Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Forkopimda Pangandaran Ajak Masyarakat Gelar Senam Bersama dan Aksi Bersih Pantai Wujud Pedulian Lingkungan

PANGANDARANNEWS.COM-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pangandaran tadi siang menggelar kegiatan senam bersama dan aksi bersih-bersih, bertempat di kawasan Pantai Barat Pangandaran. (09/05/25)

Kegiatan yang diinisiasi Polres Pangandaran sebagai bentuk nyata sinergitas antar instansi dan kepedulian terhadap lingkungan hidup ini melibatkan berbagai unsur Forkopimda, diantaranya Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H dan jajarannya, TNI, para anggota Bhayangkari dan Persit Kartika Chandra Kirana, pemerintah daerah serta elemen masyarakat lainnya.

Kepada awak media, Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto menegaskan terkait pentingnya kehadiran dan keterlibatan seluruh unsur dalam kegiatan ini. Senam bersama dan aksi bersih pantai bukan hanya sebagai simbol kebersamaan antar lembaga namun juga mencerminkan kepedulian kolektif terhadap pelestarian lingkungan,  terutama kawasan wisata Pantai Pangandaran yang merupakan ikon kebanggaan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kata Mujianto, pihaknya ingin menguatkan soliditas dan kebersamaan lintas instansi, sekaligus memberikan pesan kepada masyarakat bahwa merawat lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. 

“Pangandaran sebagai daerah wisata harus dijaga kebersihannya, baik oleh pengunjung, warga, maupun pemerintah,” ucapnya.

Kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama yang diikuti penuh antusias oleh seluruh peserta yang hadir, dengan mengikuti gerakan senam yang energik dan kompak. Selanjutnya para peserta senam pun  melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang bibir pantai yang bahu membahu memunguti sampah dan membersihkan area pantai, tentu ini menunjukkan semangat kolaborasi yang kuat.

Mujianto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dan tidak hanya kepada instansi pemerintahan, namun kegiatan ini juga harus dilaksanakan masyarakat luas secara berkelanjutan dan menjadi budaya bersama.

Ia juga berharap, dengan semangat gotong royong senam bersama dan bersih-bersih pantai ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan Pangandaran yang sehat, bersih, dan harmonis. 

“Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus terjaga untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berbasis lingkungan sehat,” tegasnya.(hiek)


PPK Sungai dan Pantai 1 SNVT PJSA Citanduy, Tahun Ini Bangun Pengaman Pantai Bojongsalawe Kab Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Proyek pengamanan pantai Bojongsalawe di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Tahap IV resmi dimulai, pekerjaan yang menelan miliaran rupiah diawali dengan kegiatan sosialisasi yang digelar di aula kantor Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih.

Seperti diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari lanjutan proyek pengamanan kawasan pesisir selatan Pangandaran yang telah dirintis sejak tahun 2023.

Seperti disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai 1 SNVT PJSA Citanduy, Dadan Rahmadani, program ini merupakan bentuk upaya konkret untuk mengatasi persoalan abrasi yang kian mengancam kawasan pesisir.

Pada tahun 2023 lalu, kata Dadan, pihaknya mulai pengerjaan ini di kawasan pantai Bojongsalawe, Kecamatan Parigi dan dilanjutkan di Kampung Turis blok Pamugaran Pantai Pangandaran di tahun 2024 karena di sana abrasi sangat signifikan. 

"Prioritas ketiga kini kita fokuskan di Pantai Karangtirta, Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih," terangnya. (05/05/25).

Idealnya penanganan abrasi pantai dilakukan dengan metode vegetatif seperti penanaman pohon, namun, menurutnya, kondisi sedimentasi yang berasal dari laut dan sungai membuat upaya tersebut tidak cukup efektif untuk menahan energi gelombang laut yang besar. Dan kalau hanya tanam pohon, lama-lama akan hilang juga karena abrasi sehingga pendekatan struktural harus diutamakan terlebih dahulu dan setelah itu baru bisa ditanam pohon sebagai pelengkap untuk keseimbangan ekosistem.

Dadan menyebut, pelaksanaan pembangunan dimulai pada 2 Mei dan ditargetkan rampung akhir Desember 2025 dengan diawali dengan pekerjaan penggalian jalur sungai atau muara yang dilanjutkan dengan pemasangan jeti sebagai struktur penahan gelombang.

"Nanti batu-batu untuk proyek ini kita datangkan dari tambang legal, biasanya dari wilayah Tasikmalaya dan Cilacap Jawa Tengah," ucapnya.

Dengan dimulainya tahap keempat ini, pihaknya berharap kawasan pesisir Pangandaran semakin terlindungi dari ancaman abrasi sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.(hiek)

Rencana Reaktivasi PT KAI Banjar-Pangandaran, Dipastikan 4 Ribu KK Akan Terdampak

bangunan-bangunan di atas rel KAI
PANGANDARANNEWS.COM - Isyu terkait reaktivasi kereta api (PT. KAI) jurusan Banjar - Pangandaran beberapa hari lalu menjadi perbincangan di masyarakat usai Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, saat menghadiri Air Show Susi Air menyampaikan kepada sejumlah wartawan yang mengatakan bahwa proses jalur rel sepanjang 82 kilometer ini ditargetkan rampung pada tahun 2025 dan kini tengah memasuki tahap penganggaran melalui APBD Perubahan Jawa Barat.

Saat diminta tanggapannya petugas KNA (Komersial Non Angkutan) PT. KAI wilayah Banjar-Cijulang, Bangbang Turisno, ia mengaku tidak tahu persis apakah rencana reaktivasi rel kereta Banjar - Pangandaran ini memang benar akan dilaksanakan tahun ini seperti disampaikan wagub jabar.

Menurutnya kewenangan tersebut sepenuhnya ada di kantor Daerah Oprasional (DAOP) II Bandung, dan ia mempersilahkan media untuk menemui langsung bagian Humas Daop II di Bandung.

"Saya tidak punya kapasitas untuk memberi tanggapan tentang hal itu, silahkan tanya langsung ke humas di bandung," kata Bangbang.(28/04/25)

Bangbang mengatakan, dalam data yang ia miliki tercatat ada sekitar 3-4 ribu Kepala Keluarga (KK) yang saat ini menempati area bantaran rel kereta api.

Sebenarnya jumlah tersebut bisa lebih jika dihitung jumlah bangunan yang ada di tanah milik PT. KAI ini, namun kata Bangbang, bangunan tersebut ini ada yang di lokasi jarak aman dan tidak aman.

Bangbang menjelaskan, yang disebut jarak tidak aman adalah bangunan yang ada dalam radius 7 meter dari bantaran rel dan bangunan jarak aman adalah yang lokasinya lebih dari 7 meter dari rel.

"Karena ada tanah yang jarak lokasinya hingga 90 meter dari rel, tapi ini masih milik PT KAI," jelasnya.

Bangbang menyebut, tugas dari KNA ini hanya mencatat dan mendata masyarakat yang menempati tanah milik PT KAI, lalu membuat buku kontrak perjanjian dan menerima sewa lahan walau pembayarannya sekarang bisa juga dilakukan secara on line.

Besaran harga sewanya disesuaikan dengan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) masing-masing lokasi, untuk yang digunakan hunian sebesar Rp5 ribu per meter sementara yang digunakan untuk kebun, sawah dan kolam sebesar Rp1500 per meter.

Bangbang juga mengatakan, dalam kontrak perjanjian antara pengguna lahan dan PT KAI ini, diantaranya pengguna harus membayar sewa, tidak merubah posisi awal, bangunan tidak boleh permanen, apabila PT KAI akan menggunakan kembali tidak ada ganti rugi dan lainnya.

"Namun sekali lagi terkait reaktivasi PT KAI Banjar-Pangandaran ini, silahkan datang saja langsung ke humas daop 2 di Bandung," imbuhnya.

Seperti diketahui, kereta dengan lokomotip diesel dan gerbong terbuat dari kayu jurusan Banjar-Cijulang ini resmi berhenti pada tahun 1983,  saat Gunung Galunggung di Tasikmalaya meletus.

Kereta ini melintasi beberapa statsiun, diantaranya statsiun pemberangkatan di  Banjar, Batulawang, Banjarsari, Cangkring, Cicapar, Padaherang, Ciganjeng, Tunggilis, Kalipucang, Sumber, Ciputrapinggan, Pagandaran, Cikembulan, Ciokong, Cibenda, Parigi dan berakhir di statsiun Cijulang.

Namun seiring berjalannya waktu, dari sejumlah statsiun tersebut hanya menyisakan 4 statsiun saja walau dengan kondisi tinggal puing saja.

"Statsiun Banjarsari, Kalipucang,  Pangandaran dan statsiun Cijulang," ungkap Bangbang.(hiek)


Siap Lahirkan Generasi Hafiz Al-Quran, PPTQ Daarul Hikmah 2 Kini Hadir Di Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Berdiri di lahan seluas 2 hektar yang berlokasi di Blok Bojongaren Dusun Tarikolot Desa Pajaten Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, kini berdiri sebuah  Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Daarul Hikmah 2.

Selain dari para donatur, ponpes yang ada dibawah Yayasan Srisanoesi Affandi ini dalam pembangunan mesjid yang diberi nama Markaz Abdul Aziz Bin Abdullah Ar-Ruwaita Wa Walidaihi dan sejumlah ruang kelas serta asrama ini mendapat bantuan dari World Assembly of Muslim Youth (WAMY).

Seperti disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren (Mudir), PPTQ Daarul Hikmah 2 Ustadz Jalaludin S.Pd, sejak didirikan pada bulan juni 2022, SMP IT Daarul Hikmah 2 sudaj mempunyai 30 siswa yang mondok di pesantren.

Jalal mengatakan, setiap siswa yang sekolah di SMP IT ini diwajibkan untuk mondok di pesantren karena para siswa ini harus menjadi.generasi yang hapal.Al-quran.

"Dan kami bersyukur karena selama ini kami bisa bekerja-sama dengan WAMY," ungkap Jalal.(27/04/25)

Dengan adanya gedung dan masjid baru, Ia juga mengajak pada masyarakat untuk bisa memanfaatkanya menjadi sarana ibadah.

"Insaalloh kami hadir dan berkontribusi untuk melahirkan generasi hapal Al quran," tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Direktur WAMY Aang Suwandi Lc mengaku pihaknya hingga saat sudah membangun 20 fasilitas ibadah di Kabupaten Pangandaran, salah satunya di Daarul Hikmah 2.

"Jadi WAMI ini sudah lama bekerjasama dengan masyarakat Pangandaran," ucapnya.

Ia juga berharap agar fasilitas masjid pendidikan ini bisa digunakan dengan baik, dan bisa melahirkan generasi cerdas dan berkaratker.

"Sebuah generasi penghapal Al-quran," imbuhnya.

Sementara Ketua Yayasan Srisanoesi Affandu H Juhendi Bsc Sp Mp mengatakan, satuan pendidikan dan ponpes ini berdiri sejak tahun 2022.

"Seluruh bangunan ini berdiri diatas tanah seluas 2 hektar yang merupakan wakaf dan berjuang untuk membangun generasi muda yang cerdas dan berahlaq mulia," ungkap Juhendi.(hiek)

3 Terowongan Di Kecamatan Kalipucang Pernah Jadi Saksi Kejayaan Kereta Api Jalur Banjar-Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Ada tiga terowongan di jalur kereta api menuju Kabupaten Pangandaran yang yang dulu pernah berjaya saat kereta api jurusan Banjar Cijulang masih berjlan, ketiga terowongan yang memiliki ukuran panjang dan tinggi berbeda ini tersebut berada di wilayah Kecamatan Kalipucang.

Pertama,  Terowongan Hendrik, memiliki tinggi 5 meter, lebar 4 meter, dan panjang 106 meter. Mulut terowongan bagian selatan dibangun dengan konstruksi batu kali dan bagian langit terowongan dicor beton. Kemudian terdapat saluran drainase pada kedua sisi terowongan berukuran lebar sekitar 20 centimeter dan dalam 20 centimeter. Terowongan ini digali menembus perbukitan dengan kondisi material bebatuan berupa batu breksi.

Kedua, Terowongan KA Wilhelmina, terowongn ini memiliki panjang 1.116 meter dan termasuk terowongan kereta api terpanjang di Indonesia. Untuk mulut terowongan memiliki lebar 400 cm dengan tinggi 450 cm. Bentuk terowongannya memanjang lurus dan titik cahayanya terlihat jauh jika dari muka pertama masuk. Kemudian, di tengah-tengah terowongan terlihat gelap gulita. 

Dan ketiga terowongan Kereta Api Juliana, terowongan ini memiliki panjang 147 meter dan di bagian tengah, terowongan ini berbelok sehingga membatasi jarak pandang dan bagian atas mulut terowongan berbentuk setengah lingkaran dengan bagian bawah berbentuk persegi.

Menurut Kepala Desa Pamotan Kecamata Kalipucang, Andi Suwandi, terowongan kereta api itu yang satu berada di perbatasan Desa Pamotan dan Desa Kalipucang, satu di wilayah Desa Pamotan, dan satu lagi berbatas dengan Desa Emplak

"Dan yang paling panjang yaitu terowongan Wilhelmina ini kita bisa  pemandangannya langsung ke wisata Pantai Karangnini," jelas Andi, lewat sambungan whats appnya, (24/04/25) 

Jika jalur terowongan kereta api ini direaktivasi, kata Andi, penumpang bisa melihat spot pemandangan alam dan laut yang luar biasa karena, setelah terowongan pasti bisa lihat perbukitan dan tempat wisata Pantai Karangnini.

Andi juga mengaku sangat bersyukur jika kereta api Banjar-Cijulang ini bisa diaktivkan kembali  karena dampaknya tetu bisa menghidupkan perekonomian dan wisata Desa,..

Hal senada disampaikan Camat Kalipucang, Bangi, menurutnya  empat bulan yang lalu tiga terowongan itu sempat disurvei PT KAI dan perwakilan Dirjen darat.

Dan beberapa hari lalu juga, imbuh Bangi, ia bersama sama survei ke ketiga terowongan itu dan satu Eks Stasiun KA.

"Kami juga tentu sangat mendukung karena ini akan menjadikan akses lebih bagus ke Pangandaran, semoga bisa menambah daya tarik wisatawan," kata Bangi.(hiek)






Sudah 4 Bulan TPP ASN Pangandaran Belum Cair, Pemkab Janji Akan Dibayar Satu Bulan Dulu

PANGANDARANNEWS.COM – Dilansir dari berita salah satu media on line, sudah empat bulan ini Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) atau Tunjangan Kerja Daerah (TKD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pangandaran belum juga dibayarkan, Hal ini tentu menjadi beban tersendiri para ASN, karena mereka sangat mengandalkan TPP sebagai sumber penghasilan tambahan di luar gaji pokok.

Tak hanya itu, bagi ASN yang memiliki kewajiban cicilan ke bank keterlambatan ini menjadi persoalan serius pasalnya sebagian besar ASN ini harus merelakan gaji bulanan yang otomatis terpotong untuk membayar angsuran tanpa adanya pemasukan tambahan dari TPP.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pangandaran, Idi Kurniadi mengatakan, saat ini Pemkab Pangandara berencana akan membayarkan TPP untuk satu bulan terlebih dahulu sebagai langkah awal penyelesaian tunggakan.

TPP ini, kata Idi, memang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pangandaran dan  rencananya akan dibayarkan dulu untuk satu bulan.

“Untuk membayar TPP ASN ini Pemkab Pangandara membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar untuk setiap bulannya,” terang Idi.(23/04/25)

Namun sayang, Idi menyebut, tahun lalu Pemkab Pangandaran mengalami kekurangan PAD sebesar Rp 17 miliar sehingga iniberimbas langsung pada tertundanya pembayaran TPP.

PAD tahun ini juga, imbuh Idi, tidak hanya digunakan untuk membayar TPP namun juga memiliki kewajiban lain yang harus dipenuhi  termasuk pembayaran utang kepada pihak ketiga atau penyedia jasa. 

“Dan dalam kondisi keuangan yang terbatas seperti saat ini pemerintah daerah pun harus menetapkan skala prioritas penggunaan anggaran,”ucapnya.

Sementara itu, salah seorang ASN saat diminta tanggapannya mengaku harus putar otak untuk bisa menutupi  kebutuhan setiap bulannya.

Menurut ASN yang enggan ditulis namanya ini, mungkin hampir sebagian gaji ASN ini sudah diagunkan ke bank sehingga untuk menutupi kebutuhan tiap bulannya hanya mengandalkan TPP

“Maff saya tidak mau berkomentar banyak, namun yang pasti apa yang saya rasakan ini dirasakan juga oleh rekan ASN lainnya,”ucapnya.(hiek)


Warga Sindangjaya Datangi Desa Untuk Audens Terkait Limbah Peternakan

PANGANDARANNEWS.COM - Masyarakat Desa Purwasari dan Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran siang tadi mendatangi kantor Desa Sindangjaya, mereka memprotes terkait limbah peternakan ayam yang terletak di perbatasan Kabupaten Pangandaran dan kabupaten Ciamis tepat nya di RT 17 RW 04 Desa Sindangjaya.(23/04/25)

Berawal dari pemberitaan sebuah media masa yang memberitakan dampak aroma tak sedap yang ditimbulkan dari kandang ayam tersebut, sehingga membuat sejumlah warga pun ramai-ramai mendatangi kantor Desa Sindangjaya untuk meminta solusi terkait hal tersebut.

Warga memprotes, karena aroma menyengat yang ditimbulkan dari kotoran dan pakan ayam di dekat pemukiman warga menimbulkan bau tak sedap dan menyebabkan lalat berdatangan.

Dalam aksi yang ditindaklanjuti dengan mediasi oleh pemerintah desa serta disaksikan Camat mangunjaya Sofyan Tanjung, Kapolsek Padaherang, Satpol PP, Babinsa, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabuaten Pangandaran, warga meminta pemilik peternakan pun segera memperbaiki sistem pengolahan limbah.

Salah seorang perwakilan warga, Rido berharap agar perusahaan bertanggung jawab atas dampak polusi air dan udara yang di timbulkan dari kandang hayam tersebut.

"Kami menuntut agar pengelolaan limbahnya harus sesuai SOP, karena dambaknya langsung dirasakan kami," ucapnya.

Terutama kalau malam, kata Rido, pernapasan terasa sesak karena aroma bau yang menyengat hidung dan paru-paru.

"Sekali lagi, kami berharap hal ini segera bisa diatasi," tegasnya.

Sementara salah seorang perwakilan dari perusahaan juga sebagai konsultan, Maman, menyebut, pihaknya bersikap welcome terhadap peserta audien.

Maman mengaku senang karena telah dimediasi oleh pemerintah setempat, dan pihaknya pun kedepan siap untuk melakukan perbaikan.

"Sebenarnya, sebelumnya kami pun sudah melakukan langkah langkah dalam menjaga dampak terhadap lingkungan ini," ujarnya.

Sementara dari hasil auden, perusahaan dan warga akhirnya  disepakati dengan membuat kesepakatan tertulis.(Tn)

Peringati Moment Hari Kartini, Petugas Spbu 34.463.19 Pangandaran Kenakan Kebaya

PANGANDARANNEWS.COM - Ada suasana berbeda di SPBU 34.463.19 YANG TERLETAK DI Jalan Merdeka Pangandaran tepatnya di samping RSUD Pandega, bertepatan dengan Hari  Kartini, sejumlah petugas perempuan tampil anggun mengenakan kebaya saat melayani pelanggannya saat mengisi bahan bakar minyak (BBM).(21/04/25)

Di momen Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini tidak hanya menjadi momen seremonial, namun juga menjadi saat untuk menebar semangat emansipasi dan pelestarian budaya.

Seperti disampaikan Manajer SPBU Pangandaran, Muhammad Apip Triyadi, kegiatan ini merupakan bentuk momen untuk memperingati dan penghormatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, kata Apip, para karyawan SPBU 34.463.19 sengaja mengenakan seragam kebaya dan pakaian pangsi selama dua hari, dan ini sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan Ibu Kartini.

“Penggunaan kebaya ini juga menjadi simbol pelestarian budaya serta wujud apresiasi terhadap kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk di sektor pelayanan,”kata Apip.

Apii mengaku senang karena langkahnya ini ternyata mendapat respon positif dari masyarakat., khusunya pelanggan yang juga merasakan terinspirasi oleh semangat Kartini yang tercermin dalam lingkungan kerja SPBU.

Seperti dikatakan seorang ibu yang sedang mengisi BBM sepeda motornya, menurutnya ia sangat terkesan dengan penampilan para petugas yang yang hari ini mengenakan kebaya

“Semoga wanita Indonesia semakin kuat,” ucapnya.(hiek)


Reaktivasi Jalur KA Banjar–Cijulang Ditarget Rampung Tahun Ini, Ini Penjelasan Wagub Jawa Barat

PANGANDARANNEWS.COM - Upaya pemerintah dalam menghidupkan kembali jalur kereta api (KA) jalur Banjar–Cijulang di Kabupaten Pangandaran menunjukkan progres yang signifikan, jalur rel sepanjang 82 kilometer ini ditargetkan rampung pada tahun 2025 dan kini tengah memasuki tahap penganggaran melalui APBD Perubahan Jawa Barat.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, usai menyaksikan Air Show Pangandaran 2025 di International Beach Strip Susi Air Pangandaran.

“Reaktivasi kereta Banjar-Pangandaran ini merupakan bagian dari lima jalur kereta api yang akan diaktifkan kembali di tahun ini dan progresnya saat ini sedang berjalan,” terangnya. (19/04/25)

Selain Banjar–Cijulang, kata Erwan, ada empat jalur lainnya yang masuk dalam daftar reaktivasi seperti  jalur  Bandung–Ciwidey (37,8 km), Garut–Cikajang (28,2 km), Rancaekek–Tanjungsari (11,5 km) dan Cipatat–Padalarang (17 km). 

Ia menilai, langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menambahkan, keberadaan jalur KA Banjar–Cijulang nantinya tidak hanya mendukung sektor pariwisata tetapi juga memperlancar distribusi hasil laut dari kawasan pesisir selatan Jawa Barat khususnya Pangandaran. Dan dengan diaktifkannya kembali jalur ini, wisatawan lebih mudah ke Pangandaran dan distribusi hasil laut bisa lebih cepat dan efisien.

Disola terkait pembebasan lahan, menurutnya, sebagian besar proses telah rampung terutama di segmen Banjar–Pangandaran sementara untuk segmen Pangandaran–Cijulang saat ini prosesnya masih berjalan.

“Dari Banjar ke Pangandaran sudah tuntas, sementara Pangandaran ke Cijulang masih diproses,” jelasnya.

Erwan menyebut, pembangunan jalur baru dan perbaikan fasilitas rel akan segera dimulai dengan kesiapan fisik jalur yang sudah memadai di beberapa titik, jalur Banjar ke Pangandaran tinggal diaktifkan karena secara fisik sudah siap.

Untuk masalah pendanaannya, Erwan mengaku optimis karena saat ini proses penganggaran sedang dibahas dalam APBD Perubahan 2025. 

“Insyaallah pengerjaannya mulai dilaksanakan setelah ketok palu anggaran di bulan Mei ini, saya berharap target selesai sesuai rencana’ ucapnya.(hiek)


Jadi Satu dari Tiga RS di Jawa Barat Kini RSUD Pandega Pangandaran Miliki Alat Crossmatch Otomatis

Oleh hiek, 20 April 2025 

PANGANDARANNEWS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Kabupaten Pangandaran mencatatkan pencapaian penting dalam layanan kesehatan menjadi satu dari hanya tiga rumah sakit di Jawa Barat yang telah dilengkapi dengan alat crossmatch otomatis, sebuah perangkat canggih untuk memastikan keamanan transfusi darah.

Crossmatch sendiri merupakan prosedur penting yang dilakukan sebelum transfusi darah untuk memastikan kecocokan antara darah donor dan penerima, pemeriksaan ini bertujuan mencegah terjadinya reaksi transfusi hemolitik yaitu kondisi ketika sel darah merah yang ditransfusikan dihancurkan oleh sistem imun penerima, yang dapat berakibat fatal.

Seperti disampaikan Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah, meski jenis pemeriksaan crossmatch cukup beragam namun penggunaan alat otomatis ini masih terbilang sangat terbatas di Jawa Barat.

“Ada beberapa jenis crossmatch namun rumah sakit yang punya alat otomatis hanya ada tiga di Jawa Barat, dan salah satunya adalah RSUD Pandega,” Titi, Jumat (19/04/25).

Titi menjelaskan, jenis-jenis pemeriksaan crossmatch meliputi Major Crossmatch: Serum penerima direaksikan dengan sel darah merah donor, Minor Crossmatch: Serum donor direaksikan dengan sel darah merah penerima dan Computer Crossmatch: Menggunakan sistem elektronik untuk menguji kecocokan darah secara digital.

 Proses crossmatch otomatis di RSUD Pandega sendiri  kata Titi, terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari registrasi pasien, pengambilan labu darah dengan metode FIFO (First In, First Out), pemeriksaan golongan darah, proses sentrifugasi, hingga pengujian dengan alat otomatis.

Kata Titi, hasil dari proses ini sangat akan sangat menentukan jika darah donor dan penerima tidak cocok maka transfusi tidak bisa dilakukan demi menghindari reaksi yang membahayakan nyawa pasien.

“Dengan keberadaan alat ini RSUD Pandega terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan, khususnya dalam bidang transfusi darah yang aman dan efektif,” ucapnya.



Memperingati Hari Dirgantara, 58 Pesawat Kecil Ikut Ajang Pangandaran Air Show 2025

PANGANDARANNEWS.COM  – Bertempat di Beach Strip Pangandaran, sebanyak 58 pesawat kecil  tadi siang ikuti dan memeriahkan ajang Pangandaran Air Show 2025 untuk memperingati Hari Dirgantara yang berlngsung selama dua hari (19–20 April 2025).

Dalam acara tersebut, beragam atraksi seperti joy flight, aksi aerobatik, hingga pertunjukan udara lainnya akan ditampilkan oleh para pilot dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Susi Pudjiastuti sebagai penyelenggara mengatakan, seluruh pesawat yang ikut serta merupakan milik komunitas terbang dan maskapai perintis di tanah air.

Susi menyebuta ada 58 pesawat kecil yang akan melakukan joy flight dan aerobatik, dan semua pilot yang tampil ini sudah berpengalaman yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Susi menambahkan, sementara untuk jenis pesawat yang dipamerkan antara lain Cessna, ultralight aircraft, serta pesawat-pesawat kecil milik flying club lainnya. Dan acara ini terbuka untuk umum, sehingga masyarakat dan wisatawan bisa menyaksikan langsung dari area landasan milik Susi Air.

“Pertunjukan udara ini juga akan dimeriahkan atraksi para penerbang profesional, bahkan termasuk ada yang dari TNI AU,” ungkap Susi.(19/04/25)

Selain berbagai macam atraksi pesawat, kata Susi, Pangandaran Air Show 2025 akan dimeriahkan i atraksi paralayang, paramotor, terjun payung.

“Dan tentunya joy flight bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman terbang langsung,” ucapnya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan yang datang mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.

Kata Erwan, ini acara bagus dan harus jadi agenda tahunan karena  Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata paling indah di Jabar.

“Dan dunia penerbanganini tentu bisa menjadi atraksi baru yang menarik,” ujarnya

Hal senada disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran Citra Pitriyami, ia mengaku sangat mengapresiasi konsistensi pelaksanaan acara ini.

Kegiatan ini, katanya, diharapkan bisa rutin digelar tiap tahun sehingga bisa menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.

Citra juga sangat terkesan, pasalnya dalam acara ini juga melibatkan para pelaku UMKM lokal untuk ikut memamerkan dan menjual berbagai produk kepada peserta dan pengunjung air show.

“Saya bersyukur karena sya lihat banyak UMKM lokal ikut diberdayakan sehingga diharapkan bisa lebih dikenal para pengunjung,” imbuhnya.(hiek)


Peringati Hari Kanker Tulang Nasional, RSUD Pandega Ajak Masyarakat Lebih Peduli

penulis, hiek

11 April 2025

PANGANDARANNEWS.COM – Setiap tanggal 11 April, Indonesia memperingati Hari Kanker Tulang Nasional sebagai momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker tulang.

RSUD Pandega Pangandaran, melalui laman resminya, menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah ajakan agar masyarakat lebih peduli, waspada terhadap gejalanya, memahami pentingnya deteksi dini, serta tidak mengabaikan peran pengobatan yang tepat dalam proses penyembuhan.

Peringatan Hari Kanker Tulang Nasional memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:

Mengedukasi masyarakat mengenai gejala, pentingnya diagnosis dini, serta pilihan pengobatan yang tersedia untuk kanker tulang.

Menekankan pentingnya dukungan psikologis dan sosial bagi pasien serta keluarga yang terdampak.

Mendorong pengembangan dan penelitian lebih lanjut terkait penanganan kanker tulang.

Mengadvokasi peningkatan kualitas hidup bagi para penderita.

Penetapan Hari Kanker Tulang Nasional dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan diperingati setiap tahunnya. Selain peringatan nasional, masyarakat dunia juga mengenal Hari Kanker Tulang Sedunia, yang bertujuan meningkatkan kesadaran global terhadap berbagai jenis kanker tulang.

Sebagai bentuk dukungan, RSUD Pandega Pangandaran mengimbau masyarakat yang membutuhkan konsultasi untuk mengunjungi Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi

Polres Pangandaran Grebeg Gudang Motor Curian, Pemilik Rumah Kabur Istri Diamankan

PANGANDARANNEWS.COM - Diduga menyimpan kendaraan hasil kejahatan, sebuah rumah di Desa Batu Karas Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran digerebek Polisi, Minggu malam(13/04/25).

Aksi penggerebekan ini diawali setelah adanya informasi dari seorang warga bernama Parid Mustofa.yang mencurigai aktivitas di rumah milik pria bernama Suryadi alias Yogi, serta melihat beberapa kendaraan sepeda motor dimasukkan ke dalam mobil Suzuki AVP warna hitam bernomor polisi D-1884-VF. 

Kemudian, bersama dua warga lainnya Parid pun mendatangi rumah itu dan menanyakan kepemilikan motor tersebut, namun mungkin karena panik kemudian Suryadi pun langsung melarikan diri ke belakang rumah sambil membawa sebilah golok. 

Tidak lama kemudian seorang warga lain bernama Adi Akbar turut mengenali sepeda motor miliknya yang sempat hilang dan berada di lokasi, namun karena belum mengetahui bahwa kendaraan itu adalah barang bukti Adi sempat membawa pulang motor tersebut.

Informasi tersebut pun lantas menyebar cepat hingga ratusan warga berdatangan ke lokasi, dano polisi yang menerima laporan pun langsung turun ke tempat kejadian. 

Saat dikonfirmasi, Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto mengatakan, setelah menerima laporan terkait kejadian itu petugas dari Satreskrim, Intelkam, Satnarkoba, Raimas, dan personel Polsek Cijulang langsung turun mengamankan lokasi dan mengevakuasi sejumlah kendaraan.

Dari hasil pengamanan, kata Kapolres, pihaknya pun berhasil mengamankan enam unit sepeda motor dan satu unit mobil Suzuki AVP yang diduga digunakan untuk mengangkut barang hasil kejahatan.

Selain itu, terang Kapolres, istri pelaku bernama Iyan Sutian dan seorang sopir yang identitasnya belum diketahui turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polres Pangandaran.

"Sementara Suryadi alias Yogi masih dalam pengejaran dan telah masuk ke dalam daftar pencarian orang," ucap Kapolres, dalam rilisnya.(14/04/25)u

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, saat ini rumah milik Suryadi kini dipasang garis polisi dan pihak kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi situasi lanjutan.

"Saat ini Polres Pangandaran akan terus mendalami kasus ini dan melakukan pengejaran terhadap pelaku utama," katanya 

Kapolres juga menghimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk segera melaporkan ke Polres Pangandaran, dn pelaporan dapat dilakukan melalui call center Polri di nomor 110 atau menghubungi nomor WhatsApp Kapolres Pangandaran 082133118110.***


RSUD Pandega Pangandaran Ajak Warga Waspadai Sakit Tulang Lewat Program NGOBATAN

Oleh hiek Minggu, 13 April 2025 

PANGANDARANNEWS.COM - Sakit tulang sering dianggap sepele oleh masyarakat, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan serius.

Demikian disampaikan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandandaran, dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.OT, dalam acara Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan (NGOBATAN) yang kembali digelar RSUD Pandega Pangandaran, Kamis (10/4/2025).

Dalam acara yang mengangkat tema “Tulang Sakit, Harus Waspada? Yuk Cari Tahu!”, acara ini menghadirkan dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.OT, Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran menjadi narasumber utama.

Menurut dr. Rosyad, apakah tulang sakit selalu menandakan kondisi serius? mari kita pahami lebih dalam penyebab dan gejalanya, serta bagaimana cara mengatasinya.

"Banyak Penyebabnya, jadi jangan dianggap remeh," jelasnya.

Menurut dr. Rosyad, sakit tulang bisa dipicu oleh banyak hal, mulai dari cedera akibat aktivitas fisik, penyakit degeneratif, hingga kondisi serius seperti infeksi atau kanker.

Berikut beberapa penyebab umum sakit tulang, cedera, terutama akibat jatuh atau olahraga berat.

Osteoartritis, yakni peradangan pada sendi dan tulang.

Osteoporosis, kondisi di mana tulang menjadi keropos dan mudah patah.

Infeksi pada tulang atau jaringan sekitarnya.

Kanker tulang, meski jarang, bisa menimbulkan nyeri berkepanjangan

“Gejalanya pun bervariasi, mulai dari nyeri ringan, pembengkakan, hingga keterbatasan gerak,” jelasnya lagi.

Untuk mengatasi sakit tulang, kata dr. Rosyad, penanganannya harus sesuai penyebab, beberapa metode umum yang bisa dilakukan antara lain istirahat Cukup, kompres dingin atau hangat untuk meredakan nyeri dan bengkak, konsumsi obat antiinflamasi atau pereda nyerie, terapi fisik, terutama untuk kasus jangka Panjang dan tindakan operasi bila sakit tulang disebabkan kondisi serius seperti tumor atau infeksi berat

"Serta segera periksa jika sakit tak kunjung reda," kata Rosyad.

dr. Rosyad juga mengingatkan agar masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami nyeri tulang yang berulang atau semakin memburuk dengan deteksi dini, pengobatan bisa lebih efektif dan komplikasi bisa dicegah.

"Bagi masyarakat yang membutuhkan konsultasi lebih lanjut, RSUD Pandega Pangandaran menyediakan layanan spesialis orthopaedi dan traumatologi setiap pekan," ucapnya.


Warga Lokal Harus Bayar Masuk Objek Wisata, Bupati Pangandaran Sebut Itu Aturan Lama

PANGANDARANNEWS.COM - Saat libur Idul Fitri 1446 H beberapa waktu lalu, warga lokal yang ingin masuk objek wisata mulai ditarik retribusi karcis masuk. Hal ini tentu menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat luas, sehingga kebijakan tersebut pun menimbulkan pro-kontra di masayarakat.

Saat diminta tanggapannya, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda). Namun hal itu menjadi dilematis dan masyarakat pun terkaget-kaget saat harus membayar karcis masuk objek wisata, karena tidak terbiasa

Citra mengaku bingung, karena tidak mungkin juga jika petugas di pintu masuk harus memeriksa KTP satu-satu apalagi saat kondisi macet.

"Namun saya pun harus tegas karena ada orang pribumi yang memanfaatkan situasi ini," katanya, beberapa waktu lalu.

Ia menyebut, dengan tegas harus menerapkan Perda yang menyatakan bahwa setiap yang  masuk objek wisata harus membayar retribusi termasuk warga lokal.

Ia juga menyampaikan, kadang-kadang warga lokal ini ada yang menjadi calo yang membawa wisatawan kedalam dengan berbagai alasan padahal mereka tidak saling mengenal.

Akibat kebijakan ini, katanya, tentu akan mendapat penolakan serta dinamikanya sangat luar biasa sehingga ia pun sempat menerima hujatan dari netizen.

Ia menegaskan, apa yang ia lakukan semua ini tentu untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

Dan terkait kebijakan penarikan retribusi karcis wisata kepada warga lokal, menurutnya, pihaknya akan berkomunikasi dengan DPRD Kabupaten Pangandaran.

Ia menambahkan, dalam perda yang sudah ada tersebut, aturan penarikan retribusi terhadap warga lokal ini tidak hanya sebatas di hari libur saja.

"Nanti apakah ada diskon atau bagaimana, hal ini akan saya komunikasikan dulu dengan DPRD," imbuhnya.(hiek)

Undang Sejumlah Media, Aquarium Indonesia Pangandaran Sosialisasikan Program Menarik Libur Idul Fitri

penulis: haris pirdaus

25/03/25

PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang libur panjang Hari Raya Iedul Fitri 1446 tanggal 31 Maret 2025 mendatang, manajemen Aquarium Indonesia Pangandaran mengajak insan media untuk mensosialisasikan program program yang akan diselenggarakan pihak aquarium.

Aquarium Indonesia Pangandaran yang terletak di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, kini terus meningkatkan daya tarik wisatawan agar wisatawan tertarik berkunjung ke aquarium Indonesia Pangandaran ini.

Sejumlah ekstraksi pun disiapkan, seperti penampilan hadroh dan memukul beduk di dasar air dan beberapa acara yang menarik untuk dinikmati para pengunjung.

Seperti disampaikan pihak manajemen Aquarium Indonesi Pangandaran, Daffa Ariyo, ia mengaku pihaknya telah mempersiapkan beberapa rangkaian acara yang akan menampilkan atraksi yang bertemakan hari raya Idul Fitri, seperti hadroh yang dilakukan dalam aquarium dan lainnya.

Program yang tengah kami persiapkan ini dimaksudkan agar dapat menarik masyarakat tertarik berkunjung sambil menikmati berbagai atraksi, sehingga diharapkan dengan sosialisasi program ini minat masyarakat lebih meningkat.

 "Kami menargetkan seribu pengunjung dapat menikmati hari liburanya dengan berkunjung kesini," ucapnya.(25/03/25)

Untuk Kenyamanan Penumpang, Sejumlah Awak Bus Diperiksa Dinas Kesehatan Pangandaran

penulis: hiek

24/03/25

PANGANDARANNEWS.COM - Sejumlah sopir bus di terminal Tipe B Kabupaten Pangandaran siang tadi mejalani pemeriksaan kesehatan dan juga tes urine, hal ini untuk memastikan para awak bus ini tidak menggunakan zat terlarang.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pangandaran,dr Rina Veriany, pihaknya melakukan cek para sopir ini.anatara lain, kondisi tubuh, tensi tekanan darah, gula darah, kolesterol dan tes narkoba.

"Kami menggunakan enam parameter dalam pengecekan dan tes narkoba ini," terangnya.(24/03/25) 

Dengan adanya tes kesehatan ini, Rina juga ingin memastikan apakah para sopir dan kondektur benar-benar siap untuk berangkat dan tidak terpengaruh oleh obat-obatan terlarang sehingga perjalanan pun akan lancar, aman dan tidak rentan terhadap kecelakaan lalulintas.

"Untuk tes narkoba sendiri kami tidak memerlukan waktu lama dalam mendapatkan hasilnya, tes urin langsung keluar hasilnya," jelasnya.

Ia menegaskan, jika kondisi tubuh supir dan kondektur tidak sehat maka dilarang untuk berangkat. Apalagi jika ditemukan mengonsumsi narkoba, para awak bis ini juga harus berurusan dengan polisi.

"Kalau tekanan darah normalnya 120, kalau usia 40 keatas, misalkan 130, itu masih dianggap wajar," ujarnya.

Dalam peaksanaan tes ini, Rina mengatakan, tidak ditemukan yang mengkonsumsi obat terlarang atau narkoba.

Bupati Pangandaran Ajak Forkopimda Ikuti Panen Raya di Farmers Field Day

penulis: hiek

24 Maret 2025

PANGANDARANNEWS.COM – Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami bersama Kapolres AKBP Mujianto, Dandim 0625 Indra Mardianto serta jajaran pejabat daerah lainnya turun langsung ke sawah untuk panen raya dalam acara Farmers Field Day (FFD) yang digelar Blok Kandang Menjangan, Desa Sukahurip Kecamatan Pangandaran. (24/03/25)

Di tengah kegiatan, Kepala Dinas Pertanian Pangandaran, Yadi Gunawan mengatakan, FFD bertujuan meningkatkan produksi padi melalui demplot atau lahan percontohan.

Dengan cara ini, jelas Yadi, petani bisa melihat langsung teknik pertanian yang lebih efisien dan menerapkannya di lahan masing-masing. Dan ini bukan sekadar panen biasa, tapi bagian dari edukasi untuk petani. 

"Dengan metode yang lebih baik hasil panen pun bisa lebih optimal,” kata Yadi.

Yadi menyebut, hasilnya pun sudah terlihat nyata di tahun 2024 Pangandaran mencatat surplus padi sebesar 101.946,6 ton.

Di Kecamatan Sidamulih produktivitas padi mencapai 82,26 kuintal per hektare, petani juga menggunakan varietas unggulan seperti Hibrida Terlin dan Mapan yang terbukti mampu meningkatkan hasil panen.


Sementara Bupati Citra Pitriyami mengaku ia sangat mengapresiasi kerja keras para petani dan berharap mereka terus berinovasi, dan ini awal yang bagus buat petani Pangandaran. 

Yang penting, kata bupati, petaninya jangan susah diatur karena pemerintah sudah berusaha memberikan yang terbaik.

"Dengan adanya panen raya ini kami juga berharap sektor pertanian di Pangandaran semakin maju sehingga kesejahteraan petani pun terus meningkat," ungkapnya.


Hindari Kecelakaan Di Musim Hujan, Hati-Hati Pasang Tenda Di Pinggir Jalan

PANGANDARANNEWS.COM - Seorang pengendara motor jatuh tersungkur akibat tertimpa tenda yang terbang tertiup angin,  ini terjadi di kawasan jalan raya Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.(22/03/25).

Menurut Aris, pengendara motor tersebut, saat ia tengah memicu kendaraannya di jalan tiba tiba tertimpa tenda yang terbang ke tengah jalan.

"Jelas saya pun kaget dan tak bisa menghidar, ucapnya.

Akibat kejadian tersebut ia pun mengalami luka kecil dan motor yang ditumpanginya pun sedikit mengalami kerusakan, seperti plat nomor dan stang motor.

Aris mengatakan ia hanya bisa pasrah idak atas kecelakaan ini, namun ia berharap pemasangan tenda di pinggir jalan hendaknya memperhatikan unsur keselamatan.

Mengetahui hal tersebut pemilik tenda tersebut, dealer Honda Netral mengaku ikut kaget dan tak menyangka tenda miliknya jatuh menimpa pengendara.

"Saat itu angin begitu kencang sehingga menerbangkan tenda ini," terang Wili, salah seorang penanggungjawab dealer tersebut.

Wili mengaku ikut merasa prihatin dan pihaknya pun akan bertanggung jawab atas kejadian itu. (harispirdaus)




Jelang Idul Fitri 1446 H, Polres Pangandaran Siapkan Ratusan Personil Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Dalam operasi Ketupat Loadaya yang akan digelar hingga libur lebaran tahun 2025, Polres Pangandaran turunkan ratusan personil.

Seperti disampaikan Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, ada 300 personil kepolisian yang siap diterjunkan menjelang dan pada libur lebaran nanti yang ditempatkan di 17 pos terpadu satu , lima pos PAM, kemudian 11 pos pelayanan di kawasan wisata.

Mujiyanto menyebut, pihaknya menjamin keselamatan wisatawan yang berkunjung ke wilayah Kabupaten Pangandaran saat liburan Idul Fitri 1446 H nanti.

"Dan untuk antisipasi kemacetan kita akan lakukan rekayasa di dalam kawasan dan di jalur nasional," kata Mujiyanto, kepada sejumlah awak media usai apel persiapan Operasi Ketupat Lodaya di alun-alun Parigi.(20/03/25).

Dia menegaskan, nantinya Polres akan melihat situasi dan kondisi, apakah memberlakukan One Way, Sepenggal atau lainya.

Saat waktu krodit untuk melakukan rekayasa ketika wisatawan keluar dari objek wisata, menurutnya ia akan mengupayakan untuk mengurai kemacetan tersebut.

Ia juga mengaku sudah mengecek jalur dari mulai perbatasan kabupaten Tasikmalaya sampai dengan perbatasan Kabupaten Ciamis, sepanjang jalur nasional yang kondisinya cukup baik dan bagus.

Disoal banyaknya lubang di jalan raya, Mujiyanto mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pelaksana Jalan Nasional (PJN) untuk menambalnya secepat mungkin.

Dan sejauh ini jalan yang rawan kecelakaan di Pangandaran ada di kawasan yang berbelok-belok, seperti di kawasan hutan jati Emplak Kecamatan Kalipucang.

"Sementara jalan alternatif untuk mengurai kemacetan, wisatawan bisa menggunakan jalan yang dari arah Banjarsari melalui Langkaplancar," terangnya.(hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN