wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Aksi Nyata Kades Cibeber, Pemdes Gercep Saat Warga Butuh Bantuan

PANGANDARAN.NEWS.COM/TASIKNEWS - Jauhnya jarak ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) membuat warga Desa Cibeber Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, berjalan jika ingin mendapatkan layanan kesehatan.

Padahal, layanan kesehatan ini merupakan hak dasar bagi seluruh warga negara termasuk mereka yang tinggal di pelosok desa. Sejatinya pemerintah pun harus bisa memberikan akses layanan kesehatan yang mudah, dekat, dan terjangkau bagi masyarakat desa. 

Seperti yang terjadi di sebuah desa di Kabupaten Tasikmalaya, bentuk kepedulian terhadap masyarakat di bidang kesehatan kepala desa pun ikut memikul tandu warganya yang sakit menuju tempat pelayanan kesehatan.

Saat wawancara dengan Pangandaran News, Kepala Desa Cibeber Nur Habibi mengatakan apa yang dilakukannya ini tentu sudah menjadi kewajiban desa pada warganya.

Menurutnya, mengantar warga menuju tempat layanan kesehatan ini selain ikut membantu juga bisa bersilaturahmi langsung merekatkan persaudaraan.

"Intinya, kami harus hadir di saat masyarakat membutuhkan pertolongan," ungkapnya. (10/09/25)

Dan mengantar masyarakat yang sedang sakit tersebut, kata Nur, merupakan bagian dari tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan yang baik pada warga.

Pemerintah Desa Cibeber berkomitmen untuk terus hadir dan membantu  masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Tak hanya jajaran pemdes, seluruh warga pun selalu peduli dan membantu saat ada warga lain yang terkena musibah.

"Dan apa yang saya lakukan ini adalah bentuk kecintaan dan kepedulian kami kepada masyarakat," imbuhnya.

Sekdes Cibeber menambahkan, jajaran pemdes yang dipimpin langsung kepala desa selalu gercep (gerak cepat) memperhatikan kondisi masyarakat begitu ada sakit  masyarakat.

"Kepala desa kami selalu  terdepan, dan hampir 24 jam  tidak hanya fokus di kantor saja namun sigap saat ada warga yang membutuhkan bantuan," ujarnya.

Sementara keluarga pasienbmenyampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh Kepala Desa cibeber jajarannya.

Mereka juga berharap, kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga pemerintah desa dan masyarakat dapat saling mendukung dalam berbagai kondisi.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat" kata warga. (anwarwaluyo)


Lewat Usaha Tani Bumdes, Desa Cimanuk Dukung Program Ketahanan Pangan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Gebrakan luar biasa datang dari Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong  Kabupaten Tasikmalaya, BUMDes Mitra Pesisir Cimanuk berhasil mencetak sejarah dengan menggelar panen perdana bawang merah yang digadang-gadang menjadi panen terbesar sepanjang tahun ini.

Dengan luas 1 hektar ini, total hasil panen perdana bawang merah tahun 2025 diperkirakan mencapai 1kwital bawang merah segar.

Kepala Desa cimanuk Anhar  dengan penuh semangat menyatakan, keberhasilan BUMDES ini adalah buah kerja keras dan kekompakan masyakat.

Panen perdana ini juga turut dihadiri camat Cikalong, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, dan masyarakat sekitar. 

Anhar merasa bersyukur karena panen ini menjadi langkah besar program ketahanan pangan yang selama ini diancang di Desa Cimanuk, dan hari ini terbukti nyata.

"Ini bukan cuma panen, namun ini juga menjadi bukti bahwa desa kita bisa berdaulat pangan," ungkap Anhar.(08/09/25)

Ia juga menegaskan, keberadaan BUMDes bukan hanya formalitas tapi alat perjuangan ekonomi desa. Dengan melibatkan masyarakat, Bumdes ini bisa membuka lapangan kerja, meningkatkan penghasilan warga dan pergerakkan ekonomi langsung dari bawah.

"Ini bukan proyek, ini gerakan nyata masyarakat desa," tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Camat Cikalong Acep Sofian, S,Pd, yang turut hadir langsung di tengah petani memberikan apresiasi tinggi kepada masyaraka petani. 

Menurutnya panen bawang merah pertama Bumdes Mitra Pesisir Cimanuk ini selain secara ekonomis sangat menguntungkan, tentu hal bisa menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.

"Saya sangat bangga sekali dan semoga desa-desa lain meniru semangat ini dan ketahanan pangan bukan slogan kosong, ini buktinya," ujar Acep.

Sementara Ketua BUMDes Cimanuk Willy Wildani dalam paparannya menjelaskan, proses penanaman bawang merah ini membutuhkan perhatian penuh. Mulai dari benih, teknik tanam, sampai pola pemupukan, semua dilakukan dengan teliti sehingga hasilnya sangat memuaskan. 

Ia menyebut program ini melibatkan masyarakat desa secara langsung, bukan hanya sebagai buruh tani tetapi juga sebagai pemilik harapan dan masa depan.

 “Dan ini bukan kerja BUMDes semata, tapi ini perjuangan masyarakat Desa Cimanuk yang didukung banyak pihak," tegasnya.(anwarwaluyo)





Kesal Karena Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nagrog Tanam Pohon Pisang Di Tengah Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebagai bentuk ungkapan rasa kecewa, masyarakat Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya menanam pohon pisang di tengah jalan di Dusun Ciranca.

Warga mengaku merasa kesal pasalnya jalan di daerahnya rusak dan tak kunjung diperbaiki, padahal kondisi jalan rusak ini sudah puluhan tahun dan terkesan dibiarkan. 

Kata mereka, sudah beberapa ganti bupati dan gubernur tapi kondisi jalan masih rusak.

Aksi tanam pohon pisang ini merupakan kelas bentuk protes terhadap Pemkab Tasikmalaya yang dinilai lambat menangani kerusakan jalan yang menghubungkan antar Desa  Sukahurip dan Desa Nagrog ini.

Seperti disampaikan salah seorang warga Dusun Ciranca Desa Nagrog, Asep Hilman, kondisi jalan semakin parah dengan baluran tanah merah.

Kata Asep, kalau malam sering terjadi kecelakaan khususnya pengendara sepeda motor karena kondisi jalan licin dan  penuh lumpur.

"Kondisi jalan benar - benar tidak layak," ungkapnya.(06/09/25)

Hal senada diungkap warga lainnya, Encep yang mengaku geram melihat kerusakan jalan in terlebih saat musim hujan.

Ia berharap, dengan kepemimpinan Bupati - Wakil Bupati Tasikmalaya yang baru jalan di desanya bisa tersentuh pembangunan dan segera ada perbaikan.

 "Atas nama warga, saya berharap masalah ini jadi perhatian Pemkab Tasikmalaya," tegasnya.(anwarwaluyo)


Kades Hegarwangi Pimpin Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI Ke 80

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di kapan desa, tadi pagi Kepala Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Taufan firmanyah tadi siang menjadi Insfektur upacara pengibaran bendera merah putih dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-80.(17/08/25)

Selain dihadiri perangkat desa, upacara ini juga diikuti para pelajar, baik dari tingkat SD, SMP, SMA, elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, Majelis Taklim, Tim PKK, tenaga Posyandu, Bhabinkamtibmas Polsek Tigapanah dan tamu undangan lainnya.

‎Kepala Desa Hegarwangi Muhamad Taufan Firmansyah selaku pemimpin upacara menegaskan, ia akan terus berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi seperti sekarang ini. 

Menurutnya, momentum HUT RI Ke-80 ini bukan sekedar perayaan semata namun juga sebagai momen menjaga persatuan dan kesatuan antar masyarakat Desa Hegarwangi yang terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama.

‎”Tema berdaulat Indonesia sejahtera kita pada perayaan HUT RI Ke-80 ini ialah NKRI Harga Mati, Kami tidak Ingin kita bercerai berai," tegasnya. 

Taufan juga tidak ingin ada perpecahan, khususnya antar masyarakat serta berharap kemerdekaan ini menjadi kemerdekaan yang hakiki. 

‎Taufan mengatakan, usai upacara bendera ini akan dilanjutkan kegiatan berbagai perlombaan yang akan diadakan Pemdes Hegarwangi untuk lebih menyemarakkan Dirgahayu HUT RI Ke-80 ini. 

"Ada turnamen sepak bola, bola voli dan jalan santai," terangnya.

Ia menambahkan, suksesnya upacara dan rangkaian acara peringatan HUT RI Ke-80 ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara pemerintah desa, jajaran panitia, PHBN dan seluruh warga Desa Hegarwangi. 

Segala persiapan yang dilakukan dengan matang, mulai dari dekorasi lapangan hingga koordinasi antar panitia sehingga berhasil menciptakan acara yang berjalan baik dan lancar.

"Kami Pemdes Hegarwangi akan tetap solid dalam membangun desa untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(anwarwaluyo)

Ratusan Warga Desa Karangmekar Ikuti Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke 80

PANDANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 di Desa Karangmekar Kecamatan Karangnungal Kabupaten Tasikmalaya berlangsung meriah, ribuan masyarakat pun tumpah ruah memenuhi lapangan Rancabakung untuk menyaksikan arak-arakan karnaval yang menampilkan berbagai kreasi kostum lucu dan menarik.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut berpartisipasi dalam pawai karnaval yang menjadi agenda puncak perayaan. 

Beragam penampilan unik dengan kostum warna-warni menambah semarak suasana dan mengundang tawa masyarakat yang menyaksikan.

Dengan penuh semangat, para kepala desa sambil menyapa warga dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa terhibur sekaligus bangga melihat para pemimpinnya ikut larut dalam kegembiraan.

Menurut Ketua Panitia Hari Besar Nasional (PHBN), Ahyar, S,Pd, pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara puncak peringatan kemerdekaan tahun ini.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan antusias masyarakat yang sudah ikut  berpartisipasi dalam perlombaan dan karnaval," kata Ahyar, melalui pesan whats appsnya.(17/08/25)

Semangat kebersamaan ini, ucap Ahyar, menjadi bukti bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar seremonial namun menjadi momentum mempererat persatuan.

Acara puncak peringatan HUT RI ke-80 Desa Karangmekar pun ditutup dengan hiburan rakyat, yang semakin menambah semarak dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.

Terpisah, Kepala Urusan (kaur) Keuangan Desa Karangmekar, Windawaty menyampaikan, melalui peringatan Hari Kemerdekaan yang tahun ini mengusung tema, Indonesia berdaulat sejahtera menuju Indonesia emas, masyarakat de lebih maju dan sejahtera. (anwarwaluyo)

Tradisi Turun Temurun Warga Girikencana, Jelang Hari Kemerdekaan Lakukan Ziarah Kubur Para Leluhur

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Girikenca Kecamatan Parungpomteng Kabupaten Tasikmalaya menggelar serangkaian kegiatan rutin yang telah menjadi tradisi desa, diantaranya ziarah kubur eyang Jaelani dan malam tirakatan tawasulan yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas.

Seperti disampaikan Kepala Desa Girikencan, Robai, ziarah kubur dilaksanakan setiap tanggal 16 Agustus, dan ini tidak hanya sebatas mengunjungi makam tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh Desa Girikencana.

Selain itu, ungkap Robai, malam tirakatan juga rutin digelar pada malam 17 Agustus, dan acara ini menjadi momentum reflektif bagi warga untuk mengenang jasa para pahlawan dan tokoh desa yang telah berjasa dalam memperjuangkan serta membangun Desa Girikencana.

Tak hanya itu, sedekah bumi juga tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian kegiatan budaya desa.

"Tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang masih lestari hingga saat ini," jelas Robai.(16/08/25)

Ia menjelaskan, sedekah bumi menjadi simbol rasa syukur warga terhadap berkah dan hasil bumi yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan ini menjadi hal yang penting untuk melestarikan tradisi sebagai bagian dari jati diri warga.

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu dan kita ini hanya meneruskan perjuangan para sesepuh dan pejuang desa,” ucap  robai.

Menurutnya, kebangsaan dan nilai-nilai gotong royong masyarakat Desa Girikencana yang sudah ditanamkan oleh leluhur ini harus tetap dijaga anak anak muda  zaman sekarang.

Robai tidak mau generasi muda di desanya melupakan sejarah,  justru mereka harus lebih aktif dalam melestarikan budaya dan semangat perjuangan para pendahulu.

"Dan saya bangga serta bersyukur karena semua rangkaian kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga masyarakat," imbuhnya. (anwarwaluyo)


Kades Cimanuk, Mari Rayakan Kemerdekaan Ini Penuh Rasa Syukur Dan Semangat Kebangsaan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia segenap Pemerintah Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-80, 17 Agustus 2025. 

Demikian disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anharudin, serta berharap yang terbaik untuk seluruh masyarakat di moment 17 Agustus tahun ini yang mengusung tema Indonesia berdaulat menuju Indonesia emas.

Anharudin merasa bersyukur dan bangga atas pencapaian bangsa Indonesia selama 80 tahun kemerdekaan, dan saat ini merupakan momentum bersejarah karena selama 80 tahun Indonesia telah banyak mengalami perubahan dan kemajuan. 

"Mari kita bersama-sama merayakan kemerdekaan ini dengan penuh rasa syukur dan semangat kebangsaan,” ujar Anharudin.((15/08/25)

Ia juga tidak lupa mengajak kepada seluruh warga untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan serta berkomitmen dalam pembangunan desa agar lebih maju dan sejahtera, dan diharapkan dengan semangat kemerdekaan ini dapat dirasakan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dan jangan lupa, tegasnya, pada hari 17 Agustus pada jatuh hari Minggu masyarakat Desa Cimanuk bisa bersama-sama  mengikuti upacara bendera.

"Kepada adik-adik paskibra saya ucapkan selamat bertugas," imbuhnya.(anwarwaluyo)


Kegiatan Berbagai Lomba Warnai HUT Kemerdekaan RI Ke 80 Di SMPN 1 Baregbeg Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 SMP Negeri 1 Barebeg Kabupaten Ciamis menggelar serangkaian kegiatan meriah, mulai dari jalan santai berhadiah hingga berbagai perlombaan untuk siswa.

Dalam kegiatan tersebut yang dimulai hari Jumat tanggal 15 Agustus  2025, Wakil Kepala Sekolah/Bidang Kesiswaan, Ari Asep Irvan S,Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme pihak sekolah dan siswa siswi serta para guru baik yang terlibat langsung atau pun tak langsung bisa ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan tahun ini

Perayaan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi,.menurut Ari, juga jadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menanamkan semangat kebersamaan di kalangan pelajar dan guru.

"Dan mata lomba jalan santai berhadiah ini ternyata menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh guru dan siswa," ungkap Ari.(15/08/25)

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih bersemangat dalam belajar sekaligus menjaga sportivitas, sehingga mampu menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus membentuk karakter siswa yang disiplin, sportif, dan saling menghargai.

"Alhamdulillah dalam pelaksanaan kegiatan ini ternyata banyak donasi dari guru-guru, termasuk saat memperingati hari Pramuka tanggal 14 Agustus kemarin," imbuhnya.

Di sisi lain Ari juga berharap, guru-guru honor di sini pada di tahun 2026 nanti bisa keangkat semua.menjadi tenaga P3K atau pun menjadi tenaga kerja paruh waktu.(anwarwaluyo)


 

Ikut Meriahkan Sambut Hari Kemerdekaan, PC PGRI Jamanis Tasik Gelar Turnamen Bulu Tangkis

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Ikut memeriahkan dalam rangka menyambutnya Hari Kemerdekaan RI ke 80 PC PGRI Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya mengadakan Turnamen Bulu Tangkis antar tenaga pendidik se- Kecamatan Jamanis, yang akan diselenggarakan tanggal 14 Agustus 2025 di GOR PGRI Jamanis. 

Menurut Ketua Pelaksana sekaligus pencetus dan penggagas kegiatan, Samsul Spd, turnamen ini akan dilaksanakan selama lima hari.

"Sedangkan jam waktu pelaksanaannya setelah pulang sekolah, sekitar jam 12.30 WIB," terang Samsul.(14/08/25)

Samsul me rangkan, jumlah peserta mengirimkan satu ganda putra, terdiri dari 17 SDN, 1 SMPN, 1 SMA dan 1 SLBN.

Samsul mengatakan, tujuan diadakannya turnamen bulu tangkis ini antara lain untuk mempererat jalinan silaturahmi antar pendidik SD, SMP, SMA, dan SLB PC PGRI jamanis dan sekaligus mengembangkan hobi olah raga khususnya cabang bulu tangkis.

"Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan tentunya bermanfaat khususnya bagi keluarga besar PGRI Jamanis," ucapnya.

Terpisah, ketua PGRI PC Jamanis Dion Rusyadi, S.Pd, mengaku pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan turnamen bulutangkis antar guru dan tenaga kependidikan di Jamanis yang disponsori oleh Airlangga dan difasilitasi oleh rekan-rekan guru warga PGRI yang ada di SLB ini.

Selain ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan, kata Dion, kegiatan ini juga bisa menjadi media untuk silaturahmi sesama pendidik yang ada di Kecamatan Jamanis.

"Kegiatan ini juga tentu bisa jadi ajang penyaluran bakat yang ada di setiap guru dan tenaga pendidik lainnya," imbuhnya.(anwarwaluyo)


Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 80, Kades Kertamukti Sebut Jangan Lupakan Sejarah

Suganda
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80, Pemerintah Desa Kertamukti Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya mengucapkan selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025 serta ia pun tidak lupa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai pengingat jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan.

Demikian disampaikan Kepala Desa Kertamukti, Suganda, saat bincang-bincang dengan Pangandaran News di ruang kerjanya.(14/08/25)

Ia juga mengajak seluruh warganya untuk merayakan Hari Kemerdekaan ini dengan penuh semangat, persatuan, dan rasa cinta tanah air sesuai dengan moto HUT RI ke-80 tahun ini Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

"Kita bersatu dalam kebersamaan, berdaulat dalam menjaga marwah bangsa serta berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyat dan melangkah bersama menuju Indonesia yang maju,”ucap Suganda.

Ia menegaskan, peringatan HUT RI bukan hanya sekadar rutinitas melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan gotong royong, dan menyalakan kembali api nasionalisme di hati setiap masyrakat untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan perayaan, mulai dari upacara bendera, lomba rakyat, hingga doa bersama demi kemakmuran bangsa indonesian.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah amanah yang diwariskan oleh pejuang kita, dan tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan kerja nyata, kebersamaan, dan kepedulian,” tegas Suganda. 

Seperti diketahui, menjelang perayaan HUT RI ke 80 ini, sepanjang jalan dan di setiap rumah warga Desa Kertamukti mulai dipenuhi warna merah putih, umbul-umbul berkibar di setiap sudut dan senyum tulus warga menyambut hari bersejarah ini. Dan ini tentu menandakan semangat gotong royong dan cinta tanah air warga desa pun terasa kuat, dan tentu saja siap merayakan kemerdekaan dengan penuh makna dan kebanggaan. Semangat 45. 

"Kata bung Karno, jangan lupakan jas merah, artinya jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," ungkapnya. (anwarwaluyo)

Kades Girikencana Sebut Kegiatan Gotong-Royong Bisa Eratkan Silaturahmi Antara Warga Dan Pemdes

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sudah menjadi kegiatan rutin untuk warga Desa Girikencana Kecamatan Parungpomteng Kabupaten Tasikmalaya, setiap hari Minggu melakukan kerja bakti gotong royong untuk membersihkan jalan-jalan dan area sekitarnya.

Dengan dimpimpin langsung kepala desanya, perangkat desa dan masyarakat dengan semangat kebersamaan bahu membahu membersihkan lingkungan kantor desa serta pemukiman serta membabat rumput liar yang membuat tidak indah lingkungan.

Selain membersihkan sepanjang pinggir jalan, untuk Minggu ini kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pembersihan saluran air, perbaikan jalan lingkungan, serta penataan area fasilitas umum desa.

Menurut Kepala Desa Girikencana, Robai, kegiatan gotong-royong ini selain untuk untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih sekaligus bisa untuk olahraga serta menjadi pertemuan silaturahmi antara warga satu dengan lainnya.

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa merasakan langsung manfaat mempunyai lingkungan sehat, bersih dan nyaman," ungkap Robai.(10/08/25)

Robai mengatakan, aksi nyata yang dilaksanakan setiap hari minggu ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan serta untuk memberikan contoh bahwa membangun desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga perlu keterlibatan seluruh masyarakat. 

"Dan hari ini kita bersama-sama turun tangan sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan desa,” ujarnya.

Kehadirannya di tengah kegiatan ini, menurutnya, tidak hanya untuk memotivasi perangkat desa tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat yang hadir dalam jumlah cukup besar.

Sementara menurut salah satu warga, Risma, kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat tetapi juga menciptakan suasana kerja sama yang harmonis dan produktif.

“Kami merasa dihargai karena Pak Kades ikut langsung, dan ini membuat kami lebih semangat bekerja,” kata Risma, 

Risma menambahkan, kegiatan gotong royong ini juga bisa  dimanfaatkan sebagai ajang komunikasi langsung antara perangkat desa dan warga sehingga mampu menyerap aspirasi masyarakat serta mendengarkan masukan terkait pembangunan desa ke depan.

Ia menyebut, untuk membangun desa diperlukan kerja sama, keterbukaan informasi publik dan kepedulian. Dan kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu bagi kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang demi kemajuan desa  secara menyeluruh.

"Dan alhamdulilh kami masyarakat Desa Girikencana masih kompak untuk bersama dalam pembangunan kemajuan desa," ucapnya.(anwarwaluyo)


Warga Desa Nagrog Tagih Janji Bupati Tasikmalaya, Jalan Di Desanya Minta Segera Diperbaikinya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Warga Dusun Ciranca, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, meluapkan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah maupun provinsi yang dinilai tutup mata dan telinga terhadap kondisi infrastruktur yang rusak parah selama belasan tahun terakhir.

Jalan utama di wilayah tersebut tak kunjung diperbaiki, padahal sudah berkali-kali diajukan masyarakat. Ironisnya, perhatian dari pemerintah kabupaten maupun provinsi hanya muncul saat masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan setelah itu kembali dilupakan.

Salah seorang pengguna jalan yang sehari-hari bekerja sebagai kurir paket, Asep, mengatakan, sudah belasan tahun jalan ini rusak parah tapi belum pernah sekalipun ada perhatian serius dari Pemkab.

"Mereka datang hanya saat kampanye. Habis itu lupa,” ucapnya.(05/08/25)

Kekecewaan warga ini mencapai puncaknya setelah beredarnya video seorang guru yang mengalami kecelakaan saat hendak mengajar di SD Ciranca, dalam video yang viral di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, tampak sang guru terjatuh dari motornya akibat jalan yang licin dan berlumpur pascahujan deras.

Diketahui, guru tersebut berasal dari Bantarkalong dan tengah menuju tempat tugasnya di SD Ciranca. Insiden ini menjadi simbol dari penderitaan warga atas minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di pelosok.

Dengan nada satir Asep pun melontarkan sindiran tajam, “Pilkada dan pil KB apa bedanya? Kalau pil KB lupa pasti jadi tapi kalau Pilkada, kalau sudah jadi pasti lupa.

Warga Dusun Ciranca berharap program Bupati Cecep dan Wakil Bupati Asep ke depan tidak hanya sekadar obral janji, tetapi benar-benar mampu mewujudkan program “Jalan Kasep Mulus” yang menyentuh hingga pelosok desa.

“Semoga bupati dan wakil bupati yang sekarang tidak seperti sebelumnya, kami tidak butuh janji tapi butuh bukti,” tandas Asep.(anwarwaluyo)

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Sodonghilir Tasikmalaya Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Dusun Carik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, Polsek Sodonghilir bersama unsur Muspika Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III, bertempat di lahan baku Non LBS milik Desa Sodonghilir berlokasi di Dusun Carik Rt 15, Rw 54, Desa Cukangkawung Kecamatan Sodonghilir.(06/08/25)

Kapolsek Sodonghilir  IPTU Caryadi pun  turun langsung mengikuti kegiatan ini bersama jajaran TNI, pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa, Dinas Pertanian, serta kelompok tani setempat. 

Kapolres Tasikmalaya "AKBP Haris Dinzah, S.H., S.I.K., M.H  melalui Kapolsek Sodonghilir menyampaikan, keterlibatan aparat kepolisian dalam program pertanian menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan daerah.

Ia mengatakan, pihaknya tidak hanya fokus pada keamanan dan ketertiban tapi juga ikut mendorong kemandirian pangan masyarakat. 

Dengan penanaman jagung serentak ini, kami harap bisa menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan,” ujar Kapolsek Sodonghilir IPTU Caryadi.

Kegiatan ini juga, kata Caryadi,  menjadi ajang kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah, aparat dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kecamatan Sodonghilir.(anwarwaluyo)

Warga Nagrog Cipatujah Keluhkan Buruknya Infrastruktur Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Rusaknya kondisi jalan di wilayah Tasikmalaya Selatan, tepatnya ruas jalan di Dusun Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah menjadi bahan postingan di media sosial (medsos)

Menurut akun Budak Angon di media sosial Face Book, akibat jalan rusak ini seorang pegawai   PLN bernama Encep terpeleset dan jatuh ke lumpur, dan insiden ini terjadi karena kondisi jalan yang rusak parah dan penuh lumpur. 

Sementara dari hasil pantauan Pangandaran news di lokasi usai video jalan rusak viral, memang penuh lumpur setelah diguyur hujan. 

Kata Encep tak hanya dirinya saja yang mengalami kecelakaan akibat jalan rusak tersebut, tapi pernah juga seorang pelajar yang motornya tergelincir akibat jalan licin.

"Kami berharap pemerintah Kabupaten Tasikmalaya segera melakukan perbaikan jalan disini," kata Encep.(29/07/25)

Menurutnya, semua pasti paham kalau jalan adalah salah satu sarana dan prasarana paling penting dalam kemajuan suatu wilayah, baik untuk aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sebagainya. 

"Masyarakat disini  sering mencurahkan unek-uneknya lewat media sosial dan berharap terbaca pejabat yang ada Pemda Tasikmalaya," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi terkait aksinya ini, ia mengaku hal tersebut sengaja dilakukan karena kondisi jalan yang sempat dirinya viralkan agar bisa diketahui oleh para pemangku kebijakan di Pemkab Tasikmalaya.

"Saya sengaja melakukan aksi ini sebagai sindirian terhadap pemerintah apalagi sekarang menjelang peringatan hari kemerdekaan ke 80," akunya.

Dia berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya bisa lebih memperhatikan kondisi jalan yang rusak khususnya di wilayah Tasikmalaya Selatan.

Tak hanya itu, ia menympaikan untuk pemimpin sekarang bisa menepati janji jalan kasep mulus bisa terealisasi di tengah gempuran tudingan ini dan itu dari orang-orang yang sudut pandangnya berbeda.

"Tidak hanya soal infrastruktur saja, segi kesehatan, pendidikan, ekonomi juga yang harus lebih di perhatikan lagi," pungkasnya.

(anwarwaluyo)



Jaga Lingkungan Agar Tetap Nyaman, Warga Desa Cimanuk Gotong-Royong Laksanakan Gerakan Kebersihan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Masalah kebersihan sudah melekat dalam kebidupan sehari-hari baik di rumah atau pun lingkungan bagi warga Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, sehingga setiap ada kegiatan kebersihan yang diselenggarakan pemerintah desa selalu disambut antusias oleh masyarakat.

Dengan dipimpin RT 002, 003 dan RW 05 Dusun Pamoyana warga bergotong-royong dengan membawa alat dari rumah masing-masing membersihkan sampah dan rumput yang tumbuh liar di sekitar jalan, serelah sebelumnya mendengarkan arahan dari Kepala Desa Cimanuk, Anhar.(27/07/25)

Hasil musyawarah bersama dengan pemdes, gerakan kebersiahan kali ini difokuskan untuk membersihkan selokan jalan yang di penuhi sampah dan dedaunan. Karena selokan atau saluran air yang di penuhi sampah dan dedauan jika tidak di bersihkan maka aliran air pun akan tersumbat sehingga meluber ke jalan.

Di sela-sela kegiatan, Kepala Desa Cimanuk, Anhar, kepada PNews mengatakan, selain menjadi kegiatan yang dilaksanakan setiap hari minggu, kata Anhar, juga dalam rangka menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 80.

"Semua warga, baik pemuda atau pun orang tua ramai-ramai ikut kerja gotong-royong," kata Anhar.

Dengan kondisi lingkungan yang bersih, indah dan nyaman di tengah masyarakat, kata Anhar, tentu akan membangun rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin erat.

"Dan seperti biasa selesai kegiatan kami pun makan bersama dengan makanan yang telah di siapkan oleh ibu-ibu dan bapak-bapak yang mendapat bagian untuk memasak," terang Anhar.

Anhar mengatakan, pihaknya terus mmwnghimbau kepada masyarakat agar menjaga dan merawat kebersihan lingkungan sehingga kelestariannya bisa terjaga dengan baik. 

Sementata secara terpisah Camat Cikalong Acep Sofian S,Pd, sangat mengapresiasi masyarakat Desa cimanuk yang begitu kompak dalam bergotong royong membersihkan lingkungan. 

"Kegiatan ini juga sekaligus untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Tasik yang ke 393 dan menjelang HUT kemerdekaan ke 80," ucapnya. (anwarwaluyo)

Warga Desa Hegarwangi Bersama Masyarakat Lainnya Sambut Hangat HUT Ke 393 Kab Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Momen Hari Jadi ke-393 Kabupaten Tasikmalaya yang jatuh pada 26 Juli 2025 disambut hangat oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Pemerintah Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong.

Ribuan warga dari berbagai pelosok turut serta memeriahkan puncak peringatan Hari Jadi ke-393 Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan ini menjadi simbol nyata kekuatan gotong royong yang menjadi pondasi utama Kabupaten Tasikmalaya.

Dengan mengusung tema Nyorang Mangsa, Tasik Raharja, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, namun juga menjadi ruang refleksi mendalam terhadap perjalanan sejarah dan masa depan Kabupaten Tasikmalaya.

Salah seorang tokoh Desa Hegarwangi menyampaikan, hari jadi ini bukan sekadar mengenang masa lalu tetapi menjadi panggilan moral bagi kita semua. 

"Lalu pertanyaannya, apakah kita sudah berkontribusi untuk Tasikmalaya hari ini dan esok?," ucapnya.(26/07/25)

Menurutnya, pembangunan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah tetapi harus menjadi gerakan kolektif semua elemen.

Ia menekankan, kemajuan sejati lahir dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dengan dilandasi semangat gotong royong dan didasarkan pada pelayanan yang tulus. 

Ia Menambahkan, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur megah melainkan tentang kehadiran pemerintah yang terbuka, responsif, dan mau belajar bersama rakyatnya.

Di sisi lain Ketua DPK APDESI Kecamatan Bantarkalong, Muhammad Taufan Fitmayah dalam keterangannya kepada Pangandaran News di sela-sela kegiatan puncak peringatan menyampaikan, hari jadi ini menjadi momen penting untuk mempererat soliditas antara pemerintah dan masyarakat dalam satu semangat kebersamaan.

Ia mengatakan, Ini bukan sekadar perayaan tapi juga tonggak evaluasi dan pemantik semangat baru dalam membangun daerah.

"Kita butuh kesatuan visi antara pemimpin dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara dalam sambutannya Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyatukan tekad dan semangat dalam mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang religius, unggul dalam pertanian, infrastruktur, pendidikan, serta layanan kesehatan.

Ia menyebut Pemkab Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik serta memperkuat peran desa, mendampingi UMKM dan para petani agar makin mandiri.

"Dengan potensi alam dan SDM yang kita miliki, Tasikmalaya punya peluang besar menjadi daerah unggulan di Jawa Barat,” tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang turut hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya (26/07/25), menyampaikan pesan khusus terkait pentingnya penyelesaian persoalan infrastruktur dan pendidikan.

"Di hari jadi ini jangan biarkan ada jalan dan sekolah yang rusak, ini pesan penting bagi semua pemangku kebijakan,” ucapnya tegas.

"Saya tekankan kepada bupati, agar tahun ini di Kabupaten Tasikmalaya tidak ada lagi jalan dan sekolah rusak," tegasnya lagi.(anwarwaluyo)

Polsek Karangnunggal Gelar Forum Diskusi Ketapang, Cegah Pengangguran dan Dorong Ekonomi Lokal

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kesadaran warga lokal terhadap pentingnya ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi saat ini semakin menguat, hal ini tampak dalam kegiatan Forum Silaturahmi Warga Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang digelar di aula Kantor Desa Karangnunggal Kecamatan Karangnunggal  Kabupaten Tasikmalaya.(23/7/2025).

Acara yang diinisiasi oleh Polsek Karangnunggal bersama tokoh masyarakat ini mengusung tema “POLRI untuk Masyarakat” ini bertujuan meningkatkan fokus dan konsentrasi warga dalam menciptakan aktivitas positif, produktif dan bernilai ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Karangnunggal AKP, Jaja Hidayat, Ketua APDESI Karangnunggal, 9 kepala desa yang melrealisasikam Ketapang Penanaman jagung, Pengusaha dan petani lokal dari wilayah Tasik Selatan (Tasela), Kepala BPP, Para pengurus Bumdes dan perwakilan organisasi masyarakat Permata Pujaseka.

Dalam diskusi terungkap, sektor pertanian khususnya penanaman jagung ternyata memiliki potensi besar yang belum dimaksimalkan. Dari total kebutuhan jagung untuk pasar lokal dan peternak di wilayah Tasikmalaya Selatan saja saat ini baru mampu dipenuhi sekitar 25%, sementara permintaan pasar terus meningkat baik untuk kebutuhan pangan manusia maupun pakan ternak.

Kapolsek Karangnunggal dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya ingin warga punya kegiatan yang produktif dan menghasilkan. 

"Dengan bertani jagung misalnya, ini bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan daerah tapi juga mengurangi pengangguran, menekan angka kriminalitas dan meningkatkan kesejahteraan," kata Kapolsek.

Gayung bersambut, ternyata Badan Urusan Logistik (Bulog)  pun siap membeli jagung hasil panen warga dengan harga bersaing. Apalagi dengan standar kualitas yang baik, hasil jagung dari Karangnunggal bahkan bisa dikirim ke luar daerah untuk memenuhi kuota pasar nasional yang masih terbuka lebar.

Masih di tempat yang sama, Ketua Apdesi  Karangnunggal, Tohir E Sumarlin menambahkan, para kepala desa siap mendukung dengan memetakan lahan-lahan yang bisa dimanfaatkan dan membantu memfasilitasi warga dengan pelatihan serta akses bibit dan pupuk.

Sementara salah seorang pengusaha lokal yang hadir dalam forum menyatakan minatnya untuk bermitra dengan kelompok tani warga, menurutnya ia butuh suplai jagung berkualitas untuk pakan ternak. 

"Selama ini stok masih kurang, kalau warga bisa produksi lebih banyak kami siap tampung,” ujarnya.

Forum ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, pengusaha, dan masyarakat untuk menciptakan swasembada pangan lokal yang kuat dan berkelanjutan.

Sisi penting yang bisa diambil hasil diskusi forum tersebut, fokus warga pada kegiatan positif dan produktif akan mengurangi pengangguran dan kriminalitas dan selanjutnya potensi pasar jagung masih sangat besar, baru terpenuhi 25% dari kebutuhan pasar.

Tak hanya itu, selain bulog dan pengusaha lokal yang siap membeli jagung dengan standar kualitas baik, progarm ini juga perlu sinergitas antara warga, pemerintah dan pengusaha untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

Hasil dari Kegiatan forum diskusi ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan ekonomi berbasis pertanian di Karangnunggal umumnya wilayah Tasik Selatan dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, wilayah ini berpotensi menjadi salah satu sentra produksi jagung di tasikmalaya selatan yang akan memberi manfaat ekonomi, sosial, dan ketahanan pangan jangka panjang.(anwarwaluyo)

Tristan, Atlit Tarung Derajat Satlat Banjarsari Berhasil Raih Medali Kejurda Tingkat Pelajar Tahun 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Tristan Nauval Akbar (16) yang lebih akrab di sebut Abang siswa SMP Negeri Banjarsari Kabupaten Ciamis, tampil cemerlang pada Kejuaraan Daerah (KEJURDA) Tarung Derajat antara Pelajar SD, SMP, SMA se-Jawa Barat kelas kejuaraan 49,1 -53 Kg tahun 2025.

Sebelumnya Tristan mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Ciamis dan berhasil lolos bersama 8 orang petarung lain nya, kemudian ke 8 petarung yang lolos seleksi tersebut ikut di kejuaraan tingkat provinsi.

Seperti disampaikan pelatih Tarung Derajat Satlat Banjarsari,  Enjang, ia membenarkan, pihaknya mengirimkan sejumlah anak didiknya untuk ikut seleksi beberapa bulan yang lalu dan satu petarung berhasil lolos.

"Alhamdulilah petarung kamilolos ke tingkat kejurda dan sekarang mendapatkan mendali, dan tentu ini merupakan kebanggan tersendiri bagi saya selaku pelatih Satlat," ujarnya.(21/07/25)

Enjang mengatakan, kejuaraan Kejurda ini digelar di GOR Tri Lomba Juang Padjajaran Bandung pada tangga 17 hingga 20 Juli 2025 lalu.

Walau pun hanya meraih medali perunggu, tapi menurutnya, Tristan mampuh menunjukan penampilan terbaiknya dan mampu mempersembahkan mendali terhadap Satuan Latihan (Satlat) Banjarsari yang dipimpin oleh Yoga.

Terpisah saat dihubungi lewat telepon selullernya, Yoga mengaku bersukur dan bangga karena salah seorang atlitnya mampuh lolos dan memperoleh mendali.

Yoga juga berharap, dengan perolehan prestasi ini Tarung Derajat Satlat Banjarsari ke depan mampuh memperoleh mendali mas.

"Dan ini merupakan yang pertama kalinya Satlat banjarsari mengirimkan atlit tingkat SLTP ke Kejurda," ungkapnya.(Tn)

 

Warga Menyayangkan Mess Pemda Tasikmalaya Di Sindangkerta Kondisinya Kumuh Dan Tak Terurus

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten  Tasikmalaya Jawa Barat yang berlokasi obyek wisata pantai Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya kondisinya sangat memperihatinkan, kumuh dan menyeramkan seperti tidak terurus dan terawat lagi. Mungkin hal akibat dari kurangnya perhatian dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya sebagai pihak pengelola.

Salah seorang warga, Andri mengatakan, padahal mess tersebut merupakan milik Pemda yang ada  di destinasi wisata andala Kecamatan Cipatujah.

Andri menambahkan, terlihat di lokasi mess pemda di Sindangkerta ini kondisi bangunannya kumuh dikarenakan beberapa lampu penerangan yang sudah tidak berfungsi lagi, landscape yang rusak, cat dinding gedung yang sudah pudar dan beberapa kaca jendela yang pecah, sehingga terlihat tidak terawat bagaikan tidak terurus.

"Jika dirawat dan diperbaiki, mess ini akan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tasikmalaya Apalagi posisi Mess Pemdaini sangat strategis, di obyek wisata," ucap Andri.(18/07/25)

Seperti diketahui, selain untuk sarana pelayanan publik dan pegawai negeri, mess ini juga bisa difungsikan menjadi penginapan bagi pengunjung yang berwisata Sindangkerta.

Mess ini juga selalu dipakai kegiatan, seperti acara  O2SN atau kegiatan lainnya.

Saat PNews mencoba konfirmasi ke Dinas Parawisata, sayang menurut salah seorang petugas security Kepala Dinas sedang sakit.

Dan saat Pnews telepon ke sekretaris dinas, telepon selulernya tidak dapat dihubungi.(anwarwaluyo)


. 

Terkait Dugaan Penjualan Pupuk Cair oleh Oknum Kejaksaan, Kejari Kabupaten Tasikmalaya Terima Jumpa Pers FORWAPI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait dugaan penjualan pupuk cair yang diduga melibatkan oknum pegawai kejaksaan, Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) menggelar jumpa pers bersama pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya. (16/07/25)

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kejari Kabupaten Tasikmalaya, Kampung Eor, Jalan Raya Singaparna–Garut tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Boby Muhamad Ali Akbar, SH, MH.

Dalam jumpa pers tersebut, Kasi Intel Boby menyampaikan terima kasih atas perhatian dan inisiatif FORWAPI terkait dugaan adanya oknum yang mengatasnamakan pegawai kejaksaan untuk menjual pupuk cair ke desa-desa di Kabupaten Tasikmalaya.

“Terimakasih kepada rekan-rekan FORWAPI yang sudah hadir dan menyampaikan atensi terkait isu ini, kami sudah melakukan investigasi awal dan dipastikan hingga saat ini tidak ada pegawai atau pimpinan Kejari Tasikmalaya yang terlibat maupun mengatasnamakan kejaksaan dalam dugaan penjualan pupuk cair tersebut,” tegas Boby.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan dengan nomor: B 1478A/M.2.33/Dip.4/07/2025 tertanggal 02 Juli 2025 kepada seluruh jajaran dan pihak desa agar tidak melayani pengkondisian penjualan pupuk cair oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan Kejari.

Dan ini, kata Boby, merupakan upaya preventif Kejari demi menjaga marwah institusi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum dengan tingkat kepercayaan publik yang tinggi. 

"Kami sangat terbuka untuk menerima laporan resmi jika memang ada bukti awal mengenai oknum yang dimaksud,” ujarnya.

Boby mengatakan, pihaknya sangat mendukung program-program pembangunan desa.termasuk program ketahanan pangan melalui program Jaga Desa yang digagas seksi intelijen Kejari.

“Kami ingin dana desa digunakan tepat sasaran tanpa ada intervensi dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum FORWAPI yang didampingi Sekjen FORWAPI Ade Global menyampaikan apresiasi atas sambutan baik dan keterbukaan pihak Kejari dalam menanggapi isu tersebut.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Kejari Tasikmalaya yang telah menerima Forwai dengan baik untuk sharing informasi terkait dugaan ini.

FORWAPI, lanjutnya, akan segera menindaklanjuti arahan dari Kasi Intel untuk menyusun laporan resmi disertai bukti-bukti pendukung, seperti kwitansi, berita acara, dan rekaman hasil investigasi lapangan.

“Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Kejari Tasikmalaya dalam membangun Kabupaten Tasikmalaya yang lebih baik,” ucapnya. (anwarwaluyo)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN