Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Pemdes Cimanuk Gaet Pokdarwis Dan Dinas Kehutanan Gencarkan Jumat Menanam

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintahan Desa (Pemdes) Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya bersama Kelomopok Sadar Wisat (pokdarwis) dan cabang Dinas Kehutanan 6 Wilayah Tasikmalaya, terus menggencarkan penanaman pohon melalui program Jumat Menanam.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anhar, kali ini ada 100 pohon Cemara yang ditanam di kawasan pantai Padabumi agar di kawasan ini semakin hujau dan memberikan udara sejuk pada wisatawan yang berlibur di pantai ini.

"Penanaman pohon akan terus kami gencarkan dan dijadikan agenda rutin yang digelar setiap hari jumat," jelas Anhar.(22/11/24)

Selain membuat kawasan Pantai Padabumi terlihat hijau, kata Anhar, penanaman pohon jenis Cemara Laut ini juga untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengurangi polusi udara agar pantai semakin hijau serta lebih indah.

Anhar juga berharap dengan semakin rindang dan sejuknya udara, wisata Pantai Padabumi, wisatawan pun semakin betah saat berkunjung ke Pantai Padabumi.

"Semoga ke depannya kunjungan wisata pun akan semakin terus meningkat," ucapnya.  (anwarwaluyo)

Pemuda Milenial Deklarasikan FPTS Dukung DOB Kabupaten Tasik Selatan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Berangkat dari semangat dalam bentuk adanya peran aktif dan keinginan untuk berkontribusi menyambut Daerah Otonomi Baru ( DOB) Kabupaten Tasikmalaya Selatan (Tasela), kalangan Pemuda generasi milenial berkumpul menyatukan pemikiran dan persepsi dengan tujuan adanya peran serta yang berdaya saing positif untuk persiapan pemekaran DOB Tasikmalaya Selatan.

Agenda pertemuan ini digagas seorang motivator yang juga Ketua Karang Taruna Kecamatan Karangnunggal Angga Putra, dengan mengundang para pemikir muda dari 10 kecamatan yang akan tergabung dalam wilayah kabupaten Tasikmalaya Selatan.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Kafe Dama Karangnunggal, para pemuda menggalang semangat persatuan dan tekad untuk membangun Tasik Selatan dengan resmi mendeklarasikan pembentukan Forum Pemuda Tasik Selatan (FPTS) yang dihadiri perwakilan dari seluruh kecamatan yang berada di wilayah Tasik Selatan.

Angga putra yang ditunjuk sebagai Koordinator Presidium Forum, kepada rekan-rekannya menekankan terkait pentingnya keberadaan FPTS sebagai langkah konkret pemuda untuk menyatukan frekuensi pemuda setasik selatan.

Kata Angga, FPTS ini menjadi wadah strategis bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda yang berdaya saing, kompeten, dan siap mengambil peran dalam kebijakan pembangunan.

“Pembentukan FPTS ini merupakan langkah konkrit dari sekumpulan pemuda Tasik Selatan untuk menumbuhkembangkan SDM yang berdaya saing dan kompeten," ungkap.Angga.(16/11/24)

Pemuda Tasela, kata Angga, harus saling terkoneksi antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya dalam semangat menyambut mekarnya Tasik Selatan yang sudah di canangkan sejak lama, dan pemuda harus menjadi aktor dalam kebijakan  strategis guna mewujudkan Kabupaten Tasik Selatan yang berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Masih salah seorang pelopor FPTS lainnya, Andriana, ia juga menekankan pentingnya pergerakan yang masif dan berkelanjutan.

Menurutnya, FPTS ini tidak boleh hanya berhenti pada pembentukan struktur belaka,
pasalnya ia yang datang dari Kecamatan Parungponteng mengaku siap berkontribusi dan menjadi patriot dalam forum ini untuk mewujudkan Tasela yang berkelanjutan.

Sementara perwakilan dari Kecamatan Bojongasih, Rudi berharap agar FPTS ini mampu bergerak secara konsisten untuk mengawal kebijakan yang berdampak pada kemajuan Tasik Selatan.

Lain lagi yang dismpaikan  Isep dari Kecamatan Pancatengah, FPTS ini harus menjadi ruang silaturahmi antar pemuda lintas kecamatan serta menjadi sarana kontribusi nyata dalam mendukung pemekaran wilayah Tasik Selatan.

Seperti diketahui, dalam deklarasi tersebut juga dirumuskan Dekrit Forum Pemuda Tasik Selatan yang menetapkan, antara lain,
1. Forum Pemuda Tasik Selatan resmi dibentuk pada 16 November 2024 sebagai organisasi pemuda yang berkedudukan di wilayah Tasik Selatan dan akan dilegalisasi secara administrasi.

2. Tujuan forum adalah mengakomodir pemuda Tasik Selatan dengan semangat patriotisme untuk membangun SDM yang berdaya saing dan kompeten demi keadilan dan kemakmuran wilayah.

3. Visi forum dirumuskan dalam kalimat singkat: “Terbinanya Pemuda Tasela yang inklusif dalam bergerak dan eksklusif dalam bertindak demi Tasela yang berkelanjutan.
4. Forum ini merupakan gagasan yang diinisiasi oleh tokoh pemuda dari 10 kecamatan di Tasik Selatan.
5. Hal-hal yang belum tercantum dalam dekrit ini akan dibahas kemudian.

Dalam struktur Wilayah dan Koordinasi untuk menjalankan fungsinya, FPTS membagi wilayah kerja menjadi tiga zona diantaranya.

Zona 1: Kecamatan Cikatomas, Pancatengah, dan Cikalong, menunjuk Riki dari Cikatomas sebagai presidium 1

Zona 2, Kecamatan Parungponteng, Cibalong, Bojongasih, dan Karangnunggal dengan menunjuk Andriana menjadi presidium 2.(anwarwuyo)

Gunakan Teknologi Sidemil, Pengelolaan Data Pemdes Cimari Lebih Efektif

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah menjadi bagian penting dari Pemerintahan Desa Cimari Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis, dengan kemajuan teknologi ini banyak sistem telah dikembangkan untuk membantu pemerintah desa dalam menjalankan tugasnya. 

Dan tentu hal ini juga seiring dengan tuntutan masyarakat yang ingin memperoleh pelayanan dari pemerintah desa  secara cepat dan efektif, oleh sebab itu pelayanan pemerintah di tingkat desa mulai menggunakan sistem berbasis teknologi informasi dengan menerapkan Sistem Informasi Desa Milenial (Sidemil) secara terpadu.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cimari, Riki, kepada PNews saat wawancara di ruang kerjanya.(04/11/24)

Setelah menggunakan Sidemil, kata Riki, pelayanan Pemerintah Desa Cimari kepada warga pun akan lebih cepat.

"Salah satu contoh, saat mencari data penduduk tidak perlu bolak balik untuk membuka kartu keluarga," jelasnya.

Sistem Sidemil menurut Riki, memungkinkan pemerintah desa untuk mengelola data penduduk dan administrasi desa dengan lebih efektif serta dapat membantu pemerintah desa dalam mengambil keputusan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Ia mengatakan, dengan kondisi tersebut pemerintah desa melalui operator IT dan sekretataris desa  mengembangkan kemampuan dalam peningkatan pelayanan melalui Workshop Sistem Informasi Desa.

Riki juga menyampaikan, pemerintah desa merupakan lembaga pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat sehingga pelayanan pun harus prima sehingga pelayanan di tingkat desa ini harus bersifat intens.

“Pemerintah desa adalah touchpoint pertama masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,"   ungkap Riki.

Pengalaman masyarakat ketika mendapatkan pelayanan di kantor desa ini, menurutnya  mempengaruhi kepuasan masyarakat dan citra pemerintah desa. 

Ia menyebut, Basis Data (Database) merupakan simpanan data yanga harus merujuk pada kondisi riil di lapangan. Karena hal ini menjadi tolok ukur keberhasilan suatu daerah adalah merujuk pada data dan kondisi yang benar-benar valid, dan masyarakat pun menjadi  mudah dalam menghadapi transformasi eta  digital.

Dan untuk mendukung tercapainya kepuasan masyarakat dalam pelayanan publik, maka imbuhnya, pemerintah desa perlu melakukan inovasi atau terobosan terbaru untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan di desa. 

"Dengan aplikasi Sidemil ini masyarakat Desa Cimari pun bisa lebih mudah dalam akses sistem informasi pelayanan desa kami," pungkasnya.(anwarwaluyo)

 

Pemdes Cibalong Peringati Hari Sumpah Pemuda Sekaligus Milangkala Desa Ke 44

Dedi Supardi
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemuda harus ikut berperan serta dalam pembangunan bangsa, belajar dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia bahwa pemuda selalu menjadi garda terdepan perubahan dan kemajuan.

Demikian disampaikan Camat  Cibalong Jajang, dalam.sambutannya pada upacara Hari Sumpah Pemuda, dengan menambil tema "Bersatu Kita Maju”.

"Saya berharap pemuda Cibalong bisa menjadi pemersatu di mastarakat," kata Jajang.

Dan seperti diketahui, kata Camat, kebetulan Hari Sumpah Pemuda juga bertepatan dengan Milangkala Desa Cikalong ke 44.

Saat dihubungi secara terpisah, Kepala Desa Cibalong H Dedi Supardi menyampaikan, pada momen milangkala ke 44 ini Desa Cibalong kedepannya Desa Cibalong lebih maju baik infrastruktur atau pun kehidupan ekonominya.

Pada peringatan milangkala ke 44 ini warga dan pemdes pun melaksanakan kegiatan dengan melibatkan para pemuda, dan ini bertujuan agar pemuda bisa lebih maju, bersatu dan makmur.

"Mudah-mudahan kami bisa berdaya guna serta berhasil guna demi masyarakat Desa  Cibalong lebih maju dan sejahtera," ucap Dedi.(anwarwaluyo)

Untuk Ketahanan Pangan, DD Tahap 2 Desa Margalaksana Alokasikan Bangun TPT

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemdes Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya  telah merealisasikan pembangunan infrastruktur yang signifikan dengan mengoptimalkan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2024, yang merupakan program ketahanan pangan.

Salah satunya Sumur bor wujud realisasi dari program ketahanan pangan tersebut, kemudian pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan Saluran Tersier.

Saat ditemui Musyawarah Desa (musdes) kepada PNews, Kepala.Desa Margalaksana Jaja Hidayat mengatakan, pembangunan TPT ini untuk mengatasi masalah ketahanan pangan, karena  dengan adanya TPT ini aliran air akan lebih lancar dan tidak bocor lagi.

Dan pembangunan TPT ini, kats Jaja, menggunakan DD tahun 2024 yang merupakan program untuk ketahanan pangan untuk 4 kelompok.

"Kami berharap dengan dibangunnya TPT ini para petani dapat meningkatkan produksi pertaniannya dan ketahanan pangan masyarakat Desa Margalaksana bisa terjaga," ucapnya.

Seperti diketahui, Pemdes Margalaksana mengalokasikan DD tahap 2 ini diantaranya untuk pembuatan sumur bor, jalan dan pelatihan-pelatihan bagi kelompok tani serta untuk pembinaan pelantikan bagi lembaga masyarakat desa.

Selain hal tersebut, menurut Jaja, DD tahap 2 ini juga untuk ketahanan pangan bagi kelompok peternak domba karena hingga karena setelah dievaluasi ternyata peternak domba juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Alhamdulillah kerja sama dengan dinas pertanian bidang peternakan dan perikanan serta pendamping berjalan dengan baik, untuk itu saya ucapkan terima kasih," imbuh Jaja

Sementara itu salah satu petani saat diminta komentarnya menuturkan, ia sangat berterima kasih kepada Pemdes Margalaksana yang telah membangun TPT ini karena memang sangat dibutuhkan para petani.

"Saya bersyukur karena setelah TPT dan salura air dibangun, air pun sampai di sawah miliknya," ungkapnya.

Ia juga mengaku sangat senang serta berharap pembangunan infrastruktur di Desa Margalaksana dapat terus ditingkatkan, karena dengan infrastruktur yang baik ini para petani dapat meningkatkan produksi pertaniannya sehingga  petani pun dapat meningkatkan ekonomi keluarganya.(anwarwaluyo)


Antisipasi Abrasi Di Pantai Karangtawulan, Pemdes Cimanuk Dan KPH Perhutani Propinsi Jawa Tanam Dua Ratus Pohon Cemara Dan Ketapang

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam Upaya mencegah abrasi di sekitar pantai, Pemdes Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya bersama  Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Propinsi Jawa Barat melakukan penanaman bersama pohon Cemara Laut (Casuarina equisetifolia) bertempat di pantai Karangtawulan Keamatan Cikalong.(25/10/24)

Acara penanaman pohon cemara inindiikuti dari unsur Forum Koordinasi Kecamatan Cikalong, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat
Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Tasikmalaya Agung Lukman, S.Hut., M.Si, Penyuluh Kehutanan Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya USUP, SP, Pemdes Cimanuk dan Pokdarwis Karangtawulan.

Lewat sambunagan telepon Kepada PNews Kepala Desa Cimanuk Anhar menuturkan, kegiatan yang diselenggarakan dengan Cabang Dinas Kehutanan  Provinsi Jawa Barat ini bertujuan sekaligus untuk melestarikan lingkungan hidup .

Kata Anhar, penanaman pohon cemara  pantai Karangawulan  dapat mencegah terjadinya abrasi semakin meluas di sepanjang pantai.

Semoga gerakan penanaman 200 pohon cemara ini akan menjaga hutan lingkungan pantai tetap lestari baik di hulu maupun hilir, serta dalam momentum ini pemerintah mengajak seluruh stakeholder dan elemen masyarakat berperan aktif menjaga alam.

"Ada dua jenis pohon yang ditanam yakni pohon cemara laut dan ketapang," terang Anhar. (anwarwaluyo)

Untuk Evaluasi Kinerja Perangkat, Pemdes Cimanuk Rutin Gelar Rakor Mingguan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintah Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmlaya siang tadi mengadakan Rapat koordinasi (rakor) mingguan, tanggal bertempat di Balai Desa cimanuk. (23/10/24)

Rapat koordinasi ini langsung dipimpin Kepala Desa Cimanuk, Anhar, serta dihadiri seluruh Perangkat Desa.

Dalam rakor tersebut Kades Cimanuk, Anhar, mengajak seluruh oerangkatnya untuk menggiatkan kembali rakor rutin tiap minggunya agar semua terkoordinir. 

Selain hal tersebut, Anhar juga menyampaikan informasi dan laporan dari masing-masing Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Urusan (Kaur) .

Anhar juga menghimbau kepada seluruh warga untuk lebih siaga di musim penghujan ini serta memperhatikan kebersihan terutama dalam pengelolaan sampah dan limbah, pasalnya ia seiring menerima laporan permasalahan pembuangan sampah' sembarangan.

"Alhamdulillah sinergitas pemerintah desa selalu kompak dalam gotong royong bersama BPD, LPM dan tokoh masyarakat," ujar Anhar.

Di depan peserta rakor Kasi Pemerintahan Riki menyampaikan informasi mengenai pelayanan Adminduk dan kaporan kependudukan untuk digiatkan oleh para punduh dan wajib menjadi laporan rutin tiap bulannya.

"Mengenai pengantar RT, RW dan punduh sudah disepakati bersama bagaimana kelanjutannya," kata Riki.

Sementara Kasi Pelayanan  menyampaikan perihal pelayanan dan himbauan kepada para punduh untuk menggiatkan warganya mengikuti kegiatan Jumat Bersih ataupun minggu bersih.

Masih di tempat yang sama, Kaur Tata Usaha dan Umum mengharap kepada punduh untuk menyampaikan informasi kepada warganya agar dapat menggunakan fasilitas desa untuk digunakan menjadi tempat kegiatan dan segera dibuatkan jadwal pelaksanaan oleh perangkat desa.

"Dan kepada perangkat desa yang belum menandatangani SPJ segera melengkapi administrasinya," ucapnya.(anwarwaluyo)


Konsultasikan Pembentukan AKD, Ketua DPRD Tasikmalaya Kunjungi Biro Hukum DPRD Provinsi Jawa Barat

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat bersama anggota DPRD dari fraksi partai Gerinda H. Eres, Adit PDIP, Aang PAN dan 2 orang pendamping dari ASN, Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Kasminto Harjo dan Rini menyertai rombongan, menuju Kota Bandung.

Dalam wawancara singkat bersama sejumlah awak media, Budi Ahdiat mengatakan, kunjungannya ini untuk berkonsultasi dengan biro hukum DPRD Provunsi Jawa Barat, terkait tentang tata - tertib (tatib).

Seperti diketahui, ketua, wakil ketua dan para anggota DPRD saat ini disibukan dengan pembentukan Alat Kelengkapan DPRD (AKD).

Keberadaan AKD diatur melalui Undang-undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Dewan Perwakilan Daerah atau UU MD3. AKD ini bertujuan untuk membantu DPRD dalam menajalankan tugasnya. .

Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) merupakan peraturan yang ditetapkan oleh DPRD dan berlaku di lingkungan internal DPRD.

"Pembahasan tata tertib DPRD ini merupakan agenda dalam penetapan AKD DPRD," ucapnya.(anwarwaluyo)


Hari Ini Pemkab Tasikmalaya Peringati Hari Santri Tahun 2024

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Upacara peringatan Hari Santri  tingkat Kabupaten Tasikmalaya dilaksanakan di lapangan parkir gedung bupati di komplek perkantoran sekretariat daerah, bojongkoneng Singaparna.(22/10)

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Muhamad Zen yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas memyampaikan, upacara ini bertujuan untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Sejarah telah mencatat, kaum santri merupakan salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah salah satu bukti perlawanan santri terhadap para penjajah adalah peristiwa “Resolusi Jihad” pada tanggal 22 Oktober tahun 1945 yang dimaklumatkan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari.   

Hari Santri yang yang selalu peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum bagi semua untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, karena sejarah pun telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah. 

Sejak Resolusi Jihad dimaklumatkan, para santri dan masyarakat umum terbakar semangatnya untuk terus berjuang dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan terus melakukan perlawanan pada penjajah tanpa rasa takut, sehingga akhirnya pecah puncak perlawanan masyarakat Indonesia pada tanggal 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan.  

Peristiwa Resolusi Jihad tanggal 22 Oktober 1945 tidak bisa dipisahkan dengan peristiwa 10 November 1945. Tanpa adanya peristiwa Resolusi Jihad, belum tentu terjadi peristiwa 10 November 1945.

Sekda juga menyampaikan bahwa pada peringatan Hari Santri Tahun 2024 ini Kementerian Agama mengusung tema, Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan, dan ini mengingatkan pada salah satu bait dalam kitab Alfiyyah Ibnu Malik yang artinya, seorang santri mempunyai tugas untuk melanjutkan perjuangan kiai, ketika sang kiai wafat.

Tema ini juga merupakan sebuah penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa, artinya menyambung juang ini bukan hanya berarti mengenang tetapi juga beraksi dengan semangat yang sama dalam menghadapi tantangan zaman modern. 

Jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemunduran dengan angkat pena. 

Jika para pendahulu telah mewariskan nilai-nilai luhur untuk bangsa, maka santri masa kini bertanggung jawab untuk tidak sekadar menjaganya, melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik.  

Santri harus percaya diri dan bisa menjadi apa saja, menjadi presiden dan Indonesia pernah punya presiden yang berlatar belakang santri  yaitu KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan Wakil.Presiden KH. Ma’ruf Amin.  

Tak hanya presiden dan wakil presiden, para menteri, oengusaha, birokrat dan profesi lainnya berlatar belakang santri. 

Sekda juga berpesan agar para santri untuk mampu menggapai masa depan dengan semangat dan ketekunan serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. 

"Teruslah berinovasi dan berkontribusi untuk meraih kegemilangan masa depan Indonesia," tegas Sekda.***


 


Masyarakat Cibalong Berharap Bupati Tasik Terpilih Nanti Tidak Hanya Pandai Obral Janji

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sejumlah masyarakat di Kecamatan Cibalong, menyayangkan perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya yang terkesan kurang perhatian pada kondisi infrastruktur jalan yang rusak.

Seperti disampaikan salah seorang warga, Andri, hingga di ujung masa jabatannya Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya saat ini, keadaan jalan di beberapa titik yang menghubungkan Desa Setiawaras, Desa Cisempur dan Desa Wanggunwati belum tersentuh perbaikan.

Padahal menurut Andri, jalan ini sangat menunjang perekonomian masyarakat khususnya yang ada di pedesaan.

"Kondisi infrastruktur jalan ini juga bisa menjadi indikator kemajuan pembangunan di daerah," ungkapnya.(15/10/24)

Keadaan jalan tersebut kata Andri sudah terjadi sangat lama, namun hingga 3 periode pergantian kepala daerah tak kunjung dapat perbaikan.

"Sudah sekitar 30 tahun jalan Cisempur di Desa Setiawaras ini  rusak parah," kata Andri.

Ia menyebut jalan di kawasan tersebut merupakan jalur yang sering dilalui warga, baik masyarakat petani atau pun anak-anak yang akan bersekolah karena di daerah tersebut penduduknya terbilang cukup padat.

"Warga yang akan bersekolah atau akan pergi ke pusat kesehatan pasti melalui jalur ini," jelas Andri.

Dan kondisi jalan ini, menurut Andri akan lebih parah saat musim hujan tiba, karena beberapa lobang dengan genangan air tidak terlihat sehingga kondisi ini bisa membahayakan pengguna jalan.

Andri berharap mudah-mudahan  dalam pilkada nanti masyarakati  tidak salah dalam menentukan pilihannya untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya yang benar-benar akan membangun kebutuhan masyarakat, salah satunya infra struktur jalan.

"Jangan memilih pimpinan yang hanya bisa obral janji saja namun tak bisa menepatinya," ucapnya.(anwarwaluyo)


Dinas Kehutanan wilayah VI Tasikmalaya Bersama Pemdes Kadipaten Laksanakan Program Jumat Menanam

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Salah satu upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan, Pemerintah Desa Kadipaten kecamatan Kadipaten bekerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan wilayah VI Tasikmalaya, melaksanakan program “Jumat Menanam”, bertempat di blok Sampalan.(11/10/24)

Di sela-sela kegiatan, Kepala Desa Kadipaten Cecep Agah Nagoya kepada PNews menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sekitar.

"Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang turut serta dan mendukung program Jumat Menanam dari dinas Kehutanan ini, terutama untuk kelompok tani binaan desa kami yaitu gembel kreatif," ucapnya. 

Cecep mengatakan, Kelompok Gembel Kreatif ini merupakan kelompok tani binaan Desa Kadipaten yang menerima program ketahanan pangan dari anggaran Dana Desa (DD).

Cecep mengaku bersyukur karena kelompok tani saat ini berjalan baik dengan menanam kopi dan jeruk serta diharapkan kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan yang berkelanjutan, sehingga tidak hanya bermanfaat untuk generasi saat ini tetapi juga bagi generasi mendatang.

Selain itu, kata Cecep, pihaknya juga berharap pemerintah kabupaten, provinsi ataupun pusat bisa terus mendorong program ini secara berkesinambungan dengan saling mendukung. 

"Sehingga kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang pun nantinya dapat terlaksana dengan baik," imbuhnya. 

Ditempat yang sama, Penyuluh Kehutanan dari Cabang Dinas Kehutanan wilayah VI Tasikmalaya, Endas mengungkapkan, untuk kegiatan Jumat Menanam yang dilaksanakan di blok Sampalan desa Kadipaten pada hari ini, pihaknya menanam jenis pohon kayu Manglid dan  Jeruk Limo.

Ia bersyukur karena kegiatan ini sudah bejalan bukan hanya kali ini saja namun sudah laksanakan di beberapa blok, sehingga diharapkan adanya kontribusi dari berbagai pihak untuk pengadaan bibit terutama bibit kayu kayuan ataupun mangga.

"Mari kita berkontribusi untuk penghijauan lingkungan sebagaimana yang telah di jelaskan dalam edaran gubernur dalam program Jumat Menanam," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, untuk berkontribusi dalam bibit ini tentunya dalam Surat Edaran (SE) Gubernur juga sudah dijelaskan, diantaranya melaksanakan pernikahan, ulang tahun, lukus sekolah, naik pangkat dan jabatan ataupun dalam memperpanjang pajak kendaraan silahkan berkontribusi dengan bibit tanaman.

Untuk pelaksanaan Jumat Menanam di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, jelas Endas, hari ini sudah dilaksanakan di Kecamatan Kadipaten, Salawu, Cikatomas, Jatiwaras dan Kecamatan Purabaratu Kota Tasikmalaya, yang merupakan wilayah binaan cabang dinas kehutanan wilayah VI Tasikmalaya.

Ia berharap, dengan Program “Jumat Menanam” ini kedepannya dapat memberikan pendapatan tambahan bagi masyarakat apalagi yang mengelola dan masyarakat terus bisa berkontribusi dengan penanaman untuk kedepannya.

"Karena cuaca saat ini sudah berubah apalagi pada musim kemarau, dengan penanaman bibit tanaman ini dapat berdampak positif pada kehidupan masyarakat," pungkasnya.(anwarwaluyo)

FORWAPI Kecam Keras Aksi Penganiayaan Terhadap Wartawan di Kota Banjar

PANGANDARABNEWS.COM/TASIKNEWS - Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) mengecam keras aksi tindakan penganiayaan yang menimpa  seorang Jurnalis dari tabloid Pamor Yulianto, yang terjadi di Kota Banjar. (09/20/24)

Seperti disampaikan Ketua FORWAPI, Halim Saepudin, kekerasan pada jurnalis tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta menjadi duka mendalam bagi seluruh profesi di jurnalis.

"Saat kejadian Yulianto sedang menjalankan tugasnya sebagai jurnalis yang notabene dilindungi undang-undang, malah menjadi korban penganiayaan oleh oknum tertentu," ungkap Halim.

Halim menjelaskan, insiden ini tentunya menjadi sorotan sesama satu profesi karena peran Jurnalis sebagai pilar demokrasi dalam memberikan informasi yang objektif dan bebas dari tekanan.

Menurutnya, FORWAPI juga akan mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.

"Kami tidak bisa mentolerir tindakan kekerasan terhadap wartawan karena tugas wartawan adalah melaporkan fakta dan informasi kepada masyarakat bukan menjadi target kekerasan," tegasnya.

Selain itu, kata Halim, FORWAPI juga mengajak seluruh insan pers untuk tetap bersatu dan menjaga solidaritas dalam menghadapi ancaman kekerasan yang kerap mengintai profesi jurnalistik serta berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan semua pihak bisa lebih menghargai tugas jurnalis dalam menjalankan fungsinya.

"Dalam melaksanakan tugas, jurnalis tentunya akan mentaati dan mempedomani pada undang-undang PERS tahun 1999, dimana pada Bab III Pasal 7 ayat 2 Wartawan memiliki dan mentaati kode etik jurnalistik," jelasnya.(anwarwaluyo)

Warga Tugu Raja Ramai-Ramai Tolak pembangunan Rumah Duka RS TMC Kota Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sejumlah warga Kelurahan Tugu Raja Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, siang tadi melakukan aksi penolakan terkait pembangunan Rumah Duka yang dibangun oleh RS TMC di Jalan KH Lukmanul Hakim diatas tanah 1260 m² dengan luas bangunan 924,60 m² yang selama ini menjadi polemik di masyarakat pasalnya pembangunan yang saat ini sedang berjalan mendapatkan aksi penolakan dari warga sekitar Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Warga juga menuntut transparansi terkait dengan perijinan karena dalam pembangunan rumah duka ini sempat terjadi penolakan dari warga pada tahun 2019 lalu,

tapi anehnya seiring waktu berjalan pembangunan tersebut kembali dilaksanakan tanpa ada sosialisasi lagi kepada masyarakat sekitar.

Menurut kordinator aksi, Devi, aksinya ini untuk silaturahmi sekaligus ingin mengetahui ijin pembangunan rumah duka ini, karena sebagian warga tidak mengetahui masalah pembangunan ini.

Disoal sosialisasi sebelum dilaksanakan pembangunan, Devi mengatakan, sosialisasinya disampaikan tapi  ke warga lain atau orang orang tertentu.

"Jadi kebanyakan warga di sini banyak yanh tidak mengetahui,” ucap Devi.(30/09/24)

Devi menyebut, atas nama warga ia pun mempertanyakan ijin serta menuntut pemberhentian sementara pembangunan rumah duka sambil menungg pengkajian terkait perijinannya.

Dan jika pembangunan kembali berjalan, menurutnya, akses keluar masuk pintu di belakang (Jl.Lukmanul Hakim) supaya ditutup dan hanya menggunakan akses jalan dari Jl. Hz Mustofa.

Masih di tempat yang sama, warga lainnya, Asep mengungkapkan, selama ini pihak RS TMC tidak transparan dalam pembangunan Rumah Duka ini, salah satunya tidak dipasangnya spanduk pembangunan.

Padahal, kata Asep, pembangunan ini bergesekan dengan masalah keyakinan masyarakat dan sangat sensitif ada gejolak sosial di masyarakat.

"Tidak ada pemberitahuan sama sekali dan tidak ada sepanduk di sini sedang dibuat rumah duka, kami jadi bertanya-tanya, ada apa ini?,” ucap Asep.

Harusnya terang dia, RS TMC datang ke masyarakat dengan memperlihatkan ijin, karena dasar dari membuat ijin itu adalah ijin dari warga samping kiri, kanan, depan dan belakang.

Tapi kenyataannya ke warga yang paling dekat pun tidak ada sosialisasi untuk pembuatan rumah duka ini, dan ini sangat disayangkan.

Asep juga mengatakan, saat pihak TMC dalam pertemuan di kelurahan m berkomitmen akan memberhentikan sementara proses pembangunan, tapi kenyataannya tetap membangun.

"Saya juga heran kenapa sebagian tokoh masyarakat yang tadinya menolak kini seolah olah diam," imbuhnya.

(anwarwaluyo)

Kembangkan Jaringan Dan Profesionalisme Jurnalistik, FORWATUR Ganti Nama Jadi FORWAPI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk memperluas jaringan dan memperkuat eksistensi, Forum Wartawan Tasik Utara (FORWATUR) resmi berganti nama menjadi Forum Wartawan Priangan (FORWAPI). 

Pergantian nama tersebut diresmikan dalam rapat bulanan yang diselenggarakan di Sejewtariat FORWAPI di Jalan Cisinga Desa Karangsembung Kecamatan Jamanis, yang dihadiri para anggota dan jajaran pengerus.

Seperti disampaikan Ketua FORWAPI Halim Saepudin, perubahan nama ini sejalan dengan visi misi organisasi untuk menjadi wadah yang lebih inklusif bagi wartawan yang ada di wilayah Tasikmalaya ataupun wilayah Priangan yang fokus meliput perkembangan daerah. 

"Diharapkan dengan nama baru ini FORWAPI mampu mengakomodasi lebih banyak wartawan untuk lebih memperluas jangkauan informasi baik di tingkat daerah ataupun di wilayah priangan," kata Halim.(29/09/24)

Sementara Sekjen FORWAPI Ade Global dan ketua Bidang OKK, M. Ali, mereka berdua sepakat dengan nama baru FORWAPI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas jurnalistik melalui pelatihan, diskusi dan kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga nantinya mampu melahirkan jurnalis yang profesional.

"Dengan Semangat Kebersamaan, Melalui Narasi Membangun Negeri, sesuai tagline FORWAPI," ucapnya.

Di akhir acara, para pengurus dan anggota menggelar makan bersama sebagai bentuk mulai diresmikannya nama FORWAPI.(anwarwaluyo)





Kembali, Halim Saepudin Terpilih Jadi Ketua Ormas Pemuda Pancasila PAC Kadipaten Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Melalui Rapat Pemilihan Pengurus (RPP)  yang dilaksanakan di gedung PGRI Kadipaten, akhirnya Halim Saepudin kembali terpilih menjadi Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya. (22/09/24)

Pemilihan tersebut dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat dengan dihadiri oleh seluruh ketua ranting beserta anggota dan pengurus Ormas PP PAC Kadipaten dan dihadiri langsung oleh perwakilan dari MPC Kabupaten Tasikmalaya.

Turut hadir pula para tamu undangan dari Ormas PP PAC lainnya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur muspika kecamatan Kadipaten, serta tamu undangan lainnya.

Seperti diketahui, Halim Saepudin yang sebelumnya telah memimpin selama satu periode dianggap telah sukses dalam menjalankan program-program organisasi serta mengokohkan peran Pemuda Pancasila di wilayah Kadipaten. Dan berkat prestasi dan kinerjanya tersebut, ia kembali dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinannya untuk periode berikutnya.

Usai dilantik, dalam sambutannya Halim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah memberikan dukungan.

"Ini adalah amanah dan saya berjanji akan terus memajukan Pemuda Pancasila di Kadipaten serta menjaga persatuan dan kesatuan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila," ujarnya.

Selain pemilihan ketua, RPP PAC Kadipaten ini juga membahas berbagai program kerja untuk periode mendatang, termasuk penguatan kaderisasi dan peningkatan kontribusi sosial bagi masyarakat Kadipaten.

Dengan terpilihnya kembali Bung Halim Saepudin, diharapkan PAC Pemuda Pancasila Kadipaten akan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.(anwarwaluyo)

Akibat Trotoar Dan Bahu Jalan Dipenuhi PKL, Pengeloaan Taman Dadaha Tasik Terkesan Semerawut

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Ramainya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Taman Dadaha Kota Tasikmalaya terus menjamur bahkan hingga ke trotoar dan bahu jalan, sehingga tak jarang lintasan jalan di kawasan tersebut pun terkesan semerawut dan membuat kemacetan.

Dari pantauan PNews di lapangan, sepanjang jalan lingkar di taman Dadaha ini keberadaan PKL yang berjualan buah-buahan serta aneka makanan dan minuman yang menggunakan tenda tampak memenuhi bahu jalan sejak pagi hingga malam hari. Sebagian dari mereka juga menggelar dagangan di trotoar jalan, sehingga tidak bisa dilalui pejalan kaki.

Menurut salah seorang warga asal Kelurahan Cipedes, Ujang Galing (33), kondisi serupa pun ternyata terjadi di sepanjang jalan Taman Kota, puluhan penjual aneka kuliner, pedagang pakaian dan sepatu juga menggelar lapak di trotoar. 

"Biasanya di saat-saat tertentu kawasan tersebut macet karena jalur kian menyempit karena keberadaan para PKL di tepi jalan," ucapnya.(20/09/24)

Saat hal ini dikonfirmasi UPTD Dadaha disayangkan tidak ada yang bisa memberikan tanggapan, begitu juga saat dihubungi melalui pesan Whatsapp. 

Sementara saat diminta tanggapannya pihak Disdikpora, menurut salah seorang pegawai, Mulyono, ia mengatakan agar menghubungi ke UPTD. Namun sayangnya pihak UPTD belum bisa ditemui karena menurut salah seorang security sedang ada tamu.(anwarwaluyo)


Jelang Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, Viral Di Medsos Cawe-Cawe Pimpinan Ormas Keagamaan Di Kecamatan Karangnunggal

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  - Beberapa waktu lalu viral di media sosial, salah seorang ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) keagamaan di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya secara terang-terangan melakukan cawe-cawe dengan cara mengarahkan umatnya untuk memilih salah satu pasangan Cabup dan Cawabup tertentu. (12/09/24)

Hal ini pun langsung mendapat berbagai komentar dari masyarakat, pasalnya sikap netral harus tetap dijaga dan jangan sampai Pimpinan Ormas Islam berpihak kepada salah satu Cabup-Cawabup. 

Menurut salah seorang warga yang tidak mau ditulis identitasnya, ormas islam harus tetap dalam alur tugasnya mengurus umat, jangan ikut-ikutan pada proses yang bukan kewenangannya.

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, kata dia, harus berjalan lancar, jurdil (Jujur dan Adil) dan Luber (Langsung Umum Bebas Rahasia). Sehingga para pimpinan ormas keagamaan  bisa memposisikan diri menjadi sosok yang dihargai oleh semua pihak, untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan lancar dan Jurdil.

"Kita butuh sosok pemimpin yang sesuai harapan masyarakat, tidak hanya dinilai baik oleh salah satu barisan tertentu dari hasil cawe cawe," ucapnya. 

Dia menegaskan agar figur pimpinan umat (ulama) dan organisasi keagamaan sebaiknya harus tetap memegang konsistensi berdiri tegak menjaga Ukhuwah Islamiyah, jangan sampai ada keberpihakan secara terang terangan.

"Karena hal tersebut akan berdampak gejolak terhadap dinamika sosial kemasyarakatan," tegasnya.(anwarwaluyo)

Pemdes Cimanuk Anggarkan DD Tahun 2024 Bangun Jalan Cor Beton

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintahan Desa (Pemdes) Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya benar-benar manfaatkan anggaran Dana Desa (DD) untuk pembangunan, seperti pembangunan infrastruktur jalan cor beton permukiman di Dusun Sidamulya dan Pamoyanan.

Seperti disampaikan Kasi Kesra Desa Cimanuk, Riki Perdiandi, pembangunan jalan di dalam desa ini sudah berdasarkan rapat atau Musdes yang diikuti Pemdes, BPD, LPM dan para pemuda yang sepakat penggunaan DD tahun ini untuk pembangunan jalan cor beton.

Untuk kelancaran pembangunan ini, kata Riki, sebelumnya telah dibentuk tim untuk melaksanakan pekerjaan cor beton itu

"Semoga saja dengan dibangunkan jalan cor beton dapat meningkatkan perekonomian dan kelancaran masyarakat dalam berusaha serta beraktivitas," ucapnya.(19/09/24)

Ia mengatakan, sebagai bentuk pengawasan untuk memastikan pengerjaan jalan cor beton terlaksana dengan maksimal, tim kecamatan dan pendamping desa didampingi kepala desa ataupun perangkat desa telah meninjau langsung ke lokasi.

Seperti diketahui, realisasi pengecoran beton jalan merupakan akses jalan desa dan sangat diharapkan masyarakat setempat.

Dalam pengerjaannya, imbuh Riki, Pemdes cimanuk juga melibatkan serta memberdayakan masyarakat desa. Karena secara tidak langsung hal tersebut bisa membantu menumbuh ekonomi masyarakat.

"Untuk informasi mengenai pengecoran jalan ini semua pihak dapat dilihat di papan informasi kegiatan maupun batu prasasti setelah kegiatan selesai," jelasnya.

Ia juga berharap masyarakat bisa merawat bangunan cor beton agar bangunan bisa awet, dan untuk wilayah yang belum dicor beton harap bersabar karena pemanfaatan DD sudah dipersentasekan sesuai kebutuhan sehingga terbatas tidak bisa langsung menyeluruh ke seluruh wilayah, dan pembangunan jalan infrastruktur ini dilaksanakan secara bertahap menurut hasil musyawarah desa bersama tokoh masyarakat, BPD dan LPM.

"Alhamdulillah pembangunan berjalan dengan lancar," pungkasnya. (anwarwaluyo)


 

Antisipasi Penyalah Gunaan Narkoba, Pemdes Cimanuk Gelar Sosialisasi Kerawanan Sosial Masyarakat

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk menekan kerawanan sosial masyarakat khususnua penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya melalui Karang Taruna Desa mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba yang diikuti oleh remaja dan warga setempat, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif penggunaan narkoba serta pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik. Dan pelaksanaan kegiatan yng melibatkan unsur Perangkat Desa, BPD, RW, RT, LiNMAS serta sejumlah narasumber dari BNN ini,  dibiayai dari sumber Dana Desa (DD) tahun Anggaran 2024.

Acara yang dihelat di balai desa ini menghadirkan narasumber dari BNN (Badan Narkotika Nasional) serta dihadiri sekitar 30 peserta, para narasumber menjelaskan berbagai jenis narkoba, efek sampingnya, serta cara pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat.

Ketua Karang Taruna, Wanto, menyatakan, pihaknya berharap melalui penyuluhan ini warga Desa Cimanuk bisa lebih paham dan waspada terhadap bahaya narkoba. 

Penyuluhan ini, menurut Wanto, menjadi salah satu upaya nyata Karang Taruna Desa Cimanuk dalam mendukung program pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan meningkatkan kesadaran masyarakat, sehingga diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk menjaga generasi muda dari pengaruh negatif narkoba.

"Ini adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari narkoba.” ungkap Wanto.(13/09/24)

Kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab, di mana peserta sangat antusias untuk menggali lebih dalam mengenai isu narkoba. Selain itu, di akhir acara, panitia membagikan selebaran berisi informasi penting mengenai bahaya narkoba dan cara pencegahannya.

Kepala Desa Cimanuk, Anhar dalam sambutan sekaligus membuka acara, menyampaikan agar peserta kegiatan sosialisasi atau penyuluhan kerawanan sosial ini diikuti sampai selesai.

"Dan selanjutnya peserta sosialisasi pun agar bisa menyampaikan hasil sosialisasi ini kepada masyarakat di wilayah dusun masing-masing," kata Anhar.(13/09/24) 

Sementara narasumber Sosialisasi Anti Narkoba yang dipimpin langsung oleh ketua BNN, Bripka Aji Permana dan Bripka Irpan Hidayat Kanit Reskrim Polsek Cikalong dan Kanit Intelkam Polsek Cikalong menyampaikan, peran perangkat desa dan tokoh Masyarakat dalam upaya penekanan kerawanan sosial dalam hal ini penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari lingkungan desa dan Keluarga. 

"Kami juga menyampaikan informasi terkait jenis narkoba dan dampak penyalah gunaanya," terangnya.

Hal senada disampaikan BNN Kabupaten Tasikmalaya, peserta yang ikut dalam kegiatan sosialisasi untuk mewujudkan Desa Besih Narkoba (BERSINAR).

"Desa Cimanuk harus menjadi Rule model perpanjangan tangan BNN Kabupaten Tasikmalaya l untuk menjadi Relawan Anti Narkoba di Desa." tegasnya  (anwawaluyo)



Masyarakat Kota Tasik Keluhkan Antrian Panjang Saat Isi BBM Karena Harus Isi Barcode

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -sejumlah warga Kota Tasikmalaya mengungkapkan kekecewaan terhadap antrian panjang yang hampir setiap hari terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) yang tersebar di kota Tasikmalaya, karena akibat harus antri saat akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) ini mengganggu mobilitas sehari-hari mereka terutama saat jam sibuk. 

Seperti disampaikan pengendara motor Andi (30), ia mengaku sering mengantri sekitar setengah jam untuk membeli BBM jenis pertalite, dan  situasi ini sering membuatnya telat masuk kerja akibat harus antri panjangnya.

"Ini karena saat mengisi BBM pengendara harus  untuk membeli BBM harus mengidi barcode yerlebih dulu," ungkap Andi, saat mengisi BBM di sebuah SPBU.(13/09/24)

Hal senada disampaiakan pengendara lain, Rita (26), ia menyebut bisa 30-40 menit mengantri saat hendak mengisi BBM karena antrian panjang.

 Menurutnya, antrian di SPBU selalu ramai akibat pengguna sepeda motor lebih memilih membeli pertalite (subsidi) yang lebih murah, karena mayoritas pengguna sepeda motor memilih memakai pertalite dan akhirnya menumpuk dan terjadi antrian.

Rita berharap pihak terkait termasuk pemerintah daerah dan pengelola SPBU untuk segera mencari solusi untuk mengatasi masalah antrian yang terlalu panjang ini, adanya langkah-langkah konkret seperti peningkatan fasilitas atau peningkatan kapasitas pelayanan di SPBU yang rawan antrian tersebut serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Kata Rita, tidak sedikit masyarkat juga menyoroti pentingnya upaya bersama antara pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan bahan bakar yang memadai, sehingga mampu mengurangi antrian di SPBU. 

Keluhan ini, imbuh Rita, diharapkan mendapatkan tanggapan positif dari pihak terkait guna meningkatkan kualitas pelayanan, salah satunya bagaimana agat tidak terjadi antrian panjang di SPBU.

Tak jarang, kata Rita, terpaksa ia membeli BBM jenis pertamax karena untuk membeli jenis pertalite harus sabar dan harus mengantri panjang.

"Dan pertalite kaj BBM bersubsidi yang diperuntuka masyarakat kurang mampu," ucapnya.(anwarwaluyo)



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN