wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

PESONA GOA BATU DI KUTAKANYERE BUTUH SENTUHAN PEMDA

CIMERAK-Selain wisata pantai, Kabupaten Pangandaran pun banyak menyimpan destinasi wisata alam baru yang dapat dikembangkan secara propesional untuk menyedot wisata baik dalam maupun luar negeri sehingga dapat menambah Penghasilan Asli Daerah (PAD).

Salah satu destinasi baru yang masih asli dan menarik, Goa Batu yang memanjang sekitar 150 meter lebih, terletak di Dusun Kutakanyere Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak. Kutakanyere sendiri merupakan dusun yang  secara geografis ada di wilayah paling barat Kabupaten Pangandaran  yang langsung berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya, hanya  terhalang bentangan sungai Cimedang. Goa Batu ini merupakan pegunungan batu pualam asli yang eksotik dengan serta beraroma cerita religius.

Jika dilihat dari luar goa ini terlihat seperti pegunungan batu yang atasnya ditumbuhi pohon-pohon besar dan pohon kelapa milik penduduk sekitar seluas 4 hektar, persisnya lokasi goa yang diurus Rahidin ini berada di tanah milik warga,
Menurut Radihin, Goa Batu ini menyimpan banyak bukti sejarah yang berkaitan langsung dengan sejarah Siliwangi dan Kesultanan Cirebon. Pada lokasi tersebut ada tiga makam yang dikeramatkan, makam  Mbah Raga Gading Mujul Muda, Nyai Layang Sari Omas dan Nyai Layang Sari Kembang. Sementara bukti lain yang ada di goa tersebut, suatu tempat yang disebut Pangapungan, Sodong Goong yang didalamnya dipenuhi setalagtit dan setalagmit.

Ada yang aneh dari yang tergantung, bila dipukul suaranya mirip sekali dengan suara saron atau bonang (sejenis alat musik tradisional sunda-red).

Sementara tempat yang dinakaman Situ Mendung, konon katanya tempat tersebut untuk pemandian sang Raja dan Korawanya dan Situ Genggong menjadi tempat istirahat, juga Kandang Gajah,batu Payung dan masih banyak keunikan lainnya.

“Saat ini sebagian tempat tersebut sudah jadi sawah penduduk. “ungkap Radihin.

Masuk ke dalam goa ini, lanjut Radihin, sekarang  sudah dipasang penerangan hingga lebih suasana pun tambah asri dan mempesona. Dari segi keamanan pun area sekitar goa  ini nyaman yuntuk dikunjungi karena jalan menuju ke lokasi telah dibuat masyarakat.

Masih cerita Radihin, menurut masyarakat sekitar kadang-kadang bila malam hari terdengar suara gamelan Sunda yang sumbernya dari Sodong Goong.

Sementara menurut tokoh pemuda Kuta, Hendar, yang akrab dipanggil Etik, potensi wisata Goa Batu sangat cocok untuk dijadikan salahsatu varian wisata daerah, dan Pemerintahan Desa Sindangsari pun sudah melaporkan keberadaan goa-goa ini ke Pemkab Pangandaran.

Menurut Hendar, masyarakat Kutakanyere dan sekitarnya sangat berharap pemda melalui Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan bisa menjadikan goa batu ini menjadi salah satu tujuan wisata.

“Karena jika di satu daerah ada lokasi wisata, biasanya kehidupan masyarakat sekitar pun akan terangakat. “ujar Hendar. (RASIMUN)

AHA..! SERUNYA IBU-IBU BEROLAHRAGA DI PANTAI PANGANDARAN

PANGANDARAN-Inilah cara Ema-ema milinial berolahraga senam pagi untuk tetap menjaga kesehatan di usianya yang tidak muda lagi.

Sejak pukul 8.00 pagi puluhan ibu-ibu yang didominasi usia paruh baya, melenggak-lenggok mengikuti irama bersenam ria di arena pasir pantai barat Pangandaran.

“Dsisini tempat yang cukup strategis, selain paronamanya indah khas aroma udara angin laut terasa segar mengiringi alunan musik. “ungkap salah seorang ibu. (26/8)

Selain ibu-ibu warga sekitar, menurutnya, tidak sedikit juga para wisatawan ikut berbaur mengikuti senam yang setiap minggu pagi di gelar di kawasan wisata pantai barat ini.

"Pokoknya seru, selain badan sehat pikiran pun bisa fresh melihat alam pantai pagi hari." imbuhnya. (HARIS F)

BERBURU SUNSET DAN SUNRISE DI PANGANDARAN

PANGANDARAN-Akhir pekan pasca hari Raya Idul Adha Pantai Pangandaran masih tetap jadi buruan wisatawan domestik.

Menurut salah seorang wisatawan asal Tasikmalaya, Lilis, walau untuk yang ke berapa kalinya ia berlibur ke Pangandaran, tapi entah kenapa ia dan keluraganya tidak pernah bosan.

“Pangandaran seakan mempunyai magnet, hingga sudah tidak terhitung berpa kali saya berlibur kesini. “ungkapnya.(26/8)

Walau tidak seramai seperti saat libur Idul Fitri lalu, tapi justru saat seperti ini, menurutnya, ia bisa sepuas hati menikmati keindahan alam laut dengan sunset dan sunrise di pantaui barat dan timur.

“Keindahan saat matahari terbit dan tenggelam selalau jadi buruan kami. “imbuhnnya.
 (HARIS F)

SASAK GANTUNG DI ATAS SUNGAI CIJULANG JADI PRIMADONA TURIS ASING

CIJULANG-Mungkin masyarakat Cijulang sudah tidak asing lagi dengan jembatan gantung (sasak gantung) di ats aliran sungai Cijulang yang menghubungkan Desa Cijulang dan Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.

Jembatan tersebut dari dulu hingga saat ini masih sama, terbuat dari anyaman bambu dengan bebntangan tali sling baja di sisi kiri-kanannya, hingga menjadi daya tarik tersendiri  wisatawan asing karena mungkin keunikannya.

Menurut warga sekitar, jembatan gantung ini sudah ada sejak tahun 70an silam dan dan berfungsi sebagai akses perekonomian bagi masyarakat pesisir pantai Batukaras ke puseur dayeuh  (pusat kota) Cijulang.

Seperti diungkaplan salah seorang  guide asal Cijulang, Dadang (45), ia sering membawa turis asing berwisata ke pantai Batukaras dan Green Canyon dan setelah mengunjung kedua lokasi wisata itu, Dadang pun tidak lupa untuk membawa wisatawan tersebut berphoto di jembatan gantung sebagai oleh-oleh pulang ke negaranya.

"Tidak terhitung, sudah berapa turis asing yang saya bawa kesana, mereka sangat terkean dengan keberadaan jembatan tua itu karena disamping unik, pemandangan alam sungainya pun sangat mereka minati. "  jelasnya. (16/08)

Ia menambahkan, ia sangat bila suatu saat nanti jembatan gantung tersebut dipugar dan dibuat permanen seperti jembatan lainya.

“Mudah-mudahan jembatan gantung ini tetap dipertahankan agar jadi sejarah bukti orang tua dulu  sekaligus bisa menjadi pelengkap pariwisata. “imbuhnya. (AGE)



KUNJUNGAN SEKMEN PARIWISATA KE PANGANDARAN BAHAS PENGEMBAGAN WISATA

PANGANDARAN-Kunjungan Sekretaris Kementerian Pariwisata, Drs. Ukus Kuswara, MM ke Pangandaran diharapkan bisa membawa angin segar terkait pengembangan dunia pariwisata di Kabupaten Pangandaran.

Kedatangan sekmen kelahiran Ciamis ini langsung disambut Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan H . Adang Hadari serta Kepala Dinas Pariwisata, dan usai menyantap makan siang di rumah makan Kidang Mas di kawasan sentra sea food pantai pamugaran, kpd wartawan sekmen menyampaikan, pangandaran mempunyai pantai yang bagus hingga cocok bila gubernur jawa barat memperioritaskan Pangandaran menjadi daerah tujuan wisata.

“Jadi jika Pangandaran disentuh ramai-ramai baik infrastrukturnya, aksesnya dan amenitasnya apalagi nanti ada rencana akan dibangun taman-taman digital, tentu itu bagus sekali. “kata Kukus.(11/8)

Saat diminta komentar tentang poto-poto dalam perencanaan pengembangan pariwisata Pangadaran, menurutnya, dimana-mana juga yang namanya gambar itu hanya memoteret sesaat, dan dalam hal ini  kementerian akan mendorong semua daerah yang punya potensi untuk bisa mengembangkan pariwisatanya. Karena, lanjut Kukus, sekarang wisata sudah menjadi kebutuhan bersama dan itu juga saat ini menjadi sektor unggulan.

“jadi kementerian pariwisata lebih kepada bagaiman mendorong untuk semua pihak bisa mengenbangkan orkestrasi. “imbuh Kukus. (PNews)


DISPARBUD GAET EO HARMONI MERIAHKAN PANGANDARAN INTERNATIONAL KITE FESTIVAL 2018

Dipastikan even tahunan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (disparbud) Kabupaten Pangandaran akan diselenggarakan tanggal 14 dan 15 juli 2018.

Ada lima negara, seperti China, India, Macau, Singapura dan Malaysia akan datang dan ikut menyemarakan Pangandaran International Kite Festival (PIKF) 2018 yang akan dilaksanakan di lapang Katapang Doyong pantai timur.

Menurut Kabid Ekonomi Kreatif disparbud Pangandaran, Megi Parlumi, penyelenggaraannya sendiri akan dikelola Even Organizer (EO) Harmoni dari Jogjakarta.

“Kami PIKF tahun ini bertepatan juga dengan acara Polda Jabar dalam memperingati hari bhayangkara ke 72 yang akan mendatangkan sekitar 3000 orang yang tergabung dalam komunitas moibil dan motor. “jelas Megi.(10/7)

Dalam acara Perss Conference di gedung Touris Information Center (TIC) Pangandaran, Megi juga mengatakan, dengan mengangkat tema The Beauty of Harmony, PIKF tahun ini akan memperlihatkan aneka keindahan layang-layang dalam dua jenis pertunjukan. Diantaranya, flying competition akan dilaksanakan malam hari yang dihiasi lampu warna-warni dan flying ekshibition, sebagai ajang unjuk kebolehan dan keindahan dari masing-masing peserta.

“Untuk mensukseskan PIKF tahun ini kami juga akan menggelar pesta budaya, food bazzar, stan UMKM binaan pemkab Pangandaran dan berbagai atraksi hiburan lainnya. “imbuh Megi. (ANTON-TONI)

MENJELANG BERAKHIR LIBUR SEKOLAH PANTAI PANGANDARAN MASIH DIPADATI WISATAWAN

Hingga menjelang berakhirnya masa liburan sekolah, tanggal 16 juli mendatang, obyek wisata pantai Pangandaran masih tetap ramai dikunungi wisatawan.

Seperti diungkapkan wisatawa asal tasikmalayan, Iip, sengaja ia dan keluarganya berlibur ke Pangandaran setelah libur lebaran, hal tersebut untuk menghindari kemacetan sepanjang arus menuju Pangandaran.

“Dan terbukti selama perjalanan kami tidak terjebak macet. “ungkapnya. (8/7)

Ia dan keluarganya, kata Iip, sangat sering berlibur ke Pangandaran, selain mudah dijangkau juga karena keindahan alam dan lautnya tidak kalah dibanding tempat-tempat wisata pantai lainnya, hingga tidak heran wisatawan ke Pangandaran tidak pernah sepi.

“Sebenarnya kabupaten kami pun mempunyai pantai, tapi sayang pariwisatanya belum terkelola dengan baik seperti Pangandaran. ”ujarnya lagi. (HARIS F)

AKIBAT MINIM FASILITAS DAN WAKTU, BANYAK WISATAWAN URUNG KE GREEN CANYON

CIJULANG- Obyek wisata Green Canyon salah satu tempat wisata unggulan di Kabupaten Pangandaran hingga saat ini masih menyimpan daya tarik dengan keindahan alamnya yang masih asli. Namun sangat disayangkan dengan minimnya sarana fasilitas di lokasi wisata dan keterbatasan waktu beroperasi yang hanya sampai jam empat sore, banyak wisatawan yang mengurungkan niatnya untuk berwisata kesana, hal ini tentunya akan mengurangi pendapatan daerah.

Hal tersebut dibenarkan sekertaris Kompepar Green Canyon, Ari Krishna. Ia berharap adanya penambahan fasilitas lainnya agar wisatawan yang datang pun bisa menikmati wisata lainnya.

"Kami berharap selain menikmati wisata alam, pengunjung pun disediakan sarana permainan anak atau lainnya agar turis lebih tertarik datang kesini. “ungkapnya.(7/7)

Seperti I daerah lain, imbuh Ari, contohnya Karang Resik Tasikmalaya, wisatawan bisa menikmati fasilitas wisata lainnya walau itu cuma fasilitas bermain untuk anak.

Ari juga mengatakan, pernah ada rombongan 7 bis besar tadinya berniat berwisata ke Green Canyon, tapi berhubung saat itu hari sudah sore, pengunjung tersebut pun mengurungkan diri karena tidak seluruh rombongan bisa pergi ke lokasi Green Canyon.

“Mungkin kalau ada fasilitas lainnya, bisa saja sebagian mengunjungi Green Canyon dan yang lainnya menikmati fasilitas wisata yang tersedia. “kata Ari. (AGE)

DERMAGA BOJONGSALAWE SEMAKIN RAMAI DIKUNJUNGI WISATAWAN

PARIGI-Keindahan alam laut di dermaga pelabuhan Bojong Salawe kini kerap  dijadikan tempat selfie para pengunjung yang sengaja datang ke dermaga yang menghabiskan dana ratusan milyar tersebut. Dermaga yang berlokasi di Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran ini direncanakan nantinya bisa menampung kapal dengan bobot muat hingga 5000 GT.

Menurut salah seorang pengunjung asal kota Ciamis, Gea (47), ia sengaja datang ke Bojongsalawe hanya ingin melihat keindahan dermaga kerena ia sering melihatnya di media sosial.

"Saya jadi penasaran ingin melihat langsung kesini, dan ternyata tempatnya memang indah dan sangat cocok berpoto. “ungkapnya.(5/7)

Gea juga mengatakan, saat ini ia dan keluarganya benar-benar bisa menikmati langsung dermaga dan keindahan pantai Bojong Salawe.

Lain lagi dengan Abdul (52), seorang petugas parkir di lokasi dermaga. Menurutnya, ia merasa senang dengan banyaknya pengunjung yang datang, terutama hari Sabtu dan Minggu.

"Dari jasa penitipan kendaraan, lumayan saya dapat penghasilan untuk nambah-nambah kebutuhan dapur. "ungkap Abdul yang kesehariannya sebagai buruh lepas.

Abdul menambahkan, dari penghasilannya sebagai tukang parkir, ia pun bisa membawa uang ke rumah sekitar Rp. 20 hingga Rp 35 ribu.

“Karena saya pun tidak mematok harga hanya seikhlasnya saja, malah terkadang ada juga tidak memberi. “imbuhnya. (AGE)

KEBIJAKAN BUPATI PANGANDARAN LAKUKAN PEMBENAHAN PETUGAS TOLGATE, TERBUKTI EFEKTIP

CIJULANG - Pembenahan pegawai tolgate yang dilakukan langsung Bupati Pangandaran, H.Jeje Wiradinata tahun 2017 lalu yang bertujuan untuk efisiensi dan efektipitas petugas di loket pintu masuk wisata juga terkait isu kebocoran, terbukti berhasil dengan meningkatnya retribusi tiket wisata  yang signifikan pada liburan hari raya tahun ini. Sebagai bukti nyata yang terjadi di tol gate wisata pantai indah Batukaras hingga pada H+1 dan H+2 saja pendapatannya mencapai angka Rp. 318 juta, ini sangat berbedajika dibanding pada hari yang sama liburan hari raya tahun 2017 lalu.

Seperti dikatakan ketua koordinator petugas tol gate, Yusuf Mulyana, ia benar-benar mengemban amanah yang diberikan bupati untuk bisa bekerja dengan penuh tanggung jawab bersama rekan rekannya.

"Dan Alhamdulillah dengan meningkatnya pendapatan dibanding tahun 2017 lalu ini semakin menambah semangat kami untuk bisa memberikan yang terbaik khususnya pengelolaan  pendapatan dari retribusi wisata untuk Pemkab Pangandaran", katanya.(18/06)

Ditambahkan Yusuf lagi, pada H+1 pengunjung yang masuk ke Batukaras sekitar 22 ribu orang dan pada H+2 ada sekitar 25000 lebih.

Selaku ketua kordinator, menurutnya,  tolgate wisata pantai indah Batukaras berharap adanya perbaikan-perbaikan fasilitas yang di sekitar obyek wisata agar tidak terkesan semerawut seperti di pantai Pangandaran.

"Mudah-mudahn pemkab segera melakukan penataan, seperti penempatan PKL musiman yang memenuhi pinggir pantai juga lokasi parkir yang masih kurang tertata rapih", imbuhnya. (AGE)

LIBUR LEBARAN TAHUN INI WISATAWAN KE CITUMANG ALAMI PENURUNAN

PARIGI-Kunjungan wisatawan ke obyek wisata alam Citumang yang berada di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran saat liburan Idul Fitri tahun 2018 mengalami penurunan pendapatan sekitar 15% disbanding lebaran tahun lalu.

Seperti dikatakan salah seorang petugas pengelola, Wawan Setiawan,  adanya penurunan ini dikarenakan banyak paktor yang mempengaruhinya sehingga wisatawan lebih memilih ke tempat wisata lain.

"Penurunannya sekitar 15 sampai 20%, mungkin salah satunya karena factor kemacetan sehinggga para wisatawan keburu lelah dan mengurungkan niatnya untuk berwisata ke Citumang atau mungkinkarena sekarang banyak pilihan obyek wisata lainnya yang baru dibuka", katanya.(01/07)

Wawan menambahkan, namun penurunan ini tifdak menutup kemungkinan bisa tertutup karena masa libur sekolah masih panjang hingga 16 juli mendatang.

"Mudah-mudahn direksi perhutani bisa menambah fasilitas penunjang wisata Citumang agar wisatawan pun tidak jenuh saat berkunjung kesini. "kata Wawan. (AGE)

SITU CISAMPING TAWARKAN SUASANA ALAMI PADA WISATAWAN

PANGANDARAN - Suasana nyaman dan sejuk bisa dirasakan saat berkunjung di obyek wisata Situ (danau) Cisamping salah satu destinasi wisata baru yang berada di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, tepatnya sebelum memasukli wista pantai batujaras. Disini pengunjung bisa menikmati alam yang masih asri dengan rindangnya pepohonan jauh dari polusi hingga bisa dijadikan tempat bersantai bersama keluarga.

Seperti diungkapkan salah satu tokoh pemuda Desa Batukaras, Endang Sukara, ia  merasa Cisamping sangat cocok untuk mengisi saat liburan keluarga karena selain suasana yang masih alami juga didukung dengan pasilitas permainan wahana air "sosoangan" yang bisa dinikmati diatas permukaan air situ.

"Ada daya tarik tersendiri yang tidak dimilki obyek wista lauinnya, pokoknya jika belum pernah datang kesini pasti akan penasaran saat anda mendengar kabar tentang tempat ini", katanya.(24/6)

Menurut Endang, air di situ Cisamping tidak pernah kering walau di musim kemarau, seperti pada waktu terjadi kemarau panjang hampoir sembilan bulan, air situ Cisamping tetap tidak kering dan menjadi sumber air bagi masyarakat setempat.

Sebagai warga asli Batukaras, Endang sangat mengapresiasi dengan dibangunnya situ Cisamping sebagai destinasi wisata baru yang bisa memberi dampak positif pada kesejahteraan hidup masyarakat sekitar, khususnya dalam bidang perekonomian dan ketersediaan lapangan kerja baru para pemuda.

"Kami benar-benar sangat berterimakasih pada pemerintah daerah yang telah membangun situ Cisamping menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Pangandaran. “tandasnya. (AGE)

MEMASUKI H+3 LIBUR LEBARAN CITUMANG MASIH DIBANJIRI PENGUNJUNG

Memasuki libur panjang lebaran 1439 H H+3, obyek Wisata Citumang di Kabupaten Pangandaran masih dibanjiri pengunjung yang ingin menghabiskan masa liburannya. Keindahan alam sungai beserta gua yang ada di obyek wisata milik Perhutani ini memang sangat menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya untuk bersantai, Citumang pun para pengunjung bisa berenang di aliran sungai yang keluar dari gua dengan airnya yang jernih.

Menurut salah seorang petugas, Wawan, untuk wisatawan yang datang tidak perlu khawatir, karena pihaknya sudah menyediakan pemandu untuk mendampingi baik untuk kegiatan body rafting atau sekedar berenang dari aliran sungai di mulut gua hingga ke hilir.

“Kami pun menyediakan asuransi kalau-kalau ada pengunjung mengaklami kecelakaan di obyek wisata Citumang. “terang Wawan.(18/6)

Selian itu, kata Wawan, poihaknya juga menyediakan layanan informasi, pos pengobatan dan layanan lainnya yang selalu on time.

“Silahkan tanyakan langsung pada petugas yang ada di pintu masuk. “imbuhnya. (ANTON AS)

JELANG RAMADHAN, PANTAI KARAPYAK DIPENUHI WARGA UNTUK MUNGGAHAN

Sudah tepat jika masyarakat memilih Obyek Wisata (OW) Pantai Karapyak untuk acara munggahan (tradisi masyarakat dalam menyambut datangnya bulan ramadhan). Pasalnya, selain pemandangan alam lautnya yang indah, suasananya pun sangat mendukung untuk kumpul dan makan bersma  keluarga di bawah rindangnya pepohonan serta pemandangan di depan mata hamparan laut dengan gulungan ombak kecil yang saling berkejaran.

Pantai Karapyak yang berlokasi di Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran, tepatnya sekitar 12 km sebelum OW Pantai Pangandaran dari arah Kota Banjar, sudah lama sering menjadi pilihan wisatawan yang datang bersama keluarga.    

Dengan latar belakang Pulau Nusakambangan, di Karapyak pun wisatawan bisa melihat warna kecoklatan air sungai Citanduy yang masuk melalaui muara Sagaraanakan bercampur dengan birunya air laut, sebuah sajian alam eksotik anugerah Yang Maha Esa.

Satu lagi, saat air laut sedang surut, nampak terlihat karang-karang  yang membentuk kolam-kolam kecil dengan aneka ikan hias di dalamnya bak akuarium alam yang siap memanjakan mata pengunjung yang datang kesana.
Tidak hanya wisatawan asal luar kota, ternyata Pantai karapyak pun masih menjadi idola warga sekitar untuk sekedar menggelar acara munggahan. Seperti yang dilakukan rombongan KUA Padaherang yang datang bersama KUA Mangunjaya dan Kalipucang, seluruh amil, penyuluh dan stap.

Menurut Kepala KUA Padaherang, Drs H Mamuri, selain dekat dan tentunya biayanya murah, pilihan Pantai Karapyak untuk acara munggahan tahun ini karena memang keadaan alamnya sangat cocok.

“Selain cocok menjadi tempat tadabur alam, di bawah rimbunnya pohon kami juga bisa santai dan makan bersama dalam suasana santai. “ungkap Mamuri.(10/5)

Mamuri menambahkan, dan momen ini memang menjadi sangat penting untuk menjalin rasa kekeluargaan diantara sesamaa, khususnya di lingkup keluarga besar KUA. (NANA HOERUMAN)

PANTAI BATUKARAS MASIH MENJADI PAFORIT MUNGGAHAN

Di saat menjelang datangnya bulan suci ramadhan, masarakat lajim menyebutnya munggahan, Pantai Batu Karas masih tetap menjadi objek wisata paforit masyarakat.

Mungkin sudah menjadi tradisi tahunan, warga Pangandaran dan kota-kota lainnya setiap kali kedatangan bulan yang penuh rahmat ini dijadikan momen makan bersama (botram) dengan mengunjungi tempat-tempat wisata terdekat, salah satunya Pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. (12/5)

Seperti yang lakukan anak-anak SDN 5 Pangandaran, walaupun setiap hari bersentuhan dengan alam laut dan hiruk pikuk wisatawan, tetapi kerinduan untuk menikmati makan bersama di tengah alam terbuka atau pantai, menjadi sat yang ditunggu-tunggu.

"Kami sudah biasa menghibur anak anak menjelang ramadhan tiba dengan mengajak berwisata ke tempat yang tidak jauh dari sekolah, dan pantai batuKaras ini merupakan salah satu tempat wisata paporit anak anak, tahun yang lalu juga kesini," jelas kepala sekolah SDN 5 Pangandaran. (HARIS F)

OW CITUMANG, DI AKHIR PEKAN TETAP RAMAI DIKUNJUNGI WISATAWAN

PARIGI – Obyek Wisatawan (OW) Citumang di kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, dengan aliran airnya yang hijau bersih kembali dipadati pengunjung. (22/04)

Menurut salah seorang pengunjung asala Jakarta, Nurliana (25), ia dan keluarganya sudah empat kali datang ke Citumang.

Dikatakan Nurliana, suasana alam yang masih benar-benar alami dengan air sungai yang bersih menjadikan suasana sejuk dan romantis.

"Apalagi jika infrstruktur jalan menuju kesini sudah bagus, mungkin akan lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung kesini. “ungkapnya.

Hal senada dikatakan salah seorang karyawan Perhutani yang sehari-hari bertugas di OW Citumang, Wawan, saat ini wisatawan yang datang terutama tiap hari Sabtu dan Minggu biasa biasa saja belum terjadi lonjakan.

"Beda saat memasuki libur panjang, wisatawan yang datang kesini pun bertambah. “ terangnya. (AGE)

DERMAGA DUA PALATAR GREEN CANYON JADI TEMPAT PAFORIT WISATAWAN

CIJULANG- Dermaga dua Palatar yang berada di Dusun Karangpaci Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran berfungsi menjadi salah satu tempat transit para wisatawan saat tiba ke area wisata Green Canyon. Keindahan alam yang masih terjaga dengan udara yang sejuk membuat wisatawan betah duduk berlama-lama sambil menikmati suguhan es kelapa muda yang dijajakan para pedagang diarea tersebut. Tak jauh dari dermaga, disana juga ada tempat berkemah untuk para wisatawan yang suka kegiatan adventure dan camping.

Seperti dikatakan salah seorang pemandu wisata warga Kertayasa ini, Solih (35), sebelum dibangun zeperti sekarang, disini dulunya hanya merupakan tempat para pemancing untuk menyalurkan hobinya.

"Dan setelah dibangun tahun 2017 lalu dan penataan oleh pemerintah daerah ditambah adanya warung-warung kecil penjual makanan, sekarang tempat ini semakin ramai. “ujarnya. (22/04/)

Solih mengatakan, ditempat ini juga kedepannya akan ditambah dengan beberapa fasilitas bermain yang bernuansa alam, seperti permainan yang memacu adrenalin wisatawan unjtuk meluncur dengan seutas tali, playing fox.

Solih menambahkan, ini semua tidak terlepas dari peran Pemerintahan Desa Kertayasa lewat BUMdesnya. Secara langsung atau pun tidak dermaga ini tentunya bisa memberi harapan bagi warga, antara lain, tersedianya lapangan kerja atau usaha berdagang makanan.

Dengan menambah beberapa fasilitas pendukung, seperti Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar dermaga dan lainnya, menurut Solih, dermaga ini akan lebih memberi kenyamanan pada wisatawan.

“Dan selama ini keluhan wisatawan hanya terkait sinyal jaringan telekomunikasi di sekitar dermaga kurang kuat." pungkasnya. (AGE)

AKIBAT PENGUNJUNG SEPI, PEMANDU WISATA BANYAK YANG TAK AKTIP

PANGANDARAN-Sejak empat tahun yang lalu pengunjung wisatawan ke Cagar Alam Pananjung Pangandaran dirasakan sepi oleh sebagian pemandu wisata, paling tidak inilah yang dirasakan salah seorang anggota Paguyuban Pemandu Wisata Pangandaran (PPWP), Yahya.

Dari sekitar  100 anggota Tour guide (pemandu wisata), menurut Yahya, karena sepinya pengunjung kini hanya setengahnya saja yang aktif.

Dikatakan Yahya, jika dulu turis yang datang berkunjung ke taman wisata Cagar Alam sangat tinggi, tapi beberapa bulan ini pengunjung drastis merosot tajam, khususnya wisatawan mancanegara.

“Kami berharap para tour guide selain mendapat payung hukum yang jelas walau kini masih dalam proses, bisa mendapat pembinaan berkesinambungan juga memiliki pasilitas kantor yang jelas. “ungkap yahya.(9/4)   ***HARIS F***

PESONA PANTAI KARAPYAK, JADI SALAH SATU PILIHAN DESTINASI WISATA PANGANDARAN

KALIPUCANG –Walau namanya tak sebesar obyek wisata pantai Pangandaran dan Green Canyon, namun pantai Karapyak yang terletak di Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu pantai yang cukup eksotik.

Tak hanya Karapyak, di Sekitarnya juga  terdapat pantai lain yang tak kalah mempesona, seperti Pantai Majingklak, Palatar Agung dan Pantai Karangnini, menjadi batas timur bentangan 91 km panjang keseluruhan Pantai di Kabupaten Pangandaran.

Dari pantai Majingklak yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cilacap Provinsi Jateng melewati Pulau Nusakambangan, mungkin bisa jadi alternative rangkaian wisata pantai hingga ke  Pantai Keusik Luhur di Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak, berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya Jabar.

Seperti dituturkan Kasi Promosi wisata di Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pangandaran, Asep Kartiwa, tidak ada salahnya wisatawan mencoba berkunjung ke tempat-tempat tersebut agar tahu, destinasi wisata Pangandaran bukan hanya pantai Pangandaran, Green Canyon, Batuhiu atau Pantai batukaras saja, yang selama ini memang sudah akrab dengan wisatawan, akses menuju semua wisata itu pun sudah mulus dan tidak jauh dari jalan utama.

“Seperti Karapyak, hanya 1,5 jam perjalanan dari Kota Banjar, tepatnya sekitar 12 kilo meter sebelum masuk Pangandaran dan hanya beberapa menit saja dari jalan utama menuju lokasi. “terang Asep. (6/4)

Salah satu keindahan yang bisa ditawarkan Pantai Karapyak, ada fenomena alam menjadi pesona tersendiri saat air Sungai Cintaduy dengan arus besar menuju laut, seketika air laut pun berubah warna menjadi merah kecoklatan, sementara warna luat di sekitarnya tetap biru.

Sarana akomodasi pun tersedia, bahkan bagi remaja yang punya hobi kemping, ada Karapyak Glamping yang menyediakan peralatan berkemah dengan fasilitas jaman now.

“Perbedaan warna tersebut sangat kontras sehingga menjadi pemandangan yang mempesona,  untuk melihat penomena tersebut tidak perlu jauh-jauh ke eropa, karena di Karapyak juga ada. “ ungkapnya.

Masih di Karapyak, lanjut Asep lagi, hamparan pasir putih terbentang bak permadani dengan kolam-kolam kecil di pinggir pantai seperti aquarium alam tempat biota laut berkembang biak, merupakan pemandangan alam yang mejadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk bermain di sepanjang pantai.

"Tapi pengunjung harus tetap hati hati, jangan sampai merusak biota lautnya dan jika anda ingin tahu Pulau Nusakambangan yang fenomenal juga tenyata cukup dari Pantai Karapyak", imbuh Asep

Pada pengunjung yang punya hobi memancing, menurut Asep, Pantai Karapyak juga bisa dijadikan salah satu reperensi. Banyak spot pemancing, baik dengan menyewa perahu atau cukup sekedar di pantai dan  Sungai.

“Para nelayan disana pun banyak menyediakan umpan serta siap memenuhi selera strike para angler. “imbuh Asep. (AGE)

LIBUR PANJANG, RIBUAN WISATAWAN PADATI OBYEK WISATA PANTAI PANGANDARAN

PANGANDARAN-Masa libur panjang (long week end) benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga ke tempat-tempat wisata, salah satunya Pangandaran.

Arus kunjungan mulai hari kamis malam nampak walau pun tidak membuat kemacetan, sudah memadati arus menuju obyek wisata Pantai Pangandaran.

Seperti diungkapkan salah seorang pengunjung asal Bandung, Rohman (32), menurutnya, ia dan teman-teman sekantornya sudah merencanakan jauh-jauih hari untuk meinkmati libur panjang akhir pecan inmi untuk berlibur ke Pangandaran.

“Dari beberapa pilihan, Pangandaran yang paling sering kami kunjungi saat ada momen0-momen liburan baik bersama keluarga atau dengan rekan-trekan kantor. “ujarnya.(30/3).

Rohman saat ditemui pada kerumunan di pinggir pantai, saat dimintai komentarnya tentang Pangandaran saat ini, mengaku sangat terkesan sekaligus mendapat suasana baru melihat kawasan wisata yang sudah ditata dengan merelokas beberapa pedagang yang awalnya berjejer menghalangi pemandangan ke laut.

“Sekarang birunya air laut bisa terlihat langsung baik dari hotel atau pun dari kendaraan, sudah tidak Nampak lagi kesan kumuh dan kotornya. “ungkapnya lagi. (HARIS F)
 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN