMA

BATUHIU-Seperti di sejumlah daerah dalam menyambut malam penggantian tahun, Pemkab Pangandaran menggelar dzikir bersama sebagai wujud rasa syukur pada Yang Maha Esa.

Malam dzikir yang dilaksanakan tepat pada malam tahun baru ini dipimpin langsung Bupati- Wakil Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari di kawasan wisata Batu Hiu Desa Ciliang Kecamatan Parigi serta dihadiri jajaran pemerintahan, tokoh agama dan masyarakat setempat.(31/12)

Dalam kegiatan yang digagas Kelompok Penggerak Pariwisata ( kompepar) Batu Hiu, menurut ketua Penyelenggara, Rangga, ini bertujuan untuk memanjatkan Tasyakur binni’mah pada Allah SWT atas nikmat yang telah dilimpahkan khususnya pada warga Batu Hiu dan umumnya seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran.

“Acara dzikir bersama ini merupakan agenda tahunan Kompepar Batu Hiu dan mudah-mudahan dengan Tasyakur binni’mah ini rezeki dan keselamatan selalu tercurah bagi kita. “ujar Rangga.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan ucapan terimakasih pada kompepar yang sudah menjadikan dzikir dan sujud syukur agenda kegiatan yang selalu dilaksanakan di setiap penghujung tahun.

"Artinya, warga Batuhiu khususnya kompepar memahami hakekat Tasyakur binni’mah, dan acara ini luar biasa karena merupakan satu titik dan menyebar ke kompepar lainya"kata Bupati

Lebih jauh bupati mengatakan, selama ini wisatawan yang datang ke Batu hiu sampai hari ini sekitar 200 ribu orang, jika belanja mereka Rp 300 ribu saja per orangnya, maka akan ada uang warga Jakarta, Bandung, Bogor, Jawa Tengah dan kota-kota lainnya sebesar Rp 6 miliar jatuh dan berputar di Batuhiu.

"Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, dan untuk itu pemda pun akan melakukan penataan objek wisata disini"kata bupati lagi.

Bupati juga mengatakan, menyikapi turunnya arus wisatawan khususnya pada libur natal dan tahun baru kali ini tentunya sangat jauh berbeda bila di bandingkan dengan tahun tahun sebelumnya, bupati berharap seluruh elemen bisa menyikapinya dengan bijak.

Mungkin tahun baru sekarang yang paling sepi, ini merupakan pembelajaran buat semua, sekecil apapun isu berita yang berkaitan dengan wisata, akan berdampak orang tak mau berkunjung.

Bupati menambahkan, atas nama pemda pihaknya menghimbau, jika memang ada masalah mari duduk bersama dan dan kalau itu memang untuk kepentingan umat maka pemerintahkan pun akan laksanakan.

"Kalau ada masalah ayo kita duduk dan berkumpul bersama sehingga dengan meningkatkan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah pembangunan pun bisa berjalan dengan baik, dan di tahun  2019 ini kita akan terus merapatkan barisan "pungkas Bupati. (PNews)

DESA CIKUPA GAET LINGKUNG SENI PUSAKA MEKARWANGI GELAR PENTAS SENI SUNDA

TASIK NEWS-Baru-baru ini bertempat di halaman kantor Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal menggelar acara kegiatan pentas seni sunda yang digagas dari komunitas seniman sunda yang tergabung dalam Lingkung Seni Pusaka Mekarwangi.(31/12)

Menurut Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadhi, pihaknya sangat senang melihat antusias warga pada  kegiatan pentas seni sunda ini, karena kegiatan ini memang dilakukan oleh warga dan untuk warga.

“Ada beberapa kesenian yang ditampilkan, diantaranya, seni Degung, upacara adat dan Calung. “terang Yudha.

Dikatakan Yudha, ia bangga, kagum dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada warga masyarakat yang tergabung dalam Lingkung Seni Pusaka Mekarwangi yang telah ikut melestarikan seni budaya sendiri.

Sementara Kabid PKBPS Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya, Rahmat.ZM yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi serta terimakasih pada seluruh warga Desa Cikupa yang sudah bersama-sama ikut melestarikan kesenian sunda yang ada di desa. 

Menurutnya, tidak sia-sia jika pemkab sudah memberikan bantuan alat kesenian sunda ke Desa Cikupa, karena kecintaan warga pada seni budaya bisa dibuktikan pada pagelaran ini.

“Karena selain untuk menjalin silaturahmi, acara ini pun bisa ikut melestarikan budaya serta kearifan lokal yang ada di Desa Cikupa. “ungkapnya.

Rahmat menambahkan, sebenarnya kunjungannya kali ini merupakan tindak lanjut dari Program KS (Keserasian Sosial) beberapa waktu lalu. (ANWAR W)

DESA LIMUSGEDE GELAR PEMILIHAN BPD

CIMERAK-Dalam pemilih ketua dan anggota BPD Limusgede Kecamatan Cimerak kabupaten Pangandaran, seluruh diambil 1 calon dari tiap-tiap dusun yang ada di desa, dengan perincian hak pilih dari 3 kelompok perempuan masing-masing kelompok diwakili 16 orang calon dengan jumlah 74 orang (yang akan mengisi 30%  anggota BPD) , 1 Kelompok PKK, 2 kelompok muslimat perempuan dan 3 Kelompok patayat.

Seperti dikataan Kepala Desa Limusgede, Koswara Nugraha, dengan cara mencoblos kartu suara yang sudah disediakan panitia, dan suara terbanyak hasil dari pemiihan ini akan menjadi anggota BPD untuk keterwakilan perempuan.

“Desa kami memiliki 4 dusun, terdiri dari Dusun Burujul dengan calon atas nama Dini, Dusun Banjarwaru atas nama Yuyum, Dusun Mekarjaya Irma Susanti dan Dusun Sinargalih atas nama calon Dede Yuyun. “jelas Koswara.(27/12)

Dikatakan Koswara, dengan pemiihan yang demokratis serta berlangsung aman, tertib, bebas dan rahasia, hasil akhir perhitungan pemilihan BPD suara terbanyak diraih atas nama Irma Susanti dari dusun Mekarjaya dengan dengan 27 suara.

Alhamdulillah sekarang Desa Limusgede punya keterwakilan perempuan yang akan menduduki kursi BPD yang rencana akan  dilantik secara kolektif oleh bupati.”imbuh Koswara. (ANTON AS)

PEMKAB PANGANDARAN BERIKA BPJS GRTAIS PADA ANGGOTA AGKP

SIDAMULIH-Dalam acara reuni yang digelar Asosiasi Gula Kelapa Priangan (AGKP) di Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kecamatan Pangandaran, ketua AGKP. H. Yos Rosbi menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota yang hadir pada helaran yang selalu digelar setahun sekali ini.

“Untuk lebih memacu produksi gula kelapa, saya siap sebagai ketua asosiasi untuk menstabilkan harga jual gula setiap saat. “tegas Yos.(26/12)

Sementara Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, yang turut hadir pada acara tersebut, dalam sambutannya mengatakan, sesuai apa yang dijanjikan pada kampanye dulu, pihaknya akan membagikan kartu BPJS gratis kepada seluruh oengrajin gula kelapa yang ada di kabupaten Pangandaran.

“Saratnya bapak-bapak harus mempunyai Kartu keluarga dan KTP Pangandaran, dan biaya BPJS ini Insaalloh akan ditanggung pemda. “kata Jeje. (ANTON AS)

WARGA PUAS, REAKSI CEPAT PETUGAS SIGAP TANGGAPI KERESAHAN WARGA

PANGANDARAN-Tidak lama, hanya dalam hitungan jam, setelah mendapat informasi warga yang disampaikan media on line www.pangandarannews.com, anggota Polsek pangandaran yang dibantu anggota koramil, Sat Pol Air dan TNI AL, langsung bergerak untuk mengecek kebenaran berita tersebut.

Dalam razia yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek pangandaran, Y. Koswara di warung yang diduga menjual minuman keras di kawasan pantai barat Pamugaran Pangandaran tersebut petugas pun berhasil menyita beberapa dus minuman keras.

“Sebenarnya setiap malam kami selelu melakukan razia rutin atau tergantung situasi dan don kondisi di lapangan. “terang Koswara.(31/12)

Koswara menambahkan, tidak hanya di warung yang berlokasi di Pamugaran saja, petugas pun langsung disebar ke beberapa titik untuk memastikan masih adanya warung-warung yang menjual miras tanpa disertai ijin.
Koswara juga menyayangkan, kenapa para penjual miras ini tidak jera-jera tetap saja menjual miras walau tidak mengantingi ijin.

Saat ditanya, kenapa tidak langsung ditutup saja warung penjua miras tersebut, Koswara mengatakan, hal itu bukan kewenangannya serta belum tersedia payung hukumnya.

“lebih tepatnya untuk menutup warung itu kewenangan Sat Pol PP tapi mungkin belum ada perdanya sehingga tidak bisa gegabah bertindak. “imbuh Koswara.

Sementara saat diminta komentarnya, sejumlah warga merasa puas dengan kesigapan petugas yang segera cepat tanggap pada keresahan warga.

“Kami sangat apresiasi apa yang sudah dilakukan petugas yang sudah benar-benar mengayomi warga serta sudah memberi rasa aman pada masyarakat. “tuturnya. (PNews)

INI TINGKAT KEHADIRAN PARA WAKIL RAKYAT PADA RAPAT-RAPAT DI DPRD PANGANDARAN TAHUN 2018

PARIGI - Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Yenyen Windiyani, melaporkan terkait kehadiran para anggota dalam rapat yang digelar DPRD selama satu tahun.

“Dari 6 fraksi, ada 35 angggota DPRD Pangandaran , terdiri dari Franksi PDI Perjuangan 8 anggota, Fraksi PAN Plus 8 anggota, Fraksi Golongan Karya 5 anggota, Fraksi PKB Plus 6 anggota, Fraksi PPP 5 anggota, Fraksi PKS Plus 3 anggota,"terang Yeyen.

Sementara BK pada laporan agenda tutup tahun terkait kehadiran anggota dalam rapat yang digelar DPRD, tercatat tingkat kehadiran Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), 72 persen dari 873 kali jumlah rapat hanya dihadiri 632 rapat. Tingkat kehadiran dari para legislatif Fraksi PAN, 71 persen dari 868 jumlah rapat yang seharusnya, hanya dihadiri 614. Fraksi Golongan Karya, 54 persen dari jumlah rapat yang harusnya dihadiri 579, yang dihadiri hanya 312 rapat. Fraksi PKB Plus menunjukan 62 persen,  dari 523 hanya 417 rapat yang dihadiri. Fraksi PPP Plus menghadiri 61 persen (523 rapat) dari hanya 317 rapat yang dihadiri. Sementara Fraksi PKS menunjukan 77 persen dari 289 seluruh jumlah rapat yang harusnya dihadiri, hanya 223 rapat yang dihadiri.

“Dan selama tahun 2018 DPRD Pangandaran sudah menggelar 52 rapat paripurna. “terangnya.(28/12)

Selain rapat paripurna, kata Yeyen, ada rapat-rapat yang harus dihadiri anggota, diantaranya, rapat Badan Musyawarah (bamus), rapat Badan Anggaran (banggar), rapat Bapemperda dan rapat Komisi.

Yeyen juga menyampaikan, berdasarkan data tingkat kehadiran dari masing-masing fraksi, tercatat, Asep Noordin total kehadiran 37,84%, Erma Bastaman 67,92%, Sri Rahayu 79,87%. Iwan M Ridwan 80,15%, Deni Kusnani 84,29%, Hesti Mulyati 68,57%, Ucup Supriatna 73,73% dan Ruhanda dengan total kehadiran 84,55%.

Fraksi PAN Plus dengan total kehadiran 71%, diantaranya, Muhrodin Susilawan total kehadiran 74%, Alip Suhendi 73%, Idi Supriadi 52%, Adang Sudirman 83%, Imang Wardiman 65%, Yenyen Windiyani 80%, Nia Sumiasari 75% dan Hendra Lesmana 67%.

Fraksi Partai Golongan Karya capai total kehadiran 54% dengan rincian, Toto S Heryana total kehadiran 76%, Ade Ruminah 72%, Jajang Mustofa 73%, Muhamad Taufiq total 40% dan Tudi Hermanto dengan total kehadiran 39%.

Fraksi PKB Plus, total hadir 62% dengan rincian, Ngisom total kehadiran 52%, Anwar Solihin 81%, Uce Hasid 58%, Jalaludin 55 %,  Sutarya total kehadiran 63% dan Ruspandi 75%.

Fraksi PPP dengan jumlah total kehadiran 61 persen, rinciannya, Asikin total kehadiran 76%, Syarif Haerul Anwar 17 %, Jajang Ismail total kehadiran 65%, Wowo Kustiwa 77% dan Cicih Mintarsih total kehadiran 78%.

Sementara Fraksi PKS dengan total kehadiran 77%, berikut rincian, Endang Ahmad Hidayat total kehadiran 52%, Solihudin 60% dan Yusuf Tajiri 85%.

"Fraksi Golkar tercatat sebagai partai yang prosentase tingkat kehadiran anggotanya paling rendah, 54% dan Fraksi PKS dengan total kehadiran 77% merupakan fraksi paling rajin tingkat kehadirannya pada rapat-rapat yang digelar selama tahun 2018,"ungkap  Yenyen. (PNews)




WARGA BULAKLAUT RESAH, ADA WARUNG PENJUAL MIRAS BUKA 24 JAM

PANGANDARAN- Beberapa warga sekitar jalan Pamugaran Bulaklaut Dusun Karangsari Rt 05 Rw 06 Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran merasa resah, pasal, di sekitar tempat tinggal mereka ada warung yang menyediakan berbagai macam merk minuman keras (miras).

Menurut keterangan salah seorang warga, Erna (bukan nama sebenarnya), warung tersebut buka 24 jam dan selalu ramai dikunjungi pembeli.

'Kami terus terang sangat terganggu dengan warung ini, soalnya hampir tiap malam selalu terjadi perkelahian di depan warung itu. " jelasnya. (31/12)

Kata Erna (35), kejadian perkelahian ini biasanya terjadi pada pukul satu atau dua lewat tenga malam, saat warga sedang tenang beristirahat, dan parahnya lagi tidak ada orang yang berani melerai, mungkin takut harus berhadapan dengan orang yang sedang mabuk alkohol.

Beberapa warga pun sempat heran, karena Rt setempat selama hingga saat ini belum ada tindakan apa-apa.

Disoal kenapa tidak lapor ke polisi saja, menurut Erna, tidak seorang pun warga disini yang tahu nomor kantor polsek Pangandaran.

“Saya berharap pihak berwajib segera mendatangi warung tersebut, jika tidak ada ijinnya lebih baik razia dan tutup saja. “ungkapnya. (PNews)

AKIBAT ANGIN KENCANG, RUMAH ROBOH EMIK TERTIMPA POHON

MANGUNJAYA-Angin kencang yang terjadi hari minggu (30/12) membuat rumah Ibu Emik (60) warga Rt. 34/08 Dusun Kersaratu Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunuaya  Kabupaten Ciamis, ambruk tertimpa pohon albasia dan kelapa.

Dari beberapa warga diperoleh keterangan, kejadian naas yang menimpa keluarga Emik yang sudah lama tinggal sendiri ini terjadi sekitar jam 03.30, beruntung tidak ada korban hanya sebagian rumahnya saja yang ambruk yang perlu segera mendapat bantuan perbaikan.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pemerintahan desa, dan katanya akan segera diteruskan ke Pemkab Pangandaran melalui Dinas Sosial. “kata Kepala Dusun Kersaratu, Tandin. (Tn)

SUASANA GELAP, EKS TERMINAL CILEMBANG TASIK JADI AJANG PROSTITUSI

TASIK NEWS-Masyarakat sekitar eks terminal Cilembang Kota Tasikmalaya merasa kesal, pasalnya tempat yang tadinya menjadi salah satu pusat ekonomi sekarang sudah berubah fungsi menjadi tempat esek-esek praktek prostitusi. 

Lebih menggemaskan lagi, menurut salah seorang warga yang setiap malam berjualan di pasar Cikurubuk, padahal tidak jauh dari lokasi itu ada kantor Sat Pol PP, tapi entah kenapa terkesan tidak ada tindakan apa-apa dari para penegak peraturan daerah (gakda) ini.

“Coba saja buktikan datang kesini pada malam hari, mungkin anda juga akan ditawari para mucikari yang berkeliaran tiap mala disini. “ungkapnya.(29/12)

Ia menambahkan, sebaiknya pemkot menambah penerangan disana jangan dibiarkan gelap sehingga tempat tersebut pun terasa nyaman bagi para penjaja seks komersial ini.

“Jika malam suasananya gelap, jadi mungkin sangat cocok untuk transaksi maksiat ini. “imbuhnya. (ANWAR W)

IWAN M RIDWAN : “AMAN UNTUK DIKUNJUNGI, AYOO KE PANGANDARAN…!”

PARIGI-Tidak dipungkiri dampak kejadian tsunami selat sunda sangat berperngaruh pada tingkat kunjungan wisatawan pada libur natal tahun baru 2019, secara langsung ini berskibat pada menurunnya Pendapatan Asli daerah (PAD) khususnya dari sektor pariwisata serta pajak hotel dan restoran.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, H. Iwan  Ridwan, S,Pd, M.Pd, usai memimpin raoat paripurna Penyampaian hasil Kinerja Pimpinan AKD di ruang rapat DPRD.(28/12)

“Jelas ini sangat berdampak sekali, karena sangat jauh berbeda wisatawan yang datang ke Pangandaran pada libur natal tahun baru lalu. “jelas Iwan.

Atas nama peerintahan, Ia pun mengajak seluruh masyarakat serta stakeholder untuk tidak menyebarkan informasi negative (hoaks) pada wiasatawan, malah sebaliknya harus ikut mempromosikan bahwa pangandaran aman untuk dikunjungi.

Masih kata Iwan, wisatawan pun sebaiknya tidak mudah percaya berita yang selama ini tersebar di medsos serta melakukan cross cek apabila ada berita yang masih belum tentu kebenarannya.

“Insaalloh sampai saat ini Pangandaran aman untuk dikunjungi dan bisa tetap menjadi tujuan wisata anda, jadi ayo ke Pangandaran. “ucap Iwan.

Menurut politisi PDIP ini, akibat banyaknya berita yang belum tentu kebenarannya beredar di medsos sangat berdampak pada menurunya PAD dari pariwisata dan pajak hotel-restoran tahun ini.

“Dan yang paling merasakan dampak tentunya masyarakat pelaku usaha wisata yang selama banyak menggantungkan dari sektor pariwisata karena seoinya pengunjung. ”tegas Iwan. (PNews)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN