WARGA KHAWATIR PENGERJAAN RAHABILITASI IRIGASI CILEMBU TERHAMBAT HUJAN

CIGUGUR-Gencarnya pembangunan infrastruktur yang digalakan Pemkab Pangandaran menjadi salah satu skala perioritas program kebijakan pemerintah, sangat disambut antusias warga. Tapi disayangkan dalam realisasi di lapangan terkadang tidak terkontrol dan pengerjaannya pun terkesan asal-asalan.

Seperti diungkapkan salah seorang warga Kampung Cilembu Desa Cigugur Kecaatan Cigugur Kabupaten Pangandaran, Warsono, menurutnya pengerjaan rahabilitasi irigasi dalam pengerjaannya pihak kontraktor tidak cermat. Pasalnya, dalam pelaksanaannya sangat lambat dan dikhawatirkan tidak bisa selesai pada waktu yang sudah ditetapkan.

“Hingga saat ini pekerjaan baru sekitar 30 %, sehingga dikhawatirkan ketika musim hujan tiba bulan september-oktober, sementara perbaikan irigasi belum selesai, maka air pun akan meluber dan mengalir deras kemana-mana. “terang Warsono.(13/9)

Warsono menabahkan, pengerjaan pun nantinya akan terhambat jika saluran tersebut sudah dipenuhi air, sehingga bukan tidak mungkin jika pengerjaan saluran ini bisa gagal.

Warosono juga menyayangkan, dalam rehabilitasi irigasi di kampungnya yang menggunakan anggaran sebesar Rp. 647.755 juta ini tidak melibatkan warga sekitar menjadi pekerja. Karena, menurut Warsono, tidak sedikit warga disini yang berprofesi tukang tembok dan bangunan.

“Selain nanti kami punya saluran irigasi bagus, di sisi lain warga pun bisa ikut dapat pekerjaan. “ibuh Warsono.

Waroso juga merasa heran, karena di papan proyek tidak ditulis waktu pelaksanaan atau tanggal dimulai pengerjaan juga tidak ada alamat perusahaan yang mengerjakannya. (ANTON AS)

Related

berita 5661903368076199640

Posting Komentar

emo-but-icon

item