Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Kegiatan Berbagai Lomba Warnai HUT Kemerdekaan RI Ke 80 Di SMPN 1 Baregbeg Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 SMP Negeri 1 Barebeg Kabupaten Ciamis menggelar serangkaian kegiatan meriah, mulai dari jalan santai berhadiah hingga berbagai perlombaan untuk siswa.

Dalam kegiatan tersebut yang dimulai hari Jumat tanggal 15 Agustus  2025, Wakil Kepala Sekolah/Bidang Kesiswaan, Ari Asep Irvan S,Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme pihak sekolah dan siswa siswi serta para guru baik yang terlibat langsung atau pun tak langsung bisa ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan tahun ini

Perayaan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi,.menurut Ari, juga jadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menanamkan semangat kebersamaan di kalangan pelajar dan guru.

"Dan mata lomba jalan santai berhadiah ini ternyata menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh guru dan siswa," ungkap Ari.(15/08/25)

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih bersemangat dalam belajar sekaligus menjaga sportivitas, sehingga mampu menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus membentuk karakter siswa yang disiplin, sportif, dan saling menghargai.

"Alhamdulillah dalam pelaksanaan kegiatan ini ternyata banyak donasi dari guru-guru, termasuk saat memperingati hari Pramuka tanggal 14 Agustus kemarin," imbuhnya.

Di sisi lain Ari juga berharap, guru-guru honor di sini pada di tahun 2026 nanti bisa keangkat semua.menjadi tenaga P3K atau pun menjadi tenaga kerja paruh waktu.(anwarwaluyo)


 

Ikut Meriahkan Sambut Hari Kemerdekaan, PC PGRI Jamanis Tasik Gelar Turnamen Bulu Tangkis

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Ikut memeriahkan dalam rangka menyambutnya Hari Kemerdekaan RI ke 80 PC PGRI Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya mengadakan Turnamen Bulu Tangkis antar tenaga pendidik se- Kecamatan Jamanis, yang akan diselenggarakan tanggal 14 Agustus 2025 di GOR PGRI Jamanis. 

Menurut Ketua Pelaksana sekaligus pencetus dan penggagas kegiatan, Samsul Spd, turnamen ini akan dilaksanakan selama lima hari.

"Sedangkan jam waktu pelaksanaannya setelah pulang sekolah, sekitar jam 12.30 WIB," terang Samsul.(14/08/25)

Samsul me rangkan, jumlah peserta mengirimkan satu ganda putra, terdiri dari 17 SDN, 1 SMPN, 1 SMA dan 1 SLBN.

Samsul mengatakan, tujuan diadakannya turnamen bulu tangkis ini antara lain untuk mempererat jalinan silaturahmi antar pendidik SD, SMP, SMA, dan SLB PC PGRI jamanis dan sekaligus mengembangkan hobi olah raga khususnya cabang bulu tangkis.

"Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan tentunya bermanfaat khususnya bagi keluarga besar PGRI Jamanis," ucapnya.

Terpisah, ketua PGRI PC Jamanis Dion Rusyadi, S.Pd, mengaku pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan turnamen bulutangkis antar guru dan tenaga kependidikan di Jamanis yang disponsori oleh Airlangga dan difasilitasi oleh rekan-rekan guru warga PGRI yang ada di SLB ini.

Selain ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan, kata Dion, kegiatan ini juga bisa menjadi media untuk silaturahmi sesama pendidik yang ada di Kecamatan Jamanis.

"Kegiatan ini juga tentu bisa jadi ajang penyaluran bakat yang ada di setiap guru dan tenaga pendidik lainnya," imbuhnya.(anwarwaluyo)


Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 80, Kades Kertamukti Sebut Jangan Lupakan Sejarah

Suganda
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80, Pemerintah Desa Kertamukti Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya mengucapkan selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025 serta ia pun tidak lupa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai pengingat jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan.

Demikian disampaikan Kepala Desa Kertamukti, Suganda, saat bincang-bincang dengan Pangandaran News di ruang kerjanya.(14/08/25)

Ia juga mengajak seluruh warganya untuk merayakan Hari Kemerdekaan ini dengan penuh semangat, persatuan, dan rasa cinta tanah air sesuai dengan moto HUT RI ke-80 tahun ini Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

"Kita bersatu dalam kebersamaan, berdaulat dalam menjaga marwah bangsa serta berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyat dan melangkah bersama menuju Indonesia yang maju,”ucap Suganda.

Ia menegaskan, peringatan HUT RI bukan hanya sekadar rutinitas melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan gotong royong, dan menyalakan kembali api nasionalisme di hati setiap masyrakat untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan perayaan, mulai dari upacara bendera, lomba rakyat, hingga doa bersama demi kemakmuran bangsa indonesian.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah amanah yang diwariskan oleh pejuang kita, dan tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan kerja nyata, kebersamaan, dan kepedulian,” tegas Suganda. 

Seperti diketahui, menjelang perayaan HUT RI ke 80 ini, sepanjang jalan dan di setiap rumah warga Desa Kertamukti mulai dipenuhi warna merah putih, umbul-umbul berkibar di setiap sudut dan senyum tulus warga menyambut hari bersejarah ini. Dan ini tentu menandakan semangat gotong royong dan cinta tanah air warga desa pun terasa kuat, dan tentu saja siap merayakan kemerdekaan dengan penuh makna dan kebanggaan. Semangat 45. 

"Kata bung Karno, jangan lupakan jas merah, artinya jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," ungkapnya. (anwarwaluyo)

Kades Girikencana Sebut Kegiatan Gotong-Royong Bisa Eratkan Silaturahmi Antara Warga Dan Pemdes

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sudah menjadi kegiatan rutin untuk warga Desa Girikencana Kecamatan Parungpomteng Kabupaten Tasikmalaya, setiap hari Minggu melakukan kerja bakti gotong royong untuk membersihkan jalan-jalan dan area sekitarnya.

Dengan dimpimpin langsung kepala desanya, perangkat desa dan masyarakat dengan semangat kebersamaan bahu membahu membersihkan lingkungan kantor desa serta pemukiman serta membabat rumput liar yang membuat tidak indah lingkungan.

Selain membersihkan sepanjang pinggir jalan, untuk Minggu ini kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pembersihan saluran air, perbaikan jalan lingkungan, serta penataan area fasilitas umum desa.

Menurut Kepala Desa Girikencana, Robai, kegiatan gotong-royong ini selain untuk untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih sekaligus bisa untuk olahraga serta menjadi pertemuan silaturahmi antara warga satu dengan lainnya.

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa merasakan langsung manfaat mempunyai lingkungan sehat, bersih dan nyaman," ungkap Robai.(10/08/25)

Robai mengatakan, aksi nyata yang dilaksanakan setiap hari minggu ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan serta untuk memberikan contoh bahwa membangun desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga perlu keterlibatan seluruh masyarakat. 

"Dan hari ini kita bersama-sama turun tangan sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan desa,” ujarnya.

Kehadirannya di tengah kegiatan ini, menurutnya, tidak hanya untuk memotivasi perangkat desa tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat yang hadir dalam jumlah cukup besar.

Sementara menurut salah satu warga, Risma, kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat tetapi juga menciptakan suasana kerja sama yang harmonis dan produktif.

“Kami merasa dihargai karena Pak Kades ikut langsung, dan ini membuat kami lebih semangat bekerja,” kata Risma, 

Risma menambahkan, kegiatan gotong royong ini juga bisa  dimanfaatkan sebagai ajang komunikasi langsung antara perangkat desa dan warga sehingga mampu menyerap aspirasi masyarakat serta mendengarkan masukan terkait pembangunan desa ke depan.

Ia menyebut, untuk membangun desa diperlukan kerja sama, keterbukaan informasi publik dan kepedulian. Dan kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu bagi kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang demi kemajuan desa  secara menyeluruh.

"Dan alhamdulilh kami masyarakat Desa Girikencana masih kompak untuk bersama dalam pembangunan kemajuan desa," ucapnya.(anwarwaluyo)


Warga Desa Nagrog Tagih Janji Bupati Tasikmalaya, Jalan Di Desanya Minta Segera Diperbaikinya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Warga Dusun Ciranca, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, meluapkan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah maupun provinsi yang dinilai tutup mata dan telinga terhadap kondisi infrastruktur yang rusak parah selama belasan tahun terakhir.

Jalan utama di wilayah tersebut tak kunjung diperbaiki, padahal sudah berkali-kali diajukan masyarakat. Ironisnya, perhatian dari pemerintah kabupaten maupun provinsi hanya muncul saat masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan setelah itu kembali dilupakan.

Salah seorang pengguna jalan yang sehari-hari bekerja sebagai kurir paket, Asep, mengatakan, sudah belasan tahun jalan ini rusak parah tapi belum pernah sekalipun ada perhatian serius dari Pemkab.

"Mereka datang hanya saat kampanye. Habis itu lupa,” ucapnya.(05/08/25)

Kekecewaan warga ini mencapai puncaknya setelah beredarnya video seorang guru yang mengalami kecelakaan saat hendak mengajar di SD Ciranca, dalam video yang viral di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, tampak sang guru terjatuh dari motornya akibat jalan yang licin dan berlumpur pascahujan deras.

Diketahui, guru tersebut berasal dari Bantarkalong dan tengah menuju tempat tugasnya di SD Ciranca. Insiden ini menjadi simbol dari penderitaan warga atas minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di pelosok.

Dengan nada satir Asep pun melontarkan sindiran tajam, “Pilkada dan pil KB apa bedanya? Kalau pil KB lupa pasti jadi tapi kalau Pilkada, kalau sudah jadi pasti lupa.

Warga Dusun Ciranca berharap program Bupati Cecep dan Wakil Bupati Asep ke depan tidak hanya sekadar obral janji, tetapi benar-benar mampu mewujudkan program “Jalan Kasep Mulus” yang menyentuh hingga pelosok desa.

“Semoga bupati dan wakil bupati yang sekarang tidak seperti sebelumnya, kami tidak butuh janji tapi butuh bukti,” tandas Asep.(anwarwaluyo)

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Sodonghilir Tasikmalaya Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Dusun Carik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, Polsek Sodonghilir bersama unsur Muspika Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III, bertempat di lahan baku Non LBS milik Desa Sodonghilir berlokasi di Dusun Carik Rt 15, Rw 54, Desa Cukangkawung Kecamatan Sodonghilir.(06/08/25)

Kapolsek Sodonghilir  IPTU Caryadi pun  turun langsung mengikuti kegiatan ini bersama jajaran TNI, pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa, Dinas Pertanian, serta kelompok tani setempat. 

Kapolres Tasikmalaya "AKBP Haris Dinzah, S.H., S.I.K., M.H  melalui Kapolsek Sodonghilir menyampaikan, keterlibatan aparat kepolisian dalam program pertanian menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan daerah.

Ia mengatakan, pihaknya tidak hanya fokus pada keamanan dan ketertiban tapi juga ikut mendorong kemandirian pangan masyarakat. 

Dengan penanaman jagung serentak ini, kami harap bisa menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan,” ujar Kapolsek Sodonghilir IPTU Caryadi.

Kegiatan ini juga, kata Caryadi,  menjadi ajang kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah, aparat dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kecamatan Sodonghilir.(anwarwaluyo)

Warga Nagrog Cipatujah Keluhkan Buruknya Infrastruktur Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Rusaknya kondisi jalan di wilayah Tasikmalaya Selatan, tepatnya ruas jalan di Dusun Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah menjadi bahan postingan di media sosial (medsos)

Menurut akun Budak Angon di media sosial Face Book, akibat jalan rusak ini seorang pegawai   PLN bernama Encep terpeleset dan jatuh ke lumpur, dan insiden ini terjadi karena kondisi jalan yang rusak parah dan penuh lumpur. 

Sementara dari hasil pantauan Pangandaran news di lokasi usai video jalan rusak viral, memang penuh lumpur setelah diguyur hujan. 

Kata Encep tak hanya dirinya saja yang mengalami kecelakaan akibat jalan rusak tersebut, tapi pernah juga seorang pelajar yang motornya tergelincir akibat jalan licin.

"Kami berharap pemerintah Kabupaten Tasikmalaya segera melakukan perbaikan jalan disini," kata Encep.(29/07/25)

Menurutnya, semua pasti paham kalau jalan adalah salah satu sarana dan prasarana paling penting dalam kemajuan suatu wilayah, baik untuk aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sebagainya. 

"Masyarakat disini  sering mencurahkan unek-uneknya lewat media sosial dan berharap terbaca pejabat yang ada Pemda Tasikmalaya," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi terkait aksinya ini, ia mengaku hal tersebut sengaja dilakukan karena kondisi jalan yang sempat dirinya viralkan agar bisa diketahui oleh para pemangku kebijakan di Pemkab Tasikmalaya.

"Saya sengaja melakukan aksi ini sebagai sindirian terhadap pemerintah apalagi sekarang menjelang peringatan hari kemerdekaan ke 80," akunya.

Dia berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya bisa lebih memperhatikan kondisi jalan yang rusak khususnya di wilayah Tasikmalaya Selatan.

Tak hanya itu, ia menympaikan untuk pemimpin sekarang bisa menepati janji jalan kasep mulus bisa terealisasi di tengah gempuran tudingan ini dan itu dari orang-orang yang sudut pandangnya berbeda.

"Tidak hanya soal infrastruktur saja, segi kesehatan, pendidikan, ekonomi juga yang harus lebih di perhatikan lagi," pungkasnya.

(anwarwaluyo)



Jaga Lingkungan Agar Tetap Nyaman, Warga Desa Cimanuk Gotong-Royong Laksanakan Gerakan Kebersihan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Masalah kebersihan sudah melekat dalam kebidupan sehari-hari baik di rumah atau pun lingkungan bagi warga Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, sehingga setiap ada kegiatan kebersihan yang diselenggarakan pemerintah desa selalu disambut antusias oleh masyarakat.

Dengan dipimpin RT 002, 003 dan RW 05 Dusun Pamoyana warga bergotong-royong dengan membawa alat dari rumah masing-masing membersihkan sampah dan rumput yang tumbuh liar di sekitar jalan, serelah sebelumnya mendengarkan arahan dari Kepala Desa Cimanuk, Anhar.(27/07/25)

Hasil musyawarah bersama dengan pemdes, gerakan kebersiahan kali ini difokuskan untuk membersihkan selokan jalan yang di penuhi sampah dan dedaunan. Karena selokan atau saluran air yang di penuhi sampah dan dedauan jika tidak di bersihkan maka aliran air pun akan tersumbat sehingga meluber ke jalan.

Di sela-sela kegiatan, Kepala Desa Cimanuk, Anhar, kepada PNews mengatakan, selain menjadi kegiatan yang dilaksanakan setiap hari minggu, kata Anhar, juga dalam rangka menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 80.

"Semua warga, baik pemuda atau pun orang tua ramai-ramai ikut kerja gotong-royong," kata Anhar.

Dengan kondisi lingkungan yang bersih, indah dan nyaman di tengah masyarakat, kata Anhar, tentu akan membangun rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin erat.

"Dan seperti biasa selesai kegiatan kami pun makan bersama dengan makanan yang telah di siapkan oleh ibu-ibu dan bapak-bapak yang mendapat bagian untuk memasak," terang Anhar.

Anhar mengatakan, pihaknya terus mmwnghimbau kepada masyarakat agar menjaga dan merawat kebersihan lingkungan sehingga kelestariannya bisa terjaga dengan baik. 

Sementata secara terpisah Camat Cikalong Acep Sofian S,Pd, sangat mengapresiasi masyarakat Desa cimanuk yang begitu kompak dalam bergotong royong membersihkan lingkungan. 

"Kegiatan ini juga sekaligus untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Tasik yang ke 393 dan menjelang HUT kemerdekaan ke 80," ucapnya. (anwarwaluyo)

Warga Desa Hegarwangi Bersama Masyarakat Lainnya Sambut Hangat HUT Ke 393 Kab Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Momen Hari Jadi ke-393 Kabupaten Tasikmalaya yang jatuh pada 26 Juli 2025 disambut hangat oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Pemerintah Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong.

Ribuan warga dari berbagai pelosok turut serta memeriahkan puncak peringatan Hari Jadi ke-393 Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan ini menjadi simbol nyata kekuatan gotong royong yang menjadi pondasi utama Kabupaten Tasikmalaya.

Dengan mengusung tema Nyorang Mangsa, Tasik Raharja, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, namun juga menjadi ruang refleksi mendalam terhadap perjalanan sejarah dan masa depan Kabupaten Tasikmalaya.

Salah seorang tokoh Desa Hegarwangi menyampaikan, hari jadi ini bukan sekadar mengenang masa lalu tetapi menjadi panggilan moral bagi kita semua. 

"Lalu pertanyaannya, apakah kita sudah berkontribusi untuk Tasikmalaya hari ini dan esok?," ucapnya.(26/07/25)

Menurutnya, pembangunan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah tetapi harus menjadi gerakan kolektif semua elemen.

Ia menekankan, kemajuan sejati lahir dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dengan dilandasi semangat gotong royong dan didasarkan pada pelayanan yang tulus. 

Ia Menambahkan, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur megah melainkan tentang kehadiran pemerintah yang terbuka, responsif, dan mau belajar bersama rakyatnya.

Di sisi lain Ketua DPK APDESI Kecamatan Bantarkalong, Muhammad Taufan Fitmayah dalam keterangannya kepada Pangandaran News di sela-sela kegiatan puncak peringatan menyampaikan, hari jadi ini menjadi momen penting untuk mempererat soliditas antara pemerintah dan masyarakat dalam satu semangat kebersamaan.

Ia mengatakan, Ini bukan sekadar perayaan tapi juga tonggak evaluasi dan pemantik semangat baru dalam membangun daerah.

"Kita butuh kesatuan visi antara pemimpin dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara dalam sambutannya Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyatukan tekad dan semangat dalam mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang religius, unggul dalam pertanian, infrastruktur, pendidikan, serta layanan kesehatan.

Ia menyebut Pemkab Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik serta memperkuat peran desa, mendampingi UMKM dan para petani agar makin mandiri.

"Dengan potensi alam dan SDM yang kita miliki, Tasikmalaya punya peluang besar menjadi daerah unggulan di Jawa Barat,” tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang turut hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya (26/07/25), menyampaikan pesan khusus terkait pentingnya penyelesaian persoalan infrastruktur dan pendidikan.

"Di hari jadi ini jangan biarkan ada jalan dan sekolah yang rusak, ini pesan penting bagi semua pemangku kebijakan,” ucapnya tegas.

"Saya tekankan kepada bupati, agar tahun ini di Kabupaten Tasikmalaya tidak ada lagi jalan dan sekolah rusak," tegasnya lagi.(anwarwaluyo)

Polsek Karangnunggal Gelar Forum Diskusi Ketapang, Cegah Pengangguran dan Dorong Ekonomi Lokal

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kesadaran warga lokal terhadap pentingnya ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi saat ini semakin menguat, hal ini tampak dalam kegiatan Forum Silaturahmi Warga Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang digelar di aula Kantor Desa Karangnunggal Kecamatan Karangnunggal  Kabupaten Tasikmalaya.(23/7/2025).

Acara yang diinisiasi oleh Polsek Karangnunggal bersama tokoh masyarakat ini mengusung tema “POLRI untuk Masyarakat” ini bertujuan meningkatkan fokus dan konsentrasi warga dalam menciptakan aktivitas positif, produktif dan bernilai ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Karangnunggal AKP, Jaja Hidayat, Ketua APDESI Karangnunggal, 9 kepala desa yang melrealisasikam Ketapang Penanaman jagung, Pengusaha dan petani lokal dari wilayah Tasik Selatan (Tasela), Kepala BPP, Para pengurus Bumdes dan perwakilan organisasi masyarakat Permata Pujaseka.

Dalam diskusi terungkap, sektor pertanian khususnya penanaman jagung ternyata memiliki potensi besar yang belum dimaksimalkan. Dari total kebutuhan jagung untuk pasar lokal dan peternak di wilayah Tasikmalaya Selatan saja saat ini baru mampu dipenuhi sekitar 25%, sementara permintaan pasar terus meningkat baik untuk kebutuhan pangan manusia maupun pakan ternak.

Kapolsek Karangnunggal dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya ingin warga punya kegiatan yang produktif dan menghasilkan. 

"Dengan bertani jagung misalnya, ini bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan daerah tapi juga mengurangi pengangguran, menekan angka kriminalitas dan meningkatkan kesejahteraan," kata Kapolsek.

Gayung bersambut, ternyata Badan Urusan Logistik (Bulog)  pun siap membeli jagung hasil panen warga dengan harga bersaing. Apalagi dengan standar kualitas yang baik, hasil jagung dari Karangnunggal bahkan bisa dikirim ke luar daerah untuk memenuhi kuota pasar nasional yang masih terbuka lebar.

Masih di tempat yang sama, Ketua Apdesi  Karangnunggal, Tohir E Sumarlin menambahkan, para kepala desa siap mendukung dengan memetakan lahan-lahan yang bisa dimanfaatkan dan membantu memfasilitasi warga dengan pelatihan serta akses bibit dan pupuk.

Sementara salah seorang pengusaha lokal yang hadir dalam forum menyatakan minatnya untuk bermitra dengan kelompok tani warga, menurutnya ia butuh suplai jagung berkualitas untuk pakan ternak. 

"Selama ini stok masih kurang, kalau warga bisa produksi lebih banyak kami siap tampung,” ujarnya.

Forum ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, pengusaha, dan masyarakat untuk menciptakan swasembada pangan lokal yang kuat dan berkelanjutan.

Sisi penting yang bisa diambil hasil diskusi forum tersebut, fokus warga pada kegiatan positif dan produktif akan mengurangi pengangguran dan kriminalitas dan selanjutnya potensi pasar jagung masih sangat besar, baru terpenuhi 25% dari kebutuhan pasar.

Tak hanya itu, selain bulog dan pengusaha lokal yang siap membeli jagung dengan standar kualitas baik, progarm ini juga perlu sinergitas antara warga, pemerintah dan pengusaha untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

Hasil dari Kegiatan forum diskusi ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan ekonomi berbasis pertanian di Karangnunggal umumnya wilayah Tasik Selatan dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, wilayah ini berpotensi menjadi salah satu sentra produksi jagung di tasikmalaya selatan yang akan memberi manfaat ekonomi, sosial, dan ketahanan pangan jangka panjang.(anwarwaluyo)

Tristan, Atlit Tarung Derajat Satlat Banjarsari Berhasil Raih Medali Kejurda Tingkat Pelajar Tahun 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Tristan Nauval Akbar (16) yang lebih akrab di sebut Abang siswa SMP Negeri Banjarsari Kabupaten Ciamis, tampil cemerlang pada Kejuaraan Daerah (KEJURDA) Tarung Derajat antara Pelajar SD, SMP, SMA se-Jawa Barat kelas kejuaraan 49,1 -53 Kg tahun 2025.

Sebelumnya Tristan mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Ciamis dan berhasil lolos bersama 8 orang petarung lain nya, kemudian ke 8 petarung yang lolos seleksi tersebut ikut di kejuaraan tingkat provinsi.

Seperti disampaikan pelatih Tarung Derajat Satlat Banjarsari,  Enjang, ia membenarkan, pihaknya mengirimkan sejumlah anak didiknya untuk ikut seleksi beberapa bulan yang lalu dan satu petarung berhasil lolos.

"Alhamdulilah petarung kamilolos ke tingkat kejurda dan sekarang mendapatkan mendali, dan tentu ini merupakan kebanggan tersendiri bagi saya selaku pelatih Satlat," ujarnya.(21/07/25)

Enjang mengatakan, kejuaraan Kejurda ini digelar di GOR Tri Lomba Juang Padjajaran Bandung pada tangga 17 hingga 20 Juli 2025 lalu.

Walau pun hanya meraih medali perunggu, tapi menurutnya, Tristan mampuh menunjukan penampilan terbaiknya dan mampu mempersembahkan mendali terhadap Satuan Latihan (Satlat) Banjarsari yang dipimpin oleh Yoga.

Terpisah saat dihubungi lewat telepon selullernya, Yoga mengaku bersukur dan bangga karena salah seorang atlitnya mampuh lolos dan memperoleh mendali.

Yoga juga berharap, dengan perolehan prestasi ini Tarung Derajat Satlat Banjarsari ke depan mampuh memperoleh mendali mas.

"Dan ini merupakan yang pertama kalinya Satlat banjarsari mengirimkan atlit tingkat SLTP ke Kejurda," ungkapnya.(Tn)

 

Warga Menyayangkan Mess Pemda Tasikmalaya Di Sindangkerta Kondisinya Kumuh Dan Tak Terurus

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten  Tasikmalaya Jawa Barat yang berlokasi obyek wisata pantai Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya kondisinya sangat memperihatinkan, kumuh dan menyeramkan seperti tidak terurus dan terawat lagi. Mungkin hal akibat dari kurangnya perhatian dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya sebagai pihak pengelola.

Salah seorang warga, Andri mengatakan, padahal mess tersebut merupakan milik Pemda yang ada  di destinasi wisata andala Kecamatan Cipatujah.

Andri menambahkan, terlihat di lokasi mess pemda di Sindangkerta ini kondisi bangunannya kumuh dikarenakan beberapa lampu penerangan yang sudah tidak berfungsi lagi, landscape yang rusak, cat dinding gedung yang sudah pudar dan beberapa kaca jendela yang pecah, sehingga terlihat tidak terawat bagaikan tidak terurus.

"Jika dirawat dan diperbaiki, mess ini akan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tasikmalaya Apalagi posisi Mess Pemdaini sangat strategis, di obyek wisata," ucap Andri.(18/07/25)

Seperti diketahui, selain untuk sarana pelayanan publik dan pegawai negeri, mess ini juga bisa difungsikan menjadi penginapan bagi pengunjung yang berwisata Sindangkerta.

Mess ini juga selalu dipakai kegiatan, seperti acara  O2SN atau kegiatan lainnya.

Saat PNews mencoba konfirmasi ke Dinas Parawisata, sayang menurut salah seorang petugas security Kepala Dinas sedang sakit.

Dan saat Pnews telepon ke sekretaris dinas, telepon selulernya tidak dapat dihubungi.(anwarwaluyo)


Terkait Dugaan Penjualan Pupuk Cair oleh Oknum Kejaksaan, Kejari Kabupaten Tasikmalaya Terima Jumpa Pers FORWAPI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait dugaan penjualan pupuk cair yang diduga melibatkan oknum pegawai kejaksaan, Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) menggelar jumpa pers bersama pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya. (16/07/25)

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kejari Kabupaten Tasikmalaya, Kampung Eor, Jalan Raya Singaparna–Garut tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Boby Muhamad Ali Akbar, SH, MH.

Dalam jumpa pers tersebut, Kasi Intel Boby menyampaikan terima kasih atas perhatian dan inisiatif FORWAPI terkait dugaan adanya oknum yang mengatasnamakan pegawai kejaksaan untuk menjual pupuk cair ke desa-desa di Kabupaten Tasikmalaya.

“Terimakasih kepada rekan-rekan FORWAPI yang sudah hadir dan menyampaikan atensi terkait isu ini, kami sudah melakukan investigasi awal dan dipastikan hingga saat ini tidak ada pegawai atau pimpinan Kejari Tasikmalaya yang terlibat maupun mengatasnamakan kejaksaan dalam dugaan penjualan pupuk cair tersebut,” tegas Boby.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan dengan nomor: B 1478A/M.2.33/Dip.4/07/2025 tertanggal 02 Juli 2025 kepada seluruh jajaran dan pihak desa agar tidak melayani pengkondisian penjualan pupuk cair oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan Kejari.

Dan ini, kata Boby, merupakan upaya preventif Kejari demi menjaga marwah institusi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum dengan tingkat kepercayaan publik yang tinggi. 

"Kami sangat terbuka untuk menerima laporan resmi jika memang ada bukti awal mengenai oknum yang dimaksud,” ujarnya.

Boby mengatakan, pihaknya sangat mendukung program-program pembangunan desa.termasuk program ketahanan pangan melalui program Jaga Desa yang digagas seksi intelijen Kejari.

“Kami ingin dana desa digunakan tepat sasaran tanpa ada intervensi dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum FORWAPI yang didampingi Sekjen FORWAPI Ade Global menyampaikan apresiasi atas sambutan baik dan keterbukaan pihak Kejari dalam menanggapi isu tersebut.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Kejari Tasikmalaya yang telah menerima Forwai dengan baik untuk sharing informasi terkait dugaan ini.

FORWAPI, lanjutnya, akan segera menindaklanjuti arahan dari Kasi Intel untuk menyusun laporan resmi disertai bukti-bukti pendukung, seperti kwitansi, berita acara, dan rekaman hasil investigasi lapangan.

“Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Kejari Tasikmalaya dalam membangun Kabupaten Tasikmalaya yang lebih baik,” ucapnya. (anwarwaluyo)

Kades Girikencana Nikmati Kebersamaan Bersama Warga Dalam Kegiatan Bersih-Bersih Lingkungan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kepala Desa Girikencana Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, Robai, terjun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan gotong-royong membersihkan jalan dan selokan yang dipenuhi sampah dan daun kering.(14/07/25)

Kepada PNews, Robai menyampaikan, dirinya bersama warga dengan alat yang dibawa masing-masing dari rumah juga membersihkan rumput liar yang tumbuh hampir di sepanjang jalan di Dusun Lengkongjaya.

"Kalau bersih kan enak dipandang dan akan merasa nyaman," ujarnya.

Robai mengaku senang melihat masyarakat begitu semangat untuk bersama-sama membersihkan kampungnya yang kotor, ada yang kebagian membersihkan selokan, jalan dan tempat lainnya.

Tujuannya kegiatan ini, kata Robai, tentu untuk menciptakan lingkungan bersih, indah dan nyaman. Karena dengan sampah yang berserakan selain terkesan kumuh juga bisa menjadi sumber penyakit.

"Usai kerja gotong royong kami semua menikmati makanan nasi  liwet yang telah di siapkan ibu-ibu yang mendapat bagian untuk memasak, dan kami menikmatinya suasana ini," ungkapnya. 

Usai menikmati makanan Robai pun memberikan pengarahan kepada warga agar membiasakan hidup bersih dan sehat.

Ia juga menyampaikan tasikmalaya terimakasih kepada masyarakat yang begitu antusias ikut bergotong royong membersihkan lingkungan dan area di sekitar mesjid. 

"Kondisi lingkungan yang bersih di tengah masyarakat ini tentu akan membangun rasa kebersamaan di antara masyarakat," imbuhnya (anwarwaluyo)

Kegiatan Sapa Warga Desa Cimanuk, Bentuk Kepedulian Pemdes Pada Warganya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Melalui kegiatan Sapa Warga, Pemerintahan Desa (Pemdes) Cimanuk  Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan kunjungan ke masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemdes pada warganya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anhar, kegiatan Sapa Warga ini bukan bentuk aplikasi yang diluncurkan Pemprov Jabar, namun ini bentuk sebuah kegiatan yang rutin dilakukan Pemdes Cimanuk dengan melakukan kunjungan langsung ke masyarakat.

“Kegiatan ini telah berjalan sekitar 2  tahun, sejak saya menjadi kepala desa," terang Anhar kepada PNews saat mengunjungi salah satu warganya yang tengah sakit di Dusun Sukamenak RT 002/RW 01. (13/07/25)

Anhar mengatakan, tujuan dari inisiatif ini merupakan ajang silaturahmi antara perangkat desa dengan masyarakat khususnya dalam menjenguk warga yang sakit dan membutuhkan bantuan.

Selain sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari 6 setiap bulannya, kegiatan Sapa Warga ini juga melibatkan seluruh perangkat desa serta sukarelawan. Sehingga kegiatan ini pun menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian antar sesama, antara satu dengan lainnya.

Ia juga berharap kunjungan ini dapat memberikan semangat dan dukungan moral, karena pemdes juga memberikan keperluan sehari-hari bagi warga yang membutuhkan uluran tangan.

Anhar menegaskan, kegiatan Sapa Warga merupakan bentuk kepedulian Pemdes Cimanuk terhadap masyarakat. Melalui Sapa Warga, Nine ingin memastikan bahwa setiap warganya merasa diperhatikan, terutama di saat-saat sulit seperti ketika sakit.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga, sekaligus membuktikan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Anhar menjelaskan, selain mengunjungi warga yang sedang sakit kegiatan Sapa Warga juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung. Dan diharapkan kegiatan ini juga dapat mendorong warga untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial sehingga tercipta masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.

“Mudah-mudahan kedepannya kegiatan Sapa Warga ini bisa dilaksanakan seminggu sekali bukan lagi hanya sebulan sekali," katanya.

Menurutnya, Pemdes Cimanuk juga mengharapkan dukungan dari masyarakat, Pemerintah Daerah dan berbagai pihak untuk keberlangsungan kegiatan ini.

Ditemui secara terpisah, Camat Cikalong Acep Sofian S,Pd menyapaikan, ia sangat menapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Pemdes Cimanuk ini yang sigap terhadap warga masyarakat khususnya yang membutuhkan perhatian.

"Saya atas nama pemerintah Kecamatan Cikalong tentu bangga dan senang karena apa yang dilakukan Pemdes Cimanuk ini sangat membantu masyarakat," ucapnya. (anwarwaluyo)

Hilangnya Fungsi Trotoar Jadi Penyebab Semrawutnya Di Kawasan Dadaha Tasik ?

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Trotoar yang sejatinya menjadi tempat pejalan kaki, sekarang sudah beralih fungsi menjadi lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri berjejer memenuhi hampir sepanjang jalan komplek Dadaha Kota Tasikmallaya.

Selain sangat mengganggu para pejalan kaki, hal ini juga menyalahi Perda Nomor 1 Tahun 2015.

Seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya segera menindaklanjuti kesemerawutan ini, jangan malah sebaliknya pemkot terkesan tutup mata. Padahal jalan di lokasi tersebut berdekatan dengan Kantor   Kelurahan Nagarawangi san kantor UPTD Pengelola Dadaha.

Menurut salah seorang pengguna jalan, selain sudah merampas hak pejalan kaki akibat PKL ini tak jarang menimbulkan kemacetan karena pejalan kaki terpaksa harus berjalan di bahu jalan.

“Kami berharap dengan adanya pengaduan dari masyarakat, pihak kelurahan ataupun Satpol PP segera menertibkan hal ini," ucapnya.(13/07/25)

Ia mengatakan, jangan hanya bisa menarik retribusi aja tapi tata kelolan dan ketertibannya pun harus diperhatikan.

Dan yang pasti, imbuhnya, trotoar harus segera dikembalikan pada fungsinya semula sesuai aturan tentang penggunaan trotoar.

“Saya berharap penataan di kawasan Dadah ini menjadi perhatian Pemkot Tasik, demi kenyamanan para pejalan kaki," ujarnya. (anwarwaluyo)

Pasca Terbitnya SKT Kesbangpol, Forwapi Jawa Barat Terus Benahi Diri

PANGNDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pasca terbitnya SKT dari Kesbangpol Kabupten Tasikmalaya, diharapkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Wartawan Priangan (Forwapi) Jawa Barat, organisasi ini bisa bekerja lebih tertib, profesional, dan lebih bermanfaat, baik bagi anggota maupun masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua DPP Forwapi Jawa Barat, Halim Saepudin, saat memimpin Rapat Revisi Kepengurusan di kantor sekretariat DPP Forwapi.(10/07/25)

Halim juga mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota Forwapi melakukan evaluasi serta benahi diri di internal organisasi.

"Ahamdulillah para pengurus sekarang ada juga yang dari DPC, saya himbau ketika ada program dari DPP dapat terkawal oleh para pengurus dari DPP,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semangat para pengurus dan anggota yang terus aktif berkontribusi, dan berharap semua pihak tetap menjaga kekompakan serta integritas dalam menjalankan roda organisasi.

"FORWAPI ini bukan hanya sekedar wadah silaturahmi wartawan Priangan, tapi juga harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat," ungkapnya.

Berikut struktur Organisasu DPP FORWAPI RPOVINSI JAWA BARAT 2025

PEMBINA : 

1. J. Nugraha, S.Pd, MM

2. Herni Herliani, S.Pd. M.SI

3. Jejen Zaenal, S.KM 

4. Jejen Setiawan 

5. Agus Waka 

6. Ajuh

7. Amas

8. Cecep Agah Nagoya 

9. H. Iwan Gunawan MKtipikor.

ADVOKASI & HUKUM

1. Ecep Sukmanaga, SH

2. LBH DJALAPAKSI (Gin Gin Ginanjar, SH, Dindin Firmansyah, SH, Evelin Aprilianti, SH)

KETUA UMUM 

Halim Saepudin

WAKETUM 

Endang Boy 

SEKJEN 

Ade Kurnia Sudrajat

WASEKJEN 

H. Asep Malik K, S.Sos

BENDAHARA UMUM 

Ajat Sudrajat

BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT (HUMAS): 

1. Yana Suryana (Singaparna)

2. Edi Supardan

BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

1. Mohamad Ali

2. Roni Ruslianto

BIDANG KESEJAHTERAAN ANGGOTA DAN USAHA

1. Anwar Waluyo

2. Sakiman

3. Yana Suryana (Ciawi)

BIDANG OLAH RAGA

1. Dudi Aquino

2. Rian 

BIDANG KEAGAMAAN

1. H. Odeng Kurnia

2. Nanang

3. Rahmat

BIDANG INVESTIGASI

1. Johan Julian

2. Fredi

BIDANG DOKUMENTASI & AKOMODASI

1. Iwan Riswanto

2. Dadang 

***

Wakil Bupati Tasikmalaya, Jangan Ada Anak Putus Sekolah Karena Kendala Biaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al Ayubi  tadi siang mendatangi rumah seorang anak perempuan, Rahmawati (12) yang bersemangat ingin melanjutkan sekolah ke tingkat SLTP namun terkendala biaya dan peralatan atau seragam sekolah. 

Berawal dari curhatan orang tua anak tersebut kepada ketua RT setempat, karena himpitan ekonomi saat ini untuk membeli  seragam sekolah tidak cukup biaya. 

Karena ada anjuran dari Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya jangan sampai ada anak sekolah di Kabupaten Tasikmalaya yang putus sekolah atau tidak melanjutkan sekolahnya, tanpa pikir panjang Ketua RT pun menghubungi Nomor WhatsApp Wakil Bupati H.Asep Sopari Al Ayubi untuk menyampaikan keluhan warganya tersebut.

Gayung pun bersambut, dengan sigap dan responsif Wakil Bupati Tasikmalaya H.Asep Sopari Al Ayubi yang biasa disapa Kang Asep Sopari pada selasa pagi  membalas chatnya dan langsung menelepon Ketua RT.

"Untuk hal ini insyaallah akan kami bantu," demikian jawaban yang disampaikan wakil bupati lewat pesan WhatsAppnya.

Asep  Sopari pun mengadakan vidio call langsung dengan neneknya Rahmawati dan  menyampaikan bahwa ia ingin bertemu kangsung dengan Rahmawati (12), dan berjanji akan menemui Rahmaati pada Rabu 09 Juli 2025 pukul 08:00, dan Wakil Bupati Tasikmalaya pun menepatinya janjinya dengan mendatangi tempat tinggal Rahmawati.

Dalam Acara nganjang ka warga H.Asep Sopari betemu langsung dengan Rahmawati dan neneknya dirumah tempat tinggalnya di Kampung Sukasirna RT/RW.022/08 Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja, Rabu (09/07/2025).

Saat nganjang ka warga tersebut Wakil Bupati Tasikmalaya H.Asep Sopari Al Ayubi Memberikan semangat kepada Rahmawati agar tetap semangat dalam menimba ilmu baik pendidikan formal maupun non formal, untuk menyemangatinya Wakil Bupati Tasikmalaya berikan alat sekolah berupa baju seragan, sepatu, buku, tas dan alat tulis untuk Rahmawati yang akan melanjutkan sekolah ke SMP 3 Sukaraja pada tahun ini.

Asep Sopari mengatakan, jangan sampai ada anak di Desa Margalaksana yang tidak melanjutkan pendidikan apalagi yang baru lulus dari sekolah dasar karena itu anjuran baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Dan ini juga untuk kebaikan masa depan si anak kelak nanti, sekolah negri apalagi SLTP semuanya itu gratis.

"Untuk keberlangsungan pendidikan bila ada warga yang anaknya ingin sekolah butuh uluran tangan mari kita bantu sesuai kemampuan kita, baik dari masyarakat, pemerintah desa dan pemerintah Kabupaten," ucap Asep. 

Asep Sopari juga berpesan, bagi para pendidik agar jangan sampai mempersulit kegiatan pendidikan baik itu dalam daftar atau dalam hal-hal lainnya  karena itu bukan acuan.

"Dan bagi anak-anak tetap harus semangat belajar, dan yang harus mendapatkan bantuan mari kita sama-sama upayakan kita bantu bersama-sama karen Tasik Era Baru harus penuh kebersamaan," pesannya.

Ditemui secara terpisah, Kepala Desa Margalaksana Jaja Hidayat mengucapkan terimakasih kepada Pak Wakil Bupati Tasikmalaya yang sudah menyempatkan diri datang ke Desa Margalaksana tepatnya di Kampung Sukasirna.

Jaja mengatakan, ternyata dalam kesibukannya wakil bupati masih tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

"Pak wabup, terus berbuat kebajikan demi Warga masyarakat Kabupaten Tasikmalaya," ucap Jaja.

Jaja mengaku sangat terharu dan mengapresiasi karena ternyata wakil bupati bisa sampai ke pelosok bersalaman langsung dengan warga, dan ini sebuah momen langka warga bisa bertemu langsung dengan pemimpinnya.

"Semoga Pak Wakil Bupati sehat terus dan tetap peduli masyarakat yang ada di desa," ucapnya.(anwarwaluyo)


Kades Cimanuk Sebut Tugasnya Harus Bisa Menjaga Silaturahmi Dengan Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebagai bentuk empati pada masyarakat, Kepala Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, Anhar, ia mengantar pasen yang merupakan salah wargnya. Hal ini sudah merupakan kegiatan yang rutin dilakukan saat mengetahui ada masyarakat sakit dan membutuhkan perawatan.

Anhar meyakini, seorang kepala desa harus menjaga hubungan silaturahmi dengan masyarakat untuk memastikan tugas-tugas pemerintahan desa berjalan dengan baik.

Anhar juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang tidak hanya dilakukan di kantor, tetapi juga turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat.

"Ini sudah kebiasaan saya, kalau ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan seorang kepala desa harus siap setiap saat," ungkapnya, saat dihubungi lewat telepn selulernya.(06/07/25)

Ia juga mengaku tanpa bantuan dan dukungan dari masyarakat.mustahil tugas tugas kepemerintahan didesa terselenggara dengan baik, sehingga sinergitas antara pemdes dan warga harus terjalin dengan baik.

Anhar pun menunjukkan ketulusan hati dan kepedulian terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan. Contohnya, seperti ini menunjukkan pentingnya kepemimpinan yang peduli dan dekat dengan masyarakat.

“Sebagai pelayan publik, seorang kepala desa tentu tidak hanya dituntut melakukan pelayanan di kantor tapi harus turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan," kata Anhar.(anwarwaluyo)

FORWAPI Kritik Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Pernyataan, Media Sosial Lebih Penting Daripada Media Massa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) Provinsi Jawa Barat angkat bicara menanggapi pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menyebut “media sosial lebih penting daripada media massa”.

Menurut Ketua Forwapi Halim Saepudin, Halim Saepudin, pernyataan tersebut terdengar sederhana namun menyesakkan dada para jurnalis yang bekerja menjaga fungsi pers sebagai pilar demokrasi.

Halim juga mempertanyakan logika di balik ucapan gubernur tersebut, apakah sekarang kebenaran cukup diukur dari view dan like?

"Apakah demokrasi cukup dikendalikan dengan story 15 detik tanpa verifikasi?," ucap Halim. (05/07/25).

Ia juga mengingatkan tentang fungsi dan hak pers yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 pasal 3 ayat (1) yang menegaskan pers nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Sementara Pasal 4 ayat (3) menyebutkan pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi.

"Apakah Gubernur ingin mengganti pasal-pasal itu dengan tombol ‘share’ dan ‘comment’?," tanya Halim.

Pihaknya mempertanyakan, apakah para wartawan harus ikut antre menyalin ulang narasi dari akun TikTok nya agar dianggap mendukung pembangunan Jawa Barat.

Hal senada disampaikan Sekjen FORWAPI Ade Global, media sosial hanyalah etalase bukan ruang kontrol dan viralitas di media sosial bukan ukuran transparansi apalagi tanggung jawab publik.

Ade menyebut, wartawan itu bukan buzzer, bukan admin konten, bukan humas kekuasaan. Tugas wartawan bukan juga untuk menambah like di medsos, tapi memastikan kebijakan yang adil untuk semua rakyat dan sesuai dengan tupoksi.

"Salah satu fungsi kami selaku kontrol sosial yang dilindungi undang-undang," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pers adalah mitra sekaligus kontrol bagi pemerintah, bukan pesaing akun media sosial pejabat publik. Kritik dari media adalah bagian dari demokrasi, bukan untuk menjatuhkan tapi memastikan rakyat mendapat keadilan informasi.

Kata Ade, FORWAPI mendesak agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bis memberikan klarifikasi resmi atas pernyataannya. 

Ade menambahkan, ini bukan hanya untuk pers tetapi untuk publik Jawa Barat, jadi tolong hormati profesi wartawan dan hormati publik.

"Karena demokrasi itu kritik bukan sekedar konten dan transparansi itu klarifikasi bukan gimmick," tutupnya.(anwarwaluyo)



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN